- Advertisement -
Beranda blog Halaman 898

Kapolres Tabanan Sebut,Fokus Pantau Selebrasi di Pergantian Tahun

TABANAN – Pantaubali.com – Guna menjaga keamanan,ketertimban dan penerapan protokol kesehatan menyambut pergantian tahun ditengah Pandemi.Polres Tabanan akan fokus melakukan pemantauan pada selebrasi terutama yang mungkin menimbulkan penggumpulan orang banyak disuatu tempat.Termasuk juga di tempat-tempat wisata akan dilakukan hal yang sama, itu disampaikan,Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S, Siregar,Rabu,(16/12) (Kemarin) di Tabanan.

“Tentu masih dalam tahap berjuang,bagaimana disiplin dalam mencegah kerumunan massa tersebut,” jelasnya.

Pengamanan nantinya akan di fokuskan ke tempat-tempat objek wisata juga.Hal tersebut dilakukan tentu dalam upaya ingin ikut membantu Pemerintah dalam upaya penerapan protokol kesehatan dengan disiplin dan agar tetap dilakukan serta disiapkan oleh peyelengara wisata tersebut.

“Jika nantinya di tempat-tempat pariwisata ada kerumunan, tentu tetap akan diberi himbauan juga,” ujarnya.

Adapun jumlah personil akan disiagakan dalam pergantian tahun di Tabanan menurut Dirinya, jumlahnya telah nencukupi.

“Jadi jangan diragukan lagi kami (Polres Tabanan) telah memiliki 2 Pos pelayanan dan 3 Pos pengamanan,” tutupnya.

Peringati Hari Ibu, TP PKK Bali Gelar Rapid Test Gratis Untuk Perempuan

  1. DENPASAR – Pantaubali.com – Memperingati Hari Ibu ke-92 Tahun 2020, Tim Penggerak PKK Provinsi Bali diketuai Ny Putri Suastini Koster, menyelenggarakan rapid test gratis yang diperuntukkan bagi kaum perempuan. Rapid test gratis untuk deteksi dini penularan Covid-19 itu dilaksanakan di Wantilan Gedung Kertha Sabha, Denpasar, Rabu (16/12).

Sekretaris TP PKK Provinsi Bali Kadek Suastini yang ditemui di sela-sela penyelenggaraan rapid test menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan program TP PKK Pusat yang diselenggarakan serentak mulai tanggal 14 hingga 21 Desember 2020.

“Kami TP PKK Provinsi Bali melaksanakan hari ini, tanggal 16 Desember,” ujar Kadek Suastini yang dalam kesempatan itu mewakili Ketua TP PKK Provinsi Bali. Ia menambahkan, kegiatan rapid test gratis bagi kaum perempuan ini akan dilaksanakan pula di kabupaten/kota di waktu yang bervariasi.

Ia menyebut, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian TP PKK Pusat dalam menyukseskan program pemerintah yang saat ini tengah berupaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Kami di daerah sangat mendukung kegiatan ini karena sejalan dengan upaya percepatan penanganan Covid-19 secara terpadu dan menyeluruh,” imbuhnya.

Lebih jauh Kadek Suastini menjelaskan, rapid test gratis diikuti 100 orang peserta dari jajaran pengurus TP PKK Provinsi Bali dan perempuan dari kalangan masyarakat umum. Dalam melaksanakan rapid test gratis, TP PKK Provinsi Bali bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, BPBD dan Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali. Ia berharap, pelaksanaan rapid test gratis ini dapat membantu pemerintah dalam memperluas cakupan deteksi dini penyebaran Covid-19, sehingga upaya antisipasi bisa segera dilakukan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menekan angka penularan Covid-19 di kalangan perempuan.

“Kegiatan rapid test gratis juga ditindaklanjuti dengan tes swab, apabila ada yang didapati hasilnya reaktif,” tutupnya.

Rapat Pleno KPU Denpasar,Jaya-Wibawa Meraih 184.655 Suara

DENPASAR – Pantaubali.com – Rapat pleno KPU Denpasar tetapkan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar nomor urut 1 di Pilkada Kota Denpasar, IGN Jayanegara-Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) memperoleh suara sebanyak 184.655.Sedangkan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Denpasar nomor urut 2 I Gede Ngurah Ambara Putra-Made Bagus Kerthanegara (Amertha) dengan perolehan suara sebanyak 42.730. Selama perhelatan Pilkada semua berlangsung lancar, sejak di PPK tanggal 11 sampai 14 Desember 2020,itu disampaikan,Ketua KPU Denpasar, I Wayan Arsa Jaya,Rabu,(16/12) saat dihubungi kemarin malam.

“Di KPU Kota Denpasar ada beberapa perbaikan administrasi pemilih, untuk hasil tidak ada perbaikan.Administrasi pemilih seperti data pemilih disabilitas yang menggunakan hak pilih,” jelasnya.

Sembari Jaya menambahkan, untuk saksi dan BAWASLU juga tidak ada permasalahan semua menerima hasil tersebut.

Soal Tes Swab Masuk Bali, Gubernur Bali Tegaskan Kesehatan dan Keselamatan Menjadi Prioritas Utama

DENPASAR- Pantaubali.com -Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan bahwa masalah kesehatan dan keselamatan jiwa masyarakat menjadi prioritas utama jelang masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021.

Penegasan itu disampaikan Gubernur Koster terkait Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 2021 Tahun 2020 yang mewajibkan pelaku perjalanan memasuki Pulau Dewata dengan transportasi udara untuk menunjukkan surat keterangan (Suket) hasil negatif uji Swab berbasis PCR. Surat Edaran ini berlaku dari 18 Desember 2020 sampai 4 Januari 2021.

Dalam SE Gubernur Bali tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali ini mengatur pula bagi pelaku perjalanan memakai kendaraan pribadi melalui transportasi darat dan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji Rapid Test Antigen paling lama 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

“Karena itu prinsipnya jika ingin berwisata harus mengedepankan kesehatan. Bukan hanya untuk dirinya saja, tapi juga orang disekelilingnya,” kata Gubernur Koster di sela Rapat Koordinasi Persiapan Libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru di Gedung Gajah, Rumah Jabatan Jayasabha, Denpasar pada Rabu (16/12).

Keputusan ini diakui Gubernur Koster cukup ‘mengagetkan’ bagi berbagai pihak mengingat waktunya yang begitu cukup mepet. “Arahan pemerintah pusat, tes Swab (untuk masuk Bali, red) dan tidak bisa ditawar. Tidak ada argumentasi, tentu kita harus ikut (arahan pemerintah pusat,red),” jelasnya.

“Dan pesannya adalah bahwa kita harus betul-betul memproteksi Bali jangan sampai terjadi kenaikan infeksi akibat lonjakan orang yang datang ke Bali. Jangan sampai penanganan kita yang sudah bagus sejauh ini akan ‘rusak’ lagi,” imbuhnya.

Untuk itu, Gubernur Bali mengatakan bahwa berbagai pihak yang berkepentingan perlu duduk bersama untuk menyikapi masa-masa krusial pada liburan jelang akhir tahun. Sebab diperkirakan bakal terjadi lonjakan jumlah kunjungan wisatawan yang akan berlibur ke Bali.

Hal ini dikatakan Gubernur Koster, terutama sekali menyangkut penanganan Covid-19 yang masa pandeminya belum menunjukkan tanda akan segera berakhir. “Semula saya akan menggunakan aturan yang lama untuk persyaratan orang yang masuk ke Bali. Tetapi dalam arahan bapak Menteri (Menko Marves, red) tanggal 14 Desember diputuskan sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020,” kata Gubernur Koster.

Provinsi Bali diteruskan Gubernur, sebenarnya secara angka dan statistik sudah jauh keluar dari provinsi lain yang diprioritaskan untuk penanganan Covid-19. Namun dalam perjalanannya, Bali tetap dapat prioritas khusus mengingat image-nya sebagai kawasan destinasi wisata dunia. “Kita mendapat kontrol khusus dari pemerintah pusat. Dan keputusan ini adalah keputusan bersama rapat tingkat nasional bersama pemerintah pusat dan daerah, Menteri dan gubernur se-Indonesia bukan kemauan gubernur Bali saja,” tegasnya.

Gubernur Koster membeberkan bahwa dari sisi angka kasus pada daerah lain terhitung masih tinggi. Namun Bali sendiri masuk dalam daerah dengan penanganan yang baik dilihat dari angka kesembuhan yang lebih dari 91 persen lebih. “Kita nomor satu, lebih tinggi dari DKI Jakarta angka kesembuhannya. Untuk itu kita, provinsi hingga kabupaten harus tegas dan searah dengan instruksi pusat. Bapak Presiden bahkan lebih tegas lagi statement-nya bahwa keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi. Apa artinya? Kita di daerah harus ketat dan tegas untuk menjabarkan,” terang Ketua DPD PDI Perjuangan Bali ini.

“Pencapaian ini harus kita jaga, dan kalau perlu lebih baik lagi. Untuk itu kebijakan dalam konteks akhir tahun ini harus betul-betul terkelola dengan baik,” tegasnya.

Ketegasan dalam aturan ini juga dikatakan Gubernur Bali menjadi bagian dari persiapan untuk dibukanya pintu kedatangan wisatawan internasional pada nantinya. Meskipun hingga saat ini belum ada satu negara pun yang membuka pintu penerbangannya. “Tapi kita ada proses untuk persiapan. Berwisata dan berkesehatan adalah dua hal yang dua hal yang tidak bisa dibandingkan apple to apple. Namun ada jalan tengah yakni penerapan protokol kesehatan yang ketat,” ujarnya.

“Kalau kebijakan ini berjalan bagus, akan berdampak pada citra Bali. Bali ini diselamatkan dan dijaga betul oleh pemerintah pusat dengan bantuan serta komitmen. Jadi jangan main-main. Bali ini sorotan dunia. Jangankan kasus Covid-19, jarum jatuh pun jadi perhatian dunia,” katanya mengingatkan.

Sementara itu, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menegaskan pihak kepolisian sangat mendukung kebijakan gubernur Bali untuk menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2021. “Kita berkomitmen menjaga Bali dari lonjakan kasus Covid-19,” tegasnya.

Kapolda menyebut Polda Bali telah menyiapkan operasi kemanusiaan bertajuk Operasi Lilin Agung 2020 yang mengedepankan pencegahan masalah-masalah yang berkaitan dengan penyebaran virus Covid-19. “Deteksi dini dan penegakan hukum juga merupakan bagian dari operasi kita hingga membuat Bali ini aman dan nyaman bagi wisatawan dan masyarakat,” jelasnya. Operasi ini dijabarkan Kapolda melibatkan 1414 personel yang akan disebar di berbagai kawasan yang berpotensi menimbulkan keramaian termasuk pada sejumlah pintu masuk Bali. Seperti pelabuhan dan bandara.

Dalam rapat itu nampak pula dihadiri Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Danrem 163/Wirasatya Brigjen TNI Husein Sagaf, Sekda atau perwakilan kabupaten/kota se-Bali, pimpinan OPD terkait serta jajaran pemangku kepentingan transportasi darat, laut dan udara di Bali.

Selama Pilkada,Bawaslu Mencatat Ada Beberapa Keselahan Dilakukan KPU Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com -Berdasarkan catatan Bawaslu Kabupaten Tabanan dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 ada beberapa kesalahan dilakukan KPU Tabanan mulai dari,pencatatan data pemilih seperti laki-laki dan perempuan terbalik dicatat serta pencatatan DPT dicatat di DPPH, itu disampaikan, Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada,Rabu,(16/12) di Tabanan.

“Secara umum kita sampaikan,saran agar penyelenggara Pemilu berikutnya bisa lebih cermat dalam administrasi pencatatan tersebut,” jelasnya.

Jika dilihat secara umum perolehan suara tetap diamankan, apa yang direkap di Kecamatan sampai di tingkat Kabupaten memang sudah sesuai.
“Dari segi perolehan tetap kita awasi,”ujarnya.

Sampai saat ini, Bawaslu belum menerima adanya laporan pelanggaran.Sembari Rumada menambahkan,meskipun demikian pengawasan secara ketan tetap dilaksanakan sehingga, pencegahan-pencegahan Bawaslu dapat berjalan dengan lebih baik.

Hasil Pleno KPU Tabanan,Jaya-Wira Meraup 72,9 persen Suara

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam pelaksanaan rapat pleno terbuka hasil penghitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dalam Pemilihan Serentak 2020 digelar KPU Tabanan,Rabu (16/12) di kantor KPU Tabanan.Dalam pelaksanaan rapat pleno terbuka tersebut pasangan calon (Paslon) nomor urut satu, I Komang Gede Sanjaya dan I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira) meraup suara 72,9 persen sedangkan Paslon nomor urut dua A.A Ngurah Panji Astika – Dewa Nyoman Budiasa(Panji – Budi) memperoleh suara 27,1 persen,itu disampaikan,Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa disela pelaksanaan rapat pleno terbuka tersebut.

“Paslon Jaya-Wira memperoleh suara 72,9 persen dan Panji-Budi 27,1 persen. Sedangkan suara tidak sah sekitar 3 persen,” jelasnya.

Untuk suara tidak sah tercatat sebesar 3 persen.Terkait suara tidak sah tersebut nantinya akan dievaluasi. KPU Tabanan akan menggandeng pihak universitas yang memiliki LPP untuk melakukan penelitian. Baik,terkait penyebab suara tidak sah serta tentang pasrtisipasi pemilih dalam Pilkada serentak 2020.

“Hasil evaluasi sementara ada beberapa TPS tingkat kehadiran pemilihnya mencapai 100 persen. Namun ada juga jumlah pemilih tingkat kehadirannya kurang dari 80 persen terutama TPS yang ada di Kecamatan Baturiti, Penebel dan Pupuan. Untuk mengetahui penyebabnya kita akan adakan penelitian dengan pihak universitas,” paparnya.

Hasil rekapitulasi peroehan suara dilaksanakan KPU Tabanan. Paslon Jaya-Wira memperoleh 207.276 suara dengan tingkat prosentase 73,9 persen. Sementara paslon Panji-Budi memperoleh 77.141 suara atau 27,1 persen.Jumlah suara sah tercatat 284.419 suara, sedangkan suara tidak sah 9.132 suara atau sekitar tiga persen. Jumlah suara sah dan tidak sah total 293.549 suara.

Dirinya kembali mengatakan, bahwasanya dalam Pilkada di masa pandemi Covid-19 terjadi peningkatan partisipasi pemilih dibanding pilkada sebelumnya.Kali ini partisipasi masyarakat sekitar 80.07 persen sedangkan Pilkada lima tahun lalu sebesar 77 persen.

Per Selasa, Terkonfirmasi Covid-19 Tercatat 74 orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Berdasarkan data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per,Selasa,(15/12) mencatat pertambahan jumlah kasus terkonfirmasi sebanyak 74 orang (73 orang melalui Transmisi Lokal dan 1 PPDN) sembuh ssebanyak 72 orang, dan 5 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif tercatat terkonfirmasi Positif 15.735 orang,Sembuh 14.349 orang (91,19%), dan Meninggal Dunia 472 orang (3,00%).Kasus Aktif per hari ini menjadi 914 orang (5,81%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.

Ingat pesan ibu “terapkan 3M” yakni memakai masker dimanapun terutama saat berada ditengah keramaian dan sedang mengobrol (berbicara) dengan orang lain, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir setiap saat karena aliran air sabun sangat efektif melarutkan virus dan kuman di kulit, serta ingatlah selalu untuk menjaga jarak dengan orang lain.

Gubernur Bali,Dukung Keterlibatan BPD dalam Pemulihan Ekonomi Nasional di Sektor Perumahan

KUTA – Pantaubali.com – Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan keynote speech pada acara BPD Gathering 2020 yang bertajuk ‘Sosialisasi Perluasan Kegiatan Usaha PT. SMF (Persero) serta Sinergi Stakeholder Perumahan dalam rangka Mendukung PEN’ di Hotel Anvaya, Kuta, Mangupura, Selasa (15/12).

Gubernur memberi apresiasi dipilihnya Bali sebagai lokasi penyelenggaraan BPD Gathering 2020. Namun Gubernur menyampaikan untuk memulihkan ekonomi dan industri pariwisata, prioritas saat ini adalah mengendalikan penyebaran Covid-19 di Bali.

“Saya berterima kasih sekali Bali dijadikan sebagai tempat penyelenggaraan ini merupakan bagian dari pada upaya pemulihan ekonomi secara terbatas yang dapat kita lakukan,” kata Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng.

Terkait sinergi stakeholder perumahan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional, Gubernur menilai Bank Pembangunan Daerah (BPD) memiliki peranan penting dalam mendukung program sejuta rumah terutama di daerah.

“BPD sebagai sistem perbankan lokal dapat lebih efisien dalam memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan perumahan karena BPD lebih spesifik mengenal karakteristik masyarakat di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia menambahkan, bisnis pembiayaan KPR juga dapat menjadi salah satu produk investasi bagi BPD dalam mengembangkan bisnis di daerahnya.

Menurut Gubernur, keterbatasan kapasitas pengelolaan dan pendampingan dana jangka panjang dalam program pembiayaan konstruksi dan pembiayaan perumahan kepada end user BPD sebagai BUMD diharapkan dapat mendorong dan lebih aktif dalam menyalurkan KPR.

“Saya berharap agar BPD ke depan terus dapat meningkatkan peranannya dengan memperkuat kelembagaan melalui pembenahan berbagai faktor. Di antaranya struktur pendanaan sumber daya manusia, selera konsumen dan infrastruktur pendukungnya termasuk sistem teknologi dan informasinya,” imbuhnya.

Gubernur menyampaikan beberapa tantangan dan peluang sektor perumahan tahun 2021 dalam mendorong pemulihan ekonomi nasional. Pertama, meningkatkan rasio sektor perumahan terhadap PDB dari 2,9% ke 4 %. Kedua, sektor perumahan merupakan industri padat modal dan padat karya sehingga bisa menggerakkan sektor turunannya. Ketiga, mengurangi ketersediaan dan keterhunian perumahan di setiap wilayah. Keempat, meningkatkan pangsa pasar BPD dalam penyaluran kredit KPR yang saat ini masih di bawah 5% terhadap total penyaluran KPR perbankan nasional.

Gubernur berharap acara ini dapat mengoptimalkan kerjasama PT SMF dengan BPD dan meningkatkan sinergi dengan para pemangku kepentingan lainnya di bidang perumahan.

Bali, Keluarkan SE Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru

DENPASAR – Pantaubali.com -Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra siap Memberlakukan Surat Edaran Gubernur Bali tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, yang isinya agar dengan sungguh-sungguh, tertib, dan disiplin serta penuh tanggung jawab mentaati ketentuan Peraturan Gubernur Bali Nomor 46 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 dalam Tatanan Kehidupan Era Baru; dan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru.

Untuk Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang akan memasuki wilayah Bali harus bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing, serta tunduk dan patuh terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, bagi yang melakukan perjalanan dengan transportasi udara, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR, minimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, dan mengisi e-HAC Indonesia; kemudian bagi yang melakukan perjalanan memakai kendaraan pribadi melalui transportasi darat dan laut wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji Rapid Test Antigen, minimal 2 x 24 jam sebelum keberangkatan.

“Surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR dan hasil negatif uji Rapid Test Antigen berlaku selama 14 (empat belas) hari sejak diterbitkan; dan selama masih berada di Bali wajib memiliki surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR atau hasil negatif uji Rapid Test Antigen yang masih berlaku,” ujar Gubernur Koster di Ruang Rapat Gedung Gajah, Jayasabha, Denpasar, Selasa (15/12) didampingi Kadis Kesehatan Provinsi Bali, dr. Ketut Suarjaya, Kadis Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa, Kepala Satpol PP Bali, Dewa Nyoman Rai Darmadi, dan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin saat mengumumkan Surat Edaran Nomor 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Masyarakat Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

Sembari menambahkan,edaran tersebut mulai berlaku sejak 18 Desember 2020 sampai dengan 4 Januari 2021.

Ditengah Pandemi,Partisipasi Pemilih Mencapai 80 persen di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam perhelatan Pilkada serentak 2020 partisipasi pemilih di Tabanan mencapai 80,07 persen.Perolehan angka tersebut menurut,Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa,Selasa,(15/12) di Kantor KPU Tabanan menyampaikan, angka tersebut sangat bagus jika dibandingkan dalam pelaksanaan Pilkada sebelumnya (2015) partisipasi pemilih hanya mencapai 77 persen saja.

Jika dilihat target Pilkada serentak 2020 secara umum yaitu, sekitar 85 persen.Meskipun total jumlah angka tersebut tidak bisa diraih, akan tetapi tetap bershyukur karena, secara umum pemilih di Kabupaten Tabanan telah menggunakan hak pilihnya dengan sangat baik.

“Tentu kita (KPU Kabupaten Tabanan) sangat bersyhukur sekali karena, sosialisasi sebelumnya dilakukan melalui daring telah mampu mencapai total angka tersebut,” jelasnya.

Adanya peningkatan jumlah pemilih tersebut tentu disebabkan oleh banyak faktor mulai dari,Pemerintah sangat pro aktif secara bersama-sama melakukan daring salah satunya dilakukan ke para menteri.

“Gaung di masa Pandemi sangat tinggi sehinga, hal tersebut membuat masyarakat tertantang melakukanya.Disamping itu, KPU telah menyakinkan ke masyarakat lewat pengumuman-pengumuman serta majelis madia maupun Bendesa adat juga tetap dirangkul,” paparnya.

Kedepan KPU akan melakukan riset yang mana, angka ilmiah tersebut nantinya akan menjawab kenapa terjadi peningkatan jumlah partisipasi pemilih bisa terjadi.

“Risert dilakukan nantinya mulai dari,dimana partisipasi tertinggi serta dimana partisipasi terendah dan apa penyebab utamanya,” tutupnya.