- Advertisement -
Beranda blog Halaman 477

Disperpa Badung Periksa Kesehatan 1.531 Babi Jelang Galungan

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung melakukan pemeriksaan terhadap 1.531 ekor babi menjelang Hari Raya Galungan.

Dari hasil pemeriksaan, daging babi ini dipastikan layak dikonsumsi oleh masyarkat. Terutama dalam perayaan Hari Raya Galungan yang yang umumnya menggunakan daging babi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Badung I Wayan Wijana mengatakan, pemeriksaan ini melibatkan 62 orang dokter hewan dengan dibantu 100 orang mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana. Pemeriksaan ini mengasar ternak babi di seluruh desa/kelurahan yang ada di Badung.

“Pemeriksaan ini dilakukan ante mortem dan post mortem (sebelum dan sesudah pemotongan babi) demi menjaga kualitas daging babi di Badung,” ujar Wijana saat dikonfirmasi, Senin (26/2/2024).

Ia menerangkan, pemeriksaan meliputi kondisi fisik babi sebelum dipotong, serta setelahnya pemeriksaan organ dalam, seperti hati, limpa, dan jantung. Kemudian pemeriksaan juga dilakukan pada saluran pencernaan, seperti usus dan lambung.

“Secara umum hasil pemeriksaan ante mortem babi dalam keadaan sehat. Begitu pula hasil pemeriksaan post mortem, daging babi dinyatakan layak untuk dikonsumsi,” tegasnya.

Pihaknya pun berharap masyarakat dapat mengolah daging babi dengan baik dan benar.

“Diharapkan masyarakat tetap memperhatikan kebersihan dan mengolah daging dengan dimasak dengan benar,” ucap Wijana. (jas)

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Musrenbangkab dan 3 Tahun Kepemimpinan Jaya-Wira

Musrenbangkab RKPD-SB tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Success Story Tiga Tahun Kepemimpinan Jaya Wira, bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Senin (26/2/2024).
Musrenbangkab RKPD-SB tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Success Story Tiga Tahun Kepemimpinan Jaya Wira, bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Senin (26/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam hal ini Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) RKPD-SB tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Success Story Tiga Tahun Kepemimpinan Jaya Wira, bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Senin (26/2/2024).

Atas kegiatan tersebut, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga yang hadir langsung dalam acara memberikan apresiasi terhadap tiga tahun kepemimpinan Bupati I Komang Gede Sanjaya dan wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan (Jaya-Wira).

“Saya berikan apresiasi kepada Bupati Sanjaya dan Wakil Bupati Edi Wirawan karena selama tiga tahun memimpin Tabanan sudah mampu memberikan perubahan khususnya dalam pembangunan infrastruktur yang luar biasa,” ungkap Dirga.

Sementara itu, Kepala Bappeda Provinsi Bali I Wayan Wiasthana Ika Putra, juga menyampaikan apresiasinya dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Tabanan tahun 2025.

Pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya dan jajaran yang mampu membangun Kabupaten Tabanan, sehingga capaian Tabanan dalam pembangunan ekonomi rata-rata lebih baik daripada Provinsi Bali di tahun 2020-2023 usai menghadapi pandemi covid-19.

“Hal ini berkat fondasi sektor pertanian di Tabanan yang masih kuat, sehingga mampu menumpu struktur ekonomis secara keseluruhan. Artinya kebijakan pembangunan ekonomi tabanan yang dikomandani Pak Bupati Sudah sangat tepat,” ujar Ika Putra.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Tabanan, I Made Urip Gunawan, memaparkan laporannya terkait Musrenbangkab RKPD semesta berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang dilaksanakan usai secara bertahap melangsungkan Musrenbang tingkat Desa dan tingkat Kecamatan sebelumnya.

Dalam paparannya Urip Gunawan menunjukkan capaian makro Kabupaten Tabanan di Tahun 2020-2023 yang mengalami kenaikan laju pertumbuhan ekonomi, penurunan angka pengangguran terbuka, penurunan persentase kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

“Semoga capaian ini bisa menjadi modal di tahun 2025 untuk menjawab tantangan pembangunan kedepan dengan tema ‘Pengembangan daya saing regional dan internasional produk unggulan daerah’ yang diharapkan juga dapat menjawab permasalahan dan isu strategis dalam 5 bidang prioritas di Kabupaten Tabanan,” harapnya. (ana)

Bupati Sanjaya Tunjukan Kolaborasi dalam Musrenbangkab dan Tiga Tahun Kepemimpinan Jaya Wira

Musrenbangkab RKPD-SB tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Success Story Tiga Tahun Kepemimpinan Jaya Wira, bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Senin (26/2/2024).
Musrenbangkab RKPD-SB tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Success Story Tiga Tahun Kepemimpinan Jaya Wira, bertempat di Gedung Kesenian I Ketut Marya, Senin (26/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Meliang-liang dan penuh semangat sukacita memenuhi areal Gedung Ikonik Kebanggaan Tabanan, Gedung Kesenian I Ketut Marya pada Senin, (26/2/2024) dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) RKPD-SB Tahun 2025 Kabupaten Tabanan yang dirangkaikan dengan Success Story Tiga Tahun Kepemimpinan Jaya Wira.

Kehadiran Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya,S.E.,M.M, yang turut bersama Ketua Tim Penggerak PKK, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan beserta istri, Kepala Bappeda Provinsi Bali serta Sekda Tabanan beserta istri, mendapat sambutan meriah dari barisan tektekan oleh 300 ASN, dilanjutkan dengan barisan ribuan pegawai serta sambutan dari perangkat daerah yang menyerukan kehadiran Jaya Wira menuju areal Gedung Marya pagi itu.

“Di dalam kita menjalankan sebuah amanat yang diberikan kepercayaan oleh masyarakat Tabanan, 3 Tahun kepemimpinan. Kemarin astungkara 73 persen masyarakat kita di Kabupaten Tabanan telah mendukung pemerintahan Jaya Wira ini.  Tiga tahun yang lalu 73 persen, ini angka yang sangat signifikan. Ini artinya masyarakat Tabanan ini sudah sangat menggantungkan harapannya kepada saya bersama Pak Wakil,” ujar Sanjaya penuh apresiasi.

Masa awal kepemimpinan Jaya Wira yang kala itu bersamaan dengan masa Pandemi Covid-19 berdampak buruk dalam berbagai sendi kehidupan masyarakat, sehingga menyebabkan anjloknya pertumbuhan ekonomi khususnya di Kabupaten Tabanan.

Namun, hal ini tak menyurutkan hati Jaya-Wira untuk memberikan motivasi untuk berkolaborasi bersama Sekda, Jajaran, semua Stakeholder dan anggota DPR, Perbekel dan Bendesa Adat untuk kompak bersatu mengatasi semua persoalan yang ada di Kabupaten Tabanan.

“Sekarang pembangunan Tabanan sudah diatas rata-rata, bahkan kita beberapa melampaui Provinsi, itu artinya apa ini kerja kolaborasi yang sangat luar biasa, komunikasi yang terbuka terarah dan transparansi, itu adalah awal,” seru Sanjaya.

Berbagai pembangunan telah diwujudkan dalam 3 tahun masa kepemimpinan Jaya-Wira dalam rangka mewujudkan Visi Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani di dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari bidang pangan, sandang, dan papan, bidang pendidikan dan kesehatan, jaminan sosial dan ketenagakerjaan, bidang adat, tradisi, seni dan budaya, serta bidang pariwisata yang ditunjang dengan pembangunan di bidang infrastruktur yang tetap memperhatikan keharmonisan dengan alam dan lingkungan.

Kepala Bappeda Provinsi Bali, I Wayan Wiasthana Ika Putra, juga menyampaikan apresiasinya. Dalam rangka penyusunan RKPD Kabupaten Tabanan Tahun 2025. Pihaknya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Tabanan di bawah kepemimpinan Bupati Sanjaya dan jajaran yang mampu membangun Kabupaten Tabanan, sehingga capaian Tabanan dalam pembangunan ekonomi rata-rata lebih baik daripada Provinsi Bali di tahun 2020-2023 usai menghadapi pandemi covid-19.

“Hal ini berkat fondasi sektor pertanian di Tabanan yang masih kuat, sehingga mampu menumpu struktur ekonomis secara keseluruhan. Artinya kebijakan pembangunan ekonomi tabanan yang dikomandani Pak Bupati Sudah sangat tepat,” ujar Ika Putra

Di kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Tabanan, I Made Urip Gunawan, memaparkan laporannya terkait Musrenbangkab RKPD semesta berencana Kabupaten Tabanan Tahun 2025 yang dilaksanakan usai secara bertahap melangsungkan Musrenbang tingkat Desa dan tingkat Kecamatan sebelumnya.

Tujuan untuk membahas dan menyepakati usulan rencana kegiatan pembangunan dengan menghimpun saran dan masukan dari para pemangku kepentingan yang menjadi kegiatan prioritas pembangunan untuk menyempurnakan rencana kerja pembangunan di Kabupaten Tabanan.

Dalam paparannya Urip Gunawan menunjukkan capaian makro Kabupaten Tabanan di Tahun 2020-2023 yang mengalami kenaikan laju pertumbuhan ekonomi, penurunan angka pengangguran terbuka, penurunan persentase kemiskinan dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia.

Capaian yang sudah diwujudkan ini, diharapkannya menjadi modal di tahun 2025 untuk menjawab tantangan pembangunan kedepan dengan tema “Pengembangan daya saing regional dan internasional produk unggulan daerah” yang diharapkan juga dapat menjawab permasalahan dan isu strategis dalam 5 bidang prioritas di Kabupaten Tabanan.

Turut hadir dalam kegiatan, Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta istri dan anggota, jajaran Forkompinda, Para Asisten dan jajaran Pimpinan Perangkat Daerah dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat dan Perbekel se-Kabupaten Tabanan beserta undangan lainnya yang turut serta dalam acara yang penuh sukacita. Nampak ribuan masyarakat juga antusias ikut berbaur dan menikmati acara yang diselingi dengan berbagai hiburan, suguhan kuliner dan undian doorprize menarik. (rls)

Dukung Kreativitas Anak, Bupati Sanjaya beserta Istri Buka Pawai Ogoh-Ogoh Mini

Ketua DPRD Tabanan apresiasi pergelaran Pawai Ogoh-Ogoh Mini dalam rangkaian Festival Singasana tahun 2024 di Taman Bung Karno pada Minggu (25/2/2024).
Pawai Ogoh-Ogoh Mini dalam rangkaian Festival Singasana tahun 2024 di Taman Bung Karno pada Minggu (25/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menginisiasi pelaksanaan Festival Ogoh-Ogoh Singasana Tahun 2024 yang berlangsung selama dua hari 24 Februari – 25 Februari 2024.

Di hari kedua, Minggu, (25/2/2024), Bupati Sanjaya bersama Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Bunda PAUD Tabanan, buka langsung pelaksanan Festival Ogoh-Ogoh Mini Singasana Tahun 2024.

Festival yang disambut penuh suka cita oleh masyarakat Tabanan ini merupakan inisiasi langsung dari pimpinan nomor satu di Tabanan yang mengusung tema ‘Nyomnya Bhuta Kala Nyanggra Nawa Warsa Icaka 1946 Nyujur Paduraksa Jayananing Singasana’.

Usai di hari sebelumnya melombakan ogoh-ogoh tingkat dewasa yang diikuti 12 peserta di Kecamatan Tabanan, hari ini melombakan ogoh-ogoh mini yang diikuti oleh 10 peserta dari 3 desa dinas yang ada di wilayah Kota Tabanan.

Melalui sambutannya, Bupati Sanjaya berikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, sekaligus kepada anak-anak Taman Kanak-Kanak yang telah berpartisipasi dalam pawai Festival Ogoh-Ogoh Singasana Toahun 2024, juga kepada masyarakat Tabanan yang selalu antusias dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan pelestarian adat, agama, seni dan budaya.

“Jadi, hari ini kita patut berbangga, bergembira, karena hari ini dalam rangka kita juga akan menyambut hari raya nyepi, Pemerintah Daerah Kabupaten Tabanan membuat sebuah kegiatan parade, baik parade ogoh-ogoh dewasa maupun parade ogoh-ogoh anak-anak,” ujar Sanjaya sebagai bentuk apresiasi kepada generasi muda Tabanan yang kedrpannya pasti akan menjadi tulang punggung pembangunan di Kabupaten Tabanan.

Lebih lanjut Sanjaya menekankan, bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya hadir untuk generasi Z, generasi milenial dan anak-anak muda.

Disamping hal ini merupakan bentuk pelestarian adat, agama dan budaya, juga sebagai simbul kreativitas anak muda. Pemerintah hadir selalu di tengah-tengah masyarakat, baik generasi Z, generasi milenial untuk bagaimana bersama-sama mewujudkan, membangun Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani.

Selaku Panitia dari pelaksanaan Festival ogoh-ogoh mini, Kepala Dinas Kebudayaan, I Made Yudiana, ST.MT sampaikan ucapan terimakasihnya kepada Bapak Bupati atas ruang waktu dan pendanaan yang telah diberikan untuk mendukung kreativitas anak-anak di Kabupaten Tabanan.

Selain bertujuan untuk memberikan apresiasi atas kreativitas seni anak-anak sebagai generasi emas tabanan, pawai ogoh-ogoh mini ini juga diharapkan dapat memelihara kelestarian tradisi, seni, adat dan budaya yang ada.

Semarak perlombaan ogoh-ogoh mini dengan partisipasi dari 10 TK di Wilayah Kota Tabanan yakni, TK Star Kids (Desa Dauh Peken), TK Saraswati (Desa Delod Peken), TK Sinta Pradnya (Desa Dauh Peken), TK Pradnya Paramita Sadu (Desa Dauh Peken), TK Kemala Bhayangkari 3 (Desa Dajan Peken), TK Dewi Kumala (Desa Delod Peken) TK Negeri Pembina Kec. Tabanan, (Desa Dajan Peken), TK Negeri Pertiwi (Desa Delod Peken), TK Panca Sari I (Desa Dajan Peken), TK Budhi Nirmala (Desa Dauh Peken), mendapatkan uang kepesertaan senilai 5 Juta rupiah untuk masing-masing pesertanya.

Dalam suasana meliang-liang, turut hadir meramaikan area Taman Bung Karno sore itu, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta beberapa anggota, Sekda beserta istri, Jajaran Forkopimda dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, Camat, Perbekel, Bendesa dan undangan terkait lainnya. Nampak kerumunan ribuan masyarakat juga turut meramiakan dan antusias menyaksikan keseruan acara parade ogoh-ogoh mini itu. (rls)

Tiga Calon Dirut Perumda Tribhuwana Jembrana Jalani Tes Wawancara Akhir

Wawancara akhir Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tribhuwana.
Wawancara akhir Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tribhuwana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Calon Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tribhuwana, kini sudah mengikuti tahapan wawancara akhir. Hal itu dilakukan panitia seleksi untuk menjaring satu nama yang akan memimpin perusahaan daerah itu lima tahun ke depan.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mewawancarai langsung para calon direksi Perumda Tribhuwana.
Terdapat tiga nama calon direksi Perumda Tribhuwana dengan latar belakang yang berbeda-beda.

Diantara yakni M. Faturohman seorang pelaku UMKM, I Wayan Guntur Mahardika seorang pemilik koperasi dan Sukeni yang merupakan Kepala Bagian Keuangan di Perumda Tribhuwana itu sendiri.

Proses wawancara tersebut merupakan bagian akhir dari tahapan seleksi terhadap para calon direksi Perumda Tribhuwana. Tahapan-tahapan itu paling sedikit meliputi tahapan seleksi administrasi, uji kelayakan dan kepatutan (UKK), serta wawancara akhir.

“Kami sudah melakukan proses wawancara akhir terhadap para calon direksi, Astungkara semua peserta dapat melewatinya dengan baik dan lancar,” ungkap Bupati Tamba usai mewawancarai para calon direksi di ruang Executive Room, Kantor Bupati Jembrana, Senin (26/2/2024).

Lebih lanjut, Bupati Tamba menuturkan semua peserta memiliki skill profesional yang mumpuni untuk memimpin Perumda Tribhuwana ke depan.

“Dari tiga calon direksi tersebut, semuanya memiliki visi-misi yang bagus. Saya minta Perumda Tribhuwana khususnya kepada direksi yang terpilih nantinya harus jeli dalam membidik peluang bisnis. Karen tujuan Perumda Tribhuwana berdiri ini tidak lain ya untuk meningkatkan PAD Jembrana,” ucapnya.

Tamba juga menambahkan, untuk menjadi seorang Direksi Perumda, haruslah orang yang bisa memahami problem yang ada serta bisa mencari solusi atas permasalahan yang terjadi.

“Makanya tadi dalam sesi wawancara dengan para calon Direktur, saya juga turut menanyakan soal networking, bagaimana jaringan mereka miliki baik secara personal maupun yang dimiliki oleh pemda, karena dari sisi suporting networking itu bagi saya sangat penting,” tambahnya.

Untuk itu, kepada siapapun yang terpilih nanti sebagai direksi, harus berupaya secara maksimal bahkan all out agar bisa berkontribusi.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat akan segera kita ketahui siapa yang terpilih, tentu saja yang terbaik di antara yang terbaik,” pungkasnya.

Prosesi wawancara akhir oleh Bupati I Nengah Tamba, terhadap para calon direksi Perumda Tribhuwana turut juga dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Sumber Wijaya, Kepala BPKAD, I Komang Wiasa serta seluruh panitia seleksi calon direksi Perumda Tribhuwana. (rls)

Wabup Suiasa Ikuti Forum Konsolidasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024

Wabup Ketut Suiasa menghadiri Forum Konsolidasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim 2024 melalui Zoom Meeting di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Senin (26/2/2024).
Wabup Ketut Suiasa menghadiri Forum Konsolidasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrim 2024 melalui Zoom Meeting di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Senin (26/2/2024).

PANTAUBALI.COM, MANGUPURA – Wakil Bupati (Wabup) Badung I Ketut Suiasa menghadiri Forum Konsolidasi Nasional Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024 dengan tema ‘Kerja Bersama Hapuskan Kemiskinan’ melalui Zoom Meeting di Rumah Jabatan Wakil Bupati Badung, Senin (26/2/2024).

Dalam upaya meningkatkan sinergitas pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dan lembaga non pemerintah untuk percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024.

Forum dibuka Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK Nunung Nuryartono. Turut hadir seluruh daerah Provinsi, Kab/Kota se-Indonesia beserta Kepala Perangkat Daerah Terkait, Kadis P2KBP3A Nyoman Gunarta, Kadis Capil AA. Ngurah Arimbawa, Kadis Perkim AA.Bayu Kumara Putra.

Wabup Suiasa mengatakan, sesuai dengan amanat Presiden RI Joko Widodo kepada Kementerian Lembaga/Instansi, Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota untuk membuat perencanaan, program dan penganggaran serta aksi untuk mengentaskan kemiskinan ekstrim di Indonesia tahun 2024.

“Dalam waktu 3 bulan yang tersisa, semua Kementerian, Lembaga/Instansi, Pemerintah Prov, Kab/Kota untuk bisa mewujudkan target itu. Sementara Pemkab Badung dalam penghapusan kemiskinan ekstrim sudah sesuai dengan target dan tidak perlu menunggu batas waktu yang ditentukan yakni 2024. Kita sudah bisa selesaikan di tahun 2023 dengan persentase 0,02 persen yang dikategorikan sudah mencapai target,” ujarnya.

Untuk mencapai angka 0 persen itu tidak mungkin bisa dicapai hal ini disebabkan karena pertama adanya warga yang kehidupannya tunggal, kedua warga lansia yang sekaligus jadi Kepala Keluarga dan yang sejenis lainnya, itu riil yang terjadi di lapangan.

“Terhadap kondisi ini yang kalau kita lihat jumlah 43 KK, akan terus menerus kita tekan serta mengantisipasi jangan sampai ada lagi pertumbuhan jumlah keluarga miskin ekstrim yang baru,” ucap Suiasa.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial Kemenko PMK, Nunung Nuryartono menyampaikan bahwa angka kemiskinan ekstrem turun 1,12 persen pada tahun 2023. Dirinya juga mengatakan dengan komitmen kita bisa menyentuh angka 0 persen pada tahun 2024.

“Pada bulan Maret 2023 angka kemiskinan turun 1,12 persen, hal ini lebih baik dibandingkan tahun 2022. Jika kita berkomitmen maka pada tahun 2024 angka kemiskinan kita bisa mencapai 0 persen,” ujarnya. (rls)

Jelang Galungan, Bupati Tamba Pastikan Ketersediaan Elpiji Aman di Jembrana

Bupati Jembrana I Nengah Tamba pantau ketersediaan pasokan gas elpiji menjelang Raya Galungan dan Kuningan,  Senin (26/2/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba pantau ketersediaan pasokan gas elpiji menjelang Raya Galungan dan Kuningan,  Senin (26/2/2024).

PANTAUBALI.COM. JEMBRANA – Bupati Jembrana I Nengah Tamba memantau ketersediaan pasokan gas elpiji menjelang Raya Galungan dan Kuningan,  Senin (26/2/2024).

Selain distribusi elpiji, kesempatan yang sama dilakukan peninjauan bahan pangan pokok dan pasar murah. Pemantauan dilakukan untuk menjamin pasokan elpiji dan pangan pokok aman serta inflasi terkendali di Kabupaten Jembrana.

Usai pemantauan, Bupati Tamba menyebut sejauh ini ketersediaan dan pasokan elpiji 3 kilogram di Jembrana aman. Bahkan tidak terjadi kelangkaan seperti di kabupaten dan daerah lainnya.

“Saya memastikan karena situasi yang saya ikuti beberapa hari ini ada kelangkaan, mungkin di Denpasar dan Badung populasinya terlalu tinggi, sehingga kebutuhan gas cukup tinggi. Kalau kita di Jembrana kebutuhan tidak terlalu tajam, astungkara stok hari ini sudah cukup memadai dan akan aman sampai hari raya“ ujarnya.

Melalui pasar murah kata Bupati Tamba , selain menjaga inflasi juga bertujuan untuk membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu agar memanfaatkan pasar murah ini.

“Ini yang ketiga kalinya Pemkab Jembrana melaksanakan pasar murah. Pasar murah ini seperti biasa kita lakukan setiap menjelang hari raya pasti kita lakukan dan hari ini kita melihat harga beras ada di 17.000 dan kalau kita disini dapatlah potongan mungkin seribu , mungkin juga minyak hari ini ada di 15.000 di pasaran kita disini 14.000, bawang putih dan merah lumayan. Jadi benar-benar kita membantu meringankan beban masyarakat,“ jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan I Komang Agus Adinata mengungkapkan, pasar murah yang digelar di Balai Lingkungan BB Agung, dilakukan untuk pengendalian harga dan meyakinkan konsumen bahwa stok barang mencukupi jelang hari raya.

“Kita memberikan harga distributor disini sehingga masyarakat dapat menjangkau harga-harga dimana dipasaran secara umum memang hari raya itu kecendrungan harga sembako naik dan kita akan memberikan tetap pasar murah interpensi ini untuk mengendalikan harga sekaligus memberikan suasana dimasyarakat bahwa barang-barang itu ada,” jelasnya.

Disisi lain, Pengelola Pangkalan Gas PT. Merta Arthamagas, Made Krisna Mahardika, mengatakan menjelang hari Raya Galungan dan Kuningan serta bulan puasa ketersediaan gas elpiji khusus ukuran 3 Kg (Gas Melon) dipastikan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Jembrana.

“Untuk pasokan pada saat hari raya ini saya nilai aman, karena kita kebetulan dikasi DO fakultatif juga DO extra dropping dan pasokan ini saya rasa cukup dan melimpah. Sampai hari ini pun kita juga punya banyak stok untuk di seluruh Jembrana,“ ucapnya.

Untuk harga gas melon sendiri, Made Krisna mengatakan di kabupaten Jembrana tidak ada mengalami peningkatan harga jual bahkan sampai ke tingkat pengecer. Pihaknya juga menyarankan agar masyarakat bisa membeli gas langsung ke agen pangkalan.

“Masalah harga di Jembrana tidak ada yang terlalu mahal, malah kita di warung dan pangkalan sudah dijual Rp 18.000,-. Kalau bisa, masyarakat belanjanya ke pangkalan, nanti supaya tidak ada margin yang berlipat-lipat, biar sesuai HET Rp 18.000,- ,“ ujarnya.

Dirinya juga mengungkapkan menjelang hari raya ini permintaan untuk gas elpiji mulai mengalami peningkatan. Pihaknya kembali memastikan bahwa ketersediaan gas elpiji khususnya 3Kg masih aman.

“Kalau permintaan ada peningkatan karena menjelang hari raya dan beberapa kegiatan mulai dari Pemilu, persiapan hari raya dan persiapan puasa memang ada peningkatan. Ketersediaan stok yang diberikan Pertamina yang dimandatkan ke agen untuk di kabupaten Jembrana khususnya sangat mencukupi,“ pungkasnya. (rls)

Pemerintah Kabupaten Tabanan Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan 2024

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan, selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan.
Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan, selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam hal ini, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dan Wakil Bupati Tabanan I Made Edi Wirawan, SE, mengucapkan, selamat merayakan Hari Suci Galungan dan Kuningan kepada umat sedharma yang jatuh pada hari Buda Kliwon Wuku Dungulan, Rabu 28 Februari 2024 beserta dengan rangkaiannya, dan juga Hari Suci Kuningan yang jatuh pada hari Saniscara Kliwon Kuningan, Sabtu, 9 Maret 2024.

“Saya, I Komang Gede Sanjaya, Bupati Tabanan dan I Made Edi Wirawan, Wakil Bupati Tabanan, mengucapkan selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan kepada seluruh umat Hindu dimanapun berada. Semoga Kebahagiaan dan Kedamaian datang dari segala penjuru, serta kita semua menemukan keberkahan,” ujarnya.

Selain itu, ajang Galungan dan Kuningan yang jatuh setiap 210 hari atau 6 bulan sekali itu, diharapkan Sanjaya menjadi momen bagi umat Hindu untuk meningkatkan bhakti sekaligus mengucap syukur ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa atas seluruh manifestasi demi keselamatan dan kesejahteraan serta keharmonisan alam semesta.

Di hari yang suci ini, Bupati Sanjaya seraya berharap agar perayaan Galungan dan Kuningan dapat selalu menjadi momentum untuk memperkuat keyakinan diri dalam, memahami arti dari perayaan ini, serta melakukan perubahan menuju prilaku yang lebih baik lagi, sehingga mempererat persaudaraan dan toleransi dengan sesama umat, khususnya di Tabanan.

“Rahajeng rahina suci Galungan dan Kuningan bagi umat se-dharma. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa, selalu memberikan anugerah kepada kita semua di saat menjalankan swadharma di kehidupan kita semua, selalu diberi kesehatan, kekuatan dan kedamaian guna bersama-sama, bersinergi, selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan demi terwujudnya Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” imbuh Sanjaya. (rls)

Curi Handphone Majikan Lantaran Sakit Hati, Manda Bebas Melalui Restoratif Justice 

Pemberian Restorative Justice Manda Ardiansyah (21), tersangka pencurian hanphone milik majikannya di sebuah ruko roti di daerah Kecamatan Kediri, Tabanan.
Pemberian Restorative Justice Manda Ardiansyah (21), tersangka pencurian hanphone milik majikannya di sebuah ruko roti di daerah Kecamatan Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Manda Ardiansyah (21), tersangka pencurian hanphone milik majikannya di sebuah ruko roti di daerah Kecamatan Kediri, Tabanan, dibebaskan melalui Restoratif Justice (RJ) pada Senin (26/2/2024).

Penyerahan RJ kepada Manda dilakukan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan dan disaksikan oleh keluarganya.

Kepala Kejari Tabanan Ni Made Herawati mengatakan, RJ diberikan setelah sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) melaksanakan upaya perdamaian dengan menawarkan kepada tersangka dan korban untuk berdamai.

“Kemudian, pada 20 Februari 2024 di Griya Restoratif Justice Kantor Camat Tabanan, JPU selaku fasilitas melaksanakan proses perdamaian dengan menghadirkan para pihak untuk berdamai tanpa syarat,” ujarnya.

Herawati menjelaskan, Manda merupakan pria asal Banyuwangi, Jawa Timur, mencuri satu unit hanphone Iphone 11 Pro Max milik majikannya bernama Ni Kadek Tantri Sedana Dewi yang ditaruh di kamar tidurnya pada 6 Januari 2024.

Manda bekerja sebagai sopir pengantar roti usaha majikannya dan tinggal bersama satu orang temannya di ruko.

Atas kejadian tersebut, Manda kemudian dilaporkan ke Polisi. Kemudian, dari hasil penyelidikan, ia berhasil ditangkap beserta dengan barang bukti satu unit hanphone.

“Alasan utama melakukan pencurian karena sakit hati sering dibulli majikan hingga minjucul niat untuk mengerjai dengan menyembunyikan hanphone majikannya. Kemudian dibawa pulang ke Banyuwangi. Atas perbuatannya korban mengalami kerugian mencapai Rp10 juta,” ungkap Herawati. (ana)

Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Banjar Babakan Seltim

Evakuasi I Made Widia (58), warga asal Banjar Dinas Dukuh Pulu Kaja, Desa Mambang, Seltim, yang ditemukan meninggal di pinggir jalan Banjar Dinas Babakan, Minggu (25/2/2024).
Evakuasi I Made Widia (58), asal Banjar Dinas Dukuh Pulu Kaja, Desa Mambang, Seltim, yang ditemukan meninggal di pinggir jalan Banjar Dinas Babakan, Minggu (25/2/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Desa Mambang, Kecamatan Selemadeg Timur (Seltim), Tabanan dihebohkan dengan penemuan jasad pria paruh baya di pinggir jalan Banjar Dinas Babakan pada Minggu (25/2/2024).

Diketahui jasad pria tersebut bernama I Made Widia (58) asal Banjar Dinas Dukuh Pulu Kaja, Desa Mambang, Seltim. Korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah melintas sore itu.

“Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan terjatuh dan tidak bergerak sama sekali sambil memegang motornya,” ujar Kapolsek Selemadeg Timur AKP I Putu Budiawan dikonfirmasi, Senin (26/2/2024).

Ia menjelaskan, korban ditemukan sekitar pukul 16.00 WITA oleh saksi bernama I Wayan Sumadana (53) asal Banjar Babakan, yang tengah melintas menuju jalan pulang setelah mencari janur.

Beberapa meter dari tempat korban ditemukan meninggal, saksi melihat lampu belakang motor yang dalam keadaan hidup dan setelah didekati ternyata korban sudah dalam keadaan terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Mengetahui hal itu, saksi langsung memanggil tetangganya yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian. Mereka lantas melaporkan kejadian tersebut ke Kanwil Banjar Dinas Babakan.

“Menurut keterangan istri korban, pada pukul 13.00 WITA korban berpamitan akan pergi memancing ke Banjar Alas,” ungkap AKP Budiawan.

Dari hasil pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Seltim I, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, menurut pengakuan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit jantung.

“Dari keluarga telah membuat surat pernyataan bahwa menerima dengan ikhlas dan tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban,” imbuh Budiawan. (ana)