Gelar Aksi Bersih Sampah Laut, Bali Gerak Cepat Bentuk Satgas Bersihkan Sampah Pesisir

Aksi bersih-bersih sampah pesisir dilakukan secara serentak oleh Pemprov Bali bersama TNI, Polri, dan masyarakat di kawasan pantai Kabupaten Badung sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI.
Aksi bersih-bersih sampah pesisir dilakukan secara serentak oleh Pemprov Bali bersama TNI, Polri, dan masyarakat di kawasan pantai Kabupaten Badung sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI.

BADUNG, PANTAUBALI.COM – Persoalan sampah di pesisir Bali kembali menyita perhatian nasional setelah Presiden RI Prabowo Subianto secara terbuka menyinggung kinerja pemerintah daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) seluruh kepala daerah di Sentul, Bogor, belum lama ini. Teguran tersebut langsung direspons cepat oleh jajaran Pemerintah Provinsi Bali.

Hanya sehari pasca-Rakornas, Pemprov Bali bersama pemerintah kabupaten/kota, TNI, Polri, pelajar, dan masyarakat langsung turun ke lapangan melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah pantai, dengan fokus utama di wilayah Kabupaten Badung yang selama ini kerap terdampak kiriman sampah laut.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden. Ia menyebut penanganan sampah di Bali kini menjadi perhatian serius pemerintah pusat.

Baca Juga:  Pemkab Badung Intensifkan Pembersihan Pantai, Antisipasi Sampah Kiriman Musiman

“Ini perintah langsung Bapak Presiden. Penanganan sampah di Bali harus dituntaskan. Semua unsur, termasuk TNI dan Polri, wajib turun tangan,” tegas Hanif.

Gubernur Bali Wayan Koster mengakui, pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pembersihan Pantai baru diputuskan setelah Rakornas pada 3 Februari 2026. Usai kegiatan nasional tersebut, Pemprov Bali langsung menggelar rapat koordinasi lanjutan yang melibatkan bupati dan wali kota se-Bali, Pangdam, Kapolda, serta instansi terkait lainnya.

Baca Juga:  K3S Badung Salurkan Bantuan Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis di Petang

“Dari hasil rapat, kami sepakat membentuk Satgas Pembersihan Pantai yang mulai bekerja hari ini,” ujar Koster.

Satgas ini akan dibentuk di seluruh kabupaten dan kota yang memiliki wilayah pesisir, kecuali Kabupaten Bangli. Pola kerja akan dilakukan secara rutin setiap hari dengan dukungan armada truk, alat berat, serta personel gabungan, guna memastikan sampah tidak menumpuk terlalu lama di sepanjang pantai.

“Begitu sampah datang, harus langsung diangkut ke TPA Suwung. Tidak perlu menunggu,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Badung I Nyoman Adi Arnawa menyampaikan bahwa pembersihan pantai sejatinya telah dilakukan secara rutin. Namun, sorotan langsung dari Presiden mendorong perubahan sistem kerja agar lebih intensif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pos Sekuriti Padel di Jimbaran Dilalap Api, Tidak Ada Korban Jiwa

“Selama ini pembersihan dilakukan pada pagi hari. Ke depan akan diterapkan sistem shift, pagi dan sore,” kata Adi Arnawa.

Pemkab Badung juga memastikan penambahan sarana dan prasarana pendukung, serta menjamin tidak ada lagi sampah yang tertahan di kawasan pantai. Seluruh sampah yang terkumpul akan langsung diangkut menuju TPA Suwung sesuai arahan pemerintah pusat. ran