- Advertisement -
Beranda blog Halaman 348

Atlet Petanque Tabanan Raih Medali Emas dan Perak di Kejurnas Junior 2024

Atlet Tabanan hang berhasil meraih prestasi dalam Kejuaraan Nasional Junior Petanque 2024 yang digelar di Sport Center Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
Kejuaraan Nasional Junior Petanque 2024 yang digelar di Sport Center Universitas Negeri Surabaya (UNESA)

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Para atlet muda dari Kabupaten Tabanan, Bali, kembali mengukir prestasi dalam Kejuaraan Nasional Junior Petanque 2024 yang digelar di Sport Center Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Minggu (17/11/2024).

Dalam ajang yang diikuti oleh atlet terbaik se-Indonesia tersebut, Tabanan berhasil meraih medali emas dan perak. Prestasi ini membuktikan kualitas dan potensi besar yang dimiliki oleh para atlet.

Adapun atlet Tabanan yang meraih prestasi yakni I Made Natan Febriandana dari SMPN 2 Kerambitan dengan medali emas di nomor double (ganda) Petanque Ball.

Kemudian I Gusti Agung Tirta Putri Asih dari SMPN 2 Tabanan yang berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan meraih medali perak pada nomor single putri.

Raihan ini menambah koleksi medali Tabanan di ajang tersebut, sekaligus mengukuhkan Tirta Putri sebagai salah satu atlet muda terbaik di Bali.

Keberhasilan ini mencerminkan pembinaan yang baik di tingkat daerah, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Tabanan serta pelatih yang terus mengasah kemampuan para atlet.

“Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan disiplin yang tinggi dari para atlet. Kami akan terus memberikan pembinaan yang maksimal untuk mendukung perkembangan olahraga petanque di Tabanan,” ujar Coach Gede Wira Bhuana Putra, Manajer Team Gde Kagung Putra.

Dengan prestasi atlet tersebut mampu membuktikan bahwa Tabanan yang merupakan Kabupaten dengan sumber daya yang lebih terbatas, mampu bersaing dengan daerah lain yang lebih besar dalam olahraga petanque.

Dengan dua medali emas dan perak, Tabanan semakin dikenal sebagai pusat pengembangan atlet petanque berbakat di Bali.

Kejuaraan Nasional Junior Petanque 2024 ini juga menjadi bukti nyata, bahwa olahraga bukan hanya soal kemenangan, tetapi juga tentang membangun karakter dan semangat juang.

Para atlet Tabanan telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras mereka bisa meraih hasil terbaik dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Bali. (rls)

Polri Bongkar Pabrik Narkoba di Villa Ungasan Bali, Bos Besar Masih Buron

Polisi bongkar lab narkotika di sebuah villa Jalan Cempaka Gading, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.
Polisi bongkar lab narkotika di sebuah villa Jalan Cempaka Gading, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Tim gabungan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap aktivitas produksi narkoba berskala besar di sebuah villa mewah di Jalan Cempaka Gading, Desa Ungasan, Kuta Selatan, Badung, Bali. Operasi yang digelar pada Selasa, 19 November 2024, ini berhasil mengamankan empat pelaku, sementara empat lainnya, termasuk otak di balik operasi ilegal ini, masih dalam pengejaran.

Keempat pelaku yang ditangkap adalah pria berinisial MM (30), RR (25), N (37), dan DA (28). Menurut Kabareskrim Polri, Komjenpol Wahyu Widada, para tersangka berperan sebagai peracik dan pengemas narkoba.

“Ini adalah laboratorium narkoba pertama di Indonesia yang berhasil kami ungkap,” ujar Wahyu dalam konferensi pers di lokasi kejadian.

Pengungkapan ini bermula dari penangkapan kasus penyelundupan 25 kilogram hasis di Yogyakarta pada September 2024. Barang tersebut diketahui berasal dari Bali dan hendak dikirim ke Belanda. Penyelidikan kemudian mengarah pada keberadaan pabrik narkoba di Pulau Dewata. Laboratorium ini berpindah-pindah lokasi sebelum akhirnya terendus di Ungasan.

“Awalnya mereka beroperasi di Denpasar, tetapi berpindah ke Ungasan untuk menghindari deteksi,” tambah Wahyu.

Tim juga mengungkap bahwa peralatan produksi, termasuk mesin cetak dan bahan kimia, didatangkan dari luar negeri melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam penggerebekan di villa tersebut, petugas menemukan sejumlah barang bukti mencengangkan, di antaranya:
– 18 kg hasis padat dalam kemasan silver dan emas.
– 53.210 butir pil happy five dengan berat total sekitar 13,6 kg.
– 765 cartridge cairan narkoba serta 102 kg bahan baku hasis bubuk yang mampu menghasilkan lebih dari 1.000 batang hasis.
– 37 kg bahan baku pil happy five yang cukup untuk memproduksi lebih dari 1 juta butir.
– 12 liter minyak ganja dan 7 kg bubuk ganja untuk campuran produksi hasis.

Petugas juga menyita berbagai alat produksi, seperti mesin cetak pil, alat pengisi cairan vape, alat pencacah ganja, hingga mesin pres hidrolik. Salah satu pelaku, DA, sempat mencoba melarikan diri dengan melompat dari lantai tiga villa. Namun, aksinya gagal, dan ia diduga mengalami patah kaki sehingga harus dirawat di RS Trijata, Denpasar.

Sementara itu, empat pelaku lain yang masih buron termasuk DOM, diduga sebagai pemilik dan pengendali operasi pabrik ini. Ketiganya adalah MAN, penyewa villa; RMD, peracik dan pengemas; serta IC, perekrut karyawan.

“Kami akan terus mengejar para pelaku yang masih buron. Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan jaringan ini terputus,” tegas Wahyu.

Pengungkapan ini menjadi peringatan keras atas maraknya modus operandi jaringan narkoba yang kian kompleks dan profesional. Polisi berkomitmen untuk terus memberantas aktivitas ilegal ini hingga ke akarnya. (sm)

Simakrama di Desa Antap, Mulyadi Disambut Antusias Warga

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Calon Bupati Tabanan, I Nyoman Mulyadi, yang berpasangan dengan I Nyoman Ardika pada Pilkada Tabanan 2024, menggelar acara simakrama di Banjar Kutuhpaang, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, pada Senin malam (18/11/2024).

Acara tersebut berlangsung penuh keakraban dan mendapatkan sambutan hangat dari ratusan warga yang hadir.

Momen yang mencuri perhatian terjadi ketika Mulyadi menunjukkan sikap rendah hati dengan memilih duduk di kursi biasa dekat warga, meskipun telah disediakan kursi dengan meja dan bunga. Tindakan ini membuat suasana semakin hangat.

“Inilah calon Bupati Tabanan yang betul-betul merakyat, duduk sama rendah berdiri sama tinggi, yang sangat diidam-idamkan masyarakat Tabanan,” kata salah seorang warga.

Acara yang awalnya dirancang untuk memaparkan program kerja Mulyadi-Ardika berubah menjadi diskusi interaktif.

Banyak warga, termasuk kaum milenial, tokoh masyarakat, pedagang, dan petani, telah memahami visi-misi pasangan nomor urut 1 ini dan menyatakan dukungan mereka.

Salah satu masukan datang dari Gede Surya Adnyana, tokoh milenial asal Desa Berembeng, yang meminta perhatian lebih pada pengembangan pariwisata di Tabanan Barat.

Menanggapi hal ini, Mulyadi menegaskan bahwa pengembangan kawasan tersebut akan dilakukan dengan memperhatikan tata ruang dan budaya lokal.

“Jika dipercaya memimpin, kami akan membangun pariwisata di Tabanan Barat dengan tetap menjaga kearifan lokal. Kami membutuhkan kesatuan dan satu komando antara pemerintah pusat dan daerah, bersama Presiden Prabowo dan Gubernur Mulyawan Arya (De Gadjah),” ujar Mulyadi.

Selain pariwisata, Mulyadi juga menanggapi keluhan warga terkait kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi dan pendidikan gratis. Ia menekankan bahwa solusi atas masalah ini dapat diwujudkan melalui dukungan masyarakat terhadap pasangan Mulyadi-Ardika.

“Kami akan bekerja sama dengan pemerintah pusat agar pendidikan gratis dan distribusi pupuk bersubsidi dapat terlaksana. Mengapa daerah lain dengan PAD lebih kecil bisa memberikan pendidikan gratis? Itu semua tergantung pemimpinnya,” tegasnya.

Acara simakrama diakhiri dengan semangat dan optimisme tinggi. Warga semakin yakin bahwa pasangan Mulyadi-Ardika adalah pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata bagi Kabupaten Tabanan. (ana)

Istri De Gadjah Bersama Tim Mulyadi-Ardika Disambut Hangat Warga Banjar Batusangian

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Istri dari Calon Gubernur Bali I Made Mulyawan Arya alias De Gadjah, I Gusti Agung Dewi Adnyani bersama Luh In Sumariati Mulyadi dan Ni Nyoman Sri Kusminiwati Ardika hadir di Banjar Batusangian, Desa Gubug, Senin (18/11/2024).

Dalam acara yang dihadiri 160 lansia tersebut, suasana penuh kehangatan tercipta ketika Dewi Adnyani menyapa warga secara langsung, menyalami satu per satu, dan duduk bersama menikmati hidangan tradisional berupa penganan kue dan minuman tradisional duluman.

Dalam sambutannya, Dewi Adnyani menyampaikan pentingnya mempererat hubungan antara generasi milenial dan lansia.

“Lansia adalah inspirasi kami. Tanpa kehadiran lansia, generasi muda tidak akan ada apa-apa. Kami ingin para lansia tetap semangat karena keberadaan mereka sangat berarti bagi kami,” ujarnya.

Yang menarik perhatian, puluhan bendera partai politik berwarna merah terlihat menghiasi sepanjang jalan menuju lokasi acara di Jaba Pura Dalem Batu Sangian. Warga setempat menyebut lokasi tersebut sebagai ‘Kandang Semut’, akronim dari Semeton Mulyadi Tabanan, kelompok pendukung pasangan calon nomor urut 1.

Dalam kesempatan itu, Gek Dewi juga meminta doa dan dukungan untuk pasangan calon Gubernur Bali, Mulya-PAS (Mulyawan Arya – Putu Agus Suradnyana), serta pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan, Mulyadi-Ardika.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat untuk mendukung pembangunan Bali.

“Kami ingin menunjukkan bukti, bukan janji. Tidak ada lagi anak-anak Bali yang putus sekolah,” tegas Dewi.

Ia juga memaparkan program unggulan Mulya-PAS, seperti subsidi pupuk bagi petani, pendidikan gratis tingkat SMA bagi keluarga kurang mampu, serta subsidi bagi sekolah swasta. (rls)

Percepat Penerapan Data Desa Presisi, Perangkat Desa Se-Kecamatan Pupuan Dibekali Bimtek SID

PANTAUBALO.COM, TABANAN – Sebanyak 14 desa di wilayah Kecamatan Pupuan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sistem Informasi Desa (SID) yang dipusatkan di Gedung Serba Guna Desa Blimbing, Senin (18/11/2024).

Bimtek ini dilakukan dalam upaya mempercepat penerapan Data Desa Presisi.

Bimtek sehari ini menghadirkan dua narasumber utama. Pertama, Kabid E-Government Dinas Kominfo Tabanan, I Gede Wayan Siswantara, yang memaparkan dukungan Diskominfo dalam memfasilitasi perangkat aplikasi berbasis SID.

“Kami telah menyiapkan domain nama desa, server dan aplikasi SID yang bekerja sama dengan komunitas Open SID Indonesia. Selanjutnya, perangkat desa diharapkan dapat menginput data sesuai kebutuhan layanan,” jelasnya.

Siswantara menambahkan, aplikasi SID ini juga menyediakan fitur layanan surat dan berbagai layanan administrasi lainnya, sehingga mempermudah akses masyarakat terhadap informasi dan layanan desa.

Sementara itu, narasumber kedua, Kepala Dunas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), IGAN. Supartiwi, menekankan pentingnya tindak lanjut setiap pelaksanaan Bimtek.

“Bimtek bukan sekadar pelatihan, tetapi harus menghasilkan aksi nyata. Dana yang digunakan harus dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel,” ujar Supartiwi.

Supartiwi juga mengingatkan kewajiban desa untuk memperbarui atau melakukan pemutakhiran data setiap enam bulan sesuai dengan amanat Perda Nomor 12 Tahun 2022.

Evaluasi Data Desa Presisi juga akan dilakukan secara serentak untuk memastikan data yang diolah sesuai dengan kondisi terkini. (ana)

Dua Aksi Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil Terjadi Bypass Soekarno Tabanan

Aksi pencurian dengan modus pecahkan kaca mobil terjadi di Bypass Ir. Soekarno, Tabanan, Sabtu malam (16/11/2024).
Aksi pencurian dengan modus pecahkan kaca mobil terjadi di Bypass Ir. Soekarno, Tabanan, Sabtu malam (16/11/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Aksi pencurian dengan modus pecahkan kaca mobil terjadi di Bypass Ir. Soekarno, Tabanan. Kejadian itu terjadi pada Sabtu malam (16/11/2024) lalu.

Bahkan, pelaku menyasar dua unit mobil sekaligus yang sedang terparkir di sebelah timur rumah makan warung Spesial Sambel, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken.

Pelaku berhasil mencuri barang-barang berharga seperti laptop, hanphone dan uang milik para korban yang disimpan di dalam mobil.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban yang mengalami pencurian tersebut bernama Irvan Setiawanthio (29) tinggal di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan dan I Nyoman Juliastra (51) asal Desa Mangesta, Kecamatan Penebel.

Sebelum kejadian itu diketahui, Irvan bersama istrinya makan di warung sekitar pukul 18.30 WITA dan memarkir mobilnya di sebelah timur rumah makan Spesial Sambal.

Berselang beberapa jam usai makan, Ia dan istri langsung menuju mobil dan mendapati kaca mobil sebelah kanannya sudah pecah.

Bahkan, tas abu-abu miliknya berisi laptop, tablet, dan uang tunai sekitar Rp 300 ribu yang disimpan di kursi belakang juga hilang. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 9 juta.

Kemudian, korban kedua bernama Juliastra yang datang belakangan bersama keluarganya sekitar pukul 19.00 WITA.

Juliastra memarkir mobilnya di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno sebelah timur warung tersebut atau di lokasi yang sama dengan tempat parkir mobil Irvan.

Usai makan bersama keluarga pukul 20.00 WITA, Juliastra diberitahu oleh tukang parkir bahwa kaca sebelah kanan mobilnya pecah.

Ia pun bergegas memeriksa keadaan mobilnya tersebut dan menyadari ransel hitam yang berisi laptop di dalam mobilnya sudah hilang. Akibatnya Ia mengalami kerugian sekitar Rp 12 juta.

Dari dugaan sementara, pelaku melancarkan aksinya dalam waktu yang bersamaan sebab malam itu kedua korban sedang makan di warung tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Tabanan Kompol I Nyoman Sumantara ketika dikonfirmasi Selasa (19/11/2024) membenarkan dua aksi pencurian tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan untuk menemukan pelaku.

“Pelakunya masih dalam penyelidikan. Kami masih sisir CCTV di seputaran dan sepanjang jalur TKP,” ucapnya. (ana)

Ruko di Penebel Ludes Terbakar Akibat Korsleting Listrik, Kerugian Capai 1 Miliar

Pemadaman api yang membakar ruko UD Aditya yang berlokasi di Banjar Dinas Penebel Kelod, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Senin (18/11/2024) malam.
Pemadaman api yang membakar ruko UD Aditya yang berlokasi di Banjar Dinas Penebel Kelod, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Senin (18/11/2024) malam.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kebakaran hebat melanda ruko UD Aditya yang berlokasi di Banjar Dinas Penebel Kelod, Desa Penebel, Kecamatan Penebel, Tabanan, pada Senin (18/11/2024) malam.

Api diduga berasal dari korsleting arus listrik ruko. Akibat kejadian tersebut, barang-barang yang berada di ruko ludes terbakar dengan kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata menjelaskan, kobaran api terlihat sekitar pukul 22.00 WITA dan diketahui oleh Pak Rahma, seorang warga yang berada di bengkel dekat lokasi kejadian.

Ia melihat cahaya seperti api dari dalam toko dan langsung menghubungi pemilik ruko, I Wayan Aditya (37).

Setelah menerima laporan, Wayan Aditya segera menuju ke lokasi dan mendapati api telah membakar bagian belakang ruko miliknya.

Ia kemudian meminta bantuan warga sekitar dan menghubungi pihak kepolisian serta pemadam kebakaran. Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang semakin membesar.

“Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama warga tiga jam kemudian,” ucap Berata, dikonfirmasi Selasa (19/11/2024).

Beruntungnya tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp1 miliar akibat seluruh isi ruko seperti pakan ternak ayam, telur ayam, obat-obatan ternak serta barang kelontong ludes terbakar.

Selain itu, bagian bangunan yang terbakar meliputi atap belakang ruko yang terbuat dari kayu dan asbes.

Berata menyebut, dugaan sementara, kebakaran disebabkan oleh korsleting arus pendek listrik. Meskipun berdasarkan keterangan pemilik ruko, sebelum meninggalkan ruko, ia sudah memeriksa seluruh ruangan dan memastikan tidak ada peralatan yang berpotensi menyebabkan api.

“Pemilik ruko tidak mempermasalahkan kejadian tersebut dan menerima sebagai musibah,” pungkasnya. (ana)

Pasutri Tewas Mengenaskan Usai Ditabrak Truk di Baturiti

Kondisi kendaraan terlibat kecelakaan di Jalur Nasional Jurusan Denpasar-Singaraja termasuk Banjar Baturiti Kaja, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan pada Senin kemarin (18/11/2024) yang merenggut nyawa pasutri asal Buleleng. 
Kondisi kendaraan terlibat kecelakaan di Jalur Nasional Jurusan Denpasar-Singaraja termasuk Banjar Baturiti Kaja, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan pada Senin kemarin (18/11/2024) yang merenggut nyawa pasutri asal Buleleng. 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan tragis merenggut nyawa pasangan suami istri (pasutri) terjadi di Jalur Nasional Jurusan Denpasar-Singaraja termasuk Banjar Baturiti Kaja, Desa Baturiti, Kecamatan Baturiti, Tabanan pada Senin kemarin (18/11/2024).

Identitas pasutri tersebut yakni Nyoman Pasar (67) dan Nyoman Gabrug (67) asal Desa Pengadungan, Kecamatan Sukasada, Buleleng. Mereka tewas mengenaskan usai ditabrak truk Isuzu Light DK 8277 WA.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu Gusti Made Berata dikonfirmasi Selasa (19/11/2024) mengungkapkan, kecelakaan tersebut bermula saat truk Isuzu Light yang dikemudikan oleh Gede Suardana (53) melaju dari arah Utara (Singaraja) menuju Selatan (Denpasar).

Saat tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 11.40 WITA, truk menyalip kendaraan di depannya hingga melewati as jalan dengan kecepatan tinggi.

“Akibatnya, truk menabrak korban yang mengendarai sepeda motor Honda Supra DK-2692-VR yang melaju dari arah berlawanan,” ujar Berata.

Akibat kerasnya tabrakan, pengendara sepeda motor, Nyoman Pasar mengalami luka serius, yakni patah pada tangan kanan, kaki kanan putus, dan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke RSU Semara Ratih Luwus.

Sementara istrinya, Nyoman Gabrug, juga meninggal dunia akibat luka terbuka pada kaki kanan dan sempat mengeluhkan sakit pada perut.

Sedangkan, pengemudi truk, Gede Suardana, selamat tanpa mengalami luka. Selain itu, kendaraannya tidak mengalami kerusakan berarti.

“Kecelakaan ini diakibatkan karena pengemudi truk kurang hati-hati dan waspada pada saat mendahului kendaraan di depannya,” tambah Berata. (ana)

Sempat Viral Naik Truk, Belasan Anak Punk Diamankan di Simpang Cokroaminoto

Belasan anak punk diamankan di simpang Cokroaminoto.
Belasan anak punk diamankan di simpang Cokroaminoto.

PANTAUBALI.COM, DENPASAR –  Sekitar 15 anak punk yang sempat bikin heboh dengan aksi nekat menaiki truk di Jalan Raya Kapal, Badung, akhirnya digiring tim gabungan Polsek Denpasar Utara dan Satpol PP Kota Denpasar. Mereka ditertibkan saat nongkrong di Simpang Cokroaminoto – Gatot Subroto Barat, Denpasar.

Kelompok ini bukan sekadar mengamen. Lima di antara mereka ditemukan dalam kondisi mabuk berat saat diamankan. Laporan warga yang kesal dengan ulah mereka langsung ditindak tegas oleh petugas patroli.

“Kami mendapati mereka berkerumun, beberapa dalam keadaan mabuk berat. Tentu ini mengancam ketertiban dan keselamatan di jalan,” ujar Kapolsek Denpasar Utara, IPTU I Wayan Juwahyudhi.

Setelah digiring ke Mapolsek, seluruh anak punk ini diserahkan kepada Satpol PP untuk pendataan dan pembinaan. Langkah ini menjadi peringatan keras bagi siapa saja yang berani membuat onar di wilayah Denpasar.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang mengganggu kenyamanan masyarakat. Jika ada kejadian serupa, segera laporkan agar kami dapat bertindak cepat,” tegas Kapolsek.

Operasi ini kembali menegaskan komitmen kepolisian untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Denpasar. Jalanan kota ini bukan panggung bebas bagi siapa pun yang seenaknya melanggar aturan. (sm)

Cawabup Sengap Soroti Infrastruktur Jalan Antosari-Sanda Pupuan Terabaikan

Forum diskusi 'Tabanan Bebas Bicara' digelar di The K Caffee & Eatery, di Jalan Trisula, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Minggu (17/11/2024). 
Forum diskusi 'Tabanan Bebas Bicara' digelar di The K Caffee & Eatery, di Jalan Trisula, Kecamatan Kediri, Tabanan, pada Minggu (17/11/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Tabanan tak luput dari pembahasan Calon Wakil Bupati Tabanan nomor urut 1, I Nyoman Ardika dalam diskusi terbuka dengan anak muda dan mahasiswa dalam forum ‘Tabanan Bebas Bicara’, pada Minggu (17/11/2024).

Mahasiswa serta  anak muda yang mengikuti forum diskusi itu menyoroti infrastruktur jalan penghubung Antosari menuju Pujungan dan Sanda, di Kecamatan Pupuan, Tabanan.

Menurut mereka, hingga kini jalan tersebut belum mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah daerah. Padahal sebenarnya jalur itu sangat penting sebagai mobilitas aktivitas masyarakat, dalam mendukung perekonomian, pendidikan, dan pariwisata.

Menanggapi hal itu, Nyoman Ardika mengatakan, masalah infrastruktur jalan tersebut sudah berlangsung lama dan menjadi keluhan masyarakat.

Selama dua periode kepemimpinan bupati sebelumnya, jalan Antosari – Sanda belum tersentuh untuk mendapatkan perbaikan.

“Kondisi jalan memang memprihatinkan. Padahal, jalan ini memiliki peran strategis untuk mobilitas warga maupun mendukung distribusi hasil pertanian,” ujar Ardika alias Sengap.

Menurutnya, jika jalan tersebut diabaikan dan tidak mendapat perbaikan maka akan berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Sebab Jalan  Antosari – Sanda sering digunakan oleh petani untuk mengangkut hasil bumi mereka, seperti kopi, cengkeh, dan hasil tani lainnya.

“Saya sering mendengar keluhan dari masyarakat, terutama petani, yang kesulitan mengangkut hasil panen mereka. Selain itu, anak-anak sekolah juga mengalami hambatan karena jalur tersebut sulit dilalui, terutama saat musim hujan,” ucapnya..

Untuk itu, Sengap memaparkan strategi untuk mengatasi masalah infrastruktur di Tabanan, khususnya jalan-jalan yang selama ini terabaikan.

Pemerintah nantinya akan fokus pada pengelolaan anggaran daerah yang efektif dan transparan untuk memastikan proyek-proyek penting, seperti perbaikan jalan, dapat terlaksana dengan baik.

“Kami akan melakukan penganggaran yang tepat sasaran, sehingga alokasi dana benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat. Jalan Antosari-Pujungan-Sanda akan menjadi salah satu prioritas utama kami,” tegasnya. (ana)