- Advertisement -
Beranda blog Halaman 600

KRM Perkuat Kolaborasi Daerah Kelola Hutan Mangrove

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara Peresmian Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya sebagai Kebun Raya Mangrove Presiden RI Ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah BRIN Hj. Megawati Soekarnoputri

 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menghadiri acara Peresmian Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya sebagai Kebun Raya Mangrove atau KRM oleh Presiden RI Ke-5 sekaligus Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hj. Megawati Soekarnoputri, Rabu (26/7).

Selain sebagai Kebun Raya, BRIN siap menjadikan Hutan Mangrove Gunung Anyar Surabaya sebagai Pusat Budidaya Tanaman Mangrove di Tanah Air dan menjadi wadah peneliti dari perguruan tinggi, mahasiswa dan lain sebagainya. Turut hadir Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Walikota Surabaya Eri Cahyadi beserta undangan lainnya

Seusai mengikuti seluruh rangkaian acara, Bupati Giri Prasta menyebutkan bahwa dirinya sangat menyambut baik peresmian KRM Surabaya oleh Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri, dikatakan KRM akan menjadi wadah berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam memacu pengelolaan mangrove secara berkelanjutan, mengingat mangrove memiliki nilai penting secara ekonomi dan sosial sekaligus strategis dalam pengendalian perubahan iklim. Pihaknya juga menyatakan Kabupaten Badung sebagai daerah yang memiliki ekosistem mangrove sangat serius untuk memastikan kelestarian hutan mangrove. “Kebun raya mangrove ini akan menjembatani, mengkoordinasi dan memperkuat kolaborasi di antara semua stakeholder pada semua tingkatan di berbagai daerah untuk mendukung pengelolaan hutan mangrove,” ujarnya seraya menekankan pentingnya hutan mangrove secara ekologi dan ekonomi.

Disebutkan juga mangrove menjadi tempat hidup biota laut bernilai ekonomis penting bagi masyarakat. Mangrove juga banyak dimanfaatkan untuk kegiatan ekowisata oleh masyarakat. “Secara ekologis, mangrove menjadi benteng dari abrasi dan tsunami. Keberadaan mangrove tidak hanya penting untuk keanekaragaman hayati di pesisir tapi juga mendukung ketahanan pangan dan penciptaan lapangan kerja,” kata Giri Prasta.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hj. Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya menyampaikan KRM ini inisiasi pihaknya bersama Tri Rismaharini ketika masih menjabat sebagai Walikota Surabaya. Megawati bercerita ketika itu Ibu Risma bertanya kepadanya tentang kondisi Kenjeran yang gersang agar bisa menjadi hijau, dengan spontan dirinya mengaku menyuruh ibu Risma agar menanami kawasan tersebut dengan pohon cemara udang yang memiliki karakter dapat menahan banjir Rob ataupun sebagai pemecah tekanan gelombang tsunami karena akarnya sangat kuat sehingga tidak cepat roboh. “Terkait kebun raya mangrove ini, Surabaya kan kota yang panas jadi mangrove itu bisa membuat sejuk karena mengeluarkan oksigen dan mengambil polutan. Oleh sebab itu juga biota laut senang berada di hutan mangrove, ada ikan, ada udang, ada kepiting dan kawasan ini jadi tempat pembenihan mereka,” ucapnya.

Lebih lanjut Megawati Soekarnoputri menuturkan, ketika menjadi Wapres dirinya menyebut suka main di kebun raya yang ada di seluruh Indonesia yang saat itu jumlahnya ada 5 buah antara lain Kebun Raya Bogor, Cibodas, Bedugul, Purwodadi dan Cibinong. Dimana kondisi semua kebun raya yang ada saat itu disebutkan kurang terawat. “Bagaimana ini bisa menarik wisatawan kalau kurang terawat dan lain sebagainya, pendek cerita lalu saya bikinlah Yayasan Kebun Raya Indonesia sampai hari ini. Seperti apa yang disampaikan Kepala BRIN dari 5 kebun raya sekarang menjadi 45 kebun raya di Indonesia. Membuat kebun raya tidak boleh sembarangan ada kriteria dan standarisasinya. Kebun raya berfungsi untuk melindungi tumbuhan endemic, sebagai tempat penelitian lalu menjadi bagian dari pariwisata,” jelasnya.

 

Terpidana Korupsi LPD Sunantaya Serahkan Uang Pengganti Rp435 Juta

Kejari Tabanan melalui Kasi Pidsus menyerahkan uang pengganti senilai Rp435 juta kepada Ketua LPD Sunantaya Pande Nyoman Renata dan Bendesa Adat Sunantaya I Ketut Partana, Selasa (25/7/2023).
Kejari Tabanan melalui Kasi Pidsus menyerahkan uang pengganti senilai Rp435 juta kepada Ketua LPD Sunantaya Pande Nyoman Renata dan Bendesa Adat Sunantaya I Ketut Partana, Selasa (25/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Terpidana korupsi LPD sekaligus mantan Bendesa Adat Sunantaya, Kecamatan Penebel, I Gede Wayan Sutarja menyerahkan uang pengganti kerugian negara senilai Rp435 juta.

Pengembalian itu dilakukan pihak keluarga Sutarja kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan pada Selasa (25/7/2023).

Uang pengganti kerugian negara itu akan nantinya akan diserahkan ke LPD atau nasabah sebagai ganti rugi.

Karena itu, pada saat yang sama pihak Kejari Tabanan menyerahkan langsung uang pengganti itu kepada Ketua LPD Sunantaya Pande Nyoman Renata dan Bendesa Adat Sunantaya I Ketut Partana.

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kaspidsus) Kejari Tabanan I Nengah Ardika menyebut, jumlah uang pengganti yang diserahkan tersebut sesuai putusan Mahkamah Agung (MA).

“Kami berharap uang ini bisa diserahkan secara proporsional kepada nasabah yang berhak karena mungkin (nasabah) yang menabung atau memiliki deposito melebihi jumlah uang yang bisa kami selamatkan,” ujarnya.

Sementara itu, Bendesa Adat Sunantaya I Gede Ketut Partana mengatakan, pihaknya akan menggelar paruman desa adat bersama masyarakat sebelum uang tersebut dikembalikan.

“Kami akan sampaikan putusan MA kepada masyarakat dan jumlah uang yang dikembalikan. Sesuai keputusan, uang hanya dikembalikan pokoknya saja,” jelasnya.

Untuk diketahui, Sutarja dinyatakan terbukti melakukan korupsi di LPD Sunantaya dalam kapasitasnya sebagai Ketua Badan Pengawas periode 2007-2017.

Perbuatannya itu mengakibatkan kerugian negara senilai Rp1,164 miliar lebih.

Mantan anggota DPRD Tabanan ini divonis dua tahun penjara dan diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp435 juta untuk mengembalikan rumah beserta sertifikat yang sebelumnya disita Kejari Tabanan. (ana)

Bupati dan Bunda Rai Sanjaya Dukung Tumbuh Kembang Anak Tabanan Menuju Indonesia Emas

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya S.H., M.M, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan menghadiri secara langsung acara Gebyar PAUD yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (24/7/2023).
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya S.H., M.M, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan menghadiri secara langsung acara Gebyar PAUD yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (24/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Gebyar PAUD yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Anak Nasional 2023 yang diselenggarakan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Kabupaten Tabanan yang ditujukan sebagai wadah kreativitas anak-anak, mendapat dukungan penuh dari Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya S.H., M.M, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan.

Dukungan tersebut ditunjukkan dengan menghadiri secara langsung kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Kesenian I Ketut Maria Tabanan, Senin (24/7/2023).

Antusias peserta terlihat dari dipadatinya Gedung Maria oleh anak-anak yang didampingi Orang Tua dan Para Guru.

“Luar biasa buat anak-anak kita, tepuk tangan buat anak-anak kita karena anak-anak ini adalah nantinya sebagai pelita, tunas bangsa dan harapan bagi Tabanan, Bali, bahkan untuk Indonesia di mata dunia kedepan. Luar biasa untuk anak-anak kita yang terlahir di Tabanan ini,” ujar Bupati Sanjaya yang saat itu juga didampingi Sekda, para Asisten, Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Tabanan.

Senada dengan Bupati Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya juga menegaskan, perlindungan terhadap anak-anak harus terus dilakukan bersama-sama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa, mulai dari orang tua, keluarga, masyarakat, dan pemerintah guna mewujudkan cita-cita, anak-anak sebagai generasi penerus yang akan membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera sesuai visi menuju Indonesia Emas 2045.

Tidak salah dengan apa yang selalu didengung-dengungkan oleh Bapak Presiden Joko Widodo, bagaimana di tahun 2045 menuju Indonesia Emas adalah berangkatnya dari anak-anak.

Kabupaten Tabanan dengan jumlah penduduk sekitar 640 ribu orang yang 21 persennya, yakni hampir 79 ribu orang adalah terdiri dari anak-anak yang harus dibina riang gembira, diajarkan sopan santun dan budi pekerti yang luhur.

“Saya lihat anak-anak tadi sudah sangat luar biasa karena kita juga selalu mensupport mereka, baik melalui Pemkab Tabanan, juga saya selaku Bunda PAUD dan sudah barang tentu kedepannya akan lebih kami perhatikan lagi. Kami perhatikan fasilitas bermainnya, kami perhatikan fasilitas belajarnya dan kami juga akan memperhatikan fasilitas gizinya. Itu yang utama agar bagaimana nanti kedepannya adalah anak-anak kita inilah yang akan menjadi penerus, tunas bangsa untuk melanjutkan pembangunan di Kabupaten Tabanan,” sambung Bunda Rai.

Untuk diketahui, puncak acara kegiatan ini diikuti juga oleh para kepala BUMD di Tabanan, Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia se-Kabupaten Tabanan, Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tabanan serta undangan terkait lainnya.

Sebelum acara puncak ini digelar, berbagai kegiatan juga telah dilakukan melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, seperti berbagai kegiatan lomba kreativas, lomba permainan tradisional, lomba mesatwa, hingga menggelar seminar anti bulying yang ditujukan untuk mewujudkan budaya anti bullying guna menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif di Sekolah.

Dalam kesempatan tersebut, dirangkaikan dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diserahkan secara langsung oleh Bupati Sanjaya bersama Bunda Rai Sanjaya kepada perwakilan anak-anak PAUD serta pemberian hadiah kepada juara-juara lomba. Acara kemudian ditutup dengan hiburan yang diselenggarakan oleh penampilan para juara, serta persembahan tari dan lagu dari anak-anak SLB. (rls)

Kembangkan Kampung Pancasila, Bupati Giri Prasta Terima Kunja Pemkab Banyumas

Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menerima kunjungan studi komparasi rombongan Pemkab Banyumas di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (24/7/2023).
Bupati Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menerima kunjungan studi komparasi rombongan Pemkab Banyumas di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Senin (24/7/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Sekda I Wayan Adi Arnawa dan Ketua TP PKK Badung Nyonya Seniasih Giri Prasta menerima kunjungan studi komparasi Bupati Banyumas Provinsi Jawa Tengah Achmad Husein bersama Wakil Bupati Sadewo Tri Lastiono terkait pengembangan Kampung Pancasila, Senin (24/7/2023) bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

Sebagai wujud dukungan konkret terhadap pengembangan Kampung Pancasila dan penguatan toleransi kehidupan beragama di Kabupaten Banyumas, secara pribadi Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan dana motivasi sebesar Rp 50 juta kepada Ketua MUI sekaligus Ketua Yayasan Rahmatan Lil Alamin Kabupaten Banyumas.

Dalam sambutannya Bupati Giri Prasta menyampaikan, Badung merupakan kabupaten yang selalu berkomitmen penuh dalam merawat kebhinekaan dan keberagaman, dengan memberikan sentuhan yang sama rata dan sama rasa kepada semua umat beragama yang ada di wilayah kabupaten Badung.

“Kami meyakini ketika ada aksi maka akan ada reaksi, jadi ketika Pemkab Badung melakukan dan memberikan hal baik kepada seluruh umat beragama, otomatis umat juga akan membalasnya dengan kebaikan pula, karena saya meyakini semua umat beragama itu mengajarkan kebaikan. Oleh sebab itu saya tidak pernah membeda-bedakan umat beragama yang ada di Kabupaten Badung, semua sama dapat dan semua sama rasa,” ujarnya.

Pihaknya juga menyebut semua kebijakan politik dan anggaran Kabupaten Badung dilandasi oleh konsep Tri Hita Karana dan nilai-nilai luhur 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, guna meringankan beban masyarakat, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang kehidupan berbangsa dan bernegara, menumbuhkan semangat gotong royong, toleransi dan kerukunan hidup berdampingan sesama umat beragama.

“Kami di Badung memiliki kawasan Puja Mandala, sebagai simbol toleransi dan kerukunan hidup beragama, dimana rumah ibadah semua umat beragama dibangun dalam satu kawasan, jadi di Kabupaten Badung ini tidak ada konflik antar umat beragama,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh Bupati Badung beserta jajarannya. Dirinya menyebut Badung sebagai kabupaten berprestasi dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dan toleransi sangat tepat dijadikan tempat study tiru untuk menimba pengalaman dalam mengembangkan Kampung Pancasila di Kabupaten Banyumas.

“Kami punya niat untuk membangun Kampung Pancasila di Banyumas dan Kabupaten Badung menjadi tempat yang tepat untuk menimba pengalaman terkait hal itu,” ungkapnya.

Turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, jajaran Forkopimda Kabupaten Banyumas, Ketua FKUB dan Ketua MUI Kabupaten Banyumas, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Badung, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Badung Nyoman Suendi dan Ketua FKUB Kabupaten Badung. (rls)

Perempuan Asal Gorontalo Ditemukan Membusuk di Kamar Kos Desa Abiantuwung

Evakuasi mayat yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Banjar Taman Surodadi, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri.
Evakuasi mayat yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Banjar Taman Surodadi, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Perempuan bernama Disniati Bakri (29) ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Banjar Taman Surodadi, Desa Abiantuwung, Kecamatan Kediri.

Korban yang berasal dari Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo ini ditemukan telah membusuk di atas kasurnya. Diduga korban meninggal karena sakit.

“Kami menerima laporan penemuan mayat ini kemarin malam,” ujarnya Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata saat dikonfirmasi, Senin (24/7/2023).

Berata menjelaskan, penemuan mayat pertama kali diketahui oleh Oki Prasetya (27) yang merupakan penghuni kos kamar nomor 1.

Ia menghubungi saksi, Kadek Mahendra Adi Winata (31) bahwa penghuni kos nomor 7 tidak keluar kamar sejak tiga hari lalu.

Disamping itu, ia juga mencium bau busuk dari dalam kamar kost tersebut.

Setelah saksi mengecek kamar nomor 7 yang kebetulan tidak terkunci, didapati penghuni kos telah meninggal dengan kondisi tubuh bengkak dan menghitam.

Selanjutnya, peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kediri. Saat ini jenazah dititip di Rumah Sakit Prof. Dr. I.G. N .G. Ngoerah dan dilakukan visum luar jenazah.

“Kami juga sedang mencari keberadaan keluarga korban dan melakukan penyelidikan lebih lanjut,” imbuhnya. (ana)

Pohon Bunut Berusia Ratusan Tahun Tumbang di Desa Buahan, Timpa Warga dan Kandang Babi

Pohon jenis bunut tumbang di Jalan Beji Pancoran Gajah, Banjar Buahan Tengah, Desa Buahan, Tabanan, Senin (24/7/2023).
Pohon jenis bunut tumbang di Jalan Beji Pancoran Gajah, Banjar Buahan Tengah, Desa Buahan, Tabanan, Senin (24/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pohon jenis bunut berusia ratusan tahun tumbang di Jalan Beji Pacoran Gajah, Banjar Buahan Tengah, Desa Buahan, Tabanan pada Senin (24/7/2023) sekitar pukul 17.00 WITA.

Pohon dengan diameter 25 cm dan tinggi 15 meter tersebut tumbang akibat lapuk.

Informasi yang dihimpun, salah seorang warga I Ketut Joda (70) yang sedang melintas di sekitar lokasi mengalami luka di bagian kepala akibat terkena ranting pohon.

Korban langsung dilarikan ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Pohon juga menimpa kandang babi yang letaknya di sebelah Utara pohon dengan kerugian ditaksir mencapai Rp3 juta.

Salah seorang saksi, I Kadek Yasa Nadi (45) menuturkan sebelum kejadian korban Ketut Joda hendak memberi makan babi. Saat korban melintas, tiba-tiba pohon tumbang ke arah utara hingga mengenai dirinya.

“(Korban) luka di bagian kepala tapi masih sadar dan langsung dibawa ke rumah sakit Tabanan,” jelasnya.

Saat ini, pihak BPBD Tabanan bersama warga telah melakukan pembersihan pohon. Turut hadir Bhabinkamtibmas Desa Buahan. (ana)

Kecelakaan di Depan Taman Sriwedari Sanggulan, Libatkan Dua Mobil dan Satu Motor

Kondisi Mobil Suzuki Splash yang terlibat kecelakaan hingga masuk ke Taman Sriwedari di jalan tikungan jembatan Sanggulan termasuk Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan pada Minggu (23/7/2023) malam. 
Kondisi Mobil Suzuki Splash yang terlibat kecelakaan hingga masuk ke Taman Sriwedari di jalan tikungan jembatan Sanggulan termasuk Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan pada Minggu (23/7/2023) malam. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan melibatkan Mobil Xenia dan Mobil Suzuki Splash di jalan tikungan jembatan Sanggulan termasuk Banjar Taman Sari, Desa Delod Peken,  Kecamatan Tabanan pada Minggu (23/7/2023) malam.

Bahkan, Mobil Suzuki Splash sampai masuk ke Taman Sriwedari.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gede Made Berata mengatakan, peristiwa itu juga mengakibatkan salah seorang pengendara sepeda motor mengalami luka-luka akibat tertabrak Mobil Xenia. Namun, tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian material mencapai Rp38 juta akibat kerusakan pada kedua mobil dan motor,” ujarnya Senin (24/7/2023).

Berata menjelaskan, sebelum kejadian Mobil Xenia dengan Nomor Polisi DK 1536 IZ yang dikemudikan Yohanes Arianto Tualaka (30) datang dari arah Barat  jurusan Tabanan  menuju arah Timur jurusan Kediri.

Saat itu, ia datang beriringan dengan mobil Suzuki Splash dengan Nomor Polisi DK 1876 FBO dan sepeda motor Honda DK 6550 GBJ yang berada di depannya.

Setibanya di TKP tepatnya tikungan di depan Taman Sriwedari, Mobil Xenia hendak menyalip kendaraan didepannya. Namun, saat itu datang mobil dari arah Timur.

Seketika pengemudi banting setir ke kiri hingga membentur Mobil Suzuki Splash yang ada di depannya dan menabrak pengendara motor yang juga ada di depannya.

“Mobil Suzuki Splash hilang kendali dan menabrak trotoar hingga masuk ke Taman Sriwedari. Korban yang mengendarai sepeda motor Honda terpental ke kiri trotoar, sedangkan Mobil Xenia terbalik di kiri jalan dekat trotoar,” ungkapnya.

Berata menambahkan, pengendara sepeda motor bernama I Made Radit Adi Palguna (17) asal Marga, Tabanan mengalami luka-luka dan dibawa ke RSUD Tabanan untuk mendapat perawatan.

“Kecelakaan ini terjadi akibat pengemudi Mobil Xenia kurang hati-hati saat menyalip kendaraan didepannya di posisi jalan tikungan,” imbuhnya.

Pencuri Motor di Kos-Kosan Banjar Anyar, Tertangkap di Lamongan Jatim 

Pelaku pencurian motor di kos-kosan Gang Kepiting, Banjar Senapahan Kaja, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.
Pelaku pencurian motor di kos-kosan Gang Kepiting, Banjar Senapahan Kaja, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Unit Reserse Kriminal Polsek Kediri berhasil mengungkap kasus pencurian sepeda motor.

Pelaku adalah Alfian Putra Febrianto (24) asal Lamongan, Jawa Timur, mencuri sepeda motor di kos-kosan gang kepiting, Banjar Senapahan Kaja, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, pada Selasa (11/7/2023).

Kapolsek Kediri Kompol Ni Luh Komang Sri Subakti mengatakan, penangkapan Alfian berawal dari laporan korban Ida Ayu Komang Sariani (50).

Korban mengaku kehilangan sepeda motor Honda PCX hitam yang parkir di depan kamar kosnya sekitar pukul 15.40 WITA. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp36 juta.

“Saat korban di kamar mandi, tiba tiba mendengar suara sepeda motor dan setelah di cek keluar mendapati sepeda motornya sudah hilang,” ujar Sri Subakti, Senin (24/7/2023).

Setelah menerima laporan, Unit Opsnal Polsek Kediri langsung melakukan penyelidikan. Berdasarkan keterangan para saksi, pelaku berhasil diamankan di kos-kosan daerah Lamongan, Jawa Timur pada Sabtu (22/7/2023).

“Modus operandi pelaku mengambil sepeda motor dengan mudah, karena kunci berada diatas meja kos saat korban di kamar mandi,” kata Subakti.

Saat diinterogasi, pelaku mengaku motor hasil curiannya digadaikan di Singaraja sebesar Rp5 juta. Selanjutnya, pergi ke Lamongan menggunakan travel dan uang hasil gadai sepeda motor tersebut habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Dari tangan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit motor Yamaha Jupiter Z Hijau yang dibeli dengan uang hasil gadai. (ana)

Pilkel Serentak 2023 di Tabanan, Tiga Petahana Tumbang

Pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) di Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, Minggu (23/7/2023).
Pelaksanaan pemilihan perbekel (Pilkel) di Desa Baru, Kecamatan Marga, Tabanan, Minggu (23/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemilihan perbekel (Pilkel) serentak di 14 desa di Kabupaten Tabanan telah selesai dilakukan pada Minggu (23/7/2023).

Informasi yang dihimpun, terdapat 11 incumbent atau petahana yang bertarung kembali. Sedangkan tiga diantaranya tidak maju lagi kerena sudah tiga kali menjabat.

Kemudian, berdasarkan hasil sementara perhitungan suara ada tiga incumbent atau petahana yang tumbang. Yakni di Desa Biaung, Kecamatan Penebel; Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur; dan Desa Angkah, Kecamatan Selemadeg Barat.

Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tabanan I Wayan Carma mengatakan, pemungutan suara telah selesai dilakukan pada pukul 12.00 WITA. Pleno pembacaan hasil dari masing-masing TPS telah selesai dilakukan.

“Tinggal menunggu pleno Panitia Pemungutan Suara (PPS) desa dan nanti (hasilnya) akan diserahkan ke BPD. Kemungkinan besok baru disampaikan,” ujarnya, Minggu (23/7/2023).

Ia menjelaskan, pengajuan keberatan atau ranah gugatan terhadap hasil pilkel baru bisa dilakukan setelah berita acara diserahkan ke BPD dari 24 hingga 26 Juli 2023.

“Hasil final akan diumumkan paling lama 27 Juli nanti. Selanjutnya, rencana pelantikan dilakukan 25 September 2023 mendatang,” sebutnya.

Carma menambahkan, selama tahapan pelaksanaan pilkel yang telah dimulai sejak enam bulan lalu berjalan dengan baik. Meskipun, sempat terkendala pelipatan surat suara tetapi pihaknya telah turun langsung untuk mengecek ke 14 desa.

“Secara umum tidak ada kendala. Tahapan pilkel berjalan dengan lancar dan aman,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, pada 2023 ini terdapat 14 desa tersebar di tujuh kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan melaksanakan pemilihan perbekel atau kepala desa.

Adapun desa tersebut yakni Desa Megati di Kecamatan Selemadeg Timur, Desa Mundeh Kauh dan Desa Angkah di Kecamatan Selemadeg Barat. Desa Abiantuwung di Kecamatan Kediri.

Kemudian, di Kecamatan Marga ada Desa Kukuh, Desa Marga Dajan Puri, Desa Marga Dauh Puri dan Desa Baru. Di Kecamatan Penebel ada Desa Biaung, Desa Mengesta, dan Desa Sangketan.

Di Kecamatan Pupuan ada Desa Bantiran dan Jelijih Punggang. Selanjutnya Desa Perean Kangin di Kecamatan Baturiti.

Sesuai jadwal yang telah disusun oleh PMD, massa kampanye berlangsung 14 – 16 Juli 2023 lalu. Dilanjutkan persiapan prasarana TPS pada 17 – 18 Juli 2023 dan masa tenang pada 19 – 20 Juli 2023.

Kemudian, pengiriman surat panggilan pemilih pada 21 – 22 Juli 2023 serta pencoblosan atau pemungutan suara dilaksanakan 23 Juli 2023. Terakhir akan dilaksanakan pelantikan pada 25 September 2023. (ana)

Bupati Sanjaya Buka Lomba Mancing ST. Manusmrrti Dauh Pala

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, membuka lomba mancing ST. Manusmrrti Banjar Dauh Pala di Tukad Yeh Empas Dauh Pala, Desa Dauh Peken Tabanan, Minggu (23/7/2023).
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, membuka lomba mancing ST. Manusmrrti Banjar Dauh Pala di Tukad Yeh Empas Dauh Pala, Desa Dauh Peken Tabanan, Minggu (23/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Sebagai ajang rekreasi sekaligus silaturahmi, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, mengapresiasi lomba mancing yang diselenggarakan oleh masyarakat.

Apresiasi itu diperlihatkan dengan menghadiri langsung sekaligus membuka lomba mancing ST. Manusmrrti Banjar Dauh Pala di Tukad Yeh Empas Dauh Pala, Desa Dauh Peken Tabanan, Minggu (23/7/2023).

Beserta Ketua DPRD Provinsi Bali dan salah satu anggotanya, anggota DPRD Tabanan, Sekda dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, Camat dan unsur Forkopimcam Tabanan, Perbekel, Bendesa Adat serta tokoh masyarakat setempat, Bupati Sanjaya menyampaikan kepada seluruh peserta, bahwa lomba mancing ini bukan hanya sebagai ajang memancing, tetapi sekaligus merupakan ajang untuk rekreasi hiburan sekaligus silaturahmi.

“Patut berbahagia kita bisa melaksanakan lomba mancing yang digagas oleh Sekaa Teruna, selain juga untuk menggali dana, bagaimana kita pasca Covid ini meluangkan waktu di hari minggu untuk saling interaksi, silaturahmi diantara kita. Untuk itu, mari kita nikmati liburan kita saat ini dengan meliang-meliang serta jangan lupa nanti habis mancing, bersihkan area sekitar dan jangan sampai ada sampah tercecer,” pinta Sanjaya.

Selain itu, Ia juga menyampaikan, berbagai kegiatan yang positif dari masyarakat akan selalu mendapat dukungan dari pemerintah. Apalagi dalam membangun menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, pihaknya ingin meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan masyarakat.

Untuk itu, pihaknya juga menghimbau agar tidak terpecah belah dan tetap jaga kekompakan, semangat gotong royong, untuk mewujudkan pembangunan kedepan.

Sebelumnya, Kadek Widi selaku Ketua Panitia Lomba yang juga selaku Ketua ST. Manusmrrti menyampaikan, kegiatan ini diadakan untuk menunjang kreativitas ST. Manusmrrti yang akan melaksanakan kegiatan me-Tirta Yatra.

Atas suport dari Bupati dan jajaran beserta Ketua DPRD Bali dan anggota legislatif Tabanan, tokoh masyarakat, pihaknya menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya. (rls)