
PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebuah warung bakso di Banjar Paneng, Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Tabanan, ludes terbakar pada Selasa (8/8/2023).
Warung bakso milik Zailani (43) diduga terbakar karena regulator tabung gas LPG kilogram yang digunakan untuk memasak bakso dagangannya bocor. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp42 juta.
Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengungkapkan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WITA.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya kerugian material saja,” ujarnya.
Berata menjelaskan, sebelum kejadian Zailani memanaskan kuah bakso di rombong yang ada di dalam warung sekitar pukul 08.00 WITA. Kemudian, ditinggal ke rumah belakang warung untuk membuat pentol bakso.
Sekitar pukul 10.30 WITA , Zailani mengecek ke warung dan kompor dalam mati karena gas yang dipakai habis. Setelah itu, ia menganti gas yang sudah habis dengan gas baru dan korban meninggalkan kompor dalam keadaan menyala ke belakang warung untuk makan.
Berselang sejam, anaknya melihat api dari dalam warung dan sontak berteriak kebakaran hingga didengar oleh Zailani. Upaya pemadaman api sempat dilakukan oleh warga sekitar dengan air PDAM. Namun, api baru bisa dipadamkan setelah dibantu Pemadam Kebakaran Tabanan.
“Sekira pukul 12.30 WITA api baru bisa dipadamkan. Adapun barang bukti yang diamankan satu tabung gas LPG 3 kilogram,” jelas Berata. (ana)