PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja Pelaksana Prasarana Strategis Bali, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, menggelar program Bersih Sehat Bersama Siswa dan Guru di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Sentra Mahatmiya Tabanan pada Jumat (8/8/2025).
Program ini bertujuan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada siswa SRMP 17 Tabanan. Dalam kegiatan tersebut, siswa diajarkan cara mencuci tangan yang baik dan benar serta melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.
Edukasi ini sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap program Gerakan Bali Bersih Sampah yang tengah digencarkan oleh Pemerintah Provinsi Bali.
Sebanyak 75 siswa yang sedang menempuh pendidikan di SRMP 17 Tabanan tampak antusias mengikuti kegiatan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pelaksana Prasarana Strategis Bali Direktorat Jendral Pelaksana Kementerian PU, Fitriyanti, menjelaskan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa akan pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.
“Harapan kami, dengan kegiatan ini, lingkungan gedung sekolah yang telah dibangun oleh pemerintah dapat tetap terjaga kebersihannya,” ujar Fitriyanti.
Tak hanya teori, siswa juga diajak langsung mempraktikkan pengolahan sampah, sehingga pesan penting tentang tanggung jawab pribadi dalam menjaga lingkungan dapat tertanam lebih kuat.
Sementara itu, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang turut hadir memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menyampaikan bahwa edukasi semacam ini sejalan dengan pesan Gubernur Bali, yang menekankan pentingnya setiap individu bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya.
“Siapa pun yang menghasilkan sampah, maka dia juga yang harus mengatasi sampahnya. Ini sudah dilakukan secara getol di Tabanan dan Bali dalam upaya mengatasi masalah sampah,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi pemantik perubahan perilaku di lingkungan sekolah maupun di rumah, sekaligus membangun karakter generasi muda yang memiliki kesadaran lingkungan sejak dini. (ana)



































