- Advertisement -
Beranda blog Halaman 23

Pemkab Tabanan Luncurkan Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket di Lapangan Alit Saputra

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas ruang publik serta menyediakan fasilitas ramah anak melalui kegiatan Jumat Sehat yang dirangkaikan dengan Launching Kereta Anak dan Tribun Lapangan Basket.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan, Jumat (16/1/2026) dan disambut antusias oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda yang turut memanfaatkan fasilitas baru tersebut.

Kegiatan yang diawali dengan senam zumba ini dihadiri langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. bersama Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga beserta istri Ny. Budiasih Dirga, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan beserta jajaran, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah terkait, serta para guru dan siswa dari sejumlah TK di Kabupaten Tabanan.

Usai senam bersama, kegiatan dilanjutkan dengan Launching Kereta Anak, yang ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, didampingi Bunda PAUD Kabupaten Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya dan jajaran.

Terdapat dua unit kereta anak dengan panjang lintasan sekitar 300 meter, yang diharapkan menjadi wahana hiburan edukatif bagi anak-anak, sekaligus sarana rekreasi keluarga di kawasan Lapangan Alit Saputra. Kehadiran fasilitas ini sangat sejalan dengan membangun Tabanan yang Aman, Unggul, dan Madani.

Selaku Bupati, Sanjaya memberikan apresiasi atas terwujudnya fasilitas tersebut, yang dinilainya mampu mendukung tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau sebagai pusat aktivitas dan rekreasi masyarakat.

“Keberadaan kereta anak ini merupakan wujud perhatian kita terhadap tumbuh kembang anak-anak di Tabanan. Saya berharap fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah akan terus berupaya menghadirkan fasilitas publik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga bermanfaat, fungsional, serta berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat fungsi ruang publik sebagai pusat aktivitas sosial, olahraga, dan rekreasi.

“Ruang publik seperti ini harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak,” imbuh Sanjaya.

Sementara itu, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Bunda PAUD Kabupaten Tabanan juga menyampaikan apresiasi serta harapannya agar kehadiran fasilitas tersebut mampu meningkatkan minat para ibu untuk mengajak anak-anak beraktivitas di luar rumah, sehingga dapat menunjang tumbuh kembang anak secara sehat dan optimal.

“Bersama kita membuka dan kita operasikan kereta anak ini, semoga dengan bertambahnya fasilitas kereta ini, bisa membuat ibu-ibu bersemangat membawa anak-anaknya dan anak-anak juga lebih senang berada di sini,” pungkasnya.

Ia menambahkan, keberadaan fasilitas bermain yang aman dan nyaman sangat penting dalam mendukung perkembangan anak usia dini, baik dari aspek motorik, sosial, maupun emosional. Ia juga mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang lebih ramah anak di Kabupaten Tabanan.

Diharapkan juga fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan menjadi inspirasi bagi pengembangan ruang publik lainnya.

Selain itu, Bupati Sanjaya beserta jajaran juga meresmikan Tribun Lapangan Basket, yang ditandai dengan pengguntingan pita. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyaksikan langsung Pertandingan Basket 3 on 3 yang berlangsung penuh semangat.

Sorak sorai penonton dan dukungan dari keluarga dan para undangan yang hadir menambah semarak suasana, sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan bakat dan prestasinya di bidang olahraga. (rls)

Dinyatakan Idap Skizofrenia, Pria yang Lempari Warga di Kuta Tak Diproses Hukum

Pelaku Perusakan Rumah dan Lempari Warga di Kuta Tak Bisa Diproses Hukum Usai Dinyatakan ODGJ Skizofrenia.
Pelaku Perusakan Rumah dan Lempari Warga di Kuta Tak Bisa Diproses Hukum Usai Dinyatakan ODGJ Skizofrenia.

PANTAUBALI.COM– Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta memastikan pelaku perusakan rumah dan penyerangan warga di wilayah Kuta, Badung, berinisial S Ole, tidak dapat diproses melalui jalur hukum pidana. Keputusan tersebut diambil setelah pelaku dinyatakan sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat jenis skizofrenia paranoid berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan psikiatri.

Kapolsek Kuta, Kompol Agus Riwayanto Diputra, menjelaskan bahwa sejak awal penanganan, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan saksi, pengumpulan alat bukti, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Satpol PP, Kecamatan Kuta, dan tim dokter kejiwaan RSUP Prof Dr I G N G Ngoerah Denpasar.

“Setelah pelaku diamankan, kami langsung membawanya ke RS Ngoerah untuk mendapatkan perawatan medis agar kondisinya stabil. Kami juga berkoordinasi dengan dokter kejiwaan untuk memastikan kondisi mental yang bersangkutan,” ujar Kompol Agus saat konferensi pers di Mapolsek Kuta, Jumat (16/1/2026).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku terbukti menderita gangguan kejiwaan berat yang telah berlangsung cukup lama. Oleh karena itu, penanganan kasus tidak dilakukan melalui pendekatan hukum pidana semata, melainkan mengedepankan pendekatan kemanusiaan, sosial, dan medis.

“Penanganan selanjutnya akan diserahkan kepada Satpol PP, yang kemudian berkoordinasi dengan Dinas Sosial serta instansi terkait lainnya,” jelasnya.

Kompol Agus mengungkapkan, pelaku diketahui telah berkeluarga dan memiliki enam orang anak. Gangguan kejiwaan tersebut diduga telah dialami selama bertahun-tahun. Bahkan di daerah asalnya, pelaku disebut beberapa kali pernah mengamuk dan nyaris membakar rumahnya sendiri. Meski demikian, pelaku diketahui masih bisa melakukan perjalanan hingga ke Bali seorang diri.

Polsek Kuta, lanjut Kompol Agus, tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, mengingat Kuta merupakan kawasan pariwisata internasional. Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan kejadian serupa di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, Dokter Kejiwaan RSUP Prof Dr I G N G Ngoerah Denpasar, dr. Lely Setyawati Kurniawan, menjelaskan bahwa pelaku pertama kali dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) untuk mendapatkan penanganan luka fisik.

“Awalnya kami fokus pada pemeriksaan trauma, mata, dan anestesi. Setelah kondisi fisiknya stabil, barulah dilakukan pemeriksaan psikiatri secara menyeluruh,” ungkap dr. Lely.

Hasil pemeriksaan menunjukkan pelaku mengalami gangguan jiwa berat yang diperparah karena tidak pernah menjalani pengobatan secara rutin dan berkelanjutan. Kondisi tersebut menyebabkan pelaku mengalami halusinasi berat dan mendengar bisikan yang mendorongnya untuk melakukan tindakan agresif.

“Pelaku merasa seolah-olah dikejar oleh sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi inilah yang memicu kemarahan serta perilaku kekerasan,” terangnya.

Diketahui, pelaku datang ke Bali dengan tujuan mencari istrinya yang bekerja di Pulau Dewata. Namun setibanya di Bali, pelaku sudah dalam kondisi kehilangan orientasi, tidak membawa alat komunikasi, tidak mengetahui alamat tujuan, serta mengalami ketakutan ekstrem.

“Dalam kondisi tersebut, pelaku memanjat pelinggih dan atap rumah warga, lalu melempar benda-benda seolah-olah untuk melawan sosok yang dibayangkannya,” tambah dr. Lely. Selain gangguan kejiwaan, pelaku juga mengalami cedera otak, gegar otak, serta retakan pada bagian kepala.

Tim medis memberikan penanganan secara bertahap, dimulai dari perawatan luka fisik, kemudian dilanjutkan dengan perawatan intensif di ruang kejiwaan dengan pengawasan ketat selama 24 jam. Berdasarkan observasi lanjutan, pelaku didiagnosis menderita skizofrenia paranoid kronis yang telah berlangsung lebih dari satu tahun.

Pelaku kini mendapatkan pengobatan dosis penuh, termasuk obat long acting yang bekerja dalam tubuh selama dua hingga empat minggu. “Pengobatan ini harus dijalani secara terus-menerus. Jika terhenti, kondisi kejiwaannya berpotensi kambuh,” tegas dr. Lely.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa perusakan rumah dan penyerangan warga terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 12.00 Wita di Jalan Majapahit Nomor 28, Kuta, serta sekitar pukul 15.00 Wita di kawasan pinggir Sungai Tukad Mati, belakang Pura Warulot, Jalan Majapahit, Kuta.

Pelaku merusak rumah milik Gusman Saputra dengan menghancurkan empat unit outdoor AC, tandon air, mesin pompa air, serta sekitar 150 genteng, sebagian di antaranya dilempar ke arah warga. Pelaku juga menyerang Kadek Sriasa dengan memukul bagian belakang kepala menggunakan kayu usuk saat korban berupaya membantu mengamankan pelaku.

Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta, sementara korban mengalami luka robek di kepala bagian belakang. Pelaku diamankan pada hari yang sama sekitar pukul 18.00 Wita dan hingga kini masih menjalani perawatan di RSUP Prof Dr I G N G Ngoerah Denpasar.

Terkait proses hukum, Polsek Kuta menegaskan akan mengedepankan prinsip kemanusiaan. Mengacu pada Pasal 39 KUHP, seseorang yang melakukan tindak pidana dalam kondisi disabilitas mental berat tidak dapat dijatuhi pidana, namun dapat dikenai tindakan rehabilitatif.

“Penyidik tetap akan melakukan gelar perkara untuk memberikan kepastian hukum. Selanjutnya, pelaku akan diserahkan kepada Satpol PP untuk ditangani sesuai kewenangan bersama instansi terkait,” pungkas Kompol Agus. ran

Ungguli London, Bali Dinobatkan Sebagai Destinasi Terbaik Dunia 2026 Versi TripAdvisor

Desa Wisata Penglipuran di Bali. (Foto: Dok Kemenpar)
Desa Wisata Penglipuran di Bali. (Foto: Dok Kemenpar)

PANTAUBALI.COM – Pulau Bali kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah pariwisata internasional. Destinasi wisata unggulan Indonesia ini dinobatkan sebagai Destinasi Terbaik Dunia 2026 dalam ajang The Travelers’ Choice Awards Best of the Best Destination List 2026 versi TripAdvisor.

Penghargaan tersebut menempatkan Bali di peringkat pertama, sekaligus menjadi posisi tertinggi yang pernah diraih Bali sepanjang sejarah penilaian TripAdvisor. Sebelumnya, Bali secara konsisten masuk dalam jajaran 10 besar destinasi terbaik dunia, namun belum pernah menduduki posisi puncak.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan penilaian positif wisatawan global terhadap Bali. Menurutnya, capaian ini menunjukkan bahwa Bali masih menjadi magnet utama pariwisata dunia.

“Terima kasih atas ulasan dan rating yang diberikan kepada Bali melalui TripAdvisor. Terpilihnya Bali sebagai destinasi wisata terbaik dunia versi TripAdvisor menunjukkan bahwa Bali tetap menjadi daya tarik utama pariwisata global,” ujar Widiyanti dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/1/2026).

Penghargaan ini disusun berdasarkan ulasan serta penilaian jutaan wisatawan dunia sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Bali berhasil mengungguli sejumlah destinasi ikonik dunia seperti London, Dubai, Hanoi, Paris, dan Roma.

Selain meraih predikat Destinasi Terbaik Dunia, Bali juga memborong sejumlah penghargaan bergengsi lainnya, di antaranya peringkat pertama Destinasi Bulan Madu Terbaik, Top 10 Destinasi Budaya Terbaik, Top 10 Destinasi Wisata Solo Terbaik, serta Top 20 Kota Paling Tren di Dunia.

Pemerintah berharap pencapaian ini dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas layanan pariwisata serta memperkuat penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan, tidak hanya di Bali tetapi juga di seluruh Indonesia.

“Ke depan, kami ingin memastikan Bali terus tumbuh sebagai destinasi pariwisata berkualitas yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan menginspirasi dunia,” kata Widiyanti.

Bali selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan berkat perpaduan keindahan alam, kekayaan budaya, seni, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang masih terjaga. Harmoni antara alam dan budaya inilah yang menjadikan Bali sebagai tujuan wisata yang selalu dirindukan oleh wisatawan dari berbagai penjuru dunia. RAN

CV Tanteri Desa Pejaten Raih Juara Lomba Desa Ekspor 2025,

I Putu Oka Mahenda Owner Tanteri Keramik.
I Putu Oka Mahenda Owner Tanteri Keramik.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Tabanan. CV Tanteri yang berlokasi di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, berhasil meraih Juara II Lomba Desa Ekspor Tahun 2025.

Penghargaan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Nomor 74 Tahun 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi RI dalam kegiatan Hari Desa Nasional yang dilangsungkan di Boyolali, Kamis (15/1/2026).

Capaian ini menjadi bukti komitmen dan keberhasilan pelaku usaha desa di Tabanan dalam mengembangkan potensi ekonomi lokal hingga mampu bersaing di tingkat nasional, khususnya dalam mendorong desa sebagai pusat kegiatan ekspor.

Kompetisi bergengsi ini diikuti oleh perwakilan dari 37 provinsi di seluruh Indonesia sebagai bentuk apresiasi terhadap desa dan pelaku usaha yang berhasil mengembangkan produk unggulan hingga menembus pasar global.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dalam Negeri RI juga memberika penghargaan kepada Desa Kukuh, Marga, Tabanan sebagai Desa Berprestasi Binaan Kementerian/Lembaga.

Sontak keberhasilan CV Tanteri dan Desa Kukuh menjadi bukti nyata bahwa potensi desa, khususnya Desa mampu bersaing di tingkat nasional.

Hal ini sekaligus menegaskan, pentingnya sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat desa dalam mendorong pembangunan ekonomi dan peningkatan daya saing desa secara berkelanjutan.

Prestasi ini tentunya, tidak hanya mengharumkan nama Desa Pejaten dan Desa Kukuh, tetapi juga membawa kebanggaan bagi Kabupaten Tabanan secara keseluruhan.

Pemerintah Kabupaten Tabanan berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lain dan para pelaku usaha untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jaringan pemasaran demi mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi yang diraih CV Tanteri dan Desa Kukuh.

Menurutnya, capaian ini menunjukkan besarnya potensi industri kreatif dan Desa di Kabupaten Tabanan dalam mengembangkan produk unggulan berbasis kearifan lokal yang mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

“Keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi desa dan pelaku usaha lainnya di Tabanan untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas jejaring pemasaran demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.

Ia menegaskan komitmen Dekranasda Kabupaten Tabanan untuk terus memberikan dukungan berkelanjutan kepada para pelaku usaha melalui pembinaan kualitas, inovasi produk, serta fasilitasi promosi dan pemasaran hingga ke tingkat internasional.

Pihaknya juga menegaskan, Dekranasda akan terus hadir sebagai mitra strategis bagi para perajin dan UMKM lokal, tidak hanya dalam penguatan kapasitas produksi, tetapi juga dalam membangun daya saing dan identitas produk berbasis kearifan lokal.

“Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan produk unggulan Tabanan mampu menembus pasar yang lebih luas serta memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkas Bunda Rai. (ana) 

Jalur Antosari–Pupuan Sempat Tertutup Longsor, Kini Kembali Normal

Penanganan tanah longsor di jalur Antosari-Seririt di Desa Sanda yang sempat tertutup tanah longsor.
Penanganan tanah longsor di jalur Antosari-Seririt di Desa Sanda yang sempat tertutup tanah longsor.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Pupuan menyebabkan terjadinya longsor dan pohon tumbang di sejumlah titik, Kamis (15/1/2026) sore.

Peristiwa tersebut sempat menutup badan Jalan Provinsi Antosari–Pupuan, sehingga jalur utama penghubung Tabanan–Buleleng tidak dapat dilalui kendaraan.

Bersama tim gabungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan bergerak cepat melakukan penanganan. Longsor berhasil diatasi dalam beberapa jam hingga arus lalu lintas kembali normal.

Camat Pupuan, I Gusti Kade Dwipayana, mengatakan terdapat tiga titik terdampak longsor, masing-masing dua titik di Desa Sanda dan satu titik di Desa Batungsel. Material longsor berupa tanah serta pohon tumbang menutup badan jalan provinsi di wilayah tersebut.

“Akibat hujan deras, terjadi longsor dan pohon tumbang di beberapa titik yang menutupi badan jalan provinsi, sehingga jalur Antosari–Pupuan sempat tidak bisa dilalui,” ujar Dwipayana saat dikonfirmasi Jumat (16/1/2026).

Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Tabanan yang dipimpin langsung Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD, bersama Satker PU Provinsi, TNI–Polri, Camat Pupuan beserta staf, Perbekel Desa Batungsel, Perbekel Desa Sanda, serta masyarakat setempat, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pembersihan material longsor.

Dwipayana menjelaskan, penanganan di Desa Batungsel dapat diselesaikan lebih awal. Sementara di Desa Sanda, pembersihan dilakukan di beberapa titik, di antaranya di dekat setra dengan menggunakan semprotan air serta di wilayah Padanglikid dengan bantuan alat berat loader.

“Saya menerima laporan pertama sekitar pukul 17.59 WITA. Saat ini seluruh proses pembersihan di Desa Batungsel dan Desa Sanda sudah selesai,” jelasnya.

Dengan rampungnya penanganan tersebut, jalur Antosari–Pupuan yang menghubungkan Kabupaten Tabanan dengan Seririt, Kabupaten Buleleng, kembali dapat dilalui kendaraan sejak pukul 23.00 WITA.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Pupuan masih cukup tinggi,” pungkasnya. (ana)

Bupati Badung Terima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025

Bupati Wayan Adi Arnawa menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kemendagri saat Puncak Peringatan Hardesnas Tahun 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1).
Bupati Wayan Adi Arnawa menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kemendagri saat Puncak Peringatan Hardesnas Tahun 2026 di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (15/1).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, menerima Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan pada acara Puncak Peringatan Hari Desa Nasional (Hardesnas) Tahun 2026, yang diselenggarakan di Lapangan Desa Butuh, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (15/1).

 

Penghargaan Upakarya Wanua Nugraha diberikan kepada Kepala Daerah yang dinilai berhasil melaksanakan pembinaan dan pengembangan Desa dan Kelurahan secara optimal. Penilaian ini merupakan bagian dari Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan serta Pemdes dan Kelurahan Award Tingkat Nasional Tahun 2025, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015.

 

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto dalam sambutannya menyampaikan, Pemerintah Indonesia berkomitmen dalam membangun Indonesia dari Desa. Ia menekankan bahwa Desa merupakan fondasi utama pembangunan nasional karena menjadi akar kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.

 

“Membangun Desa sama artinya membangun Indonesia, jika Desa tertinggal, maka Indonesia juga akan tertinggal. Salah satu program strategis Kementerian Desa yaitu Desa Ekspor, yang membuka akses langsung desa ke Pasar Global, contohnya Desa Kertasana, Pandeglang, yang mengekspor kopi dan ikan ke Prancis, Inggris, dan Kanada. Selain itu, Desa Ngoran di Blitar mampu mengekspor alat musik Gendang Djembe ke Tiongkok melalui BUMDes dengan pendapatan mencapai Rp 18 miliar per tahun. Ini bukti bahwa Desa mampu menjadi motor ekonomi nasional jika diberi ruang dan dukungan,” jelasnya.

 

Seusai menerima penghargaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan bahwa, penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama antara Pemerintah Kabupaten Badung, Pemerintah Desa dan Kelurahan, serta dukungan dan partisipasi aktif masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus memperkuat peran Desa dan Kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan publik.

 

“Terima kasih untuk semua pemerintah dan masyarakat desa yang telah berperan aktif dalam membangun kabupaten Badung, terkhusus untuk Desa Darmasaba yang berhasil meraih Juara I pada Lomba Desa Tingkat Nasional Regional II dan bisa dijadikan contoh dalam peningkatan tata kelola pemerintahan desa. Penghargaan ini juga menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Badung untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan Desa dan Kelurahan, guna mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” ujarnya

 

Pada kesempatan ini Bupati Badung didampingi oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Badung Komang Budhi Argawa, Perbekel Desa Gulingan Ketut Winarya, Perbekel Desa Darmasaba IB. Surya Prabawa Manuaba, dan Perbekel Desa Tibubeneng I Made Kamajaya. (rls)

Perumda TAB Optimalkan Pelayanan di Tengah Cuaca Ekstrem

Tim teknis Perumda TAB lakukan perawatan IPA pembersihan intake.
Tim teknis Perumda TAB lakukan perawatan IPA pembersihan intake.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Di tengah kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah Bali belakangan ini, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan menegaskan komitmennya untuk tetap mengoptimalkan pelayanan air bersih kepada seluruh pelanggan.

Plt. Kepala Bagian Langganan Perumda TAB, I Made Pande Surdika, mengatakan cuaca ekstrem yang ditandai dengan curah hujan tinggi, angin kencang, serta potensi bencana alam seperti tanah longsor dan banjir, berpotensi mengganggu infrastruktur perpipaan dan distribusi air bersih.

“Cuaca ekstrem tentu memiliki dampak terhadap jaringan dan distribusi air. Namun, kami tetap berupaya maksimal agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, Perumda TAB telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif serta respons cepat untuk meminimalkan gangguan pelayanan. Petugas di lapangan disiagakan guna menangani potensi kerusakan jaringan akibat bencana alam atau faktor cuaca lainnya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat dan pelanggan agar berperan aktif dengan segera melaporkan apabila menemukan kerusakan jaringan perpipaan milik Perumda TAB.

“Kami mengharapkan partisipasi masyarakat. Informasi dari pelanggan sangat membantu percepatan penanganan gangguan sehingga pelayanan bisa segera dipulihkan,” katanya.

Tidak hanya fokus pada penanganan gangguan, Perumda TAB juga terus melakukan penyempurnaan dan pengembangan jaringan perpipaan. Upaya tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperluas cakupan pelayanan air bersih, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Tabanan yang hingga kini belum terlayani.

“Pengembangan jaringan tetap kami lakukan secara bertahap untuk menjangkau wilayah-wilayah yang belum terlayani air bersih,” tambahnya.

Menurut Pande Surdika, seluruh upaya yang dilakukan Perumda TAB sejalan dengan visi dan misi pembangunan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul, dan Madani, dengan orientasi pada pelayanan publik yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, Perumda TAB optimistis dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan air bersih meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem dan kondisi alam yang tidak menentu.

Sebagai bentuk keterbukaan informasi, Perumda TAB juga mengimbau pelanggan yang mengalami gangguan layanan atau menemukan permasalahan jaringan, seperti kebocoran pipa di jalan, agar segera menghubungi call center resmi Perumda TAB di nomor 0878-1614-3624 atau melalui akun Instagram @perumda_tirtaamerthabuana.

“Kami tidak hanya menerima keluhan, tetapi juga sangat terbuka terhadap saran dan masukan demi peningkatan pelayanan ke depan,” pungkasnya. (ana)

Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Lampu Merah Bypass Ir. Soekarno Tabanan

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Bypass Ir. Soekarno, tepatnya di sebelah barat Bank BRI Grokgak, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan, Rabu (14/1/2026) sore.

Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah menabrak bagian belakang sebuah truk yang tengah berhenti di lampu lalu lintas.

Korban diketahui bernama I Made Mahesa Pradana P (19), pengendara sepeda motor Yamaha NMax bernomor polisi DK 6621 OY.

Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka parah di bagian wajah serta robek pada perut sebelah kanan, dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Tabanan Iptu I Gusti Made Berata menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.50 Wita. Pada saat kejadian, truk Hino bernomor polisi DK 8490 DQ yang dikemudikan Baromi (68) berhenti karena lampu lalu lintas menunjukkan warna merah.

“Dari arah belakang datang sepeda motor korban dengan kecepatan cukup tinggi dan langsung menabrak bagian belakang truk,” jelasnya.

Akibat benturan keras tersebut, korban langsung terjatuh dan mengalami luka fatal. Korban kemudian dievakuasi ke RS Singasana, Nyitdah, Kediri, Kabupaten Tabanan, menggunakan ambulans. Sementara itu, pengemudi truk dilaporkan dalam kondisi selamat.

Dari hasil pemeriksaan awal, sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan, dengan estimasi kerugian material sekitar Rp2,5 juta. Sementara truk tidak mengalami kerusakan berarti.

Kasus kecelakaan lalu lintas ini selanjutnya ditangani oleh unit terkait di Polres Tabanan untuk penyelidikan lebih lanjut. (ana)

Bupati dan Wakil Bupati Badung Sambut Kapolres Badung Tegaskan Komitmen Keamanan Daerah Pariwisata

Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta menerima Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Rabu (14/1)
Bupati Wayan Adi Arnawa didampingi Wabup Bagus Alit Sucipta menerima Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Rabu (14/1)

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menerima Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) dilingkungan Polres Badung terkait dengan silaturahmi dan sinergitas antara Polres Badung dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung. Pertemuan berlangsung di Ruang Tamu Bupati, Puspem Badung, Rabu (14/1) dan dihadiri Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti beserta para Wakil Ketua DPRD dan Sekda Badung IB Surya Suamba.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa semangat kolaborasi dan sinergitas antara Pemkab Badung dan PJU Polres Badung harus tetap dijaga untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat di Kabupaten Badung. Dirinya juga mengatakan bahwa sebagai daerah destinasi Pariwisata, menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan di Wilayah Kabupaten Badung menjadi hal penting untuk dilakukan bersama.

 

“Saya mengharapkan komunikasi antara Pemkab Badung dan Polres Badung, tentu juga Forkompinda Kabupaten Badung bisa berjalan dengan baik dalam rangka memberi pelayanan terbaik untuk masyarakat dan wisatawan yang berkunjung di Kabupaten Badung, karena sebagai daerah destinasi pariwisata internasional, tentunya kenyamanan, keamanan dan ketertiban menjadi hal penting untuk dijaga,” ucapnya.

Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba pada kesempatan ini juga menyampaikan sebagai Kapolres Badung yang baru tentunya silaturahmi ini perlu dilakukan untuk meningkatkan lagi kolaborasi dan sinergitas antara Pemkab Badung dan Forkopimda Kabupaten Badung. Disampaikan lebih lanjut bahwa Polres Badung sangat mengapresiasi program-program dari Kabupaten Badung terutama dalam pengembangan infrastruktur di Kabupaten Badung.

“Kami hadir lengkap bersama Pejabat Utama di lingkungan Polres Badung dan kami siap mendukung program-program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Semangat kolaborasi dan sinergitas yang sudah terjalin kami harapkan bisa ditingkatkan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat,” ujarnya. (rls)

Pantai Kuta Compang-Camping Akibat Abrasi, Pemkab Badung Lakukan Penataan

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa tinjau kawasan Pantai Kuta yang rusak akibat abrasi.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa tinjau kawasan Pantai Kuta yang rusak akibat abrasi.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung akan memperbaiki Pantai Kuta yang compang camping akibat abrasi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Badung, langkah penataan pasir mulai dilakukan sejak Selasa (13/1/2026) lalu. Apalagi Kuta, dinilai memiliki potensi luar biasa sebagai destinasi wisata dunia.

Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, penataan dilakukan untuk menjaga lebar pantai, mencegah abrasi, serta mempertahankan daya dukung kawasan pariwisata Kuta. Agar tetap aman, nyaman, dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun wisatawan.

“Kalau kita bicara Kuta, salah satu yang paling menonjol adalah surfing. Ombaknya yang indah dan 5 besar terbaik dunia menjadikan daerah ini terkenal di kalangan wisatawan internasional,” ujarnya, Rabu (14/1/2025).

Ia ingin mengembalikan kejayaan Kuta, menjaga orisinalitas serta kenyamanan wisatawan, sekaligus memastikan manfaat ekonomi dirasakan oleh masyarakat lokal.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas PUPR Badung Anak Agung Rama Putra menuturkan bahwa sesuai komitmen Bupati Badung itu, sejak 13 Januari 2026, pihaknya telah melakukan kegiatan penataan pasir di Pantai Kuta.

Selain mengisi kembali area yang terabrasi, pihaknya juga melakukan perapian jalur pejalan kaki atau pedestrian yang terdampak pergerakan pasir dan gelombang.

“Iya, kami melakukan pemeliharaan pasir. Jadi yang terabrasi kami kondisikan. Ini sudah kami lakukan sejak hari Selasa. Kami juga sekaligus melakukan perapian walkway. Nanti yang masih berserakan, kami rapikan,” sebutnya dikonfirmasi via ponsel.

Saat ini, sambung Aagung Rama, pekerjaan masih difokuskan pada area depan Hard Rock Kuta ke selatan, dan depan Beachwalk. Penanganan dilakukan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan akibat abrasi, dengan total panjang area terdampak sekitar 100 meter.

Pasir yang digunakan, sambung dia, adalah pasir eksisting di kawasan Pantai Kuta. Untuk melakukan pekerjaan tersebut, katanya ada satu unit bulldozer dan excavator yang dikerahkan. ”

Bisa dikatakan, ini adalah pemeliharaan rutin pasir, setelah terkikis abrasi,” ucapnya sembari berharap agar melalui pemeliharaan itu, Pantai Kuta dapat tetap menjadi destinasi yang nyaman untuk dikunjungi.

“Sebagaimana komitmen pimpinan, pemeliharaan ini kami harap bisa memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung, baik luar negeri dan dalam negeri,” pungkasnya. (rls)