- Advertisement -
Beranda blog Halaman 723

Tim Wasev Mabesad Tinjau Sasaran TMMD ke- 114 Kodim 1619 Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Pengawasan dan Evaluasi TMMD ke-114 TA 2022 yang saat ini sedang berjalan bertujuan untuk mengukur kinerja organisasi satuan tugas TMMD mulai tahap perencanaan, persiapan, pelaksanaan sampai dengan pengakhiran dengan harapan agar kegiatan TMMD dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien meskipun dalam situasi pandemi Covid-19 yang melanda hampir seluruh wilayah Satgas TMMD.

Tujuan kegiatan TMMD selain membantu percepatan pembangunan di daerah juga membantu mengatasi kesulitan rakyat serta sebagai sarana untuk mempererat kemanunggalan TNI-Rakyat.

Hal tersebut diantaranya yang disampaikan Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD Ke-114 Tahun 2022 Mabesad Kolonel Kav. Sugi Mulyanto, S.Sos Paban V/Bhakti TNI Sterad saat membacakan Sambutan Perwira Tinggi Koordinator Wasev TMMD Ke-114 Tahun 2022.

Lebih lanjut dalam sambutan tersebut disampaikan bahwa, Program TMMD dilaksanakan melalui proses perencanaan yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat di lokasi sasaran TMMD melalui mekanisme bottom up planning yang dilaksanakan secara komprehensif dan integral dengan melibatkan semua unsur-unsur yang terkait, dimulai dari tingkat Desa/Kelurahan sampai dengan tingkat Kab/Kota.

“Sasaran-sasaran TMMD telah dipilih berdasarkan skala prioritas, diteliti dan dipadukan dengan program Pemerintah Daerah, kemudian dibahas dalam forum DPRD untuk disahkan menjadi Program TMMD. Setelah kegiatan selesai, hasil TMMD akan diserahkan kepada Pemerintah Daerah untuk dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, jelasnya.

Sementara Bupati Tabanan yang diwakili Sekda Dr. I Gede Susila, S.Sos, M.Si Selain mengucapkan selamat datang juga pada intinya menyampaikan diantaranya bahwa Jalan yang dilaksanakan pada TMMD Ke-114 ini adalah jalan yang sangat dinanti-nantikan oleh masyarakat dan sangat mengapresiasi program TMMD ini karena kita juga sangat kekurangan infrastruktur yang memang mesti kita berikan kesempatan kepada para masyarakat kita sehingga semakin memperlancar distribusi barang-barang ekonomi masyarakat juga semakin meningkat, tentu tumbuhnya ekonomi di Kabupaten Tabanan semakin baik dan masyarakat semakin sejahtera karena ending daripada semuanya ini adalah kita melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Tabanan era baru karena di situ ada lima program dari 5 program itu semuanya ditunjang oleh infrastruktur termasuk di dalamnya adalah infrastruktur jalan, mudah-mudahan dalam program-program berikutnya nanti bisa diarahkan juga ke Kabupaten Tabanan yang lain,ungkapnya

Kegiatan kunjungan Tim Wasev tersebut disambut oleh Dandim 1619/Tabanan selaku Dansatgas TMMD Ke-114 Kodim 1619/Tabanan Letkol Inf Ferry Adianto, S.I.P beserta Ketua Persit KCK Cab. XXXVII kodim 1619/Tabanan Ny Ferry Adianto,, Unsur Forkopimda Kabupaten Tabanan diantaranya Bupati Tabanan diwakili Sekda Tabanan Dr. I Gede Susila, S.Sos, M.Si, Kapolres Tabanan diwakili Waka Polres Kompol Doddy Monza S.I.K MSi M.I.K, Kepala Kejaksaan Negeri Tabanan di wakili kasi Intel I Gusti Ngurah Anom SH, Kadis PUPRPKP Pemkab Tabanan, Kadis PMD Pemkab Tabanan, Danrem 163/Wira Satya yang diwakil Pasi Bakti Korem 163/Wirasatya Mayor Inf Ida Bagus Komang Widnyana, Muspika Penebel, Perbekel Sangketan, Bendesa Adat, serta tokoh dan masyarakat setempat juga Ibu-ibu Persit serta murid SD setempat.

Dandim 1619/Tabanan selaku Dansatgas TMMD Ke-114 juga memaparkan pelaksanaan program TMMD kepada TIM Wasev dilanjutkan dengan meninjau lokasi sasaran fisik dan meninjau sasaran kegiatan non fisik TMMD ke 114 berupa sosialisasi stunting dan grebek bapak asuh stunting serta kegiatan pelayanan kesehatan, posyandu dan posbindu di Desa Sangketan diakhiri dengan pemberian bingkisan kepada anak Stunting oleh Tim Wasev dan Forkopimda Kabupaten Tabanan. (Rilis)

Perumda TAB Tabanan, Komit Optimalkan Pelayanan ke Para Pelanggan

TABANAN – Pantaubali.com – Sebagaimana tagline Hari Kemerdekaan RI yang ke-77 di tahun 2022 ini, yakni Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana Kabupaten Tabanan senantiasa menguatkan dan mengoptimalkan pelayanan kepada para pelanggan.

Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana terus melakukan berbagai kegiatan rutin untuk memastikan pasokan air minum kepada para pelanggan terpenuhi.

“Pengecekan terhadap pipa induk guna menghindari kebocoran yang bisa saja terjadi sewaktu- waktu tetap dilakukan”, jelas, Kepala Bagian Hubungan Langganan TAB Tabanan, I.B. Marjaya Wirata, didampingi Kasubag Humas Perumda TAB, Agus Suanjaya, Senin,(8/8) di Tabanan.

Para pelanggan setianya juga diminta tetap melakukan penyetokan air.

“Stok tersebut bisa meminimalisasi kekurangan air jika sewaktu-waktu terjadi hambatan”, katanya.

Pembayaran rekening tagihan air Perumda Tirta Amertha Buana kini sudah dapat dilakukan di Alfamart, Indomaret, Griya Bank BTN, dan agen-agen Arindo yang bekerjasama dengan Bank BPD Bali terdekat.

“Para pelangan dapat juga melakukan pembayaran melalui Teller, ATM,m-Banking dan Internet Banking Bank BPD Bali”, sebutnya.

Saat ini layanan Perumda TAB sudah semakin luas yang dibuktikan dengan terus bertambahnya jumlah Sambungan Rumah (SR) setiap bulannya. Kini, (per Juli 2022) pelanggan Perumda TAB telah mencapai 60.513 SR. Dengan target SR di tahun 2022 sebanyak 1.300 SR.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali Hadiri Acara Ulang Tahun KCBI

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny. Putri Suastini Koster yang juga selaku Dewan Pembina Komunitas Cinta Berkain Indonesia (KCBI) Provinsi Bali menghadiri acara HUT KCBI Provinsi Bali ke-6 bertempat di Hotel Hilton-Nusa Dua, pada Sabtu, Saniscara Wage Tambir (6/8).

Dalam sambutannya, Ny. Putri Koster mengucapkan selamat ulang tahun kepada KCBI, diharapkan semua anggota KCBI dapat memberikan kontribusi terkait visi dan misi KCBI terutama dalam mengawal seni tradisi budaya bali, khususnya dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk tetap menjaga kain tenun Bali yang merupakan warisan leluhur.

“Adapun cara menjaga dan melestarikan kain tenun Bali dengan cara, memproduksi kain tenun di Bali, memasarkan dan dipasarkan oleh masyarakat Bali selanjutnya dipakai sendiri oleh masyarakat kita”, katanya.

Mewastra, berkain dan mekamen merupakan cara wanita Indonesia menampilkan keanggunan diri serta jati dirinya, dimana walaupun tubuhnya dililit oleh kain tapi tetap bisa melakukan aktivitas sebagaimana mestinya.

“Hal tersebutlah yang harus dilestarikan”, cetusnya.

Selanjutnya, Ny. Putri Koster berharap, kedepannya KCBI semakin bisa bersinergi dengan Pemerintah dalam pelestarian kain tenun. Sehingga, semakin banyak orang yang sadar akan pelestarian kain maka warisan leluhur ini akan dapat kita jaga dengan baik.

“Baru-baru ini saat Christian Dior meminta izin untuk menggunakan kain endek, maka Pemprov Bali langsung sigap untuk mendaftarkan kain Endek agar memiliki HAKI. Untuk itu, Pemprov Bali telah berhasil mendaftarkan endek untuk memiliki hak kekayaan komunal, sehingga endek resmi dimiliki oleh masyarakat Bali. Untuk itu tugas kita kedepannya untuk menjaga seluruh warisan para leluhur kita yang ada di Bali khususnya endek bali dan kain gringsing dari tenganan,” ucap Putri Koster.

Sementara itu, Ketua KCBI Provinsi Bali Mayke Boestami mengatakan bahwa di tengah banyaknya komunitas di Bali, KCBI menjadi pionir dalam melestarikan dan membudayakan wanita khususnya di Bali dalam berbusana berkain.

Dengan mengambil tema “Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Wastra Nusantara” KCBI Bali ingin turut serta mewujudkan Bali Era Baru dengan tatanan kehidupan baru, Bali yang kawista, Bali kang tata titi, tentrem kertha raharja, gemah ripah lohjinawi. Selain itu KCBI juga turut serta mensupport semua IKM dan UMKM Bali yang ada melalui wastra khususnya endek dan songket.

Bupati Tabanan Dukung Semangat Krama Desa Gelagah Jalankan Yadnya

TABANAN – Pantaubali.com – Cerminan komitmen Pemkab Tabanan untuk selalu memberikan dukungan dalam pembangunan di masyarakat, secara konsisten ditunjukkan. Seperti halnya kali ini, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri uleman Pitra Yadnya Ngaben Bersama yang diselenggarakan masyarakat Desa Adat Gelagah, Desa Payangan, Marga, Tabanan, Jumat, (5/8) sore.

 

Padatnya jadwal kegiatan sebagai seorang Kepala Daerah, tak menyurutkan semangat Bupati Sanjaya untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Dimana pada kesempatan itu, Sanjaya didampingi oleh perwakilan salah satu anggota DPR RI, salah satu anggota DPRD Tabanan, dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, disambut baik masyarakat setempat.

 

Dihadapan masyarakat, Bupati Sanjaya menyampaikan rasa bahagia bisa hadir dan berkumpul di kala masyarakat melaksanakan pembangunan, khususnynya Yadnya. Dimana, kegiatan Yadnya ini dikonsepkan dengan baik dan dirangkaikan dengan kegiatan lainnya seperti upacara Manusa Yadnya, tentu akan sangat menguntungkan bagi masyarakat baik dari segi moril maupun materiil.

 

Melakukan yadnya, dikatakan Sanjaya sudah merupakan kewajiban bagi khususnya umat Hindu di Bali, apalagi ini merupakan pengorbanan suci tulus ikhlas yang tidak terlepas dari kehidupan masyarakat. Pihaknya meminta, Yadnya ini dilaksanakan bukan hanya sebagai kegiatan formal semata namun harus dimaknai betul-betul apa arti dari Yadnya tersebut, yang benar-benar didasari atas perasaan yang tulus ikhlas di dalam pelaksanaannya.

 

“Saya sangat apresiasi sekali dan memberikan penghargaan yang tinggi karena masyarakat Desa Adat Gelagah telah melaksanakan Yadnya ini dengan semangat gotong-royong yang kuat dan dengan biaya yang murah. Artinya, umat sedharma saat ini sudah semakin paham bahwa membayar hutang kepada leluhur tidak harus dengan biaya yang besar. Dimana dengan beberapa juta saja, sudah bisa melaksanakan Yadnya yang bahkan lebih murah dari harga HP Android,”ujar Sanjaya.

 

Sanjaya juga sangat bersyukur, paradigma bahwa biaya kegiatan Yadnya di Bali sangat mahal seiring dengan berjalannya waktu mampu terkikis oleh pemahaman-pemahaman dari masyarakat. Sanjaya menghimbau agar masyarakat menghilangkan persepsi-persepsi yang salah yang ada di masyarakat terkait dengan pelaksanaan Yadnya, sehingga kedepannya mampu meringankan beban masyarakat sekaligus diharapkan lebih memperkuat persatuan di masyarakat.

 

“Disamping itu, tak henti-hentinya Saya harapkan juga agar masyarakat disini selalu kompak dan bersatu dalam melaksanakan pembangunan. Kami selaku pemerintah pasti akan selalu mendukung dan memberikan doa restu, sehingga kegiatan yang dilakukan masyarakat berjalan dengan lancar dan damai,” imbuh Sanjaya.

 

Sebelumnya, kegiatan Pengabenan yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali sesuai dengan perarem adat dijelaskan I Ketut Sulatra yang selaku Ketua Panitia, diikuti oleh 29 Sawa dengan biaya Rp. 6 Juta per sawa. Yadnya ini juga dipandang sangat menguntungkan bagi masyarakat, karena dirangkaikan dengan kegiatan Yadnya lainnya, seperti Upacara Manusa Yadnya, dimana puncak Yadnya dilaksanakan pada 8 Agustus 2022 mendatang.

 

Usai kegiatan ini, sebagai bentuk perhatian juga rasa hormat kepada masyarakat, Bupati Sanjaya melayat ke kediaman dua tokoh spiritual Tabanan yang bertempat di Grya Taman atas berpulangnya salah satu tokoh spiritual Tabanan (Ida Pedanda Gede Putra Keniten Grya Taman Belayu, Belayu, Marga dan di Puri Gede Kamasan, Tabanan. Bupati Tabanan menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan menyatakan jasa-jasa beliau sangat banyak bagi pembangunan di Tabanan.(Rilis)

Libatkan 1.900 Pesepeda dari 30 Negara, Wagub Cok Ace Lepas Peserta Road Bike GFNY

GIANYAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) melepas para peserta mengikuti ajang road bike Gran Fondo New York (GFNY) Championship Asia di kilometer 19.9 Jalan By Pass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra Gianyar, Minggu (Redite Kliwon Medangkungan), 7 Agustus 2022. Ajang yang melibatkan 1.900 peserta dari 30 negara ini terbagi menjadi dua jarak tempuh yaitu long (137 km) dan medium (102 km), melewati pesisir pantai dan area gunung wilayah Bali Timur. Ajang ini tak hanya melibatkan pesepeda professional, namun juga masyarakat umum. Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H., M.Si, Wakapolda Bali Brigjen. Pol. Drs. I Ketut Suardana, M.Si beserta sejumlah pejabat Mabes Polri turut memeriahkan ajang ini.

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan rasa syukur karena event bergengsi ini bisa kembali digelar setelah tahun sebelumnya ditiadakan karena situasi pandemi Covid-19. Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada pihak panitia yang begitu semangat mempersiapkan ajang ini sehingga mampu menarik banyak peserta.

“Ini hebat dan luar biasa, selamat untuk jajaran panitia dan juga peserta yang begitu antusias mengikuti kegiatan ini,” ucapnya sembari mengapresiasi pemilihan rute yang memungkinkan peserta menjelajahi keindahan alam kawasan Bali bagian timur seperti Karangasem.

Pada bagian lain, ia menyampaikan optimisme kalau event ini mampu mempercepat pemulihan sektor pariwisata Bali.

“Di sepanjang rute yang dilalui, saya yakin para peserta akan banyak mengambil foto dan diupload di media sosial masing-masing. Ini sangat baik untuk pariwisata Bali, sangat baik bagi upaya pemulihan ekonomi dan juga sangat efektif untuk promosi pariwisata. Karena potensi menonjol yang dimiliki Bali adalah keindahan alam dan budaya,” ungkapnya. Ia berharap seluruh peserta sukses dalam menempuh rute yang telah ditentukan panitia dan selamat tiba di garis finish. Mengakhiri sambutannya, ia berharap kedepannya lebih banyak lagi event berskala nasional hingga internasional yang dilaksanakan di Pulau Dewata.

Untuk diketahui, GFNY adalah seri marathon olahraga sepeda berskala Internasional yang diadakan di 19 negara dengan total 30.000 peserta per tahun yang terbagi menjadi kejuaraan regional di beberapa negara berbeda dan kejuaraan dunia di New York, Amerika Serikat. GFNY Indonesia merupakan bagian dari GFNY World Series yang sudah terselenggara sejak tahun 2016.

Peserta dari seluruh Indonesia dan mancanegara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Hongkong, Inggris, Prancis, Italia, AS dan beberapa negara lainnya diharapkan dapat menggerakkan kembali perekonomian Indonesia dan Bali pada khususnya. Peserta terbaik di ajang GNFY Bali 2022 akan diberangkatkan ke New York AS untuk mengikuti World Championship tahun 2023 mendatang. Untuk menambah semarak acara ini, digelar juga Bike Expo dari tanggal 5-7 Agustus di Gianyar.

Pelepasan peserta GNFY Bali 2022 oleh Wagub Cok Ace disaksikan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia (Sekjen PB ISSI) Parama Nugroho dan Direktur Poltekpar Bali, Drs. Ida Bagus Putu Puja, M.Kes.

Buka Turnamen Olahraga KORPRI 2022, Wagub Cok Ace Minta Jaga Sportivitas dan Pererat Persaudaraan

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra membuka secara resmi Turnamen Olahraga KORPRI 2022 serangkaian Hari Jadi Pemprov Bali ke-64 tahun 2022, di Lapangan Tenis KONI, Jalan Angsoka, Denpasar, Jumat (Sukra Pon Tambir), 5 Agustus 2022.

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Turnamen Olah Raga KORPRI. Hal ini tentu saja memberi dampak positif tidak hanya untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani tetapi juga mempererat rasa persahabatan dan persaudaraan di kalangan anggota KORPRI. Untuk itu, Wagub Bali berharap kegiatan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan, di tahun-tahun berikutnya dengan lebih meriah dengan lebih banyak cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Saya harap turnamen ini selain dapat meningkatkan kesehatan jasmani kita juga mempererat persaudaraan antar anggota, mari kita ikuti pertandingan dengan menjunjung sportivitas dan penuh semangat,“ imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Bali dimana turnamen ini merupakan turnamen olahraga KORPRI yang pertama dan dilakukan dengan gotong royong. Turnamen ini dilaksanakan selain untuk membangun jiwa raga yang sehat juga untuk mempersiapkan ASN yang nantinya akan mengikuti PORNAS KORPRI yang akan digelar tahun depan di Kota Semarang.

“Melalui turnamen ini kita bangun keakraban, silaturahmi dan persaudaraan disamping juga menyalurkan bakat dan hobi yang terpendam. Kita Jaga sportivitas dan jiwa korsa KORPRI,” tuturnya.

Turnamen Olahraga KORPRI 2022 berlangsung dari tanggal 5-12 Agustus 2022 dan mempertandingkan delapan cabang olahraga diantaranya basket, sepakbola, futsal, tenis meja, catur, bulu tangkis, bola voli dan tenis lapangan.

Pembukaan turnamen olahraga KORPRI 2022 pada pagi hari ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten/ Kota se-Bali, Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali, para pengurus KORPRI, para atlet dan wasit serta undangan lainnya.

Wagub Cok Ace Hadiri Jamuan Makan Malam di Atas Kapal Perang India

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menghadiri acara jamuan makan malam di atas geladak kapal perang India INS Sumedha yang tengah bersandar di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Jumat, Sukra Pon Tambir, (5/8).

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace menyampaikan selamat datang kepada prajurit angkatan laut India yang menjadi personel kapal INS Sumedha. Pada kesempatan itu, ia menginformasikan bahwa Bali merupakan pulau kecil bagian dari Indonesia. Pulau Bali memiliki wilayah seluas 5.600 KM2 dengan jumlah penduduk 4,2 juta jiwa yang tersebar di 8 kabupaten dan 1 kota. Dari segi mata pencaharian, sebagian besar masyarakat Bali menekuni sektor pertanian. Namun sejauh ini, perekonomian Bali lebih banyak bertumpu pada sektor pariwisata. Kondisi itu menyebabkan perekonomian Daerah Bali mengalami keterpurukan hebat saat pandemi Covid-19. Kendati demikian, yang patut disyukuri adalah Bali tetap tercatat sebagai pulau terfavorit versi sebuah majalah yang terbit di Amerika Serikat.

Lebih jauh Guru Besar ISI Denpasar ini berharap, bersandarnya kapal INS Sumedha di Pelabuhan Benoa dapat mempercepat pemulihan pariwisata Bali. Sekembalinya ke India, ia meminta personel kapal INS Sumedha menginformasikan kondisi Bali terkini kepada keluarga dan sahabat sehingga mereka tak ragu untuk kembali berkunjung sebagai wisatawan. Disebutkan olehnya, India menjadi negara yang penting bagi Bali karena mencatat tingkat kunjungan wisatawan yang tinggi sebelum pandemi Covid-19.

Wagub Cok Ace memahami, waktu kunjungan awak kapal INS Sumedha ke Bali saat ini sangat terbatas karena terikat tugas kedinasan. Oleh karena itu, ia berharap suatu saat mereka bisa kembali berkunjung sebagai wisatawan untuk menikmati keindahan alam dan budaya Bali. Kunjungan kapal perang India juga diharapkan makin mempererat hubungan Bali-India yang telah terjalin selama ini.

Sementara itu, Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste Manoj Kumar Bharti menyampaikan rasa gembira karena salah satu kapal perang kebanggaan India dapat bersandar di Bali setelah menempuh perjalanan yang panjang. Ia menyebut Bali sebagai lokasi yang istimewa karena dikenal dengan keindahan alam dan kekayaan budayanya. Masih dalam sambutannya, ia menyampaikan selamat datang di geladak kapal INS Sumedha kepada seluruh tamu undangan. Ditambahkan olehnya, jamuan makan malam ini sekaligus menjadi momen syukuran menyambut Hari Kemerdekaan India yang ke-75.

Ucapan selamat datang juga disampaikan komandan P Phaneedra. Ia menyampaikan rasa senang karena bisa mengunjungi Bali yang begitu tersohor. Dijelaskan olehnya, INS Sumedha membawa 118 personel dan bersandarnya kapal ini di Pelabuhan Benoa sebagai kunjungan Port Visit dalam rangka Operational Turn Round (OTR). Kapal ini sudah mengunjungi Jakarta dan berlabuh di Bali dari tanggal 4-6 Agustus 2022, dan setelahnya akan bertolak ke Surabaya.

Jamuan makan malam dihadiri Atase Pertahanan Kedutaan Besar India di Jakarta Amitabh Saxena, Konsul Jenderal India Mr. Prakash Chand, Danlanud, Danlanal, Kakanwil Kemenkumham Bali dan Diaspora India yang menetap di Pulau Dewata.

Wakil Gubernur Bali Buka Official IOH 5G Launching untuk mendukung KTT Ke-17 G20

BADUNG – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati dalam sambutannya membuka Official Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) 5G Launching in Bali to Support G20 powered by Huawei di BNDCC Nusa Dua, Rabu (Buda Umanis, Tambir), 3 Agustus 2022 mengatakan bahwa informasi merupakan bahan baku utama dalam mengeksekusi keputusan, sehingga orang bijak pun mengatakan bahwa hanya orang yang menguasai informasi yang akan menang dalam persaingan dan pertarungan.

“Jika di Bali dulu penyampaian informasi hanya melalui kentongan yang cakupannya hanya dalam banjar atau desa. Namun saat ini melalui teknologi kita dapat memperoleh informasi dengan sangat cepat, tidak hanya dalam narasi namun juga dalam bentuk video dan kualitasnya pun makin lama makin baik,” ujar Cok Ace

Cok Ace menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Bali sangat konsen terkait kemajuan teknologi digital, salah satunya adalah melalui program digitalisasi hingga ke pelosok desa dengan pemasangan wifi gratis sebanyak 1493 spot wifi di seluruh Bali. Tujuannya agar seluruh informasi dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat untuk mewujudkan Bali terintegrasi digital.

Pelaksanaan Presidensi G20 di Bali menurut Cok Ace memberikan dampak yang sangat signifikan dalam pembangunan infrastruktur di Bali salah satunya adanya pembangunan teknologi informasi di Bali. Pemerintah Provinsi Bali merasa sangat bersyukur karena mendapat prioritas pertama dalam mendapatkan layanan 5G di Indonesia.

Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Sandiaga Uno dalam sambutan virtualnya menyampaikan bahwa dengan adanya layanan 5G untuk mendukung pelaksanaan Presidensi G20 di Bali, tentunya akan memberikan layanan terbaik bagi pemimpin negara dan delegasi G20. Sandiaga Uno berharap layanan 5G ini juga dapat mencakup destinasi-destinasi wisata di Bali.

Selain itu, Wayan Toni Supriyanto, Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kominfo RI juga menyampaikan bahwa untuk mendukung penyelenggaraan KTT ke-17 G20 dibutuhkan pengadopsian berbagai solusi teknologi termutakhir. Salah satu solusi yaitu adalah penyediaan layanan 5G. Sebagai masa depan teknologi nirkabel 5G akan dapat menopang pendapatan konsumen sektor informatika hingga 31 Triliun USD.

Dalam kesempatan tersebut juga berlangsung penandatanganan MOU antara IOH dengan universitas di Bali dan BPD Bali.

Wagub Bali Dorong Gerakan Lebih Cepat Tekan Angka Stunting

DENPASAR- Pantaubali.com -Sejalan dengan makin terkendalinya situasi pandemi Covid-19, Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menginstruksikan seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bergerak lebih cepat serta meningkatkan koordinasi seluruh OPD, lintas sektor terkait serta pemangku kepentingan. Hal itu disampaikannya saat membuka FGD Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Bali yang diselenggarakan di Ruang Praja Sabha Kantor Gubernur Bali, Kamis (Wraspati Paing Wuku Tambir), 4 Agustus 2022.

Lebih jauh Wagub Cok Ace yang juga selaku Ketua TPPS Bali menyampaikan, gerak cepat ini dibutuhkan untuk memastikan tercapainya target penurunan angka stunting pada tahun 2024 yang ditetapkan sebesar 6,15 persen. Mengutip hasil studi status gizi Indonesia (SSGI), ia menginformasikan bahwa prevalensi stunting di Provinsi Bali pada tahun 2021 tercatat sebesar 10,9%. Angka ini sudah di bawah rata-rata nasional yang ditentukan sebesar 14%. Masih berdasarkan hasil SSGI tahun 2021, terjadi disparitas antar Kabupaten/ Kota di Provinsi Bali dalam prevalensi angka stunting.

“Prevalensi stunting di Provinsi Bali tertinggi berada di Kabupaten Karangasem sebesar 22,9% dan terendah di Kabupaten Gianyar sebesar 5,1%,” ungkapnya.

Terkait dengan percepatan penurunan angka stunting, ia menyambut baik pelaksanaan FGD yang diharapkan dapat menjadi momentum refleksi sekaligus mampu konsisten menurunkan prevalensi stunting. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk kegiatan konvergensi dalam rangka penyamaan persepsi dan gerak langkah lintas program dan lintas sektor dalam upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Bali. Ditegaskan olehnya, penyamaan persepsi dan gerak langkah dibutuhkan mulai dari penganggaran hingga pelaksanaan dan evaluasi serta memberikan kontribusi nyata sesuai tugas pokok dan fungsi sesuai sasaran target indikator di masing-masing OPD atau organisasi.

Selanjutnya ia juga berharap agar seluruh pemangku kepentingan yang hadir dalam FGD dapat meneguhkan komitmen dalam percepatan penurunan stunting di Provinsi Bali. Komitmen itu mencakup penempatan upaya penurunan stunting sebagai salah satu prioritas utama pelaksanaan pembangunan di tingkat pusat hingga tingkat desa, mengoptimalkan mobilisasi sumber daya serta komitmen untuk menguatkan koordinasi, pemantauan dan evaluasi dalam memastikan program terus berjalan dengan baik.

“Komitmen yang kuat sangat penting untuk memastikan seluruh aktor pelaksana hadir dan menggerakkan serta mengerahkan upaya terbaiknya dalam upaya percepatan penurunan stunting di Provinsi Bali,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, ia menginstruksikan Kepala OPD dan lintas sektor terkait terutama pada bidang intervensi sensitif dan spesifik dapat memastikan dan mensinergikan berbagai sumber daya yang ada sehingga setiap intervensi dapat dipastikan sampai ke seluruh sasaran yang menjadi prioritas.

Pada bagian lain ia juga menyinggung faktor penyebab masih tersisanya angka stunting di Provinsi Bali yang tak mutlak disebabkan oleh persoalan ekonomi. Ia menilai, angka stunting juga dipicu ketidakpahaman masyarakat. Oleh sebab itu, ia menyarankan agar aspek promotif, preventif, edukasi dan sosialisasi lebih digencarkan agar masyarakat makin paham dengan stunting. Wagub Cok Ace sangat berharap keterlibatan Tim Penggerak PKK, Majelis Desa Adat, Forum Perbekel, tokoh agama, tokoh masyarakat serta kelompok masyarakat lainnya menjadi motor penggerak utama di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Bali Ni Luh Gede Sukardiasih menerangkan bahwa FGD ini bertujuan untuk menyelaraskan tugas pokok dan fungsi OPD terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Disebutkan olehnya, masing-masing OPD sejatinya telah punya kegiatan yang berkaitan dengan upaya penurunan angka stunting namun selama ini masih berjalan sendiri-sendiri.

“Melalui kegiatan FGD ini, kita satukan komitmen dan bersinergi agar program-program itu lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Senada dengan Wagub Cok Ace, Sukardiasih menyampaikan bahwa angka stunting di Bali lebih disebabkan oleh ketidakpahaman dan kurang tepatnya pola asuh.

“Kalau faktor ekonomi sudah tidak begitu berpengaruh pada angka stunting di Bali, demikian juga ketersediaan sarana fisik seperti air bersih, saya kira sudah terpenuhi,” tambahnya.

Karena itu, pihaknya lebih mengarahkan kegiatan penurunan angka stunting pada sosialisasi dan edukasi. Sosialisasi tak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga dengan memanfaatkan media sosial. Sejalan dengan itu, TPPS Bali juga menyasar remaja putri yang nantinya akan menjadi calon ibu.

“Kami juga gencar mengkampanyekan screening bagi pasangan usia subur menjelang menikah agar nantinya mereka benar-benar siap menjadi orang tua,” ujarnya.

Dengan sinergi semua komponen, Ia optimis Bali mencapai target penurunan angka stunting pada tahun 2024.

“Bahkan kalau bisa, Bali segera bisa bebas stunting. Mengacu pada angka yang ditetapkan oleh kalangan akademisi, bebas stunting bukan berarti angkanya nol, tapi dapat ditekan di angka 2,5 persen,” pungkasnya.

FGD diikuti oleh Kepala PMD Dukcapil, Dinas Kesehatan Provinsi dan Kabupaten Kota. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan TP PKK dan komponen yang terkait dengan program penurunan angka stunting. FGD diisi dengan paparan tentang peranan TPPS dalam pelaksanaan aksi konvergensi dan sinkronisasi percepatan penurunan stunting tingkat Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota oleh Susilo Kusribowo.

Hadiri Pelantikan Pengurus DPC PERADI Denpasar, Wagub Bali Berharap Hak Warga Terlindungi

BADUNG – Pantaubali.com – Indonesia merupakan negara hukum yang mengatur warga negara dalam melaksanakan hak dan kewajibannya. Hal ini seperti yang tercantum dalam UUD 1945 Pasal 1 ayat 3, di mana hukum menjadi keharusan dalam kehidupan bangsa dan negara karena adanya hukum yang dapat menciptakan ketertiban serta keadilan pada masyarakat. Hukum berfungsi mengayomi dan melindungi hak – hak warga negara. Selain itu hak setiap orang secara kodrati sudah melekat pada diri manusia sebagai anugerah Tuhan, sedangkan hukum dibuat untuk menjamin agar hak tersebut terus dijaga. Hal ini Disampaikan Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok Oka Sukawati dalam sambutannya serangkaian Pelantikan Pengurus DPC PERADI Denpasar, Dewan Kehormatan Daerah PERADI Denpasar dan Komisi Pengawas Advokat Daerah PERADI Denpasar Masa Jabatan 2022-2027, di Bali Nusa Dua Convention Center, Kamis, Wraspati Paing, Wuku Tambir (4/8).

Ditambahkannya, dengan adanya hukum, maka seseorang tidak akan sesuka hati melanggar hak orang lain, karena dengan hukum juga akan berperan untuk memberikan rasa keadilan bagi warga negara.

“Hukum tidak hanya menciptakan ketertiban dan ketenteraman, namun juga keadilan bagi warga negara, sehingga keadilan dapat diartikan sebagai keadaan yang sama bagi siapa saja, dan setiap orang harus menerima bagian yang sama pula. Keadaan ini menunjukkan bahwa seseorang berhak menerima sesuai dengan kewajiban yang sudah dilakukannya,” tegas Wagub Cok Ace.

Organisasi advokat diharapkan mampu menjadi wadah untuk mengatur dan mengawasi anggotanya dalam menjalankan tugas profesionalnya. Pengawasan oleh organisasi ini dilakukan dengan sarana kode etik yang telah ditetapkan sebelumnya. Dimana kode etik merupakan hukum tertinggi dalam menjalankan profesi, yang menjamin dan melindungi dengan membebankan kewajiban kepada setiap advokat untuk jujur dan bertanggungjawab dalam menjalankan profesinya baik kepada klien, pengadilan, negara atau masyarakat dan terutama pada dirinya sendiri sehingga penegakan hukum yang berkeadilan akan terwujud.

Selain menjadi wadah atau naungan bagi para advokat, organisasi ini juga berwenang untuk meningkatkan kualitas 5 profesi anggotanya melalui beberapa cara, yakni penyelenggaraan pendidikan khusus profesi advokat, pengujian dan pengangkatan advokat, menjalankan fungsi pengawasan advokat berdasarkan kode etik yang sudah ditetapkan, serta jika perlu dengan tegas memberhentikan anggotanya jika terbukti melanggar ketentuan.

Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI Denpasar sebagai salah satu wadah profesi advokat di Bali mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar dalam menegakkan keadilan berdasarkan hukum untuk kepentingan masyarakat pencari keadilan, termasuk usaha memberdayakan masyarakat dalam menyadari hak – hak fundamental mereka di depan hukum dalam rangka penegakan supremasi hukum dan hak asasi manusia.

Sesuai dengan Visi, Misi dan program pembangunan Bali yaitu “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana diharapkan DPC PERADI Denpasar dapat berkontribusi terhadap pembangunan Bali sehingga masyarakat Bali bisa mendapatkan keadilan dihadapan hukum untuk mewujudkan krama Bali yang sejahtera dan bahagia Sekala – Niskala.

Dalam Pasal 5 Ayat (1) Undang – Undang Nomor 18 tahun 2003 tentang advokat menyatakan bahwa advokat berstatus sebagai penegak hukum, bebas dan mandiri yang dijamin oleh hukum dan peraturan perundang – undangan. Dengan kata lain bahwa kedudukan advokat setara atau sederajat dengan penegak hukum lainnya yakni hakim, jaksa dan polisi, sehingga masyarakat Bali bisa mendapatkan keadilan dihadapan hukum untuk mewujudkan krama Bali yang sejahtera dan bahagia Sekala – Niskala.

Sebagai wujud pemenuhan hak atas bantuan hukum dan menjamin atas akses terhadap keadilan dan kesamaan dihadapan hukum, terutama bagi masyarakat miskin yang apabila berhadapan dengan hukum dan mengalami kesulitan di bidang bantuan hukum, baik dalam pendanaan dan pendampingan selama berperkara, Pemerintah Provinsi Bali telah mengundangkan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum dan Peraturan Gubernur Nomor 6 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Bantuan Hukum .

Dengan adanya peraturan ini diharapkan masyarakat kurang mampu dapat terbantu dalam hal pelayanan dan bantuan hukum.

DPC PERADI Denpasar diharapkan mampu membantu untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang demokratis dan berkeadilan dengan memperkuat budaya hukum serta memperhatikan nilai – nilai budaya Bali, sehingga selalu menjaga Bali dan mampu memberikan pelayanan hukum agar selalu menjadi Panglima di Bali, karena hukum berfungsi mengayomi dan melindungi hak – hak warga negara.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Prof. Otto Hasibuan mengatakan, bahwa profesi advokat dikenal sebagai profesi mulia (Officium Nobile), dimana sebagai seorang profesional di bidang hukum, maka seorang advokat tidak dapat disebut sedang memperjuangkan keadilan apabila dalam mengemban tugas sebagai seorang advokat hanya mengharapkan imbalan materi semata, keadilan tidak dapat diraih dengan seberapa besar materi yang diterima, tetapi bagaimana kemampuan dan hati nurani dalam memberikan jasa hukum terbaik dengan ingat bahwa, perjuangan mencari keadilan adalah sebuah perjuangan yang mulia dan terhormat yang sudah diatur dalam Undang – Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat mengamanatkan bahwa Advokat sebagai salah satu perangkat dalam proses peradilan yang mempunyai 4 kedudukan setara dengan penegak hukum lainnya dalam penegakan hukum dan keadilan.