
TABANAN, PANTAUBALI.COM – Kejuaraan Silat Bupati Tabanan Cup 2026 melahirkan juara-juara baru dari kalangan pelajar. SMKN 2 Tabanan tampil sebagai kekuatan utama setelah sukses meraih predikat juara umum tingkat SMA dengan torehan empat medali emas.
Prestasi tersebut mengantarkan SMKN 2 Tabanan memboyong piala bergilir Bupati Tabanan sekaligus piala tetap pada penutupan kejuaraan yang digelar di GOR Debes, Minggu (12/4/2026).
Ketua panitia, Ni Gusti Agung Ayu Manik Trisna Dewi Wetan, mengungkapkan kejuaraan tahun ini diikuti ratusan atlet pelajar. Tercatat sebanyak 343 peserta dari 79 sekolah ambil bagian, dengan total 51 kelas pertandingan yang dipertandingkan selama empat hari sejak Kamis (9/4/2026).
“Ajang ini menjadi ruang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet pencak silat di kalangan pelajar,” ujarnya.
Persaingan di tingkat SMA berlangsung ketat. Posisi juara umum kedua diraih SMAN 1 Kediri dengan perolehan tiga emas dan tiga perunggu, disusul SMAN 2 Tabanan di posisi ketiga dengan raihan dua emas, tiga perak, dan satu perunggu.
Di kategori SMP, SMPN 1 Marga keluar sebagai juara umum dengan koleksi empat emas, dua perak, dan empat perunggu. Sementara SMPN 1 Tabanan menempati posisi kedua dengan tiga emas dan satu perunggu, serta SMPN 1 Baturiti di posisi ketiga dengan tiga emas.
Pada tingkat SD, dominasi ditunjukkan SDN 2 Bongan yang meraih empat emas dan satu perunggu. Posisi kedua ditempati SDN 3 Marga dengan tiga emas, sedangkan SDN 2 Kuwum berada di peringkat ketiga dengan satu emas, tiga perak, dan empat perunggu.
Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Gusti Putu Ngurah Darma Utama, yang mewakili Bupati Tabanan saat penutupan, mengapresiasi penyelenggaraan kejuaraan oleh IPSI Tabanan yang dinilai berjalan lancar dan berkualitas.
Menurutnya, kejuaraan ini memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan prestasi olahraga pencak silat di daerah, sekaligus menjadi bagian dari proses regenerasi atlet menuju level yang lebih tinggi.
“Pencak silat selama ini menjadi salah satu cabang olahraga andalan daerah. Melalui ajang seperti ini, kita bisa terus mencetak atlet berprestasi hingga ke tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk perguruan silat di bawah naungan IPSI, guna mengoptimalkan pembinaan potensi nonakademik siswa.
Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Bali 2026. Para atlet diharapkan terus meningkatkan kemampuan dan menjaga kondisi fisik agar mampu bersaing di ajang yang lebih tinggi. (pmc)































