Komisi II DPRD Tabanan Tekankan Penanganan Sampah dan Perbaikan Jalan dalam Evaluasi LKPJ 2025

Raker Komisi II DPRD Tabanan

TABANAN, PANTAUBALI.COM – Komisi II DPRD Tabanan menaruh perhatian serius terhadap persoalan pengelolaan sampah dan keterbatasan anggaran pemeliharaan infrastruktur jalan dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tabanan Tahun Anggaran 2025.

Sorotan tersebut mengemuka dalam rapat kerja internal Komisi II yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Tabanan, I Wayan Lara, di Gedung DPRD Tabanan, Rabu (25/3/2026). Dua sektor tersebut dinilai masih menjadi pekerjaan rumah utama yang perlu penanganan berkelanjutan oleh pemerintah daerah.

I Wayan Lara menegaskan, persoalan sampah hingga kini masih menjadi prioritas utama, baik dari sisi sistem pengelolaan maupun ketersediaan lahan penunjang. “Fokus kami tetap pada pengelolaan sampah dan jalan, karena dua hal ini sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya usai rapat.

Baca Juga:  DPRD Tabanan Soroti Skema Bedah Rumah, Dinilai Membebani Warga Miskin

Di sektor infrastruktur, Komisi II mencermati kondisi jalan di Kabupaten Tabanan yang secara umum telah menunjukkan capaian positif. Berdasarkan data tahun 2025, sekitar 80 persen ruas jalan berada dalam kondisi baik. Namun, masih terdapat sejumlah titik yang membutuhkan perbaikan lanjutan.

Menurutnya, kendala utama bukan pada ketiadaan anggaran, melainkan keterbatasan alokasi yang tersedia untuk pemeliharaan. Hal ini disebabkan sebagian besar ruas jalan telah masuk kategori baik, sehingga anggaran difokuskan secara selektif pada ruas yang masih memerlukan penanganan.

Baca Juga:  Nuanu Cultural Week Semarakkan Lebaran dengan Ragam Budaya Nusantara

Komisi II DPRD Tabanan memastikan akan terus mengawal upaya perbaikan jalan yang belum tuntas, guna menjamin aksesibilitas masyarakat secara merata. Selain itu, pihaknya juga mendorong pemerintah daerah untuk menyusun skala prioritas penganggaran yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Pembahasan lanjutan terkait strategi penanganan sampah serta optimalisasi anggaran pemeliharaan jalan akan kembali dibahas dalam rapat kerja berikutnya. (pmc)