
PANTAUBALI.COM, TABANAN — Seorang perempuan mengalami luka parah di kaki kirinya setelah mengalami kecelakaan di Jalan Nasional Jurusan Gilimanuk – Denpasar, tepatnya di Banjar Dinas Pucuk, Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan, pada Kamis (27/2/2025) siang.
Korban diketahui bernama Indah Lestari (30). Pergelangan kaki kirinya hampir putus setelah tergilas truk akibat terjatuh dari motor ojek online yang identitasnya belum diketahui. Mirisanya lagi, pengemudi ojek online yang ia tumpangi meninggalkannya begitu saja di pinggir jalan setelah kecelakaan terjadi.
Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Nyoman Artadana mengatakan, pihaknya menerima laporan kecelakaan tersebut sekitar pukul 10.25 WITA. Lalu, anggota Polsek Seltim langsung menuju lokasi kejadian.
“Sampainya anggota di TKP, menemukan korban dalam kondisi tergeletak dengan luka di kaki kiri,” ujarnya.
Dari keterangan, korban mengaku bahwa ia awalnya naik bus dari Mess PT. Indotak Jaya Abadi, Sebual, Jembrana, menuju Tempat Pelatihan Kerja Liberty Tabanan. Karena macet di wilayah Selemadeg Barat, korban turun dari bus dan memilih menggunakan ojek online agar tidak terlambat.
Saat melintas di lokasi kejadian, sepeda motor yang ditumpanginya tiba-tiba terjatuh. Naas, pada saat bersamaan, sebuah truk melintas dan menggilas pergelangan kakinya hingga nyaris putus.
Bukannya membantu, pengemudi ojek online tersebut justru kabur, meninggalkan korban tergeletak dalam keadaan kesakitan.
“Korban tidak mengenali pengemudi maupun kendaraan yang digunakannya, hanya mengingat bahwa motor tersebut Honda Scoopy warna hitam,” kata AKP Artadana.
Melihat kondisi korban yang kritis, polisi segera menghubungi ambulans untuk membawanya ke BRSU Tabanan. Namun, karena lukanya yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah, Denpasar, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. (ana)