Pamit ke Sawah, Petani Ditemukan Meninggal di Gubuk

Petani bernama I Wayan Mardika (51) ditemukan meninggal dunia di dalam gubuk Banjar Dinas Belantibah, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Sabtu (29/7/2023).
Petani bernama I Wayan Mardika (51) ditemukan meninggal dunia di dalam gubuk Banjar Dinas Belantibah, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Sabtu (29/7/2023).

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Seorang petani bernama I Wayan Mardika (51) ditemukan meninggal dunia di dalam gubuk Banjar Dinas Belantibah, Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan, Sabtu (29/7/2023) sekitar pukul 13.00 WITA.

Diduga korban meninggal akibat sakit jantung.

“Tiga hari yang lalu sempat berobat ke Puskesmas 2 Pupuan,” ungkap Kapolsek Pupuan Iptu I Wayan Sudiarba, Sabtu (29/7/2023).

Baca Juga:  Mulyadi-Sengap akan Dirikan Banjar Mart Untuk Dorong Kemajuan Ekonomi Masyarakat Tabanan

Ia menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dalam gubuk, korban sempat berpamitan kepada anaknya (pelapor) I Wayan Artayana (20) untuk pergi ke sawah di Banjar Belantibah sekitar pukul 07.30 WITA.

Korban membawa perlengkapan untuk bekerja di sawah seperti cangkul dan penampad (parang panjang) sedangkan Artayana bersama ibunya pergi ke Desa Jelijih Punggang untuk mencari janur.

Baca Juga:  Atlet Petanque Tabanan Raih Medali Emas dan Perak di Kejurnas Junior 2024

Kemudian, ia dihubungi oleh Pak Lisa bahwa orang tuanya telah meninggal dunia. Mengetahui hal itu, Artayana langsung pulang dan menuju gubuk yang ada di tengah sawah untuk menemui orang tuanya yang telah meninggal dunia.

“Tidak ada jejak kekerasan di TKP dan di tubuh korban. Keluarga (korban) juga menolak untuk dilakukan outopsi,” imbuhnya. (ana)