
PANTAUBALI.COM, BADUNG – Ribuan anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memeriahkan Parade Ogoh-Ogoh se-Kecamatan Mengwi yang digelar di areal GOR Lapangan Umum Mengwi, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya Bali sejak usia dini sekaligus menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948.
Parade ogoh-ogoh tersebut secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, yang ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Badung, Camat Mengwi, Perbekel Mengwi, Bunda PAUD Kecamatan Mengwi, serta Bunda PAUD desa dan kelurahan se-Kecamatan Mengwi.
Sebanyak 34 perwakilan TK dan PAUD dari berbagai wilayah di Kecamatan Mengwi ambil bagian dalam parade tersebut. Masing-masing peserta menampilkan ogoh-ogoh hasil kreativitas bersama antara anak-anak, guru, dan orang tua.
Kreasi ogoh-ogoh yang ditampilkan tidak hanya menonjolkan keterampilan seni, tetapi juga menggambarkan pemahaman terhadap filosofi ogoh-ogoh sebagai bagian dari tradisi budaya Bali.
Dalam sambutannya, Rasniathi Adi Arnawa mengatakan kegiatan ini memiliki makna penting bagi perkembangan anak-anak, terutama dalam mengenalkan nilai-nilai budaya lokal sejak dini.
“Melalui parade ogoh-ogoh ini, anak-anak tidak hanya mengenal bentuk ogoh-ogoh secara fisik, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya Bali yang mengajarkan kesadaran diri, penghormatan terhadap alam, serta pentingnya hidup rukun dalam kebersamaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini akan terus didorong untuk menumbuhkan kreativitas sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya Bali.
Sementara itu, Ketua Panitia Ni Putu Sulistya Dewi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Parade ogoh-ogoh tahun ini mengangkat tema “Melalui Kegiatan Ogoh-Ogoh Kita Tanamkan Seni Budaya Bali Sejak Dini.”
Menurutnya, kegiatan ini merupakan agenda Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kecamatan Mengwi yang didukung oleh Bunda PAUD Kecamatan Mengwi serta mendapat dukungan dari Bunda PAUD Kabupaten Badung.
“Total ada 34 lembaga dari 46 TK yang ada di Kecamatan Mengwi yang ikut berpartisipasi, dengan jumlah peserta sekitar 2.000 anak,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi budaya bagi anak-anak, tetapi juga mempererat kebersamaan antara lembaga pendidikan, guru, orang tua, dan masyarakat dalam melestarikan tradisi Bali. (rls)
































