- Advertisement -
Beranda blog Halaman 407

Terkait Kasus Guru di SMPN 2 Kerambitan, Dewan Pendidikan Tabanan Ingatkan Pentingnya Bijak Bermedia Sosial

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tabanan I Wayan Suwira.
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tabanan I Wayan Suwira.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kasus seorang guru SMPN 2 Kerambitan yang viral karena mengunggah konten video beberapa siswa ke akun Instagram pribadinya.

Kontennya viral dan menjadi perbincangan di kalangan pengguna media sosial, karena dalam beberapa video, para siswi terlihat mengenakan seragam sekolah yang menonjolkan lekuk tubuh mereka.

Usai kejadian itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan telah memanggil guru yang bersangkutan beserta Kapala Sekolah SMPN 2 Kerambitan serta memberikan teguran tertulis agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Tabanan I Wayan Suwira, mendukung langkah Dinas Pendidikan Tabanan dalam mencegah kejadian serupa di masa depan.

“Pada prinsipnya, Dewan Pendidikan akan selalu mendukung langkah-langkah preventif yang diambil oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan, termasuk mengeluarkan surat edaran mengenai penggunaan gadget dan alat komunikasi digital oleh peserta didik. Hal ini harus diimbangi dengan pengawasan berkala dari pihak sekolah,” ujarnya, Jumat (23/8/2024).

Wayan Suwira juga menyayangkan masih adanya pihak yang tidak bijak dalam menggunakan media sosial sebagai instrumen, serta menjadikan sekolah sebagai objek konten.

Menurutnya, setiap sekolah tentu memiliki akun media sosial yang harus dikelola secara profesional.

Kemudian, unggahan di media sosial seharusnya berbentuk promosi sekolah yang dapat meningkatkan eksistensi sekolah.

Konten yang dibagikan juga sebaiknya berisi prestasi sekolah dan hal-hal yang bersifat mendidik, terutama yang bertujuan mengembangkan bakat siswa secara positif.

Pengawasan terhadap penggunaan media sosial harus terus dilaksanakan, terlebih hal ini telah diatur dalam UU ITE. Pengawasan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga orang tua dan seluruh elemen masyarakat.

“Media sosial akan bermanfaat jika digunakan sesuai kebutuhan. Sebaliknya, akan berdampak negatif jika kita tidak bisa mengendalikannya. Kami tidak anti media sosial, tetapi bijaklah dalam menggunakannya karena dapat berdampak pada masa depan. Jejak digital sulit dihapus,” jelasnya.

Selain itu, penggunaan seragam sekolah juga harus diperhatikan sesuai dengan Permendikbud Nomor 50 Tahun 2022 tentang seragam sekolah untuk pendidikan dasar dan menengah.

Namun, sering kali siswa memodifikasi seragamnya, misalnya dengan mengecilkan ukurannya hingga menjadi press body.

Monitoring terkait hal ini harus dilakukan secara berkala oleh pihak sekolah maupun orang tua, mengingat pendidikan karakter tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga dibentuk dari keluarga dan masyarakat. (ana)

29 Remaja Diamankan Usai Terlibat Keributan Antar Kelompok di Denpasar Utara

29 orang remaja diamankan di Polsek Denpasar Utara usai terlibat keributan antar kelompok.
29 orang remaja diamankan di Polsek Denpasar Utara usai terlibat keributan antar kelompok.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Sebanyak 29 remaja dari dua kelompok berbeda diamankan oleh Polsek Denpasar Utara terkait keributan antar kelompok yang terjadi di Jalan Gatot Subroto VI, tepatnya di depan Warung Madura, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, pada Jumat (23/8/2024).

Keributan terjadi pada pukul 02.30 WITA dini hari. Mayoritas dari mereka adalah pelajar. Polisi juga menyita beberapa barang bukti berupa sebilah samurai bersarung, celurit, pipa paralon, bambu, kayu, dahan pohon, dan lainnya.

Kapolsek Denpasar Utara IPTU Wayan Juwahyudhi menerangkan, kejadian ini bermula di Jalan Belimbing, Denpasar. Salah satu kelompok menemukan video yang memperlihatkan lambang kelompok mereka diinjak oleh anggota kelompok lain, sehingga mereka tidak terima.

“Kemudian, kedua kelompok bertemu dan sempat terjadi keributan di Jalan Gatot Subroto IV. Namun, salah satu kelompok meninggalkan lokasi karena diketahui oleh warga, yang kemudian melaporkannya ke Polsek Denpasar Utara,” ujarnya.

Petugas kemudian mendatangi lokasi keributan dan berhasil mengamankan satu anggota geng. Setelah diinterogasi, yang bersangkutan mengakui adanya keributan tersebut.

“Setelah diinterogasi, Opsnal Polsek Denut, dibantu oleh Resmob Krimum Polda Bali dan Unit PPA Polresta Denpasar, melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan 29 remaja dari kedua kelompok,” terangnya.

Di antara mereka, ditemukan tiga remaja yang mengalami luka ringan. Pihak kepolisian juga memanggil orang tua dan perwakilan sekolah masing-masing remaja.

“Setelah mereka kami amankan, kami berikan pembinaan fisik dan selanjutnya menyerahkan mereka kembali kepada orang tua masing-masing,” pungkasnya. (jas)

6 WNA Diamankan Dalam Operasi JAGARATRA Imigrasi Denpasar, Langgar Izin Tinggal Hingga Overstay 

Enam orang WNA melakukan pelanggaran keimigrasian diamankan dalam Operasi JAGRATARA serentak yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi pada 21-22 Agustus 2024.
Enam orang WNA melakukan pelanggaran keimigrasian diamankan dalam Operasi JAGRATARA serentak yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi pada 21-22 Agustus 2024.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Enam orang Warga Negara Asing (WNA) diamankan dalam Operasi JAGRATARA serentak yang digelar Direktorat Jenderal Imigrasi pada 21-22 Agustus 2024.

WNA yang diamankan yakni satu orang Warga Negara Ukraina, satu orang Warga Negara India serta empat orang Warga Negara Nigeria dan Ghana.

Mereka diamanakan karena melakukan sejumlah pelanggaran meliputi aktivitas yang tidak sesuai dengan izin tinggal, overstay, hingga perlawanan terhadap petugas.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Ridha Sah Putra menyebutkan, salah satu WNA yang diamankan adalah seorang WN Ukraina yang diduga menyalahgunakan izin tinggal dan melakukan aktivitas yang tidak sesuai dengan peruntukan izin tinggalnya.

Ia juga melakukan perlawanan pada saat dilakukan pengawasan dan pemeriksaan dokumen perjalanan atau paspor aslinya.

Selain itu, WN India diamankan karena diduga pindah alamat tanpa melapor dan melakukan kegiatan memasarkan villa di Daerah Bali kepada Warga Negara Asing lain yang akan tinggal di Bali menggunakan media sosial miliknya.

Sementara itu, empat orang WN Nigeria dan Ghana juga terjaring razia karena overstay lebih dari enam puluh hari masa berlaku visa miliknya.

“ Mereka akan kita periksa lebih lanjut oleh pihak imigrasi dan akan diberikan Tindak Administratif Keimigrasian berupa Deportasi dan Penangkalan,” terangnya, Jumat (23/8/2024).

Sementara dalam kesempatan yang berbesa, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali Pramella Y. Pasaribu menegaskan, sesuai arahan dari Direktur Jenderal Imigrasi maka jajaran imigrasi di wilayah Provinsi Bali berupaya untuk terus berkomitmen, bekerja keras dalam melaksanakan pengawasan terhadap Warga Negara Asing.

“Dengan dilakukannya pengamanan terhadap enam orang WNA ini, kembali membuktikan bahwa pengawasan dan penegakan hukum keimigrasian terhadap Warga Negara Asing menjadi keseriusan dari Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali melalui jajaran Keimigrasiannya,” ujarnya. (jas)

33 Atlet Tabanan Siap Bertarung di PON XXI Aceh-Sumatera Utara

Pelepasan kontingen PON Bali asal Tabanan yang akan bertanding di PON XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara. 
Pelepasan kontingen PON Bali asal Tabanan yang akan bertanding di PON XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya yang diwakili oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra (Asisten 1 Setda Tabanan), I Made Agus Harthawiguna, secara resmi melepas kontingen PON Bali asal Tabanan yang akan bertanding di PON XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara.

Acara pelepasan ini digelar di Kantor Bupati Tabanan pada Jumat (23/8/2024), dihadiri oleh para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan, Ketua KONI Tabanan, serta para official, pelatih, dan atlet.

Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Agus Harthawiguna, Bupati Sanjaya mengapresiasi semua pihak yang telah berperan dalam mempersiapkan kontingen PON Bali asal Tabanan.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, pelatih, dan masyarakat dalam menciptakan atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah.

Sebanyak 33 atlet dari 15 cabang olahraga akan mewakili Bali dalam perhelatan nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 8 – 20 September 2024 di Aceh-Sumatera Utara.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para atlet, official, dan pelatih dapat memanfaatkan kesempatan luar biasa ini untuk menambah pengalaman dan menjadikannya sebagai ajang untuk memperkuat mental bertanding, yang nantinya sangat bermanfaat bagi kemajuan prestasi olahraga di Kabupaten Tabanan,” ujar Agus Harthawiguna.

Ia juga berpesan agar para atlet dapat menampilkan performa terbaiknya dan selalu menjaga semangat ‘Bangga Menjadi Orang Tabanan’.

Atlet Tabanan harus memiliki semangat pantang menyerah dan keberanian untuk berjuang hingga titik darah penghabisan, dengan semangat ‘Puputan’, sehingga mereka dapat mengharumkan nama Bali, khususnya Tabanan.

Harapan yang sama disampaikan oleh Ketua KONI Tabanan, I Made Nurbawa, yang mengungkapkan antusiasmenya atas semangat para atlet yang akan bertanding di Sumut-Aceh pada September mendatang.

“Hari ini, kami melepas 33 atlet asal Kabupaten Tabanan yang akan membela Bali dalam 15 cabang olahraga, didampingi oleh 12 pelatih dan manajer,” ungkap Nurbawa.

Semangat ini juga dirasakan oleh para atlet yang hadir, seperti yang disampaikan oleh Masayu Risitha Devi, atlet cabang Danceport, yang bangga mewakili Tabanan dalam PON perdananya.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bupati Tabanan atas dukungannya kepada para atlet Tabanan,” ujarnya.

Senada dengan itu, I Kadek Wahyu Rihartana Giri, atlet cabang Pencak Silat, menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan yang diberikan Bupati Tabanan.

“Ini adalah PON kedua saya, dan saya sangat berterima kasih atas dukungan yang selalu diberikan kepada atlet-atlet Tabanan,” tandasnya. (ana)

Parade Gebogan Meriahkan Pembukaan Festival Tanah Lot Art & Food 2024

Parade gebogan awali pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival.
Parade gebogan awali pembukaan Tanah Lot Art & Food Festival.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Festival Tanah Lot Art & Food #5 tahun 2024 yang bertemakan “Pancaka Tirta,” secara resmi dibuka pada Jumat (23/8/2024) sore.

Festival yang menonjolkan seni budaya dan kuliner khas Tabanan ini dibuka resmi oleh Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya. Kemudian dilanjutkan dengan parade gebongan yang diiringi tarian serta baleganjur.

Tampak ribuan pengunjung yang terdiri dari wisatawan mancanegara hingga domestik serta masyarakat sekitar memadati areal pementasan yang berlatar keindahan matahari terbenam.

Selain itu terdapat 63 stand kuliner khas Tabanan serta disediakan juga Klinik Kuliner yang khusus menyajikan dua hidangan tradisional berupa Jajan Orog-orog dan olahan Kakul atau Siput Sawah berbumbu Suna Cekuh.

Bupati Sanjaya mengungkapkan apresiasi atas pergelaran festival karena rutin digelar setiap tahun dengan menyajikan beragam kuliner hingga kesenian.

Menurutnya, keberhasilan pergelaran festival ini bisa berhasil dari dukungan Desa Beraban selaku tuan rumah begitu juga dengan seluruh masyarakat di Kabupaten Tabanan.

“Saya yakin masyarakat Bali pun sangat mendukung karena apa yang kita lakukan disini betul-betul kembali lagi azas manfaatnya buat masyarakat sekitarnya, dampak ekonominya, dampak sosialnya, dampak budayanya, semuanya yang terlibat adalah masyarakat lokal,” ujarnya.

Sebelumnya, Manajer Operasional DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana mengatakan Tanah Lot Art & Food Festival ke-5 tahun 2024 dilaksanakan selama tiga hari yakni mulai 23 Agustus sampai dengan 25 Agustus 2024.

“Setidaknya ada 23 Desa Adat di Kecamatan Kediri yang terlibat dalam menyukseskan festival kali ini,” ucapnya.

Adapun festival ini dibagi menjadi dua segmen utama. Segmen pertama berlangsung pukul 10.00-18.30 WITA menawarkan pertunjukan seni dan budaya Bali, termasuk tarian, gamelan, dan klinik kuliner serta puncaknya adalah parade budaya.

Segmen kedua berlangsung pukul 18.30-22.00 WITA akan menampilkan pertunjukan musik dan bebondresan di area Evening Market, dengan penampilan dari beberapa artis lokal yang populer.

Panggung pertunjukan akan dibagi menjadi tiga bagian yakni Panggung Budaya untuk tarian tradisional, Panggung Lilacita untuk musik berbagai genre, dan Panggung Utama untuk artis dan band populer.

“Selain sebagai promosi wisata, kami berharap festival ini bisa memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat khususnya desa adat yang ada di Kecamatan Kediri,” harapnya. (ana)

Sanjaya – Dirga Resmi Diusung PDIP sebagai Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Petahana I Komang Gede Sanjaya dan Mantan Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga resmi mengantongi rekomendasi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Tabanan dalam Pilkada 2024.

Rekomendasi tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Bali, I Wayan Koster, pada Jumat (23/8/2024).

Sanjaya membenarkan bahwa dirinya telah menerima rekomendasi sebagai Calon Bupati Tabanan, berpasangan dengan Made Dirga.

“Hari ini DPD memberikan mandat dari ketua umum kepada saya sebagai Bupati, dan kepada Pak Dirga sebagai Wakil Bupati,” ujar Sanjaya usai membuka acara Tanah Lot Art and Food Festival ke-5 pada Jumat (23/8/2024).

Politisi asal Desa Dauh Peken, Tabanan ini mengaku siap menjalankan mandat yang diberikan sebagai petugas partai untuk memimpin masyarakat Tabanan.

“Proses ini sudah melalui perjalanan panjang, termasuk riset dari DPP partai. Sebagai petugas partai, saya siap melaksanakan perintah dan tunduk pada Ibu Ketua Umum,” ungkap Sanjaya.

Terkait upaya membangun chemistry dengan Dirga, yang merupakan pasangan baru, Sanjaya menekankan pentingnya keharmonisan. Ia mengibaratkan membangun Tabanan seperti membangun rumah tangga yang rukun.

“Jika rumah tangga rukun, semuanya akan berjalan dengan baik. Saya rasa tidak ada yang sulit,” ucapnya.

Mengenai rencana pendaftaran ke KPU Tabanan, Sanjaya menyebut bahwa sesuai arahan Ketua DPD, mereka akan mendaftar pada tanggal 29 Agustus dengan diiringi parade budaya. Diperkirakan sekitar 5.000 orang akan mengiringi pasangan Sanjaya-Dirga.

“Konsepnya adalah ‘meliang-liang’. Tabanan memiliki banyak sekaha, dan kami juga akan menyiapkan tiga okokan serta beleganjur,” ucapnya. (ana)

Nyoman Arnawa Terima Rekomendasi PDIP Sebagai Ketua DPRD Tabanan 

Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa.
Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi menetapkan I Nyoman Arnawa sebagai penerima rekomendasi sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan.

Dengan begitu politisi yang akrab disapa Komet itu menggantikan I Made Dirga yang saat ini menjabat sebagai Ketua Sementara DPRD Tabanan yang dilantik pada 5 Agustus lalu.

Dikonfirmasi pada Jumat (23/8/2024), Komet membenarkan bahwa dirinya telah menerima rekomendasi sebagai Ketua DPRD Tabanan periode 2019-2024.

Rekomendasi telah diserahkan di kantor sekretariat DPD PDIP Provinsi Bali.

“Iya rekomendasi Ketua DPRD sudah keluar atas nama I Nyoman Arnawa. Secara formal diberikan tadi di Kantor DPD PDIP Provinsi Bali pukul 12.00 tadi,” ungkapnya Komet yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPC PDIP Tabanan.

Komet menyebut, rekomendasi yang telah diterima nantinya akan diserahkan kepada DPC dan DPRD Tabanan untuk diproses.

Sementara itu, terkait posisi Ketua Fraksi PDIP di DPRD, Arnawa menyatakan sampai saat ini, belum kader yang ditunjuk untuk menduduki posisi ketua fraksi.

Namun, jika melihat potensi dan prestasi dari kader PDIP Tabanan, Arnawa menyatakan ada dua nama yang berpeluang menduduki posisi ketua fraksi PDIP.

“Dua kader yang berpotensi yakni I Putu Eka Putra Nurcahyadi yang mendapatkan perolehan suara tinggi dalam Pemilu 2024 dan AA Nyoman Dharma Putra,” ungkapnya.

Kedua kandidat ini, disebutkannya memiliki potensi karena kedua kandidat ini memiliki keunggulan tersendiri.

Eka Nurcahyadi sebagai kader dengan suara terbanyak sedangkan untuk AA Nyoman Dharma Putra yang di struktural partai sebagai bendahara DPC.

“Keduanya berpotensi, namun belum diputuskan. Kami masih menunggu rapat pembahasannya di DPC,” imbuhnya. (ana)

Sempat Molor, Pemkab Jembrana Pastikan THR dan Gaji 13 Guru 2023 Cair Oktober 2024

Bupati Jembrana Pastikan Gaji Ke-13 ASN Cair Sebelum Lebaran 2024
Bupati Jembrana Pastikan Gaji Ke-13 ASN Cair Sebelum Lebaran 2024

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kepastian pembayaran gaji 13 dan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2023, yang sempat menjadi polemik dikalangan Tenaga Pendidikan atau Guru di Kabupaten Jembrana, akhirnya terjawab.

Pemerintah Kabupaten Jembrana menjanjikan, pembayaran akan dicairkan sekitar bulan oktober tahun ini.

Total anggaran yang disediakan Pemerintah Kabupaten Jembrana sebesar Rp3,8 miliar, bersumber dari APBD Jembrana di tahun anggaran perubahan 2024 ini.

Kepastian itu sekaligus wujud komitmen pemerintah daerah untuk memastikan apa yang menjadi hak hak guru dan tenaga pengajar terpenuhi.

“Akan dicairkan setelah pengesahan APBD perubahan kisaran bulan September atau paling lambat Oktober 2024. Kita alokasikan untuk guru PNS dan P3K sekitar 942 orang,“ terang Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Jembrana, I Gusti Putu Anom Saputra, dihubungi jumat (23/8/2024).

Sebelumnya kata Anom, pembayaran gaji ke-13 dan THR untuk guru dan P3K di Jembrana sempat terlambat, dikarenakan tidak adanya transfer dana dari pusat kedaerah untuk alokasi pembayaran tersebut.

Ia berharap kepastian itu juga dapat menjawab pertanyaan guru guru serta lanjutnya tetap fokus bekerja.

“Karena sudah dianggarkan, pembayaran ini pasti akan dilaksanakan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Pelaksana tugas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah I Komang Susila.

Pihaknya memastikan gaji ke -13 dan THR guru akan diberikan paling cepat bulan Oktober atau setelah APBD Perubahan disahkan.

”Setelah kami konsultasi kepada kementerian keuangan, ternyata tanggungjawab daerah. Total anggaran yang disediakan sebesar Rp3,8 miliar dari APBD Jembrana, bukan dari transfer pusat. Paling cepat Oktober sudah terealisasi,” tegasnya. (rls)

Jembrana Kembali Jadi Tuan Rumah Tarkam Kemenpora, Pertandingkan 4 Cabor

Fun run Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) 2024 di Kabupaten Jembrana.
Fun run Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) 2024 di Kabupaten Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Kabupaten Jembrana kembali terpilih menjadi tuan rumah Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) 2024 yang diinisiasi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Tahun ini, kejuaraan akan mempertandingkan empat cabang olahraga (cabor), yaitu fun run, lomba senam, bola voli, dan bulu tangkis.

Pembukaan Tarkam Kemenpora 2024 dilaksanakan di depan Kantor Bupati Jembrana pada Jumat (23/8/2024), dengan peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Jembrana.

Acara tersebut dibuka oleh Sekretaris Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Triyono, didampingi oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba.

Dalam sambutannya, Triyono menyampaikan, meskipun Bali memiliki sembilan kabupaten/kota, hanya dua yang terpilih sebagai tuan rumah Tarkam, yaitu Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Jembrana.

“Pemilihan ini murni dari Kemenpora tanpa intervensi dari jajaran Disdikpora Kabupaten Jembrana. Ini menunjukkan perhatian Kemenpora untuk memajukan kejuaraan dan mencetak atlet yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Lebih lanjut, Triyono menjelaskan Tarkam bertujuan untuk menggali potensi atlet di daerah. “Kita tahu bahwa atlet-atlet unggul sering muncul dari daerah. Dengan kejuaraan antar kampung ini, kita berharap bisa menemukan dan mengembangkan bakat-bakat yang ada,” jelasnya.

Triyono juga berharap, dengan adanya kegiatan ini, perekonomian daerah dapat meningkat karena melibatkan partisipasi UMKM setempat.

“Kami berharap kejuaraan Tarkam ini bisa memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui partisipasi UMKM,” tambahnya.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, mengapresiasi Kemenpora atas pemilihan Jembrana sebagai lokasi Kejuaraan Antar Kampung.

“Kami berterima kasih kepada Kemenpora yang kembali menunjuk Jembrana sebagai tuan rumah. Semoga tahun depan anggaran ditingkatkan dan Jembrana terpilih kembali,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Jembrana, I Komang Trilaksmana, menjelaskan bahwa ini adalah kali kedua Jembrana menjadi tuan rumah Tarkam Kemenpora, dengan empat cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Tahun ini, kami mempertandingkan empat cabor, yaitu fun run, lomba senam, bola voli, dan bulu tangkis. Hadiah untuk para juara disediakan langsung oleh Kemenpora, karena seluruh anggaran kegiatan ini berasal dari Kemenpora,” pungkasnya. (rls)

Lagi, 4 Remaja Tersesat di Gunung Batukaru

Evakuasi empat pendaki tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan.
Evakuasi empat pendaki tersesat di Gunung Batukaru, Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pendaki tersesat kembali terjadi di Gunung Batukaru, Kabupaten Tabanan.

Kali ini, empat orang remaja dilaporkan tersesat saat hendak turun menuju kaki gunung pada Kamis (22/8/2024).

Identitas keempat remaja tersebut yakni I Made Satria Nadi Kusuma (19), David Hartawan (19), I Komang Rizki Putra Wibawa dan I Made Agus Satria Winanta (19).

Beruntungnya mereka berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat oleh Tim SAR Gabungan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar I Nyoman Sidakarya menerangkan, pihaknya menerima laporan adanya empat orang tersesat di Gunung Batukaru sekitar pukul 14.00 WITA.

Setelah menerima informasi tersebut, diberangkatkan tujuh personil dari Pos SAR Buleleng.

Upaya penyisiran juga melibatkan unsur SAR lainnya dari Polsek Pupuan, Kepala Dusun Pupuan, Bhuana Bali Rescue, Babhinkamtibmas dan Babinsa Desa Pujungan serta pemandu lokal.

Sekitar 11 orang tim SAR gabungan memulai pendakian pada pukul 16.55 WITA menuju lokasi diperkirakan korban berada.

“Setelah cukup lama pencarian akhirnya mereka berhasil ditemukan pada pukul 20.45 WITA di ketinggian 1775 mdpl dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Selanjutnya, keempat korban dipandu menuju posko gabungan di Pura Batur Sari, Kecamatan Pupuan, Tabanan.

Akhirnya dini hari tadi, Jumat (23/8/2024) sekitar pukul 01.55 WITA, tim SAR gabungan beserta para korban tiba di Posko Pura Batur Sari. Kemudian mereka dijemput oleh pihak keluarga.

Adapun dari pengakuan para pendaki, mereka memulai pendakian pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WITA.

Namun, ketika berada di ketinggian kurang lebih 1752 MDPL keempat nya tak bisa menemukan jalan sehingga meminta bantuan evakuasi. (ana)