- Advertisement -
Beranda blog Halaman 526

Sekda Adi Arnawa Hadiri Ngeratep Pelawatan Pura Dalem Salunding Kapal

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri upacara ngeratep pelawatan di Pura Dalem Salunding, Br. Tambak Sari, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Minggu (24/12/2023).
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri upacara ngeratep pelawatan di Pura Dalem Salunding, Br. Tambak Sari, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Minggu (24/12/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri upacara ngeratep pelawatan di Pura Dalem Salunding, Banjarde Tambak Sari, Desa Adat Kapal, Kecamatan Mengwi, Minggu (24/12/2023).

Upacara ngeratep juga dihadiri anggota DPRD Badung I Made Suwardana, Camat Mengwi I Nyoman Suhartana, Lurah Kapal I Nyoman Adi Setiawan, Penglingsir Puri Muncan Kapal serta tokoh masyarakat setempat.

Untuk perbaikan/ngodak pelawatan mendapat bantuan dari Pemkab Badung sebesar Rp 400 juta, dan Sekda Adi Arnawa membantu secara pribadi pelaksanaan upacara sebesar Rp 5 juta.

Adi Arnawa atas nama Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi krama pengempon Pura Dalem Salunding yang sudah semangat memperbaiki pelawatan Ida Betara. Hal ini sebagai wujud bhakti dan yadnya krama ke hadapan Beliau.

“Kehadiran kami selaku pemerintah sebagai upasaksi dari jalannya upacara. Semoga melalui upacara ini pengempon pura dan kita semua diberikan keselamatan,” jelas Adi Arnawa.

Lebih lanjut Adi Arnawa mengharapkan, masyarakat harus tetap bersatu, sehingga kondisi keamanan dan kenyamanan dapat terjaga dengan baik terlebih menjelang pesta demokrasi pemilu yang akan datang.

Manggala Karya Putu Muliarta mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bantuan yang telah diberikan kepada krama pengempon untuk perbaikan pelawatan di Pura Dalem Salunding.

Keberadaan Pura Dalem Salunding sesuai Purana tahun 1471 terdapat beberapa pelinggih seperti pelinggih Betara Dalem Salunding, Pelinggih Ratu Nyoman Sakti, Pelinggih Pelawatan Ida Ratu Mas, Ida Ratu n ngurah, Ida Ratu Ayu Manik Gangga, Pelinggih Tiga Saksi dan Taman Beji.

Sementara mengenai perbaikan pelawatan ida Betara sudah menjadi kesepakatan krama pengempon. Upacara ngodak pelawatan dimulai pada tanggal 18 Oktober lalu dengan nunas ica perbaikan pralingga dan pada tanggal 21 Oktober nebas pelawatan. Setelah selesai dilaksanakan upacara ngeratep, dilanjutkan melasti ke segara pada tanggal 25 Desember, pemelaspas saat Purnama tanggal 27 Desember dan terakhir nyineb tanggal 30 Desember 2023. (rls)

Pemkab Tabanan Gelar Upacara Tawur Agung Panca Wali Krama

Upacara Tawur Panca Wali Krama, Kala Mijaya, Caru Rsi Gna, Caru Panca Kelud, yang dipusatkan di Madya Mandala, Padmasana Kantor Bupati Tabanan, Minggu (24/12/2024).
Upacara Tawur Panca Wali Krama, Kala Mijaya, Caru Rsi Gna, Caru Panca Kelud, yang dipusatkan di Madya Mandala, Padmasana Kantor Bupati Tabanan, Minggu (24/12/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggelar upacara Tawur Panca Wali Krama, Kala Mijaya, Caru Rsi Gna, Caru Panca Kelud, yang dipusatkan di Madya Mandala, Padmasana Kantor Bupati Tabanan, Minggu (24/12/2024).

Upacara ini digelar sebagai rangkaian Karya Tawur Agung Panca Wali Krama, Padudusan Agung, Manawa Ratna, Mamungkah, Melaspas lan Ngenteg Linggih di Kantor Bupati Tabanan.

Dalam prosesi sakral Tawur Agung Panca Wali Krama yang dipuput sebanyak 20 sulinggih dari sejebag Tabanan diawali dengan prosesi pecaruan di 5 sisi arah mata angin Madya Mandala Kantor Bupati Tabanan, mulai dari Timur (purwa), Selatan (daksina), Barat (Pascima) Utara (Uttara), dan Tengah (Masya) dan dilanjutkan dengan pecaruan Kala Mijaya di Padmasana Kantor Bupati dan Rumah Jabatan Bupati.

Prosesi kemudian diikuti dengan pecaruan caru Panca Kelud yang dilangsungkan di Madya Mandala Rumah Jabatan Kantor Bupati.

Sejak dimulainya ritual hingga pelaksanaan prosesi, alunan iringan gamelan, genta dan kidung serta pertunjukan tari baris dabdab, Baris Gede dan wayang lemah nampak mewarnai sakralnya pelaksanaan Karya Tawur Agung saat itu.

Menurut Bupati Sanjaya, pelaksanaan karya yang keseluruhannya telah dipuput oleh 34 sulinggih serta ratusan Pemangku Se-Kabupaten Tabanan yang tergabung dalam PSN (Pinandita Sanggraha Nusantara) Tabanan ini, memiliki tujuan mulia untuk membersihkan hal-hal negatif yang mempengaruhi pembangunan setelah masa pandemi Covid-19, sehingga dapat membangun kembali keharmonisan, keseimbangan dan kejayaan Kabupaten Tabanan.

Gelaran Karya juga berangkat dari sejarah saat pertama kali dibangunnya Kantor Bupati pada tahun 1975 yakni pada masa kepemimpinan Bupati Tabanan periode 1973-1979, Bapak I Wayan Staat Darmanaba di mana kantor Bupati Tabanan pertama kali diresmikan.

Setelah 48 tahun berlalu, Bupati Sanjaya beserta jajaran baru pertama kali melaksanakan Karya Agung Panca Wali Krama, sebagai momentum dalam membangun keseimbangan jagat Bali dan Tabanan baik dalam alam, lingkungan dan budaya melalui Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

“Prosesi karya ini memang sangat langka, dan besar. Ketika alam berkehendak, maka dalam hitungan sebentar, momentum yang tiba juga sangat baik. Pasca Covid 19 dan kendala-kendalanya kita melakukan yadnya yang besar, tujuannya adalah mengembalikan aura baik kantor Bupati, untuk masyarakat Tabanan, Bali, Indonesia bahkan dunia. Vibrasi ini agar betul-betul bisa memberikan kesejahteraan. Serta merta kita merawat pertiwi” Jelas orang nomor satu di Tabanan saat itu.

Pihaknya juga menerangkan, melalui Panca Wali Krama, runtutan karya Panca Wali krama yang dilakukan sudahlah lengkap. Terlebih dengan melibatkan puluhan sulinggih, ribuan mangku dan kontribusi seluruh masyarakat untuk melaksanakan karya ini, sebagai bukti bahwa yadnya ini milik bersama dan untuk mewujudkan harapan bersama.

Sanjaya juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat, para seniman dan seluruh elemen yang turut ngaturang ayah atas terselenggaranya Karya ini.

“Astungkara sudah berjalan dengan baik, Tawur agung dilaksanakan mulai pukul 7 dengan sangat lancar. Saya atas nama Pemerintah dan atas nama masyarakat Tabanan, ngaturang rasa syukur, suksema kepada alam semesta dan masyarakat yang telah banyak membantu dalam proses, sehingga Yadnya ini berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani” Ujarnya.

Turut serta dalam pelaksanaan karya, I Wayan Mertana selaku Ketua PSN Koordinator Daerah Tabanan menyampaikan, Upacara Pecaruan Tawur Agung ini merupakan jenis upacara tingkat utama yang dimaknai sebagai sarana untuk menetralisir mala atau sifat-sifat negatif yang ada.

Turut mengikuti prosesi nyaksi Tawur Agung serta persembahyangan siang itu, Ida Sulinggih, Jro Mangku Lanang Istri, Anggota Komisi IV DPR RI beserta istri, Perwakilan PJ Gubernur Bali, Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan, Wakil Bupati Tabanan beserta istri, Anggota DPRD Provinsi Bali, Perwakilan Bupati/Walikota Se-Bali, Perwakilan Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali dan Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali.

Kemudian, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta penglingsir Puri dan Jero Se-Kabupaten Tabanan, Danrindam IX Udayana, Jajaran Forkopimda Kabupaten Tabanan, Sekda beserta istri, Para Asisten Setda, Para Pimpinan Instansi Vertikal, Camat, Perbekel dan Jro Bendesa Adat Se-Kabupaten Tabanan, para tokoh masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemkab. (rls)

10 Orang Warga Binaan Lapas Tabanan Peroleh Remisi Khusus Natal

Pemberian Remisi Khusus Natal kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Tabanan.
Pemberian Remisi Khusus Natal kepada warga binaan Lapas Kelas IIB Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan memberikan Remisi Khusus (RK) Hari Natal Tahun 2023 kepada sepuluh orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) umat Nasrani.

Remisi diserahkan langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Tabanan, Muhamad Kameily, bertempat di Aula Candra Prabhawa, Senin (25/12/2023).

Pelaksanaan pemberian remisi bagi WBP umat Nasrani dilaksanakan serentak di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali yang dipusatkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli dan diikuti oleh Unit Pleaksana Teknis Pemasyarakatan lain secara virtual.

Kalapas Tabanan Muhamad Kameily mengatakan, remisi atau pengurangan masa pidana merupakan hak setiap Warga Binaan Pemasyarakatan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.

“Tentunya mereka yang berhak mendapatkan remisi juga telah memenuhi segala persyaratan yang ada yaitu syarat administratif dan substantif,” ucapnya.

Adapun Warga Binaan yang memperoleh RK Natal Tahun 2023 ini sebanyak Sepuluh orang dengan rincian empat orang mendapat remisi sebesar 15 hari, tiga orang mendapat remisi sebesar 1 bulan, 1 satu orang mendapat remisi sebesar 1 bulan 15 hari, dan dua orang mendapat remisi sebesar 2 bulan.

“Saya berharap teman-teman tetap bisa tetap aktif dalam mengikuti program pembinaan yang ada di Lapas Tabanan dan jangan sekali-sekali melakukan pelanggaran tata tertib kedepannya yang bisa berakibat fatal sehingga remisi teman-teman bisa ditangguhkan untuk usulan selanjutnya,” tegas Kameily.

Sementara itu, Vicky, salah satu Warga Binaan yang memperoleh remisi mengaku sangat senang.

“Saya akan memperbaiki diri lebih baik kedepannya. Selama ini saya dibina dengan baik di Lapas Tabanan. Saya akan berusaha mengikuti kegiatan-kegiatan pembinaan yang diberikan di Lapas Tabanan. Terdapat banyak pelatihan disini seperti pengelasan, pembuatan kerajinan berbahan dasar koran dan laundry. Saya berharap dengan kegiatan pelatihan yang saya ikuti dapat menjadi bekal keterampilan bagi saya nanti setelah bebas,” harapnya.

Turut hadir dalam pemerian remisi yakni jajaran Pembinaan yaitu Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/ Anak Didik, Agung Wisnuputra Dalem, Kepala Sub Seksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Wayan Sadiasa dan staff registrasi serta dari Yayasan Cornelia Elshaddai.  (ana)

Perayaan Natal di Piling Penebel, Umat Berpakain Adat Bali hingga Gereja Dihiasi Penjor

Perayaan Natal di Gereja Katolik Stasi Santo Mikael Piling, Desa Mengesta, Penebel, Tabanan, Senin (25/12/2023)
Perayaan Natal di Gereja Katolik Stasi Santo Mikael Piling, Desa Mengesta, Penebel, Tabanan, Senin (25/12/2023)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Suasana perayaan Natal oleh umat Kristiani di Banjar Adat Piling, Desa Mengesta, Kecamatan Penebel, Tabanan, terasa berbeda dengan perayaan di daerah lainnya, pada Senin (25/12/2023).

Selain dihiasi pohon natal, gereja juga dihiasi dengan penjor, janur serta hiasan lainnya yang identik dengan budaya Bali. Bahkan para umat yang datang untuk berdoa nampak menggunakan pakaian adat Bali.

Ketua Dewan Gereja Katolik Stasi Santo Mikael Piling, Andreas I Made Agus Wirawan mengatakan, tradisi perayaan Natal seperti ini sudah sejak lama dijalankan oleh umat Kristen atau sejak agama Kristen berkembang di Banjar Piling.

“Perayaan natal hari hari ini tidak jauh perbedaan dengan perayaan Natal pada tahun-tahun sebelumnya. Memang kami rayakan seperti ini dengan memakai hiasan gereja seperti janur, penjor, tamiang dan lain sebagainya. Pakaian juga sama dari tahun ke tahun menggunakan pakaian adat Bali,” jelasnya.

Menurutnya, penggunaan pakaian dan hiasan gereja yang kental dengan adat Bali ini dikarenakan pemeluk agama Kristen disana adalah semuanya warga lokal asli Bali.

Disamping itu, beberapa hari sebelumnya, para umat Kristiani juga melakukan tradisi ngejot atau membagikan makanan kepada umat Hindu yang ada di Banjar Piling. “Jadi budaya-budaya Bali masih kami jalankan,” jelasnya.

Agus Wirawan mengaku, tradisi ini tidak hanya dilakukan saat perayaan Natal saja tetapi juga dilaksanakan saat perayaan hari raya umat Kristen lainnya seperti Paskah dan Pentakosta.

Selain itu, hal menarik lainnya yang dilakukan umat Kristen di Piling yakni setiap awal bulan menggunakan pakaian adat dan bahasa bali baik dari bacaan, doa, hingga lagu yang dipanjatkan umat.

“Itu kami rutin laksanakan setiap awal bulan. Dan sudah menjadi ciri khas kami disini karena tradisi ini mungkin tidak bisa dijumpai di gereja-gereja lain,” ucapnya. (ana)

KPU Tabanan Temukan 1.999 Surat Suara Pilpres Rusak

Proses pelipatan surat suara Pilpres di Gudang Logistik KPU Tabanan.
Proses pelipatan surat suara Pilpres di Gudang Logistik KPU Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Proses penyortiran dan pelipatan suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) untuk Pemilu 2024 telah selesai dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan pada Minggu (24/12/2023) kemarin.

Sortir dan lipat sebanyak 380.542 lembar surat suara ini selesai dilakukan dalam waktu tiga hari oleh 80 orang tenaga di Gudang Logistik KPU Tabanan, Jalan Bypass Ir. Soekarno, Tabanan.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, ditemukan sebanyak 1.999 lembar surat suara yang rusak.

“Kebanyakan surat suara yang rusak ini tintanya buram, ngeblur, tembus serta ada juga yang robek,” jelasnya, Senin (25/12/2023).

Selain surat suara yang rusak, pihaknya juga menemukan jumlah surat suara di box yang kurang yakni mencapai 2.206 lembar. Adapun setiap box berisi 2.000 lembar surat suara.

“Sehingga total surat suara Pilpres yang harus disediakan penyedia sejumlah 4.205 lembar,” ucapnya.

Suwitra menjelaskan, surat suara yang rusak dan kurang ini selanjutnya akan dilaporkan ke penyedia untuk dicetakan lagi.

Khusus untuk surat suara rusak, nantinya akan dimusnahkan dengan cara dibakar dan dilaporkan ke KPU pusat.

“Ya nanti kami musnahkan dan ada berita acaranya. Kami juga akan mengundang dari kepolisian, kejaksaan, Bawaslu dan wartawan tentunya,” imbuhnya. (ana)

KPU Tabanan Gelar Simulasi Pemilu di Desa Sesandan, Libatkan 240 DPT

Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada Senin (25/12/2023) di TPS 1 Balai Banjar Sesandan Lebah, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.
Simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada Senin (25/12/2023) di TPS 1 Balai Banjar Sesandan Lebah, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan menggelar simulasi Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada Senin (25/12/2023).

Simulasi ini digelar di TPS 1 Balai Banjar Sesandan Lebah, Desa Sesandan, Kecamatan Tabanan dengan melibatkan 240 orang yang telah masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Adapun kegiatan ini dimulai sekitar pukul 07.00 WITA.

Ketua KPU Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, simulasi ini dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota di Bali sesuai perintah KPU pusat.

Tujuannya untuk mengetahui estimasi waktu dan kendala-kendala yang akan dihadapi saat pelaksanaan pemilihan di masing-masing TPS sehingga nantinya bisa menjadi evaluasi saat pemilihan berlangsung pada 14 Februari 2024 mendatang.

“Simulasi ini dilakukan sesuai dengan waktu riilnya yakni mulai pemilihan pukul 07.00 WITA dan berakhir pukul 13.00 WITA. Setelah itu dilanjutkan perhitungan suara sampai selesai,” jelas Suwitra di sela-sela acara.

Ia menjelaskan, alasan dipilihnya Banjar Sesandan Lebah karena lokasinya dekat dengan Kantor KPU Tabanan.

“Selain itu, kami juga mengusahakan mencari tempat dimana satu Banjar memiliki satu TPS agar lebih efektif,” akunya.

Suwitra menambahkan, pemilih disabilitas juga ikut dalam simulasi ini sebab mereka juga memiliki hak pilih yang sama dalam Pemilu.

“Ada satu pemilih disabilitas disini. Dan nantinya jika mereka membutuhkan pendamping dari KPU maka akan didampingi,” imbuhnya. (ana)

Kemenkumham Bali Berikan Remisi Natal Kepada 335 WBP, 5 Diantaranya Langsung Bebas

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Romi Yudianto
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Romi Yudianto

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali memberikan remisi khusus Natal kepada 335 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Kristen pada pelaksanaan Natal, Senin (25/12/2023).

Pemberian remisi ini akan dilaksanakan bertempat di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli.

Dari 335 narapidana yang menerima remisi, sebanyak 330 orang mendapatkan remisi khusus I, yaitu pengurangan masa hukuman. Sedangkan 5 orang lainnya mendapatkan remisi khusus II dan langsung bebas.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali Romi Yudianto menyampaikan, pemberian remisi ini adalah bentuk penghargaan dan pemenuhan hak-hak yang diberikan negara kepada narapidana yang telah menjalani masa tahanan paling sedikit enam bulan dengan berkelakuan baik selama masa pembinaan.

“Remisi Natal ini merupakan salah satu bentuk apresiasi dan penghargaan dari negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku dan kemauan untuk memperbaiki diri,” ucap Romi

Pemberian remisi natal ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi narapidana untuk terus berperilaku baik dan mengikuti program pembinaan dengan baik. Selain itu, remisi natal ini juga diharapkan dapat menjadi momen bagi narapidana untuk merefleksikan diri dan bertobat.

Untuk diketahui, umat Kristen WBP di Bali akan melaksanakan perayaan Hari Raya Natal pada 25 Desember. Sebelum merayakan hari kelahiran Yesus ini, WBP yang beragama Kristen juga menggelar Misa Malam Natal.

Misa Malam Natal dilaksanakan bertempat di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali dengan penuh sukacita pada Minggu (24/12/2023) malam.

Kegiatan ini dilaksanakan Bersama Yayasan Pelayanan Kasih Bethesda dengan tema ‘Hidup Kekal : Hadiah dari Sang Natal’.

Pada Misa Malam Natal ini turut dihadiri oleh Direktur Pelayanan Tahanan dan Pengelolaan Basan Baran dan Pdt. Gatut dan Pdt. Esther Budiyono sebagai pengkhotbah dan diikuti oleh seluruh Lapas/Rutan/LPKA se-Indonesia secara online. (jas)

Kemenkumham Bali Usulkan 331 Narapidana Terima Remisi Khusus Natal 2023

PANTAUBALI.COM,BADUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali mengusulkan sebanyak 331 Narapidana umat Kristen untuk mendapatkan Remisi Khusus Natal Tahun 2023.

“331 orang napi ini berasal dari 6 Lembaga Pemasyarakatan , 4 Rumah Tahanan Negara dan 1 Lembaga Pembinaan Khusus Anak,” terang Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Romi Yudianto, Sabtu (23/12/2023).

Diriinya mengungkapkan jumlah kepastian narapidana yang mendapatkan remisi Natal tahun ini dapat berubah nantinya.

“Saat ini sedang proses verifikasi dan validasi di Ditjen Pemasyarakatan, Sehingga jumlah yang diusulkan kemungkinan bisa bertambah atau berkurang. Jika selama proses verifikasi ditemukan syarat yang belum lengkap, maka akan ditinjau kembali” ujarnya.

Selanjutnya, Romi menyebut pemberian remisi diberikan kepada WBP yang sudah memenuhi kriteria dan ketentuan sebagaimana yang telah diatur dalam Undang – Undang No. 22 tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan.

Penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2023 ini adalah suatu hak WBP yang diberikan oleh Negara bagi yang telah memenuhi syarat atau berperilaku baik.

Terdapat dua jenis remisi yang akan diberikan, pertama Remisi Khusus (RK) I atau biasa disebut pengurangan masa hukuman biasa dan (RK) II yang langsung bebas setelah dikurangi sisa masa tahanan.

“RK I kita usulkan 327 orang, RK II 4 orang Narapidana” tutup Romi (jas)

Sekda Adi Arnawa Hadiri Upacara Melaspas dan Nyakap Karang SMPN 5 Abiansemal

Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri upacara Melaspas, Rsi Gana, Mecaru Panca Sanak Madurga, Nyakap Karang Gedung SMP Negeri 5 Abiansemal.
Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri upacara Melaspas, Rsi Gana, Mecaru Panca Sanak Madurga, Nyakap Karang Gedung SMP Negeri 5 Abiansemal.

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Mewakili Bupati Badung, Sekretaris Daerah I Wayan Adi Arnawa menghadiri upacara Melaspas, Rsi Gana, Mecaru Panca Sanak Madurga, Nyakap Karang Gedung SMP Negeri 5 Abiansemal, Jumat (22/12/2/23).

Karya yang dipuput oleh Ida Peranda Gede Batu Lumbang, Ida Peranda Istri Raka dari Griya Blumbang Sibang beserta pemangku setempat ditandai dengan mendem pedagingan dan memberikan paraf pada prasasti.

Pembangunan Gedung SMP Negeri 5 Abiansemal tersebut sebelumnya sudah menerima bantuan dana dari APBD Kabupaten Badung melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga sebesar Rp. 29 Miliar lebih.

Dalam arahannya, Sekda Adi Arnawa mengucapkan syukur kepada pihak sekolah bisa menjalankan acara upacara melaspas, Rsi Gana, Caru Panca Sanak Madurga, Nyakap Karang Gedung SMP Negeri 5 Abiansemal.

”Semoga upacara ini berjalan lancar dan melalui kegiatan upacara pemelaspas ini kita selalu diberikan keselamatan serta kelancaran dalam kegiatan belajar dan mengajar. Terkait prestasi-prestasi yang sudah diraih juga saya sudah mendengar dari Kepala Sekolah , tentu saya atas nama pemerintah merasa bangga dan sangat mengapresiasi dengan prestasi-prestasi yang diraih oleh anak siswa  SMP Negeri 5 ini,” ujarnya.

Dirinya juga menerangkan, dengan adanya gedung sekolah yang megah ini juga harus diimbangi dengan meningkatnya semangat mengajar dan belajar untuk menambah prestasi-prestasi lagi kedepannya.

Dengan adanya program pemerintah tahun 2045 yang akan datang yaitu Indonesia Maju Indonesia Emas, mulai dari sekarang harus mempersiapkan diri supaya apa yang diharapkan di tahun 2045 bisa terwujud.

“Pemerintah akan selalu mendukung dan membantu memfasilitasi kelengkapan yang diperlukan sekolah melalui dinas terkait dan prosedur yang berlaku, guna memaksimalkan proses mengajar dan belajar di SMP Negeri 5 Abiansemal tersebut,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 5 Abiansemal I Made Suardana mengucapkan puji syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa karena atas anugerah-Nya acara bisa terlaksana, serta mengucapkan terima kasih kepada Sekda Adi Arnawa dan undangan lainnya.

“SMP Negeri 5 ini berusia 5 tahun namun sudah banyak prestasi yang sudah diraih diantaranya di tahun 2023 BOS kinerja terbaik tingkat nasional dan dari para siswa kami juga meraih Juara I fotografi tingkat nasional, Juara I instalasi sampah tingkat Provinsi, Juara II penulisan film pendek tingkat Provinsi dan prestasi lainnya,” lapornya.

Dalam kesempatan ini dirinya berharap Pemkab Badung agar bisa membantu sarana dan prasarana untuk memaksimalkan proses belajar dan mengajar di SMP Negeri 5 Abiansemal tersebut.

Turut hadir juga Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Badung l Gst Made Dwipayana, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan, Tripika Abiansemal beserta undangan lainnya. (rls)

Sambut HUT Ke-24 Sekaligus Peringati Hari Ibu, DWP Badung Gelar Berbagai Lomba

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Badung menggelar berbagai lomba memeriahkan Hari Jadi DWP Ke-24 sekaligus memperingati Hari Ibu ke-95 di Lobby luar halaman Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (22/12/2023).
Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Badung menggelar berbagai lomba memeriahkan Hari Jadi DWP Ke-24 sekaligus memperingati Hari Ibu ke-95 di Lobby luar halaman Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (22/12/2023).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – DWP Badung menggelar berbagai lomba yang diikuti oleh seluruh organisasi kewanitaan di Kabupaten Badung, yang dilaksanakan di Lobby luar halaman Gedung Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Jumat (22/12/2023).

Kegiatan tersebut dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ke-24 sekaligus memperingati Hari Ibu ke-95 tahun 2023.

Kegiatan lomba ini terselenggara atas sinergi antara DWP Badung dengan Dinas Pengendalian Penduduk, KB dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Badung, Dinas Pendidikan dan Olahraga Kabupaten Badung serta seluruh organisasi kewanitaan di Kabupaten Badung.

Adapun lomba yang digelar diantaranya lomba tebak gaya, lomba lari kelereng, lomba balon berpasangan dan lomba tiup bola dalam air.

Ketua DWP Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa menyampaikan, rangkaian HUT DWP Ke-24 yang mengambil tema ‘Peran Strategis Perempuan Dalam Pembangunan Berkelanjutan’ sekaligus memperingati Hari Ibu yang ke-95 diselenggarakan berbagai lomba.

“Melalui HUT DWP Ke-24 ini mudah-mudahan kebersamaan tali silaturahmi diantara anggota seluruh organisasi kewanitaan dapat terus terjalin dengan erat serta dapat terus bersama-sama membangun Kabupaten Badung yang kita cintai bersama,” ungkap Rasniathi dalam arahannya.

Turut hadir dalam lomba Kepala Dinas DP2KBP3A dr. I Nyoman Gunarta, Wakil Ketua TP PKK Nyonya Kristiani Suiasa dan seluruh organisasi kewanitaan di Kabupaten Badung. (rls)