- Advertisement -
Beranda blog Halaman 823

WNA Rusia Tersesat di Gungung Sang Hyang

TABANAN – Pantaubali.com – Seorang Warga Negara Asing asal Rusia dilaporkan tersesat di Gunung Sang Hyang, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Minggu (8/8).Pria 27 tahun tersebut melakukan pendakian Minggu pagi kira-kira pukul 08.00 Wita bersama 2 orang rekannya.Perjalanan dimulai melalui Banjar Dinas Gunung Sari Uma Kayu, Desa Jati Luwih, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.

Setelah mendaki sejauh 1,5 Km2 dua orang lainnya kelelahan dan memutuskan untuk kembali. Pada pukul 14.00 Wita kedua pendaki tiba di Villa Padi,Gianyar tempat menginapnya.

Laporan permintaan bantuan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) pagi tadi, Senin (9/8) pukul 00.55 Wita.

“Menurut laporan, target sempat menyampaikan pesan melalui WA bahwa ia telah sampai di puncak gunung kurang lebih pukul 17.00 Wita, namun tidak mengetahui jalan kembali,” jelas Kepala Kantor Basarnas Bali,Gede Darmada.

Dirinya mengungkapkan bahwa kondisi Gunung Sang Hyang memiliki karakteristik vegetasi yang lebat, terutama di musim penghujan. Maka, disarankan agar tidak melakukan pendakian sendiri, setidaknya menggunakan pemandu lokal dan membawa perlengkapan serta peralatan untuk pendakian.

Sesaat setelah mendapatkan laporan, Basarnas Bali memberangkatkan 6 orang rescuer menuju lokasi.

“Sampai dengan saat ini tim Saat gabungan masih dalam perjalanan menuju titik diduga target berada,” cetusnya.

Adapun unsur SAR lain terlibat dalam kegiatan tersebut diantaranya Polsek Penebel, relawan Gesing dan masyarakat setempat.

Ini Update Penanggulangan Covid-19 di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Jika dilihat dari data pertambahan jumlah kasus per hari ini,(Sabtu,(7/8) tercatat terkonfirmasi sebanyak 1.027 orang (880 orang melalui Transmisi Lokal, 138 PPDN dan 9 PPLN),Sembuh sebanyak 1.261 orang dan 39 pasien meninggal dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif sebagai berikut,Terkonfirmasi 85.015 orang, SEMBUH 69.397 orang (81,63%), dan  Meninggal Dunia 2.416 orang (2,84%) dan Kasus Aktif per hari ini menjadi 13.202 orang (15,53%).

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 3.087.682 orang dan vaksin 2 sebanyak 1.072.720 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 4.775.660 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 1.076.624 dosis.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali. Surat Edaran ini mulai berlaku pada Selasa (Anggara Umanis-Wayang) 3 Agustus 2021 sampai dengan Senin (Soma Paing-Kelawu), 9 Agustus 2021.

Dalam Surat Edaran Gubernur Bali yang baru ini diberlakukan beberapa kelonggaran untuk memberikan ruang bagi aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat, yaitu,Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan jam operasional sampai pukul 16.00 Wita,Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 Wita,Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dapat dibuka dengan maksimal pengunjung makan ditempat 25% dari kapasitas dan waktu makan maksimal 30 menit, dibatasi jam operasional sampai pukul 21.00 Wita.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M,Memakai Masker Standar dengan benar,Menjaga Jarak, Mencuci Tangan,Mengurangi Bepergian,Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

Tabanan, Mencatat Tejadi Penambahan Pasien Covid-19

TABANAN – Pantaubali.com – Bedasarkan laporan kasus harian, jumlah pasien yang terpapar Covid -19 masih mengalami peningkatan. Hal tersebut tidak terlepas dari pemaksimalan program 3T (Testing, Tracing dan Treatment) diterapkan kabupaten Tabanan sebagai langkah optimal penanganan kasus Covid-19.

“Kasus harian memang bergerak tinggi dari sebelumnya dan kami sudah memaksimalkan pemberlakuan 3T dengan bantuan Satgas, puskesmas, TNI, Polri dan umumnya seluruh lini masyarakat. Setiap malam pun kami kompak melakukan sidak penyekatan sebagai upaya menekan laju penambahan kasus,” kata Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya,belum lama ini di Tabanan.Dirinya prihatin terhadap penambahan kasus yang terjadi saat ini.

“Setiap 10 sampai 20 orang yang terpapar akan dilakukan testing dan tracing secara menyeluruh, sehingga bisa lebih cepat di-treatment dengan begitu, kita bisa memperkecil kasus yang ada di kabupaten Tabanan,” jelasnya.

Bedasarkan situasi pemanfaatan tempat tidur (BOR) di Rumah Sakit dan Isoter di Tabanan, Penambahan Daya Tampung Ruang Isolasi pemakaian mencapai angka 77%, sementara ICU terpakai sebanyak 50% dan daya tampung ruang Isoter Poltrada dipenuhi sebanyak 59%, yang pada intinya, Pemkab Tabanan dengan dukungan Pemprov selalu meningkatkan pelayanan kesehatan sebagai langkah penanganan paparan kasus Covid-19.

Selain meningkatkan prokes 3M menjadi 6M, penambahan ruang isoter secara bertahap, penegakan disiplin prokes oleh Satgas dan OPD terkait, upaya kolaboratif lainnya seperti penyaluran bantuan sembako dan bansos terhadap warga yang terdampak juga dilakukan Pemkab Tabanan secara rutin.

Sembari Dirinya menambahkan, Pemkab Tabanan akan terus memaksimalkan Isolasi terpusat, pelaksanaan 3T, percepatan vaksinasi, dan mengoptimalkan operasi yustisi penertiban PPKM level 4 masih berlangsung hingga 9 Agustus mendatang, sebagai indikator utama pengendalian kasus Covid-19.

AKBP Ranefli Dian Candra,Pegang Tongkat Kepemimpinan Polres Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Kapolres Tabanan berganti Kepemimpinan mulai dari,(4/8) selanjutnya pada,Kamis,(5 /8) telah dilakukan Pisah Sambut Kapolres Tabanan dari AKBP Mariochristy PS Siregar,kepada AKBP Ranefli Dian Candra.

Pada Kesempatan tersebut AKBP Mariochristy PS Sirega mengatakan, ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada anggota Polres Tabanan atas loyalitas, dedikasinya dan segala bentuk tugas-tugas telah terlaksana dengan baik termasuk dalam penanganan covid19.

“Titiang ( saya ) mohon maaf bila ada kesalahan yang titiang perbuat baik disengaja maupun tidak mohon dibukakan pintu maaf bagi Kami, anggota Polres Tabanan adalah luar biasa bagi titiang selama titiang menjabat sebagai Kapolres Tabanan, memiliki militansi, loyalitas dan dedikasi yang tinggi,” ujarnya.

Dirinya berpesan,tetap pertahankan dan Jaga Soliditas, berikan dan dukungan yang terbaik kepada Kapolres Tabanan yang baru

Selanjutnya, Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra,pada acara tersebut menyampaikan,bahwa terobosan dan inovasi Polres Tabanan selama kepemimpinan AKBP Mariochristy PS Siregar sudah sangat banyak termasuk dibidang pembangunan fisik bangunan Polres Tabanan , demikian juga berbagai prestasi telah diraih, dibidang Pelayanan Masyarakat.

Hal tersebut ditunjukkan dengan status Polres Tabanan telah menjadi Zona WBK ( Wilayah Bebas dari Korupsi ) Menuju WBBM ( Wilayah Birokrasi Bersih Melayani ).

“Kami mohon dukungan dari seluruh anggota Polres Tabanan, agar dalam hal Harkamtibmas yang kita emban dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk dalam hal penanganan covid19, dimana Polri sebagai Garda terdepan yang bersinergi dengan TNI serta unsur terkait lainnya. Tetap Taati protokol kesehatan, tingkatkan imun tubuh sehingga kita semua bisa terhindar dari penyebaran covid19,” pungkasnya.

Ini Update Penanggulangan Covid-19 Per Hari Ini di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Jika dilihat berdasarkan pertambahan kasus per hari ini,(Kamis,(5/8) terkonfirmasi sebanyak 1.470 orang (1.198 orang melalui Transmisi Lokal, 261 PPDN dan 11 PPLN), sembuh sebanyak 1.236 orang dan 25 pasien meninggal dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif tercatat terkonfirmasi  82.749 orang, SEMBUH 66.615 orang (80,50%), dan  Meninggal Dunia 2.331 orang (2,82%) dan Kasus Aktif per hari ini menjadi 13.803 orang (16,68%).

Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat. Sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia.

Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 3.080.831 orang dan vaksin 2 sebanyak 982.817 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 4.670.028 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 941.780 dosis.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali. Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Umanis-Wayang) tanggal 3 Agustus 2021 sampai dengan Senin (Soma Paing-Kelawu), 9 Agustus 2021.

Dalam Surat Edaran Gubernur Bali yang baru ini diberlakukan beberapa kelonggaran untuk memberikan ruang bagi aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat mulai dari,Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan jam operasional sampai pukul 16.00 Wita,Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 Wita,Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dapat dibuka dengan maksimal pengunjung makan ditempat 25% dari kapasitas dan waktu makan maksimal 30 menit, dibatasi jam operasional sampai pukul 21.00 Wita.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M,Memakai Masker Standar dengan benar,Menjaga Jarak,Mencuci Tangan,Mengurangi Bepergian,Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bupati Tabanan, Dorong Pembangunan Ruas Jalan Segera Terwujud

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Kabupaten Tabanan, I Komang Gede Sanjaya menyampaikan, pembangunan ruas jalan secara menyeluruh di Kabupaten Tabanan harus segera diwujudkan guna menyokong sektor perekonomian masyarakat.Tentu dalam hal ini akan melakukan berbagai upaya dan melakukan langkah-langkah strategis mewujudkan pembangunan menyeluruh di Kabupaten Tabanan.

“Semua kita akan lakukan yang terbaik buat masyarakat kita, khususnya di bidang infrastruktur. Karena visi misi kita, bahwa dalam rangka untuk mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM),” jelasnya Kamis, (5/8) di Tabanan.

Dirinya berharap kepada Perbekel, Bendesa Adat dan jajaran terkait serta tokoh masyarakat setempat, agar membangkitkan dan meningkatkan kembali budaya tedun gotong-royong, minimal 1 atau 2 kali sebulan melakukan kerja bhakti kebersihan di wilayah masing-masing. Untuk itu, Ia meminta agar masyarakat bersama dengan pemerintah bersinergi dalam menjaga infrastruktur di wilayah masing-masing.

Jika dilihat berdasarkan data dari Dinas PUPRKP Tabanan, bahwa rekontruksi peningkatan kapasitas struktur jalan Pemanis – Kuta Bali, Kecamatan Penebel, sepanjang 5,5 Km dengan nilai kontrak sebesar Rp. 5.172.767.600,- yang bersumber dari dana APBD Tahun Anggaran 2021, dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Selanjutnya Bendesa Adat Pemanis, I Made Manah selaku wakil dari masyarakat, mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Tabanan yang dalam hal ini sudah banyak membantu, terutama dalam pembangunan jalan. Dimana dari rencana awal Pemanis – Kuta Bali, namun dilanjutkan sampai ke Desa Tunjuk, Tabanan.

“Kembali titiang mengucapkan terimakasih kepada Pemkab Tabanan karena apa yang telah kami harapkan sudah dapat dibantu meringankan beban masyarakat kami. Dimana akan sangat terasa sekali saat kami panen di sawah, sudah tentu hasil-hasil panen cepat bisa terealisasi,” pungkasnya.

4 orang Keluarga, Terima BLT di Seltim

TABANAN – Pantaubali.com – 4 orang Keluarga terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kantor Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan,Rabu (4/8).BLT tersebut bersumber Dana Desa merupakan Program dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal telah dilakukan sejak 2020 silam, guna membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Anggaran disediakan dari seluruh 133 Desa di Tabanan berjumlah total 13,7M, dengan jumlah KPM sebanyak 3786 KK dan nilai BLT-DD yang diterima perbulan adalah sebesar Rp. 300.000.

“Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten sudah berupaya, bekerja keras semaksimal mungkin, untuk selalu memperhatikan warganya khususnya masyarakat, dengan salah satu solusinya adalah pemberian BLT, sejumlah 300 ribu per bulan. Harapan saya dana ini cukup untuk memenuhi sembako dan kebutuhan harian yang sangat bermanfaat,” jelas Bupati Tabanan Dr I Komang Gede Sanjaya dalam kesempatan tersebut.

Selanjutnya, Kepala Dinas PMD Tabanan terang Liestyowati menyampaikan,di Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur sendiri, 90% dari 533 KK dengan total penduduk 1657 orang, sudah menerima akses bantuan selama pandemi Covid 19 ini berlangsung.

“Terkait dengan proses pencairan dana, sudah masuk ke rekening desa, di 133 desa per hari senin 2 Agustus lalu dan bersamaan dengan penyerahan secara simbolis BLT-DD oleh Bupati Sanjaya yang dilakukan hari ini, target kami adalah 90% bersamaan dengan desa-desa yang lain juga sudah menyerahkan kepada KPM di masing-masing desa,” katanya.

Sembari Dirinya menambahkan, BLT- DD dianggarkan sebesar Rp. 300.000 dan diterima setiap bulan ini, ditargetkan akan diterima KPM maksimal di awal minggu pertama setiap bulannya.

Wagub Cok Ace Apresiasi Penyerahan Santunan Jasa Raharja Bagi Keluarga Korban Tenggelamnya Kapal Yunice

DENPASAR- Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas tanggap bencana dari PT. Jasa Raharja dan PT. Jasa Raharja Putera yang telah memberikan santunan bagi keluarga korban yang mengalami musibah tenggelamnya Kapal Motor penumpang Yunice rute Ketapang-Gilimanum pada Selasa 29 Juni 2021 sekitar pukul 19.00 Wita wilayah perairan pelabuhan Gilimanuk lalu.

Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Wagub Cok Ace menyampaikan belasungkawa dan berharap para keluarga korban diberikan ketabahan. Demikian disampaikan Wagub Cok Ace saat menyaksikan penyerahan santunan bagi para korban kecelakaan kapal KMP Yunicee dan bantuan sembako bagi para pelaku transportasi angkutan umum yang terdampak Covid 19 di Provinsi Bali, yang diserahkan oleh PT. Jasa Raharja dan PT. Jasa Raharja Putera bertempat di ruang rapat Praja Sabha Kantor Gubernur Bali-Denpasar pada Rabu (4/8).

“Ini merupakan musibah yang tidak bisa kita tebak, dan pada saat tersebut memang sedang ramai-ramainya yang menyebrang ke Ketapang karena ada upacara di Pura Semeru, tapi semoga dengan musibah ini juga memberikan kita suatu pelajaran baik bagi pengelola kapal maupun penumpang sendiri agar lebih waspada”, ucapnya.

“Semoga dengan adanya santunan ini dapat bermanfaat bagi keluarga korban dan korban yang masih sakit semoga cepat dipulihkan dan dapat beraktifitas sebagaimana mestinya”, imbuh Wagub Cok Ace.

Sementarta itu, Direktur Operasional PT. Jasa Raharja Cabang Bali Dewi Aryani Suzana mengatakan bahwa manajemen PT Jasa Raharja mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada stakeholders atas koordinasi dan sinergi dalam penanganan kejadian tersebut, sehingga santunan bagi para penumpang dapat terselenggara dengan lancar.

Lebih lanjut, Dewi Aryani mengatakan penyerahan santunan secara simbolis ini sekaligus menjadi bentuk empati dan silaturahmi kami kepada keluarga penumpang KMP Yunicee. Santunan secara langsung telah diserahkan kepada keluarga penumpang, melalui kunjungan langsung secara jemput bola, dan selanjutnya santunan diserahkan melalui transfer.

Selanjutnya dapat kami sampaikan tindak lanjut santunan bagi para penumpang yang telah kami proses adalah sebagai berikut: Jumlah penumpang sebanyak 27 orang; Total santunan Meninggal Dunia Rp. 862 Juta telahdiserahkan sebanyak 20 Penumpang; Seluruh Santunan kami serahkan sesuai alamat keluarga yang berada di 6 kota asal yaitu: Surabaya (1 orang), Banyuwangi (7 orang) Denpasar (5 orang), Singaraja (5 orang), Pamekasan (1 orang) dan Tasikmalaya (1 orang) serta jaminan biaya perawatan bagi penumpang yang mengalami luka-luka sebanyak 7 Penumpang.

Disampaikan pula, sebagaimana ketentuan akibat kecelakaan alat angkutan umum bahwa Setiap korban meninggal dunia memperoleh santunan sebagai bentuk Perlindungan Dasar Pemerintah sebesar Rp.50 juta rupiah , dan bagi korban luka – luka di rumah sakit diberikan penjaminan biaya rawatan secara overbooking sampai dengan Rp. 20 Juta Rupiah, serta bagi korban yang tanpa ahli waris diserahkan santunan biaya penguburan sebesar Rp. 4 Juta. Besaran tersebut sesuai Peraturan Menteri Keuangan RI No.15 Tahun 2017.

“PT Jasa Raharja sebagai Member of Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud Negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan kecelakaan Lalu Lintas Jalan”, pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan santunan oleh PT. Jasa Raharja Putera kepada keluarga korban yang meninggal dunia sebesar Tujuh Puluh Lima Juta Rupiah, juga diserahkan bantuan sembako kepada perwakilan penerima bantuan.

Bupati Tabanan Serahkan BLT-Dana Desa Tahun 2021 Secara Langsung Kepada KPM Desa Gunung Salak

 

TABANAN – Pantaubali.com – Bupati Tabanan Dr I Komang Gede Sanjaya SE MM, didampingi oleh Anggota DPRD, Sekda Kab Tabanan, Kepala Bapelitbang, Kepala Dinas PMD, Kapolsek, Camat dan Perbekel Selemadeg Timur serta tokoh masyarakat setempat, menyerahkan langsung Bantuan Langsung Tunai – Dana Desa secara simbolis kepada 4 orang Keluarga Penerima Bantuan di Kantor Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, Rabu (4/8).

BLT yang bersumber Dana Desa merupakan Program dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal yang telah dilakukan sejak tahun 2020 silam, guna membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Anggaran yang disediakan dari seluruh 133 Desa di Tabanan berjumlah total 13,7M, dengan jumlah KPM sebanyak 3786 KK dan nilai BLT-DD yang diterima perbulan adalah sebesar Rp. 300.000.

“Pemerintah Pusat, Provinsi, dan Kabupaten sudah berupaya, bekerja keras semaksimal mungkin, untuk selalu memperhatikan warganya khususnya masyarakat, dengan salah satu solusinya adalah pemberian BLT, sejumlah 300 ribu per bulan. Harapan saya dana ini cukup untuk memenuhi sembako dan kebutuhan harian yang sangat bermanfaat” Kata Bupati Sanjaya dalam arahannya.

Di Desa Gunung Salak, Kecamatan Selemadeg Timur sendiri, 90% dari 533 KK dengan total penduduk 1657 orang, sudah menerima akses bantuan selama pandemi Covid 19 ini berlangsung. “Terkait dengan proses pencairan dana, sudah masuk ke rekening desa, di 133 desa per hari senin 2 Agustus lalu dan bersamaan dengan penyerahan secara simbolis BLT-DD oleh Bupati Sanjaya yang dilakukan hari ini, target kami adalah 90% bersamaan dengan desa-desa yang lain juga sudah menyerahkan kepada KPM di masing-masing desa“ terang Liestyowati selaku Kepala Dinas PMD Tabanan dalam laporannya. BLT- DD yang dianggarkan sebesar Rp. 300.000 dan diterima setiap bulan ini, ditargetkan akan diterima KPM maksimal di awal minggu pertama setiap bulannya.

Bupati Sanjaya dalam arahannya juga tak hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan 3M yang ketat. Ia berharap, jika masyarakat senantiasa tertib dalam menjaga kesehatan dan menerapkan 3M yang paling dasar, angka kenaikan penyebaran virus Covid-19 akan berangsur turun. “Semoga  kita di Kabupaten Tabanan selalu diberikan kekuatan, perlindungan sehingga Tabanan dalam rangka Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Tabanan Era Baru, yang Aman Unggul Madani ini bisa cepat membaik dengan 1 konsep yaitu kebersamaan dan gotong royong” tutupnya. @humastabanan

Wagub Bali Cok Ace Mengajak Masyarakat Bali Kembali Pada Kehidupan Sektor Sekunder

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati mengajak semua pihak untuk turut aktif berperan memerangi penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini masih mengancam kesehatan masyarakat dan juga memporak-porandakan perekonomian. Bali pada awalnya hidup di sektor agraris (premier) kemudian beralih kepada sektor pariwisata (tersier) secara tanpa sengaja melompati sektor industri pengolahan (sekunder) menjadikan masyarakat Bali mengalami kewalahan saat sektor tersier mengalami keterpurukan seperti saat ini.

Sehingga perlu diambil beberapa langkah yang saat ini bisa dilakukan, yakni kembali menekuni sektor pertanian, kelautan dan perikanan serta membangkitkan kerajinan lokal sebagai mata pencaharian penopang ekonomi rakyat. Hal ini disampaikan Wagub Bali Cok Ace saat di minta sebagai salah satu narasumber serangkaian kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Peserta Didik Sespimti Polri Dikreg ke-30 T.A. 2021 secara virtual, di ruang kerjanya, Selasa (3/8).

Ditambahkannya, penting bagi kita semua untuk menjaga imun tubuh dengan baik agar ketahanan dan kesehatan tetap terjaga.

“sejumlah hikmah yang dapat kita petik saat ini, salah satunya bahwa kita harus kembali kepada sektor pengolahan (sekunder), yakni memetik buah yang kita tanam contohnya jeruk dan salak, dimana masing-masing buah ini dapat diolah menjadi juice dan wine yang kemudian bisa dijual untuk masyarakat lokal, dengan begitu perputaran ekonomi juga akan kembali tumbuh,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan kehidupan yang saling menopang perlu dilakukan diversi (memperluas) terkait bagaimana cara memanfaatkan pariwisata sebagai lahan untuk memasarkan produksi lokal.

Ditengah situasi dan kondisi yang membatasi komunikasi dan menjaga jarak, maka secara langsung kita harus mampu masuk dan menguasai sistem digitalisasi yang sebagian besar masyarakat dunia, masyarakat Indonesia dan masyarakat Bali (pada khususnya) sudah digunakan dalam bertransaksi jual-beli.

Dengan mematangkan sejumlah kegiatan di sektor pertanian, kelautan, perikanan dan UMKM maka saat pandemi Covid-19 mulai melandai dan dibukanya pintu pariwisata, secara langsung sudah membuka peluang baru yang siap berkembang di tengah tatanan kehidupan Bali era baru.

Sesuai dengan tema KKDN tahun 2021, yaitu “STRATEGI POLRI DALAM MENDUKUNG PENANGGULANGAN PARIPURNA COVID-19 DAN PEMULIHAN EKONOMI DALAM RANGKA PEMBANGUNAN NASIONAL” pada hakekatnya tema ini sangat sejalan dengan apa yang dihadapi saat ini, dimana pandemi Covid-19 masih menjadi perhatian serius di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Sementara Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen Pol. Putu Jayan Danu Putra mengatakan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, tentu seluruh negara memiliki cara atau kebijakan tersendiri guna memutuskan rantai penyebaran Covid-19.

“Melalui diskusi ini, nantinya rekan-rekan peserta didik dapat mengetahui berbagai kegiatan, peran dan komitmen dari semua stakeholders di Provinsi Bali dalam penanggulangan Covid-19 serta dapat mengetahui daya dukung, program pemerintah daerah serta langkah-langkah yang diambil dalam upaya mengembalikan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Bali,” ungkapnya.

Sespimti Polri untuk KKDN Sespimti Polri Dikreg Ke-30 di wilayah Polda NTB berjumlah 10 orang dan diharapkan melalui KKDN ini maka para peserta mampu mengaplikasikan materi dilapangan yang akan dituangkan dalam tulisan ilmiah, dan dapat mewujudkan Perwira Tinggi Polri yang Presisi untuk Indonesia maju.