Villa di Sanur Terbakar Hebat, Satu Unit Ludes, Polisi Selidiki Penyebab

Polisi mengolah TKP kebakaran villa di Sanur. (Istimewa)
Polisi mengolah TKP kebakaran villa di Sanur. (Istimewa)

DENPASAR, PANTAUBALI.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah villa di kawasan Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (3/4/2026) siang. Peristiwa ini menyebabkan satu unit bangunan hangus terbakar, sementara unit lain di sekitarnya ikut terdampak.

Insiden terjadi di Villa Mahagiri yang berlokasi di Jalan Pungutan sekitar pukul 12.30 WITA. Kebakaran pertama kali diketahui warga setelah melihat kepulan asap tebal dari Villa 304. Karyawan dan petugas keamanan yang menerima laporan langsung melakukan pengecekan dan menemukan api sudah membesar dari salah satu kamar.

Upaya pemadaman awal dengan alat pemadam api ringan (APAR) sempat dilakukan, namun api dengan cepat merambat ke bagian lain bangunan. Kondisi angin yang cukup kencang membuat kobaran api semakin meluas hingga menjalar ke kamar lain dan ruang tamu, bahkan bara api beterbangan hingga menyambar atap Villa 302 di sebelahnya.

Baca Juga:  UPDATE! Penculikan WNA Ukraina: 1 Tersangka Ditangkap di NTB, 6 Masuk DPO

Petugas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar yang tiba sekitar 10 menit setelah laporan diterima langsung mengerahkan empat unit mobil damkar untuk melakukan pemadaman. Setelah berjibaku selama beberapa jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.25 WITA.

Personel Polsek Denpasar Selatan turut diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan membantu kelancaran proses penanganan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekat ke area kebakaran demi menjaga keselamatan.

Baca Juga:  Sempat Dikatai Speeding, 2 Pemuda Dikeroyok OTK di Denpasar, Polisi Buru Pelaku

Kapolsek Denpasar Selatan, AKP Agus Adi Apriyoga, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar karena satu unit villa hangus terbakar dan satu unit lainnya mengalami kerusakan pada bagian atap.

“Saat ini penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Kami akan berkoordinasi dengan Puslabfor untuk memastikan penyebab pastinya,” ujarnya. RAN