- Advertisement -
Beranda blog Halaman 1098

Polisi Segera Lakukan Proses Pra Rekontruksi “Kasus Tewasnya Siswi Smp”

Pantaubali.com-Tabanan- Sampai saat ini Polisi terus melakukan pengembangan kasus tewasnya siswi SMPN 2 Selemadeg, yang ber inisial LGDS setelah melakukan hubungan intim dengan pacarnya AW pada Minggu (21/1/2018) di sebuah tempat kost di Jalan Debes Banjar Taman Sari, Tabanan

Wakapolres Tabanan Kompol Wimboko menerangkan,sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari Rs sanglah Denpasar,untuk mengetahui penyebab tewasnya korban.“Kami tidak mau ber asumsi,intinya kami menunggu hasil otopsi untuk mengetahui jelas penyebab kematian siswi tersebut,”jelas wakpolres.

Meski pihak Polres Tabanan belum menerima hasil otopsi dari Pihak Dokter RS Sanglah Denpasar,namun Pihaknya sudah masuk ke langkah penetapan status pelaku menjadi Tersangka,dan akan segera melakukan proses pra rekontruksi untuk membuktikan keterangan dari saksi-saksi dan tersangka,selama proses penyidikan.

Saat ini tersangka masih ditahan di Polres Tabanan dan masih disangkakan pasal pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76D Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara minimal tiga tahun maksimal 15 tahun.

 

Resedivis Asal Bonyoh Ditangkap Bersama Pacar

Pantaubali.com-Bangli- Jajaran Opsnal Polres Bangli dan Polsek Kintamani, berhasil  menciduk  pelaku pencurian dengan kekerasan ditempat kos wanita idaman lainya  di Denpasar.

Ketut Krama (33) asal Desa Bonyoh seorang resedivis yang telah melakukan aksi pencurian akhirnya ditangkap Polisi, Dari hasil intograsi yang dilakukan petugas terhadap pelaku didapatkan barang bukti 1 buah cincin emas jinar dg berat 10 gram, 1 buah cincin emas balok berat 7  gram.1 pasang giwang emas berat 4 gram. 1 buah kalung emas berat 12 gram milik : Ni Nengah Punduh, (60) ,  alamat Desa Bonyoh Kecamatan Kintamani – Bangli

Menurut Kapolsek Kintamani Kompol I Putu Gunawan didampingi Kanit Reskrim Polsek Kintamani AKP I Dewa Gede Oka,SH Selasa(23/01/2018) saat dikonfirmasi langsung di Mapolsek Kintamani membenarkan  penangkapan kasus pencurian  “ Pelaku  sudah kita amankan dan kini sedang dimintai keterangan oleh petugas bersama pacarnya dan ternyata pelaku seorang residipis kasus pencurian uang kepeng di Desanya dan kasus KDRT”jelasnya.

Lebih lanjut disampaikan kronologis kejadian, Senin, (22/01/2018) sekitar pukul 16.00 wita korban meninggalkan rumahnya untuk pergi mandi di belakang pekarangan rumah. Sekira pukul 16.30 korban kembali dari mandi dan setibanya di halaman rumah korban kaget melihat pelaku keluar dari dalam rumah korban.  Korban bertanya : “Kenapa masuk kerumah ?”  pelaku tidak menjawab dan lari dari TKP.  Korban masuk kamar dan mendapati kamar berantakan,Setelah di cek ke kamar ternyata beberapa perhiasan korban hilang,Tidak beberapa lama pelaku kembali ke TKP dengan membawa sebatang kayu dan memukul korban,Kemudian mencekik leher korban sehingga korban menjerit didengar oleh Ni Nyoman Yoni(25) tiada lain tetangga korban sepontas langsung mendekati rumah korban. Pelaku panik lalu melarikan diri. Kemudian korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kintamani”ungkapnya.

Lanut disampaikan Kronologis penangkapan setelah melakukan olah TKP langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku yang ciri-cirinya sudah dikethui berdasarkan informasi dari masyarakat, diduga berada di Gianyar atau di Denpasar. Gabungan  personil Polsek Kintamani dan Sat Reskrim Polres Bangli yang di backup oleh Sat Reskrim Polresta Denpasar  memperoleh informasi bahwa pelaku berada di kosan pacarnya yang bernama Faiseh (28) asal Jember yang bekerja di Pantipijat,dengan informasi tersebut tim melakukan penggerebekan dan penggeledahan ke sebuah kosan di Jalan Pidada II nomor 3A Denpasar Barat. untuk menglabui petugas pelaku bersembunyi di dalam kamar kos di rumah kontrakan milik wanita simpananya tersebut dengan mengunci kamar dari luar,agar seolah-olah kamar tersebut sedang kosong.

Melihat Rumah kosan terlihat kosong,Polisi tetap memantau hingga pagi,dan akhirnya pacar pelaku keluar dari kamar,dan saat itulah Polisi langsung menanyakan apakah ada pelaku disini,ternyata dibilang ada dan kemudian pelaku yang ber status resedivis ini berhasil ditangkap saat bersembunyi diatas plafon kos “jelasnya.

Selanjutnya “pelaku bersama wanita idaman lainya tersebut langsung dibawa ke Mako Polsek Kintamani untuk proses penyidikan,tegasnya

 

Melanggar Disiplin “Seorang Polisi Di Hukum Push Up”

Pantaubali.com-Badung-Seksi Propam Polres Badung kembali menggelar Penegakkan Ketertiban dan Kedisiplinan Anggota Kepolisian di Polres Badung,Selasa (23/01)  usai pelaksanaan apel pagi.

Dalam  pelaksanaannya, Seluruh personil Polres badung dilakukan pemeriksaan baik sikap tampang maupun kelengkapan Surat Nyata Diri. Tak hanya itu, Surat Surat kelengkapan mengemudi pun turut diperiksa seperti SIM dan STNK kendaraan.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Seksi Propam guna menegakkan Disiplin anggota Kepolisian serta meminimalisir adanya pelanggaran pelanggaran yang melibatkan Anggota Polri khusunya Polres badung serta sesuai dengan instruksi Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananata,S.I.K dimana pucuk pimpinan di Polres Badung ini memerintahkan jajarannya untuk selalu berpenampilan rapi terutama pada rambut dan penampilan Performance.

Kasi Propam Polres Badung IPTU Made Murdawan yang langsung menerjunkan seluruh anak buahnya memeriksa satu persatu penampilan dan kelengkapan administrasi personil Polres Badung.

Dari pemeriksaan tersebut, satu personil ditemukan rambut masih belum rapi serta langsung diberikan tindakan berupa push up dan segera mungkin untuk merapikan penampilannya itu.

“ kami secara berkala melakukan pemeriksaan kedisiplinan dan sikap tampang anggota Polri khusunya Polres Badung sehingga Kedisiplinan tetap terjaga dan meminimalisir pelanggaran pelanggaran yang melibatkan anggota Kepolisian “ Pungkas IPTU Murdawan

 

Dikepung Banjir “Ratusan Warga Denpasar-Badung Di Evakuasi”

Pantaubali.com-Denpasar-Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Bali sejak 2 hari terakhir ini mengakibatkan banjir di beberapa titik  yang ada di kota Denpasar dan Badung.

Dari permintaan evakuasi yang diterima Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar kemarin malam, Senin (22/1) pukul 23.15 Wita. Ada sejumlah titik banjir yang termonitor,di antaranya titik yang tergenang banjir yakni Jalan Kerobokan, Perumahan Tegal Indah Permai, Jalan Tangkuban Perahu, Padang Kartika gang Maruti, Perum Graha, Padang Indah dan Jenggala Banjar Segara Kuta.

Untuk melakukan evakuasi terhadap Koran banjir tersebut,Tim Basarnas menerjunkan 18 rescuer menuju lokasi dengan menggunakan rescue truk angkut personil dan dilengkapi 2 unit perahu karet.

Banjir yang menggenangi sejumlah titik tersebut rata-rata mengalami bajir dengan Ketinggian air mencapai 1 sampai 1,5 meter.yang memang sebagian besar di sebabkan karena luapan air sungai dan juga saluran air irigasi yang ada di sekitar lokasi.

Banjir yang melanda kota Denpasar.  Terpantau di Jalan Pura Demak,  Malboro Barat, Denpasar, dilaporkan ketinggian air cukup tinggi.

Selain di Pura Demak, banjir juga melanda Jalan Tukad Bilok, Sanur, Denpasar Selatan dan dikabarkan hingga kini masih tinggi dan belum surut. Bahkan basement DPRD kota Denpasar juga menurut informasi terendam air.

Menurut Humas Basarnas Denpasar Ayu Laksmi seizin Kepala Basarnas Gede Ketut Ardhana “Tim kita sempat melakukan evakuasi korban banjir di sejumlah titik banjir baik di wilayah Denpasar maupun Badung ” jelasnya singkat dikonfirmasi Selasa (23/1) pagi seraya mengaku pihaknya akan melaporkan perkembangannya kembali.

 

Pasutri Tewas Tertimbun Longsor

Pantaubali.com-Tabanan-Pasangan suami istri di temukan tewas dalam kondisi berpelukan,saat tertimbun longsoran tebing yang ada di belakang rumah bedeng yang di tempatinya.

Warga Bukit catu Desa candi kuning,Kecamatan Baturiti Tabanan di kejutkan atas bencana longsor yang menewaskan pasangan suami istri,warga asal kampung Surin,Desa Gondo suli,Probolinggo Jawa Timur,pagi ini tanggal 23/01/2018.

Kepala Dusun Bukit Catu,I wayan Sarma menerangkan kejadian berawal dari hujan deras yang mengguyur Baturiti sejak Siang kemarin hingga dini hari,sehingga mengakibatkan sebuah rumah bedeng yang di tempati Pasutri tersebut tertimbun longsoran tebing tanah setinggi 5 meter yang ada di balik rumah tersebut.”Kami menemukan korban tewas dalam kondisi berpelukan”jelas wayan sarma di lokasi kejadian.

Korban longsor ini,di perkirakan sedang tertidur sehingga mereka tidak sadar di luar rumah sedang terjadi hujan deras dan tebing tanah yang ada di belakang rumah,selain itu kondisi tanah yang  labil dan rawan longsor,karena terkikis air hujan,yang akhirnya menimbun setengah bagian bangunan rumah bedeng tersebut.

Dalam bencana longsor ini,tidak hanya menimbulkan korban jiwa yang menimbun pasangan suami istri,yang keseharianya bekerja sebagai buruh tani,akan tetapi juga menimbun sejumlah barang berharga milik korban,seperti sepeda motor dan lainya.

Setelah di evakuasi dari timbunan longsor,masyarakat setempat yang di bantu petugas,langsung mengevakuasi jenazah kedua korban ke mobil ambulan,untuk di bawa ke rumah Sakit Umum Tabanan.

Segenap perangkap dusun,Desa dan sampai di tingkat Kecamatan di wilayah Baturiti Tabanan,menghimbau kepada masyarakat setempat untuk lebih waspada terhadap bencana alam,mengingat kondisi cuaca yang sangat tidak baik saat ini bisa saja menimbulkan bencana di tengah lingkungan masyarakat.

 

Dua Kardus Misterius Di Kira Bom

Pantaubali.com-Tabanan-Dua  kardus sempat gegerkan warga di pinggir jalan Jurusan Tabanan-Penebel,tepatnya di depan Tanah Kapling Perumahan Taman Sari,Banjar Wanasari Belodan,Desa Wanasari,Tabanan,yang sempat diduga bom.Setelah diteliti,kardus itu berisi pecahan kaca.

Kardus yang mencurigakan tersebut pertama kali ditemukan oleh I Made Arsa (60) warga Wanasari.Sekira pukul 09.30 Wita,melihat tumpukan kardus warna coklat yang diikat tali.

Melihat keberadaan kardus yang mencurigakan tersebut,saksi Selanjutnya melaporkan ke Bhabinkamtibmas Wanasari,Ipda I Made Londra,dan selanjutnya diteruskan ke Polsek Tabanan,mendapatkan laporkan tersebut Kapolsek Kota Tabanan bersama anggota melaksanakan Pengamanan TKP dan memasang Police line dan langsung melakukan pemeriksaan.

Kapolsek Kota Tabanan Kompol I Gede Made Surya Atmaja,dibantu oleh Kasat Sabhara Polres Tabanan bersama team Sabhara Polres Tabanan langsung melaksanakan deteksi kardus dengan menggunakan metal detector, dan karena tidak terdeteksi ada unsur logam,maka Kasat Sabhara Polres Tabanan membuka kardus dengan menggunakan pisau,dan setelah krdus terbuka ternyata isinya adalah pecahan kaca,”katanya.

Karena kardus yang sebelumnya di kira berisi Bom oleh masyarakat setempat dan ternyata setelah di buka hanya berisi belahan Kaca,meski demikian Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang begitu cepat melaporkan adanya penemuan benda mencurigakan tersebut.Sehingga aparat bisa bertindak guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,”ucap Kompol Surya.

Pelajar Di Duga Meninggal Setelah ” Indehoy Dalam Kos “

Pantaubali.com-Tabanan- Seorang pelajar SMP di Tabanan yang ber inisial Luh DS(14) ditemukan tak bernyawa di kamar kos pacarnya,yang terdapat di jalan Debes Gang IV Dangin Carik,Desa Dajan Peken,Tabanan dan dari informasi yang kami dapat,gadis di bawah umur ini meninggal setelah diajak berhubungan badan pada Minggu(21/1/2018)

Dari informasi yang berhasil kami himpun,korban asal Banjar Dinas Pupuan Sawah,Desa Pupuan sawah,Selamadeg,Tabanan ini ,saling kenal sejak(29/12/2017) lalu lewat aplikasi HP dan kemudian keduanya sudah beberapa kali bertemu,dan juga sering berhubungan badan selayaknya pasangan orang dewasa.

Dari informasi yang kami himpun,korban pada hari Minggu(21/1) sekitar pukul 13.30 Wita,bertemu kembali di daerah air terjun Singsing Angin,Desa Apit Yeh, Selemadeg,selanjutnya korban diajak oleh pacarnya yang ber inisial  Gung De (26)asal Banjar Puspajati,Desa Gunung Sari.Kecamatan Seririt,Buleleng,ketempat kostnya di jalan Debes Gang IV.Dangin Carik,Desa Dajan Peken,Tabanan.

Di duga Pada saat dua pasangan ini berada di dalam kos,mereka sempat berhubungan sebanyak dua kali,sehingga saat korban di tinggal ke kamar mandi,saat balik korban sudah tidak sadarkan diri,lalu dibawa ke IGD Rumah Sakit Tabanan oleh pacarnya,dan di Rumah Sakit korban langsung mendapatkan penanganan oleh dokter jaga,setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter korban dinyatakan sudah meninggal dunia,karena adanya pendaraan dari di bagian kelamin,kulit lembam dan diperkirakan meninggal sekitar satu jam.

Kasubag Humas Polres Tabanan AKP I Putu Oka Suyasa,saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut mberdasarkan dari pemeriksaan saksi selesai berhubungan ditinggal oleh pacarnya ke kamar mandi.Begitu balik dari kamar mandi tiba-tiba dilihat korban sudah tidak sadarkan diri,lalu dibawa ke IGD Rumah Sakit Umum Tabanan oleh pacarnya,di Rumah Sakit korban langsung mendapatkan penanganan oleh dokter jaga,setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

sampai saat ini polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjutan terhadap kasus ini dan melakukan pemeriksaan saksi dan juga pacar korban,”pungkasnya.

Geliat Desa Wisata “Banjar Susut Kaja Mulai Di Kunjungi Wisatawan “

Pantaubali.com-Bangli-Membangun Desa Wisata untuk menopang perekonomian masyarakat serta menjaga tradisi adat dan budaya bali,menjadi bisnis baru bagi sejumlah warga di di Banjar susut kaja,Desa Susut,Kecamatan susut,Kabupaten Bangli.

Geliat masyarakat Bangli untuk meningkatkan perekonomian melalui pengembangan Desa Wisata,sudah mulai di lirik oleh banyak pihak yang ingin membangun Daerahnya dan sekaligus berupaya memperkenalkan daerahnya melalui aktifitas pariwisata.

Sekelompok masyarakat yang ada di Banjar Susut Kaja,Desa Susut,Kecamatan Susut mulai membangun Desa wisata dengan konsep budaya yang lebih memperkenalkan tentang aktifitas masyarakat bali sehari-hari,seperti metanding canang,belajar menari dan juga melukis,selain menawarkan sejumlah pemandangan alam pedesaan yang ada di Banjar Susut Kaja, yang masih terlihat alami,serta keberadaan sejumlah tempat suci yang memiliki nilai spiritual tinggi,menurut kepercayaan masyarakat setempat.

Seorang Warga Banjar Susut Kaja yang lebih di kenal dengan sapaan Ketut Melor,menceritakan keinginanya beserta sejumlah temanya,untuk membangun Desa Wisata baru yang lebih fokus terhadap aktifitas masyarakat bali secara umum.”saya rasa selama ini,bali di kunjungi jutaan wisatawan,tidak hanya karena alamnya yang indah,akan tetapi juga karena ke unikan masyarakat Bali itu sendiri.” Ungkap Ketut Melor yang sedang semangat untuk membangun Desa Wisata di tanah kelahiranya tersebut.”kami harap pemerintah Kabupaten Bangli bersedia untuk memberi pembinaan lebih lanjut,tentang aktifitas Wisata yang selama ini sudah kami lakukan”.

Geliat wisatawan yang sudah mulaiu datang ke Banjar Susut kaja untuk berwisata,semoga saja bisa lebih meningkat lagi,meskipun selama ini pelaku Wisata di banjar Susut Kaja baru memperkenalkan sejumlah paket tour wisata,seperti tracking di seputaran wilayah Banjar Susut,cooking clas,melatih menari bali,kursus singkat membuat canang sari dan sejumlah program lainya.

Geliat pembangunan Desa Wisata di Banjar Susut Kaja,Desa Susut,Kecamatan Susut,Kabupaten Bangli ini semoga saja bisa menjadi celah baru bagi masyarakat setempat,dalam peningkatan ekonomi serta tidak lupa untuk juga menjaga Tradisi dan Budaya Adat setempat,sehingga tidak hanya Banjar dan Desanya saja yang akan di kenal, tetapi Kabupatenya yang di selama ini tidak terlalu terkenal dalam Dunia wisata,maka akan secara otomatis lebih di kenal oleh kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara,melalui terobosan Lahirnya sejumlah Desa Wisata yang ada di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangli.

“Polres Badung Tangkap Massa Mengamuk”

Pantaubali.com-Badung- Setelah kemarin,Sabtu (13/01)  menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota di lapangan Umum Mengwi, hari ini Senin (15/01) Polres Badung kembali menggelar kegiatan yang sama mengantisipasi kemungkinan adanya Kericuhan dan kerusuhan pada saat pelaksanaan Pilkada Serentak 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan diikuti oleh seluruh personil Polres Badung dimana diasumsikan terjadinya kericuhan pada saat pencoblosan surat suara di TPS. Beberapa oknum pembuat kericuhan ingin melakukan pencoblosan namun tanpa menunjukkan identitas.

Selain ingin mencoblos dengan paksa, beberapa oknum melakukan pengerusakan di TPS dan melarikan kotak suara hasil pencoblosan sebelumnya.Berkat kesigapan petugas di lapangan, Kotak suara berhasil di amankan dan pelaku pembawa lari berhasil di bekuk.

Selain itu, Diasumsikan adanya massa yang tak terima dengan penangkapan pelaku sehingga beramai ramai mendatangi Posko Gakkumdu untuk meminta rekannya dibebaskan. Tim negosiator berupaya mengajak massa untuk tidak anarkis. Pasalnya massa yang databng ke Posko gakkumdu telah melengkapi dirinya dengan kayu dan batu.

Upaya tim Negosiator pun gagal, massa kian bertambah banyak dan semakin beringas. Petugas kepolisian dari Pengurai Massa pun diterjunkan dimana Tim pengurai Massa ini dilengkapi dengan persenjataan pembubaran maupun pelumpuhan. Massa tidak menghiraukan peringatan petugas untuk membubarkan diri, dengan terpaksa petugas melepaskan gas Air Mata dan mengamankan Provokator.

Hal ini merupakan serangkaian kegiatan Simulasi yang digelar Polres Badung hari ini di lapangan Kopral Surem Abiansemal Badung.Kegiatan tersebut di pimpin Wakapolres Badung Kompol Supriadi Rahman,S.I.K. Seusai kegiatan kepada Tim Humas,Orang kedua di Polres badung ini mengungkapkan “ kami akan terus mengasah kemampuan kami dalam mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan pada saat Rangkaian Pemilihan Gubernur Bali nantinya, kami harapkan peran serta masyarakat untuk bersama sama menciptakan Pilgub Bali 2018 aman” Pungkasnya

Markas Judi Dingdong di Kuta Digerebek Polisi

Pantaubali.com-Denpasar- Judi dingdong di sebuah ruko Jalan Tukad Setiabudi nomor 234 Kuta, Badung, Sabtu (13/1) sekitar pukul 22.30 wita Digrebek Direktorat Reskrimum Polda Bali,dalam penggerebekan  ini 14 orang diamankan yang terdiri dari seorang manager dan karyawan. Sedangkan pemilik masih buron dan identitasnya masih dirahasiakan guna melancarkan pengejaran tersangka.

Wadir Reskrimum Polda Bali AKBP Sugeng Sudarso mengungkapkan, judi dingdong yang di grebek tersebut baru tiga minggu beroperasi dengan omzet perhari Rp 30 juta. ” ujar Sugeng Sudarso.

Polisi melakukan penggerebekan judi ini,setelah menerima informasi dari masyarakat yang mencurigai adanya permainan ketangkasan tersebut yang mengandung unsur judi. ” setelah dilakukan penyelidikan,Ternyata memang ada unsur judi sehingga dilakukan penggerebekan.

Proses permainan judi ini diawali,dengan para pemain membeli voucher minimal Rp 500 ribu,dan kemudian dilanjutkan mencari meja kosong untuk mengisi koin yang dilakukan oleh wasit. “Satu voucher sama dengan 1000 koin,” jika pemainya menang, voucher ditukar dengan cincin emas yang nantinya bisa dijual kembali atau diuangkan.

Sementara itu dari 14 orang yang diamankan terdiri dari 10 orang perempuan yang merupakan karyawan bagian kasir serta empat orang laki-laki yang salah seorang diantaranya berinisial Har (44) selaku manager. Sedangkan lainnya  sebagai wasit.

Disinggung kembali terkait target penangkapan terhadap pemilik, Wadir Reskrimum Sugeng menegaskan kami akan berupaya untuk bisa melakukan penangkapan secepatnya.

Di sisi lain Saat penggerebekan di lokasi kejadian,ada 12 orang pemain dan ikut kami amankan,akan tetapi status mereka hanya sebagai saksi.

Dalam penggerebekan ini,Polisi berhasil mengamankan barang bukti 62 mesin dingdong jenis Paman dan Doraemon, 1 mesin Ikan, satu mesin hitung uang, 15 dompet berisi 16 buah cincin emas, 27 bendel voucher nilai 1000 point dan 77 bendel voucher nilai 100 point, satu brankas  serta satu set PCB mesin dingdong