Terkenal Sebagai Kawasan Kumuh dan Lokasi Prostitusi, Terminal Pesiapan Segera Ditata Ulang

Terminal Pesiapan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan bakal direvitalisasi.
Terminal Pesiapan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan bakal direvitalisasi.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan berencana menata kawasan Terminal Pesiapan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan. Saat ini, pemerintah tengah menyusun detail rencana revitalisasi, mulai dari penataan pedagang hingga kebutuhan anggaran.

“(Revitalisasi) masih tahap perencanaan,” ujar Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, usai menghadiri Rapat Paripurna di Gedung DPRD Tabanan, Jumat (29/8/2025).

Terminal Pesiapan sudah lama tidak tersentuh perbaikan. Sanjaya menjelaskan, rencana penataan sebenarnya sudah muncul sejak 10 tahun lalu.

Baca Juga:  22 Ribu Masyarakat Tabanan Telah Ikuti Cek Kesehatan Gratis

Sesuai arahan Gubernur Bali, Terminal Pesiapan seharusnya difungsikan sebagai terminal keberangkatan Sarbagita. Namun, realisasi terhambat karena status aset masih milik Pemprov Bali.

“Tahun ini terminal sudah dihibahkan ke Pemkab Tabanan. Dengan legalitas itu, kami bisa merancang Terminal Pesiapan menjadi kawasan multifungsi,” tegasnya.

Ia menekankan, pemerintah ingin menghapus stigma negatif kawasan tersebut. Sebab, seperti diketahui sejak lama, kawasan terminal dikenal kumuh dan menjadi lokasi prostitusi. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir berubah menjadi pasar dadakan.

“Kami ingin mengubah citra terminal yang selama ini terkesan kumuh, menjadi tempat yang representatif, berfungsi sebagai terminal sekaligus pasar sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Pengurus GOW Tabanan Masa Bakti 2025–2030 Dikukuhkan

Selain memperbaiki fasilitas, revitalisasi juga ditargetkan dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar. “Perencanaan sudah kami susun. Harapannya, pedagang dan komunitas bisa tertata dengan baik,” pungkasnya. (ana)