- Advertisement -
Beranda blog Halaman 457

Banggar DPRD Tabanan Mulai Rapat Pembahasan LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2023

Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tabanan tahun anggaran 2023, Kamis (21/3/2024).
Rapat Paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tabanan tahun anggaran 2023, Kamis (21/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan mulai melakukan rapat internal terkait tindak lanjut pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tabanan tahun anggaran 2023.

Adapun LKPJ Bupati tersebut sebelumnya sudah disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Tabanan.

Sekretaris DPRD Tabanan I Made Sugiarta mengatakan, proses pembahasan kini tengah dilakukan oleh Banggar melalui rapat internal.

“Sudah mulai dilaksanakan rapat internal. Kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja bersama eksekutif,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya pada Rapat Paripurna DPRD Tabanan pada Kamis (21/3/2023) lalu menyampaikan LKPJ tahun anggaran 2023. Dengan rinciannya yakni Pendapatan Daerah tahun anggaran 2023 terealisasi sebesar Rp2.008.956.147.271,93 atau 91,62 persen, dari target anggaran yang telah ditetapkan sebesar Rp2.192.714.769.889,00.

Komponen pendapatan daerah kabupaten tabanan tahun anggaran 2023 terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang realisasinya sebesar Rp508.529.139.058,93, dana pendapatan transfer realisasinya sebesar Rp1.500.403.008.213,00 atau 95,06 persen dari anggaran sebesar Rp 1.578.345.722.688,00 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp, 1.000.000.000.

Sementara, untuk Belanja Daerah, realisasi belanja daerah tahun 2023 sebesar Rp. 2.017.346.770.915,11 atau sekitar 90,86 persen dari total belanja sebesar Rp. 2.220.238.098.026,00.

Selanjutnya yakni Pembiayaan Daerah; realisasi pembiayaan daerah tahun anggaran 2023 sebesar Rp. 30.042.858.404,51 dari total pembiayaan tahun anggaran 2023 sebesar Rp. 27.523.328.137,00. (ana)

Menjelang PPDB, Komisi IV DPRD Tabanan akan Koordinasi dengan Disdik

Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Gede Wastana.
Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Gede Wastana.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Penerimaan siswa baru jenjang SD sampai SMA/SMK akan dimulai pada pertengahan tahun ini. Mengenai hal tersebut Komisi IV DPRD Tabanan akan melakukan rapat koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Disdik).

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi IV DPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana.

“Nanti kami akan melakukan rapat dengan Disdik agar betul-betul penerimaan nanti berjalan dengan baik,” ujarnya, Selasa (27/3/2024).

Menurutnya, tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi hal rutin setiap tahunnya. Bahkan tahun 2024 ini, sistem penerimaan masih sama dengan tahun sebelumnya yakni dengan sistem zonasi dan pendaftaran secara daring.

“Tujuannya agar tidak terjadi penumpukan di salah satu sekolah. Tahun lalu juga sistem pemerataan ini sudah bagus,” ungkapnya.

Dengan ditetapkannya lagi sistem zonasi ini, pihaknya pun berharap agar masyarakat Tabanan agar betul-betul mempersiapkan kelengkapan administrasinya sehingga tidak terjadi kendala nantinya.

“Kita sudah sering membicarakan ini, sementara ini belum ada persoalan apapun. Cuma kami mengingatkan kepada masyarakat agar melakukan persiapan sehingga bisa menyesuaikan dengan Kartu Keluarga saat melakukan pendaftaran dengan sistem zonasi,” imbuhnya. (ana)

Bupati Jembrana Gelar Buka Puasa Bersama Warga Cupel dan Pengambengan

Bupati Jembrana menyerahkan bantuan CPP kepada masyarakat penerima manfaat yang dibagikan di Kantor Desa Cupel dan Masjid Nurul Hidayah desa Pengambengan, Selasa (26/3/2024).
Bupati Jembrana menyerahkan bantuan CPP kepada masyarakat penerima manfaat yang dibagikan di Kantor Desa Cupel dan Masjid Nurul Hidayah desa Pengambengan, Selasa (26/3/2024).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Serangkaian bulan suci Ramadhan 1445 Hijriah, Bupati Jembrana I Nengah Tamba disela-sela kesibukannya menyempatkan diri menyapa dan berbuka puasa bersama masyarakat Desa Cupel dan Desa Pengambengan, kecamatan Negara.

Dikesempatan tersebut, Bupati Tamba juga menyerahkan secara simbolis bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada masyarakat penerima manfaat yang dibagikan di Kantor Desa Cupel dan Masjid Nurul Hidayah desa Pengambengan, Selasa (26/3/2024).

Tercatat sebanyak 545 orang terdaftar sebagai penerima CPP di desa Cupel dan sebanyak 921 orang sebagai penerima CPP di desa Pengambengan.

Dihadapan masyarakat hadir, Bupati Tamba menyampaikan akan adanya potensi pertumbuhan perekonomian di kawasan Cupel, Pengambengan dan sekitarnya karena adanya Revitalisasi pelabuhan perikanan Pengambengan menjadi pelabuhan perikanan Bali.

“Kita akan mendapatkan pelabuhan yang sangat besar sekali, investasinya hampir Rp 1,7 Triliun,” ujar Bupati Tamba.

Lanjutnya, Cupel akan menjadi jalur utama menuju pelabuhan yang berada di desa Pengambengan, yang nantinya juga akan bisa memberikan dampak positif terhadap perkembangan kegiatan ekonomi baik di desa Pengembangan maupun desa Cupel termasuk juga penyerapan tenaga kerja yang tinggi.

“Diperkirakan akan ada 4000 kapal nelayan, akan ada 12 ribu tenaga kerja kesini. Akan ada dampak positif seperti masyarakat bisa menyediakan tempat kos, warung makan, dan banyak lagi,” sambungnya.

Nantinya, kata Bupati Tamba, desa Pengambengan akan dikenal sebagai pusat bahari, sebagai pusat pelabuhan perikanan Bali dan disebut dengan green port.

Selain itu, adanya Sirkuit All in One di desa Pengambengan telah terbukti memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat Pengambengan karena adanya berbagai event lokal bahkan internasional.

Ditahun ini, Bupati Tamba mengatakan akan kembali menyelenggarakan berbagai event yang kembali membawa pertumbuhan perekonomian bagi warga Pengambengan.

“Kegiatan di sirkuit All in One ke depan ini akan ada Kejurnas motocross, kedua akan ada festival layang-layang, ada juga festival budaya yang akan dihadiri bapak Menteri, dan ada juga festival makepung yang semuanya membawa pergerakan ekonomi masyarakat Pengambengan,” ujarnya.

Tak lupa, pada kesempatan yang baik tersebut, Bupati Tamba tidak sungkan untuk meminta maaf kepada masyarakat apabila dalam kepemimpinan membangun Jembrana masih ada hal-hal yang belum maksimal untuk dapat dilaksanakan.

“Dihari yang suci ini saya memohon maaf yang sebesar-besarnya manakala saya sebagai seorang manusia pasti ada kekurangannya,” pungkasnya. (rls)

 Bupati Tamba Tanggapi Catatan Dewan dalam Paripurna DPRD Jembrana

Rapat Paripurna IV masa persidangan II tahun sidang 2023/2024 mengagendakan Pembacaan Keputusan DPRD Tetang Rekomendasi Atas Laporan LKPJ Bupati Jembrana tahun 2023. 
Rapat Paripurna IV masa persidangan II tahun sidang 2023/2024 mengagendakan Pembacaan Keputusan DPRD Tetang Rekomendasi Atas Laporan LKPJ Bupati Jembrana tahun 2023. 

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Setelah penyampaian Laporan Ketengan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Jembrana tahun 2023 pada Rapat Paripurna Rabu (13/3/2024) lalu, DPRD Kabupaten Jembrana, Selasa (26/3/2024) kembali menggelar Rapat Paripurna.

Rapat Paripurna IV masa persidangan II tahun sidang 2023/2024 mengagendakan Pembacaan Keputusan DPRD Tetang Rekomendasi atas Laporan LKPJ Bupati Jembrana tahun 2023.

Pada Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, Ni Made Sri Sutharmi tersebut dibacakan Keputusan DPRD Kabupaten Jembrana nomor 02 Tahun 2024 tanggal 25 Maret 2024  tetang Rekomendasi Atas LKPJ Bupati Jembrana 2023.

Dalam Keputusan DPRD tersebut dibacakan oleh Wakil Ketua I DPRD Jembrana I Wayan Suardika dinyatakan berdasarkan atas hasil pengkajan LKPJ Bupati Jembrana Tahun 2023 tersebut.

DPRD selaku unsur penyelenggara pemerintahan daerah menyimpulkan bahwa pada beberapa urusan sudah berhasil berjalan dengan baik dan efektif, namun masih banyak urusan yang masih perlu ditingkatkan pelaksanaannya.

“DPRD memberikan rekomendasi perbaikan atas praktek penyelenggaraan pemerintahan kepada Bupati Jembrana” ujar Suardika.

Setelah melakukan pengkajian dan dengan mempertimbangkan segala masukan dari berbagai pihak, pihaknya pun melaporkan seluruh hasil pembahasan LKPJ yang dilakukan secara internal. Salah satunya terkait dengan penjabaran APBD tahun 2023.

Pendapatan Daerah untuk tahun 2023 ditargetkan sebesar Rp.1.140.899.831.409 dengan realisasi sebesar Rp.1.120.357.665.848,98  tercapai 98,20 persen .

“Bila dibandingkan realisasi pendapatan daerah pada tahun 2022, maka realisasi pendapatan tahun 2023 mengalami peningkatan 2,15 persen dari tahun 2022 yang terealisasi sebesar Rp1.096.688.939.055,63,“ jelasnya.

Sementara, Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengatakan rekomendasi yang telah disampaikan merupakan kristalisasi perhatian dari DPRD Kabupaten Jembrana terhadap kinerja pemerintah serta merupakan dukungan dan partisipasi pihak legislatif untuk mewujudkan kabupaten Jembrana yang lebih baik.

Menurutnya, rekomendasi yang telah disampaikan merupakan respon positif dan konstruktif yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Jembrana untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Jembrana.

“Kami berkomitmen untuk melakukan perbaikan secara menyeluruh mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan sampai pemantauan program dan kegiatan pembangunan dengan berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta senantiasa memperhatikan rekomendasi yang telah diberikan, sehingga kedepan dapat terwujud penyelenggaraan pemerintahan yang lebih efisien, efektif, transparan, dan akuntabel, yang pada akhirnya akan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Jembrana,“ ujarnya.

Bupati Tamba serukan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jembrana untuk  meningkatkan kinerja sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing serta meningkatkan kapasitas organisasi dan sumber daya aparatur dalam memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh masyarakat, sehingga keberhasilan yang telah kita raih dapat dipertahankan dan ditingkatkan.

“Untuk itu, saya mewakili seluruh aparatur pemerintah daerah mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada DPRD Kabupaten Jembrana yang telah berupaya maksimal dan tak mengenal waktu untuk melakukan pembahasan dokumen LKPJ tersebut,“ ungkapnya. (rls)

Anggota DPRD Tabanan Tekankan Pentingnya Pokok-Pokok Pikiran dalam Penentuan Program Daerah

Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi Nasional Demokrat, IGN Sanjaya
Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi Nasional Demokrat, IGN Sanjaya

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Anggota DPRD Tabanan dari Fraksi Nasional Demokrat, IGN Sanjaya, menekankan pentingnya keberadaan pokok-pokok pikiran anggota DPRD dalam pembentukan program daerah, yang pada hakikatnya berasal dari dua lembaga, yakni eksekutif dan legislatif.

Namun, Sanjaya menyoroti ketimpangan yang terjadi di Tabanan, di mana aspirasi tersebut sering kali tidak terserap dengan baik. “Hal ini disebabkan oleh egoisme para pemangku kebijakan dan sebagian besar anggota yang enggan menyuarakan aspirasi karena ketakutan, karena lebih mengedepankan konsep kekuasaan daripada kepemimpinan,” ujarnya, Selasa (26/3/2024).

Meski demikian, menurut Sanjaya memberikan apresiasi terhadap kemajuan fisik yang telah dicapai di bawah kepemimpinan Bupati I Komang Gede Sanjaya, seperti pembangunan infrastruktur jalan, meskipun dilakukan dengan menggunakan hutang sebesar 125 miliar. Namun, dia mencatat beberapa hal yang dianggapnya aneh, seperti dekorasi tembok depan kantor yang dihiasi oleh patung-patung, yang menurutnya menimbulkan kesan “patungisasi”.

Pada tahun-tahun mendatang, Sanjaya memberikan beberapa saran terkait sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Dia menekankan pentingnya pemerintah daerah untuk memberikan jaminan kesehatan kepada seluruh masyarakat Tabanan, seperti yang dilakukan oleh JKBM pada masa kepemimpinan Gubernur Mangku Pastika.

Selain itu, Sanjaya juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pendidik dan peserta didik serta pembangunan kembali sekolah pendidikan guru untuk memastikan kualitas guru yang sejati. Dia juga menekankan perlunya program pemerintah yang mampu menggerakkan ekonomi riil masyarakat, khususnya para petani dan peternak, agar mereka dapat hidup sejahtera.

Dengan menyuarakan aspirasi dan memberikan saran konstruktif, IGN Sanjaya berharap agar Tabanan dapat menuju arah yang lebih baik dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya. (ana)

Terungkap Motif Pengeroyokan di Desa Nyambu Hingga Satu Orang Tewas, Pelaku Emosi Korban Ugal-Ugalan

Penganiayaan di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.
Penganiayaan di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pelaku pengeroyokan di Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, yang mengakibatkan satu orang meninggal berhasil ditangkap.

Ada tujuh pelaku yang ditangkap dan dua diantaranya masih berstatus sebagai pelajar SMA.

Para pelaku yakni I Gusti Komang Veri Agustina alias Biod (24), I Putu Kusuma Yana alias Sumo (24), I Putu Joni Purnama Putra alias Joni (27), I Putu Widianan alias Monyet (22) dan I Ketut Alit Adinata alias Angsa (21). Kelima pelaku ini merupakan warga Desa Kaba-Kaba, Kediri, Tabanan.

Sementara dua pelaku lainnya masih berstatus sebagai pelajar SMA yakni berinisial IPRY (17) dan IKSS (18).

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Komang Agus Dharmayana mengungkapkan, dari hasil penyelidikan terhadap pelaku terungkap motif penganiayaan yakni para pelaku merasa emosi terhadap kedua korban karena ugal-ugalan mengendarai sepeda motor.

“Dari keterangan para tersangka, mereka sedang nongkorng di Balai Banjar pinggir jalan di Desa Kaba – Kaba,” ujarnya, Selasa (26/3/2024).

Ia menegaskan, saat melakukan penganiayaan terhadap kedua korban, para pelaku tidak dalam pengaruh minum keras. Bahkan, mereka menganiaya korban Rian Anggara (25) dan Maliki (32) dengan tangan kosong. Hingga mengakibatkan Rian Anggara meninggal dunia.

“Jadi, para pelaku tidak dalam pengaruh minum keras karena saat penyelidikan di TKP tidak ditemukan adanya tempat atau botol miras,” ungkapnya.

Saat ini, para pelaku kini ditahan di Mapolres Tabanan. Sedangkan pelaku yang dibawah umur tidak ditahan dan hanya menjalani wajib lapor.

“Untuk tersangka dibawah umur, kami tidak lakukan penahanan, tapi tetap mengikuti proses hukum dari tindak pidana yang dilakukan,” ucap Dharmayana. (ana)

Polisi Ungkap Identitas Tujuh Pelaku Penganiayaan di Desa Nyambu

Pra rekontruksi kasus penganiayaan di di pinggir jalan Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Pra rekontruksi kasus penganiayaan di di pinggir jalan Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pihak kepolisian telah menangkap tujuh pelaku penganiayaan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka parah di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan.

Adapun identitas ketujuh pelaku penganiayaan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni I Gusti Komang Veri Agustina alias Biod (24), I Putu Kusuma Yana alias Sumo (24), I Putu Joni Purnama Putra alias Joni (27), I Putu Widianan alias Monyet (22) dan I Ketut Alit Adinata alias Angsa (21). Kelima pelaku ini merupakan warga Desa Kaba-Kaba, Kediri, Tabanan.

Sementara dua pelaku lainnya masih berstatus sebagai pelajar SMA yakni berinisial IPRY (17) dan IKSS (18).

Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Komang Agus Dharmayana mengatakan, para pelaku kini ditahan di Mapolres Tabanan. Sedangkan pelaku yang dibawah umur tidak ditahan dan hanya menjalani wajib lapor.

“Untuk tersangka dibawah umur, kami tidak lakukan penahanan, tapi tetap mengikuti proses hukum dari tindak pidana yang dilakukan,” ujarnya, Selasa (26/3/2024).

AKP Agus Dharmayana mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan dan interogasi yang dilakukan para pelaku mengaku telah melakukan penganiayaan terhadap kedua korban yakni Rian Anggara (25) dan Maliki (32) yang berasal dari Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hingga mengakibatkan Rian Anggara meninggal dunia.

Bahkan, dari hasil penyelidikan, pelaku menganiaya kedua korban dengan tangan kosong.

“Para pelaku menganiaya kedua korban dengan dengan cara memukul, menendang dan menginjak kepala, punggung hingga leher,” ucapnya.

Terkait motif penganiayaan, Dharmayana mengatakan, para pelaku merasa emosi terhadap kedua korban karena ugal-ugalan mengendarai sepeda motor saat melintas di depan para tersangka yang sedang nongkrong di Balai Banjar Desa Kaba-Kaba.

“Jadi, para pelaku tidak dalam pengaruh minum keras karena saat penyelidikan di TKP tidak ditemukan adanya tempat atau botol miras,” ungkapnya.

Sepertinya diberitakan sebelumnya, warga Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kediri dihebohkan dengan penemuan dua orang laki-laki tak dikenal penuh luka, Rabu (13/3/2024) pagi.

Satu orang kondisinya ditemukan telah tewas di pinggir jalan dan satu orang kondisinya sadar di Pos Kamling Banjar Carik Padang. Di lokasi kejadian juga ditemukan motor milik korban.

Warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke aparat desa dan Polsek Kediri. Kemudian, kedua korban dibawa ke RSUD Tabanan dengan mobil ambulance untuk penanganan lebih lanjut. (ana)

Imigrasi Ngurah Rai Pasang 30 Autogate Baru di Bandara Ngurah Rai

Pemasangan mesin Autogate baru di Bandara Ngurah Rai.
Pemasangan mesin Autogate baru di Bandara Ngurah Rai.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mulai memasang mesin autogate tambahan di terminal kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Setidaknya akan dipasang sebanyak 30 autogate tambahan, yang ditempatkan pada terminal kedatangan internasional. Sebelumnya, sebanyak 30 autogate yang telah diresmikan oleh Dirjen Imigrasi pada awal Maret lalu.

Sehingga total akan terpasang 60 autogate di terminal kedatangan internasional. Pekerjaan pemasangan sudah dimulai sejak Minggu (24/3/2024) dan diperkirakan akan selesai pada akhir Juni 2024.

Kepala Kantor Imigrasi Ngurah Rai Suhendra menyampaikan, pemasangan autogate ini sebagai upaya meningkatkan pelayanan publik dan kelancaran lalu lintas serta pemeriksaan keimgrasian bagi pelaku perjalanan internasional.

“Kurang lebih tiga bulan untuk proses pengerjaanya, kami targetkan awal Juli 2024 sudah dapat digunakan oleh para penumpang. Oleh karena itu, kami mohon maaf kepada para penumpang atas ketidaknyamanan yang mungkin muncul di area imigrasi selama proses pengerjaan pemasangan autogate,” terangnya.

Suhendra memastikan pemeriksaan keimigrasian tidak akan terganggu dan tetap berjalan optimal, sebab seluruh konter pemeriksaan reguler tetap dibuka dan 30 unit autogate juga tetap bisa digunakan.

“Dengan penggunaan autogate, diharapkan lalu lintas pemeriksaan keimigrasian menjadi semakin efektif dan efisien. Saat ini autogate dapat digunakan bagi penumpang WNI (semua jenis paspor) dan WNA (paspor elektronik) pemegang E-VOA, E-Visa, KITAS, KITAP, serta negara subjek BVK yang sudah melakukan registrasi pada laman evisa.imigrasi.go.id.,” tutup Suhendra.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Bali Romi Yudianto mengungkap dalam meningkatkan efisiensi, penambahan pemasangan Auto Gate ini merupakan langkah penting layanan publik di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

“Meskipun sedang berlangsung pemasangan autogate, kami pastikan bahwa pemeriksaan keimigrasian akan tetap berjalan optimal dengan semua konter pemeriksaan reguler tetap dibuka secara maksimal dan 30 unit autogate juga tetap beroperasi” kata Romi.

Romi juga berharap, dengan penggunaan autogate, lalu lintas pemeriksaan keimigrasian akan semakin efektif dan efisien untuk kenyamanan para penumpang.  (jas)

Empat Orang Pendaki Tersesat di Gunung Sanghyang

Pencarian empat orang pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Sanghyang, Selasa (26/3/2024).
Pencarian empat orang pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Sanghyang, Selasa (26/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Empat orang pendaki dilaporkan tersesat di Gunung Sanghyang saat hendak kembali turun pada Selasa (26/3/2024).

Adapun identitas para korban tersesat yakni  A.A. Sukarata (55), I Made Sustrawan (50), Wayan Sudana (52) dan Ketut Dapur (50).

Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya mengatakan, informasi para korban tersesat diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) sekitar pukul 05.20 Wita dari Pos Polisi Pancasari.

Para korban sempat kontak dengan keluarga saat sampai di puncak dan selanjutnya tidak ada kabar lagi.

“Dari laporan yang kami terima, keempat orang mulai berangkat pada hari Minggu pukul 07.00 Wita, dan sempat menghubungi keluarga pada hari Senin pukul 13.00 WITA mengatakan sudah berada di puncak Gunung Sanghyang,” ujarnya.

Atas laporan tersebut, Kantor Basarnas Bali membrangkatkan 10 personel dari Pos SAR Buleleng. Kemudian pukul 06.45 WITA, tim tiba di Pos Pelayanan Pemandu Wisata Alam Danau Buyan Tamblingan dan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait, unsur SAR lainnya, serta keluarga korban untuk merencanakan sistem pencarian.

“Tim mulai pencarian dari tempat kendaraan korban terparkir,” ungkapnya. (ana)

Warga Gerudug Pasar Murah Pemkab Jembrana di Pasar Melaya

Pasar murah yang digelar Pemkab Jembrana di Pasar Melaya, Senin (25/3/2024).
Pasar murah yang digelar Pemkab Jembrana di Pasar Melaya, Senin (25/3/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Warga Kecamatan Melaya, Jembrana yang di dominasi ibu rumah tangga (IRT) antusias sambangi pasar murah yang digelar Pemkab Jembrana di Pasar Melaya, Senin (25/3/2024).

Pasar murah ini digelar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun 2024 dan dilaksanakan di enam lokasi berbeda.

Sebelumnya Pasar Murah telah dilaksanakan di Pasar Umum Jembrana pada Kamis (21/3/2024). Kemudian Senin (25/3/2024) yang kedua di Pasar Melaya.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba didampingi Ny. Candrawati Tamba terjun langsung dalam operasi pasar murah di Kecamatan Melaya.

Salah satu warga, Badriah asal Melaya Pantai mengaku menyambut antusias pasar murah Pemkot Jembrana. Ia mengaku sejak pagi sudah datang untuk mengantre di pasar murah.

“Kan sudah mendengar informasi ada pasar murah di kecamatan lain, pas ada di sini ya langsung ikutan antre,” kata Badriah.

Ia berharap, pasar murah Pemkab Jembrana ini tak hanya digencarkan saat ramadan saja. “Kalau bisa ya rutin, jadi masyarakat kan bisa lebih terbantu,” terangnya.

Hal yang sama dikatakan Siti asal Melaya Krajan. Ia mengaku, menjelang lebaran, kebutuhan semakin banyak.

“Kebutuhan mau lebaran kan banyak, baju lebaran anak, kue dan lain-lainnya. Nah kalau untuk urusan bahan pokok ada subsidi begini kan Alhamdulillah kita terbantu,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Tamba  mengungkapkan, harga beberapa bahan pokok yang dijual di pasar murah Jembrana ini lebih murah dibanding di pasaran.

Disediakan paket hemat terdiri dari 10 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, dan 1 kg gula pasir dengan harga Rp139.000.

Tamba berharap, pasar murah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Mudah-mudahan masyarakat bisa menerima manfaatnya,” ungkapnya.

Selain itu, orang nomor satu di Jembrana ini juga mengungkapkan, pasar murah ini akan dilakukan selama bulan Ramadan. (rls)