Jasad Lansia Ditemukan di Pantai Biaung, Sempat Pamit Beli Sate

Petugas kepolisian bersama warga saat mengevakuasi jasad lansia yang ditemukan meninggal dunia di pesisir Pantai Biaung, Denpasar Timur, Minggu (10/5/2026) malam.
Petugas kepolisian bersama warga saat mengevakuasi jasad lansia yang ditemukan meninggal dunia di pesisir Pantai Biaung, Denpasar Timur, Minggu (10/5/2026) malam.

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Warga pesisir Pantai Biaung, Kelurahan Kesiman Kertalangu, Denpasar Timur, dikejutkan dengan penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia di bibir pantai pada Minggu (10/5/2026) malam.

Korban diketahui bernama Ni Made Sengkrig (85), warga Banjar Biaung, Denpasar Timur. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 20.08 WITA dalam posisi melintang di tepi pantai dengan kepala mengarah ke timur.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan rok berwarna biru tanpa memakai baju. Dari mulut korban juga terlihat mengeluarkan busa yang diduga akibat tenggelam.

Baca Juga:  Serahkan Penghargaan Ogoh-Ogoh, Pemprov Minta Generasi Muda Terus Jaga Budaya Bali

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Timur, I Nyoman Agus Putra Ardiana, menjelaskan jasad korban pertama kali ditemukan oleh dua orang pemancing yang sedang berada di sekitar lokasi kejadian.

Menurutnya, salah satu pemancing awalnya melihat benda mencurigakan mengambang di laut saat menarik kail pancing. Setelah disorot menggunakan senter, benda tersebut ternyata tubuh manusia yang sudah terdampar di pesisir pantai.

“Setelah disenter ternyata tubuh manusia dalam kondisi terdampar di pesisir pantai,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Mengetahui hal tersebut, warga bersama para pemancing langsung mengevakuasi tubuh korban ke pinggir pantai agar tidak kembali terseret ombak. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke aparat desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca Juga:  Polresta Denpasar Bongkar Praktik Oplos Gas LPG 3 Kg, 3 Pelaku Dicokok

Petugas Polsek Denpasar Timur bersama Tim Identifikasi Polresta Denpasar selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Tidak ditemukan luka maupun tanda penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tenggelam,” kata Agus.

Sementara itu, anak korban, Wayan Rendi (59), mengaku terakhir kali melihat ibunya sekitar pukul 18.00 WITA. Saat itu korban pamit keluar rumah untuk membeli sate di kawasan timur Bale Banjar Biaung.

Baca Juga:  Imigrasi Bali Amankan 62 WNA 'Nakal' Dalam Operasi Keimigrasian

Tak lama berselang, keluarga mendapat informasi bahwa korban sempat terlihat di sekitar traffic light Biaung, Jalan Bypass Ida Bagus Mantra. Keluarga pun langsung melakukan pencarian ke sejumlah lokasi.

Pencarian dilakukan hingga menyisir kawasan pesisir mulai dari Pantai Lembeng di Gianyar hingga Pantai Padanggalak. Namun korban tak kunjung ditemukan hingga akhirnya keluarga menerima kabar bahwa korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Biaung. RAN