- Advertisement -
Beranda blog Halaman 10

ASN Anti Boncos! TPAKD Badung Bentengi Pegawai dari Jerat Investasi Ilegal Lewat Financial Clinic #3

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Guna membentengi Aparatur Sipil Negara (ASN) dari ancaman investasi ilegal yang kian marak, Pemerintah Kabupaten Badung melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) menggelar kegiatan Financial Clinic #3 bertajuk “ASN Anti Boncos: Memahami Investasi Legal dan Bahaya Investasi Bodong”.

Financial Clinic kali ini dilaksanakan di Kecamatan Kuta Selatan, tepatnya di Ruang Pertemuan Kantor Camat Kuta Selatan, Kamis (19/2/2026).

Program ini menjadi bagian nyata dari implementasi Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), yang bertujuan meningkatkan literasi serta kecakapan pengelolaan keuangan di kalangan pegawai pemerintah, khususnya dalam menyikapi berbagai tawaran investasi yang berisiko.

Acara dibuka oleh Camat Kuta Selatan, Dr. I Ketut Gede Arta, dan diikuti 30 staf Kantor Camat serta perwakilan staf dari seluruh kelurahan dan desa se-Kecamatan Kuta Selatan.

“Pada hari ini dilakukan sosialisasi berkaitan dengan literasi keuangan bagi ASN di Kecamatan Kuta Selatan. Selain menjalankan tugas pelayanan publik, seluruh pegawai diharapkan memiliki literasi terhadap investasi. Jangan sampai pemahaman mengenai investasi justru diperoleh dari media sosial yang belum tentu kebenarannya. Yang ingin kita bangun bukan hanya peningkatan kualitas pelayanan publik, tetapi juga sumber daya manusia yang profesional”, ujar Camat Kuta Selatan, Dr. I Ketut Gede Arta.

ASN juga diperkenalkan pada lima komponen utama literasi keuangan, yakni regulasi, narasi, aksi, dampak, dan keberlanjutan. Kelima aspek tersebut diharapkan dapat dipahami secara menyeluruh agar ASN tidak hanya mampu melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi sumber informasi yang tepat bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan literasi yang diberikan dapat bermanfaat dan berdampak, baik bagi kemampuan personal ASN maupun dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat”, lanjut Dr. I Ketut Gede Arta.

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali serta Bank BPD Bali Cabang Badung.

Perwakilan Bank BPD Bali Cabang Badung, Putu Eli Desi Arisandi, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini sangat penting untuk mencegah masyarakat terjerumus dalam penawaran keuangan ilegal, seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong, hingga kejahatan siber yang mengatasnamakan lembaga keuangan resmi.

“Tanpa literasi keuangan yang memadai, masyarakat akan mudah terpengaruh berbagai penawaran yang menyesatkan, misalnnya pinjaman online ilegal, investasi bodong, dan kejahatan siber yang mengatasnamakan lembaga keuangan resmi. Hal tersebut tentu dapat merugikan nasabah maupun instansi”, katanya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini, ASN semakin sadar akan pentingnya pengelolaan keuangan secara sederhana, bijak, dan terencana, sehingga mampu menciptakan kondisi yang lebih sejahtera, aman, dan terlindungi dari praktik keuangan ilegal.

“Semoga dari financial clinic ini masyarakat menjadi lebih sejahtera, aman, serta terlindungi dari praktik keuangan ilegal”, pungkas Eli Desi.

Melalui Financial Clinic #3, Pemkab Badung menegaskan komitmennya untuk menjadikan ASN sebagai garda terdepan dalam literasi keuangan, sekaligus sebagai agen edukasi bagi masyarakat dalam mengenali investasi legal dan menghindari investasi bodong. (rls)

Penyegaran Organisasi, Bupati Sanjaya Rotasi Sejumlah Pejabat Pemkab Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan bagi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemkab Tabanan, Rabu (18/2/2026). Prosesi yang dilaksanakan secara daring tersebut menjadi mutasi perdana tahun 2026 di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, bersama Wakil Bupati I Made Dirga.

Pelantikan ini merupakan bagian dari langkah penyegaran organisasi melalui mekanisme mutasi, rotasi, dan promosi jabatan. Kebijakan tersebut dinilai penting untuk menjaga dinamika birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik di antaranya Ni Dewa Ayu Putu Sri Widyanti yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan, kini dipercaya memimpin Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan. Sementara itu, I Gede Sukanada yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tabanan.

Selain itu, turut dilantik I Made Yudiana, Ir. Gusti Putu Ekayana, Dra. Ni Wayan Mariati, serta Ni Made Murjani. Pada kesempatan yang sama, sebanyak tujuh aparatur sipil negara (ASN) pada jabatan pengawas dan 16 pejabat administrator juga resmi diambil sumpahnya.

Acara pelantikan diikuti secara daring oleh jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Tabanan serta perwakilan Ombudsman RI Wilayah Bali.

Dalam arahannya, Bupati Sanjaya menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar pergeseran posisi, melainkan bentuk penyesuaian terhadap nomenklatur perangkat daerah yang baru. Ia memastikan proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan mempertimbangkan kompetensi masing-masing pejabat.

“Birokrasi yang kuat harus didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan berintegritas. Jabatan adalah amanah, bukan hak,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan pentingnya integritas, loyalitas, dan komitmen pelayanan publik dalam menjalankan tugas. Menurutnya, tantangan pembangunan ke depan menuntut birokrasi yang adaptif, inovatif, serta mampu menghasilkan kinerja yang terukur dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera melakukan koordinasi internal guna memastikan program kerja berjalan efektif tanpa hambatan. Seluruh perangkat daerah diharapkan mampu menjaga kesinambungan program serta fokus pada pencapaian target kinerja.

“Pahami target yang harus dicapai dan bekerjalah dengan penuh tanggung jawab. Wujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat demi terbangunnya Tabanan yang aman, unggul, dan madani,” ujarnya.

Dengan mutasi awal tahun ini, Pemkab Tabanan berharap roda pemerintahan dapat berjalan lebih optimal dan responsif dalam menjawab kebutuhan masyarakat. (pmc)

Low Season dan Cuaca Jadi Faktor, Kunjungan Imlek di Tanah Lot Menurun

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) Tanah Lot saat libur Tahun Baru Imlek, Selasa (17/2/2026), tercatat mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berdasarkan data pengelola, jumlah wisatawan yang datang pada hari tersebut mencapai 3.142 orang.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kunjungan pada akhir pekan sebelumnya. Pada Minggu (15/2/2026), jumlah pengunjung tercatat 3.364 orang, sedangkan Senin (16/2/2026) sebanyak 3.338 orang.

Kepala Divisi Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot, I Wayan Sanjaya Tampi, saat dikonfirmasi Rabu (18/2/2026), membenarkan adanya tren penurunan kunjungan pada momentum Imlek tahun ini. Ia menyebut, pada perayaan Imlek 2025 lalu, jumlah kunjungan sempat menembus kisaran 5.000 wisatawan dalam sehari.

“Memang ada penurunan dibandingkan tahun lalu. Tahun 2025 jumlahnya bisa mencapai sekitar lima ribuan pengunjung,” ujarnya.

Jika dibandingkan secara tahunan, penurunan tersebut tergolong signifikan. Dari sekitar 5.000 pengunjung pada Imlek tahun lalu, kini hanya tercatat 3.142 orang.

Menurut Sanjaya Tampi, sejumlah faktor diduga memengaruhi turunnya angka kunjungan. Di antaranya kebijakan efisiensi di beberapa daerah, kondisi cuaca yang tidak menentu, serta faktor musiman.

Ia menambahkan, periode saat ini juga bertepatan dengan bulan puasa yang umumnya diikuti perlambatan pergerakan wisatawan domestik. Kondisi tersebut membuat sektor pariwisata memasuki fase low season.

Selama ini, Tanah Lot dikenal sebagai salah satu ikon pariwisata Bali yang ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun pada periode sepi kunjungan, angka wisatawan biasanya berada di kisaran rata-rata.

Data kunjungan 1–17 Februari 2026 menunjukkan rata-rata jumlah wisatawan per hari berada di angka 2.000 hingga 3.000 orang. Kunjungan terendah tercatat pada 6 Februari sebanyak 1.936 orang, sementara tertinggi pada 7 Februari mencapai 3.663 orang.

Fluktuasi tersebut mencerminkan minat wisatawan yang masih dinamis, meski belum menunjukkan lonjakan signifikan sebagaimana pada musim liburan atau high season.

Pengelola DTW Tanah Lot menyatakan akan terus melakukan evaluasi dan memperkuat strategi promosi guna menjaga stabilitas kunjungan. Optimalisasi promosi digital serta pengembangan atraksi wisata menjadi fokus utama dalam menghadapi periode low season.

Meski terjadi penurunan pada momentum Imlek 2026, pengelola tetap optimistis kunjungan wisatawan akan kembali meningkat pada musim liburan mendatang. Dengan panorama laut, keberadaan pura ikonik di atas batu karang, serta pesona matahari terbenam, Tanah Lot diyakini tetap menjadi magnet wisata di Kabupaten Tabanan.

Ke depan, sinergi antara pengelola, pemerintah daerah, dan pelaku industri pariwisata diharapkan mampu menjaga pertumbuhan sektor pariwisata agar tetap stabil dan berkelanjutan. (pmc)

75 KK Abianlalang Kini Nikmati Air Bersih, Tower Toya Beji Diresmikan

Bupati I Komang Gede Sanjaya meresmikan Tower Air Bersih Toya Beji Abianlalang di Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, Selasa (17/2), dengan membuka kran air pertama usai Upacara Pemelaspasan. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Permasalahan distribusi air bersih yang selama ini dikeluhkan warga Banjar Abianlalang, Desa Wanasari, akhirnya teratasi. Pemerintah Kabupaten Tabanan meresmikan Tower Air Bersih Toya Beji Abianlalang, Selasa (17/2/2026), sehingga seluruh 75 kepala keluarga (KK) di wilayah tersebut kini dapat menikmati layanan air secara merata.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., yang ditandai dengan pembukaan kran air pertama setelah rangkaian Upacara Pemelaspasan. Meski hujan turun sejak awal acara, kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias warga. Hujan bahkan dimaknai sebagai pertanda baik atas berfungsinya sumber air tersebut.

Bupati Sanjaya mengatakan, pembangunan tower air bersih ini merupakan respons atas aspirasi masyarakat yang sebelumnya mengalami keterbatasan pasokan air akibat kapasitas dan ketinggian tandon yang tidak memadai.

“Permasalahan utamanya ada pada ketinggian tower dan kapasitas tandon yang belum mencukupi, sehingga distribusi air belum merata. Dengan peninggian tower, aliran air kini bisa menjangkau seluruh rumah warga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, posisi sumber air atau beji yang berada di lokasi cukup curam juga menjadi kendala dalam pengaliran secara gravitasi. Karena itu, solusi teknis berupa pembangunan dan peninggian tower dinilai sebagai langkah paling efektif.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, Pemkab Tabanan mengalokasikan anggaran sekitar Rp350 juta melalui APBD. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan dan peninggian tandon serta penataan sumber air agar sistem distribusi berjalan optimal.

“Infrastruktur ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses terhadap air bersih,” tambahnya.

Perwakilan masyarakat, Ida Bagus Yudhi Surya Wiarsa, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah. Sebelumnya, fasilitas air bersih hanya mampu melayani sekitar 60 KK, sementara warga di sisi barat jalan utama belum terjangkau.

“Sekarang, dengan peninggian tower tandon, seluruh 75 KK sudah bisa menikmati air bersih tanpa terkecuali,” ungkapnya.

Keberadaan tower air bersih ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum. Pemerintah pun mengimbau warga untuk merawat sarana tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan. (pmc)

Heboh Video Asusila di Rental PS, Polres Tabanan Terima Laporan Resmi

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Jagat media sosial di Kabupaten Tabanan mendadak ramai setelah beredar video yang merekam dugaan perbuatan asusila sepasang remaja di sebuah tempat penyewaan permainan PlayStation (PS). Rekaman tersebut viral sejak Minggu malam dan memicu beragam reaksi warganet.

Dalam video yang tersebar di sejumlah platform, tampak dua remaja berada di dalam bilik permainan tertutup. Peristiwa itu diketahui setelah penjaga tempat usaha memergoki keduanya, lalu menegur dan meminta mereka menghentikan tindakan tersebut. Rekaman teguran itu kemudian menyebar luas di media sosial.

Terkait kejadian tersebut, Kasatreskrim Polres Tabanan, AKP Teddy Satria Permana, saat dikonfirmasi Selasa (17/2/2026), membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dari keluarga salah satu remaja yang terlibat.

“Iya benar, kami sudah menerima laporan resmi terkait peristiwa tersebut. Laporan diajukan oleh pihak keluarga,” ujarnya.

AKP Teddy menjelaskan, laporan yang diterima mencakup dugaan tindak pidana persetubuhan yang melibatkan remaja laki-laki serta dugaan penyebaran rekaman video ke publik melalui akun media sosial oleh penjaga rental PS.

Menurutnya, orang tua dari remaja perempuan merasa keberatan dan terganggu atas beredarnya video tersebut sehingga memilih menempuh jalur hukum.

“Laporan dibuat oleh orang tua salah satu remaja yang terekam dalam video viral tersebut, karena merasa dirugikan dengan tersebarnya rekaman itu,” jelasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan intensif Satreskrim Polres Tabanan. Penyidik akan melakukan pendalaman, termasuk memeriksa sejumlah pihak yang terkait untuk mengungkap secara utuh kronologi dan dugaan pelanggaran hukum dalam peristiwa tersebut.

Polres Tabanan juga mengimbau masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak ikut menyebarluaskan konten yang berpotensi melanggar hukum maupun merugikan pihak lain. (pmc)

Sopir Truk Asal Malang Ditemukan Meninggal di Gudang Kawasan By Pass I.B. Mantra

Petugas mengevakuasi sopir truk asal Malang yang meninggal dunia di kawasan Jalan By Pass I.B. Mantra, Denpasar Timur, Selasa (17/2) dini hari.
Petugas mengevakuasi sopir truk asal Malang yang meninggal dunia di kawasan Jalan By Pass I.B. Mantra, Denpasar Timur, Selasa (17/2) dini hari.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM  – Seorang sopir truk berinisial DP (51) ditemukan meninggal dunia di area gudang kawasan Jalan By Pass I.B. Mantra, Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, Selasa (17/2) sekitar pukul 02.00 Wita. Korban diketahui merupakan warga Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban sempat mengeluhkan sakit pada bagian perut dan dada kepada rekan kerjanya. Bahkan, ia meminta diantar ke rumah sakit setelah keluar dari kamar mandi di lokasi gudang tersebut.

Kapolsek Denpasar Timur, Iptu I Ketut Tomiyasa, mengungkapkan peristiwa itu pertama kali diketahui oleh saksi berinisial DA (64) yang saat itu berada di dalam truk. Korban meminta bantuan untuk dibawa berobat karena kondisinya tidak membaik.

“Korban kemudian duduk di bale kayu di sekitar gudang. Saksi memanggil rekannya untuk membantu membawa korban ke rumah sakit. Namun saat kembali, korban sudah dalam posisi tengadah dan tidak bergerak,” jelasnya.

Saat hendak diangkat, tubuh korban sudah terasa dingin dan denyut nadinya tidak teraba. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Denpasar Timur.

Petugas dari Polresta Denpasar bersama tim identifikasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Saat ditemukan, korban tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek warna biru, dengan posisi kepala mengarah ke selatan.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar lokasi turut ditemukan sejumlah obat-obatan, di antaranya sirup Bisolvon, Citral, Amlodipine Besilate, dan Bodrex.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans BPBD Kota Denpasar menuju kamar jenazah RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah Denpasar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan saksi, korban sudah mengeluhkan sakit sejak dua hari sebelumnya, namun belum sempat memeriksakan diri ke dokter. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya.

“Dugaan sementara korban meninggal karena sakit, mengingat sebelumnya sempat mengeluhkan nyeri pada perut dan dada,” pungkas Kapolsek. RAN

Kontingen Tabanan Sabet 128 Medali di Porprov Bali 2025, Atlet dan Pelatih Terima Apresiasi

Bupati Tabanan menyerahkan penghargaan kepada atlet dan pelatih kontingen Tabanan peraih medali pada Porprov Bali 2025. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih berprestasi usai kontingen Tabanan menorehkan capaian membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI Tahun 2025. Sepanjang ajang tersebut, Tabanan berhasil mengoleksi total 128 medali dari berbagai cabang olahraga.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dalam acara yang digelar di Gedung Graha Yadnya Sanjayaning Singasana, Desa Adat Kota Tabanan, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi para atlet, pelatih, dan official yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Bali.

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan I Nyoman Arnawa, Sekretaris Daerah Tabanan, Kepala Dinas Pendidikan I Gusti Ngurah Putu Darma Utama, jajaran pimpinan perangkat daerah, Dewan Kehormatan dan Dewan Penyantun KONI Tabanan, Ketua Umum KONI Tabanan, serta para pelatih, official, dan atlet peraih medali.

Pada Porprov Bali yang berlangsung 9–17 September 2025, kontingen Tabanan mengoleksi 25 medali emas, 34 perak, dan 69 perunggu. Dengan raihan tersebut, Tabanan menempati peringkat keenam dari seluruh kabupaten/kota se-Bali. Prestasi ini diraih melalui kerja keras 409 atlet yang didukung 122 pelatih dan official selama kejuaraan berlangsung.

Bupati Sanjaya menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh kontingen. Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif yang patut dibanggakan oleh seluruh masyarakat Tabanan. Prestasi ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi atlet untuk terus meningkatkan kemampuan pada ajang-ajang berikutnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Tabanan, I Made Nurbawa, menekankan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembinaan olahraga tidak semata-mata mengejar prestasi, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berintegritas.

Keberhasilan kontingen Tabanan pada Porprov Bali 2025 diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat pembinaan olahraga secara berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat, Tabanan optimistis mampu meraih prestasi yang lebih tinggi pada ajang olahraga di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional. (pmc) 

Bupati Adi Arnawa Mendem Pedagingan di Pelinggih Meru, Upacara Melaspas Pura Desa dan Puseh Blahkiuh

Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Nyonya Rasniathi Adi Arnawa saat mendem pedagingan di Pelinggih Puseh Meru Tumpang Pitu, di Pura Desa dan Puseh, Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (17/2).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Istri Nyonya Rasniathi Adi Arnawa mendem pedagingan di Pelinggih Puseh Meru Tumpang Pitu, serangkaian upacara melaspas dan mendem pedagingan di Pura Desa dan Puseh, Desa Adat Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (17/2/2026).

Rangkaian upacara melaspas dipuput Ida Pedanda Griya Lebah, Abiansemal. Hadir pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Badung diwakili anggota DPRD Putu Dendy Astra Wijaya dan I Gusti Ngurah Shaskara, PHDI Badung, Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten, MDA Kecamatan, Camat Abiansemal beserta Tripika Kecamatan, Perbekel, Bendesa Adat, BPD, LPM, Kelian Dinas dan Adat serta krama Desa Blahkiuh.

 

Upacara melaspas digelar, serangkaian telah selesainya perbaikan pelinggih dan sejumlah bangunan di Pura Desa dan Puseh. Untuk tahun 2025, Pemkab Badung telah membantu dana hibah pembangunan tiga pura di Blahkiuh. Diantaranya Pura Desa lan Puseh, Pura Penataran dan Pura Merajapati Gede. Dana hibah fisik yang digelontorkan dari APBD Badung 2025 dengan total Rp 12,9 miliar. Sementara untuk mendukung pelaksanaan upacara melaspas, Bupati mepunia sebesar Rp 100 juta dan DPRD Badung Rp 10 juta.

 

Bupati Adi Arnawa atas nama Pemkab. Badung merasa bersyukur dapat hadir ikut ngrastiti upacara melaspas dan mendem pedagingan di Pura Puseh dan Desa Blahkiuh. Upacara ini sangatlah penting sebagai simbol penyucian stana ida bhatara. “Upacara melaspas dan mendem pedagingan sebagai penyucian dan pembersihan bangunan suci secara niskala. Semoga melalui upacara ini semua krama diberikan keselamatan, kedamaian dan perlindungan dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa,” terangnya. Untuk itu Bupati minta kedepan agar keberadaan parahyangan ini tetap dijaga dan dipelihara dengan baik. Tentunya dibutuhkan sinergitas antara pemerintah desa dengan desa adat bersama seluruh masyarakat dengan selalu menjaga rasa sagilik, saguluk, gotong- royong dan meningkatkan sradha dan bhakti kehadapan-Nya.

 

Lebih lanjut, Bupati meminta kepada masyarakat untuk mendukung program Pemkab Badung, terutamanya bersama-sama menangani masalah sampah yang menjadi tantangan luar biasa. Saat ini pemerintah daerah tengah gencar-gencarnya menangani sampah melalui program teba modern, termasuk penanganan sampah di TPS3R yang ada di desa/kelurahan dan TPST di wilayah kecamatan. “Kami minta masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai. Mari bergotong-royong, mulai budayakan pilah sampah, sehingga penanganan sampah tuntas di sumbernya,” terang Bupati.

 

Beliau juga menyampaikan program kebijakan yang telah dilaksanakan untuk masyarakat. Mulai bantuan hari besar keagamaan Rp 2 juta per KK, bantuan umur harapan hidup diatas 75 tahun mendapat Rp 3 juta saat berulang tahun serta bantuan Rp 1 juta per bulan bagi penyandang disabilitas dan gangguan jiwa. Mulai 2026 ini akan dilaksanakan pula program beasiswa S1 bagi anak petani, nyoman dan ketut serta anak dari keluarga berpenghasilan Rp 5 juta ke bawah. Dan biaya sekolah gratis, bagi siswa SMA Negeri maupun Swasta yang bersekolah di Badung.

 

Bendesa Adat Blahkiuh Gusti Ngurah Made Oka menyampaikan terima kasih atas bantuan bupati badung yang telah membantu hibah perbaikan tiga parahyangan di Desa Blahkiuh dengan total bantuan Rp 12,9 M. Kedepan pihaknya juga tetap memohon dukungan bupati sehingga program pembangunan di Desa Blahkiuh dapat dituntaskan. “Kedepan kami akan selalu mohon dukungan bapak bupati, karena banyak sekali program yang kami laksanakan. Mulai dari karya nyekah massal, perbaikan sejumlah pura hingga rencana karya di Pura Dalem Gede Blahkiuh pada 2028 nanti,” imbuhnya. (rls) 

 

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

Bupati Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2/2026). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Adi Arnawa secara simbolis menyerahkan bantuan hibah fisik anggaran perubahan tahun 2025 senilai lebih dari Rp3 miliar untuk pembangunan pura, serta bantuan dana pribadi sebesar Rp25 juta.

 

Dalam sembrama wecananya, Bupati Adi Arnawa memberikan apresiasi tinggi atas semangat gotong royong warga Banjar Adat Panglan Baleran dalam melaksanakan yadnya.

“Semangat ngayah ini adalah cerminan nilai luhur yang harus diwariskan. Pemerintah hadir untuk ikut ngrastiti bakti sekaligus menjadi saksi (upasaksi) upacara ini. Semoga Ida Bhatara yang berstana di sini senantiasa memberikan tuntunan agar upacara berjalan Labda Karya Sida Sidaning Don,” ujar Bupati.

Selain urusan spiritual, Bupati Adi Arnawa juga menyelipkan pesan krusial mengenai lingkungan. Beliau mengajak masyarakat untuk berhenti membuang sampah ke sungai dan mulai menerapkan sistem “Tebe Modern”.

“Saya harap masyarakat membuat tebe modern di rumah masing-masing agar sampah organik seperti sisa canang dan dedaunan tidak lagi dibawa ke TPS3R atau TPA. Ini penting untuk menjaga kebersihan lingkungan kita,” tegasnya.

 

Terkait kesejahteraan, Bupati memaparkan program unggulan pasangan Adi-Cipta untuk tahun 2026, khususnya di bidang Pendidikan yakni Pendidikan Gratis Selain SD dan SMP, kini jenjang SMA/SMK (Negeri maupun Swasta) di wilayah Badung digratiskan. Pemerintah juga menyiapkan kuota beasiswa kuliah bagi 400 orang dengan kriteria khusus, yakni anak petani atau orang tua berpenghasilan di bawah Rp 5 juta, serta anak yang bernama Nyoman dan Ketut. Beasiswa ini mencakup biaya kuliah selama 4 tahun hingga biaya wisuda.

 

Sementara itu, Manggala Karya I Gede Agus Feri Mahardika menyampaikan terima kasih atas dukungan hibah yang telah digunakan untuk renovasi Pura Dalem Jambe. Ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait kondisi Balai Banjar Panglan Baleran yang saat ini sudah mulai miring dan memprihatinkan, serta memohon dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah.

 

Turut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Provinsi Bali I Wayan Bawa, anggota DPRD Badung I Made Suardana, perwakilan DPR RI, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Kapal, serta tokoh masyarakat setempat. (rls)

 

 

Gasak 4 Iphone di Toko Teuku Umar, Dua Pemuda Asal Jember Dibekuk Polisi

Dua pelaku pencurian empat unit iPhone di Toko Mekicell Gadget Store, Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, diamankan Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat bersama barang bukti hasil kejahatan.
Dua pelaku pencurian empat unit iPhone di Toko Mekicell Gadget Store, Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat, diamankan Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat bersama barang bukti hasil kejahatan.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM  – Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 KUHP yang terjadi di sebuah toko handphone di Jalan Teuku Umar, Denpasar Barat.

Aksi pencurian tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 11 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 Wita, di Toko Mekicell Gadget Store, Kelurahan Dauh Puri Kauh, Kecamatan Denpasar Barat, Kota Denpasar. Korban diketahui bernama Muthia Khairunnisa Rayno (22).

Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, pelaku masuk ke dalam toko dengan memanfaatkan rolling door yang tidak terkunci.

“Pelaku masuk melalui rolling door yang tidak terkunci, kemudian mengambil beberapa handphone yang berada di dalam brankas serta merusak CCTV di TKP,” jelasnya.

Dari kejadian tersebut, korban kehilangan empat unit handphone masing-masing satu unit iPhone 13, satu unit iPhone 15, satu unit iPhone 11, dan satu unit iPhone 11 Pro. Total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.

Peristiwa ini pertama kali diketahui saat karyawan korban menghubungi melalui pesan WhatsApp dan menginformasikan bahwa toko dalam keadaan terbuka serta gembok tidak terpasang. Korban kemudian meminta karyawan melakukan video call untuk mengecek kondisi dalam toko dan brankas.

Setelah brankas dibuka menggunakan PIN, diketahui empat unit handphone telah hilang. Korban pun langsung mendatangi toko dan selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Denpasar Barat.

Berdasarkan laporan tersebut, tim Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Barat yang dipimpin Kanit Reskrim IPTU Demiral Safriansyah bersama Panit Opsnal IPDA I Made Wicaksana bergerak melakukan olah TKP dan penyelidikan.

Kasi Humas Polresta Denpasar menambahkan, petugas akhirnya memperoleh informasi terkait identitas dan keberadaan pelaku di wilayah Denpasar Barat.

“Tim berhasil mengamankan dua orang pelaku pada Kamis, 12 Februari 2026 di wilayah Denpasar Barat. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolsek Denpasar Barat untuk dilakukan interogasi dan proses hukum lebih lanjut,” ungkapnya.

Kedua pelaku masing-masing berinisial Moh. Samsul Arifin (23) dan Wildan Nuris (23), keduanya berasal dari Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dari hasil interogasi, keduanya mengakui telah mengambil empat unit iPhone tersebut secara bersama-sama. Handphone hasil curian rencananya akan dijual untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Selain mengamankan kembali empat unit iPhone yang dicuri, polisi juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa satu buah helm merek Ink warna biru, satu jaket hoodie warna abu-abu, serta satu unit sepeda motor Scoopy warna hitam merah yang digunakan saat beraksi.

Saat ini kedua pelaku masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut di Polsek Denpasar Barat dan terancam dijerat pasal pencurian dengan pemberatan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. RAN