- Advertisement -
Beranda blog Halaman 843

Wagub Cok Ace Berharap Pengembangan UMKM di Bali Utamakan Potensi Daerah

BADUNG- Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) sangat mengapresiasi inisiatif para pelaku UMKM untuk berkolaborasi antar kabupaten untuk mengembangkan potensi UMKM. Hal itu disampaikannya saat menjadi acara dalam acara diskusi santai bertajuk ‘Sinergi Insan Kreatif berwawasan Budaya Bali’ yang diselenggarakan oleh Komunitas Ekonomi Kreatif Gianyar bertempat di Beachwalk Shopping Center, Kuta, Badung, pada Sabtu (15/5).

Menurutnya, kerajinan yang dihasilkan oleh masing-masing Kabupaten/Kota di Bali memiliki karakteristik masing-masing sehingga perlu kenali potensi masing-masing untuk dikembangkan.

“Saya harap kolaborasi ini bisa menguntungkan semua pelaku UMKM Bali. Saya harap dalam mencapai itu para pelaku tetap mengembangkan potensi masing-masing tanpa saling mencontoh produk,” jelasnya.

Tokoh Puri Ubud ini juga mengatakan, karakteristik masing-masing Kabupaten/Kota juga didukung oleh faktor sekala dan niskala.

“Karena ini menyangkut warisan para penglingsir kita terdahulu, jadi sudah menjadi tanggung jawab kita untuk mempertahankannya,” imbuhnya.

Selain itu, Wagub Cok Ace juga meminta para pelaku UMKM untuk terus jeli melihat peluang. Media promosi menurutnya sudah banyak bertebaran, seperti pameran.

“Tidak hanya pemerintah, namun juga banyak BUMD dan CSR yang juga menyediakan fasilitas pameran untuk para pelaku UMKM di Bali. Jadi jangan sia-siakan kesempatan itu,” bebernya.

Mengenai peluang, Guru Besar ISI Denpasar tersebut juga meminta para pelaku UMKM jeli melihat bantuan yang didistribusikan oleh pemerintah. Apalagi saat pandemi Covid-19 saat ini, ia menyebut pemerintah juga mengucurkan dana bagi para pelaku UMKM, baik bantuan maupun pinjaman lunak.

“Kita sudah sosialisasikan juga, jadi mari jeli melihat peluang,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Badung IGAA Inda Trimafo Yudha atau Gek Inda yang menyambut baik rencana para UMKM untuk berkolaborasi.

“Seperti misalnya hasil kerajinan Badung, agar juga bisa dipromosikan di Gianyar. Atau pengrajin Badung bisa mencari bahan baku ke Kabupaten/Kota lain,” jelasnya.

Gek Inda berharap melalui kolaborasi ini juga bisa memperkuat UMKM di Bali.

“Melalui kerjasama seperti ini, kami harap para pelaku UMKM di Bali bisa semakin kuat, bahkan menyingkirkan persaingan yang kurang sehat,” tandasnya.

Terjatuh Dari Jukung,Seorang Nelayan Hilang di Perairan Nusa Dua

BADUNG – Pantaubali.com -Seorang nelayan terjatuh dari jukungnya saat melaut di Perairan Nusa Dua, Jumat (14/5) sekitar pukul 08.30 Wita. Identitas korban atas nama I Ketut Sunantara (55) yakni warga Puri Kampial, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung.

Laporan pertama kali diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) kurang lebih pukul 09.25 Wita dari Ketut Suantara. Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada menyebutkan, perkiraan lokasi kejadian berada di koordinat 8°54’42.9″S -115°13’53.2″E.

“Laporan yang tadi kami terima menceritakan kronologis kejadian berawal ketika 2 orang nelayan bertolak dari Pantai Samuh, Nusa Dua pada pukul 07.00 Wita dengan menggunakan jukung, kemudian berselang satu setengah jam melaut salah seorang terjatuh dari jukungnya,” bebernya.

Segera setelah mendapatkan laporan, 8 orang personil diberangkatkan ke Pelabuhan Benoa untuk pergerakan RIB (Rigid Inflatable Boat) menuju area pencarian. Sampai dengan saat ini tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Hendak Mendahului, Pengendara Vario Hantam Ferosa Tewas Ditempat

TABANAN- Pantaubali.com – Hendak mendahului kendaraan, pengendara sepeda motor Honda Vario dikendarai TH (22 ) asal Banjar Buagan, Pemecutan Kelod, Depasar hantam Mobil Daihatsu Ferosa dikemudikan IMD(43) asal Tibubiu, Kerambitan, Tabanan.

Kejadian tersebut terjadi, Jumat,(14/5) kurang lebih pukul 16.15 wita di Jalan Raya jurusan Penebel, Babahan tepatnya di wilayah Banjar Dinas Ubung, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabana.

Adapun kronologis kejadian tersebut menurut Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia seijin Kapolres Tabanan, dalam keterangan Persnya, Jumat,(14/5) menyampaikan, diawali dari pengendara Kendaraan Roda Dua jenis Honda Vario 150 datang dari arah Babahan (utara) menuju selatan, sampai di TKP diduga Pengendara sepeda motor hendak mendahului kendaraan didepannya dan mengambil haluan kekanan.Selanjutnya, dari arah berlawan datang kendaraan jenis Daihatsu Ferosa sehingga, tabrakan tidak dapat dihindari.

“Akibat kejadian tersebut pengendara sepeda motor Taufik Hidayat mengalami luka pada bagian kepala dan meninggal Dunia. Sedangkan yang dibonceng NPGA mengalami luka dan dalam keadaan sadar,” ujarnya.

Sembari Dirinya menambahkan, adapun kerugian material yaitu, sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian depan dan kerugian sekitar Rp. 8 Juta.Sedangkan kerugian material mobil mengalami kerusakan pada bagian depan dan kerugian kurang lebih diperkirakan sekitar Rp. 3 Juta.

Per Hari Ini, Tercatat Terkonfirmasi Covid-19 47 Orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Berdasarkan data pertambahan kasus per hari ini, (Jumat,(14/5) terkonfirmasi sebanyak 47 orang (44 orang melalui Transmisi Lokal dan 3 PPDN),sembuh sebanyak 96 orang, dan 3 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi 46.171 orang, sembuh 43.653 orang (94,55%), dan Meninggal Dunia 1.436 orang (3,11%) dengan Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.082 orang (2,34%).

SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Pon, Warigadean), tanggal 23 Maret 2021 sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M mulai dari, memakai Masker Standar dengan benar, menjaga jarak, mencuci tangan,mengurangi bepergian, meningkatkan Imun, dan mentaati aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

SMK Penerbangan Cakra Nusantara, Siap Hasilkan Out Put Berkualitas

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam upaya menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja maka, sangat penting menentukan tempat menimba ilmu yang tepat.

Jika dilihat Akreditasi sekolah atau madrasah adalah, proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga mandiri dan profesional. Akreditasi tersebut memiliki tujuan, fungsi dan manfaat yang positif terhadap peningkatan mutu pada satuan pendidikan.

SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah terakreditasi A Keputusan Badan Nasional Sertifikasi Profesi Nomor 761/BANP-SM/LL/XII/2018 dan sudah ditetapkan sebagai SMK Pusat keunggulan sesuai SK Dirjen Vokasi NO.22/D/O/2021, dengan demikian penting bagi orang tua wali dan Taruna-taruninya apa manfaat bersekolah di sekolah dengan akreditasi A.

Adapun beberapa manfaatnya mulai dari, Kuota alumni ingin melanjutkan ke Perguruan Tinggi Negeri untuk sekolah berakreditasi A adalah 40 %, sebagai contoh bagi calon alumni sekolah yang berakreditasi A yang ingin daftar melalui jalur SNMPTN ke Perguruan Tinggi Negeri, akreditasi sekolah asal berpengaruh dalam penentuan jumlah kuota siswa yang boleh ikut mendaftar SNMPTN. Misal dari jumlah keseluruhan 100 siswa, maka yang bisa ikut SNMPTN adalah 40 siswa, kalau untuk akreditasi B sebanyak 20 % dan untuk akreditasi C sebanyak 5%.

Bila seorang anak sekolah di sekolah terakreditasi, maka ia akan banyak diuntungkan,berarti ada standar dari sekolah tersebut dalam kegiatan belajar-mengajar yang telah terpenuhi. Misalnya, ketika ujian, seorang anak yang sekolahnya belum atau tidak terakreditas maka perlu menumpang ke sekolah lain yang telah terakreditasi

Bagi masyarakat dan khususnya orang tua peserta didik, hasil akreditasi diharapkan menjadi informasi yang akurat tentang layanan pendidikan yang diberikan oleh setiap sekolah/madrasah, sehingga secara sadar dan bertanggung jawab masyarakat dan khususnya orangtua dapat membuat keputusan dan pilihan yang tepat terkait pendidikan anaknya sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

Selanjutnya, bagi peserta didik, hasil akreditasi mampu menumbuhkan rasa percaya diri bahwa mereka memperoleh pendidikan yang bermutu, dan sertifikat akreditasi merupakan bukti bahwa mereka mengikuti pendidikan di sekolah/madrasah yang bermutu, dan akreditai merupakan Informasi yang akurat untuk menyatakan kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh setiap sekolah.

Jadi mari bagi adik adik lulusan SMP tidak usah ragu lagi untuk bersekolah di SMK Penerbangan Cakra Nusantara, terbukti dan faktanya terbukti tahun 2019 meraih Peringkat 2 SMK swasta Terbaik se Kota Denpasar, tahun pelajaran 2018/2019 SMK Penerbangan Cakra Nusantara menduduki peringkat ke 4 terbaik SMK dengan 97% Nilai UNBK diatas Rerata Provinsi Bali, yang meningkat dari tahun sebelumnya yakni peringkat ke 6 SMK dengan 84% Nilai UNBK diatas Rerata Provinsi Bali.

Upaya dilakukan untuk mengurangi pengangguran di Indonesia dan memberi kesempatan seluas luasnya supaya remaja mempunyai jalan sukses nya dan tidak putus sekolah.Sembari Dirinya menambahkan, penerimaan Siswa Baru 2021/2022 dapat menghubungi nomor pendaftaran 03614742600 atau 081237098090 website www.ppdbsmkpenerbangan.com.

Diduga Serangan Jantung,Sopir Angkot Meregang Nyawa di Dalam Mobil Angkot

TABANAN – Pantaubali.com – Diduga serangan jantung seorang sopir angkot Sari Bunga Jurusan Tabanan – Tuakilang Dk 1916 GB ditemukan telah meregang nyawa di dalam mobil angkot, Rabu,(12/5) kurang lebih Jam 09.00 Wita di Jalan Gunung Agung di Desa Delod Peken,Tabanan atau disebelah Selatan Patung Sagung Wah.Adapun inisial korban tersebut IWS alias Nang Sendat(74) asal Banjar Prikyukti, Desa Wanasari,Tabanan.

Terkait kejadian tersebut seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia, dalam keterangan Persnya menjelaskan kronologis kejadian,Pada Rabu,(12/5) kurang lebih Jam 09.00 Wita salah satu saksi berinisial IPBU sebagai sopir angkot seperti biasa mencari penumpang di Seputaran kota Tabanan, saat itu saksi melihat disebelah selatan patung Sagung Wah ada orang mengerumuni angkot dan ada mengatakan ada orang meningggal didalam mobil angkot.Lalu saksi mengeceknya ternyata benar ada meninggal di dalam angkot yaitu,teman saksi sesama sopir angkot berinisial IWS alias Nang Sendat.

Melihat Kejadian tersebut kemudian saksi melaporkannya ke polsek tabanan, selanjutnya personil polsek tabanan Mendatangi TKP dipimpin oleh Kapolsek Tabanan.

Setelah dilakukan oleh TKP korban ditemukan dalam posisi tengadah di kursi pengemudi dan tidak ada tanda – tanda kekerasan dalam tubuh korban. Menurut keterangan anak kandung korban Bernama I Putu Dwik Candra Putra orang tuanya (bapaknya) sejak 6 (Enam) bulan lalu menderita penyakit jantung dan rutin berobat ke Dokter Sutarmawan Ahli Jantung yang peraktek di apotik Mawar Tabanan.

“Dari hasil pemeriksaan luar team Medis Rsu Tbn an. Dokter Arik Menerangkan bahwa korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tutupnya.

Pansus VI DPRD Tabanan Sebut, E-parkir Perlu Dikaji Kembali

TABANAN – Pantaubali.com – Pansus VI DPRD Tabanan merekomendasikan 12 hal terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kepada lembaga DPRD Tabanan.Misalnya,merekomendasi agar eksekutif mengevaluasi kembali pelaksanan e-parkir dan juga mengkaji kembali penempatan alat e-parkir tersebut.

Selanjutnya rekomendasi disampaikan tersebut selanjutnya ditindaklanjuti oleh OPD terkait.Hal tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna, kemarin (Selasa (11/5) dipimpin Wakil Ketua DPRD Tabanan, Ni Made Meliani.

Disela kesempatan tersebut, Sekretaris Pansus VI I Putu Eka Putra Nurcahyadi menyampaikan, agenda Rapat Paripurna menyampaikan, 12 rekomendasi yang disampaikan tersebut merupakan hasil kerja Pansus VI dengan turun ke lapangan selama setahun. Selain merekomendasikan aset belum bersertifikat menjamin kepastian hak.

Selain itu juga dapat mengevaluasi parkir elektronik yang tak efektif.Penempatan alat tersebut terkesan mubazir, e-parkir lebih tepat ditempatkan pada tempat parkir tertutup dan tidak cocok di kantong parkir pinggir jalan.

“Kami anggap parkir elektronik ini mubazir. Jadi, agar segera dievaluasi, karena kantong parkir di pinggir jalan tak efektif dipasangi sistem elektronik,” ujarnya.

Maka dari itu, lebih memaksimalkan pendapatan dari sektor parkir, bisa dibuatkan perusahaan daerah (PD) bidang parkir.

“Pembentukan PD parkir ini, kami sudah rekomendasikan untuk dikaji. Karena masih banyak kantong parkir yang bisa dimanfaatkan untuk menambah PAD,” katanya.

Tentu nantinya rekomandasi tersebut akan disampaikan ke pimpinan dalam hal ini Bupati Tabanan.

“Kami berharap kajian rekomendasi bisa dijalankan sehingga PAD di Tabanan bisa ditingkatkan untuk kepentingan membangun Tabanan,” pungkasnya.

Terlihat dalam pelaksanaan rapat tersebut,seluruh komisi dan fraksi di DPRD Tabanan setuju atas rekomendasi disampaikan Pansus VI tersebut.

Perhari Ini, Tercatat Terkonfirmasi Covid-19 Tercatat 97 orang di Bali

Denpasar,Dari data tercatat ada pertambahan jumlah kasus perhari ini,(Rabu,(12/5) terkonfirmasi sebanyak 97 orang, 85 orang melalui transmisi lokal, dan 12 PPDN, sembuh sebanyak 95 orang, dan 3 orang Meninggal Dunia.

Untuk jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi sebanyak 46.030 orang,sembuh 43.484 orang (94,47%), dan Meninggal Dunia 1.428 orang (3,10%) sedangkan kasus Aktif per hari ini menjadi 1.118 orang (2,43%).

Jika dilihat berdasarkan SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Pon, Warigadean), tanggal 23 Maret 2021 sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M mulai dari, Memakai Masker Standar dengan benar,menjaga Jarak,mencuci Tangan,mengurangi Bepergian,meningkatkan Imun, dan mentaati aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

Wabup Tabanan Sebut, Pelaksanaan Vaksinasi Massal Gencar Dilakukan

TABANAN – Pantaubali.com – Wakil Bupati Tabanan, I Made Edi Wirawan, kemarin (Senin,(10/5) menyampaikan, pelaksanaan vaksinasi massal gencar dilakukan di Tabanan.Sampai saat ini Pemprov Bali telah mengalokasikan vaksin Covid-19 sebanyak 50.000 dosis jenis Astrazeneca untuk Tabanan.

Vaksinasi massal sudah dilakukan Tabanan sejak bulan lalu. Dimulai dari kawasan yang diproyeksi zona hijau meliputi Desa Jatiluwih, Kecamatam Penebel, Desa Beraban, Kecamatan Kediri dan Desa Candikuning Kecamatan Baturiti.

“Pelaksanaan di hari ini dilaksanakan di Desa Kukuh, Desa Gunung Salak, Desa Dauh Peken, dan Desa Pujungan,” jelasnya.

Dalam pelaksanaan Vaksinasi di Tabanan khususnya dilakukan berbasis banjar.Dirinya berharap, meskipun telah divaksin masyarakat diharapkan tetap menjalankan protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan disiplin.

“Protokol kesehatan harus tetap dijalankan meskipun telah dilakukan vaksinasi,” pungkasnya.

wabup,tabanan,sebut,pelaksanaan,vaksinasi,massal,gencar,dilakukan

Gubernur Koster dan Duta Besar Negara Uni Eropa Toast Arak Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Arak Bali makin dikenal dan kian terasa enak dilidah orang Eropa, pasca Duta Besar Negara Negara Uni Eropa, Vincent Piket dijamu sebagai tamu kehormatan Gubernur Bali, Wayan Koster dengan mengajak Toast Arak Bali sebanyak 1 sloki, pada Senin (Soma Umanis Pujut) tanggal 10 Mei 2021 di Jayasabha, Denpasar.

“Arak Bali rasanya enak, aromanya bagus, dan menghangatkan, saya sangat senang sekali,” ujar Duta Besar Negara Negara Uni Eropa, Vincent Piket usai minum Arak Bali bersama Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng.

Mendengar hal tersebut, Gubernur Koster yang juga merupakan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini menjelaskan bahwa Arak Bali merupakan minuman tradisional Bali yang bisa diminum dengan takaran 1 sloki saja pada setiap hari, dan memiliki khasiat selain untuk Usada (Obat Tradisional Bali, red) juga memberikan manfaat untuk kehangatan tubuh, serta rasanya tidak kalah saing dengan minuman yang ada di dunia, seperti sake Jepang dan soju Korea.

Oleh karena itu semenjak dilantik menjadi Gubernur Bali, Wayan Koster memandang penting keberadaan minuman Arak Bali dengan memberikan pelindungan dan pemberdayaan dengan Peraturan Gubernur No 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.

“Kemudian pasca Pergub ini telah disetujui oleh Kementerian Dalam Negeri dan diundangkan pada 29 Januari 2020, Arak Bali kian menjadi terkenal dan diharapkan mampu mengangkat ekonomi masyarakat Bali yang berprofesi sebagai petani sekaligus memproduksi minuman destilasi tersebut dalam wadah koperasi,” ujar Wayan Koster disela-sela membahas penanganan Covid-19 di Bali, pencapaian program vaksinasi, kesiapan membuka pariwisata mancanegara, membahas perkembangan ekonomi Bali, nasional dan global serta transformasi perekonomian Bali dihadapan Duta Besar, Vincent Piket.

Sebagai penutup, mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini yang terkenal lihai dalam berdiplomasi, pada kesempatan tersebut memberikan kenang-kenangan berupa Kain Tenun Endek Bali kepada Duta Besar, Vincent.