- Advertisement -
Beranda blog Halaman 337

Pemkab Tabanan Gelar Konsultasi Publik Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan Proyek KPBU RSUD Tabanan

Konsultasi Publik Fasilitasi Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan Proyek KPBU RSUD Tabanan di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Jumat (25/10/2024). 
Konsultasi Publik Fasilitasi Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan Proyek KPBU RSUD Tabanan di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Jumat (25/10/2024). 

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan mengadakan Pertemuan Konsultasi Publik Fasilitasi Penyusunan Dokumen Studi Pendahuluan Proyek KPBU RSUD Tabanan.

Pertemuan berlangsung secara hybrid di Ruang Rapat Utama Jayaning Singasana Kantor Bupati Tabanan, Jumat (25/10/2024).

“Konsultasi publik kali ini, merupakan proses lanjutan dari penyusunan dokumen studi pendahuluan proyek KBPU RSUD Tabanan, sebelumnya kita telah melalui tahap survey lokasi serta FGD, antara Pemerintah Kabupaten Tabanan, Bappenas dan pihak-pihak terkait lainnya” ujar Sekda Tabanan I Gede Susila.

Ia menyebut, tujuan dan manfaat agenda pertemuan kali ini yaitu agar proyek KPBU RSUD Tabanan dapat terlaksana dengan baik dan juga untuk meningkatkan kepuasan dan kenyamanan pasien.

Rumah Sakit Pemerintah memiliki peran yang sangat penting dalam sistem kesehatan. Pertama dijelaskan ialah pelayanan kesehatan terjangkau, di mana RS Pemerintah mampu menyediakan layanan kesehatan yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

Kedua ialah pusat rujukan, yang mana RS Pemerintah menangani kasus-kasus yang memerlukan pelayanan lebih lanjut dan tidak bisa ditangani di fasilitas kesehatan primer.

Ketiga,RS Pemerintah sebagai pusat pendidikan dan pelatihan, terutama bagi tenaga medis termasuk dokter, perawat dan tenaga kesehatan lainnya.

Keempat sebagai tempat penelitian medis, di mana RS Pemerintah terlibat dalam penelitian medis untuk mengembangkan metode pengobatan baru dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan.

Kelima yakni pelayanan kesehatan masyarakat, di mana perannya sangat penting dalam upaya kesehatan masyarakat seperti program imunisasi, kampanye kesehatan dan penanggulangan wabah.

Terakhir yakni regulasi dan pengawasan, di mana pemerintah melalui rumah sakitnya juga bertanggung jawab dalam mengatur dan mengawasi praktik pelayanan kesehatan untuk memastikan standar kualitas dan keselamatan dapat terpenuhi.

Selain itu, ada tantangan dan perkembangan yang dihadapi oleh rumah sakit pemerintah, di antaranya keterbatasan fasilitas, kualitas infrastruktur, tenaga medis dan pengembangan teknologi.

“RSUD Tabanan masih menghadapi kualitas infrastruktur fisik berupa bangunan gedung perawatan yang sudah tua dan tidak memadai,” ucap Susila.

Dengan itu, maka diperlukan sinergi dan dukungan dalam upaya penyediaan dan perbaikan infrastruktur perawatan pasien yang lebih baik.

“Saya berharap kepada seluruh peserta konsultasi publik dapat memberikan saran, masukan, tanggapan dan sumbangsih pemikirannya untuk penyempurnnaan proses penyusunan studi pendahuluan ini,” ujar Susila lebih lanjut.

Turut hadir dalam rapat para Pejabat perwakilan dari Bappenas, Perwakilan Kantor KPBU RI, Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Tabanan, para Kepala OPD Terkait di lingkungan Pemkab Tabanan, para Akademisi, Ketua Asosiasi Rumah Sakit, LSM dan undangan terkait lainnya. (rls)

Debat Perdana Pilkada Tabanan Digelar 31 Oktober, Angkat Tema Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Rapat pembahasan debat terbuka tahap pertama Pilkada Tabanan 2024, Jumat (25/10/2024).
Rapat pembahasan debat terbuka tahap pertama Pilkada Tabanan 2024, Jumat (25/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Debat terbuka pertama untuk dua pasangan calon bupati dan wakil bupati Tabanan akan dilaksanakan pada Kamis, 31 Oktober 2024 mendatang.

Debat akan mengangkat tema ‘Memperkuat Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan dan Inklusif’ dan dilaksanakan di Bali Sunsetroad Convention Centre (BSCC) Jalan Pura Mertasari Sunsetroad, Pemogan Denpasar Selatan.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan I Wayan Suwitra mengatakan, tujuan dilaksankannnya debat adalah untuk menyebarluaskan profil, visi dan misi serta program kerja para pasangan calon kepada masyarakat.

“Selain itu juga memberikan informasi secara menyeluruh kepada masyarakat sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan pilihannya,” jelasnya Jumat (25/10/2024).

Ia menyebut, dalam debat terbuka pertama nanti melibatkan enam panelis dari unsur akademisi. Mereka adalah Prof. DR. I Wayan Budiasa, SP.,MP.,IPU., ASEAN Eng.; Prof. Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si; Dr. Alit Arta Wiguna, Dr. I Komang Santiyasa; Ir. I Ketut Darmawahana, M.MT; Ni Made Utami Dwipayanti, ST., MB.Env,Ph.D.

Acara debat kali ini akan dipandu oleh  moderator Dr. Made Dwi Setyadhi Mustika, SE, MSi dan Anak Agung Mia Intentilia, S.IP., MA

“Debat akan disiarkan secara LIVE di BaliTV mulai pukul 19.00 Wita dengan durasi debat selama 120 menit,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan debat diatur juga mengenai tata tertib dalam pelaksanaan debat yaitu dilarang membawa atribut kampanye pasangan calon.

Kemudian, meneriakkan yel-yel atau slogan pada saat debat berlangsung, membuat kegaduhan dan melakukan intimidasi dalam bentuk ucapan maupun tindakan kepada pendukung kandidat pasangan calon lain.

Adapun debat terbuka ini merupakan bagian dari tahapan Pilkada sesuai dengan keputusan Nomor 1363 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye  Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota.

“Kami menggelar kegiatan debat yang dilaksankan sebanyak tiga kali selama masa kampanye yakni 31 Oktober, kemudian tanggal 13 dan 20 November 2024,” ucap Suwitra.

Untuk diketahui, debat Pilkada Tabanan akan diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati. Nomor urut 1 yakni Nyoman Mulyadi dan Nyoman Ardika (paket MS Glowing) yang diusung oleh partai yang tergabung di Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus.

Kemudian, pasangan nomor urut 2 yakni petahana I Komang Gede Sanjaya dan I Made Dirga (Paket SANDI) yang diusung oleh partai PDI Perjuangan. (ana)

Sebanyak 1.274 Guru PNS dan PPPK di Jembrana Terima THR dan Gaji 13

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, I Gusti Anom Saputra.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, I Gusti Anom Saputra.

PANTAUBALI.COM, JEMBRANA – Pemerintah Kabupaten Jembrana membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji 13 tahun 2023 kepada 1.274 guru PNS dan PPPK di Kabupaten Jembrana.

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Jembrana, I Gusti Anom Saputra mengatakan, Pemkab Jembrana menganggarkan sebesar Rp 3,8 miliar untuk membayar gaji ke-13 dan THR guru ASN tersebut.

”Mulai hari ini sudah ditransfer ke rekening masing -masing guru,” ucapnya, Kamis (24/10/2024)

Ia merinci, sebanyak 1.274 orang guru PNS dan PPK itu terdiri dari PNS sebanyak 804 orang dan sebanyak 470 orang PPPK. ”Nilai yang diterima berbeda -beda setiap guru,” ungkapnya.

Tertundanya pencairan THR dan Gaji ke-13 ini, dikatakan Anom Saputra karena pemerintah pusat tidak mengalokasikan anggaran.

Padahal Pemkab Jembrana sudah mengajukan usulan permohonan tahun 2023. Tetapi ternyata tidak ada transfer dari pemerintah pusat sampai akhir tahun 2023.

Ia menambahkan, berdasar ketentuan dari pemerintah pusat bahwa untuk pemerintah daerah yang memberikan Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) guru, maka pemerintah daerah wajib mengalokasikan anggaran.

Tetapi bagi daerah yang tidak memberikan TPP guru, maka dapat mengajukan usulan ke pusat untuk mendapat alokasi anggaran pembayaran gaji ke-13 dan THR dari pusat.

“Karena Jembrana bukan daerah yang memberikan TPP guru, maka semestinya anggaran THR dan gaji ke-13 ini mendapat alokasi anggaran dari pemerintah pusat.

“Karena pusat sudah tidak mungkin membayar, maka pemkab mengalokasikan anggaran agar guru mendapat haknya. Anggaran gaji ke-13 dan THR ini, dari APBD Perubahan Jembrana,” tegasnya. (rls)

Debat Perdana Pilkada Badung Digelar Hari Ini, Lima Panelis Siap Menguji Visi Misi Paslon

KPU Badung konferensi pers terkait penyampaian para panelis terkait dengan materi yang disusun untuk debat pertama calon bupati dan calon wakil bupati Badung, bertempat di The Trans Resort Bali, Kamis (24/10/2024).
KPU Badung konferensi pers terkait penyampaian para panelis terkait dengan materi yang disusun untuk debat pertama calon bupati dan calon wakil bupati Badung, bertempat di The Trans Resort Bali, Kamis (24/10/2024).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Debat perdana pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Badung akan digelar di Hotel The Trans Resort Bal, Kuta Utara pada malam ini Jumat (25/10/2024).

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung telah mengadakan konferensi pers untuk menyampaikan informasi mengenai para panelis dan materi yang telah disusun untuk debat pertama ini.

Nantinya akan ada lima panelis penyusun pertanyaan debat yang berasal dari perguruan tinggi di Bali. Mereka diantaranya guru besar di Universitas Warmadewa Prof. Dr. Mahendrawati yang juga selaku Ketua Panelis.

Kemudian, Wayan Sukma Winarya Prabawa, M.Par., M.Pro; Prof. Dr. Desak Made Suarti Laksmi, S.Skar., MA; Dr. Gusti Ngurah Alit Susanta Wirya, S.P., M.Agr; Dr. Nyoman Diah Utari Dewi, A.Par., MAP.

Ketua Panelis Prof. Dr. Mahendrawati menekankan, pentingnya pendalaman visi dan misi masing-masing calon dalam debat perdana yang akan dilaksanakan.

“Hal ini penting agar visi dan misi yang diajukan dapat benar-benar terlaksana selama lima tahun ke depan dan mengarahkan Badung ke arah yang lebih baik,” paparnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua KPU Badung I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Badung untuk memastikan keamanan selama debat berlangsung.

“Setelah acara ini, saya akan berkoordinasi dengan pihak Polres Badung terkait dengan keamanan dan kenyamanan selama debat besok,” ucapnya.

Pelaksanaan debat akan dilakukan tanpa membawa alat kampanye, baik dari peserta debat maupun pendukung masing-masing pihak.

“Hanya atribut yang menempel di baju peserta yang diperbolehkan. Atribut lain seperti bendera, spanduk, dan sejenisnya tidak diperbolehkan untuk menjaga ketertiban,” tutupnya.

Untuk diketahui, debat terbuka calon bupati dan wakil bupati Badung akan dilaksanakan sebanyak tiga kali, yaitu pada tanggal 25 Oktober, debat kedua pada 8 November, dan debat ketiga pada 22 November. (jas)

Konser Bahagia Mulia-PAS Siap Getarkan Tabanan, Dimeriahkan Band /rif dan Naff

Konser musik Bahagia Mulia-PAS siap getarkan Tabanan.
Konser musik Bahagia Mulia-PAS siap getarkan Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Konser musik Bahagia Mulia-PAS akan digelar di Kabupaten Tabanan pada hari ini, Jumat (25/10/2024) bertempat di Lapangan Taman Bung Karno.

Digelar mulai pukul 17.00 WITA, konser akbar ini akan dimeriahkan dengan penampilan dua band musik nasional yakni /rif dan Naff.

Selain itu, artis lokal Tika Pagraky, Ray Peni, dan Xmade Koplosan juga akan tampil, memberikan hiburan bagi masyarakat Tabanan yang hadir.

Gelaran ini mengulang kesuksesan konser di Kabupaten Jembrana dan Klungkung untuk Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 1, Made Muliawan Arya dan Putu Agus Suradnyana atau Paket Mulia-PAS

Ketua Tim Pemenangan Mulia-PAS Kabupaten Tabanan Ketut Carma menjelaskan, konser ini diselenggarakan dalam rangka memperkenalkan pasangan calon (paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Mulia-PAS serta calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan I Nyoman Mulyadi – Nyoman Ardika (paket MS Glowing).

“Acara besok juga bertepatan dengan jadwal kampanye Mulia-PAS yang meliputi wilayah Badung, Tabanan, Jembrana, dan Buleleng,” ucapnya.

Carma berharap, acara ini mampu memperkenalkan visi misi paslon dengan cara yang menghibur serta menggaet antusiasme masyarakat.

“Dari gelaran sebelumnya di Jembrana dan Klungkung penonton mencapai 15 ribu orang. Untuk di Tabanan, kami harapkan lebih dari itu,” pungkasnya. (ana)

De Gadjah Janji Bangun Pasar Ikan dan Rampungkan Dermaga Cruise Manggis Karangasem

De Gadjah kampanye di kawasan rest area Pantai Batu Madeg (Candi Dasa), Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Kamis (24/10/2024).
De Gadjah kampanye di kawasan rest area Pantai Batu Madeg (Candi Dasa), Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Kamis (24/10/2024).

PANTAUBALI.COM, KARANGASEM – Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Made Muliawan Arya alias De Gadjah menjanjikan pembangunan pasar ikan di Kabupaten Karangasem.

Komitmen tersebut disampaikannya dihadapan ribuan pendukungnya saat melaksanakan kampanye akbar di kawasan rest area Pantai Batu Madeg (Candi Dasa), Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem, pada Kamis (24/10/2024).

Menurutnya, pembangunan pasar ikan di Karangasem bisa menjadi salah satu solusi untuk menjual hasil tangkapan para nelayan di Gumi Lahar.

Terlebih lagi Karangasem memiliki garis pantai yang sangat luas sehingga tak sedikit masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan.

“Panjang garis pantai di Kabupaten Karangasem mencapai 87 kilometer, tentu nelayan banyak menghasilkan ikan, tapi selama ini belum ada pasar ikan. Saya ingin Karangasem punya pasar ikannya sendiri,” ucapnya.

“Ini juga aspirasi yang kami terima selama berkeliling bertemu masyarakat dan pembangunan pasar ikan ini akan menjadi salah satu visi dan misi kami,” sambung De Gadjah yang berpasangan dengan Putu Agus Suradnyana.

Tak hanya berbicara soal pasar ikan, De Gadjah juga menyampaikan komitmennya untuk menata kawasan wisata Candidasa serta menjaga tradisi budaya hang ada agar tetap eksis sehingga Candidasa tetap menjadi destinasi wisata unggulan di Karangasem dan Bali.

“Kita ingin pariwisata yang berkualitas, dan wisatawan yang datang pun juga harus yang berkualitas. Tentu kita juga harus meningkatkan kualitas SDM, salah satunya dengan memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi hingga pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP,” imbuhnya.

Disamping itu, jika terpilih nanti, ia juga berencana melanjutkan jalan bypass dari Gunaksa hingga ke Karangasem untuk memudahkan akses transportasi dan pariwisata sekaligus pemerataan.

Apalagi target De Gadjah juga ingin menuntaskan Dermaga Cruise yang ada di Manggis agar kapal-kapal pesiar bisa berlabuh sehingga secara otomatis Pasar Seni Manggis bisa berfungsi.

“Berikan kami kesempatan, kami memang belum terbukti karena kami belum mendapat kesempatan, yang lain sudah diberi kesempatan tetapi buktinya bisa dilihat sendiri seperti apa. Kami Mulia-PAS tidak janji-janji,” tandasnya. (ana)

Satgas Netralitas Sidak ASN/Non ASN di Kabupaten Tabanan dan Buleleng

Satgas Netralitas ASN/Non ASN sidak di UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan, Kamis (24/10/2024).
Satgas Netralitas ASN/Non ASN sidak di UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan, Kamis (24/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Menjelang pencoblosan Pilkada serentak pada 27 November 2024, Satgas Netralitas ASN/Non ASN semakin intensif melakukan sidak ke berbagai kabupaten/kota di Bali.

Sidak ini bertujuan memastikan ASN dan Non ASN di Provinsi Bali menjaga netralitas selama masa kampanye Pilkada, khususnya dalam Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

Ketua Satgas Netralitas ASN/Non ASN, I Wayan Sugiada menegaskan, pentingnya menjaga netralitas di kalangan ASN dan Non ASN, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN.

“ASN harus netral dan dilarang menjadi anggota atau pengurus partai politik, serta tidak boleh berpihak kepada calon mana pun dalam Pilkada 2024 ini. Ketidaknetralan ASN bisa merugikan negara, pemerintah, dan masyarakat,” ujar Sugiada di sela sidak di UPTD Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (PPRD) Provinsi Bali, Kabupaten Tabanan, Kamis (24/10/2024).

Pihaknya mengingatkan agar ASN dan Non ASN tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis, termasuk penggunaan media sosial secara tidak netral.

Satgas Netralitas ASN/Non ASN, lanjutnya, memiliki tiga tugas utama yakni pencegahan, penindakan, dan monitoring.

Langkah pencegahan telah dilakukan melalui pengarahan dari Bawaslu, penandatanganan Pakta Integritas, dan pengucapan ikrar netralitas ASN/Non ASN.

“Pada Pilkada 27 November 2024 nanti, ASN/Non ASN dipersilakan menggunakan hak pilihnya, tetapi tidak boleh memengaruhi atau secara terbuka mendukung salah satu pasangan calon,” tegasnya.

Netralitas ASN dan Non ASN adalah fondasi utama untuk menjaga integritas Pilkada 2024 di Bali. Pelanggaran netralitas dapat berupa disiplin dan kode etik.

Pelanggaran disiplin berupa dukungan terhadap pasangan calon, menjadi pengurus partai politik, serta berpartisipasi dalam kampanye.

Pelanggaran kode etik mencakup membuat postingan, memberikan like, komentar, dan membagikan konten pasangan calon, serta menghadiri deklarasi pasangan calon.

Jika ASN atau Non ASN terbukti melanggar, mereka bisa dikenakan sanksi disiplin sedang berupa pemotongan Tunjangan Kinerja (Tukin) sebesar 25 persen selama 6 hingga 12 bulan.

Pelanggaran berat bisa berujung pada penurunan jabatan selama 12 bulan, pembebasan jabatan, atau bahkan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.

Untuk memastikan kelancaran Pilkada serentak 2024 dan tetap memberikan layanan publik yang optimal, Satgas akan terus melakukan monitoring, pembinaan, dan sosialisasi netralitas ASN/Non ASN dengan melibatkan Inspektorat Provinsi Bali, BKPSDM Provinsi Bali, Satpol PP, Kesbangpol, dan Biro Hukum.

Masih di hari yang sama, seusai melakukan sidak di Kabupaten Tabanan, Satgas Netralitas ASN Provinsi Bali juga melakukan kegiatan yang sama di UPTD PPRD Provinsi Bali Kabupaten Buleleng. (rls)

Pemprov Bali Bersama Bulog ‘Ngerombo’ Hadapi Tantangan Pangan

Pj Gubernur Bali menerima audiensi dari Pimpinan Wilayah BULOG Kanwil Bali, Muhammad Anwar, di Ruang Rapat Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (24/10/2024).
Pj Gubernur Bali menerima audiensi dari Pimpinan Wilayah BULOG Kanwil Bali, Muhammad Anwar, di Ruang Rapat Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (24/10/2024).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Pemenuhan kebutuhan pangan di Bali tidak bisa hanya menjadi tugas Pemerintah Provinsi ataupun kabupaten/kota semata.

Sebagai tujuan wisata dunia, kebutuhan pangan di Bali melebihi total jumlah penduduk yang mencapai 4,3 juta jiwa.

Total kunjungan turis domestik dan mancanegara ke Bali pada tahun 2024 diperkirakan mencapai hampir 24 juta orang. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bali dalam pemenuhan kebutuhan pangan.

Untuk itu, diperlukan sinergi serta kerja sama yang baik antara pemangku kepentingan terkait, termasuk BULOG, dalam upaya menjaga ketahanan pangan Bali.

Pj. Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya mengatakan, saat ini tantangan dalam menjaga ketahanan pangan di Bali juga disebabkan oleh kurangnya minat generasi muda Bali untuk menggeluti sektor pertanian.

Sebagian besar petani di Bali masuk dalam golongan usia lanjut dan mereka adalah petani garapan. Selain itu, nilai tukar petani di Bali juga sangat rendah dibandingkan dengan nilai tukar petani secara nasional.

Hal itu berdampak pada ongkos produksi yang lebih tinggi dari penghasilan petani. Kondisi itulah yang menjadi tantangan bagi Bali kedepannya dalam mewujudkan ketahanan pangan.

“Kita ngrombo menyelesaikan berbagai permasalahan pangan di Bali dari hulu ke hilir,” ujar Mahendra Jaya saat menerima audiensi dari Pimpinan Wilayah BULOG Kanwil Bali, Muhammad Anwar, di Ruang Rapat Gubernur Bali, Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (24/10/2024).

Ia berharap, BULOG dapat menyerap lebih banyak gabah dari para petani dan menyalurkan lebih banyak lagi CSR untuk membantu masyarakat yang masih hidup miskin.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah BULOG Kanwil Bali, Muhammad Anwar menyampaikan, Perum BULOG, dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, mendistribusikan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) yang bisa menjadi pilihan masyarakat, dan ketersediaannya terjaga sepanjang tahun.

“Kami juga memiliki program bantuan pangan yang pendistribusiannya bersinergi dengan perangkat daerah dan disalurkan langsung kepada masyarakat,” tuturnya.

Audiensi pada pagi hari tersebut turut dihadiri oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, I Wayan Serinah; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, I Wayan Sunada; Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, I Wayan Jarta; dan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa serta Perekonomian, I Ketut Adiarsa. (rls)

Lagi Trending di Media Sosial, Apa itu Jam Koma?

Mengenal istilah Jam Koma. (Foto: Istock)
Mengenal istilah Jam Koma. (Foto: Istock)

PANTAUBALI.COM – Istilah ‘jam koma’ tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama di platform TikTok dan X. Banyak yang menghubungkannya dengan momen ketika seseorang merasa sangat kelelahan secara mental hingga sulit berkonsentrasi.

Dalam kondisi ini, seseorang cenderung melamun, sulit berpikir jernih, tidak responsif saat berbicara, dan sering melakukan kesalahan kecil seperti typo. Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan ‘jam koma’?

Menurut Taufiq Pasiak, seorang ahli neuroscience sekaligus Dekan Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta, istilah ‘jam koma’ merujuk pada kondisi kelelahan otak atau yang lebih dikenal dengan istilah ‘brain fatigue’ atau ‘cognitive fatigue’. Secara sederhana, ini adalah keadaan di mana otak terlalu lelah akibat aktivitas berlebihan tanpa istirahat yang cukup.

“Otak, seperti organ lainnya, bisa mengalami kelelahan jika digunakan secara terus-menerus tanpa jeda,” jelas Taufiq. Kelelahan otak ini bisa mengakibatkan gangguan kognitif, di mana kemampuan otak untuk berfungsi optimal menurun drastis. Gejalanya beragam, mulai dari gangguan konsentrasi ringan hingga kesulitan dalam mengambil keputusan.

Kondisi ini sering kali ditandai dengan sulitnya seseorang untuk fokus dalam percakapan atau aktivitas tertentu. “Saat mengalami jam koma, seseorang mungkin terlihat melamun atau tidak merespons saat diajak berbicara,” tambah Taufiq.

Selain itu, jam koma juga dapat berdampak lebih jauh pada kesehatan, seperti mudah lelah, gangguan tidur, serta kesulitan dalam mengelola emosi. Dalam kasus yang lebih serius, kelelahan mental ini bahkan bisa memicu masalah kesehatan mental seperti stres berkepanjangan hingga depresi.

“Jam koma ini sebenarnya merupakan tanda bahwa otak butuh istirahat. Jika tidak diatasi, bisa berdampak serius pada kesehatan mental,” tutup Taufiq.

Memahami fenomena ini, kita diharapkan lebih bijak dalam mengatur waktu kerja dan istirahat demi menjaga kesehatan mental dan performa otak tetap optimal. (sm)

Desa Gubug Wakili Tabanan dalam Penilaian Desa Anti Korupsi Provinsi Bali

Tim penilai Desa Anti Korupsi Provinsi Bali nilai Desa Gubug, Tabanan Kamis (24/10/2024).
Tim penilai Desa Anti Korupsi Provinsi Bali nilai Desa Gubug, Tabanan Kamis (24/10/2024).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Desa Gubug, Kecamatan Tabanan, dinilai Tim Penilai Desa Anti Korupsi Provinsi Bali. Tim penilai dipimpin oleh I Gusti Agung Eka Putri Kusum Yoni dan dipusatkan di Ruang Rapat Kantor Desa setempat pada Kamis (24/10/2024).

PLT Asisten III Sekda Tabanam I Nyoman Gede Gunawan, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Desa Gubug sebagai salah satu desa yang dinilai dalam program Desa Anti Korupsi.

“Program Desa Anti Korupsi merupakan wujud komitmen kita bersama dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, bebas dari praktik-praktik korupsi. Saya berharap, Desa Gubug bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Tabanan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penilai, I Gusti Agung Eka Putri Kusuma Yoni menjelaskan, program Desa Anti Korupsi bertujuan untuk menciptakan desa yang mandiri, transparan, dan memiliki sistem tata kelola yang baik.

“Kami melihat bagaimana implementasi dari prinsip-prinsip anti korupsi di Desa Gubug, baik dari segi tata kelola pemerintahan maupun pelayanan publik. Penilaian ini bukan sekadar formalitas, tapi sebagai upaya untuk memperkuat integritas di tingkat desa,” ungkapnya.

Eka Putri menambahkan, ada lima komponen dengan beberapa indikator pada penilaian desa. Diantaranya penguatan tata laksana, penguatan pengawasan, penguatan kualitas pelayan publik, penguatan partisipasi masyarakat, dan penguatan kearifan lokal.

“Hasil dari penilaian ini akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas tata kelola serta mewujudkan pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel,” tegasnya.

Pada penilaian Desa Anti Korupsi ini, selain melakukan wawancara langsung dengan kepala desa dan perangkat desa, tim juga melakukan wawancara dengan masyarakat, serta  penilaian langsung ke lapangan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Inspektur Kabupaten Tabanan Gusti Ngurah Supanji, Sekdis Kominfo I Gusti Putu Winiantara, Sekdis DPMD  I Putu Yudha Suara, Perbekel Desa Gubug I Nyoman Mawan,  Ketua BPD, serta seluruh perangkat Desa Gubug. (ana)