PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dua perusahaan umum daerah (Perumda) milik Pemerintah Kabupaten Tabanan menunjukkan kinerja berpredikat baik dan sehat sepanjang tahun 2025.
Adapun kedua Perumda tersebut yakni Perumda Sanjayaning Singasana dan Perumda Tirta Amertha Buana.
Selama kepemimpinan Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, kinerja kedua Perumda tersebut terus mengalami peningkatan yang signifikan.
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Tabanan, I Nyoman Hari Sujana, menyampaikan, capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan intensif yang dilakukan Bagian Perekonomian Setda Tabanan atas arahan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, I Gusti Agung Rai Dwipayana, serta Sekretaris Daerah Tabanan, I Gede Susila, sepanjang tahun 2025.
“Selama tahun 2025 kami melakukan berbagai langkah pembinaan, mulai dari monitoring, rapat koordinasi evaluasi kinerja, koordinasi dan konsultasi, capacity building, hingga audit kinerja rutin. Hasilnya, kinerja kedua Perumda menunjukkan peningkatan yang signifikan,” tegasnya, Rabu (31/12/2025).
Predikat baik dan sehat tersebut, lanjut Hari Sujana, didasarkan pada tiga indikator utama. Pertama, hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Provinsi Bali terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tabanan menunjukkan seluruh temuan terkait Perumda telah ditindaklanjuti secara tuntas.
Kedua, berdasarkan hasil audit independen oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), kedua Perumda memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), telah mencatatkan keuntungan (profitable), serta mampu memberikan dividen kepada daerah.
Ketiga, hasil audit kinerja oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP-RI) Perwakilan Provinsi Bali menunjukkan nilai kinerja yang positif. Perumda Sanjayaning Singasana memperoleh nilai 77,85 dengan kategori Sehat dan predikat A.
Sementara itu, Perumda Tirta Amertha Buana memperoleh nilai 71,76 dengan kategori “Sehat” dan nilai 3,89 dengan kategori “Baik”, keduanya juga berpredikat A.
Capaian tersebut mencerminkan bahwa kinerja kedua Perumda telah sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Tabanan serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan perekonomian daerah.
Perumda Sanjayaning Singasana yang bergerak di bidang pangan dalam arti luas, sesuai arahan Bupati Tabanan, diharapkan ke depan mampu berperan sebagai offtaker dalam pengendalian pangan di Tabanan.
Selain itu, Perumda ini juga diarahkan menjadi holding company bagi sektor bisnis lainnya, termasuk pariwisata, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke Tabanan.
Dengan peran tersebut, diharapkan produk pertanian dan peternakan lokal seperti kopi, sayur, buah, daging babi, ayam, serta telur dapat terserap optimal untuk mendukung industri pariwisata di Bali.
Ke depan, Perumda Sanjayaning Singasana juga direncanakan mengelola Rice Milling Unit (RMU) serta pabrik pakan ternak guna memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Tabanan.
Sementara itu, kinerja pelayanan Perumda Air Minum Tirta Amertha Buana pada tahun 2025 juga menunjukkan tren yang sangat positif. Tingkat kepuasan pelanggan meningkat, sementara jumlah keluhan masyarakat mengalami penurunan. Setiap keluhan yang muncul dapat ditangani secara cepat dan responsif sebagai bagian dari upaya perbaikan layanan.
Dalam hal sistem pembayaran, Perumda Tirta Amertha Buana telah menerapkan digitalisasi dengan menggandeng berbagai mitra, antara lain mobile banking Bank BPD Bali, Griya Bayar Bank BTN, Alfamart/Alfamidi, Indomaret, Tokopedia, Dana, dan Shopee. Langkah ini dinilai semakin meningkatkan transparansi sekaligus memudahkan masyarakat.
Bupati Tabanan menegaskan bahwa keberadaan Perumda harus menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Perumda diharapkan mampu menyerap produk-produk UMKM, BUMDes, koperasi desa, serta pelaku usaha ekonomi lainnya di tingkat desa.
Selain itu, pelayanan air minum sebagai kebutuhan vital masyarakat juga harus terus ditingkatkan agar optimal, higienis, dan berdampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (rls)
































