- Advertisement -
Beranda blog Halaman 940

Ranperda RZWP3K, Disetujui Dewan Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2019 tentang APBD Semesta Berencana Provinsi Bali Tahun 2020, Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil Provinsi Bali tahun 2020-2040 dan Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Umum pada Sidang Paripurna DPRD Bali yang dihadiri Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati di Gedung DPRD Bali, Senin (31/8).

Dalam sambutannya, Gubernur Bali Wayan Koster secara khusus menyoroti Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Bali tahun 2020-2040. Menurut Gubernur keberadaan Perda RZWP3K melengkapi Perda tentang RTRW yang mengatur wilayah daratan Provinsi Bali.

“Dengan Perda ini maka kita sudah memiliki perda yang lengkap untuk mengatur ruang darat dan ruang laut kita termasuk pesisirnya. Saya kira ini merupakan perangkat hukum yang sangat kita perlukan, dan mendesak untuk kita jalankan. Karena kita memang memiliki potensi (laut dan pesisir, red) yang sangat besar untuk dikembangkan dalam rangka membangun perekonomian kita di Provinsi Bali sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” ujar mantan anggota DPR RI tiga periode.

Gubernur Koster juga mengatakan Perda RZWP3K dalam visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali memiliki fungsi niskala maupun sekala. Fungsi niskala karena laut dan pesisirnya memiliki fungsi dalam pelaksanaan berbagai upakara keagamaan di Bali yang karena dinamika pembangunan yang berlangsung sering mengalami permasalahan dan tantangan di lapangan.

Ia mencontohkan munculnya klaim wilayah pesisir pantai oleh pemilik hotel dan vila sehingga mengganggu jalannya masyarakat melaksanakan upacara keagamaan seperti nganyut dan upakara adat keagamaan lainnya.

“Ada juga pihak-pihak dalam mengembangkan jasa pariwisata menutup akses ke pesisir dan laut yang merugikan kepentingan masyarakat yang tidak menghormati nilai-nilai budaya lokal masyarakat. Saya kira ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus, karena itu akan merugikan masyarakat kita. Karena memang ini menjadi kepentingan bagi kita di Provinsi Bali,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali.

Secara sekala Perda RZWP3K juga akan melindungi potensi kelautan yang ada di Provinsi Bali. Gubernur mengatakan sudah berdiskusi dan mempelajari secara mendalam dengan para ahli mengenai potensi kelautan dengan pesisirnya yang dimiliki Provinsi Bali.

“Saya sudah memiliki peta dengan sangat detil mengenai potensi ini, yang menurut saya selama ini kurang kita tangani, kurang kita kelola dengan baik sehingga tidak bisa memberi kesejahteraan secara optimal kepada masyarakat,” kata Gubernur yang sudah hampir dua tahun menjadi pemimpin Bali ini.

Menurutnya selama ini justru terjadi pembiaran praktek-praktek ilegal yang tidak bermanfaat untuk masyarakat merugikan pemerintah daerah dan juga merugikan kepentingan umum secara keseluruhan.

“Karena itu saya kira Perda ini sangat penting sehingga ini harus kita jalankan secara konsekuen nantinya,” tegas Gubernur asal Desa Sembiran.

Ketua Dekranasda Bali,Ajak Perajin Terus Berkarya di Tengah Pandemi

GIANYAR – Pantaubali.com -Pandemi Covid-19 memang telah membuat sektor pariwisata di Bali seperti berjalan di tempat, dan berimbas membuat perekonomian pun melambat. Akan tetapi, hendaknya kita semua tidak berdiam saja melihat kejadian ini tanpa berbuat apa-apa.

Untuk itu para perajin di Bali seyogyanya terus bergerak dan berkarya untuk turut menggerakkan perekonomian Bali, demikian disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali Ny Putri Suastini Koster saat membuka Pameran Kerajinan Dekranasda Bali berbasis QRIS BPD Bali di Bali Funtastic, Tegallalang, Gianyar, Minggu (30/8).

“Saat pandemi ini masih berlangsung, sehingga otomatis pariwisata di Bali tidak berjalan, semua orang menganggap Bali akan habis karena mengandalkan hanya pariwisata saja. Namun kita masih punya para perajin yang ternyata masih bisa menyelamatkan perekonomian Bali,” ujarnya dalam acara yang turut juga dihadiri oleh Bupati Gianyar I Made Agus Mahayastra beserta Ny Ida Ayu Surya Mahayastra, Wakil Bupati Gianyar AA Gede Mayun beserta Ny Diana Dewi Agung Mayun, perwakilan DPRD Gianyar, Dirut BPD Bali I Nyoman Sudharma, serta para perbekel Kecamatan Tegallalang.

Hal ini terbukti, lanjut Ny Putri Koster, saat beberapa kali Bali terkena masalah pariwisata, dan perekonomian tidak bergerak UMKM, saat itu para perajinlah yang berkali-kali menyelamatkan perekonomian Bali.

“Hal ini tidak lepas dari komitmen kita bersama beserta para pelaku UMKM dan perajin yang memang tidak ingin berdiam diri dan terus berkarya di tengah pandemi ini. Meskipun virus Corona melanda, namun para perajin memilih bangkit dan berkontribusi langsung untuk perekonomian Bali,” imbuhnya.

Ia juga berpesan, meskipun keadaan serba susah saat ini, para perajin diharap tetap memproduksi karya yang berkualitas dan adiluhung, karena itu adalah ciri khas kerajinan Bali.

“Jangan hanya tergiur akan biaya produksi yang murah dan laris di pasaran, para perajin menurunkan kualitas bahkan melenceng dari budaya Bali. Itu bisa menghancurkan nilai kerajinan kita,” jelasnya.

Dicontohkan seperti, kerajinan tenun ikat dan songket, memang harganya mahal namun para perajin dalam berkarya memakan waktu berbulan-bulan serta menggunakan bahan yang berkualitas.

“Belanjalah kepada mereka, meskipun memang agak mahal tapi dengan belanja kepada para perajin, kita tidak hanya membantu perekonomian Bali, namun juga melestarikan hasil kerajinan Bali,” tambahnya seraya mengajak masyarakat Bali untuk bersama-sama serta bahu membahu sesuai dengan kemampuan masing-masing ikut memerangi penyebaran Covid-19 serta membangkitkan perekonomian Bali.

Di sisi lain, pendamping orang nomor satu di Bali ini juga berharap para perajin bisa menjajal platform digital untuk memasarkan produk serta dalam bertransaksi.

“Metode konvensional terus dilakukan namun dibarengi juga dengan metode digital,” gugahnya kepada para perajin seraya menambahkan Apalagi transaksi dengan metode digital dianggap sangat aman di masa pandemi ini.

Atas terselenggaranya acara Bali Funtastic, Ny Putri Koster sangat mengapresiasi langkah BPD dalam memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini. Ia berharap ke depan acara serupa bisa terselenggara di seluruh kabupaten/kota sehingga semua perajin mendapatkan kesempatan yang sama dalam pameran. Ia juga meminta BPD untuk terus memfasilitasi para perajin agar bisa berkarya. Mulai dari pinjaman serta media promosi lainnya.

“Saya harap para perajin kita ke depan bisa mandiri, berpromosi secara mandiri. Jangan terus meminta ikan, sekali-kali kami akan kasih pancing sehingga kreativitas berkarya terus terjaga,” bebernya.

Sementara itu Bupati Gianyar Agus Mahayastra menyambut baik terpilihnya Gianyar sebagai tempat penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, hal ini akan semakin menggugah para perajin untuk terus berkarya. Ia mengatakan di situasi pandemi ini, tugas pemerintah ibaratnya berkendaraan harus terus memperhatikan gas dan rem.

“Tidak bisa kita gas terus untuk melajukan ekonomi karena angka terinfeksi Covid-19 bisa meroket, namun juga tidak bisa rem terus karena ekonomi tidak berjalan dan berdampak bagi rakyat juga,” jelasnya.

Untuk itu ia mengajak masyarakat di era tatanan kehidupan era baru ini masyarakat terus berkegiatan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ia juga menyampaikan bahwa wewenang membuka penerbangan internasional adalah pemerintah pusat, bukan pemerintah daerah dan gubernur. Untuk itu ia harap masyarakat Bali sabar sembari terus berkarya agar perekonomian bisa berjalan.

“Jika pun kita memaksa untuk membuka penerbangan internasional, namun banyak negara masih menerapkan sistem lockdown dan melarang warganya bepergian dahulu. Untuk itu mari kita semua ambil bagian bersama-sama menghadapi pandemi ini,” tandasnya.

Dirut BPD Nyoman Sudharma mengapresiasi langkah-langkah Dekranasda di bawah bimbingan Ny Putri Koster dalam mendapingi UMKM selama pandemi ini.

“Seperti sebelumnya Dekranasda telah melaksanakan pameran virtual, hal ini tentu sangat membantu UMKM selama masa pandemi ini,” jelasnya.

Kedepan ia berharap, pameran seperti ini tidak hanya hasil kolaborasi dengan pemerintah saja, namun juga dengan otoritas lainnya seperti di bandara. Mengenai layanan QRIS, ia mengaku layanan transaksi yang telah diluncurkan 28 Desember 2019 lalu juga sesuai dengan amanat Surat Edaran Gubernur Bali nomor 3355 tentang Tatanan Kehidupan Era Baru.

“Dalam SE tersebut ditekankan agar menggunakan transaksi yang aman dan bersih. Karena dipercayai metode transaksi konvensional berupa peredaran uang bisa menjadi klaster penyebaran virus,” imbuhnya.

Dia juga berharap ke depan transaksi QRIS oleh BPD Bali bisa digunakan oleh seluruh UMKM dan masyarakat Bali.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Putri Koster juga berkesempatan membaca puisi diiringi gamelan Bali dengan judul Sumpah Kumbakarna serta turut meresmikan patung Dewi Sri yang juga masuk rekor Muri sebagai patung terbesar dari jerami.

Ketua DPD PDIP Bali,Berharap Kader Banteng Tabanan Tetap Solid Hadapi Pilkada Seretak

TABANAN – Pantaubali.com- Agar Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mampu memenangkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan di Pilkada serentak 2020, serta mampu meraup suara mutlak maka, Ketua DPD PDIP Bali, Wayan Koster,Senin,(31/8) di Tabanan mengatakan,seluruh kader PDIP Tabanan diharapkan,tetap solid serta menghormati apa menjadi keputusan partai dalam penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan dalam Pilkada serentak.

“Dalam Pilkada seretang di Tabanan diharapkan kader PDIP tetap solid,guna memenangkan pasangan calon I Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Sanjaya-Edi) yang telah direkomendasikan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri”, jelasnya.

Dirinya berkeyakinan akan mampu memenangkan para calon dalam perhelatan Pilkada serentak 2020 di Tabanan,dengan meraup suara mutlak.

“Optimis hal tersebut akan mampu tercapai karena, melihat calon yang maju juga telah memiliki pengalaman”, ujarnya.

Maka,ini menjadi kewajiban dan tugas bersama dalam menjalankan arahan dan instruksi dari Ketua Umum PDIP.

“Harus tetap solid bekerja,bergotong royong guna memenangkan pasangan calon tersebut.Agar bisa menang secara mutlak di Kabupaten Tabanan”, ucapnya.

Sembari Koster menambahkan,jangan ada yang main-main,mengerem, diam apalagi sampai berkhianat.

Ditengah Pandemi Sanjaya-Edi,Manfatkan Jejaring Media Sosial Sampaikan Visi dan Misi

TABANAN – Dalam pertarungan Pilkada serentak 2020 ditengah Pandemi,tentu penyampaian misi dan visi tidak akan dilakukan dengan cara melibatkan banyak masa.Seperti halnya dilakukan paket pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan diusung PDI Perjuangan I Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan (Sanjaya-Edi) setelah rekomendasi Cabup-Cawabup Tabanan diumumkan oleh DPP PDIP pada Jumat (28/8) lalu,menurut I Komang Gede Sanjaya,Senin,(31/8) di Tabanan menyampaikan,akan memanfaatkan jejaring media sosial atau On line.

Hal tersebut dikakukan karena menurut Dirinya, agar tetap mengikuti aturan pemerintah khususnya terkait protokol kesehatan.

“Meskipun natinya tidak boleh berkumpul, tentu kami telah memiliki jaringan di media sosial, media during,zoom dan yang lainnya.Saya rasa dalam menyampaikan misi dan visi ketengah masyarakat,Tabanan tidak akan susah bagi saya”, jelasnya.

Meskipun dalam pandemi,tentu ini merupakan ukuran, bagi seorang pemimpin kedepan dan bagaimana dalam masa pandemi setidaknya bisa berbuat lebih baik lagi kepada masyarakat Tabanan.

“Dalam kampenye kami juga telah rancang kosep bagaiaman dalam kampaye selalu bernuasan pandemi akan tetapi, tetap mampu membantu masyarakat.Selain itu untuk saya pribadi telah mendampingi Ibu Eka selama 10 tahun lamanya,begitu juga dengan Bapak Edi sebagai wakil rakyat bagaimana secara fiaikologis telah melakukan pendekatan dan telah melekat di hati masyarakat”, paparnya.

Sembari Dirinya menambahkan, dalam hal ini akan tetap mengikuti aturan telah ditetapkan oleh KPU serta, apa yang telah ditegaskan oleh Bawaslu dengan taat.

Ribuan Ayam Broiler,Dibagi Secara Gratis di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Peternak Rakyat Bali gelar aksi bagikan ribuan Ayam Potong (Ayam Broiler) kepada masyarakat secara gratis di Kabupaten Tabanan.Hal tersebut dilakukan,melihat kondisi peternak sudah tidak mampu membeli pakan maupun bibit guna melangsungkan produksi ternak, itu disampaikan, Ketua Asosiasi Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) Broiler Bali, I Ketut Yahya Kurniadi,Senin,(31/8) disela kegiatan tersebut.

“Ada seribu ekor Ayam dengan berat 2 sampai 3 kilo dibagikan hari ini dari perhimpunan peternak di seluruh Bali.Ini merupakan bentuk keprihatinan kami juga.Ini aksi pertama yang spontanitas dilakukan menyasar daerah Tabanan dan selajutnya akan menyasar daerah-daerah lainnya di Bali”, jelasnya.

Adapun faktor penyebab terjadinya hal tersebut, karena persediaan stok Ayam meluber.Selain itu,daya beli masyarakat terlihat ikut menurun.Padahal antisipasi telah kita lakukan,seperti dengan membatasi jumlah ayam masuk.Jika dilihat sebelumnya,dalam perhari total ayam masuk rata-rata 100persen dan telah dikurangi sebesar 50 sampai 60 persen.

“Meskipun pengurangan tersebut telah dilakukan, akan tetapi tetap over supply masih tetap terjadi.Kita tidak mampu memelihara lagi karena, pokoknya saja sudah dikisaran harga Rp 19.500.Bukan untung kita dapatkan melainkan, buntung jika dilihat dari jumlah tersebut buntungnya”,ujarnya.

Terkait kondisi tersebut Dirinya berharap,Pemerintah harus ikut melakukan evaluasi.Setidaknya, lembaga eksekutif harus mampu menganalisanya juga.

“Jika dilihat saat ini, telah ada 2 Pergub yang mengayomi kita. Akan tetapi, saat ini tidak ada yang jalan dan tidak ada yang mengawasi juga.

Selain itu dirinya menambakan,Pemerintah Provinsi Bali setidaknya harus sigap juga,apa lagi dalam kondisi Covid-19 saat ini. Yang terpenting dalam hal ini,sebaran bibit Ayam yang harus dikontrol.

“Jika masih kondisinya seperti terjadi saat ini,tentu kita akan tetap melakukan aksi yang sama (aksi sosial) seperti apa yang telah dilakukan saat ini disini (Tabanan)”,tutupnya.

Pengumuman Pendaftaran Bakal Pasangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Tabanan Dalam Pemilihan Serentak Tahun 2020

TABANAN – Pantaubali.com – Berdasarkan Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tabanan Tentang Penetapan Persyaratan Dukungan Pencalonan Partai Politik qtau Gabungan Partai Politik dalam Penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tabanan Tahun 2020.

Per 30 Agustus,Tercatat Kasus Sembuh Covid-19 Sebanyak 28 Orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Berdasarkan data per Minggu,(30/8) Perkembangan Pandemi Covid 19 di Provinsi Bali tercatat ada pertambahan kasus Terkonfimasi sebanyak 89 orang melalui Transmisi Lokal, kasus sembuh sebanyak 28 orang, dan 3 pasien terkonfirmasi Meninggal Dunia.

Secara kumulatif,kasus Terkonfirmasi Positif menjadi 5.078 orang, Sembuh 4.355 orang (85,76%), dan pasien Meninggal Dunia menjadi 65 orang (1,28%).Sedangkan Kasus Aktif menjadi 658 orang (12,96%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Kasus WNI Terkonfirmasi melalui Transmisi Lokal terus meningkat tajam, per hari ini sebanyak 4688 kasus (92,08%).
Melihat perkembangan pandemi ini, maka Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, Tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Corona virus disease 19, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Dalam penjelasan data terselip ajakan”Mari kita dukung upaya Pemerintah, dengan DISIPLIN melaksanakan Protokol Kesehatan, dimana saja, kapan saja”.

PWI Sebut, Sangat Disayangkan Diera Keterbukaan Masih Ada Lembaga Menutup Informasi

DENPASAR – Pantaubali.com – Jika di era keterbukaan seperti saat ini, masih ada lembaga menutup-nutupi informasi tentu sangat disayakan.

Apalagi menutup informasi dilakukan kepada seorang wartawan, karena saat ini merupakan era keterbukaan khususnya kepada media masa,itu disampaikan,Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Bali, IGMB Dwikora Putra belum lama ini di Kota Denpasar.

“Jika ini sampai dilakukan,tentu bisa menjadi boomerang bagi lambaga itu sendiri,misal jika seandainya wartawan mendapat informasi dari samping, dan mampu membukanya.Tentun hal tersebut akan berakibat lebih buruk lagi”, jelasnya.

Jika memang ada informasi-informasi bisa dibuka kepada publik, terkecuali memang informasi yang dikecualikan.Setidaknya bisa dibuka secara lebih transparan.

“Jika di era keterbukaan masih tertutup ditemui wartawan.Ya, tentu sangat salah sekali, dan bisa dikatakan sudah tidak jamanya lagi saat ini hal tersebut dilakukan”, ujarnya kembali.

Sembari Dwikora menabahkan,justru jika didatangi seorang wartawan merupakan kesempatan sebebarnya bagi lembaga tersebut.Agar bisa mengklarifikasi seandainya memang ada hal-hal merugikan lembaganya dan bisa dipaparkan secara lebih gamblang lagi.

Ditengah Pandemi,Ketua TP PKK Provinsi Bali Berharap Pelaku Usaha Ikut Mensejahterakan Petani

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny Putri Koster berharap agar para pengusaha yang usahanya memperoleh keuntungan di Bali, hendaknya bisa mensejahterakan para petani.

Karena menurutnya, para petani adalah warga Bali yang selama ini sudah memberikan kontribusi yang besar bagi Bali dan bagi kelangsungan hidup masyarakat.Hal tersebut disampaikan dirinya dalam meninjau langsung pelaksanaan gebyar pasar minggu yang dilaksanakan oleh Krisna Oleh-Oleh Grup di salah satu gerainya di Jalan Nusa Kambangan, Denpasar,Minggu (30/8).

“Ketika kita tidak bisa lakukan hal yang besar, lakukanlah hal kecil tapi dengan hati yang besar,” tuturnya.

Seperti hal tersebut telah dilakukan oleh pihak Krisna Oleh-Oleh yang bisa melaksanakan kegiatan serupa di seluruh gerainya di Bali, sehingga masyarakat mendapatkan hasil pertanian dengan merata, serta distribusi hasil pertanian pun merata hingga ke seluruh Bali.

Sementara itu pemilik Krisna Oleh-Oleh Gusti Ngurah Anon atau yang akrab disapa Ajik Krisna mengaku bahwa kegiatan ini merupakan yang ketiga kalinya digelar setelah diadakan sebelumnya di Krisna Oleh-Oleh di Jalan Sunset Road, Kuta.

Ia mengaku melihat antusias masyarakat sebelumnya, maka kegiatan serupa dilaksanakan dan berharap bisa terus dilanjutkan setiap minggunya di seluruh gerai miliknya. Pasar rakyat ini direncanakan akan berlangsung hingga akhir Oktober sembari dievaluasi apakah bisa dilaksanakan lagi setelahnya atau tidak, serta gerai mana yang pelaksanaannya paling ramai.

“Mengenai latar belakang kegiatan ini, tentu saja ia mengatakan karena melihat realita yang terjadi akhir-akhir ini, banyak masyarakat yang dilanda kesusahan karena pandemi Covid-19”,jelasnya.

Salah satunya adalah petani, di mana mereka mengalami over supply hasil pertanian yang sebelumnya mereka kirim ke hotel atau restoran. Untuk mendistribusikan hasil pertanian mereka, pihaknya mengaku menjembatani hingga sampai di tengah masyarakat.

“Tujuan pelaksanaan pasar rakyat ini, ia menjelaskan, selain untuk membantu para petani dalam pendistribusian produknya, juga membantu masyarakat sekitar membeli produk pertanian dengan murah”, ucapnya.

Kemudian, Nyoman Suma Artha yang menggerakkan para petani tersebut mengaku bahwa kegiatan kali ini dimeriahkan oleh para petani dari seluruh Bali. Ia mengatakan pihaknya menjemput sendiri hasil pertanian di daerah asalnya, sehingga tidak memberatkan mereka dalam hal sewa transportasi, dan lainnya.

Dirinya berharap kegiatan serupa juga bisa dilaksanakan oleh pengusaha-pengusaha lain, sehingga kegiatan sosial ini bisa terus dilanjutkan, mengingat seperti yang diperkirakan oleh para ahli, bahwa kemungkinan pandemi kali ini tidak akan berlangsung dalam waktu yang singkat.

“Kegiatan pasar Rakyat kali ini berhasil menarik minat warga sekitar untuk turut berbelanja ke sana, karena harga yang ditawarkan cukup murah, sehingga warga mengaku sangat terbantu membeli barang dengan murah di tengah pandemi ini”, katanya.

Dalam pasar rakyat kali ini, diterapkan pula Pergub No 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, di mana baik pambeli maupun penjual tidak menggunakan kantong belanja berbahan plastik. Selain itu, dalam kegiatan kali ini Ny Putri Koster membagikan 10 sembako bagi para lansia yang hadir dalam kesempatan itu.

Kajian Tabanan Semesta,Diprediksi Mampu Dongkrak PAD Ratusan Milyar

TABANAN – Pantaubali.com – Terkait kajian Tabanan semesta terdiri dari beberapa hal penting seperti,Pengelolaan sekolah aman dan produktif,Puskesmas semesta, Smart desa, Pengelolaan kemiskinan daerah, E-Ticketing teritegrasi,Sampah berbasis desa, Imprastruktur, Tabanan Office Partner, BLK yang nantinya akan difungsikan secara maksimal sampai pada pasar terpadu.

Jika hal tersebut dijalankan dengan fokus,diperkirakan kajian Tabanan semesta akan mampu memberi dampak pada peningkatan PAD mencapai ratusan milyar.Akan tetapi, dengan catatan dilakukan secara fokus itu disampaikan,Kepala Bapelitbang Tabanan, Ida Bagus Wiratmaja beluma lama ini di Tabanan.

“Tabanan semesta ini jika disepakati atau disetujui,harus dibiayai dan tentu tingal dipilih mana saja yang akan di dahului dari sekian hal tersebut.Jika tidak, kemungkinan akan kita jual kepada event organiser dengan sistem bagi hasil”, ujarnya.

Jika dilihat dari perhitungan mencari PAD, tentu akan mampu diraup dengan besaran bisa mencapai Rp 700 milyar dipastikan akan masuk.Bahkan dari perkiraan bisa menembus angka di Rp 1 triliun nantinya.
“Sudah kita prediksi dengan rata-rata perkembangan keuangan serta pertumbuhan laju ekonomi”, jelasnya.

Akan tetapi, tetap dengan catatan harus fokus penangananya satu-persatu.Dirinya mencontohkan,misal pada tahun pertama,terkait pembangunan dan tahun kedua lanjut ke hal- hal lainnya.

“Dengan dilakukan secara fokus,diperkirakan kajian Tabanan semesta pada 2026 sudah bisa rampung”, tutupnya.