- Advertisement -
Beranda blog Halaman 394

WNA Australia Pelaku KDRT dan WNA Nigeria Overstay Dideportasi Rudenim Denpasar

Dua WNA dideportasi Rudenim Denpasar.
Dua WNA dideportasi Rudenim Denpasar.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali melalui Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar melakukan Tindakan penegakan hukum terhadap dua Warga Negara Asing (WNA) pada Jumat (19/7/2024).

WNA tersebut merupakan seorang pria berinisial ACH asal Australia yang melakukan tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya.

Serta, WNA pria berinisial AFG asal Nigeria yang terbukti tinggal melebihi izin yang diberikan atau overstay.

Kepala Rumah Detensi (Rudenim) Denpasar, Gede Dudy Duwita menerangkan, ACH telah menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Kerobokan, Bali.

Ia datang ke Indonesia pada 17 Februari 2024 menggunakan Visa on Arrival, dan terlibat dalam kasus KDRT kepada istrinya seorang WNI pada Juli 2023.

“Ia ditahan di Polresta Denpasar selama 60 hari, lalu dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan Kelas II A Kerobokan untuk menjalani masa hukuman selama 4 bulan 20 hari,” terangnya.

Sementara pada kasus overstay, AFG menjalani pemeriksaan oleh pihak imigrasi Ngurah Rai terkait keberadaan, kegiatan, dan izin tinggalnya di wilayah Indonesia.

Ia datang pada 1 Juni 2023) melalui Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dengan menggunakan Izin Tinggal Kunjungan (B211A).

AFG mengakui telah melebihi masa berlaku izin tinggalnya di Indonesia, yang telah overstay selama 334 hari sejak 30 Juli 2023), dengan alasan biaya yang mahal yang dikenakan oleh agen yang membantunya.

Kini, AFG menghadapi tindakan administratif keimigrasian dari pihak berwenang Indonesia dan harus mempertanggungjawabkan tindakannya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Namun karena pendeportasian belum dapat dilakukan dengan segera maka kedua WNA tersebut diserahkan ke Rudenim Denpasar pada waktu yang berbeda untuk diproses pendeportasiannya lebih lanjut.

Setelah kurang lebih tujuh hari di detensi di Rudenim Denpasar, pada (18/7/2024), ACH akhirnya diberangkatkan ke Perth, Australia, sementara AFG yang telah didetensi selama 22 hari, pada 19 Juli 2024 dirinya dideportasi ke negaranya, Nigeria.

Dudy menerangkan, ini adalah tindakan wajar yang diambil demi menegakkan hukum dan ketertiban di negara ini.

“Sesuai Pasal 102 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, penangkalan dapat dilakukan paling lama enam bulan dan setiap kali dapat diperpanjang paling lama enam bulan. Namun demikian keputusan penangkalan lebih lanjut akan diputuskan Direktorat Jenderal Imigrasi dengan melihat dan mempertimbangkan seluruh kasusnya” tutup Dudy.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Bali, Pramella Y. Pasaribu menegaskan, komitmen pihaknya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bali.

“Kami tidak akan mentolerir tindakan yang melanggar hukum dan meresahkan masyarakat, terutama dari warga negara asing. Pendeportasian ini merupakan bukti nyata bahwa kami serius dalam menegakkan hukum keimigrasian,” ujar Pramella. (jas)

Diduga Sopir Ngantuk, Truk Oleng Tabrak Mobil dan Pelinggih di Kerambitan

Truk tabrak mobil dan pelinggih di Banjar Dinas Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (20/7/2024).
Truk tabrak mobil dan pelinggih di Banjar Dinas Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, Tabanan, Sabtu (20/7/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Truk Mitsubishi mengalami Out of Control (Oc) di jalur Denpasar – Gilimanuk, tepatnya di depan Balai Serba Guna Mandung, Banjar Dinas Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan, Sabtu (20/7/2024).

Truk Mitsubishi berpelat DK 8319 GY tersebut menabrak menabrak kendaraan Toyota Vios DK 1192 EI serta Pelinggih Indra Blaka milik warga.

Namun, beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan ini.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata mengungkapkan, kecelakaan tersebut diduga terjadi akibat sopir truk I Wayan Kopi (72) asal Desa Perean Kangin, Kecamatan Baturiti, Tabanan mengantuk.

“Pengemudi truk diduga mengantuk sehingga tidak dapat menguasai kendaraannya dan menabrak kendaraan yang parkir serta pelinggih,” ujarnya.

Berata mengatakan, kecelakaan bermula saat truk Mitsubishi dengan muatan kosong melaju dari arah Barat (Gilimanuk) menuju Timur (Denpasar) sekitar pukul 12.50 WITA

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi truk yang diduga mengantuk sehingga kehilangan kendali dan oleng ke kanan.

Lalu menabrak Toyota Vios milik I Made Sumanada Antara (74) yang sedang parkir di pinggir jalan serta pelinggih Indrablaka.

“Beruntung, pengemudi truk tidak mengalami luka-luka. Hanya kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta,” ungkapnya. (ana) 

Pelabuhan Perikanan Pengambengan Jembrana Dirancang Menjadi Destinasi Wisata Perikanan

Tasyukuran Petik Laut di TPI Pengambengan Jembrana, Sabtu (20/7/2024).
Tasyukuran Petik Laut di TPI Pengambengan Jembrana, Sabtu (20/7/2024)

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pelabuhan Perikanan Pengambengan (PPI) yang terletak di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana akan dirancang menjadi destinasi wisata perikanan.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba saat menghadiri tasyukuran Petik Laut, Sabtu (20 /7/2024) di TPI Pengambengan.

Menurutnya, dengan potensi yang tinggi serta telah masuknya investasi akan mendukung pengembangan wisata bahari di Kabupaten Jembrana

“Mudah-mudahan ditahun ini bisa groundbreaking. Nilainya sangat besar Rp 1,7 triliun. Tentunya  masuknya investasi dan dibangunnya pelabuhan ikan pengambengan. Kita ingin masyarakat mendapat manfaat,” ungkap Bupati Tamba dalam sambutannya.

Sebelumnya,  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga sempat berkunjung ke Jembrana untuk  meninjau Pelabuhan Pengambangan yang direncanakan akan menjadi destinasi wisata bahari

Menparekraf Sandiaga mengatakan, rencana PPN Pengambengan ini diharapkan menjadi suatu tujuan destinasi wisata baru di Kabupaten Jembrana dan dapat memeratakan wisatawan ke kawasan Bali Barat.

Mendukung kesiapan itu, Bupati Tamba juga menghimbau dan mengajak  warga yang secara langsung memanfaatkan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan di Selat Bali dan sepanjang pantai Kabupaten Jembrana untuk ikut menjaga.

Dengan turut melindungi dan melestarikan alam itu  membantu terpeliharanya daya dukung dan kualitas lingkungan secara seimbang dan berkelanjutan.

“Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jembrana akan selalu berupaya meningkatkan kesejahteraan serta kapasitas para nelayan dengan berbagai program / kegiatan pemberdayaan masyarakat nelayan, ” tandasnya. (ana)

5 Bahan Alami yang Ampuh untuk Mengobati Diare 

Ilustrasi sakit perut karena diare.
Ilustrasi sakit perut karena diare.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Diare adalah salah satu penyakit yang ditandai dengan buang air besar dengan fases yang cair. Penyakit ini tentu saja akan mengganggu aktivitas.

Sebelum meminum obat, kalian dapat menggunakan beberapa bahan atau obat alami yang ada di sekitar kita.

Dilansir dari laman Halodoc, berikut lima bahan atau obat alami yang dapat kalian gunakan saat diare:

1. Oralit
Saat diare, resiko dehidrasi tubuh tinggi,maka dianjurkan untuk menghidrasi tubuh dengan air putih dan juga disarankan untuk meminum oralit pengganti cairan tubuh.

Tak perlu pusing dimana mencari Oralit, kalian bisa membuat sendiri di rumah. Dengan cara melarutkan satu liter air dengan enam sendok teh gula pasir dan 1/2 sendok teh garam.

Lalu aduk sampai gula dan garam tercampur. Kalian dapat meminum oralit setiap empat hingga enam jam sekali sebanyak 250 mililiter.

2. Teh jahe
Salah satu bahan dapur ini memiliki banyak khasiat bagi kesehatan, salah satunya sebagai obat alami mengatasi diare.

Kandungan dalam jahe seperti antioksidan, antibakteri, antinyeri, serta anti peradangan dapat mengurangi rasa tidak nyaman saat diare

3. Lada putih
Tak hanya untuk menambah cita rasa,salah satu bahan makanan ini juga memiliki khasiat yang bagus untuk atasi diare.

Hal ini karena kandungan piperine atau senyawa yang dapat mengurangi rasa nyeri dan peradangan dalam tubuh. Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut hingga saat ini.

4. Cuka apel

Cuka apel merupakan fermentasi dari ekstrak apel, fermentasi ini menghasilkan senyawa pektin, yang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di dalam usus.

Dengan adanya bakteri baik, dapat mencegah terjadinya peradangan di dalam usus yang umumnya dialami penderita diare

5. Bunga Chamomile

Chamomile kaya akan senyawa antiperadangan, mengonsumsi teh chamomile dapat meringankan kembung dan mual saat diare.

Cara membuatnya pun cukup mudah, cukup merebus tangkai chamomile kering lalu tambahkan satu sendok teh madu untuk cita rasa.

Anak 7 Tahun di Desa Batuagung Mendapat 17 Luka Jaritan Akibat Diserang Anjing

Vaksinasi anjing di Desa Batuagung, Jembrana.
Vaksinasi anjing di Desa Batuagung, Jembrana.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Seorang anak berusia 7 tahun di Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, mendapatkan 17 jaritan luka akibat diserang anjing diduga rabies.

Anak berinisial IKA tersebut merupakan satu dari 10 orang warga di Desa Baguagung yang menjadi korban gigitan anjing pada Kamis (18/7/2024) kemarin.

Ayah IKA, Komang Alit Juliana (40) mengatakan, akibat serangan anjing yang diduga rabies tersebut, anaknya mendapat 5 jaritan akibat luka dibagian bibir bawah dan 12 jaritan tangan kanan.

Bahkan anaknya saat ini masih mengalami trauma dan takut bertemu dengan anjing milik warga sekitar dengan mengurung diri dikamar.

“Untuk sementara tidak bisa makan. Saat ini terpaksa agar perut tetap berisi makan dengan menggunakan sedotan,” ungkapnya, Jumat (19/7/2024).

Selain anaknya, Komang Alit juga ikut menjadi korban gigitan anjing tersebut. Alit mendapatkan luka jaritan lutut sebelah kiri.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Jembrana I, Ni Ketut Ayu Wardiani mengatakan, dirinya menerima data korban serangan anjing yang diduga rabies sebanyak 10 orang.

“Untuk satu orang memang sudah datang ke Puskesmas dengan luka ringan. Sementara 9 orang lainnya itu langsung ke UGD RSU Negara, ” jelasnya.

Ia menyebut, korban luka akibat serangan anjing yang diduga rabies cukup parah. Karena hal itu, dirinya mengarahkan para korban untuk melakukan kontrol ke Puskesmas besok pagi.

“Satu orang pasien mendapatkan SAR anak kecil usia 7 tahun. Itu lumayan serangan, tidak hanya dibibir sama ditangan juga kena dengan banyak jaritan,” ucapnya.

Disisi lain, menindaklanjuti adanya kasus gigitan anjing tersebut, petugas dari Bidang Keswan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana melukan vaksinasi emergency disekitar lokasi gigitan.

Kabid Keswan Kesmavet, Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa seizin Kepala Dinas Pertanian dan Pangan mengatakan, pihaknya telah mengerahkan tim gerak cepat untuk merespon adanya laporan gigitan anjing yang tidak bertuan telah mengigit warga di 2 banjar.

“Kemarin kami mendapat info langsung dari warga, setelah ditotal jumlah korban, kami temukan baru 10 orang digigit. Mudah-mudahan ini tidak berkembang lagi korbannya,” bebernya.

Widarsa menjelaskan, pada hari Kamis (18/7/2024) sekira pukul 17.00 Wita kemarin, anjing yang menggigit 10 warga di Desa Batuagung sudah dieliminasi dan sampel sudah diambil untuk dibawa ke Lab BBVet Denpasar.

“Rasanya 99 persen anjing tersebut positif rabies, karena telah menggigit lebih dari 2 orang,” pungkasnya. (ana)

Mahasiswa Tersesat Arus di Pantai Dreamland Ditemukan Meninggal

Evakuasi mahasiswa tenggelam di Pantai Dreamland, Kuta Selatan terseret arus saat berenang pada Jumat (19/7/2024).
Evakuasi mahasiswa tenggelam di Pantai Dreamland, Kuta Selatan terseret arus saat berenang pada Jumat (19/7/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Seorang pengunjung Pantai Dreamland, Kuta Selatan, Badung, terseret arus saat berenang pada Jumat (19/7/2024) sekitar pukul 17.50 WITA.

Korban yakni seorang mahasiswa bernama I Komang Sugiarta Wiguna (20).

Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya mengatakan, laporan korban tenggelam disampaikan oleh rekannya.

“Kami terima informasi dari bapak Reza, diketahui identitasnya atas nama I Komang Sugiarta Wiguna, usia 20 tahun merupakan mahasiswa,” terangnya.

Kemudian, sebanyak 4 personil bergerak ke lokasi untuk melakukan pencarian. Pukul 18.45 WITA tim SAR tiba di lokasi.

Tidak lama berselang, akhirnya tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia.

“Lokasi penemuan berada kurang lebih 200 meter arah barat daya dari lokasi ia terseret arus,” jelas Sidakarya.

Selanjutnya jenasah Komang Sugiarta dievakuasi menuju ke atas tebing dan dibawa ke rumah duka dengan menggunakan Ambulance Al Mandiri.

Selama berlangsung operasi SAR, turut melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Balawista Kuta Selatan, Potensi SAR Bares, pihak keluarga dan rekan korban. (ana)

Helikopter Terjatuh di Pecatu Diduga Akibat Baling-Baling Terlilit Tali Layangan

Kondisi helikopter terjatuh di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (19/7/2024). 
Kondisi helikopter terjatuh di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (19/7/2024). 

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Sebuah helikopter terjatuh di kawasan Pantai Suluban, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, pada Jumat (19/7/2024).

Tampak dalam video yang beredar di sosial media, helikopter berwarna putih tersebut dalam keadaan terbalik diantara tebing. Bagian ekor helikopter pun hancur.

Sejumlah orang juga berlarian menuju ke arah helikopter.

Helikopter tersebut diduga terjatuh akibat baling-baling terlilit tali layangan saat terbang di sekitar lokasi.

Helikopter ditumpangi oleh warga negera asing (WNA). Beruntungnya para penumpang beserta pilot dan kru berhasil selamat.

Keterangan resmi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengungkapkan bahwa jenis heli tersebut yakni Bell 505 milik PT. Indo Aviasi Perkasa dan dioperasikan di bawah AOC PT. Whitesky Aviation.

Kepala Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya mengatakan, awalnya helikopter tersebut take off dari helipad GWK pada pukul 14.33 WITA untuk melakukan tour wisata.

Belum lama mengudara, heli tersebut jatuh sekitar pukul 14.37 WITA

“Kantor pencarian dan Pertolongan Denpasar memperoleh informasi adanya heli jatuh pada pukul 15.25 WITA. Berdasarkan informasi awal, helikopter membawa lima orang termasuk pilot dan kru,” ujarnya.

Beruntungnya, seluruh korban bisa terevakuasi dalam kondisi selamat. Adapun identitas para korban yakni Pilot, Dedi Kurnia dan kru bernama Oki Mendrova asal Indonesia

Sedangkan tiga orang penumpang yakni Russel James Harris asal Australia, Eloira Decti Paskilah asal Indonesia, dan Chriestope Pierre Marrot Castella asal Australia.

“Tiga orang penumpang dibawa ke RS Siloam dengan menggunakan ambulance. Sementara itu, Dedi Kurnia dibawa ke RS Udayana dan Oki Mendrova mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RS Bali Jimbaran,” ucapnya. (ana)

Proyek Revitalisasi Pasar Umum Negara Capai 92 Persen

Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengecek revitalisasi Pasar Umum Negara bersama Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kadis PUPRPKP serta pengawas proyek, Jumat (19/7/2024).
Bupati Jembrana I Nengah Tamba mengecek revitalisasi Pasar Umum Negara bersama Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kadis PUPRPKP serta pengawas proyek, Jumat (19/7/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Bupati Jembrana I Nengah Tamba kembali melaksanakan pengecekan revitalisasi Pasar Umum Negara didampingi  Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan, Kadis PUPRPKP serta pengawas proyek, Jumat (19/7/2024).

Bupati Tamba ingin memastikan pembanguan pasar  sesuai spesifikasi, berkualitas dan tepat waktu pengerjaan.

Bangunan Pasar Umum Negara didesain modern pemanfaatannya serra lebih baik dengan tetap mempertahankan nilai tradisionalnya.

Sejauh ini, revitalisasi Pasar Umum Negara telah mencapai 92 persen. Bupati Tamba secara langsung blusukan untuk melihat setiap sudut Pasar Umum Negara. Menurutnya, seluruh pekerjaan sudah seperti apa yang diharapkan.

“Tadi saya sudah keliling dengan kontraktor dan juga pak Kadis untuk melihat situasi apakah sudah sesuai dengan harapan, saya rasa sudah masuk,” ujarnya.

Bupati  tampak bersemangat menyusuri setiap kios yang ada. Pasar Umum Negara nantinya juga akan dilengkapi dengan sejumlah ruang terbuka yang dapat dimanfaatkan oleh pengunjung pasar baik untuk sekedar beristirahat maupun untuk saling berdiskusi.

“Kita sudah merasa senang, jadi pasar hari ini tidak melulu dengan bangunan kotak tapi disana-sininya sudah ada semacam ruang-ruang untuk diskusi, itu membanggakan,” imbuhnya.

Bupati Tamba juga yakin, Pasar Umum Negara nantinya juga akan disukai oleh anak muda karena sudah berkonsep modern. Pihaknya, juga akan mengajak anak-anak sekolah untuk melihat bagaimana keadaan Pasar Umum Negara yang baru.

“Karena konsep yang saya tawarkan ini walaupun pasar tradisional, tetapi nuansanya modern dan juga tidak melulu untuk orang tua. Anak muda pun bisa kita ajak kesini. Nanti mungkin kunjungan saya yang terakhir saya akan libatkan anak-anak SMA untuk melihat langsung, kita libatkan seluruh OSIS yang ada di kabupaten Jembrana,” kata Bupati Tamba.

Selain itu, kata Bupati asal desa Kaliakah ini, dirinya juga akan mengajak seluruh Kepala Kewilayahan se-Jembrana untuk melihat keadaan Pasar Umum Negara untuk memperoleh masukan-masukan guna menyempurnakan penataan pasar ini. Termasuk juga para  pedagang pasar selaku pelaku utama yang berjualan dipasar umum negara.

“Dan juga seperti biasa kita ajak Kelian dinas, Kaling, termasuk juga Kepala Desa. Kita akan turun melihat secara bersama-sama, saling mengkoreksi apa yang masih dibutuhkan tentang penataan pasar yang kita bangun hari ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan, I Komang Agus Adinata menjelaskan perubahan batas waktu penyelesaian revitalisasi Pasar Umum Negara dikarenakan ada sejumlah tambahan pekerjaan.

“Target selesainya Pasar Umum Negara pada 30 Agustus 2024, Kontrak awal memang tanggal 17 Juli 2024, karena ada penambahan pekerjaan berupa taman, pagar dan ada revisi-revisi pekerjaan sehingga perlu ada penambahan waktu,” tandasnya. (ana)

Transparansi Pengelolaan Anggaran hingga Aset Pemda Menjadi Sorotan Banggar DPRD Tabanan

Rapat Banggar DPRD Tabanan dengan TPAD, Jumat (19/7/2024).
Rapat Banggar DPRD Tabanan dengan TPAD, Jumat (19/7/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Tabanan memberikan sejumlah catatan kepada pemerintah daerah dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Hal tersebut diungkapkan dalam rapat pembahasan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Tabanan Tahun Anggaran 2025 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Jumat (19/7/2024).

Adapun Pendapatan daerah Tahun Anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp1,931 trilyun lebih mengalami penurunan sebesar Rp203 milyar lebih atau 9,55 persen dari APBD Induk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp2,135 trilyun lebih.

Rinciannya Pendapatan Asli Daerah Tahun Anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp698 miliar lebih mengalami peningkatan sebesar Rp121 miliar lebih atau 21,01 persen dari APBD Induk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp576 miliar lebih.

Selanjutnya Pendapatan Transfer Tahun Anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp1,233 triliyun lebih mengalami penurunan sebesar Rp325 miliar lebih atau 20,87 persen APBD Induk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp1,558 triliyun lebih.

“Peningkatan PAD menjadi Rp698 miliar didorong oleh peningkatan pendapatan dari PPHTB (Pajak Penghasilan atas Tanah dan Bangunan)dan pajak kendaraan bermotor,” ujar Wakil Ketua TPAD Tabanan I Made Urip Gunawan.

Ia menyebut, nilai PAD yang dipasang tersebut didasari atas potensi yang dimiliki di Kabupaten Tabanan.

“Gimana pasang besar kalau Potensi tidak ada. Nanti kan tidak tercapai. Itu kan ada perhitungannnya, tidak sembarangan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga, memberikan tanggapan terhadap target peningkatan PAD tersebut. Ia menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.

“Seperti di Kabupaten Badung dan Gianyar, setiap hari mereka update data anggaran. Apakah di Tabanan sudah bisa begitu? Parkir saja sudah bisa diupdate setiap hari berapa pemasukan,” ucapnya

“Tujuannya adalah untuk mengurangi kecurangan. Kalau memang fasilitas yang kurang, maka kita ayo pasang anggaran agar menambah PAD,” imbuh Dirga.

Sementara itu, anggota Banggar DPRD Tabanan, I Made Eddy Nugraha Giri, mengungkapkan, realisasi APBD harus mengacu pada konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Ia menyoroti banyak aset daerah yang tidak produktif karena terikat dengan perjanjian atau kendala lainnya. Seperti aset pemerintahan daerah di Desa Belalang dan Kecamatan Pupuan serta yang lainnya.

Selain itu masalah parkir di Bedugul yang dikuasai oleh kelompok tertentu tak luput dari sorotannya.

“Nah ini mestinya secara hukum melihat permasalahan tersebut dan menyelesaikannya untuk peningkatan PAD Tabanan,” ucapnya. (ana)

Rumah Bina Keluarga Sukinah Jembrana Diresmikan

Sekda Jembrana I Made Budiasa saat Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS).
Sekda Jembrana I Made Budiasa saat Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS).

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Rumah Bina Keluarga Sukinah (RBKS) yang merupakan Program Prioritas Ditjen Bimas Hindu melalui Direktorat Urusan Agama Hindu diresmikan di Pendopo Kesari, Jumat (19/7/2024).

Peresmian RBKS Kabupaten Jembrana sebagai wadah terintegrasi untuk melakukan bimbingan dan konseling.

Baik urusan perkawinan kepada remaja usia nikah, pasangan calon pengantin, pada dharmika atau sudhiwadani maupun konseling bagi permasalahan keluaraga.

“Pemerintah Kabupaten Jembrana memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dirjen Bimas Hindu atas Inovasi Rumah Bina Keluarga Sukinah yang dapat menjadi solusi untuk menguatkan serta memastikan proses pencatatan, pembinaan dan rekomendasi pemeriksaan kesehatan bagi calon pengantin Hindu berjalan dengan baik,” ungkap Sekda Jembrana I Made Budiasa.

Menurutnya, kehadiran RBKS Kabupaten Jembrana mewadahi berbagai unsur seperti lembaga agama, tokoh-tokoh agama, lembaga adat maupun pemerintah.

“Melalui platform ini, pelayanan yang diberikan kepada Umat Hindu akan lebih terpusat serta terintegrasi, yang juga memiliki peranan untuk mengatasi permasalah sosial seperti perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, dan kenakalan remaja,” ujarnya.

RBKS juga diyakini akan memberikan energi baru bagi Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam rangka percepatan penurunan stunting dari hulu ke hilir.

Selain itu, dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing utamanya.

“Saya yakin RBKS ini akan memberikan sumbangsih, seperti dalam pencegahan dan penanganan stunting di Masyarakat. Ada optimisme bahwa RBKS Jembrana sebagai inovasi Dirjen Bimas Hindu secara nyata dapat berperan dalam mewujudkan Jembrana Emas 2026 dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bali Komang Sri Marheni mengatakan RBKS menjadi program prioritas di tahun 2024 dengan dilatarbelakangi permasalahan pelayanan pemerintah terhadap pembinaan perkawinan.

“Pelayanan pembinaan keluarga sukinah ini menyasar baik mulai dari remaja, dengan calon pengantin, kemudian pasangan setelah menikah dan juga terkait dengan keluarga yang mengalami permasalahan, ” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menjelaskan RBKS ini akan menjadi perpanjangan tangan Kementerian Agama dalam rangka mengadministrasikan terutama terkait dengan pelayanan pembinaan keluarga sukinah.

“RBKS ini rencananya akan memaksimalkan fungsi KUA (Kantor Urusan Agama ) sebagai perpanjangan Kementerian Agama dalam rangka menjadi pintu informasi,” pungkasnya. (rls)