Pemkab Tabanan Siap Terapkan Digitalisasi Bansos, Dorong Transparansi dan Ketepatan Sasaran

Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Kamis (26/2).

PANTAUBALI.COM, SINGASANA – Pemerintah Kabupaten Tabanan menyatakan komitmen kuat dalam mendukung percepatan digitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos) guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Dukungan tersebut ditegaskan saat Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, mewakili Bupati Tabanan menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Perluasan Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial bersama Pemerintah Provinsi Bali di Gedung Kerta Sabha, Denpasar, Kamis (26/2/2026).

Rapat koordinasi tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, dan dihadiri jajaran Forkopimda Bali, para bupati/wali kota se-Bali, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan implementasi Government Technology di Bali.

Forum yang terselenggara melalui kolaborasi dengan Dewan Ekonomi Nasional tersebut diarahkan untuk memperkuat tata kelola bansos agar lebih tepat sasaran, transparan, dan terukur. Agenda pembahasan mencakup pengantar strategis, penegasan target dan luaran pertemuan, pemaparan kebijakan nasional, hingga presentasi pilot project oleh komite dan koordinator wilayah.

Baca Juga:  BPBD Tabanan Intensifkan Edukasi Kebencanaan, Desa dan Sekolah Didorong Lebih Tangguh

Dalam kesempatan itu, peserta juga mendapatkan paparan pengalaman dari Bupati Banyuwangi terkait praktik digitalisasi bansos di daerahnya, termasuk tantangan teknis, strategi penyelesaian, serta dampak positif yang dirasakan masyarakat.

Bagi Pemkab Tabanan, rakor ini menjadi momentum penting memperkuat sinergi antarpemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital pelayanan publik. Wakil Bupati Dirga menegaskan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.

Baca Juga:  Dua Bulan Operasi, Polres Tabanan Sita Ratusan Paket Sabu, Seorang Kawil Jadi Tersangka

“Melalui sistem digital, proses penyaluran dapat dilakukan lebih cepat, transparan, dan akurat. Ini penting untuk meminimalisasi potensi kesalahan data maupun penyimpangan,” ujarnya.

Dengan dukungan pemerintah pusat dan provinsi, Pemkab Tabanan optimistis implementasi digitalisasi bansos mampu meningkatkan efektivitas program sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang modern, inklusif, dan berkelanjutan bagi masyarakat Tabanan. (pmc)