- Advertisement -
Beranda blog Halaman 904

Gagasan Gubernur Bali, Bali Energi Bersih Diapresiasi Duta Besar Republik Slowakia

DENPASAR – Pantaubali.com – Duta Besar Republik Slowakia di Jakarta, Jaroslav Chlebo memberikan apresiasi kepada Gubernur Bali, Wayan Koster yang telah mengeluarkan regulasi tentang Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 tentang Bali Energi Bersih.

Apresiasi itu disampaikan saat Dubes Slovakia melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, Jumat (4/12) di Jayasabha, Denpasar.

Dalam acara audiensi tersebut, Gubernur Koster yang menyambut kehadiran Duta Besar Republik Slowakia, Jaroslav Chlebo dengan busana adat Bali mengatakan di era kepemimpinannya sebagai Gubernur telah menetapkan strategi pembangunan Bali secara fundamental dengan mengusung visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

“Saya dalam strategi membangun Bali fokus pada membangun ekosistem alamnya, manusia, dan kebudayaannya, karena Bali ini menjadi daya tarik wisatawan domestik dan mancanegara,” kata Gubernur Koster yang pernah menjadi Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Untuk menjaga keharmonisan alam Bali beserta isinya, Wayan Koster dihadapan Duta Besar Republik Slowakia di Jakarta, Jaroslav Chlebo menegaskan bahwa di Bali saat ini telah ada Peraturan Gubernur Bali No.97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 48 tahun 2019 tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai upaya untuk mewujudkan Pulau Bali bersih dari polusi.

Tidak berhenti sampai disana, namun program pembangkit listrik berbasis energi bersih juga sedang upayakan kita bangun di Bali. Dengan demikian, tidak hanya alam Bali yang akan bersih, namun para wisatawan juga akan merasakan nyaman ke Bali.

“Sebenarnya sejak tahun 2019, Bali sudah mendapatkan respon yang baik dari berbagai negara, sehingga kunjungan wisatawan dunia di tahun 2019 meningkat 20 persen lebih. Kemudian di tahun 2020, kunjungan wisatawan ke Bali terganggu karena terjadi Covid-19 dan ditambah dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang melarang orang asing berkunjung ke Indonesia, akibatnya pariwisata Bali terpuruk, serta perekonomian di Bali terganggu,” jelas Koster sambil berdoa semoga pandemi Covid-19 ini berakhir dan pariwisata Bali kembali normal, ekonomi Bali akan bangkit kembali.

Mendengar hal tersebut, Duta Besar Republik Slowakia di Jakarta, Jaroslav Chlebo saat didampingi oleh Konsul Kehormatan Republik Slowakia, Dr. Jurgen Schreiber lebih lanjut mengatakan bahwa pihaknya memiliki ketertarikan untuk bekerjasama di Bali, khususnya di bidang motor listrik dalam upaya mendukung Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.

“Kaitan dengan investasi, kami pada prinsipnya di dalam membangun Bali akan selalu menggunakan kekuatan sumber daya lokal, dan bisa bersinergi dengan mitra luar sepanjang investasinya sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di Bali,” jawab Wayan Koster seraya menginformasikan bahwa di Pulau Dewata memiliki berbagai industri seperti Industri Pengolahan Pertanian, Industri Kerajinan Rakyat, dan akan beranjak menuju Industri Kendaraan Ramah Lingkungan, hingga investasi dibidang energi bersih.

KPU, Bakar Ratusan Surat Suara Rusak di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com -239 lembar total surat suara rusak dimusnakan dengan cara dibakar, kegiatan tersebut dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tabanan di halaman kantor KPU Tabanan,Jumat (4/12).Surat suara yang rusak dimusnahkan adalah, hasil sortir pelipatan yang dilakukan. Dari jumlah tersebut, terbanyak surat suara rusak kategori kusut dengan jumlah 95 buah.

“Yang dimusnahkan adalah, ada robek 9 buah, bernoda, 75 buah, kusut 95 buah dan lain-ain yaitu seperti,cetakan tidak sempurna atau buram dan pemotongan tidak pas sebanyak 60 buah,” jelas Ketua KPU Tabanan I Putu Gede Weda Subawa dalam kegiatan tersebut.

Selanjutnya Besok (hari ini) kami juga lakukan pemusnahan di tempat percetakan sebagai pemenang lelang bersama kepolisian ditambah Bawaslu.

“Plat surat suara yang dimusnahkan kita akan bawa ke Tabanan tujuanya agar tidak terjadi penggadaan jumlah surat suara,” katanya.

Selanjutnya terkait kesiapan logistik persiapan Pilkada Tabanan pada 9 Desember mendatang sudah siap. Tinggal sarung tangan belum datang namun 6 Desember nanti diperkirakan sudah ada.

“Seluruh logistik sudah siap, tinggal didistribusikan ke KPU,” ucapnya.

Terkait pendisitribusian logistik ke TPS, untuk logistik APD didistribusikan H-2 atau 7 Desember ke TPS. Pendistribusian menggunakan truk box dan akan didrop sampai kecamatan. Dari kecamatan akan dibagikan ke desa, desa yang membagikan ke TPS.

Sementara pendistribusian logistik kotak suara dilakukan H-1 atau di 8 Desember, juga akan didrop sampai ke Kecamatan. Akan tetapi logistik akan diturunkan di masing-masing desa.

“Truk box ini akan mengirimkan logistik kotak suara di masing-masing desa, dari desa yang mengirimkan ke masing-masing TPS. Jalur sudah didata supaya tidak ada kesalahan penurunan kotak suara,” sampainya.

Menurut Weda jumlah bilik di TPS 3 bilik. Dua bilik diperuntukkan bagi pemilih yang kondisi sehat, dan 1 disiapkan untuk pemilih yang sakit. Sakit ini artinya memiliki subu tubuh lebih dari 37 derajat celcius.

“Jadi setiap TPS wajib melengkapi bilik yang dikhususkan bagi masyarakat yang memiliki suhu tubuh tinggi,”pungkasnya.

Amankan Pilkada,Personil Polres Tabanan Penting Perhatikan Kesehatan

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam pengamanan Pilkada serentak 2020 ditengah Pandemi selain personil harus disiplin menerapkan prokes, tentu kesehatan menjadi atensi bersama juga itu disampaikan,Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra saat melakukan kunjungan di Polres Tabanan, dalam rangka mengechek kesiapan pengamanan Pilkada Tabanan 2020,Jumat (4/11).

“Disini paling penting adalah, kesehatan ini harus menjadi atensi bersama.Karena,negara maju seperti, Amerika presidennya terpapar Covid,jadi dalam hal ini tentu kesehatan yang paling penting,” jelasnya.

Dalam hal ini semua harus disiplin menjalankan protokol kesehatan jangan sampai ada ngedrop kondisinya.

“Kita berharap semua personel bisa ditugaskan dalam pengamanan TPS tidak ada yang sakit atau kondisinya ngedrop, termasuk meyakinkan masyarakat agar datang ke TPS dengan wajib menerapkan Protokol Kesehatan juga,” sebutnya.

Pemerintah juga telah banyak mengeluarkan anggaran untuk penanganan Covid19, sehingga pemerintah meminta kepada semua pihak untuk ikut memikirkan Sense Of Crisis, dengan Yustisi dan Gakkum yang tegas.

“Apabila penanganan Covid-19 dari pemerintah dapat berjalan dengan baik, diyakini di 2021 ekonomi bisa bangkit, untuk Kabupaten Tabanan penyebaran Covid masih tinggi, segera lakukan upaya nyata untuk pencegahan,mengkoordinasikan dengan Pemda untuk mencegah terjadinya klaster baru,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda Bali kembali menegaskan netralitas Polri merupakan harga mati.

“Dalam hal ini, tidak boleh ada memihak ke salah satu Paslon, bila nanti ditemukan diantara anggota Polri tidak netral pasti akan ditindak tegas,” tegasnya.

Polri dan TNI harus loyal kepada Negara dan pemerintah, semua harus solid, sehingga apa dicita-citakan dapat diwujudkan, adapun unsur-unsur lainnya yang ingin menganganggu situasi kamtibmas tidak ada celah dan kesempatan. Sembari Dirinya menambahkan, pada 9 Desember 2020 akan dilaksanakan pengamanan TPS, tentu sebelumnya sudah melalui pelatihan sembari Dirinya berharap, dalam pelaksanaan pemilihan semua bisa berjalan aman, lancar, sehat dan masyarakat bisa hadir 80-90%.

“Polri bersinergi dengan TNI harus solid dan siap melaksanakan tugas pengamanan secara optimal, pada saat nanti Polres Tabanan akan di back up dari kekuatan Polda Bali, kekuatan tambahan ini bisa ditempatkan di TPS atau anggota cadangan untuk pengamanan di obyek-obyek vital,” tutupnya.

Geliatkan UMKM, Pemprov Bali Gelar Pameran UMKM Bali Bangkit

DENPASAR – Pantaubali.com – Pandemi Covid-19 yang melanda dunia termasuk Bali telah membawa dampak yang sangat signifikan terhadap perekonomian masyarakat Bali dan memberi pengaruh yang cukup signifikan kepada sektor Usaha Mikro, Kecil Menengah (UMKM).

Untuk kembali menggeliatkan UMKM di era pandemi ini, Pemerintah Provinsi Bali menggelar pameran UMKM Bali Bangkit sebagai salah satu cara memfasilitasi pemasaran produk unggulan IKM/UMKM di masa pandemi ini. Melalui Dekranasda Provinsi Bali bergandengan dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Bank BPD Bali serta market place Balimall.id, gelar pameran UMKM Bali Bangkit secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali I Wayan Jarta, di Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Denpasar, Jumat (4/12) malam.

Tampak hadir pada acara pembukaan pameran tersebut, antara lain Ketua Dekranasda Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali Ny Widiasmini Indra, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, serta para kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan kabuapten/kota se-Bali dan kepala SMA/SMK se-Bali yang hadir secara virtual melalui aplikasi zoom.

Ketika diwawancarai wartawan seusai acara pembukaan, Ny Putri Koster menyampaikan bahwasannya kegiatan pameran ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk membangkitkan kembali UMKM Bali yang selama pandemi turut terkena dampak yang cukup signifikan. Keberadaan UMKM Bali memegang peran yang sangat penting dan strategis dalam menjaga perputaran perekonomian Bali. Untuk itu perlu disediakan ruang dan kesempatan bagi UMKM dalam upaya menampilkan karya-karya terbaik mereka melalui pelaksanaan pameran.

“Pameran ini digelar untuk membangkitkan kembali UMKM kita. Di sini kita tidak mengejar omzet ataupun target penjualan, semangatnya adalah berpameran. Prokes kita terapkan dengan ketat, kita menghindari terjadinya kerumunan, dan pembayaran juga kita lakukan melalui aplikasi QRIS BPD Bali,” ucapnya.

Lebih jauh, istri orang nomor satu di Bali ini mengatakan, kegiatan pameran kali ini juga dilakukan secara online melalui aplikasi market place Balimall.id. “UMKM kita dorong untuk mengarah ke pasar digital, sehingga dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada,” katanya dengan menambahkn, Bali memiliki banyak sekali produk kerajinan yang berkelas, yang kualitasnya sangat bagus dan limited edition.

“Produk-produk kerajinan unggulan tersebut kita pamerkan dan kita jual, baik secara offline maupun online. Salah satu bentuk dukungan nyata kita kepada UMKM, antara lain dengan membeli produk kerajinan asli dari para perajin. Mari kita dukung perajin untuk bangkit dan terus berkreasi,” ujarnya, mengajak.

Ny Putri Koster juga berharap para perajin di tengah inovasi serta kreasi yang dilakukan tetap menjaga kelestarian warisan nenek moyang, Jangan sampai karena mengejar target, lupa akan kewajiban untuk melestarikan apa yang sudah diwariskan para leluhur. Di samping itu, saat ini banyak beredar di pasaran produk kerajinan tenun yang menyerupai produk kerajinan Bali, tetapi tidak dikerjakan di Bali. Di mana hal ini berdampak pada hilangnya kesempatan kerja bagi penenun asli Bali yang nantinya dapat berimbas pada hilangnya tradisi yang dimiliki Pulau Dewata. “Untuk itu, perlu sinergitas kita bersama guna mendukung keberadaan UMKM agar bisa segera bangkit kembali dan melanjutkan warisan tradisi yang kita miliki,” katanya.

Pameran UMKM Bali Bangkit yang dilaksanakan secara hybrid (online dan offline), dibagi dalam dua tahap pelaksanaan yaitu dari tanggal 4-17 Desember yang diikuti 10 UMKM kuliner dan 88 UMKM perajin, serta tahap kedua pada tanggal 18-31 Desember 2020 yang diikuti 10 UMKM kuliner dan 83 UMKM perajin. Masyarakat dapat berkunjung dan berbelanja langsung produk UMKM dengan kualitas tinggi dan harga kompetitif dengan datang langsung ke lokasi pameran ataupun bisa melalui market place Balimall.id.

Pembukaan pameran UMKM Bali Bangkit pada malam hari ini turut dimeriahkan dengan penampilan fashion show yang dibawakan oleh ibu-ibu yang tergabung dalam Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali serta launching penggunaan e-ticketing QRIS BPD Bali pada Taman Budaya Denpasar.

Pemkab Tabanan Gelar Rakor Analisa dan Evalusi Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020

TABANAN – Pantaubali.com – Jelang Pemungutan Suara Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, Pemkab Tabanan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda terkait Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Tabanan, melalui aplikasi Zoom Metting, Jumat (4/12).

Turut hadir pada kesempatan itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, jajaran Forkopimda, Ketua DPR, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tabanan, serta Kepala Dinas Kesehatan, Kasatpol PP dan Kalak BPBD Kabupaten Tabanan.

Dalam Rakor tersebut, Bupati Eka menghimbau kepada seluruh jajaran termasuk pihak KPU dan Bawaslu Kabupaten Tabanan agar menekankan kesiapan masing-masing, termasuk penerapan Protokol Kesehatan, sehingga penyelenggaraan pemungutan suara berjalan dengan lancar.

Bupati Eka juga sangat yakin bahwa seluruh jajaran telah mempersiapkan diri dengan baik untuk pelaksanaan Pilkada Serentak ini. “Oleh karena itu perlu koordinasi dan komunikasi semua pihak, utamanya kita punya jajaran Forkopimda untuk bisa selalu menindak lanjuti kedisiplinan semua pihak pada saat menjelang pencoblosan pada tanggal 9 Desember ini,” pintanya.

Bupati Eka juga mengajak seluruh pihak agar terus memantau pelaksanaan Pilkada ini, sehingga pada hari yang telah ditetapkan tidak ada terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. “Karena kembali lagi dengan adanya peningkatan kasus di Tabanan, itu bermula dari ketidak disiplinan salah satu pihak. OLeh karena itu, tentunya semua pihak harus bisa memantau kedisiplinan diri sendiri, begitupun juga masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegas Bupati Eka.

Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa menjelaskan bahwa kesiapan untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 Tabanan, pihaknya sudah siap. Untuk logistik kepemiluan saat ini, ada dua jenis, yakni APD dan logistic pemilu. Untuk APD terdiri dari 2 jenis, untuk di KPPS, satu jenis untuk pemilih dan satu jenis untuk KPPS. Untuk pemilih dapat sarung atngan plastic sekali pakai. Untuk di TPS, pihak KPU sudah melengkapi dengan standar Prokes.

“Untuk semua Logistik semua sudah siap, kecuali yang belum datang, yaitu sarung tangan latek, yang nanti diperuntukan untuk petugas kita di TPS, yang terdiri dari petugas KPPS ditambah pengamanan TPS, sedangkan pemilih yang datang kita siapkan sarung tangan plasti. Disamping itu, kita juga menyiapkan masker medis untuk cadangan,” ungkapnya.

Weda mnambahkan, pemungutan suara pada tanggal 9 Desember nanti dilakukan seperti biasa, yakni mulai jam 07.00 sampai jam 13.00 Wita. Untuk kedatangan pemilih sekaligus penerapan protokol kesehatan sudah diatur, sehingga memberikan kenyaman dan keamanan bagi masyarakat.

“Artinya di TPS itu tidak sekaligus mereka datang, tetapi di surat C pemberitahuan pemilih yang dulu dikenal dengan C6, itu sudah diisi jam-jamnya. Jadi, dalam satu TPS itu sudah diatur jam- jamnya. Sehingga memungkinkan temen-temen kita bisa bekerja dengan baik dan lancar tanpa adanya penyebaran kluster baru dari TPS,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan bahwa semua petugas yang nantinya akan bertugas sebagai KPPS dan lainnya, dipastikan terbebas dari pandemi Covid-19. “Kemudian untuk petugas kita dari KPPS dapat kami laporkan dari seluruh petugas KPPS yang berjumlah 10.170 orang yang tersebar di 1130 Tps itu, semuanya sudah melalui proses Rapid test. Jadi aturan kita di KPU bahwa kita wajib merapid test anggota KPPS yang akan kami turnkan. Apabila reaktif, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan  langsung menindak lanjuti. Itu sudah di laksanakan dan kalau ada yang positif diswab test, maka kami ganti,” tambah Weda.

Begitupun juga dengan seluruh petugas Bawaslu Kabupaten Tabanan, I Made Rumada selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Tabanan mengatakan pihaknya sudah siap melakukan pengawasan. “Karena kami di Bawaslu kami sudah membentuk dan melaantik jajaran mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat desa sudah siap mengawal Pilkada. Kemudian yang paling ujung tombak, pengawas TPS yang jumlahnya 1130 , Bawaslu sudah mempersiapkan personil sebanyak itu,” ujarnya.

Terkait dengan Prokes Covid-19, Rumada mengatakan dijajaran bawaslu dari tinkat Kabupaten sampai Desa sudah melakukan rapid test dan juga sering berkoordinasi dengan pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan. “Jadi jangan khawtir, jajaran kami juga sudah siap mengawasi dengan status tidak ada yang reaktif ataupun positif Covid-19. Kalau ada, yang bersangkutan sudah kami ganti. Sehingga bisa dipastikan dalam pelaksanaan pengawasan Pilkada ini, bisa dipastikan petugas kami tidak ada yang terpapar,” imbuhnya.

Selain itu, seluruh jajaran Forkopimda juga telah mengatakan kesiapannya dalam mengawal Pilkada Serentak 2020 di Tabanan ini. Diantaranya pihak Dandim 1619 dan Polres Tabanan juga telah menyiapkan ratusan bahkan ribuan personil dengan peralatan pribadi lengkap, seperti APD dan alat kedinasan.

“Personil yang dari kodim 180 orang, siap untuk melakukan pengamanan, dimana masing-masing Desa ada Babinsa, untuk personil masing-masing ada di Koramil dan kita juga mendapat BKO satu pleton dari Yonif Mekanis 741 dari jembrana, nanti juga akan kami tempatkan. Dan untuk personil sudah lengkap dengan peralatan pribadi,” tegas Dandim 1619 Tabanan Toni Sri Hartanto. @humastabanan

Debat ke II,Jaya-Wira Kembali Beberkan Visi dan Misi Visioner

TABANAN- Pantaubali.com -Debat Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tabanan putaran ke II kembali Dr Komang Gede Sanjaya, SE.MM dan I Made Edi Wirawan, SE (Jaya-Wira) beberkan visi dan misi visionernya.Seperti,Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui pola pembangunan semesta berencana menuju Tabanan Era Baru,Aman, Unggul, dan Madani (AUM) itu disampaikan Jaya-Wira di acara Debat secara live dilaksanakan KPU Tabanan disalah satu televisi swasta di Ketewel,Gianyar,Kamis (3/12) kemarin.

“Visi Misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui pola pembangunan semesta berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru : Aman, Unggul, dan Madani (AUM),mengandung makna kita membangun keharmonisan kesucian alam jagad Bali ini dengan 6 Sat Kertihnya dengan menyucikan alam, danu kertihnya, wana kertihnya, jana kertih, atma kertihnya,” paparnya.

Program tersebut dinilai Dirinya akan mampu mengakomodir sinergitas pemerintah pusat dan daerah.

“Begitu pula dengan pola pembangunan semesta berencana mengandung makna bagaimana membangun di Kabupaten Tabanan dengan pola menyeluruh dengan berencana,” ucapnya.

Selain itu, tidak lupa Jaya-Wira memapaparkan program unggul lainya menyetuh beberapa sektor yang wajib dilakukan jika kelak dipercaya memimpin Tabanan 5 tahun kedepan.

“Sandang, Pangan, Papan, Pendidikan,Kebudayaan,Kesehatan, Pekerjaan, dan Jaminan Sosial,Kehidupan Sosial, Perlindungan Hukum, dan Hak Azasi Manusia, Infrastruktur dan Lingkungan Hidup yang Baik dan Aman,” bebernya.

Sembari Jaya-Wira menyampaikan, komitmennya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan di Tabanan ke arah lebih baik lagi.

Penampilan Di Atas Angin Saat Debat Terakhir ” Paket Jaya Wira Berpantun Ikan Lele Ikan Mujair “

DENPASAR – Pantaubali.com – Di Putaran Debat Terakhir calon Bupati dan Wakil Bupati Tabanan yang digelar KPU Tabanan di Studio Kompas TV, Antara pasangan calon nomor 1 Dr. I Komang Gede Sanjaya – I Made Edi Wirawan dengan pasangan calon nomor 2 Anak Agung Ngurah Panji Astika – I Dewa Nyoman Budiasa, Kamis malam ( 3 Desember 2020) berlangsung seru.

Debat putaran terakhir ini dimulai sekitar pukul 19.00 Wita diawali dengan pemaparan visi dan misi masing masing calon. Secara keseluruhan mulai dari sesi pertama, kedua, ketiga hingga sesi yang paling ditunggu oleh para pendukung,dimana kedua Paslon memiliki kesempatan untuk saling memberikan pertanyaan, Saat itu Terlihat Cerdas dan siap dengan materi yang mnegedepankan data,Pasangan Jaya-Wira yang diusung PDIP tampak lebih tenang dan menguasai materi di setiap sub tema yang di pertanyakan saat Debat Berlangsung. Bahkan Jaya-Wira Malam ini terlihat  Di Atas Angin dan sangat percaya diri sehingga postur tubuh paslon ini terlihat elegan setiap menjawab pertanyaan yang diajukan Paket PADI, Setiap Jawaban yang disampaikan Jaya-Wira dalam debat ini slalu didukung bermacam data realita yang akurat dan valid.

Salah satu pertanyaan yang dilontarkan Paket PADI terkait pengesahan APBD 2021, yang ditanyakan kenapa tidak di setujui oleh sejumlah fraksi. Pertanyan itupun langsung dijawab Sanjaya selaku Calon Bupati Tabanan dengan Data lengkap karena Jaya –Wira memiliki pengalaman untuk mengelola APBD Begitupun Calon Wakilnya yang sudah pernah menjabat sebagai anggota legislatif,sementara itu Mayoritas PDIP dan Gerindra ada 31 dari 40 kursi DPRD . ‘”2/3 kursi sudah setuju, mayoriti dan sudah ketok palu,” tandasnya.

Selain itu Lembaran APBD dibuat oleh tim Pemerintah daerah. “Sebelum disetujui ada konsultasi antara Ekseutif dan Legislative,” tandasnya. Terkait masalah jalan. Tabanan walaupun PAD nya kecil tidak masalah membangun satu tahun ifrastuktur.

“Karena kami mempunyai program yang namanya satu jalur. Terintegrasi baik dari Kabupten, Provinsi dan Pusat,” tandasnya. Sehingga eksekusi kebijakan nantinya bisa sejalur dari Hulu hingga Hilir.

“Buktinya kementrian PUPR khusus datang ke Bali, menanyakan apa yang mau diminta Kabupaten Tabanan atas dukungan politik kemarin saat pilpres,” tegasnya. Bukan hanya andalkan PAD yang hanya Rp 300 Milyar tapi andalkan BKK ada juga di Pusat PTSMI.

“Kalau persoalan APBD urusan jalan satu tahun kami sudah clear . Kami sudah bicara dengan anggota Fraksi kami yang jumlahnya 31. Tidak masalah itu bagi kami Ikan Lele Ikan Mujair. Tidak bertele tele semua pasti cair. Karena di eksekutif tahu betul bicara anggaran. Semua sudah melalui hasil Forum, Jalan dimanapun kami sudah eksisting.


Sabar masyarakatku,semua akan baik pada waktunya,” tandas I Komang Gede Sanjaya.

Ratusan Taruna Poltrada Bali Terpapar Covid-19 di Tabanan

TABANAN -Pantaubali.com -Sebanyak 238 orang taruna (mahasiswa) Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan,Provinsi Bali terpapar Covid-19.

Terkait hal tersebut,Direktur Poltreda Bali Bambang Wijanarko angkat bicara,Kamis,(3/12) di Tabanan menyampaikan, bahwasanya sampai saat ini seluruh taruna – taruni telah diisolasi di kampus Poltreda Bali.

“Seluruh taruna-taruni diisolasi di asrama kampus Poltrada Bali diawasi tenaga kesehatan.Tidak boleh keluar dan sebaliknya,hanya tenaga kesehatan memakai pakaian APD diijinkan masuk ke kampus mengantarkan makanan dan keperluan taruna diisolasi tersebut,” katanya.

Calon taruna-taruni dari seluruh Indonesia sejumlah 311 orang tersebut datang ke kampus Poltreda Bali, pada 7 November 2020 guna pengenalan kampus dan pengenalan Kementrian Perhubungan.Semua membawa dokomen hasil swab negatif dari daerah masing-masing.

“Selama berada di kampus mereka menerapkan protokol kesehtan memakai masker, face shield, mencuci tangan dan menjaga jarak,” ucapnya.

Setelah berada di kampus sekitar 13 hari terdapat sejumlah taruna yang mengeluhkan gejala meriang, sakit tenggorokan dan anosmia sehingga dilakukan test rapid antigen yang hasilnya dari 311 taruna yang ditest, hasilnya 138 orang positif dan 173 orang negatif.

“Kami menerapkan prinsip datang sehat, pulang juga sehat. Maka taruna positif kami karantina di kampus sampai sembuh, baru dipulangkan. Rencananya setelah dua minggu di kampus, taruna akan dipulangkan. Minggu kemarin mereka seharusnya pulang,” bebernya.

Dirinya mengatakan tidak habis pikir,padahal taruna sudah menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.Mulai memakai masker, mencuci tangan setiap dua jam dan menjaga jarak.
Selanjutnya, Kadiskes Kesehatan Kabupaten Tabanan, I Nyoman Suratmika sebagai Satgas Bidang Kesehatan menyampaikan, dari 311 orang mahasiswa Poltrada Bali, berdasarkan hasil swab yang dilakukan 238 orang di antaranya terkonfirmasi positif. Lima orang lainnya hasilnya belum keluar.

Kejadian tersebut awalnuya diketahui setelah Direktur Poltrada Bali mengirimkan surat tentang Laporan Hasil Rapid Swab Antigen Taruna Poltrada dan Tindak lanjut pananganan Covid-19 pada 23 November 2020.

“Pada surat tersebut dilaporkan berdasarkan hasil Rapid Swab ANtigen tertanggal 22 November 2020, dari 311 orang taruna yang dilakukan Rapid Swab Antigen, 138 orang diantaranya terkonfirmasi positif, dan 175 orang negatif,” sampainya.

Kemudian lanjut dilakukan swab kedua pada 27 November 2020 karena adanya 10 taruna yang bergejala demam, batuk dan anosmia.Sembari Dirinya menambahkan, dari Swab kedua hasilnya 238 orang taruna positif Covid-19 dan lima taruna belum keluar hasilnya.

Mahasiswa Pelaku Percobaan Pemerkosaan Dibekuk di Pupuan

TABANAN – Pantaubali.com -Seorang pemuda 20 tahun bersetatus mahasiswa pelaku bekap panyudara dan percobaan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan yang Bukan Istrinya Bersetubuh (Percobaan Pemerkosaan) atau penganiayaan akhirnya berhasil dibekuk oleh jajaran Polsek Pupuan,Kabupaten Tabanan,Provinsi Bali.

Pemuda tersebut berimisial PAPP yang baru keluar dari LP Tabanan pada Juli 2020 mendapatkan asimilasi dalam perkara yang sama di Wilayah Kediri Tabanan pada 2019.Adapun modus operandi dari pelaku yaitu,memepet korban sedang mengendarai sepeda motor setelah terjatuh mendekati pelapor atau korban dan meremas payudaranya serta berniat menyetubuhi korbanya. Tentu kasus percobaan pemerkosaan tersebut meresahkan warga di Kecamatan Pupuan.
Terkait kasus tersebut,Kapolsek Pupuan AKP I Ketut Agus Wicaksana Julyawan dalam keterangan relisnya,Kamis,(3/12) di Polsek Pupuan,Tabanan menerangkan kronologis kejadian,Senin,(30/11) sekira pukul 03.45 sampai 04.30 wita di Pinggir Jalan umum jurusan Pupuan – Antosari telah terjadi tindak pidana tersebut.

Dari keterangan korban atau pelapor dijelaskan kronologis kejadian bahwa pelaku membuntuti korban yang sedang mengendarai sepeda motor selanjutnya memepet korban atau pelapor hingga terjatuh.

Setelah terjatuh dari sepeda motornya pelaku mendekati dan sempat meremas panyudara dan hendak menyetubuhi korban.

“Berbekal keterangan para pelapor Unit Reskrim Polsek Pupuan melakukan penyelidikan dan langsung mengamankan seorang laki- laki berinisial PAPP merupakan warga Kecamatan Pupuan,Tabanan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan ada 4 orang perempuan menjadi korban antara lain, berinisial WADS,WS,KWS dan MS.
“Kesemua korban tersebut merupakan warga dari Kecamatan Pupuan,Tabanan,” ucapnya.

Adapun barang bukti berhasil diamankan berupa 1 unit sepeda motor N Max warna merah, tas selempang warna hitam dan beberapa lembar pakaian.Sembari Dirinya menambahkan, atas perbutanya korban dijerat dengan pasal 285 jo 53 KUHP atau 351 (1) jo 65 KUHP yaitu,percobaan dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa perempuan bukan istrinya bersetubuh (Percobaan Pemerkosaan) atau penganiayaan dengan ancaman hukuman 12 tahun.

Per hari ini,Terkomfirmasi Covid-19 Tercatat 202 Orang

TABANAN – Pantaubali.com – Berdasarkan Data perkembangan Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali per hari ini,(Rabu,(2/12) mencatat pertambahan kasus terkomfirmasi sebanyak 202 orang (198 orang melalui Transmisi Lokal dan 4 PPDN) sembuh sebanyak 94 orang, dan 1 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif sebagai tercatat,terkonfirmasi Positif 14.338 orang,Sembuh 12.849 orang (89,62%), dan Meninggal Dunia 436 orang (3,04%).
Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.053 orang (7,34%), yang tersebar dalam perawatan di 17 RS rujukan, dan dikarantina di Bapelkesmas, UPT Nyitdah, Wisma Bima dan BPK Pering.

Sesuai Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2020, Gubernur Bali mengeluarkan PERGUB No. 46 Tahun 2020, yang mengatur tentang Sanksi Administratif bagi pelanggar Protokol Kesehatan. Besaran denda yg diterapkan adalah Rp. 100.000,- bagi perorangan, dan Rp. 1.000.000,- bagi pelaku usaha dan tempat fasilitas umum lainnya.

Pulihnya kesehatan masyarakat dari wabah Covid-19 merupakan tanda akan segera pulihnya perekonomian yang sebelumnya anjlok akibat pariwisata yang mengalami dampak sangat besar.

Pengendalian dan pencegahan ini adalah tanggung jawab kita bersama. Sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan semua pihak adalah kunci utamanya. Untuk itu mari bersama kita terapkan protokol kesehatan kapanpun dan dimanapun berada.