- Advertisement -
Beranda blog Halaman 694

Jelang Penutupan IESF Bali 14Th WEC 2022, Banyak Harapan untuk Kemajuan Esports Indonesia

BADUNG – Pantaubali com – Euforia menjelang penutupan perhelatan IESF Bali 14Th WEC 2022 sangatlah tinggi, bahkan banyak pihak memiliki harapan untuk kemajuan ekosistem esports yang ada di Indonesia mampu menjadi barometer dunia.

Menjelang penutupan ajang Indonesia Esports Summit: Bali 14Th World Esports Championships 2022 terlihat banyak sekali pihak yang menantikannya dengan penuh euforia.

Bagaimana tidak, pasalnya penyelenggaraan event olahraga elektronik yang diinisiasi oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) di bawah kepemimpinan Jend Pol (Purn) Budi Gunawan tersebut menjadi sebuah ajang esports outdoor terbesar di dunia berdasarkan banyaknya jumlah peserta.

Karena hal itu, sontak IESF Bali 14Th WEC 2022 tercatat secara resmi ke dalam Guinness Book of World Records.

Kemudian, sebagaimana pembukaannya yang telah dilakukan pada Jumat (2/12) lalu, pada acara penutupan kali ini juga akan tersaji dengan sangat meriah.

Kemeriahan yang terjadi adalah utamanya karena banyak kebudayaan khas Nusantara yang ditampilkan sehingga digadang-gadang mampu mengangkat ekosistem sport tourism.

Bukan hanya itu, namun penyelenggaraan IESF Bali 14Th WEC 2022 juga sangat berpengaruh pada perkembangan sektor ekonomi hingga pariwisata di Tanah Air.

Seluruh kesuksesan penyelenggaraan ajang kejuaraan dunia olahraga elektronik itu sama sekali tidak bisa dilepaskan dari bagaimana peranan PB ESI.

Ketua Umum PB ESI, menjelaskan bahwa dirinya akan terus mendorong produk esports dalam negeri untuk terus merajai pasar.

“Saya sangat berharap produk-produk Esport dalam negeri ini dapat merajai pasar dalam negeri kita,” kata Budi Gunawan.

Sementara itu, Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo menyatakan bahwa euforia benar-benar terlihat dari semua pihak pasalnya mereka meyakini kalau kesuksesan IESF Bali 14Th WEC 2022 mampu menjadikan Indonesia sebagai barometer esports dunia.

“Penyelenggaraan Indonesia Esports Summit: Bali 14th World Esports Championships 2022 menjadi salah satu agenda terpenting PB ESI tahun ini. PB ESI optmistis, Indonesia Esports Summit: Bali 14th World Esports Championships akan menjadi landasan kuat bagi Indonesia di masa depan sebagai salah satu pusat dan barometer esports dunia,” ujarnya.

Dengan betapa suksesnya PB ESI mengawal acara tersebut, ke depan Indonesia juga akan terus memberikan kontribusi positif untuk perkembangan industri digital terutama esports.

“Penyelenggaraan ini bisa menjadikan tonggak sejarah bagi bangsa kita yang bisa ikut memberikan kontribusi di dalam perkembangan industri digital khususnya esports,” lanjut Ketua Harian PB ESI itu.

Selama bertanding, seluruh atlet esports juga tampak sangat bersemangat karena kebermanfaatan olahraga elektronik tersebut nyatanya memang sangat beragam bagi pembentukan karakter seorang atlet.

“Esports adalah olahraga terbaru, dan olahraga terbesar, tercepat hari ini dan memiliki cara kerja yang mirip dengan olahraga tradisional dari segi nilainya untuk bisa membangun kita semua menjadi lebih sehat. Kita harus terus belajar dari olahraga tradisional mengenai latihan yang keras dan saling menghormati, itu semua adalah bentuk tanggung jawab,” ungkap Presiden IESF, Vlad Marinescu.

Antusiasme sangat tinggi juga terjadi pada para pemain esports perempuan, yang mana mereka meyakini kalau seluruh perempuan akan bisa berkontribusi secara maksimal di dunia esports.

“Terus berikan dukungan semangat untuk para perempuan agar tidak mudah menyerah dan terus semangat dalam membangun keyakinan diri bahwa perempuan punya potensi besar untuk berdaya, berkembang, dan berkontribusi melalui esports,” pungkas Debora Imanuella selaku Anggota Staff Khusus Kantor Kesekjenan PB ESI.

Provinsi Bali Raih Provinsi Terbaik dalam Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Wilayah Jawa-Bali

JAKARTA – Pantaubali.com -Provinsi Bali meraih peringkat pertama pada Championship TP2DD 2022 Tingkat Provinsi untuk Wilayah Jawa-Bali yang dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia di Hotel Le Meridien – Jakarta, Selasa (Anggara Umanis, Wariga) 6 Desember 2022.

Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati mewakili Pemerintah Provinsi Bali menerima penghargaan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Championship Tahun 2022. Provinsi Bali dinobatkan sebagai Provinsi dengan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Terbaik, mengungguli Provinsi DKI Jakarta dan DI Yogyakarta yang masing-masing berada di peringkat ke-2 dan ke-3.

Mengusung tema ‘Akselerasi Digitalisasi Transaksi Pemda Dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Pengelolaan Keuangan yang Lebih Akuntabel’. TP2DD Championship 2022 ini merupakan wujud apresiasi pemerintah pusat terhadap kerja nyata pemerintah daerah dalam upaya percepatan dan perluasan digitalisasi di daerahnya.

Seperti diketahui TP2DD dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 3 Tahun 2021 tentang Pembentukan Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) yang bertujuan untuk mendorong implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) guna meningkatkan transparansi transaksi keuangan daerah, mendukung tata kelola dan pengintegrasian sistem pengelolaan keuangan daerah dalam rangka mengoptimalkan pendapatan daerah. Disamping juga bertujuan untuk mendukung pengembangan transaksi pembayaran digital masyarakat, mewujudkan keuangan yang inklusif serta peningkatan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional.

Dalam Rapat Koordinasi yang di buka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartanto serta dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny Gerard Plate dan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali juga turut memperoleh penghargaan sebagai Bank RKUD Terbaik dan Kabupaten Buleleng juga memperoleh peringkat terbaik 1 (satu) TP2DD Tingkat Kabupaten.

“Saya berharap dukungan Gubernur, Bupati dan Walikota dapat menjadikan P2DD ini menjadi lebih besar dan penting,” ujar Airlangga Hartarto.

Dengan adanya Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) ini diharapkan dapat melakukan upaya-upaya konkrit untuk bersama-sama mensukseskan program percepatan digitalisasi daerah demi mewujudkan Indonesia terkoneksi makin digital, makin maju.

Grand Opening MR. DIY Gianyar, Manjakan Pelanggan Dengan Hadiah Langsung

GIANYAR – Pantaubali.com – Pelanggan setia MR. DIY di Bali tepatnya di Kota Gianyar tepat nya di Jalan Bypass Dharma Giri, Buruan , Kecamatan Blahbatuh di sebrang Stadion Kapten Dipta, ada kabar gembira.

Selama 3 Hari ke depan mulai dari 9,10 dan tanggal 11 Desember 2022, setiap berbelanja min Rp. 150.000 berhak mendapatkan Payung Cantik hal tersebut disampaikan, Divisi Manager Bali Legowo.

Selanjutnya Dirinya menyampaikan, buat Sis and Bro yang belum kenal dengan MR. DIY, Dirinya memberi tau bahwasanya, MR.DIY toko modern retail dengan lebih dari, 450an toko tersebar di seluruh Indonesia, dengan moto Always Low Prces.

MR. DIY memiliki 10 kategori mulai dari perkakas, aksesoris kendaraan, perabotan pecah belah, alat tulis, kelengkapan olahraga, mainan anak-anak, hadiah, computer & aksesoris hp, serta perhiasan dan kosmetik yang semuanya dengan total lebih dari 18.000 jenis produk di setiap tokonya.

“Jadi kamu gak perlu kemana mana yach… untuk mencari yang kamu butuhkan, Karena “SEMUA KETEMU DISINI”, Cetusnya,Jumat,(9/12) di Gianyar.

Dirinya menambahkan, produk MR. DIY harganya sangat terjangkau ramah dikantong, produk unik yang ada ada idenya dan lengkap ketemu disini.

“Harga yang murah lagi… Plusss masih ditambah Promo Gratis Payung , kereeen kanDimana Lagi bisa belanja yang menyenangkan dan ke kinian, selain di MR.DIY”, tutupnya.

PB ESI Kembangkan Potensi Esport Indonesia Melalui Indonesia Esport Summit

BADUNG – Pantaubali.com – Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi Esport tanah air melalui festival Indonesia Esport Summit (IES) 2022. Acara tersebut merupakan salah satu upaya Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI) untuk mengembangkan potensi olah raga elektronik dalam negeri.

Bagus Juliawan, Guru SMK Wira Harapan Badung, pada kesempatan diskusi dengan awak media, mengatakan bahwa Indonesia Esports Summit 2022 yang diselenggarakan PB ESI membantu dunia pendidikan untuk memahami lebih mendalam tentang esports.

“Nilai-nilai esports selaras dengan nilai-nilai pendidikan. Selain dapat mengasah kecerdasan, dalam esports terdapat pelajaran terkait kedisiplinan, kepemimpinan, hingga karakter,” ujar Bagus Juliawan.

Hal tersebut diamini oleh Frengky Ong selaku Sekretaris Jenderal PB ESI yang menganggap IES mampu mengembangkan Esport tanah air.

“Animo masyarakat yang tinggi terhadap penyelenggaraan Indonesia Esports Summit 2022 membangun optimisme kami terhadap percepatan pengembangan esports tanah air. Konsep perhelatan ini yang mengusung konsep Sports Tourism dan Sportainment dapat diadopsi oleh penyelenggara-penyelenggara kegiatan esports di tanah air agar kegiatan esports tidak saja hanya bermanfaat bagi peningkatan prestasi atlet, namun juga memiliki dampak sosial-ekonomi-budaya bagi seluruh ekosistemnya,” ujarnya.

Kemeriahan Esport tanah air tidak terlepas dari tangan dingin PB ESI yang saat ini dipimpin oleh Jenderal Polisi (P) Budi Gunawan. Sejak awal pelantikannya, Ketum PB ESI tersebut menyiapkan banyak sekali langkah strategis dengan penuh akan optimisme untuk bisa terus membawa kemajuan dalam rangka membangun perkembangan esports Indonesia

Perkembangan esport Indonesia dibawah kepemimpinan Budi Gunawan memiliki perkembangan yang sangat pesat. Terbukti dari hasil kemenangan timnas Indonesia pada kejuaraan dunia esport IESF world championship Bali 2022.

Tidak hanya dari segi prestasi, Ketum PB ESI Budi Gunawan juga terus memperbaiki regulasi, karena hal tersebut dinilai menjadi pondasi dasar utnuk melindungi seluruh hak dan kewajiban dunia Esports Tanah Air.

Terkait hal tersebut, Kepala Bidang Hukum dan Legalitas PB ESI, Yudistira Adipratama mengatakan adanya sebuah regulasi memang menjadi hal yang sangat penting dan sangatlah diperlukan oleh PB ESI untuk mengembangkan potensi esport Indonesia.

“Regulasi diperlukan PB ESI sebagai induk organisasi esports di Indonesia, tidak hanya sebagai upaya melindungi hak dan kewajiban para atlet esports Indonesia, tetapi juga mencakup aspek-aspek lain seperti kontrak kerja, liga dan turnamen, keanggotaan pemain, ketentuan perwasitan, sponsor, anti-doping, dan masih banyak lagi,” ucap Yudistira.

Ipung Menilai, Tuntutan Hukuman Jaksa Penuntut Umum Rendah Kepelaku Kejahatan Seksual Pelajar Asal Jepang

DENPASAR – Pantaubali.com – Setelah kasus tindak kejahatan seksual terhadap adik kelas (15) dilakukan seorang pelajar WNA asal Jepang berinisial FS (17) yang telah menjalani persidangan perdana tertutup secara online dipimpin Majelis Hakim, Kony Hartanto, di Ruang Sidang Anak, Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, beberapa hari lalu (Selasa (6/12).

Dalam proses sidang yang masih berjalan hingga saat ini, Kuasa hukum korban, Siti Sapurah, merasa tuntutan Jaksa Penuntut Umum terdakwa FS (17) yaitu, Dua tahun penjara, tiga bulan kerja sosial tanpa Denda rendah.

Hal tersebut membuat Siti Sapurah merasa terpukul.Menurut Dirinya, bukan dirinya saja merasa terpukul akan tetapi, para penegak Hukum Indonesia serta anak-anak Indonesia tentu merasa terpukul juga.

Dirinya merasa, memang melihat adanya sinyal tidak baik dari awal, atau mulai pada tahap duanya.

Menurut wanita yang akrab disapa Ipung ini, merasa terdakwa terlihat mendapat perlakuan istimewa.Mulai dari, pelimpahannya hanya meyerahkan berkas serta dalam persidangan terdakwa juga melalui Daring.

Hal tersebut tentu menjadi pertanyaan besar bagi Ipung dengan menyampaikan, apakah Jaksa Penuntut Umum pernah melakukan hal istimewa tersebut terhadap anak terdakwa warga negara Indonesia.Selanjutnya Dirinya juga mempertanyakan bagaimana pelimpahan dapat dilakukan melalui Daring alasan pembenarnya seperti apa.

“Bukannya seseorang pada tahap dua, pelimpahan barang bukti terdakwa telah dilakukan BAP dihadapkan kepada Jaksa penuntut umum yang menerima berkasnya”, jelasnya di Denpasar.

Dirinya menyampaikan, selain itu juga terdakwa kembali mendapat keistimewaan pada persidangan per tanggal 6 Desember 2022.Sidang terdakwa dilakukan secara On Line.Tentunya tidak ada pembenar adanya alasan dalam kondisi Pandemi ini.Apa lagi sidang anak dilakukan secara tertutup untuk umum, tentu tidak ada orang melihat.Akan tetapi, yang menjadi pertanyaan dirinya, kenapa sidang dilakukan secara On Line.

Menurut Dirinya, lebih parah lagi korban dan keluarga korban dihadirkan di ruang sidang.Sedangkan anak terdakwa tidak.Selain itu juga, saksi-saksi lainnya dalam persidangan dilakukan semua melalui On Line juga.

“Apakah itu adil buat Indonesia.Tentu saya (Siti Sapurah) mengatakan tidak adil”, cetusnya.

Selanjutnya Dirinya sebagai kuasa hukum korban telah diberi kuasa hukum oleh keluarga korban.Akan tetapi, anehnya malah pengacara terdakwa keberatan atas hadirnya pengacara korban.Alasanya karena, posisinya telah digantikan oleh Jaksa, jika Jaksa dianggap sebagai penggantinya korban, kenapa menuntutnya dibawah minimal.

“Saya hadir dalam persidangan karena berkeinginan mengetahui apakah jalannya persidangan telah berjalan dengan jujur serta tidak ada permainan”, katanya.

Menurut Ipung, tuntutan dua tahun penjara tiga bulan, bukannya minimalnya jika merujuk pada Pasal 81 Ayat 2 UU Nombor 17 tahun 2016.Selain itu jika melihat pasal 81 Ayat 2 minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Akan tetapi, mengapa dituntutnya 2 Tahun 3 Bulan.Dirinya telah mengaku protes ke jaksa, alasanya kenapa tidak ada minimalnya Seharusnya tuntutanya 2,6 tahun.

“Kenapa dalam hal ini harus Jaksa yang menuntut minimalnya.Tentu bukan Jaksa yang menentukan separuhnya akan tetapi, Hakim yang menentukannya nanti”, katanya.

Dirinya berencana akan mengambil langkah selanjutnya yaitu, akan melaporkan Jaksa tersebut ke kejaksaan Agung dan Komisi Kejaksaan Agung di Jakarta.

“Karena saya merasa keberatan, Saya disini hadir sebagai wakil dari negara Indonesia melindungi anak-anak Indonesia bukan warga negara asing.UU sistem peradilan Pidana Nombor 11 tahun 2012 dilahirkan untuk anak Indonesia.Dilahirkan untuk melindungi anak sebagai korban bukan anak pelaku warga negara asing yaitu, Jepang”, paparnya.

Dirinya berharap, meskipun dalam hal ini Jaksa menuntutnya sangat rendah, akan tetapi sangat diharapkan hakim yang mulia adil.Sembari menambahkan, karena, dalam kaitan dengan kasus tersebut anak pelaku bukan baru pertama kalinya melakukan perbuatannya tersebut.Anak pelaku telah melakukannya yang kedua kalinya.

Gathering Bersama Wakil Menteri Luar Negeri Republik Ceko, Wagub Bali Berharap Perkuat Hubungan Bali-Ceko Kedepan

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri Gathering and Cocktail Reception bersama Wakil Menteri Luar Negeri Republik Ceko H.E Martin Tlapa di Griya Santrian Resort and Spa Sanur, Denpasar, Rabu (7/12) petang.

Acara tersebut juga dirangkai dengan Pembukaan pameran foto yang menampilkan kiprah Republik Ceko dalam organisasi multilateral Uni Eropa.

Wagub Cok Ace dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa acara ini adalah sebuah Kehormatan besar sekaligus mengucapkan rasa terima kasihnya.

“Terimakasih atas acara yang luar biasa ini. Selamat datang di Bali, semoga memberikan kesan terbaik pada Anda (Wamen Luar Negeri Republik Ceko, red) dan memberikan efek baik pula dalam hubungan dua negara,” ucap, Wagub Cok Ace.

Pria yang juga Guru Besar ISI Denpasar ini juga mengharapkan Kedatangan Wakil Menteri bisa mengangkat lagi pengetahuan masyarakat Republik Ceko tentang Pulau Dewata serta memperkuat keberadaan Komunitas Warga Ceko di Bali.

“Agar masyarakat Ceko bisa lebih banyak lagi yang menikmati Bali dalam waktu-waktu kedepannya,” tutur Wagub.

Sementara itu Wamen Luar Negeri Ceko H.E Martin Tlapa menyebutkan, dalam tahun-tahun terakhir ini makin banyak warga Ceko yang datang ke Bali baik untuk berlibur maupun bekerja.

“Saya sangat senang apalagi Bali sangat baik sekarang setelah berakhirnya pandemi. Senang bisa kembali dan melihat ekonomi kembali pulih. Orang orang kembali beraktivitas,” katanya menyinggung kedatangan keduanya ke Pulau Dewata

Wamen Tlapa juga mengatakan warga Ceko sangat senang berada di Bali dan ia melihat hubungan Ceko dengan Indonesia sangat baik.

“Juga tentang ajang Bali Democracy Forum (BDF) sangat baik dan merupakan diplomasi sangat kuat bagi Indonesia.Saya juga melihat potensi kerjasama ekonomi yang sangat besar kedepannya. Kesempatan untuk (mengembangkan,red) ekonomi hijau, infrastruktur dan sebagainya,” imbuhnya lagi.

Dalam acara yang berlangsung cukup santai tersebut, Wagub Cok Ace yang hadir bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Trisno Nugroho tersebut terlibat diskusi ringan terkait, investasi, pengembangan ekonomi hingga pariwisata yang melibatkan kedua negara. Juga terkait kehadiran Republik Ceko dalam acara Bali Democracy Forum (BDF) 2022 yang dihelat pekan ini.

Wagub Cok Ace juga disambut Duta Besar Republik Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Doleček dan Ketua Yayasan Pembangunan Sanur, sekaligus Konsul Kehormatan Republik Ceko Ida Bagus Gede Sidharta Putra.

Membanggakan, Tim Nasional Indonesia Nomor CS:GO Women Raih Posisi 3 Dunia

BADUNG – Pantaubali.com – Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia yang juga merupakan Wakil Kepala Bidang Atlet, Prestasi dan IT Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) Yohannes P Siagian mengungkapkan PB ESI bangga atas prestasi dan perjuangan terbaik yang ditunjukkan oleh Tim Nasional CS:GO Women yang berhasil meraih posisi 3 dunia.

Menurut Kepala Pelatih Tim Nasional Indonesia Yohannes P Siagian, prestasi yang di ukir oleh Tim Nasional Indonesia Nomor CS:GO Women adalah prestasi yang sangat membanggakan untuk seluruh Bangsa Indonesia.

Mereka tidak kalah skill, dan bisa menunjukkan yang terbaik pada kompetisi CS:GO dunia. Raihan prestasi yang mereka torehkan menandakan bahwa potensi atlet Indonesia di nomor CS:GO Women masih sangat besar, ujar Yohannes,Kamis,(8/12).

Semoga dengan prestasi ini, kompetisi CS:GO di Indonesia dapat aktif dan marak kembali, tutur Wakil Kepala Bidang Atlet, Prestasi dan IT Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) Yohannes P Siagian.

Sementara itu, mewakili rekan-rekan satu timnya, Dhammamitta Marvella mengungkapkan syukurnya atas prestasi yang berhasil mereka raih di IESF 14th World Esports Championships tahun 2022 di Bali.

“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan pembinaan yang diberikan oleh PB ESI kepada kami. Terima kasih untuk pelatih dan terima kasih untuk seluruh masyarakat Indonesia atas dukungan serta doanya untuk kami”, kata Dhammamitta Marvella.

Tim CS:GO Women yang berhasil meraih peringkat 3 dunia antara lain, Dhammamitta Marvella, Aulia Brilian Putri HAC, July Kusuma, Risalma Agnia, dan Daltha Amelia Dwiguna.

Ketua DPRD Tabanan Berikan Apresiasi Pada Bupati, Proses Penetapan ranperda Berjalan Lancar

TABANAN – Pantaubali.com – Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos memberikan apresiasi pada Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya beserta jajaran karena proses penetapan empat Ranperda menjadi Perda berjalan dengan lancar. Ranperda ini yakni, Ranperda Kabupaten Tabanan tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Ranperda inisiatif DPRD tentang Penyelenggaraan Perparkiran, serta Ranperda Kabupaten Tabanan tentang Data Dasar Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Data Desa Presisi.

“Prosesnya cepat dan tidak ada kendala. Ini merupakan bentuk kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam penyelengaraan pemerintahan daerah. Astungkara nantinya Perda yang kami hasilkan bisa memberikan manfaat pada masyarakat,” kata Made Dirga Kamis, (8/12).

Ranperda ini ditetapkan sebagai Perda pada Rapat Paripurna ke-19 (Sembilan Belas) Masa Persidangan III Tahun Sidang 2022 yang digelar di aula rapat DPRD Tabanan, Rabu, (7/12).

Kesepakatan penetapan Ranperda menjadi Perda ini ditandai dengan penandatanganan berita acara persetujuan bersama oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga didampingi para Wakil Ketua DPRD. Sidang tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Tabanan, anggota Dewan terhormat, jajaran Forkopimda, Sekda, Sekwan, para Asisten dan seluruh OPD serta para Camat se-Kabupaten Tabanan, Kepala/perwakilan Instansi Vertikal dan BUMD di Tabanan, Ketua/Perwakilan TP PKK dan DWP Tabanan.

Dirga juga berharap nantinya bisa segera keluar peraturan Bupati Tabanan sebagai petunjuk teknis pelaksanaan Perda yang telah dihasilkan. Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara ini berharap, Perda Perparkiran bisa memberikan dampak nyata di masyarakat.

“Untuk Perda Data Dasar Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Berbasis Data Desa Presisi semoga bisa segera juga ditindaklanjuti oleh setiap desa di Tabanan,” ujarnya.

Setelah dua Perda inisiatif, Ketua DPRD Tabanan Made Dirga S.Sos berencana juga akan membentuk perda lain yang fokus pada peningkatan pendapatan daerah. “Jadi tidak berhenti di sini, kami akan evaluasi lagi dan mencari celah untuk peningkatan pendapatan daerah,” ujarnya.

Gubernur Bali Apresiasi Kehadiran Relawan Kemanusiaan Dalam Penanganan Bencana

DENPASAR – Pantaubali.com – Upaya-upaya pengurangan risiko bencana memerlukan komitmen yang kuat dari semua pihak, baik dari unsur pemerintah, masyarakat/komunitas, dunia usaha, akademisi, media massa atau yang biasa kita sebut sebagai unsur pentahelix bencana. Kehadiran relawan merupakan perwakilan dari unsur masyarakat/komunitas yang menjadi sumber daya sekaligus aset yang dimiliki bangsa karena relawan adalah salah satu garda terdepan dalam memberikan layanan kepada masyarakat terdampak bencana. Demikian sambutan Gubernur Bali Wayan Koster yang dibacakan Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali I Made Rentin saat membuka Festival Nasional Relawan Kesehatan dan Public Safety Center 119 di Harris Hotel & Convention, Denpasar, Senin (5/12)

“Sinergitas antara Pemerintah dengan relawan telah terjalin sejak lama dalam berbagai kesempatan terutama dalam menghadapi tanggap darurat bencana atau krisis kesehatan. Saya harap, sinergitas ini dapat terus terjalin dan dikembangkan melalui kegiatan nyata, demi mewujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana,” kata Rentin membacakan sambutan Gubernur.

Ia menambahkan, dalam menghadapi setiap risiko bencana yang ada, relawan kesehatan secara khusus dibutuhkan di setiap tahapan siklus manajemen bencana karena kompetensinya yang tidak dapat digantikan oleh profesional lainnya.

“Maka dari itu Saya menyambut baik keberadaan komunitas Relawan Kesehatan seperti KREKI karena memiliki komitmen yang sejalan dengan Visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru. Dalam Visi ini terkandung nilai mulia membawa krama Bali menuju kehidupan yang sehat dan aman termasuk aman dari ancaman bencana,” paparnya.

Bertepatan dengan Hari Relawan Internasional pada hari ini, Ia mengucapkan terima kasih kepada para relawan kemanusiaan di seluruh Indonesia yang telah bekerja secara sukarela dan ikhlas dalam upaya penanggulangan bencana.

Ia berharap para relawan bisa selalu menjadi pelopor penanggulangan bencana yang tangguh di setiap daerah dan terus meningkatkan kompetensinya serta tetap menjunjung Panca Darma Relawan Penanggulangan Bencana yaitu Mandiri, Profesional, Solidaritas, Sinergi dan Akuntabel.

Kegiatan Festival Nasional Relawan Kesehatan dan Public Safety Center 119 mengangkat tema “Tingkatkan Solidaritas Melalui Kerelawanan” dan dimeriahkan dengan Kompetisi Poster (Penanganan Emergency Pra Hospital Inovasi dan Penanganan), Kompetisi CPR (Tatalaksana RJP – perorangan) dan Deklarasi komitmen untuk bergabung dalam tenaga cadangan kesehatan.

Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat Mencat 1.493 Menjadi Sasaran Lokasi Desa Adat se-Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat adalah salah satu program prioritas dalam mewujudkan visi “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Berencana Menuju Bali Era Baru yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia, sekala-niskala menuju kehidupan krama dan gumi Bali sesuai dengan prinsip Trisakti Bung Karno : Berdaulat secara Politik, Berdikari secara Ekonomi, dan Berkepribadian  alam Kebudayaan melalui pembangunan secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah, dan  terintegrasi dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan nilai-nilai Pancasila 1 Juni 1945.

Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat dilakukan bertujuan untuk mengetahui tersedianya sistem dan data base sumber daya desa adat, tersedianya data terpadu desa adat yang menyeluruh meliputi parahyangan, pawongan dan palemahan sekaligus memudahkan pengambilan kebijakan untuk pengembangan potensi desa adat serta langkah-langkah strategis untuk pembangunan desa adat ke depan dengan lokasi sasaran di 1.493 desa adat diseluruh Kabupaten/ Kota se-Bali.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali, Ketut Wica belum lama ini mengatakan, Bali Era Baru adalah suatu era yang ditandai dengan tatanan kehidupan baru, yakni Bali yang kawista, Bali kang tata-titi tenteram kerta raharja, gemah ripah lohjinawi, yakni tatanan kehidupan holistik yang meliputi tiga dimensi utama, yakni bisa menjaga keseimbangan alam, krama dan kebudayaan Bali, genuine Bali.

Mampu memenuhi kebutuhan, harapan dan aspirasi krama Bali dalam berbagai aspek kehidupan, dan yang terpenting adalah memiliki kesiapan yang cukup dalam mengantisipasi munculnya permasalahan dan tantangan baru dalam tataran lokal, nasional dan global yang akan berdampak secara positif maupun negatif terhadap kondisi di masa yang akan datang (management resiko).

Ditambahkan Ketut Wica, bahwa visi menuju Bali Era Baru diwujudkan dengan menata secara fundamental dan komprehensif pembangunan Bali yang mencakup tiga aspek utama yakni alam, krama dan kebudayaan Bali berdasarkan nilai-nilai Tri Hita Karana yang bersumber dari nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi yang terdiri dari Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi dan Jagat Kerthi.

Dalam deseminasi Hasil Sensus Berencana Sumber Daya Bali Berbasis Desa Adat ini dijelaskan terkait bagaimana desa adat itu memiliki data keseluruhan agar saat membuat potogram akan mempermudah pemetaan apa yang harus dilakukan sekaligus mengetahui potensi apa yang ada di desa adat itu, sehingga dengan mengetahui potensi yang ada maka pimpinan kita dapat dengan mudah membuat program pembangunan di masing-masing desa adat itu.

Sehingga potensi yang ada tidak akan sama antara satu dengan yang lainnya.

“Potensi desa wisata banyak maping yang sudah ditemukan, dan sudah dikeluarkan juga potensi ekonomi yang dapat dikembangkan. Dengan adanya data yang jelas, tentu akan berfungsi untuk mempermudah menentukan desa-desa adat mana saja yang bisa terlebih dahulu memenuhi syarat dialokasikan sebagai desa wisata. Dari 1493 desa semua memiliki peluang menjadi desa wisata berdasarkan dari segi seni budaya dan kearifan lokal”, bebernya.

Koordinator Tim Analisa Hasil Sensus Putu Manik Prihatini sebagai salah satu narasumber menyampaikan hasil sensus berencana sumber daya Bali berbasis desa adat tahun 2022 adalah hasil analisis terkait dengan jumlah desa adat di Bali 1.493 desa adat yang tersebar di sembilan (9) Kabupaten/ Kota se-Bali. Sensus pertama kali dilaksanakan pada tahun 2021, yang diawali dengan sosialisasi pelaksanaan sensus di 57 Kecamatan se-Bali.

Selain Kepala Bidang Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Bali Ketut Wica dan Koordinator Tim Analisa Hasil Sensus Putu Manik Prihatini, hadir juga Prof. Ketut Darmaputra yang merupakan salah satu Tim dari Kelompok Ahli Pembangunan Informasi dan Teknologi Provinsi Bali.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, Tim IT Dinas Kominfos Provinsi Bali, Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Bali, Perwakilan Bendesa Agung Provinsi Bali, Bendesa Madya dan Bendesa Alit Provinsi Bali dan Kabupaten/ Kota se-Bali serta para Koordinator Tenaga Penyuluh Bahasa Bali tingkat Provinsi Bali.