Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Pinggir Jalan Kerobokan, Tubuh Penuh Luka

Evakuasi mayar pria di pinggir jalan Banjar Tegal Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung pada Senin (1/1/2024).
Evakuasi mayar pria di pinggir jalan Banjar Tegal Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung pada Senin (1/1/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang pria ditemukan tergeletak tak bernyawa di pinggir jalan Banjar Tegal Permai, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kecamatan Kuta Utara, Badung pada Senin (1/1/2024).

Belum diketahui motif dari kejadian ini. Namun, setelah diidentifikasi, korban dievakuasi menuju Rumah Sakit Bali Mandara dengan menggunakan Ambulance Klinik Medika.

Kapolres badung AKBP Teguh Priyo Wasono menjelaskan, mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh tiga orang remaja yang sedang melintas sekitar pukul 04.30 WITA.

Baca Juga:  Badung Cetak Montir Siap Kerja! Disperinaker Gaspol Latih Mekanik Motor, Peluang Kerja Terbuka Lebar

Awalnya mereka berniat membeli makan setelah merayakan tahun baru. Saat melintas di depan toko bangunan UD.K3, mereka melihat ada seorang laki-laki yang tergeletak di pinggir jalan.

“Karena ketakutan, saksi langsung menuju warung madura untuk memberitahukan perihal kejadian serta meminta tolong untuk mengecek korban, namun pemilik warung juga merasa takut,” ujarnya.

Baca Juga:  Tiga WNA Buka Praktik Prostitusi Online di Bali, Kini Diamankan di Rudenim Denpasar

Kejadian ini lantas dilaporkan ke Polsek Kuta Utara untuk ditindaklanjuti. Kemudian, sekitar pukul 06.00 WITA, korban diidentifikasi oleh tim Polres Badung.

Hasilnya, korban dinyatakan meninggal dunia dan mengalami sejumlah luka di tubuhnya. “Ditemukan luka lecet dan lebam di sekujur tubuhnya,” ungkapnya.

Selain itu, polisi juga menemukan motor Yamaha Mio kuning dengan nomor polisi DK 2041 OW dan tas yang berisi nota, buku tabungan BRI simpedes atas nama Ayu Rahayu asal Kecamatan Menthobi Raya, Lamandau, Kalimantan Tengah, serta barang-barang lain di dekat korban.

“Kami masih dalami penyebab kematian korban,” imbuh AKBP Teguh. (jas)