Ditengah Pandemi, Prospek Budidaya Lele Dinilai Masih Menjanjikan di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Meskipun di tengah Pandemi prospek budidaya Lele dinilai masih menjanjikan.Karena, pasar menurut salah satu pelaku budidaya lele Nyoman Alit Putra Adi, Kamis,(18/3) di Banjar Wanasari Delodan, Desa Wanasari,Tabanan masih terbuka lebar, baik untuk pasar di daerah Tabanan maupun di luar Tabanan.

“Saya rasa prospek budidaya lele masih bagus meskipun dalam kondisi seperti saat ini (Pandemi),” jelasnya.

Selain itu, dengan melakukan pengembangan budidaya lele secara mandiri setidaknya akan mampu menyerap Sumber Daya di lingkungan sekitar.

Baca Juga:  38 Barang Bukti Dimusnahkan, Wabup Dirga Tegaskan Bahaya Narkoba bagi Pelajar

“Dengan mengembangkan budidaya lele setidaknya akan mampu memberdayakan sumberdaya yang ada, atau sedikit tidaknya dapat menggerakan roda perekonomian di Desa,”sebutnya.

Jika kedepan budidaya mampu berkembang lebih besar lagi setidaknya lele dapat dikembangkan ke arah produk industri olahan juga.

“Setidaknya akan mampu memberi income lebih banyak lagi,hanya dengan melakukan budidaya lele saja,” ujarnya.

Dirinya sangat berharap kepada Pemerintah terkait, agar dapat memberi pelatihan budidaya lele secara continue serta bisa menyerap pemasaran lele dari hasil pembudidaya lele juga.

Baca Juga:    DPRD Tabanan Mulai Bahas Ranperda APBD 2027, Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp2,15 Triliun

“Saya sebagai pembudidaya lele tergolong masih sangat pemula sekali terutama terkait ilmu pengembangan budidaya lele.Selain itu, memang saat ini telah ada mengambil hasil panen lele akan tetapi, lebih baik jika Pemerintah turut serta lebih jauh lagi untuk ikut memasarkannya,” harap Adi.