DTW Tanah Lot Tetap Jadi Magnet Wisata, 2.500 Pengunjung Datang Setiap Hari

DTW Tanah Lot Tetap Jadi Magnet Wisata, 2.500 Pengunjung Datang Setiap Hari

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot masih menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang berkunjung ke Bali. Hingga memasuki penghujung tahun 2026, kawasan wisata yang menjadi ikon Kabupaten Tabanan tersebut mencatat rata-rata kunjungan sekitar 2.500 wisatawan setiap hari.

Manajemen Operasional DTW Tanah Lot optimistis jumlah kunjungan akan meningkat seiring datangnya musim libur akhir tahun. Berbagai pembenahan terus dilakukan untuk memberikan pengalaman wisata yang aman, nyaman, sekaligus berkesan bagi setiap pengunjung.

Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, mengatakan daya tarik Tanah Lot tidak hanya terletak pada panorama Pura Tanah Lot yang berdiri di atas batu karang di tengah laut. Kawasan tersebut juga menawarkan perpaduan keindahan alam, budaya, tradisi, dan nilai spiritual yang masih terjaga hingga kini.

Baca Juga:  Buka Pelatihan Kehumasan PWI Tabanan, Bupati Sanjaya Tekankan Pentingnya Kode Etik di Era Digital

“Tanah Lot bukan sekadar tempat wisata, tetapi juga kawasan budaya dan spiritual yang hidup. Kami ingin setiap wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alamnya, tetapi juga membawa pulang pengalaman serta kenangan tentang Bali,” ujarnya.

Menurut Sudiana, salah satu keunggulan Tanah Lot adalah harmonisasi antara aktivitas pariwisata dan kehidupan masyarakat adat. Wisatawan dapat menyaksikan langsung berbagai kegiatan keagamaan yang berlangsung di kawasan suci tersebut tanpa mengurangi kekhusyukan umat yang beribadah.

Baca Juga:  Kembali, Bunda Rai Laksanakan Sosialisasi Posyandu 6 SPM dan Peninjauan Persiapan Lomba Telajakan dan PSBS di Kecamatan Selemadeg dan SMK N 1 Tabanan

Karena itu, pengelola terus menjaga keseimbangan antara pelayanan kepada wisatawan dengan penghormatan terhadap kesucian pura dan pelaksanaan tradisi masyarakat. Pengunjung juga diimbau mematuhi tata tertib yang berlaku selama berada di kawasan Tanah Lot.

Untuk menghadapi peningkatan kunjungan pada akhir tahun, manajemen telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari peningkatan kebersihan kawasan, penataan fasilitas, penguatan layanan kepada pengunjung, hingga peningkatan aspek keamanan melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait.

Sudiana berharap upaya tersebut mampu meningkatkan kepuasan wisatawan sekaligus memperkuat citra Tanah Lot sebagai destinasi unggulan Bali. Selain mendorong kunjungan ulang, pengalaman positif wisatawan juga diharapkan menjadi promosi efektif melalui rekomendasi kepada keluarga, kerabat maupun media digital.

“Kami berharap wisatawan yang datang merasa nyaman dan memiliki kesan mendalam, sehingga suatu saat nanti memilih kembali berkunjung ke Tanah Lot. Itulah ukuran keberhasilan yang ingin terus kami wujudkan,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Tabanan Sepakati Lima Ranperda, Pembahasan Masuk Tahap Lanjutan

Selain memperkuat citra destinasi, peningkatan kualitas pelayanan juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata serta meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha di kawasan sekitar DTW Tanah Lot. (tim)