- Advertisement -
Beranda blog Halaman 746

Kapolsek Kediri Pimpin Patroli Bersepeda Di DTW Tanah Lot Amankan Kunjungan Wisatawan

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Kawasan DTW Tanah Lot, yang merupakan icon kunjungan wisatawan dan terjaminnya keamanan serta kenyamanan wisatawan, pada hari Sabtu tanggal 28 Mei 2022 pukul 15.00 wita Kapolsek Kediri memimpin pengamanan dengan melakukan patroli bersepeda di kawasan DTW Tanah Lot.

“Pengamanan hari ini menugaskan personil unit Patroli Samapta, Lalulintas, Reskrim, Polsubsektor Tanah Lot, Binmas dan Bhabinkamtibmas. Dari simpang nyanyi, Simpang Batanbuah, Desa Beraban, arah yang menuju ke Tanah Lot kami tempatkan personil. Hal ini adalah untuk mencegah terjadinya mogok macet maupun laka lantas.” Ucap Kapolsek KediriKapolsek Kediri Kompol I Kadek Ardika.

Lebih lanjut Kapolsek Kediri menjelaskan, Pengamanan di kawasan DTW Tanah kami lakukan dengan patroli bersepeda, hal ini adalah untuk memudahkan pergerakan personil di kawasan DTW Tanah. Dalam Pengamanan ini juga dibackup personil Samapta Polres Tabanan, Reskrim , Intelkam dan Satuan Lalu lintas. Peningkatan pengamanan pada akhir pekan ini juga merupakan bentuk peningkatan pelayanan kami kepada masyarakat yang menikmati liburan ke DTW Tanah Lot.

“Dengan hadirnya Polri di tengah tengah masyarakat , sehingga masyarakat pengunjung kawasan tempat wisata merasa aman dan nyaman”, Kata Kapolsek Kediri.

Sembari Dirinya menambahkan, peningkatan pengamanan ini juga dimaksudkan untuk memberikan pelayanan kepada delegasi Global Platform for Disaster Risk Reduction 2022 yang berkesempatan mengunjungi DTW Tanah Lot.

Ketua DPRD Tabanan Hadiri Pelepasan Siswa TK dan Paud Hindu

TABANAN – Pantaubali.com – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga menghadiri pelepasan siswa-siswi Taman Kanak-kanan (TK) dan PAUD Hindu Dharma Widya Paramita, Desa Adat Bedha yang dilaksanakan di wanitaln desa adat setempat pada Sabtu, (28/5).

“Keberadaan pendidikan dasar berbasis Hindu penting untuk mendekatkan adat dan budaya sejak dini pada anak-anak,” kata Dirga seusai acara.

Acara yang berlangsung meriah sejak pagi itu dihadiri oleh Kabid TK – SD Dinas Pendidikan Tabanan, Bendesa Adat Bedha, tokoh masyarakat setempat serta orang tua siswa.

Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini berharap pemerintah daerah perlu memberikan perhatian serta memfasilitasi pendidikan anak usia dini berbasis Hindu untuk mendapatkan bantuan, terutama dari pemerintah pusat.

“Perlu dikembangkan, tidak hanya sebatas pendidikan dan pengenalan budaya. Tapi bisa menjadi awal bagaimana pembentukan karakter sejak dini,” ujarnya.

Dirga menilai, fasilitas pendidikan berbasis Hindu perlu diperbanyak bahkan hingga jenjang pendidikan menengah atas.

“Apalagi universitas atau pendidikan tinggi berbasis Hindu sudah ada di Bali, jumlahnya sudah beberapa,” katanya. (Rilis)

Dikukuhkan sebagai Tsunami Ready Community, Wagub Cok Ace Harapkan Tanjung Benoa Menjadi Contoh Bagi Daerah Lain Untuk Kesiapan Siagaan Menghadapi Tsunami

BADUNG – Pantaubali.com -Bali termasuk sebagai salah satu daerah dengan risiko tinggi terhadap bencana khususnya gempa bumi berpotensi tsunami . Maka dari itu, kesadaran terhadap ancaman dan kesiapsiagaan bencana menjadi hal yang penting untuk dibangun untuk dapat mengurangi risiko bencana. Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati saat memberikan sambutan serangkaian kegiatan pengesahan dan penyerahan sertifikat Internasional Tsunami Ready Community dari UNESCO – IOC kepada Kelurahan Tanjung Benoa, di SMP Negeri 3 Kuta Selatan, Badung, Sabtu (28/5).

Sertifikat Internasional Tsunami Ready Community diserahkan langsung oleh Direktur Kantor UNESCO Jakarta Muhamed Djelid didampingi oleh Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia Prof. Dwikorita Karnawati dan UNESCO-IOC Tsunami Unit Denis Chang Seng kepada Lurah Tanjung Benoa I Wayan Sudiana.

Tepat tanggal 16 Mei 2022 lalu Kelurahan Tanjung Benoa berhasil mendapatkan pengakuan internasional Tsunami Ready Community dari UNESCO – IOC. Hal ini merupakan suatu penghargaan yang tinggi terhadap komitmen dan kerja keras berbagai instansi, baik dalam dan luar negeri, yang telah mendukung proses pembentukan kelurahan dan masyarakat tanggap tsunami Tanjung Benoa , terlebih lagi capaian ini merupakan yang pertama dan satu – satunya di Indonesia.

“Penerimaan pengakuan internasional Tsunami Ready Community bukanlah merupakan akhir dari kegiatan, yang membuat kita larut dalam kebanggaan dan euforia yang berlebih. Namun merupakan awal dari kerja yang berkelanjutan untuk mewujudkan masyarakat yang tanggap dan tangguh dalam menghadapi ancaman bencana tsunami”, tegas Wagub Bali yang akrab disapa Cok Ace.

Kedepannya, Kelurahan Tanjung Benoa dapat menjadi role model bagi Desa/ Kelurahan pesisir lainnya di seluruh Indonesia, yang mereplikasi nilai dan pengetahuan kebencanaan untuk selanjutnya disinergikan dengan kearifan lokal di daerah masing – masing.

Bali memiliki banyak nilai – nilai kearifan lokal yang dapat diterapkan dalam pengurangan risiko bencana dengan mengedepankan upaya menjaga kesucian dan keharmonisan alam beserta isinya. Hal ini telah diterjemahkan ke dalam Visi Pembangunan Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang mempunyai makna menjaga keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia sekala niskala.

Pengakuan internasional Tsunami Ready Community, karena merupakan bukti praktik baik pengurangan resiko bencana di Indonesia kepada dunia.

Tsunami Ready Community Kelurahan Tanjung Benoa diharapkan menjadi pendukung bagi promosi pariwisata Indonesia dan Bali khususnya, yang tentu dapat bermanfaat pada pemulihan pariwisata dan ekonomi Bali, sehingga terbangun ketangguhan bencana Bali.

Direktur Kantor UNESCO Jakarta Muhamed Djelid dalam sambutannya mengatakan bahwa melakukan sosialisasi agar tumbuh kewaspadaan pada setiap individu (warga) membutuhkan kerja nyata bukan hanya teori semata. Tanjung Benoa memiliki indikator – indikator yang dibagi dalam tiga kategori besar yakni penilaian , kesiapan , dan respons yang baik, dimana masing – masingnya adalah, Pemetaan dan penetapan zona bahaya tsunami, Perkiraan jumlah orang yang berisiko di zona bahaya tsunami, Identifikasi sumber daya ekonomi, infrastruktur, politik, dan sosial,Peta evakuasi tsunami yang mudah dipahami, Informasi tsunami termasuk tanda tanda yang ditampilkan untuk umum,Keterjangkauan ketersediaan dan pendistribusian sumber daya kesadaran publik dan pendidikan, Kegiatan sosialisasi atau pendidikan diadakan minimal tiga kali dalam setahun, Latihan tsunami komunitas dilakukan setidaknya dua tahun sekali, Adanya rencana tanggap darurat tsunami komunitas, Tersedianya kapasitas untuk mengelola operasi tanggap darurat selama tsunami, tersedia sarana yang redundan dan andal untuk menerima peringatan tsunami resmi 24 jam secara tepat waktu. 12. Tersedia sarana yang redundan dan andal untuk menyebarkan peringatan tsunami resmi 24 jam kepada publik secara tepat waktu.

Bencana alam tidak akan pernah dapat diduga terkait waktu dan tempatnya, oleh sebab itu Wagub Cok Ace yang hadir didampingi Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali I Made Rentin mengatakan bahwa kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap bencana dan tanggap darurat wajib dimiliki oleh semua pihak, selain itu diharapkan juga Tanjung Benoa mampu menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia terutama di Bali dalam meningkatkan tanggap darurat bencana.(Rilis)

Sabet Banyak Medali, Disdikpora Tabanan Akan Maksimalkan Cabor Petanque

TABANAN – Pantaubali.com – Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, menyebut, Cabang Olahraga (Cabor) Petanque, atlet Petanque Kabupaten Tabanan tercatat menyumbang medali terbanyak di Porprov maupun PON.

Kedepan prestasi dalam Cabor Petanque dapat ditingkatkan serta digaukan lebih jauh lagi.

“Cabor ini (Petaque) menyumbang mendali terbanyak baik, di Porprov maupun di PON.Jadi, kita atlet Tabanan menyumbang paling banyak mendali dari Petanque ini”, jelasnya.

Dalam upaya memaksimalkan Petanque pada 2 bulan lalu Tabanan telah menyelenggarakan uji kompetensi atlet-atlet Petanque tingkat Kabupaten untuk SMP.

“Kalau di tingkat SMP kebetulan di kabupaten urusannya di SD, SMP dan Paud. Pada tingkat SMP di beberapa sekolah memiliki lapangan sendiri. Selanjutnya, untuk kegiatan Petanque pembinanya kebanyakan dari guru olahraga di tingkat SMP di Tabanan”, paparnya.

Sehingga atas dasar tersebut prestasi-prestasi yang tumbuh di cabang olahraga Petanque memang dari Tabanan.

“Kita sangat respon positif karena, memang olah raga Petanque penyumbang mendali terbesar dalam even – even kegiatan baik Porprov, maupun PON Nasional di Irian”, katanya.

Dirinya berharap, para atlet petanque khususnya peraih prestasi dapat membiaskan, mengajak, menggugah, dan mensosialisasikan olahraga Petanque.Karena, sejatinya Petanque merupakan olahraga mengasah otak, konsentrasi. Tentu di level pendidikan sangat mendukung kegiatan olahraga tersebut.

“Saya himbau para pelajar utamanya SD, SMP gaungkan dan dilaksanakan, karena ini akan mendukung konsentrasi dan mendukung kecerdasan dalam pelajaran disamping untuk pembinaan fisik keolahragaan”, harap Darma Utama.

Komit Memberi Pelayanan Prima TAB Tabanan Permudah Akses Pembayaran, Sasar Indomaret dan Alfamart

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam upaya mempermudah pelanggan melakukan pembayaran tagihan rekening air.Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana (TAB) menambah loket-loket pembayaran salah satunya On Line.

Per 1 Juni 2022 pelangan dipermudah dalam hal pembayaran tagihan rekening air.Nantinya dapat dilakukan di Alfmart maupun Indomaret terdekat.

“Cukup hanya menyebutkan pembayaran rekening air oleh para pelanggan ke pihak Indomaret maupun Indomaret”, jelas, Kepala Bagian Hubungan Langganan TAB Tabanan, I.B. Marjaya Wirata, didampingi Kasubag Humas Perumda TAB, Agus Suanjaya, Jumat,(27/5) di Tabanan.

Dengan melakukan langkah, terobosan dan pengembangan. Pelanggan dapat melakukan pembayaran dengan dua cara, langsung di kantor pusat maupun unit-unit Perum TAB atau dapat melakukan pembayaran secara On line.

Sembari Dirinya menambahkan, layanan semakin meluas saat ini, hal tersebut terlihat dalam bertambahnya jumlah Sambungan Rumah (SR) setiap bulanya.

“Per April 2022 pelangan mencapai 60.471 SR.Dengan target SR di 2022 sebanyak 1.300 SR”, pungkasnya.

Semangat Membangun Krama Pasek Toh Jiwa Mendapat Apresiasi Bupati Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Semangat krama Pasek Tohjiwa dalam melaksanakan Yadnya sebagai wujud pembangunan secara sekala dan niskala mendapat apresiasi dari Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM. Dengan didampingi oleh salah satu anggota DPRD, Sekda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Bupati Sanjaya menghadiri langsung Puncak Karya Agung Tawur Balik Sumpah, Padudusan Agung, Menawa Ratna, Melaspas Ngenteg Linggih dan Mupuk Pedagingan sekaligus Pujawali di Pura Dadya Agung Pasek Tohjiwa, Banjar Jakatebel, Desa Tangguntiti, Kecamatan Seltim, belum lama ini.

Kedatangan orang nomer satu di Tabanan beserta jajaran saat itu disambut baik oleh Ketua Panitia beserta Krama Pasek Tohjiwa yang saat itu didampingi oleh Perbekel, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat setempat. Nampak juga saat itu, Camat Seltim dan unsur Muspika Kecamatan Seltim, serta undangan lainnya mengingat Pura Dadya Agung Pasek Tohjiwa yang terletak di Banjar Jakatebel, Desa Tangguntiti, Kecamatan Seltim ini diempon oleh ratusan Kepala Keluarga yang tersebar di Provinsi Bali.

Bukan hanya apresiasi, serangkaian karya yang dilaksanakan juga mendapat dukungan dari Bupati Tabanan selaku Kepala Daerah dan selaku pribadi. Menurut Sanjaya, Karya ini merupakan suatu hal yang sangat positif dan telah direncanakan dengan sangat baik sekali.

Dimana, Sanjaya sangat meyakini karya yang sebesar ini bisa dilaksanakan dengan baik juga dengan persiapan yang matang karena atas dasar persatuan dan semangat gotong-royong yang kuat dari krama Pasek Tohjiwa.

Selaku Kepala Daerah dan juga selaku pribadi, Bupati Sanjaya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait dalam karya ini. Menurutnya, Karya ini sangat sesuai dengan visi Pemkab, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencanan di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Terimakasih karena telah berperan aktif dan bersama-sama mewujudkan pembangunan di Tabanan. Saya berharap, karya ini berjalan dengan lancar sesuai harapan kita bersama,” ujar Sanjaya.

Pada kesempatan yang sama, I Nyoman Ardika (Sengap) selaku Ketua Panitia Karya menjelaskan, bahwa Pura Dadya Agung Pasek Tohjiwa di Banjar Jakatebel ini diempon oleh 926 KK (Kepala Keluarga) yang tersebar di lima Kabupaten di Bali, yakni di Tabanan, Badung, Denpasar, Jembrana dan juga Buleleng. Mewakili seluruh krama, Ia mengucapkan terimakasih kepada Bupati dan jajaran karena telah berkenan hadir dalam pelaksanaan karya ini.

“Saya mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya, minta doa restu semoga karya ini berjalan dengan lancar,” pintanya.(Rilis)

Hadiri Piodalan di Pura Ulu Banjar Tonja, Ketua DPRD Tabanan Ingatkan Warga Soal Prokes

TABANAN – Pantaubali.com – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga berpesan kepada masyarakat agar tetap ingat dan mematuhi protokol kesehatan, meski penggunaan masker telah dipelonggar. Hal itu disampaikan oleh Politis PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini saat menghadiri Piodalan di Pura Ulu, Banjar Tonja, Desa Gubug pada Kamis, (26/5).

“Saya apresiasi warga tetap menjaga jarak serta program vaksinasi telah berjalan lancar di Tabanan. Sehingga warga mulai perlahan bisa menjalankan kegiatan seperti sebelum pandemi,” ujarnya setelah acara persembahnyangan.

Ia menyebutkan, Bali akan menjadi tuan rumah pertemuan G20 pada akhir tahun ini. Sehingga, masyarakat diharapkan ikut menyukseskan program pemerintah sehingga secara langsung pariwisata Bali bisa kembali pulih.

“Jika semua berjalan lancar, astungkara Indonesia bisa menetapkan endemi (Covid-19),”ujarnya.

Selain itu, usia acara persembahyangan terlihat warga secara spontan menyatakan dukungan pada Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya untuk dua periode masa jabatan.

Masyarakat menyatakan dukungan tersebut lewat Made Dirga. Ia menyatakan, siap mengawal aspirasi masyarakat pada akar rumput sehingga dukungan tersebut bisa terwujud.

“Ketika turun ke masyarakat, mereka menyampakan langsung aspirasinya. Tugas kami sebagai perwakilan, agar ini bisa tersampaikan dan terwujudkan,” ujarnya.(Rilis)

Bertemu Presiden WTFI, Wagub Cok Ace Dukung Pelaksanaan Annual Meeting GTF 2022

DENPASAR – Pnataubali.com – Wakil Gubernur Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menyambut baik rencana penyelenggaraan Annual Meeting Global Tourism Forum 2022 di Bali pada bulan November mendatang. Hal itu diutarakannya dalam pertemuan dengan Presiden Forum Institut Pariwisata Dunia atau World Tourism Forum Institute (WTFI) Mr. Bulut Bagci didampingi Chairman Indonesia Tourism Forum (ITF) yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sapta Nirwandar, Jumat (27/5/2022).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Tamu Kantor Wakil Gubernur Bali, Bulut Bagci menyampaikan bahwa dirinya baru pertama kali mengunjungi Bali dan ia mengaku sangat terkesan ketika menginjakkan kaki di Pulau Dewata.

“Bali adalah sebuah destinasi wisata yang cantik,” ucapnya.

Kedatangannya ke Bali bertujuan melakukan site inspection pada beberapa fasilitas di Bali yang dipandang tepat sebagai venue penyelenggaraan Annual Meeting GTF 2022.

“Selama beberapa hari tim akan tinggal di Bali,” ujarnya.

Ia sangat berharap dukungan jajaran Pemprov Bali dan seluruh stakeholder untuk menyukseskan perhelatan ini.

Wamen Parekraf Sapta Nirwandar menambahkan, Annual Meeting GTF diselenggarakan oleh ITF bekerjasama WTFI dan didukung penuh oleh Kemenparekraf RI, Kementerian Luar Negeri, Pemprov Bali serta seluruh asosiasi industri pariwisata. Annual Meeting GTF 2022 merupakan rangkaian dari pelaksanaan puncak pertemuan para pemimpin dunia G20 di Bali. Annual Meeting Global Tourism Forum adalah acara terbesar dalam skala GTF.

Pertemuan tahunan ini akan menghadirkan ribuan delegasi yang terdiri dari eksekutif industri pariwisata, investor dan pejabat tinggi dari sejumlah negara di seluruh dunia. WTFI akan mengundang para investor dunia untuk datang dan memberikan perhatiannya pada pembangunan pariwisata Indonesia khususnya Bali dalam upaya kebangkitannya kembali.

Ia menambahkan, terpilihnya Bali sebagai tuan rumah Annual Meeting GTF 2022 menjadi bukti masih kuatnya kepercayaan masyarakat internasional terhadap Bali sebagai destinasi wisata yang aman.

“Pertemuan tahunan GTF akan menjadi tonggak baru kebangkitan industri pariwisata Indonesia. Event ini bisa kita jadikan sebagai momentum penyampaian pesan kepada dunia bahwa Indonesia sukses dengan cepat merecovery industri pariwisata pasca pandemi,” kata Sapta Nirwandar.

Wagub Cok Ace yang didampingi Kadis Pariwisata Provinsi Bali Tjokorda Bagus Pemayun menyampaikan terima kasih dan mendukung penuh rencana pelaksanan Annual Meeting GTF di Bali. Ia meyakini, hal ini akan berdampak positif bagi percepatan pemulihan sektor pariwisata Bali yang terpuruk akibat pandemi Covid-19. Untuk hal-hal yang lebih teknis, pihak penyelenggara diarahkan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Provinsi Bali.(Rilis)

Kungker “Menyapa dan Berbagi” Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster di Buleleng

BULELENG – Pantaubali.com – Sebagai pendamping orang nomor satu di Bali, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster didampingi anggota TP PKK Provinsi Bali yang bersinergi bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten seluruh Bali mendukung program pemerintah “Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru”.

Secara berkelanjutan Tim Penggerak PKK Provinsi Bali berkeliling menyapa masyarakat (yang sesuai data dari Tim Penggerak PKK masing-masing Kabupaten) sekaligus berbagi bantuan sosial berupa beras, susu dan telur.

Untuk hari ini, Jumat (27/5), Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster didampingi Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng beserta segenap anggotanya turun ditengah masyarakat bertempat di Balai Serbaguna Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada dan Gedung Mr. Ketut Pudja Imaco/ Eks. Pelabuhan Buleleng, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng.

Paket bantuan yang dikemas dalam aksi sosial ini diserahkan kepada masyarakat dari lima (5) kategori yang berhak, yakni mereka yang sudah lanjut usia, mereka yang lahir dengan keterbatasan fisik dan mental (disabilitas atau diffabel), mereka yang lahir dan mengalami gizi buruk, ibu yang sedang mengandung namun tergolong kekurangan energi kronis dan kader PKK.

Sebanyak 2 ton beras diserahkan kepada 100 penerima. Selain menyerahkan paket bantuan sosial secara langsung, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Putri Koster juga menyaksikan langsung penyerahan 400 bibit pohon durian, mangga, sawo, alpokat dan cempaka dari Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja kepada Plt. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buleleng Ida Ayu Wardhany Sutjidra yang nantinya akan diserahkan kepada masyarakat yang berada di dua (2) desa lokasi kunjungan kerjanya.

Ny. Putri Koster dalam sambutannya menyampaikan sejumlah program unggulan pemerintah yang terintegrasi antara Provinsi dengan Kabupaten yang saat ini menjadi fokus penanganan dan dapat disinergikan secara langsung dengan masyarakat.

Salah satunya terkait dengan pengelolaan sampah berbasis sumber. Dimana peran serta masyarakat menjadi sangat penting dalam mewujudkan kebersihan lingkungan yang bebas dari sampah plastik.

“Melakukan pemilahan sampah dapur atau rumah tangga adalah salah satu pekerjaan yang wajib dijadikan pembiasaan bagi anggota keluarga. Selain menjadikan lingkungan rumah kita bersih, pemilihan dan pemilahan sampah tentu akan meringankan petugas kebersihan saat membawanya ke tempat pembuangan akhir yang disiapkan oleh masing-masing desa.

Intinya jangan sampai sampah kita mengotori desa lain, agar kelak tidak menjadi beban, masalah dan sumber penyakit bagi generasi kita”, tegas Ny. Putri Koster.

Selain itu, ditegaskannya mengenai upaya penekanan angka stunting melalui pola hidup sehat, lengkap asupan gizi, pola istirahat yang cukup dan menghindari stres sekaligus membatasi diri dari paparan radiasi atau penggunaan gadget bagi ibu-ibu yang sedang mengandung.

“Stunting atau gangguan tumbuh kembang pada bayi, balita dan anak-anak itu sudah terjadi dimasa ibu-ibu sedang mengandung. Sehingga penting disosialisasikan oleh para kader PKK kepada ibu atau perempuan yang sedang hamil agar tidak terlalu sering menggunakan gadget, memenuhi asupan nutrisi tubuh dengan gizi yang lengkap, memperhatikan tumbuh kembang bayi saat dalam kandungan bahkan setelah lahir, dan menjauhi obat-obatan diet”, imbuh Ny. Putri Koster.

Dengan kunjungan sekaligus pemberian bantuan berupa beras, telur dan susu ini diharapkan mampu menekan penurunan angka stunting yang ada di Bali, sekalipun tidak banyak (Bali mencatat 10% penderita stunting) namun kondisi stunting ini harus ditekan agar tidak terjadi pembiaran terhadap gagal tumbuh kembang bagi anak.

Tidak pernah lelah Ny. Putri Koster selalu mengingatkan Kader PKK di Kabupaten, Kecamatan hingga desa untuk terus memantau perkembangan kesehatan warganya.

“Saya mengajak semua kader secara berkelanjutan, bertahap dan berkesinambungan melakukan pemantauan kesehatan warganya, karena hanya dengan tubuh yang sehat kita mampu belajar dan bekerja dengan fokus untuk mencapai cita-cita dalam merubah taraf hidup ke depannya”, ajak Ny. Putri Koster.

Selain itu, ditambahkannya juga tentang pengelolaan lahan dipekarangan rumah, yang bisa ditata untuk menjadikan halaman asri tenteram indah, nyaman dan bermanfaat.

“Tata pola halaman yang asri, tenteram, indah, nyaman dan bermanfaat yang dilakukan oleh kader PKK ini menjadi contoh bagi tetangga dan lingkungannya untuk ditiru, agar pemenuhan bahan makanan khususnya jenis sayur dan bumbu dapur dapat meringankan perekonomian rumah tangga apalagi hampir tiga (3) tahun kita semua berada di dalam kondisi ekonomi yang tidak jelas akibat pandemi Covid-19, yang berdampak kepada pelaku pariwisata”, tegasnya.(Rilis)

Ngaben Masal, Bupati Tabanan Dukung Gotong Royong Pelaksanaan Yadnya Krama Abiantuwung

TABANA – Pantaubali.com – Karya Ngaben Masal, Ngelungah/Ngelangkir, Memukur, Mejaya-jaya, Metatah dan Metelubulanan yang dilaksanakan oleh Desa Adat Abiantuwung, Kediri, Tabanan, merupakan wujud nyata suksesnya pelaksanaan yadnya yang dilakukan secara gotong-royong oleh krama adat setempat. Hal ini mendapat perhatian dan dukungan dari, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, yang hadir langsung,Jumat, (27/5).

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Puri Agung Buluh Kanana Abiantuwung, orang nomor satu di Tabanan itu didampingi oleh salah satu anggota DPRD Provinsi Bali I Ketut Purnaya, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga dan salah satu anggotannya, Sekda, OPD terkait, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Kediri. Nampak kedatangan Bupati dan jajaran disambut baik oleh Bendesa Adat Abiantuwung yang saat itu didampingi oleh Perbekel, tokoh Puri serta masyarakat setempat.

Apresiasi dan dukungan tiada habisnya diberikan Bupati Sanjaya dalam setiap kegiatan pembangunan yang dilakukan masyarakat. Hampir selama satu setengah tahun memimpin Tabanan, Sanjaya tiada henti-hentinya turun ke masyarakat untuk memberikan dukungan.

“Saya berikan apresiasi, penghargaan yang setinggi-tingginya terhadap masyarakat saya, khususnya di Desa Abiantuwung yang telah melaksanakan upacara yang sangat besar sekali, yakni memukur, tiga bulanan massal, mejaya-jaya dan lainnya secara masaal,” ujar Sanjaya di sela-sela kegiatan.

Melihat kebersamaan yang dilandaskan dengan semangat gotong-royong dari krama, politisi asal Dauh Pala Tabanan ini sangat memuji rasa kebersamaan dan gotong royong yang dikedepankan masyarakat.

“Para leluhur kita dari dulu mengajarkan konsep kebersamaan dan gotong royong ini dan kita sudah bisa melakukan itu. Disamping itu, ini sangat meringankan biaya ataupun mengirit biaya. Ini konsep gotong royong yang luar biasa,” imbuhnya.

Sanjaya juga berharap agar pelaksanaan upacara seperti ini kedepannya tetap dilaksanakan yang sudah barang tentu meringankan beban masyarakat melalui biaya yang murah.

“Ini harapan Pemerintah Kabupaten Tabanan apalagi dalam rangka mensukseskan visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman Ingggul dan Madani. “Mudah-mudahan kedatangan kita untuk mensupport, kegiatan yang dilaksanakan Desa Adat Abiantuwung ini betul-betul sukses,” harap Sanjaya.

Sementara sebelumnya di kesempatan yang sama, I Gusti Made Darma selaku Ketua Panitia dan juga selaku Bendesa Adat, mengungkapkan bahwa rangkaian upacara ini diikuti oleh ratusan warga Abian Tuwung. Dimana untuk untuk pengabenan diikuti oleh 51 sawa, 28 gelungah, 29 gelangkit, 78 orang Tiga Bulanan, 138 Memukur dan 127 Metatah. Atas kedatangan Bupati beserta jajaran, pihaknya mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan dukungannya. (Rilis)