TABANAN, PANTAUBALI.COM – Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa menyoroti kuatnya semangat gotong royong masyarakat dalam pelaksanaan Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah di Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Kamis (5/2/2026).
Arnawa yang hadir bersama Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, Wakil Bupati I Made Dirga, anggota DPRD Provinsi Bali, serta jajaran pemerintah daerah dan tokoh masyarakat, menilai kekompakan krama menjadi kekuatan utama terselenggaranya yadnya besar tersebut.
Menurutnya, keterlibatan aktif 175 kepala keluarga dalam ngempon karya, termasuk melalui sistem urunan, menunjukkan tingginya rasa tanggung jawab dan kebersamaan masyarakat adat. “Ini menjadi contoh nyata bagaimana kekuatan gotong royong mampu menjaga tradisi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah, baik dari tingkat provinsi maupun kabupaten, yang turut membantu kelancaran pelaksanaan karya. Sinergi antara masyarakat dan pemerintah dinilai menjadi kunci sukses pembangunan berbasis adat dan budaya di Tabanan.
Karya Agung tersebut mencapai puncaknya pada Sukra Wage Uye, Jumat (6/2/2026). Persiapan dilakukan secara bertahap, termasuk perbaikan pura yang sebelumnya sempat terdampak bencana banjir.
Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas terselenggaranya yadnya dengan baik dan terorganisir. Ia menilai kegiatan tersebut mencerminkan struktur sosial yang kuat di Desa Batannyuh.
Sanjaya juga mengingatkan bahwa peristiwa bencana yang pernah terjadi dapat menjadi momentum untuk memperkuat sraddha bhakti umat serta mendorong perbaikan ke arah yang lebih baik. Selain itu, ia melihat kawasan tersebut memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata berbasis alam dan budaya.
Ketua Panitia Karya Agung, I Wayan Sendra, turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah serta seluruh pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan. Ia menegaskan bahwa kebersamaan krama menjadi fondasi utama terselenggaranya karya agung tersebut dengan lancar. (pmc)
































