- Advertisement -
Beranda blog Halaman 860

Tegakkan Pergub Bali No. 10 Tahun 2021, 12 Orang Terjaring Tim Gabungan di Seminyak

BADUNG – Pantaubali.com – Dalam rangka menegakkan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No. 10 Tahun 2021 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru serta Penegakan Surat Edaran (SE) Gubernur Bali Nomor 06 Tahun 2021 tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP Provinsi Bali, TNI, Polda Bali, Poltabes Denpasar, Imigrasi serta Satpol PP Kabupaten Badung melakukan penegakan pada Minggu (21/3) malam di wilayah Seminyak, Kuta, Badung.

Tim gabungan yang di pimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Rai Dharmadi tersebut berhasil menjaring sebanyak 12 orang pelanggar yang terdiri dari 9 Warga Negara Asing (WNA) dan 3 orang Warga Negara Indonesia (WNI).

Menurut Dewa Dharmadi, pelaksanaan implementasi dari Pergub Bali No. 10 Tahun 2021 serta SE Gubernur Bwli No. 06 Tahun 2021 sudah dijalankan dengan baik. Meski demikian, diakuinya masih ada warga masyarakat yang membandel. Bahkan hal itu dilakukan oleh Warga Negara Asing yang seharusnya tunduk dan mengikuti aturan dimana mereka berada.

“Secara umum kami melihat seluruhnya sudah tertib, tetapi masih ada yang melakukan pelanggaran sehingga langsung kami lakukan penindakan baik sanksi administrasi maupun teguran,” jelasnya saat ditemui disela kegiatan didampingi Kabid Trantib Satpol PP Provinsi Bali, I Komang Kusuma Edi.

Adapun hasil penindakan malam itu yakni 2 orang WNA dikenai sanksi denda administrasi sebesar Rp. 1.000.000. Kemudian 1 orang WNI dikenai denda administrasi Rp. 100.000.

“Pelanggar yang tidak bisa membayar denda Administratif diberikan Surat Panggilan sebanyak 4 orang terdiri dari 3 WNA dan 1 WNI serta 5 orang di berikan teguran karena pemakaian masker tidak baik dan benar,” imbuhnya.

Dewa Dharmadi berharap warga masyarakat bisa mematuhi peraturan pemerintah terkait dengan penanganan Covid-19 agar situasi bisa segera kembali pulih dan normal.

Genjot Pembukaan Gerbang Pariwisata, Gubernur Koster Dampingi Menparekraf Tinjau Vaksinasi Pekerja

DENPASAR – Pantaubali.com -Gubernur Bali Wayan Koster disertai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Bali Dewa Made Indra, mendampingi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung yang dipusatkan di area terminal keberangkatan internasional pada Senin (22/3) .

Vaksinasi massal yang menyasar pekerja lintas instansi di kawasan bandara itu dilaksanakan sebagai tindak lanjut instruksi presiden Jokowi belum lama ini terkait percepatan vaksinasi guna mendukung dibukanya kembali pariwisata di Pulau Dewata.

Di hadapan awak media Menparekraf Sandiaga Uno menegaskan arahan Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Bali belum lama ini sudah sangat tegas bahwa Bali harus dijadikan prioritas dalam upaya vaksinasi dan pelaksanaan di Bandara Ngurah Rai merupakan suatu langkah cepat yang diambil pemerintah.

“Ini upaya mendukung rencana pembukaan pintu pariwisata internasional pada Juni-Juli mendatang,” kata Sandiaga,

Pria yang juga dikenal sebagai pengusaha ini menjelaskan bahwa target vaksinasi bagi pekerja di Bandara I Gusti Ngurah Rai terutama menyasar para pekerja yang bertempat pada area front liner dengan sasaran sejumlah 1000 orang, dan akan diberikan vaksin secara bertahap hingga Jumat (26/3 )mendatang.

“Sedangkan jumlah total pekerja di bandara yang akan diberikan sejumlah 5.000 orang,” sebutnya.

Sandiaga juga mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan upaya-upaya yang dilakukan pihak terkait sehingga semua proses vaksinasi berjalan lancar dan tentu dengan penerapan disiplin kesehatan yang ketat.

“Tadi saya berjalan kurang lebih 800 meter dan melihat langsung bagaimana persiapan dan penerapan protokol kesehatannya, jaga jarak dan lainnya sangat baik. Harapan saya tentunya setelah pintu gerbang kedatangan internasional dibuka, semua pegawai sudah divaksin dan dalam keadaan yang nyaman dan aman, siap menyambut wisatawan.Agar ekonomi Bali bisa kembali dan penularan (Covid-19) bisa dihentikan,” katanya sembari mengajak semuanya tetap berdoa akan segala sesuatunya berjalan dengan baik tanpa kendala.

Disebutkan, Kementerian Kesehatan akan mengirimkan sebanyak 300.000 dosis vaksin ke Bali pada akhir Maret 2021. Langkah tersebut diyakininya dapat mengejar target vaksinasi Covid-19 di Bali, terlebih jumlah vaksinator kini telah bertambah lewat bantuan yang diberikan TNI-Polri serta fakultas kedokteran.

Tahap awal, distribusi vaksinasi Covid-19 akan difokuskan di tiga lokasi yang ditetapkan sebagai Zona Hijau. Yaitu Nusa Dua, Sanur dan Ubud. Selanjutnya, vaksinasi Covid-19 akan didistribusikan ke sejumlah kawasan wisata, termasuk desa wisata secara bertahap.

Dalam kesempatan tersebut menyinggung pembukaan gerbang internasional, Sandiaga menyebut hasil koordinasi dengan kementerian terkait sudah mencapai tahap finalisasi dan akan segera dilaporkan kepada Presiden dalam waktu dekat.

“Negara-negara yang akan dibuka pintu penerbangannya, sesuai dengan kesiapan masing-masing dan jumlahnya bisa bertambah. Semntara ini dari Eropa ada Belanda, dan dari Asia ada Singapura, Korea Selatan dan Tiongkok serta satu dari Timur Tengah yakni Uni Emirat Arab.Namun satu yang harus digarisbawahi bahwa kita tidak bisa langsung membuka pada Juni-Juli, namun harus ada latihan, simulasi-simulasi dulu. Harus ada trial, project dna beberapa tahapan yang dilakukan,” paparnya.

Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Koster juga menyempatkan diri menyapa para pekerja yang melaksanakan proses vaksinasi. Setelah peninjauan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gubernur beserta rombongan melanjutkan peninjauan ke kawasan ITDC Nusa Dua, badung yang pelaksanaan vaksinasinya dipusatkan di areal Grand Hyatt. Dalam pelaksanaan di tempat tersebut, ditarget 8.900 pekerja pariwisata mendapatkan vaksinasi selama 9 hari alias rata-rata 1000 orang per hari.

Hari Ini, 5.600 Petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Divaksin COVID-19

BADUNG – Pantaubali.com – Sebanyak 5.600 petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai,Bali menjalani suntik vaksin sinovac COVID-19 di Area Terminal Internasional secara bertahap yang dimulai 22 sampai 26 Maret 2021 atau selama 5 hari.Seluruh petugas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai berasal dari 26 perusahaan yang tergabung dalam komunitas bandara.

“Komitmen kami dalam mengatasi pandemi COVID-19 sampai saat sekarang masih mewabah dengan melakukan vaksinasi kepada seluruh petugas di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali dengan total sebanyak 5.600 orang sesuai data dari perusahaannya masing-masing,” ujar General Manager Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai,Bali, Herry A.Y. Sikado di Tuban,Badung.

Pelaksanaan kegiatan tersebut diinisiasi oleh Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV dan pelaksana vaksinasi oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar, yang sebelumnya telah dilakukan rapat teknis agar terlaksana sesuai harapan.

“Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali mendukung kegiatan ini dengan memfasilitasi tempat di Area Terminal Internasional dan personil telah kami libatkan juga untuk membantu kelancaran vaksinasi, utamanya penerapan protokol kesehatan yang baik,” ujarnya.

Untuk jadwal pelaksanaan dimulai hari ini (Senin,(22/3) pukul 08.00 – 17.30 WITA terdata 1.000 petugas akan melakukan vaksin terlebih dahulu, dan dibatasi agar physical distancing tetap terjaga hingga 25 Maret 2021 mendatang.

“Saya informasikan juga Kantor Cabang PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali sudah ada yang telah melaksanakan vaksinasi yakni sebanyak 478 orang, jika dijumlahkan secara keseluruhan nantinya mencapai 6.078 orang,” katanya.

Dirinya berharap, semoga vaksinasi ini dapat menekan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat menggunakan transportasi udara.

4 Orang Tersesat di Gunung Sanghyang Akhirnya Ditemukan Selamat

TABANAN – Pantaubali.com -Empat orang tersesat saat melakukan pendakian di Gunung Sanghyang, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali Minggu (21/3) malam.Keempat diantaranya merupakan warga Kabupateb Badung dan Denpasar.

Segera setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) segera menggerakkan tim rescue berjumlah 5 orang menuju lokasi.

“Kami terima laporannya malam itu sekitar pukul 21.30 Wita dari Ibu Sang Ayu,” jelas Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada dalam keterangan Persnya, Senin,(22/3).

Dari laporan diterima perkiraan lokasi berada di koordinat 8° 20.068’S – 115° 6.828’E.

“Identitas keempat target pencarian atas nama A.A Istri Anom Eka Juni (39), Ni Ketut Sumariani (40), Ninik (40), dan Dek Dus (40),” ujarnya.

Awal mula kejadiannya yakni pada hari Minggu kurang lebih pukul 09.00 Wita, sebanyak 13 orang mendaki Gunung Sanghyang, namun dalam perjalanan kembali dari pendakian 4 orang terpisah dari rombongan dan tersesat. Pada pukul 21.30 Wita 1 (satu) orang korban melapor ke Basarnas Bali bahwa dirinya tersesat dan tidak mengetahui arah jalan turun.

Setelah pencarian sejak tengah malam, akhirnya keempat pendaki berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sekitar pukul 10.52 Wita. Lokasi penemuan berada pada koordinat 8°20.10.13’ S – 115°06.55,47’E, yakni di ketinggian 1225 Mdpl.

“Mereka dievakuasi turun dari Gunung Sanghyang, dan pada pukul 12.37 Wita tiba di Desa Gunung Sari, Kecamatan Penebel selanjutnya dibawa menuju Polsek Penebel – Tabanan,” paparnya.

Sembari Dirinya menambahkan, unsur SAR terlibat operasi SAR diantaranya Basarnas Bali, Polsek Penebel, Babinsa Desa Gunung Sari, BPBD Tabanan, Potensi 115 dan pemandu setempat.

Tingkatkan Kesadaran Berlalulitas,Desa Banjar Anyar Dijadikan Pilot Project Kampung Tertib Lalu lintas

TABANAN – Pantaubali.com – Dalam upaya tingkatkan kesadaran masyarakat agar tertib berlalitas maka, Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan dipilih sebagai Pilot Project Kampung Tertib Lalu lintas,Senin,(22/3).

Menurut,Kapolres Tabanan AKBP Mariochristy P.S, Siregardisela disela kesempatan tersebut menyampaikan, Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan dipilih sebagai proyek percontohan dikarenakan, wilayah Desa masih berdekatan dengan kawasana tertib lalulitas atau di Simpang Debes Tabanan.

“Jika dilihat berdasarakan surat keputusan Bupati Tabanan ruas jalan tertib lalulitas masih tercatat di Debes dan desa terdekatnya ya,di sini (Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri,Tabanan),” jelasnya.

Tentu ada edukasi,taman lalulitas,pengembangan budaya serta etika tertib berlalulintas sejak dini dimulai di Desa Desa Banjar Anyar Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan.

“Tentu ada beberapa upaya dilakukan dalam kaitan dengan tertib berlalulitas,seperti halnya untuk denda berupa tilang di kawasan tertib lalulintas akan dikenakan dua kali lipat jika seandainya ada pelangaran terjadi di daerah Sangulan pada khususnya,” katanya.

Penindakan tersebut bisa dikakatan upaya kesekian kalinya, tentu pertama bagaimana dapat menggugah kesadaran masyarakat agar tertib berlalulitas itu hal terpentingnya.

“Misalnya bagaimanan ketingalan helm, sama seperti ketinggalan Heandphone (HP) bagi masyarakat.Tentu dalam kaitan dengan hal tersebut, semua tidak menginginkan adanya kejadian kecelakaan lalulitas.Kedasaran paling penting untuk kita gugah,gelorakan dan semangatkan.Tentunya dimulai dari Kampung tertib lalulitas,” bebernya.

Kampung tertib lalu lintas nantinya akan di lombakan juga.Sembari Dirinya berharap,kepada masyarakat jika keluar dari Desa Sangulan benar-benar telah tertib dalam berlalulitas.

Per Kemarin Tercatat Terkonfirmasi Covid-19 186 orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Jika dilihat berdasarkan data pertambahan kasus per kemarin,(Minggu,(21/3) terkonfirmasi sebanyak 186 orang (179 orang melalui Transmisi Lokal dan 7 PPDN),sembuh sebanyak 140 orang, dan 3 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi 38.133 orang, sembuh 35.548 orang (93,22%), dan Meninggal Dunia 1.067 orang (2,80%) dan Kasus Aktif per kemarin menjadi 1.518 orang (3,98%).

SE Nomor 06 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, berlaku mulai tanggal 9 Maret s/d 22 Maret 2021. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Dalam Surat Edaran ini terdapat beberapa pengaturan baru yang merupakan perubahan dari Surat Edaran terdahulu (Surat Edaran Nomor 05 Tahun 2021). Diantaranya, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M,Memakai Masker Standar dengan benar,Menjaga Jarak,Mencuci Tangan,Mengurangi Bepergian,Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ny Putri Koster Dukung Rencana Pembangunan Sentra Tenun Jembrana

JEMBRANA – Pantaubali.com -Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mendukung rencana Pemkab Jembrana untuk membangun sentra tenun khas Bumi Makepung. Hal tersebut disampaikannya menanggapi rencana yang diutarakan langsung oleh Bupati Jembrana Nengah Tamba saat mendampinginya meninjau pameran kerajinan di sela-sela kegiatan penyerahan bantuan bagi balita kurang gizi dan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Wantilan Jaba Pura Jagatnatha, Kota Negara Kabupaten Jembrana, Minggu (21/3).

Saat melihat-lihat hasil tenun khas yang dipamerkan perajin, Bupati Nengah Tamba menjelaskan bahwa Jembrana memiliki hasil kerajinan tenun yang makin berkembang. Jika sebelumnya Jembrana dikenal dengan songketnya yang berbeda dari hasil tenun kabupaten lain, belakangan para perajin juga mulai memproduksi kain endek dengan corak khas Bumi Makepung seperti corak Jalak Bali. Agar industri kerajinan tenun di wilayahnya makin berkembang, Bupati Nengah Tamba akan membangun sebuah sentra tenun khas Jembrana.

Ny Putri Koster menyebut rencana itu sebagai gagasan yang luar biasa. Disebutkannya, sama seperti kabupaten lain yaitu Klungkung, Karangasem dan Buleleng, Jembrana juga memiliki hasil kerajinan tenun yang memiliki ciri khas tersendiri. Ia berharap, kehadiran sentra tenun di Jembrana dapat menjadi wadah untuk mengayomi perajin tenun tradisional di wilayah itu sehingga mereka dapat menjadi ujung tombak dalam pelestarian dan pengembangan produk lokal. Ny Putri Koster mengibaratkan gagasan membentuk sentra tenun sebagai langkah yang tepat dalam pelestarian tenun khas tradisional Bali yang dimulai dari hulu hingga hilir.

“Keberadaan sentra tenun ini saya harapkan bisa mengangkat kesejahteraan perajin karena mereka menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian. Sejalan dengan itu, keberadaan sentra tenun ini juga diharapkan dapat membangun rasa tanggung jawab dan kecintaan masyarakat Jembrana untuk memakai produksi daerah sendiri. Saya berharap gagasan ini segera terwujud,” urainya.

Masih terkait dengan ciri khas Jembrana, Ny Putri Koster juga menyinggung tentang Kesenian Jegog yang identik dengan Tarian Makepung. Ia mengaku memiliki kenangan tersendiri dengan Jembrana karena di sinilah dia pernah bergabung dengan Sanggar Jegog Suar Agung yang membawanya menari hingga mancanegara di usia belia. Ia berharap, Kesenian Jegog dengan Tari Makepung bisa diwariskan secara turun temurun kepada generasi muda, khususnya di Kabupaten Jembrana.

Besok Vaksinasi Covid-19 dimulai di Zona Hijau di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Pemerintah Provinsi Bali terus berupaya melakukan akselerasi dalam upaya pemulihan kesehatan masyarakat sekaligus pemulihan ekonomi Bali. Salah satu upaya yang ditempuh dengan mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di seluruh kabupaten/kota se Bali.

Tidak hanya itu, pemerintah juga tengah mencanangkan program vaksinasi di tiga zona hijau. Kawasan yang dimaksud yaitu Ubud, Nusa Dua dan Sanur sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi dari sektor pariwisata.
Pemberian vaksinasi bagi masyarakat di tiga zona hijau tersebut akan dimulai secara serentak besok, Senin (22/3).

Demikian disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra dalam siaran persnya, Minggu (21/3) di Kota Denpasar, Provinsi Bali.

Bahwa seluruh warga masyarakat di tiga kawasan tersebut diberikan vaksin sehingga, terhindar dari paparan Covid-19. Konsep tersebut mendapat dukungan kuat dari pemerintah pusat.

Pemerintah pusat mendukung penyediaan vaksin sesuai kebutuhan yakni sebanyak 170.487 dosis yang terbagi kedalam 47.045 dosis untuk wilayah Ubud, 87.715 untuk Nusa Dua dan 35.727 dosis untuk wilayah Sanur.

“Mewujudkan tiga kawasan zona hijau ini merupakan langkah cerdas dalam upaya membuka pariwisata Bali. Dengan pemberian vaksin dan di dukung penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, maka zona hijau di tiga kawasan ini akan terwujud,” jelasnya.

Vaksinasi di tiga kawasan tersebut merupakan langkah taktis dan strategis untuk mencapai dua tujuan sekaligus yakni pemulihan kesehatan masyarakat dan pemulihan pariwisata (ekonomi ) Bali. Maka dari itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar, Pemkab Badung dan Pemerintah Kota Denpasar untuk pengaturan jadwal vaksin, penyediaan sarana vaksin serta petugas vaksinasi.

“Vaksin akan digunakan juga telah disiapkan dan bahkan sudah mulai didistribusikan kepada Dinas Kesehatan.Kami harap dukungan penuh dan partisipasi aktif dari masyarakat di tiga kawasan tersebut untuk mengikuti vaksinasi sebagai tanggung jawab kita guna memulihkan kesehatan dan juga perekonomian. Semakin cepat selesai vaksinasi ini, akan semakin baik,” paparnya.

Bahwa selain vaksinasi di zona hijau ini, vaksinasi di kabupaten lainnya terus dilakukan dan bahkan diakselerasi agar bisa lebih cepat. Masyarakat diharapkan segera mendaftarkan diri untuk mengikuti vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat di wilayah masing masing.

“Para pimpinan Fasilitas Kesehatan yang menyelenggarakan vaksinasi diminta membantu warga untuk mempermudah pendaftaran terutama bagi para lansia,” pungkasnya.

Kopi Perlu Diolah Tenaga Terampil, Agar Berdaya Saing Tinggi

TABANAN -Pantaubali.com -Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan, Kopi di Tabanan setidaknya dapat diolah dengan baik terutama oleh tenaga terampil dan kompeten sehinga memiliki nilai lebih.

“Kopi ini dengan diolah tenaga terampil dan kompeten, setidaknya akan mampu memiliki keunggulan dan memiliki daya saing tinggi, sehingga menuju kejayaannya sesuai visi dan misi Tabanan, yakni menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” jelasnya dalam lomba Barista Kopi Bali yang digelar di pedepokan SMI Beladiri, Banjar Batungsel, Kecamatan Pupuan, Sabtu (20/3).

Setidaknya dalam hal ini para Barista Kopi Lokal Tabanan dapat lebih meningkatkan kemampuannya, agar menjadi barista terampil dan profesional, dalam mengolah kopi yang merupakan warisan dari leluhur.

“Sehingga nantinya akan mampu meningkatkan kepopuleran kopi lokal Tabanan hingga ke mancanegara,” ucapnya.

Kopi ini dikatakannya sangat perlu lebih diexplore lagi untuk meningkatkan pamornya.

“Dengan diolah, dibranded dan diexplore dengan lebih baik lagi, kopi Bali Tabanan mampu menembus pasar Dunia dan menguntungkan para petani, khususnya petani kopi Tabanan,” ucapnya.

Jika dilihat dari sejarah dan perjalanan kopi Bali sangat panjang dan memiliki sejarah di era kolonial. Dan sekarang, kopi telah menjadi suatu budaya, khususnya di kalangan masyarakat Tabanan.

“Kopi ini luar biasa, sangat luar biasa. Bayangkan saja dulu, kita dijajah karena salah satunya kopi ini. Karena rasanya yang enak,” imbuhnya.

Dirinya menegaskan, apapun yang dilakukan dan program apapun yang dijalankan baik di TTP maupun di tempat lain dibawah naungan Pemkab Tabanan harus direncanakan dengan matang dan diskusikan dengan berbagai pihak. Sehingga rencana dan program yang dibuat sangat berdampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat

Tak Kenal Lelah, Ny Putri Koster Terus Roadshow Perangi Stunting

BADUNG – Pantaubali.com -Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster selama ini memang dikenal akan perhatiannya terhadap kaum ibu dan anak-anak. Hal itu ditunjukkan dengan nyata, ketika pendamping orang nomor satu di Bali ini melakukan edukasi serta memerangi stunting dan gizi buruk setiap harinya, sehingga tidak ragu untuk terjun langsung ke kabupaten/kota.

Seperti halnya yang dilakukannya di Kabupaten Badung, tepatnya di Desa Plaga, di mana Ny Putri Koster langsung menyambangi serta berinteraksi dengan para lansia, ibu hamil serta balita, pada Sabtu (20/3).

“Saya sangat senang meihat perkembangan kesehatan masyarakat terutama lansia, ibu hamil dan balita di Kabupaten Badung ini yang relatif bagus. Adapun beberapa perkembangan anak yang dilihat masih kecil untuk usianya dikarenakan genetik, bukan karena stunting,” jelasnya di depan Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny Seniasih Giri Prasta.

Ia menambahkan, jika kasus stunting yang masih terjadi di tengah masyarakat, maka perlu mendapatkan penanganan serius serta aksi nyata, mengingat stunting memberi imbas pada kualitas SDM generasi emas penerus bangsa. Untuk itu, semua stakeholder terkait harus bersinergi dan melakukan tindakan nyata dalam upaya memerangi stunting.

Lebih lanjut dalam arahannya, seniman ini menyampaikan bahwasannya kasus stunting dapat dicegah dengan pemberian gizi yang baik bagi janin serta pemeriksaan rutin kehamilan serta pemenuhan gizi yang baik pula pada masa balita. Dengan demikian, ibu akan melahirkan bayi yang sehat dan nantinya akan tumbuh menjadi anak yang sehat baik jasmani dan rohani.

“Saya harap PKK hingga ke tingkat desa menjadi pelopor dalam menjaga kesehatan keluarga, terutama ibu dan anak. Sehingga kita bisa jaga tumbuh kembang anak di periode emas ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Badung Ny Seniasih Giri Prasta menyambut baik perhatian Ketua TPP PKK Prov Bali kepada kesehatan ibu dan anak. Menurutnya, pihaknya akan berupaya keras untuk terus melakukan pendataan stunting dengan bersinergi dengan stakeholder terkait, serta melakukan aksi nyata dalam upaya memerangi stunting.

Dalam acara yang turut dihadiri oleh Ketua Ikatan Bidan Indonesia Provinsi Bali Luh Putu Sukarini, Direktur Rumah Sakit Mata Bali Mandara Ni Made Yuniti, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali ini, diserahkan bantuan makanan sehat bagi ibu hamil dan bantuan makanan untuk balita berupa susu dan makanan bayi, serta bantuan beras dan masker yang diserahkan langsung oleh ibu Ketua TP PKK Provinsi Bali secara simbolis kepada para penerima bantuan.