Perluas Jangkauan Pencarian Nelayan Hilang, Tim SAR Kerahkan Helikopter Finns SGi Air Bali

Tim SAR Gabungan mengerahkan Helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali untuk memperluas pencarian nelayan yang hilang di perairan Pantai Lebih, Gianyar, Minggu (19/7). (Istimewa)
Tim SAR Gabungan mengerahkan Helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali untuk memperluas pencarian nelayan yang hilang di perairan Pantai Lebih, Gianyar, Minggu (19/7). (Istimewa)

PANTAUBALI.COM, GIANYAR – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat melaut di perairan Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar, memasuki hari ketiga, Minggu (19/7). Untuk memperluas area pencarian, Tim SAR Gabungan mengerahkan satu unit Helikopter Bell 412 milik Finns SGi Air Bali.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bali, I Nyoman Sidakarya, mengatakan pengerahan helikopter dilakukan guna menjangkau wilayah pencarian yang lebih luas, mulai dari perairan Gianyar hingga Selat Badung dengan cakupan sekitar 25,6 mil laut.

“Pagi ini, helikopter kami kerahkan untuk memperluas area pencarian. Harapannya korban dapat segera ditemukan sehingga dapat memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” ujar Sidakarya.

Baca Juga:  Jukung Ditemukan Terdampar di Pantai Saba, Nelayan Diduga Hilang Saat Melaut

Selain dukungan udara, operasi pencarian juga melibatkan sekitar 95 personel gabungan yang dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU), yakni SRU darat, SRU laut, dan SRU udara.

Di laut, Tim SAR mengoperasikan dua unit rubber boat untuk menyisir lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban. Sementara itu, nelayan setempat turut membantu proses pencarian dengan mengerahkan 10 unit jukung yang menyisir area sesuai pembagian sektor pencarian.

Baca Juga:  Jukung Ditemukan Terdampar di Pantai Saba, Nelayan Diduga Hilang Saat Melaut

Menurut Sidakarya, sinergi antara Basarnas, unsur SAR gabungan, dan masyarakat pesisir menjadi kekuatan penting dalam mengoptimalkan proses pencarian.

“Kami memberikan apresiasi kepada Finns dan SGi Air Bali atas dukungan luar biasa dalam misi kemanusiaan ini, khususnya melalui penyediaan helikopter untuk mendukung operasi pencarian dan pertolongan,” katanya.

Basarnas memastikan operasi pencarian akan terus dilaksanakan hingga hari ketujuh sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh proses pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arus laut, tinggi gelombang, serta kecepatan angin demi menjaga keselamatan seluruh personel yang bertugas.

Hingga operasi pencarian hari ketiga berakhir, korban masih belum ditemukan dan upaya penyisiran akan kembali dilanjutkan pada hari berikutnya dengan mengoptimalkan seluruh unsur SAR yang terlibat. (RAN)