Bupati Badung Targetkan Normalisasi Tukad Pungut Jadi Priorities

Bupati Wayan Adi Arnawa turun langsung ke lapangan untuk memantau aliran Tukad Pungut di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, Sabtu (3/1).
Bupati Wayan Adi Arnawa turun langsung ke lapangan untuk memantau aliran Tukad Pungut di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, Sabtu (3/1).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Mengawali tahun 2026, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa turun langsung ke lapangan untuk memantau penanganan banjir yang menjadi salah satu skala prioritas utama Pemerintah Kabupaten Badung.

Pemantauan dilakukan secara bertahap di sejumlah titik rawan banjir guna memastikan langkah penanganan berjalan optimal dan tepat sasaran. Salah satu pemantauan dilakukan pada aliran Tukad Pungut di wilayah Jimbaran, Kuta Selatan, Sabtu (3/1/2025)

Normalisasi ini merupakan bagian dari upaya pengendalian banjir sekaligus peningkatan kapasitas aliran air, sehingga mampu mengurangi risiko luapan saat intensitas hujan tinggi.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Sambut Wapres Gibran Dalam Dialog Pariwisata Bali

Penanganan banjir tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong percepatan pekerjaan infrastruktur pengendalian banjir, termasuk normalisasi sungai dan saluran air.

Adi Arnawa menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tim di lapangan yang telah bekerja keras siang dan malam dengan penuh dedikasi. Kerja kolektif ini dinilai sangat penting dalam menjaga keselamatan serta kenyamanan masyarakat Badung.

Baca Juga:  Bupati Adi Arnawa Mendem Pedagingan di Pelinggih Meru, Upacara Melaspas Pura Desa dan Puseh Blahkiuh

“Kami Pemerintah Kabupaten Badung berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah dan melakukan pemantauan rutin guna memastikan upaya pengendalian banjir berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya. (ana)