- Advertisement -
Beranda blog Halaman 857

DTW Tanah Lot Menuju Zona Hijau

TABANAN – Pantaubali.com – Sejalan dengan rencana Pemerintah Kabupaten Tabanan yang mengusulkan DTW Tanah Lot, sebagai salah satu kawasan zona hijau menyikapi rencana pelaksanaan program Free Covid Corridor (FCC).DTW Tanah Lot telah mulai menjalani vaksinasi tahap I per,Selasa (23/3).

Vaksinasi tahap satu untuk kalangan yang bersentuhan langsung dengan wisatawan seperti Tiket, Checker, Humas dan Lifeguard. Vaksinasi baru menyasar 50 orang dari total 147 orang jumlah manajemen DTW Tanah Lot, itu disampaikan, Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana di Tabanan.

Kami baru mendapatkan kuota vaksinasi Covid-19 untuk 50 orang. Sisanya menyusul sesuai kuota yang didapat nantinya karena saat ini ketersediaan vaksin terbatas, jelasnya.

Dengan diusulkannya DTW Tanah Lot menjadi zona hijau tentu menjadi angin segar di tengah minimnya jumlah kunjungan wisatawan saat ini yang hanya menyentuh angka 500 orang per hari khususnya pada momen libur atau akhir pekan.

“Sambil menunggu tahapan vaksinasi berikutnya hingga menyentuh seluruh manajemen dan stake holder di kawasan DTW Tanah Lot, tetap secara ketat menjalankan protokol kesehatan sesuai ketentuan sebagai persiapan menuju zona hijau,” ujarnya.

Adapun beberapa hal dilakukan mulai dari, melakukan penjagaan dan pengawasan di lapangan kepada wisatawan berkunjung ke kawasan yang telah mengantongi sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability Standards) dari Kemenparekraf RI.

Per 20 Juli 2020,DTW Tanah Lot Tersertifikasi CHSE

TABANAN – Pantaubali.com – Memasuki masa New Normal sejak dibuka per 20 Juli 2020, DTW Tanah Lot sudah menerapkan protokol kesehatan yang sudah tersertifikasi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan.

Memasuki tahun 2021 ini DTW yang terkenal dengan keindahan sunset dan alamnya serta daya magis pura di tengah laut, tetap menggenjot protokol kesehatan dengan diperolehnya sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environtmental Sustainability Standards) dari Kemenparekraf Republik Indonesia baru-baru ini.

Adapun tujuan dilakukan hal tersebut tentu dalam upaya mengembalikan kepercayaan wisatawan agar kembali dapat berwisata. Selain itu, protokol kesehatan berbasis CHSE juga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para wisatawan. Dengan demikian, para wisatawan bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman.

“Kami sudah buka sejak 20 Juli lalu. DTW Tanah Lot juga sudah mendapatkan sertifikasi dari Pemerintah Kabupaten Tabanan sebagai destinasi wisata yang aman dan layak untuk dikunjungi,” jelas Manager Operasional DTW Tanah Lot, Wayan Sudiana, belum lama ini di Tabanan.

Adapun hal-hal dilakukan sebagai penerapan prosedur CHSE adalah pengukuran suhu tubuh, kewajiban para wisatawan untuk mencuci tangan, menyediakan hand sanitizer di setiap pos masuk, hingga penyemprotan disinfektan secara rutin. Walaupun sebelumnya prosedur ini sudah rutin dilaksanakan namun saat ini pengelola berusaha untuk lebih meningkatkan pengawasan dan pengecekan berkala sehingga semua stake holder disiplin dalam penerapannya.

“Kami juga sudah menyediakan wastafel dan hand sanitizer di pos-pos strategis sampai areal pantai. Serta petugas kami yang di lapangan rutin melakukan pengawasan. Walaupun sangat jarang ditemui wisatawan yang bandel, kadang ada saja wisatawan yang salah memakai masker atau secara tidak sadar berkerumun dengan teman-temannya.Biasanya hal seperti itu langsung kami dekati dan beri pengertian. Selain itu rutin menghimbau lewat pengeras suara di parkir dan pantai juga. Karena kami ingin wisatawan yang berkunjung selalu merasa aman dan nyaman saat berada di kawasan, bebernya.

Sembari dirinya berharap, mudah-mudahan pariwisata bisa berangsur-angsur pulih dengan segera dibukanya penerbangan internasional sehingga perekonomian juga bisa bangkit dan pulih.

Paskalis Boli,Kembali Nahkodai Flobamora Tabanan Masa Bakti 2021-2024

TABANAN – Pantaubali.com – Flobamora Tabanan gelar rapat anggota tertinggi guna memilih Ketum Flobamora Tabanan periode 2021 sampai 2024,Minggu,(28/3) di Aula Paroki Gereja Santa Immaculata,Tabanan.Dalam kegiatan tersebut kembali Paskalis Boli memimpin Flobamora Tabanan periode 2021 sampai 2024.

Paskalis Boli dalam kesempatan tersebut menyampaikan, akan melakukan pendataan khususnya berkaitan administrasi kependudukan.Hal tersebut penting dalam upaya mengetahui berapa jumlah yang tinggal di Kabupaten Tabanan saat ini.

“Dalam kepemimpinan kedepan, saya (Paskalis Boli) dan jajaran akan lebih memperbaiki administrasi kependudukan warga NTT yang akan tinggal dan menetap di sini (Kabupaten Tabanan),” ujarnya.

Jika dilihat sebelumnya Flobamora Tabanan selalu bersinergi dengan PemKab Tabanan dari berbagai bidang.

“Selama kepemimpinan pengurus lama sudah bersinergi dengan PemKab Tabanan baik itu di Bidang Kesehatan dengan RS Tabanan dan Bidang pendidikan dalam upaya mencarikan beasiswa kepada anak-anak yang berprestasi,”Tutupnya.

GMKI Cabang Denpasar, Kecam Tindakan Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar

DENPASAR – Pantaubali.com – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) cabang Denpasar mengecam tindakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar,Sulawesi Selatan (Sulsel), Minggu, 28 Maret 2021.

“Kami dari Badan Pengurus Cabang mewakili seluruh civitas anggota GMKI Cabang Denpasar sangat menyangkan peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar mengingat bahwa tepat hari ini umat kristiani memasuki Minggu Palma Masa,” kata Ketua BPC GMKI Denpasar, Putra Umbu Sangera, saat dikonfirmasi via HP”

Di suasana masa Paskah hari ini terjadi tindakan bom bunuh diri yang tidak manusiawi. Tindakan bom bunuh diri ini telah melecehkan nilai-nilai kebangsaan kita yang notabenenya bangsa ini lahir dan bertahan sampai hari ini karna adanya nilai-nilai keberagaman dan nasionalisme yang telah ditanamkan oleh para founding father Bangsa Indonesia.

“Oleh karna itu kami mengajak seluruh masyarakat pulau Bali, seluruh masyarakat Indonesia dan terlibih khusus masyarakat kota makassar sebagai umat Kristiani agar tidak terprovokasi dengan peristiwa ini dan tetap menjaga nilai keberagaman dan kebersamaan di kota Makassar,” katanya.

“Kevin U.H Ninggeding juga selaku ketua bidang aksi dan pelayanan BPC GMKI Denpasar menyampaikan bahwa Kami juga meminta dan mendukung penuh kepada pihak keamanan terkhusus kepada Kapolri, Kapolda Sulsel dan Kapolrestabes Makassar untuk lebih meningkatkan keamanan agar tidak kecolongan lagi sehingga umat Kristiani bisa menyambut hari Paskah dalam suasana aman dan damai,” pungkasnya.

Ny Putri Koster Kumandangkan ‘Sumpah Kumbakarna’ pada Peringatan Hari Lahir ke-417 Kota Singaraja

BULELENG – Pantaubali.com – Untuk kedua kalinya kegiatan kompetisi bintang pop Bali yang dirangkai dengan apresiasi pagelaran puisi dharma dilaksanakan. Di tahun kedua ini, kompetisi bintang pop Bali dilaksanakan serangkaian peringatan hari lahir ke-417 Kota Singaraja.

Kompetisi bintang pop Bali akan dijadikan kalender rutin setiap tahunnya, untuk mewadahi talenta-talenta muda, dan berharap talenta yang sedang diasah ini mampu menumbuhkan semangat dan karya seni suara di masa depan.

Kegiatan yang berlangsung live ini dimeriahkan oleh kehadiran seniman senior multitalenta Ny Putri Suastini Koster. Pada kesempatan ini, Ny Putri Koster menyampaikan agar kompetisi seperti ini semakin banyak digalakkan untuk menumbuhkan daya saing kreativitas remaja agar senantiasa lahir generasi muda yang penuh kreativitas, sehingga ke depannya mampu memancarkan cahaya bagai bintang.

“Mari tetap kita wadahi semangat seni generasi muda agar nantinya akan tumbuh menjadi embrio yang mapan di masa yang akan datang,” tegas Ny Putri Suastini Koster saat menghadiri sekaligus membacakan puisi pada acara final kompetisi bintang pop Bali dan pagelaran puisi dharma serangkaian perayaan hari kelahiran ke-417 Kota Singaraja dan perayaan hari Nyepi Caka 1943 tahun 2021, di Wantilan RRI Singaraja, Sabtu (27/3).

Pendamping orang nomor satu di Bali ini membawakan puisi yang berjudul “Sumpah Kumbakarna” karya dari Dhenok Kristianti serta diiringi oleh seni gambelan yang dibawakan oleh siswa dari SMK Negeri 5 Denpasar.

Ny Putri Koster menunjukkan kekuatan dalam sebuah seni puisi dapat dibawakan dengan penuh ekspresi sehingga mampu menggugah para pendengar dan penikmat seni untuk ikut larut ke dalam alunan cerita yang dituangkan melalui syair puisi.

Ketua panitia kompetisi bintang pop Bali Ida Ketut Parta menjelaskan bahwa kegiatan kompetisi kedua bintang pop Bali ini diikuti 47 peserta dari seluruh Bali, yang seleksinya sudah dimulai sejak 25 maret lalu, dan sudah terpilih enam orang finalis yang dinilai secara virtual oleh dewan juri berkompeten. Dari segi kualitas dan kuantitas, di tahun ini mengalami peningkatan sebanyak 20 persen, dan mereka yang masuk ke enam terbaik dinilai memiliki kualitas di atas rata rata.

Melalui kompetisi yang sehat dan kekuatan kata-kata dalam sebuah puisi yang lahir dari realitas dan renungan yang mendalam, diharapkan mampu membuat semua pecinta seni untuk hidup lebih berkualitas, sekaligus memberikan ruang seluas-luasnya kepada generasi muda untuk dapat mencintai budaya Bali yang sesuai dengan nilai-nilai keindonesiaan.

Selain Ny Putri Koster, tampil pula Gede Artawan seorang penyair asal Singaraja dengan membawakan puisi yang berjudul “Tubuhmu Selembar Daun” yang juga diiringi dengan lantunan musik.

Kegiatan ini dihadiri oleh anggota komisi IV DPRD Bali Gusti Ayu Aries Sujati Suradnyana, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Buleleng Ni Made Rusmini, Kepala LPP RRI Singaraja Wardi dan sejumlah undangan lainnya, dengan penerapan Prokes yang ketat serta didahului dengan tes rapid.

Berniat Liburan ke Bali,TP Berubah Pikiran Embat Motor di Sanggulan

TABANAN – Pantaubali.com – Awalnya bermaksud berlibur ke Bali akan tetapi,pria asal Tasikmalaya,Desa Setia Mulya, Kecamatan Tamansari berinisial TP (Pelaku) memiliki niat kurang baik yaitu, ingin menguasai sepeda motor milik Agus Wijaya (Korban) asal Sumedang,Dusun Cikajang,Desa Cileles, Kecamatan Jatinanggor,Kabupaten Sumedang,Jawa Barat.

Sebelumnya memang keduanya tidak saling kenal satu sama lainnya dan baru pertama bertemu disalah satu jalan saat korban berangkat dari Situbondo menuju Bali.Tiba di Bali tepatnya disalah satu kost teman korban di daerah sanggulan timbul niat jahat dari TP yaitu, ingin membawa kabur sepeda motor dan HP milik korban saat lengah.

Terkait kejadian tersebut seijin Kapolres Tabanan, Kasubbag Humas Polres Tabanan Iptu I Nyoman Subagia dalam keterangan Pernya, Sabtu,(27/3) menyampaikan kronologis kejadian tersebut, tepatnya Selasa,(23/3) sekitar pukul 13.00 wita, korban berangkat dari Situbondo menuju Bali, kemudian ditengah perjalanan korban bertemu dan berkenalan dengan seseorang laki-laki yang mengaku bernama Agung selanjutnya korban menuju Bali bersama Agung.

“Tujuan korban ke Bali adalah, untuk liburan,” jelasnya.

Kemudian korban sampai di Bali pada pukul 18.00 wita korban bersama Agung mampir ke tempat tinggal teman korban di sebuah rumah kost di Sanggulan, Banjar Anyar,Kediri, Tabanan. Pada pukul 20.00 wita saat korban sedang mandi pelaku mengambil kunci sepeda motor milik korban yang diterletak disamping kasur dan mengambil uang milik korban sejumlah Rp. 200.00,- ( dua ratus ribu rupiah ) dan HP VIVO 1935 Y50 warna stery black milik korban yang sedang dicas.

“Berdasarkan infomasi korban di TKP akahirnya pelaku berhasil diringkus di daerah Buleleng diseputaran Baktisegara tepatnya di rumah sebuah rumah kost,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 22.700.000,- atas perbuatan tersebut pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP.

Per Hari Ini, Tercatat Terkonfirmasi Covid-19 145 orang di Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Dari data tercatat pertambahan kasus per hari ini (Sabtu,(27/3) terkonfirmasi sebanyak 145 orang atau 124 orang melalui Transmisi Lokal, 20 PPDN dan 1 PPLN,Sembuh sebanyak 125 orang, dan 5 orang Meninggal Dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi 39.202 orang, Sembuh 36.423 orang (92,91%), dan Meninggal Dunia 1.111 orang (2,83%) dan Kasus Aktif per hari ini menjadi 1.668 orang (4,25%).

SE Nomor 07 Tahun 2021 Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Desa/ Kelurahan Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali, Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Pon, Warigadean), tanggal 23 Maret 2021 sampai dengan ada pemberitahuan lebih lanjut. Hal ini merupakan upaya preventif pemerintah dalam menanggulangi meluasnya penyebaran virus Covid-19 di masyarakat.

Beberapa hal yang diatur antara lain, kegiatan di restoran/rumah makan/warung dan sejenisnya untuk layanan di tempat dilaksanakan maksimal 50% dari kapasitas normal, yang semula jam operasional dibatasi sampai dengan pukul 21.00 Wita dilonggarkan dan dapat beroperasi sampai dengan pukul 22.00 Wita, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara lebih ketat.

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M,Memakai Masker Standar dengan benar,Menjaga Jarak, Mencuci Tangan,Mengurangi Bepergian,Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ny Putri Koster Harap BPTP Bali Terus Kembangkan Hasil Pertanian Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua Tim Penggerak PKK Prov Bali Ny Putri Koster mengharapkan supaya UPT Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Bali terus bersinergi dengan Pemprov Bali untuk terus mengembangkan hasil pertanian Bali. Hal itu bertujuan agar hasil pertanian dan bumi asli Bali bisa tetap bersaing di pasaran. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau dan berkunjung ke UPT BPTP di Denpasar pada Sabtu (27/3), sambil memanen buah dan sayur varietas asli Bali.

“Sebenarnya varietas tanaman kita, baik hasil bumi maupun hasil pertanian sangat bagus dan pastinya mampu bersaing. Akan tetapi, serbuan produk dari luar membuat produk kita seperti tenggelam,” demikian disampaikannya di depan Kepala UPT BPTP Prov Bali Dr drh I Made Rai Yasa MP.

Lebih lanjut, pendamping orang nomor satu di Bali ini mencontohkan bawang putih asli Bali yang biasanya ditanam di Desa Babahan, Penebel, Tabanan. Ia mengakui bawang putih asli Bali tersebut mempunyai aroma dan rasa yang khas, namun di pasaran kalah saing karena bentuknya yang kecil dan membuat masyarakat kurang begitu berminat.

“Untuk itu saya harap BPTP bisa meneliti dan mengembangkan, agar mampu bersaing dengan bawang putih dari luar,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga berharap BPTP turut mengembangkan dan membudidayakan buah-buah lokal asli Bali yang sudah hampir punah.

“Kita mengenal banyak buah lokal Bali yang sudah semakin jarang ditemui karena diserbu oleh buah import. Kalau bisa yuk mari kita kembangkan dan budi dayakan lagi,” sebutnya seraya menambahkan itu sesuai dengan Pergub Bali no 99 tahun 2018 tentang Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali yang dikeluarkan oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

Dalam kesempatan tersebut, Ny Putri Koster juga berkesempatan meninjau kebun di perkebunan kecil milik BPTP yang dinamai Taman Agro Inovasi. Ia sangat mengapresiasi kebun tersebut yang menanam kebutuhan pokok sehari-hari seperti sayuran, tanaman bumbu serta tanaman obat.

“Ini sangat sesuai dengan program PKK yang bernama HATINYA PKK. Saya harap ke depan kita bisa terus bersinergi, sehingga PKK bisa lebih gampang mendapatkan bibit,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala UPT BPTP I Made Rai Yasa sembari berkeliling menjelaskan jika pihaknya konsen mengembangkan dan meneliti serta pembibitan tanaman-tanaman khas lokal, yang dalam hal ini tanaman lokal Bali. Menurutnya, di lahan seluas 1,3 hektare ini telah dikembangkan varietas lokal seperti jeruk Bali, tanaman obat yang biasanya digunakan untuk jamu (loloh) serta sayuran.

Mengenai hasil pertanian lokal Bali yang kurang diminati masyarakat seperti bawang putih, ia juga turut menyayangkannya, padahal Bali per tahun mengimpor sekitar 6.800 ton bawang putih. Untuk itu, ia menyatakan pihaknya tahun ini bekerja sama dengan Badan Litbang untuk mengembangkan bawang putih asli Bali.

“Kami sudah menyiapkan lahan sekitar 56 hektare yang akan dijadikan lahan percontohan untuk mengembangkan bawang putih Bali agar nantinya menjadi lebih besar sehingga makin diminati oleh masyarakat,” tandasnya.

Keberadaan UPT BPTP sendiri, menurutnya, sebelum pandemi Covid-19 sering dijadikan tempat belajar oleh anak-anak sekolah sekitar untuk mengetahui dan melihat langsung tanaman-tanaman lokal. Akan tetapi, sejak pandemi kegiatan belajar di lapangan tersebut terhenti, dan digantikan oleh masyarakat umum yang datang sekadar meminta bibit tanaman.

Pada kesempatan kali ini, Ny Putri Koster beserta jajaran juga berkesempatan memanen jeruk Bali dan sayur mayur dengan sikap antusias, dan dilanjutkan untuk kembali melihat-lihat koleksi tanaman lain yang dikembangkan BPTP Bali.

Pemkab Tabanan Serahkan LKPD T.A 2020  Kepada BPK RI Perwakilan Bali

 

TABANAN – Pantaubali.com – Sebagai upaya meningkatkan standar LKPD, Pemerintah Kabupaten Tabanan menyerahkan LKPD atau Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020 kepada BPK RI Perwakilan Bali. Tercatat, Pemkab Tabanan telah mendapat opini WTP enam kali secara berturut-turut dari Tahun 2013-2019.

Kemudian laporan ikthisar hasil pemeriksaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE,MM, dari Kepala BPK RI Perwakilan Daerah Bali Sri Haryoso Suliyanto dalam kegiatan Penyerahan LKPD Provinsi dan Kabupaten/Kota yang dilaksanakan di aula Kantor BPK RI Perwakilan Bali, Denpasar, Jumat (26/3).

Selain Pemkab Tabanan, Pemerintah Provinsi Bali dan delapan Kabupaten/Kota lainya juga menyerahkan LKPD Tahun Anggaran 2020 untuk diperiksa. Kepala BPK RI Perwakilan Daerah Bali Sri Haryoso Suliyanto dalam sambutannya menyampaikan, secara umum ada catatan-catatan dan temuan dalam LKPD tersebut, namun hal itu masih sebatas wajar.

Lanjut Suliyanto, untuk itu BPK RI Perwakilan Bali memberikan Opini WTP kepada Pemprov Bali dan 9 Kabupaten/Kota se-Bali tergantung dari LKPD tersebut. Pemeriksaan dilaksanakan dengan memperhatikan kesesuaian Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturanperundang-undangan, dan efektifitas sistem pengendalian intem.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK, BPK RI berhak melakukan pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah, kemudian untuk memberikan opini atas Kewajaran Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tersebut, guna melindungi segenap bangsa Indonesiamencerdaskan kehidupan bangsa danmelaksanakan ketertiban dunia melalui pelaksanaanmandat pemeriksaan.

“Jika kita cermati bersama, pada akhinya arah kebijakan dan program pemerintah provinsi Bali yang akan dilaksanakan selaras pula dengan visi BPK yaitu untuk Mencapai tujuan Negara. Kalau kitamemperhatikan capaian opini yang telah diperoleh oleh pemerintah Daerah di wilayah provinsi Bali, rata-rata sudah mempreroleh WTP diatas lima kali.

Ia mengungkapkan, secara Nasional BPK telah berhasil mendorong perolehan opini WTP pada Pemerintah Daerah yang mencapai 90% untuk LKPDTA 2019, maka seharusnya BPK dapat pula mendorong peningkatan kinerja program-programpemerintah daerah yang menyejahterakan masyarakat melalui pemberian rekomendasi yangbermanfaat untuk LKPD T.A 2020.

Untuk memberikan rekomendasi yang dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, BPK selain melaksanakan pemeriksaan LKPD jugasecara bersamaan melaksanakan pemeriksaan dengan menekankan pada kinerja aspek tertentu. Dengan menambah pemeriksaan kinerja insfrastruktur.

Dan Ia berharap, Pemerintah daerah selain fokus pada pencapaian opini WTP, juga terdorong untuk mengelola sumber daya yang dimiliki secara optimal dalam upaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dengan memprioritaskanpada program-program yang dibutuhkan masyarakat, melalui penyajian analisis APBD yang dikaitkan dengan pencapaian indikator ekonomi makro.

Hal itu dikatakannya akan mempermudah bagi pengguna laporan dalam memahamipermasalahan dan tingkat keberhasilan pencapaiankesejahteraan masyarakat. Masyarakat dapatmengetahui upaya pemerintah daerah dalammewujudkan kesejahteraan masyarakat, melaluipemeriksaan dengan pendekatan LFAR yangmemadukan pemeriksaan keuangan denganpemeriksaan kinerja berdasarkan hasil pemantauan. @humastabanan

Ny Putri Koster Ajak Kampanyekan Kecintaan pada Makanan Tradisional dari Bahan Pangan Lokal

DENPASAR – Pantaubali.com – Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Koster berkesempatan untuk menghadiri acara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) pada Kelompok Wanita Tani se-Bali, yang bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali-Denpasar pada Jumat (26/3).

Dalam sambutannya, Ny Putri Koster mengatakan bahwa Dinas Pertanian memiliki program P2L yang digerakkan oleh Kelompok Wanita Tani, sedangkan dalam PKK terdapat program Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (HatiNya) PKK yang bertujuan untuk gerakan masyarakat dalam memanfaatkan halaman di sekitarnya. Agar kedua program tersebut dapat berjalan secara berkesinambungan, maka Ny Putri Koster minta agar kedua program tersebut disinergikan.

“Tujuan dari program ini sebenarnya searah, P2L untuk pangan dan Hatinya PKK untuk pemanfaatan pekarangan rumah, jadi supaya program tidak berjalan sendiri-sendiri, maka menurut hemat saya anggota P2L diambil dari Dasa Wisma PKK dan dalam menjalankan program Hatinya PKK maupun P2L dapat berkoordinasi dengan Ketua PKK yang ada di desa-desa. Jadi semua program dapat tersinergi dengan baik dan berkesinambungan,” ujar Ny Putri Koster.

Lebih lanjut, Ny Putri Koster juga menyambut baik dan mengapresiasi acara Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) tahun 2021 ini, oleh karena dimaksudkan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya diversifikasi pangan dan Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Dengan demikian, pada saatnya masyarakat akan dapat menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya. Sasaran lain dari gerakan ini juga diharapkan meningkatkan pelaku UMKM pangan lokal.

“Adanya perubahan gaya hidup, perubahan sosial budaya, perkembangan ekonomi dalam kehidupan masyarakat, antara lain menyebabkan semakin digemarinya makanan-makanan asing dari luar negeri dan makanan siap saji sehingga kegemaran terhadap makanan tradisional semakin luntur. Oleh sebab itu, tugas kita bersama untuk terus mengkampanyekan agar kecintaan terhadap makanan tradisional dari bahan pangan lokal yang ketersediaannya cukup berlimpah dapat terus ditumbuhkan,” imbuhnya.

Mencermati kondisi tersebut, maka Ny Putri Koster sangat mendukung setiap usaha yang dilakukan oleh seluruh stakeholder, khususnya perangkat daerah yang terkait dan Kelompok Wanita Tani dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten/Kota, yang telah memberikan kontribusi yang cukup besar, melalui program-program nyata dalam upaya mengajak masyarakat, untuk mengatasi permasalahan pangan dan meningkatkan kualitas gizi keluarga melalui diversifikasi pangan dan pemanfaatan pekarangan dengan menanam tananaman yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari. Ny Putri Koster juga mengajak masyarakat untuk mengubah pola konsumsi pangan dari ketergantungan kepada beras dan terigu, menjadi mengkonsumsi beranekaragam sumber pangan sesuai potensi wilayah dengan tetap memperhatikan prinsip Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA).

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali Ida Bagus Wisnuardhana dalam laporannya menyampaikan bahwa tema penyelenggaraan kegiatan Tahun 2021 yakni ‘Sehat dengan Pangan Lokal’. Ia juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan ketergantungan konsumsi beras dan meningkatkan konsumsi pangan lokal sumber karbohidrat lainnya; serta menumbuhkan minat Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai penyedia kebutuhan sehari- hari dengan mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan masing-masing.

Wisnuardhana juga menyampaikan bahwa dalam kesempatan itu akan diserahkan bantuan berupa transfer dana yang akan diberikan tahun 2021 ini yaitu: kepada 100 kelompok penumbuhan P2L ā Rp. 50.000.000, kepada 34 kelompok tahap pengembangan Rp 15.000.000 sehingga total dana P2L yang diserahkan sebesar Rp 5.510.000.000.

Lebih jauh Wisnuardhana juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan selama 1 (satu) heri pada tanggal 26 Maret 2021di Kanator Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali yang diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) dari masing-masing kabupaten/kota se-Bali. Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal dan Penyerahan Bantuan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dilakukan dengan menggelar menu berupa olahan pangan non beras dari bahan lokal yang nantinya akan dicicipi pada pelaksanaan gerakan serta penyerahan bantuan kepada kelompok wanita tani (KWT) di seluruh Kabupaten/Kota se- Bali.

Untuk itu, ia berharap pelaksanaan kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat mengkonsumsi pangan lokal non-beras dan meningkatkan minat kelompok wanita tani untuk lebih giat menanam tanaman untuk kebutuhan sehari-hari di pekarangan rumah.