- Advertisement -
Beranda blog Halaman 507

260 Pegawai Pemkab Badung Ikuti Tes Urine Narkoba

Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengikuti tes urine narkoba di Puspem Badung, pada Kamis (19/1/2024).
Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengikuti tes urine narkoba di Puspem Badung, pada Kamis (19/1/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung mengikuti tes urine narkoba di Puspem Badung, pada Kamis (19/1/2024).

Dalam tes tersebut diambil sampel sebanyak 260 orang pegawai yang dilakukan oleh 50 personel dari Polda Bali. Hasilnya tidak ditemukan satu orang pun dari pegawai Pemkab Badung yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mengatakan, kegiatan tes urine ini merupakan kerjasama Pemkab Badung dengan Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali. Pemeriksaan dilakukan langsung jajaran Ditresnarkoba Polda Bali bersama dokter polda bali dipimpin oleh Ditresnarkoba Polda Bali Kombes Pol. Iwan Eka Putra.

Tes urine merupakan komitmen Bupati Badung dalam mewujudkan Pemerintah Kabupaten Badung yang sehat, berprestasi dan tanpa narkoba.

“Sosialisasi tentang bahaya narkoba terus kami lakukan melalui kegiatan HUT Seka Teruna, maupun kegiatan masyarakat. Selalu kami sampaikan jangan sampai kita terkena narkoba maupun narkotika dan jangan sampai mabuk-mabukan hingga mengganggu ketertiban umum,” jelasnya.

Berikutnya dirinya menjelaskan, ini merupakan komitmen dan mendukung penuh Ditnarkoba Polda Bali melakukan tes urine ini dan narkoba itu bisa selesai oleh diri sendiri sehingga Rehabilitasi pun juga bisa digerakkan. Bila orang yang tidak mau berhenti mengonsumsi narkoba, maaf maka orang itu menjadi orang yang paling berbohong di dunia.

Ditresnarkoba Polda Bali, Kombes Pol. Iwan Eka Putra menjelaskan, dalam rangka mendukung program Bupati Badung dengan tagline ‘Sehat, Berprestasi, Tanpa Narkoba’, Polda Bali melalui Ditresnarkoba melakukan tes urine bagi pegawai Pemkab Badung. (rls)

Kecelakaan Maut di Desa Antosari, Remaja 16 Tahun Tewas 

Polisi olah TKP kecelakaan maut terjadi di jalan jurusan Antosari - Pupuan termasuk Banjar Dinas Umaseka, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, yang menewaskan remaja 16 tahun, Kamis (18/1/2024) malam.
Polisi olah TKP kecelakaan maut terjadi di jalan jurusan Antosari - Pupuan termasuk Banjar Dinas Umaseka, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, yang menewaskan remaja 16 tahun, Kamis (18/1/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan maut terjadi di jalan jurusan Antosari – Pupuan termasuk Banjar Dinas Umaseka, Desa Antosari, Kecamatan Selemadeg Barat, Tabanan, Kamis (18/1/2024) malam.

Akibatnya remaja 16 tahun berinisial MAJP asal asal Tiyinggading, Selemadeg Barat, Tabanan, tewas di tempat dengan kondisi kepala pecah karena menabrak Truk Dyna.

Kasat Lantas Polres Tabanan AKP Andrian Riski Ramadhan mengatakan, kecelakaan ini terjadi tepatnya disebelah Utara Simpang Tiga Umaseka.

Sebelum kejadian, MAJP (16) yang membonceng temannya MASP (16) dengan mengendarai motor Honda Beat DK 6113 GAR datang dari arah Utara (Pupuan) menuju arah Selatan (Antosari).

Korban melaju beriringan dengan beberapa sepeda motor. Namun, setiba di TKP saat melintasi jalan turunan dan tikungan landai ke Kanan, motor melaju terlalu ke kanan sampai melewati as jalan dengan kecepatan tinggi.

Saat itu, dari arah berlawanan datang Truk Dyna DK 8324 MB yang dikemudikan oleh Putu Budiasa (39) asal Desa Tinga-Tinga, Gerokgak, Buleleng, hingga terjadi tabrakan.

“Tabrakan terjadi karena sepeda motor melewati as jalan hingga menabrak truk dump di depannya yang sedang melintas dari arah berlawanan,” jelasnya, Jumat (19/1/2024).

Akibat tabrakan itu, MAJP (16) meninggal dunia di tempat dengan luka parah pada kepalanya. Sedangkan, teman yang dibonceng, MASP (16), mengalami luka robek pada tangan dan lecet pada paha kanan.

“Selanjutnya korban selamat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabanan untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut,” ucapnya. (ana)

Kanwil Kemenkumham Bali Gelar Harmonisasi Rancangan Perbup Bersama Pemkab Buleleng

Kemenkumham Bali dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Buleleng, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng.
Kemenkumham Bali dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Buleleng, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng.

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Bali dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng menggelar rapat harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) Buleleng, bertempat di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Kamis – Jumat, (18-19/1/2024).

Rapat harmonisasi ini membahas 7 Rancangan Peraturan Bupati Buleleng, dari jumlah tersebut disepakati bersama 3 rancangan bupati ditarik oleh pemraksarsa untuk diperbaiki materi muatan dan teknis penyusunannya.

Yakni Ranperbup tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Nomor 50 Tahun 2018 tentang Perlindungan Pohon Kawasan Perkotaan Kabupaten Buleleng, Ranperbup tentang Pemungutan Pajak Daerah dan, Ranperbup tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Bupati Nomor 63 Tahun 2022 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2023.

Sementara itu, terhadap 2 Rancangan Peraturan Bupati Buleleng, yakni Raperbut tentang Penanganan Pengaduan Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Daerah dan Raperbut tentang Target Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Tahun Anggaran 2024, dapat ditindaklanjuti ke tahap selanjutnya karena sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Alexander Palti menyampaikan, dengan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2022 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan, pengharmonisasian rancangan produk hukum daerah dilakukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, terhadap rancangan yang diajukan oleh pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng telah dilakukan pencermatan oleh Tim Perancang Kantor Wilayah, selanjutnya dipersilahkan kepada pemrakarsa menyampaikan urgensi disusunnya rancangan Perbup Kabupaten Buleleng yang telah masuk pada Kantor Wilayah.

Berikutnya, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, I Putu Karuna menyampaikan selamat datang di Buleleng untuk Tim dari Kantor Wilayah dan terimakasih atas atensi terhadap rancangan yang diajukan.

“Kami telah membaca hasil pencermatan yang dilakukan tim Kantor Wilayah dan selanjutnya dibahas bersama-sama untuk diperoleh kesepakatan , diingatkan juga agar para pimpinan OPD Kabupaten Buleleng yang merupakan insiator Ranperbub dapat mencermati dengan seksama sehingga kegiatan harmonisasi yang telah dilakukan dapat menghasilkan peraturan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Buleleng,” ucap Karuna.

Pade kesempatan berbeda, Kepala kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali, Romi Yudianto mengapresiasi sinergitas yang terjalin antar Kanwil Kemenkumham Bali dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam kegiatan harmonisasi Rancangan Peraturan Bupati Buleleng ini.

“Saya berharap agar kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara rutin agar peraturan yang dihasilkan dapat berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” terangnya.

Dirinya juga menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk memastikan bahwa Peraturan Bupati yang dihasilkan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng memenuhi syarat formal dan materiil sebagaimana yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Harmonisasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa rancangan Perbup yang disusun oleh pemerintah Kabupaten Buleleng sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi. Hal ini penting untuk menjamin kepastian hukum dan mencegah terjadinya konflik norma,” ucapnya.

Rapat tersebut dihadiri oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, I Putu Karuna, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Alexander Palti, Kepala Bidang Hukum, I Wayan Adhi Karmayana.

Kemudian, para Pejabat Fungsional Perancang Peraturan Perundang-Undangan serta staff fungsional umum Kanwil Kemenkumham Bali, Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Buleleng, Made Bayu Waringin dan para inisiator rancangan Perbup yang berasal dari unsur Inspektorat Daerah, Dinas Lingkungan Hidup dan BPKPD Kabupaten Buleleng. (jas)

Antisipasi Aksi Premanisme, Polres Badung Kembali Gelar Patroli Gabungan Yustisi

Polres Badung menggelar patroli gabungan yustisi di Desa Canggu dan Desa Tibubeneng, wilayah Kecamatan Kuta Utara, Badung, Kamis (19/1/2024).
Polres Badung menggelar patroli gabungan yustisi di Desa Canggu dan Desa Tibubeneng, wilayah Kecamatan Kuta Utara, Badung, Kamis (19/1/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Dalam rangka menyikapi kejadian di wilayah Kabupaten Badung maupun wilayah lain yang akhir-akhir ini kerap terjadi gangguan Kamtibmas, Polres Badung kembali menggelar patroli gabungan yustisi, Kamis (19/1/2024) mulai pukul 17.00 WITA.

Patroli kali ini dilakukan di Desa Canggu dan Desa Tibubeneng, wilayah Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Badung Kompol I Made Pramasetia.

Dari 316 orang di periksa di 4 lokasi proyek pembangunan villa, apartemen, hingga restoran, ditemukan dua orang tanpa identitas atas nama Roy Jordi, asal Probolinggo, dan Ahmad Cahyadi asal Banyuwangi.

Wakapolres Kompol I Made Pramasetia seijin Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono mengatakan kegiatan penertiban penduduk pendatang (Duktang) ini bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah tindakan melawan hukum (premanisme) yang dapat mengganggu Kamtibmas di wilayah Polres Badung.

Selain itu Sidak ini untuk mengetahui keberadaan penduduk yang tinggal sementara di wilayah Polres Badung khususnya wilayah pedesaan, guna ketertiban administrasi kependudukan.

“Dalam operasi ini kami bekerjasama dengan pihak terkait seperti TNI, Kepala Desa, Pecalang/Bakamda, Linmas dan pegawai Desa. Dan kami melakukan pemeriksaan tentu saja dengan humanis dan sopan santun kepada penduduk pendatang, namun tegas dengan sasaran utama senjata tajam (Sajam), Narkoba atau barang-barang lain yang mencurigakan,” terang Kompol Pramasetia.

Berikutnya dijelaskan, dalam melakukan Patroli Gabungan Yustisi ini, pihaknya menggandeng aparat Desa setempat dengan membagi dua Tim gabungan. Untuk yang di Desa Tibeneng di pimpin Kasat Intelkam Polres Badung AKP Gede Segara Yasa, S.H sedangkan di wilayah desa canggu Kasat Narkoba Polres Badung AKP Sutrisno, S.H.

“Selain kami rutin melaksanakan KRYD dan Blue Light Patrol dalam mencegah dan mendeteksi dini gangguan Kamtibmas, juga melaksanakan Patroli gabungan Yustisi untuk memastikan penduduk pendatang yang tinggal sementara di wilayah Polres Badung,” sebutnya. (jas)

Rumah Sunat dr. Mahadin Kini Resmi Berkolaborasi dengan RSU Ganesha

Pembukaan cabang baru Rumah Sunat dr. Mahdian di RS Ganesha, Jalan RayaCeluk Sukawati, Batubulan, Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (19/1/2024).
Pembukaan cabang baru Rumah Sunat dr. Mahdian di RS Ganesha, Jalan RayaCeluk Sukawati, Batubulan, Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (19/1/2024).

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Rumah Sunat dr. Mahdian berdiri digarda terdepan sebagai pelopor klinik sunat modern di Indonesia sejak tahun 2006. Menjadi pioneer selama 18 tahun dalam bidang medis khususnya sunat, membuat dr. Mahdian Nur Nasution, Sp.BS selaku owner terus berupaya untuk melakukan inovasi dan berkembang.

Rumah Sunat dr. Mahdian telah memiliki 35 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk terus berupaya membantu masyarakat yang ingin disunat dengan metode modern dan praktisi yang sudah berpengalaman di bidangnya. Maka dari itu, di awal tahun 2024 ini, Rumah Sunat dr. Mahdian membuka cabang terbarunya yang berada di RS Ganesha, Jalan Raya Celuk Sukawati, Batubulan, Gianyar, Kabupaten Gianyar, Bali, Jumat (19/1/2024).

Dalam pembukaan cabang tersebut, dihadiri pula Direktur RSU Ganesha drg. Chandra purnama H. M.Kes, Direktur Vena Wasir Center beserta tim, Direktur Rumah Sunat Abdur Rahman. S.I.KOM, Ketua Komite Medik RSU Ganesha dr. Kadek Ngurah Hariawan, Sp. PD, dokter Spesialis Bedah Umum di RSU Ganesha serta Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Gianyar.

Direktur RSU Ganesha drg. Chandra purnama H. M.Kes menerangkan, untuk kolaborasi ini jika nanti berjalan baik maka akan diperpanjang setiap dua tahun sekali.

“Di Rumah Sakit Ganesha sendiri pada tahun 2023, untuk kasus wasir di rawat jalan kita ada 38 pasien, dan di rawat inap ada 31 pasien dan hingga 2024 ada kenaikan 4 pasien, hanya saja daripada masyarakat banyak yang takut untuk melakukan operasi, sehingga adanya kolaborasi ini bisa menjadi solusi kedepannya karena sistem yang ditawarkan yaitu cepat dan mudah,” terangnya.

Berikutnya, Direktur Rumah Sunat dr. Mahdian, Abdur Rahman menyampaikan, perbedaan rumah sunat ini dengan yang lainnya adalah rumah sunat ini merupakan pelopor sunat modern pertama di Indonesia yang berdiri sejak delapan belas tahun yang lalu, selain sunat, terdapat juga reparasi kesalahan sunat dan lainnya

“Harapan saya kedepannya, semoga Rumah Sunat dr. Mahdian yang saat ini berkolaborasi dengan RS Ganesha bisa memberikan fasilitas serta layanan yang terbaik untuk pasien dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang ada di Indonesia. Sekarang kami buka di Bali agar bagi warga bisa dengan mudah menjangkau klinik tempat sunat tanpa harus jauh-jauh ke cabang lainnya,” ucapnya.

Rumah Sunat dr. Mahdian hadir dengan metode Mahdian Klem, yaitu dimana metode tersebut merupakan hasil karya anak bangsa.

“Saya membuat Mahdian Klem yang disesuaikan dengan anatomi anak Indonesia tanpa perlu adanya perban, jahitan, dan minim perdarahan,” ujar dr. Mahdian.

Tidak berhenti sampai di situ, dokter Mahdian meluncurkan kembali inovasi terbaiknya, yaitu sunat tanpa jarum suntik dan MK plus, yang bertujuan untuk menghindari anak dari rasa trauma, dan juga penyempurnaan dari metode klem sebelumnya yang tanpa ada alat menempel. Sehingga dapat melakukan kontrol di mana saja dan kapan pun.

“Anak-anak takut sunat karena Jarum suntik yang akan membius alat vitalnya. Maka dari itu, dengan adanya sunat tanpa jarum suntik, melainkan dengan comfort in membuat anak merasa lebih aman dan tenang. Apalagi dengan kehadiran MK plus, membantu praktisi, pasien dan keluarga menjadi lebih mudah karena kontrol pun dapat dilakukan secara online dan di mana saja”, tukas dr. Mahdian. (jas)

Kakanwil Kemenkumham Bali Lantik 9 Orang MPD Buleleng Periode 2024 – 2027 

Pelantikan Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris kabupaten Buleleng pada Jumat (19/1/2024).
Pelantikan Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris kabupaten Buleleng pada Jumat (19/1/2024).

PANTAUBALI.COM, BULELENG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Bali, Romi Yudianto, melantik dan mengambil sumpah sembilan orang Majelis Pengawas Daerah (MPD) Notaris Kabupaten Buleleng pada Jumat (19/1/2024).

Bertempat di Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Singaraja, kegiatan pengambilan sumpah ini turut dihadiri oleh Pejabat Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Bali, Perwakilan Pj. Bupati Buleleng, Perwakilan Kepolisian Resor Buleleng, Dekan Fakultas Hukum Universitas Panji Sakti Singaraja, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Notaris Indonesia Kab. Buleleng, serta jajaran Administrasi Hukum Umum Kanwil Kemenkumham Bali.

Majelis Pengawas Notaris adalah suatu badan yang mempunyai kewenangan dan kewajiban untuk melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap notaris. Sebelum menjalankan tugas dan fungsinya MPD Notaris wajib untuk diambil sumpahnya.

Hal tersebut telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2004 tentang jabatan Notaris dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 16 Tahun 2021 tentang Susunan Organisasi dan Tata Cara, Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian serta Anggaran Majelis Pengawas Notaris.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Romi Yudianto menyampaikan bahwa sebagai majelis pengawas, agar melepaskan kepentingan lain diluar fungsinya dan fokus terhadap tugas yang diberikan, serta diharapkan untuk selalu bekerja sama sebagai satu kesatuan yang utuh dengan unsur majelis lainnya sebagai suatu badan pembinaan dan pengawasan terhadap notaris.

“Kepada majelis pengawas yang baru dilantik, selain berpedoman pada Undang-Undang Jabatan Notaris, perlu juga wajib untuk mengetahui dan mempelajari atauran hukum yang dipedomani oleh notaris. Selain itu saya berharap MPD untuk lebih dapat meningkatkan sinergitas antar instansi dan lembaga lainnya,” ucap Romi. (jas)

5 Minuman Diet Alami yang Ampuh Turunkan Berat Badan, Wajib Konsumsi Setiap Hari

Ilustrasi minuman diet alami (Foto: Alodokter)
Ilustrasi minuman diet alami (Foto: Alodokter)

PANTAUBALI.COM – Selain menjaga pola makan dan berolahraga secara rutin, minuman diet alami bisa menjadi pilihan bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan.

Minuman ini mengandung kalori rendah dan mengontrol nafsu makan. Selain itu juga dipercaya ampuh untuk meningkatkan metabolisme sehingga pembakaran kalori dalam tubuh bisa dipercepat.

Berikut adalah berbagai pilihan minuman diet alami yang bisa Anda coba konsumsi tiap hari.

1. Air putih

Salah satu pilihan minuman diet yang paling praktis dan efektif untuk dikonsumsi adalah air putih. Sebab, dapat membakar kalori berlebih dan menekan nafsu makan bila diminum sebelum makan.

Orang yang mengonsumsi 500 ml air putih sebelum makan selama 12 minggu bisa menurunkan berat badan dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi air putih sebelum makan. Disamping itu, konsumsi air putih sebanyak 8 gelas atau setara 2 liter setiap hari ampuh untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi.

2. Teh hijau

Teh hijau mengandung katekin dan antioksidan yang tinggi sehingga dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu pembakaran lemak. Sehingga teh hijau menjadi pilihan tepat bagi Anda yang sedang menjalani diet. Selain itu, teh hijau juga bisa mencegah penyakit jantung, kanker dan diabetes.

3. Kopi

Kopi dipercaya dapat menurunkan berat badan karena kandungan kafein di dalamnya yang bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan mengurangi rasa lapar. Namun perlu diingat, untuk memperoleh manfaat kopi sebagai minuman diet maka jangan menambahkan susu, pemanis buatan, ataupun krim yang dapat menambah jumlah kalori dalam kopi. Selain itu, dianjurkan agar tidak mengonsumsinya lebih dari 4 gelas dalam sehari.

4. Teh hitam

Kandungan polifenol dalam teh hitam dapat meningkatkan penurunan berat badan dengan cara mengurangi penyerapan kalori, merangsang pembakaran lemak, dan meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam usus.

5. Teh jahe

Mengonsumsi teh jahe yang dilarutkan dengan air ketika sarapan pagi bisa membuat perut kenyang lebih lama sehingga mengurangi nafsu makan serta meningkatkan metabolisme tubuh. Sehingga sangat membantu untuk menurunkan berat badan secara alami.

 

Itulah beragam pilihan minuman alami yang dapat membantu Anda menurunkan berat badan selain dengan menjaga pola makan dan berolahraga. Namun perlu diingat, upaya untuk mendapatkan hasil yang maksimal dalam menurunkan berat badan harus dilakukan secara konsisten dan dibarengi dengan pola hidup sehat. (ana)

Bupati Tabanan Berikan Penghargaan Kepada Gustin, Pemuda Juara Terbaik Perlombaan Patung Salju di Harbin-China

Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya berikan apresiasi dan piagam penghargaan kepada I Gede Agustin Anggara Putra alias Gustin (23).
Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya berikan apresiasi dan piagam penghargaan kepada I Gede Agustin Anggara Putra alias Gustin (23).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya berikan apresiasi dan piagam penghargaan kepada I Gede Agustin Anggara Putra alias Gustin (23), karena berhasil menorehkan prestasi Juara Best Excellent (Juara terbaik) di perlombaan Patung Salju ‘The 26th Harbin International Snow Sculpture Competition’.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bupati Tabanan, Kamis (18/1/2024). Kehadiran Gustin turut didampingi oleh kedua orang tuanya.

Prestasi yang berhasil diraih oleh pemuda asal Kamasan, Desa Dajan Peken di kancah internasional yang berlangsung pada 6 Januari – 9 Januari 2024 di Harbin – China tersebut mendapat apresiasi luar biasa dari Bupati Sanjaya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sanjaya menyampaikan, selaku Pimpinan nomor satu di Tabanan, pihaknya berbangga, berikan dukungan penuh serta responsif mendengar kabar kemenangan ini.

Melalui Dinas terkait Pemerintah Kabupaten Tabanan mengundang dan memberikan penghargaan kepada Gustin sekaligus mendengarkan pengalamannya yang sudah mengikuti kompetisi sejak tahun 2019 silam.

“Mudah-mudahan putra Tabanan ini di dalam meraih prestasi, ide, gagasan, kegigihan dan semangat juangnya, jengahnya sebagai putra Tabanan dan putra Bali untuk mengikuti kontestasi sangat luar biasa dan bisa diketok tularkan pada generasi muda yang lain. Sehingga bisa diikuti jejaknya seperti Gede Agustin ini,” ujar Sanjaya.

Dalam kompetisi tersebut, Gustin sebagai seniman muda Tabanan yang mewakili Himpunan Seniman Pecatu Bali Talent tergabung dalam Tim Indonesia 2 meraih Juara terbaik dalam kompetisi yang diikuti oleh 30 Negara dan 120 Seniman dari seluruh dunia.

Hal ini menjadi bukti nyata, bahwa bakat dan dedikasi dari pemuda Tabanan mampu bersaing di tingkat internasional, membuktikan kemampuan luar biasa yang dimiliki oleh generasi muda Tabanan. Dalam hal ini Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi dan dukungan penuh serta akan menjadi dorongan lebih lanjut bagi generasi muda untuk terus berkarya, mengharumkan nama baik Kabupaten Tabanan.

Atas apresiasi tersebut, I Gede Agustin Anggara Putra, menyampaikan kebanggaannya atas kehormatan yang diberikan kepada dirinya dan keluarga.

“Bagi saya sendiri ini merupakan kebanggaan tersendiri, apalagi untuk mengikuti kompetisi tersebut banyak berkorban dan harus memenuhi target latihan sebelum lomba. Tidak banyak harapan yang kami inginkan dalam perlombaan, namun alhasil mampu menjadi juara terbaik,” ujar Gustin dan sangat berterima kasih atas dukungan moril serta materiil yang diberikan Bupati Tabanan. (rls)

Bupati Tabanan Buka Konsultasi Publik RPJPD Tabanan 2025-2045 Perdana di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana

Peresmian Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana oleh Bupati Sanjaya yang secara simbolis ditandai dengan pemotongan pita. 
Peresmian Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana oleh Bupati Sanjaya yang secara simbolis ditandai dengan pemotongan pita. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Memasuki tiga tahun kepemimpinan, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, hadiri dan membuka secara resmi Forum Konsultasi Publik penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tabanan Tahun 2025-2045 yang bertempat di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kabupaten Tabanan, Kamis (18/1/2024).

Kegiatan dirangkaikan dengan peresmian Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana oleh Bupati Sanjaya yang secara simbolis ditandai dengan pemotongan pita.

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya menilai penyusunan RPJPD ini dilandasi atas berbagai dinamika pemerintahan saat ini, dan tantangan-tantangan ke depan perlu ditentukan kemana arah yang akan dituju, bagaimana langkah yang harus dijalankan dan bagaimana cara merespon tantangan-tantangan yang akan dihadapi dalam bentuk solusi-solusi praktis.

Yang mana, dari ketiga hal tersebut bermuara pada satu pertanyaan yaitu bagaimana kita sebagai orang Bali yang lahir di Tabanan memaknai kehadiran kita untuk memastikan keberlanjutan masa depan generasi emasnya Bali.

Dari pertanyaan besar tersebut, Sanjaya menekankan hal ini tidak bisa dijawab oleh pemerintah saja, tetapi juga harus dijawab dengan melibatkan semua stakeholder, semua elemen masyarakat yang ada.

Salah satunya dapat melalui forum konsultasi publik ini yang akan merumuskan arah kebijakan untuk menjawab permasalahan dan isu strategis pembangunan Tabanan 20 Tahun ke depan. Seperti kemiskinan, stunting, peningkatan pendapatan per kapita dan isu lingkungan.

“Pada titik inilah perlu sebuah rumusan yang jelas mengenai rumusan perencanaan pembangunan daerah yang tidak hanya mampu merespons sekarang, tapi juga mampu memberikan jawaban terhadap kebutuhan jangka panjang yang termuat dalam sebuah dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah,”

“Sebuah perencanaan akan dianggap baik jika mampu merespon tantangan-tantangan kedepannya. Apalagi, 2045 diproyeksikan sebagai masanya Generasi Emas Indonesia, sehingga diperlukan lompatan besar untuk melakukan transformasi sosial, ekonomi, atau tata kelola pemerintahan,” ujar Sanjaya.

Dalam perencanaan pembangunan ini, Sanjaya meminta untuk melihat proyeksi generasi emas Indonesia dan melakukan sebuah lompatan besar dengan melakukan transformasi baik sosial, ekonomi maupun tata kelola pemerintahan serta tidak meninggalkan aspek sosio kulturalnya.

“Ini mengindikasikan kita tidak bisa bekerja biasa-biasa saja tapi perlu upaya keras fokus dan sungguh-sungguh, bekerja sama dan berkolaborasi dalam segala hal agar tidak salah sasaran,” imbuh Sanjaya.

Terkait dengan kerja keras yang sungguh-sungguh tersebut, berbagai transformasi yang sangat progresif telah terjadi di Kabupaten Tabanan dalam masa Pemerintahan Bupati Sanjaya.

Pembangunan yang tidak hanya menyentuh satu sektor, tetapi hampir semua lini mulai mendapat sentuhan, dimulai dari infrastruktur jalan, pembenahan wajah kota, sampai pada upaya pembangunan instansi pemerintahan, fasilitas kantor, hingga penataan taman-taman dan area publik.

“Semuanya itu bisa kita buktikan, dimana pada hari yang baik ini telah dilakukan peresmian ruang rapat utama Jayaning Singasana, sebagai salah satu pendukung Kantor Bupati Tabanan. Ruang ini akan menjadi salah satu tempat strategis dalam rangka merumuskan kebijakan-kebijakan yang telah kita lakukan ujung-ujungnya akan memberikan kontribusi positif terhadap pengabdian kita kepada tanah kelahiran kita sendiri,” tegasnya.

Melalui laporannya, Sekretaris Badan Perencana Pembangunan Daerah Kabupaten Tabanan, Ida Ayu Agung Windayani Kusumaharani, menyampaikan bahwa forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal RPJPD Kabupaten Tabanan Tahun 2025-2045 ini bertujuan untuk memperoleh saran dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan dalam menentukan visi, misi, tujuan, arah kebijakan dan indikator pembangunan Tabanan 20 tahun kedepan.

Turut hadir dalam acara yakni Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, Para Asisten, para Kepala Pimpinan OPD dan para Kabag, Camat, tokoh-tokoh masyarakat beserta undangan terkait lainnya. (rls)

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Dirjen Imigrasi Resmikan Gedung Kanim Singaraja

Peresmian gedung Kanim Singaraja oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim pada Kamis (18/1/2024).
Peresmian gedung Kanim Singaraja oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim pada Kamis (18/1/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pembangunan gedung Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II TPI Singaraja telah selesai dan siap memberikan pelayanan Keimigrasian yang lebih baik. Hal ini ditandai dengan diresmikannya gedung Kanim Singaraja oleh Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim pada Kamis (18/1/2024).

Peresmian ini turut dihadiri oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi, Eko Budianto, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Romi Yudianto, Pimpinan Tinggi Pratama Kemenkumham Bali, Kepala UPT Keimigrasian Bali beserta Jajaran, Forkopimda Kabupaten Buleleng, serta seluruh Tamu Undangan lainnya.

Pekerjaan pembangunan gedung Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja dibagi menjadi 3 (tiga) tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan. Pada tanggal (17/12/2023) pelaksanaan pembangunan Gedung Kanim Singaraja telah mencapai 100 persen sesuai dengan rencana yang telah tertuang dalam surat perjanjian dan telah dilakukan serah terima.

Berikutnya Silmy Karim menyampaikan harapannya, pembangunan gedung Kanim Singaraja ini dapat mengoptimalkan peran daripada imigrasi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik serta memberikan manfaat dan nilai tambah kepada masyarakat.

Selanjutnya dirinya menerangkan, kedepannya pembangunan daripada ekonomi nasional Indonesia di Bali, khususnya di Buleleng jangan sampai tertinggal. Bahwasanya di Bali ini merupakan daerah pariwisata, maka perlu ada penambahan dan peningkatan kualitas pelayanan di bidang keimigrasian untuk menunjang hal tersebut.

“Pembangunan gedung baru Kanim Singaraja ini merupakan upaya kami memberikan pelayanan keimigrasian yang lebih baik untuk masyarakat Bali, karena Bali memiliki keistimewaan dalam hal pariwisata. Diharapkan dengan gedung baru ini, Kanim Singaraja dapat meningkatkan pelayanan dan dapat naik tingkat menjadi Kantor Imigrasi Kelas I,” ucap Silmy.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kanim Singaraja, Hendra Setiawan dalam laporannya menyampaikan proses pengerjaan gedung Kanim Singaraja ini dimulai dari bulan Mei sampai dengan Desember 2023. Hasil dari pekerjaan ini adalah terwujudnya gedung kantor sesuai dengan mutu, biaya dan waktu yang tepat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Hukum dan HAM RI dan Bapak Direktur Jenderal Imigrasi karena telah berkenan mengalokasikan anggaran tahun 2023 untuk pembangunan gedung baru kantor sehingga bisa dapat memberikan pelayanan yang layak dan memadai,” ucap Hendra.

Penjabat Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana menyampaikan gedung baru Kanim Singaraja ini sudah menyesuaikan dengan maskotnya “si Raja Melasti”, yaitu Imigrasi Singaraja Melayani Dengan Sepenuh Hati. Dirinya juga menyampaikan, kehadiran pemerintah pada hakekatnya tidak hanya mewujudkan sebuah tata kelola, tetapi bagaimana pelayanan publik itu bisa kita lakukan secara optimal di era digital sekarang ini.

“Tugas pokok fungsi Imigrasi itu adalah menjaga dan mengawal orang yang masuk orang yang tinggal dan orang yang keluar dari negara, sudah sepantasnya kita memberikan dukungan penuh kepada Imigrasi dalam konteks meningkatkan pelayanan,” tegasnya. (jas)