- Advertisement -
Beranda blog Halaman 720

Bupati Tabanan Support Atlet Otomotif Kabupaten Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Event Grasstrack dan Motocross IMI Bali Road Show Bupati Cup Tabanan 2022 yang diselenggarakan di sirkuit Bali Mx Park Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel, Tabanan, disambut positif oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, yang langsung hadir dalam kegiatan tersebut belum lama ini (Minggu, (21/8).

 

Nampak pada kesempatan itu, Bupati Sanjaya didampingi oleh Sekda, jajaran Forkopimda dan OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan. Turut hadir, Ketua IMI Bali yang diwakili oleh Alit Anom, Ketua IMI Tabanan beserta jajaran, KONI Tabanan, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Penebel, Perbekel, Bendesa Adat dan tokoh masyarakat setempat.

 

“Saya memberikan apresiasi kepada IMI Tabanan maupun IMI Bali juga Koni Tabanan, dimana tempat ini dijadikan event yang sangat luar biasa. Sudah barang tentu, kami di Kabupaten Tabanan sangat memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya. Dimana, kegiatan ini bukan hanya mampu memberikan prestasi kepada para atlit di bidang otomotif, tapi juga sangat membantu perekonomian di Kabupaten Tabanan pasca pandemi Covid-19,” ujar Sanjaya dalam sambutannya saat itu.

 

Kegiatan yang dilakukan secara road show di seluruh Kabupaten di Bali ini, pada kesempatan itu memperlombakan 22 kelas yang diikuti oleh 122 Tim peserta dari Kabupaten/Kota se-Bali. Dimana, kegiatan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan para Atlit di bidang otomotif menuju Porprov Tahun ini, juga guna menjaring bibit-bibit baru yang kedepannya bisa membanggakan nama Tabanan di ajang tingkat Daerah maupun tingkat Nasional.

 

Orang nomer satu di Tabanan itu, juga sangat meyakini, bahwa sirkuit Bali Mx Park Desa Tengkudak, bisa dikembangkan lebih baik lagi dari sekarang, sehingga sangat layak dijadikan tempat mengadakan event-event serupa yang lebih besar bahkan tingkat nasional. Dimana tempat ini mempunyai beberapa keunggulan, seperti letak yang sangat strategis dan cuaca serta alam yang sangat mendukung, Sanjaya sangat meyakini tempat ini akan sangat diminati oleh para Crosser.

 

“Kalau ditata dengan sebaik-baiknya, pasti akan menjadi tempat yang representative yang akan mengharumkan nama Bali juga Tabanan. Sudah barang tentu, ketika tempat ini menjadi tempat yang sangat baik dan bagus, dampak ekonominya buat Kabupaten tabanan juga pasti akan bagus bagi masyarakat di lingkungan sekitar di Kecamatan Penebel,” imbuh Sanjaya.

 

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Sanjaya meminta kepada seluruh jajaran agar selalu menjalin komunikasi yang baik dengan pihak IMI Bali, IMI Tabanan juga Koni Tabanan, agar semaksimal mungkin bisa menata sirkuit tersebut. Ia juga menghimbau agar kegiatan seperti ini terus dilanjutkan bukan berhenti sampai disini saja, tetapi dilakukan secara reguler setiap minggu ataupun setiap bulan, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

 

Selebihnya, politisi asal Dauh Pala Tabanan itu mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait yang sudah menyelenggarakan event positif seperti ini dan berharap para atlit bersaing secara sportif. Sehingga, kedepannya menjadi atlit yang mampu mengharumkan nama Bali, khususnya Tabanan baik di ajang Kejuaraan Daerah ataupun Kejuaraan Nasional.

 

Senada dengan Bupati, Alit Anom selaku Perwakilan Ketua IMI Bali, berharap IMI Bali dan Kabupaten Tabanan bisa terus bersinergi memajukan olah raga di bidang otomotif di Bali, khususnya Tabanan. Pihaknya juga sangat sepakat kegiatan seperti ini mampu mengembangkan perekonomian masyarakat dan mencermikan pergerakan ekonomi yang sangat baik.

Gubernur Bali dan Kapolda Bali Tinjau Kesiapan Venue dan Infrastruktur G20

BADUNG – Pantaubali.com – Gubernur Bali Wayan Koster bersama Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, meninjau proyek pembangunan venue dan sarana pendukung kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi Group of Twenty (KTT G20) di beberapa titik pada Minggu, Redite Wage Uye, (21/8). Peninjauan ini adalah untuk mengetahui sejauh mana progres pembangunan infrastruktur terkait Presidensi G20 yang akan dilaksanakan November 2022.

Gubernur Koster yang mengendarai sendiri mobil jenis jip terbuka pertama kali menyambangi Kawasan Konservasi Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai Jalan By Pass Ngurah Rai Pemogan, dan diterima langsung Bina Teknik Cipta Karya Kementerian PUPR Mochammad Sulton dan Kepala Satuan Kerja Herry Kurniawan.

Gubernur asal Sembiran, Kabupaten Buleleng ini melihat langsung penataan di area Pintu masuk, monumen G20, area plaza, beji, wantilan, jalur tracking mangrove, area persemaian, area penerima atau lobby, menara pandang, viewing deck ke arah Teluk Benoa, dan area parkir di sekitar Waduk Muara berkapasitas 240 mobil.

Rombongan juga meninjau Kawasan Parkir Kepala Negara yang kini ditata mencapai 2,6 hektar dengan kapasitas hampir 500 unit kendaraan. Lokasi tempat parkir ini tidak jauh dari Tahura Ngurah Rai. Pekerjaan yang dilakukan Adhi Karya dalam Kawasan Parkir Kepala Negara adalah pembangunan Gate Candi Bentar, penataan Pura, Pos Jaga Security, Gazebo Bale Bengong, pakir limousine berkapasitas 256 unit, fasilitas publik, ruang panel, kantin, water tank, dan parkir kendaraan darurat. Juga didukung penguatan pada struktur jalan untuk mengantisipasi berat kendaraan dari para pemimpin negara yang diperkirakan bisa mencapai 20 ton per unit-nya.

“Secara umum, proyek yang menelan dana hingga Rp 506,9 miliar ini telah telah mencapai progres 91,04 Persen”, katanya.

Taman Hutan Raya Mangrove ini sebagai satu-satunya Tahura di Bali yang memiliki luasnya sekitar 1.373,5 hektar dan terdapat kekayaan ekosistem beragam.Secara administratif, Tahura Ngurah Rai berada di dua daerah yaitu Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Wilayah Badung berada di bagian selatan teluk, seperti Nusa Dua dan Tuban. Luasnya 627 hektare. Adapun yang di wilayah Denpasar di sisi utara, terutama Suwung dan Serangan, seluas 746,5 hektar.

Setelah itu, Rombongan bertolak menuju kawasan Patung Dewa Ruci di simpang Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, Badung. Proyek Beautifikasi meliputi proyek pengecatan ulang patung serta preservasi jalan dan jembatan serta penataan landskap, bundaran, pedestrian, dan median ruas jalan. Selain itu, pedestrian juga dipermak ulang dengan menggunakan batu andesit.

Selanjutnya, peninjauan juga dilaksanakan di Bundaran Ngurah Rai, Tuban. Proses beautifikasi di kawasan ini juga serupa dengan kawasan patung Dewa Ruci dengan ikon Patung I Gusti Ngurah Rai dan penanaman tumbuhan bunga-bungaan dan pohon perindang lokal.

Proyek ini merupakan pekerjaan keroyokan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Bina Marga, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur-Bali Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Bali.

Kunjungan Gubernur Bali berlanjut meninjau Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai ,Tuban, Kabupaten Badung. Areal yang akan menjadi pintu pertama kedatangan para kepala negara dan delegasi yang hadir dalam KTT G20. Dalam pekerjaan proyek ini meliputi bangunan VVIP, pos jaga, ground water tank dan ruang pompa, pagar keliling dan gerbang, penataan lanskap, area drop-off dan drop on, serta relokasi instalasi Mekanikal, Elektrikal, Plumbing (MEP).

Revitalisasi Terminal VVIP Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dominan berwarna putih ini mengusung tema arsitektur tradisional Bali, yang dikenal dengan nama Wantilan. Konsep ini diambil dari konsep bangunan yang berfungsi sebagai tempat pertemuan masyarakat adat Bali dan juga ditambah dengan ukiran ornamen, lukisan, dan tanaman khas Bali, seperti kain Songket Bali, tanaman Jepun Bali, Pucuk Rejuna, Jempiring, serta benda seni patung Garuda dan Singa Ambara Raja. Proyek ini memakan anggaran sebesar Rp 51 miliar untuk menyambut tamu kenegaraan G20.

Peninjauan Gubernur Koster yang juga didampingi Kadis Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun, Kadis PUPR Provinsi Bali Nusakti Weda, Kadis Perhubungan Bali IGW Samsi Gunarta, dan Kepala Satpol PP Provinsi Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi juga meninjau Kawasan ITDC Nusa Dua, Garuda Wisnu kencana (GWK) dan U-Turn Hotel Kempinski, Nusa Dua.

Wagub Bali, Harapkan Penanganan dan Pengelolaan Sampah Di Mulai Dari Hulu

DENPASAR – Pantaubali.com -Permasalahan sampah menjadi momok yang hingga saat ini membutuhkan perhatian dan jalan keluar untuk penanganannya. Pemerintah Provinsi Bali memberlakukan Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber untuk mengatur dan merubah pola pengelolaan sampah yakni kumpul, angkut dan buang (menuju tempat pembuangan akhir) menjadi pengelolaan sampah yang penanganannya dilakukan dari hulu, dengan cara pemilahan sampah organik dan an-organik mulai dari tingkat rumah tangga (sebagai penghasil sampah pertama).

“Pengelolaan dan pengolahan sampah tidak akan pernah selesai apabila kita semua sebagai masyarakat tidak ikut serta memilah jenis sampah yang kita hasilkan. Solusinya bukan menumpuk sampah pada TPA (tempat pembuangan akhir) namun bagaimana kita memahami jenis sampah dan memisahkan tempatnya sebelum diangkut oleh petugasnya. Karena sampah merupakan permasalahan hidup yang apabila tidak ditangani dari hulu akan mengancam kesehatan lingkungan, yang nantinya juga akan berdampak kepada manusia dan makhluk hidup lainnya, oleh sebab itu penanganan sampah dari hulu itu sangat penting agar tidak berdampak di hilir,” kata Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Sukawati saat didaulat sebagai pembicara pada Talkshow Jaringan Jurnalis Peduli Sampah di Quest San Hotel Denpasar, Soma Kliwon Wuku Uye (22/8).

Pergub Bali satu-satunya kebijakan daerah yang bertujuan untuk merubah paradigma “Kumpul-Angkut-Buang” dengan mewajibkan sumber penghasil sampah (rumah tangga dan pabrik) untuk melakukan pemilihan dan pengelolaan dengan prinsip 3R (reduce, reuse dan recycle), dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Pengelolaan ini melibatkan Desa Adat.

Seperti yang diketahui bersama bahwa sampah menjadi salah satu obyek yang menyebabkan buruknya kualitas lingkungan. Berangkat dari peliknya permasalahan sampah di Indonesia khususnya Bali, diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak termasuk produsen untuk bersama-sama memiliki komitmen dalam menjalankan Permen LHK Nomor 75 Tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah Oleh Produsen.

Ditambahkan Wagub Cok Ace, bahwa sejalan dengan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai pancasila.

Inisiator Jaringan Jurnalis Peduli Sampah (J2PS) Bali Agustinus Apollonaris Daton mengatakan terdapat lima (5) komitmen yang ingin diwujudkan melalui Jaringan Jurnalis Peduli Sampah yang secara resmi dideklarasikan hari ini, yakni pertama, menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali yang salah satunya adalah memberikan edukasi kepada masyarakat luar dan stakeholder mengenai tanggung jawab bersama untuk pengelolaan sampah. Kedua, mendorong pengelolaan sampah yang berbasis circular economy untuk mewujudkan pariwisata yang berkelanjutan. Ketiga, bersinergi dengan pihak terkait untuk mendukung kegiatan pengelolaan sampah berbasis ramah lingkungan yang menghasilkan sumber daya energi baru terbarukan. Keempat, ikut mengawal implementasi regulasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah. Kelima, mendorong literasi untuk mewujudkan Bali yang berorientasi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan berdasarkan spirit Tri Hita Karana.

Pada kesempatan ini, nampak Wagub Cok Ace menerima dua buah lukisan dan satu rompi yang berbahan plastik daur ulang dari inisiator J2PS Bali.

OLX Autos Hadir Kembali di GIIAS 2022

DENPASAR – Pantaubali.com – OLX Autos Indonesia, platform layanan berbasis teknologi yang menawarkan inovasi terkini dalam transaksi jual beli mobil bekas, kembali hadir dalam ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) tahun ini sebagai official trade in partner untuk kedua kalinya. Kembali hadirnya OLX Autos di GIIAS 2022 membuktikan komitmen dan kontribusi perusahaan untuk terus memperluas dan memperkuat ekosistem tata niaga industri otomotif di dalam negeri, serta memberikan kemudahan dan pelayanan yang aman, nyaman, mudah, dan cepat dalam hal jual mobil.

Dalam 2 tahun kehadirannya di Indonesia untuk memberikan kemudahan konsumen dalam bertransaksi jual mobil bekas, saat ini OLX Autos memiliki 100 store di Indonesia.

Autos akan terus berekspansi untuk memperluas ekosistem mobil bekas di Tanah dengan jaringan lebih dari 4000 mitra dan 100 inspection center di 10 kota besar yaitu Jabodetabek, Bandung, Solo, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Medan, Malang, dan Sidoarjo.

“We are here, and we are here to stay merupakan komitmen OLX Autos untuk menjadi solusi bagi konsumen yang ingin menjual mobil secara instan dan aman hanya dengan melakukan 3C yaitu cek harga, cek kondisi mobil, dan cek rekening. Melalui 3C, OLX Autos senantiasa memberikan peace of mind kepada konsumen saat proses menjual mobil dengan proses inspeksi yang menyeluruh sehingga mobil bisa cepat laku dalam 1 kali kunjungan ke inspection center di area GIIAS dengan penentuan harga terbaik sesuai kondisi mobil, dan juga proses pembayaran cepat”, papar, Chief Operating Officer OLX Autos Indonesia, Hendri Tadjuni dalam keterangan tertulisanya belum lama ini

Selama gelaran GIIAS 2022 yang berlangsung pada 11 sampai 21 Agustus 2022, OLX Autos menghadirkan, OLX Autos Spot yang hadir di beberapa titik, yakni, di Booth Utama OLX Autos di Hall 9, OLX Autos Information Booth di Hall 1, Hall 3A, Hall 5, dan Hall 10, serta Inspection Center di Area Parkir Hall 10 untuk bisa memenuhi berbagai kebutuhan pelanggan yang ingin menjual mobilnya di OLX Autos.

“Guna semakin memberikan kenyamanan kepada pelanggan, OLX Autos juga turut memberikan penawaran menarik dalam setiap transaksi di GIIAS 2022. Pelanggan dapat menikmati saldo digital hingga senilai Rp5 juta yang bisa didapatkan ketika berhasil menjual mobilnya di OLX Autos selama GIIAS 2022”, bebernya.

Kali ini OLX Autos juga menjalin kolaborasi program trade-in dengan sejumlah brand yakni BMW dan Wuling untuk memudahkan pelanggan mendapatkan mobil impiannya di ajang GIIAS 2022.

“Kolaborasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen OLX Autos untuk mendukung GIIAS 2022 serta mendorong roda industri otomotif Indonesia yang masih memiliki potensi sangat besar untuk terus bergerak maju, sejalan dengan tema GIIAS tahun ini yaitu, Future is Bright”, ucapnya.

Selain itu, OLX Autos juga mengajak para siswa dari SMKN 26 Jakarta untuk hadir di event GIIAS agar dapat melihat secara langsung gelaran pameran otomotif terbesar di Indonesia. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang dunia otomotif indonesia termasuk dengan potensi yang ada didalamnya kepada siswa SMKN melalui event GIIAS.

“Melalui GIIAS 2022, OLX Autos optimis gelaran ini semakin memperkuat ekosistem industri otomotif di Indonesia, dan juga memperkuat bisnis OLX Autos sendiri dengan kesempatan menjangkau lebih banyak konsumen sehingga perusahaan tetap dapat mempertahankan performa kinerja yang baik”, katanya.

Tercatat pangsa pasar OLX Autos dari sisi penjual per Juni 2022 naik hingga, 300% dibandingkan dengan sejak awal berdirinya OLX Autos pada pertengahan 2020. Saat ini, OLX Autos melayani lebih dari 5 juta pelanggan.

Sembari Dirinya menambahkan, konsumen yang menjual mobil mereka melalui OLX Autos pun secara langsung dapat berkontribusi dalam mendorong ekosistem industri otomotif nasional.

“Dengan menjual mobilnya di OLX Autos, persediaan mobil bekas akan lebih banyak sehingga dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat Indonesia”, tutup Tadjuni. (Rilis)

Ini Kata Ketua Dekranasda Provinsi Bali Dalam Pembukaan Pameran IKM Bali Bangkit

DENPASAR – Pantaubali.com – Gubernur Bali, Bapak Wayan Koster membuka secara resmi Pameran Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2022 di Gedung Ksirarnawa,Taman Budaya, Denpasar pada Jumat (Sukra Paing Matal), 19 Agustus 2022 malam.

Mengawali sambutannya, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas kerja keras dari Ny.Putri Koster selaku Ketua Dekranasda Provinsi Bali yang sudah dengan sangat sabar, konsisten dan tekun dalam mengangkat kerajinan Bali, menguatkan branding produk lokal Bali sehingga, kelasnya meningkat. Pameran IKM Bali Bangkit merupakan gagasan cemerlang dari Bunda Putri ini telah dikunjungi mulai dari, jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, Istri Wakil Presiden RI, Bapak Kapolri, Ketua DPR RI hingga orang nomor satu di Indonesia Bapak Presiden Joko Widodo telah terbukti mampu menggerakkan IKM Bali untuk bangkit, terus berkreativitas dan berperan nyata dalam upaya bersama menjaga warisan leluhur.

Untuk itu Gubernur Bali berharap, kegiatan ini dapat terus diselenggarakan secara konsisten, jangan melemah dan kedepannya diharapkan bisa dilaksanakan juga di seluruh kabupaten atau Kota di Bali.

Gubernur jebolan ITB Bandung ini menambahkan, sejak IKM Bali Bangkit pertama kali dilaksanakan saat pandemi Covid 19 melanda pada tahun 2020, Bunda Putri menanganinya dengan sangat serius tidak hanya menata Gedung Ksirarnawa menjadi bersih dan rapi seperti saat ini tetapi juga menemukan permasalahan-permasalahan yang dihadapi para perajin selama ini. Salah satunya adalah, lemahnya dalam memproteksi produk lokal kita yang notabene adalah warisan dari nenek moyang kita.

Produk lokal kita khususnya kain tenun banyak diproduksi di luar Bali baik dengan menggunakan mesin maupun tangan. Hal ini berdampak signifikan bagi Bali jika dibiarkan, kita tidak hanya akan kehilangan tenaga kerja, kehilangan pelaku usaha, kehilangan pasar tetapi juga kita kehilangan warisan leluhur kita yang adiluhung yang seharusnya kita lindungi dan jaga dengan ketat.

“Untuk itu, kita bersama-sama harus bisa menjaga produk lokal kita yang sangat kaya akan ragam jenisnya dan sangat unik. Jangan sampai karena kesalahan kita sendiri produk kita diambil oleh pihak luar. Produk-produk lokal kita baik itu, sandang dan pangan harus kita jaga dengan ketat dari hulu hingga ke hilir”, paparnya.

Gubernur Bali yang juga menjabat, Ketua DPD PDIP Bali ini juga mengingatkan para pelaku usaha atau pedagang agar turut menjaga kualitas produk dan membangun branding Bali.Para pedagang diharapkan konsisten, tertib dan disiplin dalam menjual produknya.Misalnya, dengan menjual dengan harga yang pantas dan memasang label harga dengan disiplin.

“Dengan demikian image produk kita akan bagus, memiliki standar kualitas dan pada akhirnya branding Bali semakin kuat”, katanya.

Orang nomor satu di Bali ini juga menegaskan bahwasanya pemerintah Provinsi Bali dengan Visinya Nangun Sat Kerthi Loka Bali sangat konsisten dalam meningkatkan penggunaan produk lokal Bali sehingga identitas kita tidak hilang dan perekonomian kita bisa bergerak.

“Kita gunakan semua produk berlabel Bali, Beras Bali, Ayam Bali, Manggis Bali, Salak Bali, Garam Bali, Arak Bali,Tenun Bali dan produk lainnya berlabel Bali. Produk yang diproduksi di Bali, dijual di Bali dan dibeli terutamanya oleh orang Bali. Dengan demikian perekonomian kita akan berputar dan masyarakat akan lebih sejahtera”, paparnya.

Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny.Putri Koster menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster yang telah memberi perhatian besar kepada para pelaku IKM dengan menyediakan ruang berpameran bagi pelaku IKM secara gratis di areal Taman Budaya Denpasar.

“Hal ini memberi angin segar bagi para perajin terlebih saat pandemi melanda dimana para perajin mengalami kesulitan dalam memasarkan produk kerajinan mereka. Pameran IKM Bali Bangkit ini membangkitkan semangat para perajin untuk terus berkarya dan berkreativitas di tengah hantaman pandemi Covid-19”, katanya.

Wanita yang akrab dipanggil Bunda Putri menambahkan tidak hanya memberi ruang berpameran secara gratis, Gubernur Bali juga mengeluarkan regulasi keberpihakannya kepada para perajin yang salah satunya dengan diterbitkannya surat edaran tentang penggunaan kain tenun endek setiap Hari Selasa, dimana hal ini berdampak signifikan terhadap keberadaan kain tenun dan para perajin semakin bergeliat untuk berproduksi. Jika biasanya keberadaan IKM hanya sebagai pemanis bibir saja, hanya mengatakan peduli kemudian selesai acara tidak ada tindak lanjut ,namun tidak demikian dengan Bapak Wayan Koster.

Bapak Gubernur benar-benar konsisten dalam mendukung IKM dan menjaga warisan leluhur. Untuk itu pihaknya sangat berterima kasih atas kepedulian dan dukungan penuh dari orang nomor satu di Bali ini dalam menjaga warisan nenek moyang.

Bunda Putri menambahkan, bahwasannya pelaksanaan IKM Bali Bangkit ini bukan semata-mata hanya untuk berpameran atau berjualan semata tetapi juga untuk menemukan permasalahan yang dihadapi para perajin dan mengedukasi mereka. Dari pelaksanaan pameran ini, Bunda Putri menemukan bahwa, kondisi kain tenun kita dalam ambang memprihatinkan.

“Kain kita banyak ditenun di luar Bali dan motif kita banyak ditiru dan diproduksi secara masal. Hal ini tentu saja tidak dapat kita biarkan karena, berdampak signifikan, tidak hanya kita bisa kehilangan warisan budaya kita tetapi juga kita kehilangan pasar, kehilangan konsumen yang menyebabkan perekonomian kita menjadi lemah”, paparnya.

Jika kondisi ini kita biarkan, tentu tidak akan bertahan di rumahnya sendiri, tenun hanya sebuah cerita. Untuk itu diperlukan langkah-langkah nyata untuk melindungi dan melestarikan tenun Bali. Dekranasda Provinsi Bali juga akan terus menjembatani permasalahan yang dihadapi para perajin dengan stakeholder yang ada sehingga produk kerajinan kita lestari dan dapat memperkuat perekonomian Bali.

Seniman multitalenta ini juga meminta dukungan dari semua elemen masyarakat untuk bersama-sama melindungi dan melestarikan warisan nenek moyang kita, termasuk di dalamnya para perajin agar jangan hanya berpatokan pada keuntungan semata tetapi turut menjaga kelestarian dari warisan nenek moyang.

“Inovasi ataupun kreativitas yang kita lakukan jangan sampai melenceng dari akar dan budaya yang merupakan ciri khas dari produk kerajinan kita”, cetusnya.

Pembukaan Pameran IKM Bali Bangkit Tahap 7 Tahun 2022 turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali Prof.Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Direktur BPD Bali, Pemilik Balimall.id juga diisi dengan penampilan fashion show berbusana tenun Bali dari Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali beserta istri, Kelompok Ahli Pembangunan Pemprov Bali , Para pejabat eselon 3 dari OPD di lingkungan Pemprov Bali serta para pengurus TP PKK Provinsi Bali.

Piodalan di Rumah Jabatan, Bupati Tabanan Bersama Istri Ngayah Nyiratin

TABANAN – Pantaubali.com -Hal menarik kembali tersaji saat upacara piodalan di Rumah Jabatan Bupati Tabanan. Selaku Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, “Ngayah Nyiratin” seluruh jajaran OPD dan staf di lingkungan Pemkab Tabanan usai melakukan persembahyangan di Padmasana Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (18/8) pagi.Menariknya lagi, sebelum persembahyangan dimulai, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya juga menyempatkan diri Ngerejang (Menari Rejang) serangkaian piodalan. Sontak, hal ini menjadi sebuah penghargaan tersendiri bagi seluruh jajaran dan para ASN yang hadir saat itu. Dimana nampak hadir saat itu, beberapa anggota DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten dan para Kepala OPD beserta beberapa staf masing-masing.

Menurut Ny Rai Wahyuni Sanjaya, bahwa tidak ada hal yang luar biasa dari kegiatan Ngayah ini, karena hal ini kerap kali dilakukannya dalam setiap kesempatan. Disamping itu, Ngayah sudah merupakan kewajiban sebagai umat beragama dan juga sudah merupakan kewajiban seorang istri membantu suami dalam seluruh tugas yang diemban, sehingga bisa bersama-sama mewujudkan pembangunan yang baik.

Begitupun dengan Bupati Sanjaya, menurutnya, merupakan kebahagian tersendiri bisa berkumpul dengan seluruh jajaran beserta staf apalagi bisa melayani bawahannya. Hal ini patut disyukuri, meskipun tidak seberapa namun hal ini cerminan penghargaan atas kerja keras dan kekompakkan yang ditunjukaan oleh seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan dalam mewujudkan pembangunan menyeluruh di Kabupaten Tabanan.

Sanjaya juga menyebutkan, bahwa jabatan ini hanyalah sementara dan tidaklah kekal, dimana usai menjabat akan kembali lagi menjadi rakyat biasa di daerah masing-masing. Untuk itu, Ia mengajak seluruh jajaran agar mengemban tugas dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggungjawab serta selalu memberikan pelayan yang terbaik kepada masyarakat guna mewujudkan masyarakat yang aman, unggul dan madani.

“Luar biasa, tidak terasa sudah hampir 3 tahun kita bersama-sama dalam suka dan duka. Di hari yang baik ini. Begitupun dalam suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-77 ini, astungkara semangat kita menuju Tabanan Era Baru, Pemerintah Kabupaten Tabanan maupun masyarakatnya sudah menunjukkan bahwa apapun yang kita lakukan semua bisa kita isi dengan baik, berkat kerjasama kita semua dari jajaran paling atas hingga bawah yang saling bahu-membahu,” puji Sanjaya.

Sanjaya juga sangat meyakini, salah satu kunci sukses dalam mewujudkan pembangunan adalah kebersamaan, kekompakan, serta sinergi dari semua pihak dengan satu visi, satu tujuan. Niscaya, apa yang telah dibangun selama ini di Kabupaten Tabanan bisa terlaksana dengan baik berkat makin kuatnya persatuan dan sinergi dari seluruh jajaran.

Sanjaya berharap, hal ini terus ditingkatkaan guna mewujudkan pembangunan menyeluruh menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

“Mari kita terus tingkatkan rasa kebersamaan dan persatuan diantara kita, baik Saya, Pak Wakil, Pak Sekda dan jajaran saling isi mengisi, bahu-membahu, begitu juga antar yang lainnya, karena keberhasilan adalah milik bersama. Saya yakin dan dikesempatan yang baik ini saya sampaikan, bahwa dalam penglihatannya saya tidak ada yang istimewa, semua sama dan saya harap kawan-kawan tidak memiliki asumsi sendiri, bahwa ini adalah orang Saya atau dekat dengan Bupati dan sebagainya. Kita adalah sama dan bersama-sama mewujudkan pembangunan di Tabanan menuju yang lebih baik lagi,” imbuh Sanjaya.

Pakaian Nusantara Meriahkan Apel HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-77 di Kabupaten Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com -Pupuk kebersamaan dan meningkatkan kecintaan terhadap Tanah Air dan Budaya Bangsa, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, mengajak seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan menggunakan pakaian Nusantara. Hal itu diperlihatkan, ketika melaksanakan Apel Perayaan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-77 Tahun 2022 yang digelar di lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, Rabu, (17/8) pagi.

Apel yang digelar sekitar pukul 08.00 wita tersebut, nampak sangat meriah penuh dengan nuansa budaya, mengingat seluruh jajaran di lingkungan Pemkab Tabanan menggunakan pakaian kebesaran dari masing-masing daerah serta peserta apel menggunakan pakaian adat Bali. Dimana, pada kesempatan tersebut, Bupati Sanjaya didampingi Ny. Rai Wahyuni Sanjaya menggunakan busana adat daerah Jawa Tengah, yakni busana Jawi Jangkep.

Selaku inspektur, Bupati Sanjaya nampak seperti bangsawan Keraton dengan mengenakan pakaian safari hitam lengan panjang dikombinasikan dengan memakai blangkon hitam dan bawahan kain batik. Sangat selaras dengan pakaian yang dikenakan oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya yang saat itu terlihat angun mengenakan busana Adat khas Jawa Tengah tersebut. Nampak juga, seluruh peserta upacara sangat nyaman mengenakan pakaian khas daerah masing-masing.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Tabanan, di hari yang bersejarah ini pada tanggal 17 Agustus 2022 memperingati Dirgahayu HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-77. Dimana, kami bersama-sama jajaran dan masyarakat memeriahkan apel dengan menggunakan pakaiaan Nusantara dengan berbagai macam suku bangsa, Bhineka Tunggal Ika. Tujuannya adalah apa yang menjadi arahan dan petunjuk Bapak Presiden Jokowi sangat terinspirasi, bagaimana kami juga di Kabupaten Tabanan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” ujar Sanjaya dalam wawancaranya usai Apel.

Orang nomer satu di Tabanan itu juga menyebutkan, dengan memakai pakaian adat yang bernuansa Nusantara pada momen seperti ini ataupun serupa mampu menimbulkan kebanggaan tersendiri bagi pihaknya serta memberikan manfaat bagi pelaku UMKM. Dirinnya pun tidak menyangka, bahwa seluruh jajaran mulai dari Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan didampingi Ny. Widiartini Wirawan mengenakan pakaian adat khas Sunda, Sekda memakai pakaian adat khas Sumbar, begitupun dengan para Asisten dan jajaran OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dengan antusias dan penuh semangat memakai pakaian kebesaran dari masing-masing daerah.

“Ternyata sangat luar biasa. Saya juga mengenakan pakaian adat Jawi Jangkep dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi saya pribadi begitupun kawan-kawan, Pak Wakil, Pak Sekda dan semua OPD, bangga berpoto bersama, riang gembira mengenakan pakaian Nusantara. Kita memaknai hari kemerdekaan ini juga dengan riang gembira dan penuh suka cita, memegang teguh Bhineka Tunggal Ika. Mudah-mudahan ini menginspirasi kita semua, sehingga betul- betul bukan slogan saja Bhineka Tunggal Ika, tetapi bagaimana kita mengimplementasikan dan mewujudkan kerukunan antar umat beragama, suku dan bangsa. Merdeka,” tutup Sanjaya. Di kesempatan yang sama, salah satu Asisten yakni, Asisten III Setda Kabupaten Tabanan Made Agus Harthawiguna, menyampaikan kebanggaannya.

“Dalam rangka memperingati HUT kemerdekaan RI ke-77, kami beserta istri dengan bangga menggunakan busana adat Bali. Itu cerminan kecintaan kita pada budaya Nusantara dan tentunya kita berharap, bahwa generasi muda kita kedepan semakin mencintai dan melestarikan budaya Bali khususnya dan Nusantara umumnya. Indonesia Jaya, Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat. Dirgahayu,” tegas Agus.

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Kekompakan ST Eka Dharma Usadha

TABANAN – Pantaubali.com – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos mengapresiasi kekompakan Sekaa Teruna Eka Dharma Usadha Banjar Katimemes, Desa Sudimara, Tabanan yang merayakan Hari Ulang Tahun ke-40. Ia berpesan, agar kekompakan tersebut tetap dijaga.

“Kekompakan sekaa teruna merupakan modal awal untuk mengembangkan banjar agar lebih maju,” kata Dirga seusai acara, Kamis, (18/8) malam.

Pada acara tersebut turut hadir Camat Tabanan I Gusti Made Darma Ariantha yang mewakili Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, perwakilan dari DPR RI Made Urip, Perbekel serta tokoh masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu Dirga menyampaikan, pemuda bukan hanya sebagai generasi penerus tetapi bisa melakukan adaptasi pada perkembangan zaman dan membawa perubahan untuk lingkungannya.

“Jangan anti terhadap perubahan dan tetap belajar sesuatu yang positif. Pemuda harus mengambil peran pada pembanguan, dari yang paling kecil bisa dimulai dari lingkup banjar,” ujarnya.

Tidak lupa, Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara itu mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan untuk pencegahan dan penularan Covid-19. Selain itu, tetap dukung upaya pemerintah terkait vaksinasi hingga booster.

“Mari kita antusias untuk vaksin dan booster. Astungkara situasi di Bali kembali normal serta pariwisata segera pulih. Apalagi generasi muda banyak yang berkecimpung pada sektor pariwisata,” ujarnya.

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Semangat Warga Adat Sakeh Apel HUT Kemerdekaan

TABANAN – Pantaubali.com – Meski sempat hujan, tidak menyurutkan niat puluhan warga Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan untuk tetap melakukan apel peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 di area balai bajar setempat. Pada,Rabu, (17/8) pagi warga berkumpul mengenakan busana adat bernuansa merah putih.

Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos snagat mengapresiasi kegiatan warga tersebut. Meski pada lingkup banjar, itu sudah menunjukkan sikap nasionalisme dan menghargai jasa para pejuang kemerdekaan.

“Saya sangat apresias semangat warga banjar. Apel secara rutin digelar sejak 2017. Sempat terhenti karena pandemi Covid-19,” katanya.

Dirga berpesan, agar kegiatan mengisi hari kemerdekaan bisa tetap dilakukan sehingga hal tersebut menjadi kebiasaan dan diikuti oleh generasi muda terutama dari kalangan milenial.

“Sehingga sikap patriot bisa tumbuh sejak dini. Apalagi saat ini media sosial snagat masif. Mutlak diperlukan kesadaran berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Tokoh warga di Banjar Sakeh, Desa Sudimara Ketut Kana, 58 tahun mengatakan acara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia digelar selama seminggu. Kegiatan tersebut diisi dengan membersihkan lingkungan dari sampah plastik, lomba seperti tarik tambang serta beberapa lomba lain khas 17-an.

“Yang dilibatkan dalam kegiatan dan lomba mulai anak sekolah, ibu-ibu PKK serta pemuda. Jumlahnya ratusan dan antusias.Untuk apel bendera diikuti sekitar 80 orang warga. Saat itu, tampak anak sekolah dasar serta lansia yang ikut berbaris. “Setelah apel juga diserahkan hadiah pemenang lomba,” ujarnya.

Pemuda di Banjar Sakeh Agus Mahendra, 21 tahun mengatakan, dengan adanya lomba dan kegiatan apel memberikan kesan meriah pada Hari kemerdekaan Republik Indonesia.

“Selain itu sebagai tempat menyalurkan kreatifitas serta menjalin kebersamaan,” katanya.

Peringati HUT Ke-77 Kemerdekaan RI, Bupati Tabanan Serahkan Remisi Umum

TABANAN – Pantaubali.com -Memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, merupakan nikmat dan anugerah yang sejatinya menjadi milik segenap lapisan masyarakat, termasuk para warga binaan pemasyarakatan. Hal tersebut menjadi fokus Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M saat memberikan Remisi Umum kepada Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas II B Tabanan, yang berlangsung di Aula Chandra Prabhawa Lapas Tabanan, usai menjadi inspektur upacara dalam upacara Hari Kemerdekaan, Rabu pagi (17/8).

Pemberian Remisi Umum pada pagi itu juga disaksikan oleh Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda Tabanan, Forkopimda Tabanan, Para Asisten Setda Kabupaten Tabanan, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan dan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Tabanan.

Pemberian Remisi kepada warga binaan pemasyarakatan merupakan sebuah bentuk apresiasi dan penghargaan bagi warga binaan pemasyarakatan yang telah berkomitmen mengikuti program-program pembinaan yang diselenggarakan oleh unit pelaksana teknis Pemasyarakatan dengan baik dan terukur. Apresiasi tersebut berupa pengurangan masa menjalani pidana (remisi) bagi mereka yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi dan disiplin yang tinggi dalam mengikuti program pembinaan serta telah memenuhi syarat substantif dan administratif sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Di mana tujuan utama program pembinaan ialah untuk menyiapkan bekal mental, spiritual dan sosial untuk dapat berintegrasi secara sehat, di saat yang bersangkutan kembali di tengah-tengah masyarakat nantinya. Bertepatan dengan peringatan HUT ke 77 Kemerdekaan RI yang bertemakan “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”, Pemerintah memberikan remisi kepada 168.916 orang narapidana, terdiri dari yang mendapat remisi umum I (pengurangan sebagian) adalah sebanyak 166.191 orang, dan yang mendapat remisi umum II, di mana setelah mendapatkan remisi ini dinyatakan langsung bebas adalah sebanyak 2.725 orang.

Dalam sambutan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Sanjaya pagi itu, pihaknya berpesan untuk seluruh warga binaan yang mendapat remisi agar dapat memanfaatkan momen ini sebagai sebuah motivasi untuk tetap berperilaku baik, taat pada aturan dan tetap mengikuti program pembinaan dengan tekun dan bersungguh-sungguh.

“Tanamkan dalam benak saudara sekalian bahwa proses yang saudara jalani sekarang bukan merupakan penderitaan semata, namun sebuah proses pendidikan dan pembinaan untuk menjadi manusia yang lebih baik, lebih kuat dan lebih bermartabat dari sebelumnya” Papar Sanjaya.

“Saya mengucapkan selamat atas remisi tahun ini, saya berpesan tunjukkan sikap dan perilaku yang lebih baik lagi dalam mengikuti seluruh tahapan, proses, kegiatan program pembinaan di masa yang akan datang. Bagi warga binaan pemasyarakatan yang mendapatkan remisi dan sekaligus memperoleh kebebasan, saya mengucapkan selamat merajut tali persaudaraan di tengah keluarga dan selamat menjalin kebersamaan di lingkungan masyarakat” ujar Sanjaya.

Pihaknya berharap para warga binaan bisa menjadi insan dan pribadi yang lebih baik, dan hidup dalam tata nilai kemasyarakatan yang baik, taat hukum dan mampu berkontribusi secara aktif dalam pembangunan. Di kesempatan itu, Sanjaya juga berpesan kepada seluruh petugas jajaran pemasyarakatan agar menjadikan HUT ke 77 Kemerdekaan RI tahun 2022 ini sebagai momentum untuk lebih meningkatkan kinerja, mempercepat pelayanan dan mengubah pola kinerja khususnya di masa pandemi ini.

“Maksimalkan inovasi-inovasi berbasis teknologi informasi, terutama dalam memberikan pelayanan terkait Pemasyarakatan serta menghindari perbuatan yang dapat merusak nama baik institusi Pemasyarakatan dan Kementerian Hukum dan Ham pada umumnya” imbuhnya.

Disampaikan oleh Raden Budiman selaku Kepala Lapas Kelas II B Tabanan, masalah yang terjadi di Lapas Kabupaten Tabanan, tidak sedikit warga binaan yang mengalami stress, sehingga solusinya, pihak Lapas selalu mengkomunikasikan dengan psikolog guna meminimalisir stress pada warga binaan agar tidak terjadi gangguan kesehatan mental.

“Di kabupaten Tabanan, yang mendapatkan remisi sekitar 122 orang dan yang bebas langsung sebanyak 1 orang” Kata Budiman. Kegiatan pada pagi hari itu, ditandai dengan pemberian SK Remisi Umum kepada warga binaan oleh Bupati Tabanan secara simbolis.