- Advertisement -
Beranda blog Halaman 713

Bupati Tabanan Ngantor di Desa Gadungan : Panen dan Lepas Pengiriman Jagung hingga Berikan Layanan KTP dan Perijinan ke Desa

TABANAN – Pantaubali.com – Kegiatan Ngantor di Desa merupakan salah satu program sederhana dari Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, dalam mewujudkan pembangunan Desa dan Kabupaten sejalan selaras. Dimana, kegiatan Ngantor di Desa ini dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai salah satu upaya untuk menggali seluruh potensi alam, krama dan budaya yang ada di 133 Desa yang ada di Kabupaten Tabanan.

Untuk kali ini, Senin (19/9), orang nomor satu di Tabanan itu Ngantor di Desa Gadungan, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan. Berbagai kegiatan dilakukan, seperti melaksanakan Panen Jagung, Launching Unit Usaha Pengelolaan Jagung, diskusi dengan masyarakat guna menjaring aspirasi masyarakat melalui keluhan-keluhan ataupun usulan yang ada, hingga lepas pengiriman tepung jagung hasil produksi petani setempat.

Menurut Sanjaya, selain untuk mewujudkan pembangunan yang selaras antara Desa dan Pemkab, Ngantor di Desa merupakan kebanggaan karena mampu mendekatkan hati nurani dan bertemu langsung dengan masyarakat. Untuk itu, dalam kegiatan ini, Sanjaya selalu mengajak seluruh jajaran yang ahli di bidangnya masing-masing guna mengawal perkembangan pembangunan di Desa, terlebih memberikan pelayanan langsung kepada masayarakat.

Istimewanya lagi, dalam kegiatan Ngantor di Desa tersebut, Bupati Sanjaya didampingi oleh Ny. Rai Wahyuni Sanjaya selaku Ketua TP PKK Kabupaten Tabanan untuk menyapa langsung Ibu-ibu PKK Desa. Turut mendampingi saat itu beberapa anggota DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten dan OPD terkait, Kepala BPD Cabang Tabanan, Direktur Perusda, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Seltim, Perbekel serta Bendesa Adat setempat.

“Kita dalam pemerintahan menuju Tabanan Era Baru ini, kita ingin masuk langsung ke lambungnya, masuk langsung ke masyarakat dengan pendekatan yang humanis sebagai pelayan. Itu yang kita inginkan, kita bukan dilayani tetapi kita di pemerintah sebagai pelayan masyarakat. Ketika kita melayani masyarakat, bagaimana caranya kita dekat dengan masyarakat, salah satunya adalah berkantor di Desa,” ujar Sanjaya saat itu.

Di kesempatan itu, Bupati Sanjaya meminta kepada para kepala OPD agar dalam setiap kegiatan Bupati Ngantor di Desa ada manfaat yang dirasakan masyarakat, seperti saat ini ada layanan perijinan, ada layanan dari Dinas Catatan Sipil dan ada UMKM juga yang perlu diberikan support agar lebih baik kedepannya. Intinya Pemerintah agar selalu memberikan pendampingan kepada masyarakat Desa untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik menuju masyarakat yang Aman, Unggul dan Madani.

Selain itu, Bupati Sanjaya juga memberikan apresiasi kepada Desa Gadungan yang telah memiliki wawasan sebagai daerah pertanian dengan produk jagung sebagai unggulan. Dimana ada tiga hal yang menjadi point inti dalam pertanian, yakni produksi, distribusi dan pemasaran. Petani punya hasil berupa jagung yang melimpah harus diimbangi dengan fasilitas pengolahan yang baik dan terbukti dilakukan launching unit usaha pengolahan jagung. Hal ini dikatakan Sanjaya harus terus dikolaborasikan antara Pemerintah Kabupaten dan Desa, dengan BUMDes maupun Perusda agar lebih baik lagi.

“Maka dari itu, pemerintah harus hadir di hilir (membetikan pendampingan kepada petani atau masyarakat). Kita tidak perlu lagi mengajarkan petani untuk bertani dan berproduksi, jalan-jalan juga sudah bagus, tinggal sekarang bagaimana kita membantu petani kita di hilir,” tegas Sanjaya sembari memerintahkan Perusda untuk menjadi garda terdepan agar selalu berkolaborasi dengan BUMDes dalam membantu distribusi dan pemasaran. “Sehingga petani senang, BUMDes senang, Perusda senang, pembeli juga senang,” imbuh Sanjaya.

Sementara dalam kesempatan tersebut, I Wayan Muliartana selaku Perbekel Desa Gadungan mengatakan, Desa Gadungan merupakan salah satu desa agraris dimana wilayahnya berupa lahan basah dan kering, yakni persawahan dan ladang. Kebetulan hari ini kegiatan Panen Raya Jagung, dimana masyarakat sangat antusias sekali menanam jagung dengan perbandingan 2 (dua) kali menanam jagung dan 1 (satu) kali Padi. Luas lahan jagung yang ditanam di wilayah Desa Gadungan seluas 150 Hektar dengan jumlah produksi jagung kering diperkirakan 1500 ton dengan jenis jagung BISI321/Simetal dengan umur 115 hari.

“Dengan potensi masyarakat kami tadi yang sudah antusias menanam jagung, kami di Pemerintahan Desa akan berusaha semaksimal mungkin di hilir agar masalah pemasaran, agar petani tidak sulit menjual produksinya. Sehingga petani betul-betul mendapatkan harga yang betul-betul layak atau standar, sehingga nantinya berguna bagi kesejahteraan petani. Dalam kesempatan ini kami sangat berterimakasih dengan program Bupati Ngantor di Desa, karena sangat memberikan manfaat bagi masyarakat kami,” ucap Perbekel Desa Gadungan.

TABANAN – Pantaubali.com – Kesuksesan pembangunan di Kabupaten dicerminkan dalam terjaminnya pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Desa dan di Kecamatan. Untuk itu, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, pastikan betul agar seluruh pembangunan, seperti infrastruktur, Sumber Daya Manusia dan sektor-sektor perekonomian di Desa berjalan baik dan optimal.

Seperti halnya kali ini, Senin, (19/9), dalam kesempatan Ngantor di Desa Gadungan, orang nomor satu di Tabanan itu memastikan dan meninjau langsung perbaikan jalan penghubung Gadungan-Gempinis dan perbaikkan Gedung SMPN 3 Seltim. Turut mendampingi, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, beberapa anggota DPRD Tabanan, Sekda, para Asisten dan OPD terkait, Kepala BPD Cabang Tabanan, Direktur Perusda, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Seltim, Perbekel serta Bendesa Adat setempat.

“Kita harus bangga menjadi warga Tabanan dan ini hanya contoh kecil suatu terobosan, sehingga dengan berkantor di Desa semua pihak yang ada di Desa kita ajak berkolaborasi untuk membangun Desanya, mulai dari sektor pertanian, ketahanan pangan, perikanan, kesehatan dan semua yang ada di Desa. Kolaborasi, sehingga menjadi bagus,” ujar Sanjaya saat itu.

Terkait dengan proyek infrastruktur yang ada di Desa Gadungan, Bupati Sanjaya berharap agar proyek dikerjakan dengan baik dan benar sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Selain itu, penting juga harus memperhatikan estetika, sehingga bukan hanya baik dari segi fungsi namun juga terlihat baik dari segi keindahannya.

Kadis PUPR Tabanan Made Dedy Darmasaputra dalam kesempatan itu juga mengungkapkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Tabanan tetap berkomitmen membangun infrastruktur utamanya jalan yang ada di wilayah Kabupaten Tabanan secara bertahap. Karena pembangunan infrastruktur jalan ini merupakan komitmen dari Bupati Sanjaya yang harus diwujudkan tanpa mengesampingkan program-program pembangunan lainnya.

Sesuai data dilapangan, jalan penghubung Gadungan-Gempinis kurang lebih sepanjang 3 Km, dengan menelan biaya sekitar Lima Milyar Rupiah lebih. Hal ini dikarenakan proyek infrastruktur jalan ini bukan saja untuk pengaspalan, namun juga untuk perbaikan drainase dan pembetonan bahu jalan. Dengan harapan, masa umur jalan tersebut akan lebih panjang dan lebih tahan lama.

 

Senada dengan Kadis PUPR, Ni Made Ratnadi selaku Kepala SMPN 3 Seltim, mengucapkan terimakasih Kepada Bapak Bupati atas program Ngantor di Desanya dan hadir di SMPN 3 Seltim. Pihaknya mengaku sangat senang dan bangga atas apresiasi dari Bupati yang sangat luar biasa terhadap pihaknya, apalagi di kesempatan itu ada perbaikan gedung sekolah setempat.

“Untuk perbaikkan sarana dan prasana sekolah, kami mengucapkan banyak-banyak terimakasih kepada Bapak Bupati Tabanan yang telah membantu memfasilitasi perbaikkan. Terimakasih sekali lagi saya ucapkan kepada Bapak Bupati Tabanan, terimakasih atas apresiasinya kepada kami sekolah pinggiran yang mulai bergerak dan menjadi sekolah impian kita,” tukasnya.

Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin, Harapkan Solusi Peningkatan Daya Saing dan Kesejahteraan Perajin

JAKARTA – Pantaubali.com – Pandemi Covid-19 memberikan dampak dan tantangan di berbagai sektor, termasuk bagi para perajin yang membuat produk kriya. Tantangan-tantangan yang dihadapi di antaranya keterbatasan permodalan, kurangnya akses pasar, minimnya regenerasi SDM perajin yang andal, dan persaingan ketat dengan produk sejenis dari luar negeri yang telah membanjiri Indonesia. Sebagai lembaga yang membina para perajin untuk mendukung kemandirian ekonomi Indonesia, Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) diharapkan dapat membantu mencarikan solusi melalui Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

“Saya berharap Rakernas dapat menyusun program-program yang mampu mengatasi permasalahan-permasalahan yang saya sampaikan di atas dan pada akhirnya dapat mewujudkan peningkatan daya saing produk kriya dan kesejahteraan perajinnya,” ujar Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin ketika membuka Rakernas Dekranas 2022 di Istana Wakil Presiden, Auditorium Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), Jakarta, Selasa, (20/9).

Lebih jauh, Ibu Wury selaku Ketua Umum Dekranas menggarisbawahi, dalam merumuskan solusi, hendaknya didukung dengan terobosan dan ide kreatif untuk meningkatkan daya saing, sehingga perajin dapat menjadi tuan rumah di negeri sendiri, bahkan bersaing di pasar global.

“Marilah kita jadikan pelaksanaan Rakernas ini sebagai langkah penting dan pijakan bagi organisasi dalam bekerja mengembangkan kerajinan lokal di tengah upaya kita semua berjuang dan bangkit dari pandemi,” imbaunya.

Menurut Ibu Wury, Rakernas yang mengusung tema “Semangat Bertahan, Rajin Berdaya Saing”, memiliki arti yang menunjukan semangat para perajin untuk terus berkarya dan meningkatkan daya saing di saat pandemi Covid-19 yang menghantam sendi-sendi perekonomian seluruh bangsa di dunia. Sementara, tujuan dari Rakernas yang diselenggarakan hari ini, yaitu untuk menyusun program kerja yang akan dijadikan pedoman bagi organisasi Dekranas dan Dekranasda di seluruh Indonesia selama satu tahun ke depan.

“Rasa optimisme yang memang sudah seharusnya kita tunjukan bahwa kita mampu melewati situasi ini dengan baik dan kita harus sanggup mengubah tantangan ini menjadi suatu peluang serta dapat mengambil hikmah dari kejadian pandemi ini,” tegasnya.

Dalam acara tersebut, Ibu Wury juga mengimbau agar Rakernas ini dapat menjadi momentum kebangkitan kembali industri kerajinan nusantara yang berbasis warisan budaya bangsa, dengan membina dan mengembangkan produk kerajinan Indonesia yang berkualitas sebagai jati diri bangsa.

“Perlu dilakukan fasilitasi dan pembinaan terhadap para perajin dalam upaya meningkatkan daya saingnya,” pesannya.

Menutup sambutannya, Ibu Wury mengapresiasi penyelenggaraan Rakernas Dekranas 2022 ini, dan berharap hasil Rakernas dapat memberikan manfaat, khususnya bagi para perajin.

“Semoga dapat memberikan hasil yang bermanfaat bagi pengembangan industri kerajinan Indonesia serta dapat meningkatkan kesejahteraan para perajin yang terlibat di dalamnya,” harapnya.

Sebelumnya. Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Carnavian melaporkan bahwa kegiatan Rapat Kerja Nasional Dekranas 2022 bertujuan untuk mengevaluasi kegiatan Dekranas yang telah dilakukan selama Januari-September 2022, dan merencanakan program kerja Dekranas untuk periode 2023.

“Kami laporkan bahwa hari ini acaranya adalah penyampaian dari laporan kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2022 ini, dan juga rencana program kerja untuk tahun 2023 nanti,” jelasnya.

Selanjutnya, Ibu Hj. Wury Ma’ruf Amin dengan didampingi oleh Ketua Harian Dekranas Ibu Tri Tito Carnavian, Wakil Ketua Harian 1 Dekranas Ibu Loemongga Agus Gumiwang, dan Sekretaris Jenderal Dekranas Ibu Reni Yanita, memukul gong sebagai tanda Rakernas Dekranas 2022 telah resmi dibuka.

Sebagai informasi, tujuan diberntuknya Dewan Kerajinan Nasional adalah menggali, melestarikan dan mengembalikan warisan budaya bangsa; meningkatkan kualitas produk kerajinan dan perajin sebagai upaya memperkokoh jati diri bangsa; memperhatikan dan memperjuangkan kepentingan perajin dengan mendorong semangat kewirausahaan; serta mempromosikan produk hasil kerajinan dalam rangka perluasan pangsa pasar di dalam negeri dan di luar negeri.

Hadir pula dalam Rakernas tersebut, para Pengurus Pusat Dekranas, Ketua Dekranasda seluruh Indonesia yang hadir secara langsung, serta Pengurus Dekranasda dari seluruh provinsi/kabupaten/kota Indonesia yang hadir secara daring. (RILIS)

Terima Kunjungan Singapore Indonesia Youth Leaders Exchange Program, Wagub Bali Dorong Pemuda untuk Berinovasi

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati menerima delegasi Singapore Indonesia Youth Leaders Exchange Program (SIYLEP) 2022 bertempat di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Selasa (Anggara Wage, Ugu) 20 September 2022.

Dalam sambutannya Cok Ace menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bali menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan SIYLEP di Provinsi Bali. Cok Ace mengatakan bahwa kegiatan SIYLEP yang diprakarsai oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia ini sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Bali dalam mengembangkan sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi yaitu berkualitas, berintegrasi, bermutu, profesional dan bermoral berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Krama Bali untuk mewujudkan visi Pemerintah Provinsi Bali yaitu ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru’.

Asisten Deputi Kemitraan dan Penghargaan Pemuda Kemenpora RI, Wisler Manalu menyampaikan bahwa kegiatan Singapore Indonesia Youth Leaders Exchange Program (SIYLEP) telah dilaksanakan sejak tahun 2017 dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas dan wawasan pemuda antara kedua negara dan mempererat hubungan antara kedua negara. Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan SIYLEP tahun ini diselenggarakan dari tanggal 18 sampai 24 September 2022 dengan 28 perwakilan delegasi pemuda dari Indonesia dan 25 perwakilan delegasi Singapura.

“Tema yang diangkat tahun ini adalah Youth Entrepreneurship – Youth Action Recovery After Pandemic. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan wawasan untuk seluruh delegasi dimana nantinya mereka akan berdiskusi untuk menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan kembali sektor pariwisata pasca pandemi,” ungkap Wisler Manalu.

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19. Namun Wakil Gubernur Bali Cok Ace menyampaikan bahwa Bali dapat bangkit dari keterpurukan berkat inovasi dan kreativitas tanpa henti masyarakat Bali.

“Dengan dilaksanakannya program SIYLEP tahun ini diharapkan pemuda dan pemudi dapat meningkatkan kualitas serta wawasan serta membuat kegiatan-kegiatan yang bermanfaat positif bagi orang banyak serta mendukung program pemerintah dan dunia pariwisata di Bali yang penuh dengan inovasi,” jelas Wagub Cok Ace.

Ia berharap kegiatan dapat menumbuhkan semangat Pemuda khususnya pemuda Indonesia untuk dapat Pulih kembali dan menjadi lebih kuat untuk berinovasi dan berkarya bagi masyarakat.

Buka World Pickleball Championship, Wagub Cok Ace Ajak Atlet Nikmati Keindahan Alam Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menghadiri sekaligus secara resmi membuka kegiatan World Pickleball Championship, bertempat di Liga Tennis Sport Club Sanur-Denpasar, pada Selasa (20/9).

Dalam sambutannya, Wagub Cok Ace memberikan apresiasi dan terimakasih atas dipilihnya Bali sebagai tuan rumah event internasional yang mendatangkan atlet dari berbagai negara. Menurutnya, Bali saat ini tengah berusaha untuk bangkit dari keterpurukan yang menimpa saat pandemi, dimana ekonomi Bali mengalami kontraksi hingga minus.

Diharapkan dengan adanya even-even seperti ini akan semakin membangkitkan ekonomi dan pariwisata Bali, terutama dalam sport tourism. Untuk itu, Wagub Cok Ace meminta agar di samping melakukan kompetisi di Bali, agar para atlet juga dapat berkunjung ke destinasi wisata yang ada di Bali dan menikmati keindahan pesona alam Bali.

“Saya berharap para atlet dan ofisial dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati keindahan alam dan budaya Bali,” ujar tokoh Puri Ubud ini.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Persatuan Pickleball Indonesia Susilo mengatakan bahwa kejuaraan tersebut merupakan kejuaraan tingkat dunia yang pertama kali digelar di Indonesia dan Bali dipilih sebagai tuan rumahnya, yang akan terlaksana sampai 24 September mendatang. Disampaikan pula terdapat 350 pemain yang mengikuti kejuaraan tersebut, dimana para pemain datang dari berbagai negara seperti Indonesia, Singapore, Malaysia, Australia, United Kingdom, USA, Pakistan, Thailand dan beberapa negara lainnya. Diharapkan kejuaraan ini dapat berjalan dengan baik, dan memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga Indonesia.

Pemprov Bali Serahkan Bantuan Dari Kementerian Pertanian Kepada Ratusan Peternak Sapi Terdampak PMK

DENPASAR – Pantaubali.com – Pemerintah Provinsi Bali menyerahkan bantuan dari Kementerian Pertanian kepada ratusan peternak Sapi yang terdampak PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) yang sudah dipotong bersyarat. Bantuan berupa uang tunai tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra setelah menerima dari Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Kementerian Pertanian Syamsul Maarif bertempat di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Denpasar pada Senin, Soma Pon Ugu (19/9).

Sekda Dewa Indra menyatakan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pertanian yang sudah merealisasikan janjinya dengan memberikan bantuan kepada sekitar 412 peternak yang sudah setuju untuk memotong Sapi mereka dengan bersyarat sesuai program pemerintah pusat.

“Ini bukanlah perjuangan yang sebentar dan memerlukan waktu yang cukup lama, karena kami harus terus melobi Kemenkomarves (Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi-red),” jelasnya.

Selain itu, ucapan terima kasih juga disampaikan Sekda Dewa Indra kepada para peternak karena sudah merelakan sapinya dipotong bersyarat. Menurutnya setiap sapi yang dipotong bersyarat dibayar oleh pemerintah sebesar Rp10 juta rupiah.

“Ini salah satu bentuk partisipasi Bapak/Ibu dalam upaya mencegah penyebaran PMK di Bali dengan merelakan sapi-sapi Bapak/Ibu dipotong,” tutur pria yang pernah menjabat Kalaksa BPBD Bali ini.

Birokrat asal Buleleng ini melanjutkan agar para peternak merawat sisa sapi mereka, dengan menjaga kebersihan sapi dan kandang. Menurutnya PMK seperti virus Covid-19 yang cepat menyebar sehingga kebersihan perlu dijaga.

“Dengan pemotongan sapi-sapi ini tidak berarti PMK sudah hilang, jadi tetap harus terus dijaga kebersihan sapi dan kandangnya,” tandasnya.

Di lain sisi, Syamsul Maarif mengatakan bantuan ini adalah sebuah program pemerintah pusat yang bertujuan selain untuk mencegah menyebarnya PMK melalui pemotongan bersyarat sapi juga untuk merangsang para peternak agar tidak kapok beternak.

“Jangan khawatir untuk beternak terus meskipun ada PMK, karena pemerintah akan selalu hadir di tengah peternak jika dibutuhkan,” tuturnya.

Dalam kesempatan siang itu, ia pun mengapresiasi kinerja cepat Pemprov Bali dalam menyalurkan bantuan tersebut. Menurutnya Bali adalah provinsi pertama yang menyalurkan bantuan kepada para peternak, meskipun angka PMK terbesar tidak di Bali.

Jumlah sapi secara keseluruhan yang dipotong bersyarat di Bali adalah 412 ekor yang dimiliki oleh 150 peternak. Masing-masing ekor sapi dibayar Rp 10 juta oleh pemerintah. Siang itu diberikan bantuan untuk 319 ekor sapi yang dimiliki oleh 64 peternak dari Denpasar, Gianyar, Jembrana, Klungkung dan Tabanan. Sementara sisa bantuan untuk sekitar 273 ekor sapi yang dimiliki oleh 86 peternak dari Badung dan Buleleng sudah disalurkan sebelumnya. Mengenai mekanisme bantuan sendiri harus diterima langsung oleh peternak dan tidak boleh diwakilkan.

Hari Kesadaran Nasional Momentum Pemkab Tabanan Tingkatkan Komitmen, dan Kedisiplinan ASN

 

TABANAN – Pantaubali.com – Hari Kesadaran Nasional, yang diperingati setiap tanggal 17 dengan pelaksanaan upacara bendera, oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan, menjadi momen yang sangat penting untuk dimaknai. Dipimpin oleh Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekda Dr. I Gede Susila, S.Sos.,M.Si, upacara bendera ini menjadi tempat untuk bersilaturahmi, melaksanakan evaluasi bersama terhadap komitmen, kinerja dan disiplin ASN.

Selain itu juga dimaknai sebagai wahana untuk menginformasikan berbagai kebijakan pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan pemerintahan serta mampu menebalkan kembali sikap dan rasa cinta tanah air dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Diikuti oleh Para Asisten Sekda, OPD serta ASN yang bertugas di lingkungan Setda Tabanan, upacara bendera di halaman kantor Bupati Tabanan, berlangsung tertib dan khidmat. Senin (19/9).

Di momen itu, Sekda Susila memaparkan beberapa hal terkait progres kerja yang dilakukan oleh seluruh jajaran peringkat daerah. Terutama saat ini telah memasuki bulan terakhir di Triwulan ke-III, di mana Susila meminta seluruh jajaran OPD agar mempercepat dan meningkatkan capaian kinerja dan realisasi anggaran APBD tahun 2022 ini. Pihaknya menekankan, setiap stakeholder agar  memahami betul program dan kegiatan yang ada di lingkungan unit kerjanya masing-masing, terlebih dalam mewujudkan Visi Pemerintah Kabupaten Tabanan, dalam menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Adapun Susila menyampaikan beberapa point yang patut mendapat perhatian dan atensi seluruh OPD yang hadir saat itu, di antaranya terkait arahan Bapak Presiden Joko Widodo dalam Rakornas Pengendalian Inflasi 2022 yang dimaknai sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak dari kenaikan harga BBM, di mana di sana diinstruksikan kepada Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Daerah (TPID) untuk selalu memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan meningkatkan ketahanan pangan sehingga dapat mendukung daya beli masyarakat dan pemulihan ekonomi nasional.

Selanjutnya, berkaitan dengan APBD Perubahan tahun 2022, dipandang perlunya dilakukan perubahan APBD mengingat adanya perkembangan yang tidak sesuai dengan kebijakan umum anggaran (KUA) Induk, yaitu adanya rencana perubahan pendapatan asli daerah dan dana transfer serta diikuti oleh adanya pergeseran anggaran antar unit organisasi dan antar kegiatan yang dilakukan oleh perangkat daerah dalam rangka mempertajam sasaran program dan kegiatan.

“Saya menegaskan kepada seluruh stakeholder terkait agar menyusun perencanaan yang akuntabel, terukur, transparan dan berkualitas untuk mencapai sasaran program dan kegiatan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk potensi dan sumber daya yang tersedia, sehingga nantinya dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat” Susila menegaskan. Di sisi lain, pihaknya juga terus mengingatkan kembali untuk selalu bergotong-royong, berkolaborasi dengan menerapkan kerja keras, kerja cerdas, fokus dan kerja tulus agar kinerja Pemerintah daerah secara umum dapat terus meningkat dan lebih baik.

Pada peringatan Hari Kesadaran Nasional di Bulan September ini, juga ditandai dengan penyerahan piagam ASN of the month serta penghargaan purna tugas / pensiun salah satu ASN di lingkungan Pemkab. Penghargaan ini diharapkan mampu menjadi contoh bagi para ASN agar semakin disiplin ke depannya, tidak hanya selama satu bulan saja. “Saya memberikan penghargaan dan apresiasi kepada ASN yang berkinerja terbaik di bulan Juli dan Agustus 2022, Dengan harapan ASN tetap dapat meningkatkan motivasi, kinerja dan dedikasinya dengan bersaing secara positif” imbuh Susila. @prokopimtabanan.

Bupati Sanjaya Harapkan Solidaritas Pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Mampu Memperkuat Pembangunan di Tabanan

TABANAN – Pantaubali.com – Partisipasi aktif warga Pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi, dalam memberikan sumbangan pemikiran guna kemajuan Kabupaten Tabanan, menjadi harapan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M saat membuka Acara Paruman Sabha Pandita Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi yang dilangsungkan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Tabanan, Sabtu (17/9).

Acara pembukaan yang dihadiri oleh Para Sulinggih dan Jro Mangku, juga dihadiri oleh Bupati Badung Selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali, Nyoman Giri Prasta, Sekda Tabanan, Para Asisten Sekda, Ketua Sabha Pandita Kabupaten Tabanan, Ketua Mahagotra Pasek Sanak Sapta Rsi Kabupaten Tabanan, serta para peserta Sulinggih lanang dan istri, Para Ketua Mahagotra Se-Kecamatan Tabanan beserta pengurus.

Dalam menghadapi permasalahan dan tantangan yang harus segera ditanggulangi, terlebih saat berada di masa pandemi menuju masa endemi Covid 19, pada pertemuan yang digelar rutin ini, Bupati Sanjaya, mengajak segenap pengurus beserta pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi untuk berpartisipasi aktif memberikan sumbangan pemikiran guna memajukan kabupaten Tabanan dalam melalui masa-masa sulit dengan selamat. Terlebih dalam memberikan dukungan maksimal guna mewujudkan Visi Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM)

“Khususnya dalam pelestarian Adat, Agama, Tradisi Seni dan Budaya, dengan demikian, secara langsung ataupun tidak langsung, Pesemetonan Pasek akan ikut bersama-sama membangun peradaban yang unggul demi kemajuan di Kabupaten Tabanan” Ujar Sanjaya kala itu. Pertemuan Paruman Sulinggih yang berlangsung saat itu juga sekaligus dirangkaikan dengan sosialisasi buku pedoman pediksaan MGPSR.

Lebih lanjut, pihaknya berharap, pada pertemuan kali ini, paruman dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang konseptual yang dapat dipergunakan dan diaplikasikan kepada masyarakat Tabanan khususnya para warga pasemetonan.

“Pasti ada tantangan-tantangan dalam sebuah organisasi, tapi tetaplah bepijak pada aturan dan norma, sepanjang tidak dilanggar, maka perpecahan tidak akan terjadi” Imbuhnya.

Tak lupa Sanjaya juga berpesan agar paruman ini dilaksanakan dengan tulus ikhlas lascarya dengan semangat paras paro salulung sabayantaka, sarpana ya.

“Patut kita berbangga, di era 60-70an, pesek ini sangat mendongkrak pesemetonan, jadikanlah pesemetonan ini selalu terdepan, pionir dalam menginspirasi pesemetonan yang lain, serta bisa menginspirasi untuk kebangkitan pesemetonan kita di tingkat desa hingga provinsi” Pesannya lebih lanjut.

Seiring dengan besarnya harapan dan pesan Bupati Sanjaya dalam pertemuan ini, Ketua Sabha Pandita dan Ketua MGPSSR Provinsi Bali juga menyiratkan tujuan yang sama, yakni persatuan dan kesatuan terutama persamaan pendapat di antara para sulinggih. Sebab komunikasi menjadi kunci pokok keberhasilan dalam organisasi, di mana tujuannya adalah kebersamaan.

“Kebersamaan harus selalu dilestarikan, semeton di sini duduk sama rendah berdiri sama tinggi” Ujar Giri Prasta saat memberikan arahan pada pesemetonan yang hadir saat itu.

Jaga Kesehatan dan Ajang Silaturahmi, Wagub Bali Apresiasi Indonesia Heart Bike 2022

DENPASAR – Pantaubali.com – Ditandai dengan pengibaran bendera Start, Wakil Gubernur Bali, Tjok. Oka Sukawati membuka Indonesia Heart Bike Bali 2022, Minggu (Redite Paing, Ugu) 18 September 2022 bertempat di Civic Centre Renon Denpasar.

Indonesia Heart Bike dilaksanakan serangkaian memperingati World Heart Day yang jatuh pada 29 September 2022. Kegiatan yang di prakarsai oleh Yayasan Jantung Indonesia (YPI) ini di dilaksanakan secara online dan offline.

Kegiatan bersepeda offline sendiri dilaksanakan di 8 (delapan) kota antara lain: Medan, Jakarta, Bandung, Malang, Denpasar, Semarang, Surabaya dan Makasar. Dan kegiatan online terdiri dari serangkaian kegiatan daring YPI yang telah dilaksanakan dari 2 September hingga 3 Oktober 2022 nanti.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Bali, dr. I Ketut Rina menyampaikan bahwa Masyarakat Bali sangat antusias dalam mengikuti Indonesia Heart Bike 2022. “Jumlah peserta mencapai 300 hingga 400 orang dari berbagai elemen masyarakat,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa nantinya setiap denyut jantung peserta Indonesia Heart Bike akan dikonversi menjadi rupiah untuk digunakan membiayai operasi anak-anak dengan Penyakit Jantung Bawaan (JPB) dari keluarga pra-sejahtera.

Dengan tagline ‘Siapkan Dirimu, Siapkan Sepedamu dan Donasikan Denyut Jantungmu’, kegiatan Indonesia Heart Bike diharapkan mendorong masyarakat untuk berperilaku hidup sehat melalui bersepeda.

Wakil Gubernur Bali, Cok Ace sangat mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh YPI ini. Ia menilai kegiatan ini bukan sekedar ajang yang bertujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan mutu kesehatan, namun juga sebagai ajang silaturahmi untuk berkumpul dan bertukar pengalaman.

Lebih lanjut Wakil Gubernur Cok Ace meminta agar seluruh peserta tetap patuh pada rambu-rambu lalu lintas yang ada. “Mohon diikuti rambu-rambu lalu lintas karena beberapa ruas jalan sudah disiapkan untuk bersepeda. Mohon diperhatikan tata tertib lalu lintasnya,” ujar Guru Besar ISI Denpasar ini.

Terima Kunjungan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Wagub Cok Ace Paparkan Upaya Bali Jaga Kepercayaan Dunia Melawati Pandemi Covid -19

DENPASAR – Pantaubali com – Bali dengan culture budaya yang unik dan khas dengan keramahan masyarakatnya, membuatnya dikenal sebagai pulau yang bersahaja sehingga menarik kunjungan wisatawan untuk berlibur melepas kepenatan dari rutinitas. Hal ini tentu menjadikan perekonomian Bali ditopang 54% dari sektor pariwisata. Pandemi Covid-19 menjadikan Bali lumpuh karena sektor pariwisata tidak bergerak sama sekali. Namun, Pemerintah Provinsi Bali yang dinahkodai Gubernur Wayan Koster dan Wakilnya Tjok.

Oka Artha Ardhana Sukawati yang didukung oleh segenap OPD dan masyarakatnya tidak patah semangat. Segala upaya membangkitkan perekonomian terus dilakukan melalui kerjasama dengan instansi terkait. Pulih perlahan, dengan tata kehidupan pola baru yang tetap menerapkan protokol kesehatan kapan dan dimanapun berada serta tingkat vaksinasi yang tinggi termasuk booster yang saat ini sudah mencapai 73,79% menjadikan Bali sebagai Provinsi yang perlahan pulih dan mampu mengatasi penyebaran Covid-19 (melandai).

“hal ini tentu saja memberikan kepercayaan kepada dunia, bahwa Bali baik-baik saja dan tetap menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi siapaun, terutama wisatawan mancanegara dan juga wisatawan domestik”, hal ini disampaikan Wakil Gubernur Bali saat menerima audiensi dari Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy beserta rombongan, di Ruang Tamu Wakil Gubernur Bali, Jumat (16/9).

Kedatangan Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldy yang didampingi Kepala Biro Pemerintahan Sumbar, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Kepala Biro Kesra Sumbar, Kepala Dinas Koperasi Sumbar, dan Kepala Penghubung Sumbar mengatakan kedatangannya kali ini adalah terkait keinginannya melakukan kerjasama antara pemerintah Sumatera Barat dengan pemerintah Provinsi Bali di bidang kepariwisataan.

“Saya melihat kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali khususnya dari Australia tergolong sangat tinggi, sehingga tertarik bagi kami untuk melakukan kerjasama. Dimana secara teknis, apabila wisatawan yang berasal dari australia ataupun negara lainnya, dapat melanjutkan perjalanan wisatanya ke Sumatera Barat khususnya Kepulauan Mentawai yang memiliki ombak terbaik nomor 2 di dunia setelah Hawai. Dimana kepulauan Mentawai yang memiliki culture budaya mirip dengan pulau Nias, dominan dihuni oleh penduduk kristiani, dan sering dikunjungi oleh segmen touris yang menyukai surfing”, ungkap Wagub Sumbar Audy Joinaldy.

Kunjungan audiensinya yang juga mengikut sertakan pihak Air Asia, menambahkan bahwa pihaknya baru saja membuka pertama kali penerbangan internasional Bandar Udara Rokot, dan berencana akan mengadakan direct flight Denpasar – Sumatera. Dengan begitu maka perputaran perekonomian dan pertukaran wisatawan yang berdampak untuk dapat saling menguntungkan kedua belah pihak juga dapat dilaksanakan. Menjadikan Bali sebagai percontohan yang unik dan positif dari segi promosi pariwisatanya melalui 294 desa wisata di seluruh Bali pada tahun 2022, Sumatera Barat juga saat ini mulai membangun dan mengaktifkan nagari wisata dan nagari agro yang mirip dengan desa wisata dan desa adatnya Bali.