Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Gelaran Parade dan Pentas Budaya Festival Imlek

Festival Imlek dan Cap Go Meh 2025, Kabupaten Tabanan.
Festival Imlek dan Cap Go Meh 2025, Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Ketua DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa menghadiri perayaan Festival Imlek dan Cap Go Meh 2025 yang dimeriahkan dengan Parade dan Pentas Seni Budaya Nusantara. Acara yang berlangsung pada Sabtu (8/3/2025).

Festival ini juga turut dihadiri oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, serta Tjokorda Anglurah Tabanan, sejumlah anggota DPRD, jajaran Forkopimda Tabanan, Sekda, kepala perangkat daerah terkait, serta undangan lainnya.

Festival ini diawali dengan parade yang dimulai dari Vihara Dharma Cattra Tabanan menuju Taman Bung Karno. Setibanya di lokasi, acara berlanjut dengan berbagai pertunjukan seni budaya yang semakin menyemarakkan perayaan.

Baca Juga:  34 Narapidana Lapas Tabanan Dapat Remisi Idul Fitri

Beragam atraksi seni ditampilkan, mulai dari pertunjukan wushu, Tari Lambaian Khatulistiwa dengan balutan berbagai pakaian adat Nusantara, Pasukan Kera Sakti dan Dewi-Dewi, parade busana Cheongsam, Barongsai dan Liong, Drumband, Parade Barong Bangkung, Baleganjur, Tektekan, pertunjukan Turonggo Gustar Budoyo, Tari Hedung (Tari Perang), Rodat, hingga Reog Ponorogo.

Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, I Nyoman Arnawa, mengatakan, kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirayakan dengan penuh kegembiraan dan kebersamaan.

“Festival seperti ini bukan hanya sekadar perayaan budaya, tetapi juga simbol keharmonisan dan persatuan di Tabanan. Kami di DPRD sangat mendukung kegiatan yang memperkuat kebersamaan dan keberagaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap festival ini dapat terus diselenggarakan di tahun-tahun mendatang dengan lebih banyak partisipasi masyarakat dan elemen budaya lainnya.

Baca Juga:  Harga Tiket Masuk DTW Jatiluwih Naik, Wisatawan Tetap Membludak saat Libur Lebaran

Sementara itu, Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dalam keberagaman.

“Pernyataan ini mengandung pesan kuat, bahwa apapun suku, agama, maupun rasnya, kita harus membumi di mana kaki berpijak. Demikian juga dengan kita di Tabanan, dari manapun asal kita, seberapapun tinggi derajatnya, kita semua adalah orang Tabanan yang bangga dengan identitas sebagai orang Tabanan. Kita patut berbangga,” ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Sanjaya Bersama Wagub Giri Prasta Hadiri Pemelaspasan Kantor Desa Kesiut dan Ngenteg Linggih Desa Adat Wanasari

Sebagai Kabupaten yang telah dianugerahi Harmony Award dari Kementerian Agama Republik Indonesia, Bupati Sanjaya juga menegaskan dukungannya terhadap berbagai festival budaya yang mencerminkan keharmonisan antarumat beragama.

“Ayo buat berbagai kegiatan di festival keberagaman, gandeng saudara-saudara kita dalam Forum Bhineka Tunggal Ika yang ada dari Sabang sampai Merauke, libatkan semua suku yang ada di Kabupaten Tabanan. Saya pastikan, sebagai Bupati, saya akan mendorong dan mendukung kegiatan-kegiatan yang berdampak positif terhadap penghargaan yang telah kita raih,” tambahnya. (ana)