PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Pertanian (Distan) melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap babi yang akan dipotong untuk Hari Raya Galungan.
Ada 30 orang petugas yang diturunkan untuk melakukan pemeriksaan sejak Minggu (30/7/2023) kemarin di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Marga, Baturiti dan Tabanan. Pemeriksaan ini akan dilakukan hingga besok atau saat penampahan Galungan, Selasa (1/8/2023).
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan I Gede Eka Parta Ariana mengatakan, pemeriksaan ini hanya dilakukan di sejumlah titik pemotongan babi dengan jumlah besar.
“Kami melakukan pemeriksaan secara sampling di sejumlah titik pemotongan dalam jumlah yang agak besar sebab kami tidak bisa menjangkau semua,” ujarnya, Senin (31/7/2023).
Ia menjelaskan, untuk memastikan daging babi sehat dikonsumsi, pihaknya melakukan pemeriksaan antemortem dan postmortem.
Pemeriksaan antemortem dilakukan sebelum hewan dipotong, meliputi pemeriksaan mata, mulut, hidung hingga tapak kaki.
Sedangkan, pemeriksaan postmortem dilakukan setelah hewan dipotong dengan mengecek konsistensi daging dan kondisi organ tubuh seperti hati, paru-paru, jantung.
“Dua tahapan (pemeriksaan) tersebut dilakukan agar daging benar-benar sehat untuk dikonsumsi,” jelasnya.
Sementara itu, Eka menyebut stok babi siap potong di Kabupaten Tabanan mencukupi untuk perayaan Galungan dan Kuningan.
“Ketersediaan babi siap potong sebanyak 8.053 ekor sedangkan kebutuhan untuk Galungan hanya 4.421 ekor,” ungkapnya. (ana)