- Advertisement -
Beranda blog Halaman 709

Warga Andong Hilang Saat Mencari Rumput Untuk Ternak Di Hutan Munduk Andon

TABANAN – Pantaubali.com – Seorang warga Dusun Andong Bangli, Kecamatan Baturiti, Tabanan dikabarkan belum kembali dari mencari rumput untuk makan ternak di hutan lindung Munduk Andong, Selasa (18/10). Laporan yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) menyebutkan bahwa Ketut Satra (63) sudah meninggalkan rumah sejak Senin,(17/10) sore.

“Pagi tadi kami terima informasi dari Made Sudiadnyana pada pukul 09.40 wita terkait 1 orang belum kembali dari mencari rumput,” terang Kepala Kantor Basarnas Bali, Gede Darmada, S.E., M.A.P. Segera setelah menerima laporan, diberangkatkan 6 personil dari Kantor Basarnas Bali, Jimbaran menuju lokasi.

Dari hasil koordinasi di lapangan, didapat keterangan bahwa ada yang sempat melihat korban sekitar jam 17.00 wita. Korban juga sempat terekam CCTV yang ada di sebuah warung, dan terlihat ia berjalan ke arah utara dari rumahnya.

“Tim kami bagi menjadi 2 yakni 1 tim melaksanakan penyisiran di sungai dan 1 tim di hutan di sekitaran rumah korban,” jelasnya.

Mereka juga menelusuri jalan dimana kesehariannya sering dilalui oleh korban. Kondisi di seputaran lokasi pencarian sedang hujan deras dan turun kabut, sehingga jarak pandang berkisar kurang lebih 500 meter. Area pencarian yang luas dan kondisi vegetasi hutan yang lebat menjadi kendala bagi tim SAR gabungan. Hasil penyisiran pada operasi hari pertama sampai dengan pukul 18.00 Wita masih nihil.

Dalam upaya pencarian melibatkan unsur SAR diantaranya dari Basarnas Bali, Polsek Baturiti, Camat Baturiti, Babinsa, Babinkantibmas, BPBD Tabanan, Potensi SAR Dog, Buana Bali Rescue, pihak keluarga korban dan masyarakat setempat.

Bupati Suwirta Tutup AKSIKU 2022, Ajak Seniman Klungkung Bangkitkan Seni dan Budaya

 

KLUNGKUNG – Pantaubali.com – Apapun yang menjadi kekurangan segera dievaluasi kedepan agar nantinya seni budaya khususnya di Klungkung semakin bangkit dan lestari . Hal tersebut disampaikan saat Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menutup secara resmi  Atraksi Melestarikan Seni dan Kebudayaan Daerah Kabupaten Klungkung Tahun 2022 (AKSIKU) di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Semarapura, Sabtu (15/10).

Penutupan dimeriahkan dengan penampilan Parade Gong Kebyar Kanya Gita Desa Kusamba Duta Kecamatan Dawan dengan Parade Gong Kebyar Kumuda Arnawa Budaya Desa Jumpai Duta Kecamatan Klungkung.

Kegiatan yang digelar sejak Selasa (12/10) lalu dengan tujuan membangkitkan semangat kreatifitas serta menghibur masyarakat khususnya di bidang seni dan budaya. Selain menggelar pementasan seni dan budaya, penyelenggaraan AKSIKU juga dilengkapi dengan menghadirkan berbagai produk UMKM baik olahan makanan maupun kerajinan pada stand pameran.

Bupati Suwirta berharap melalui kegiatan AKSIKU ini nantinya dapat membuahkan hasil yang maksimal untuk seniman khususnya di Kabupaten Klungkung. Selain itu, Bupati Suwirta juga mengajak seluruh seniman agar terus membangkitkan seni dan budaya. “Semoga kedepan acara ini bisa dilaksanakan lebih meriah lagi, untuk seniman tetap semangat dalam membangkitkan seni dan budaya khususnya di Kabupaten Klungkung,” harap Bupati Suwirta.

Diakhir acara, Bupati Suwirta didampingi Sekda Klungkung I Gede Putu Winastra menyerahkan piala kepada para pemenang lomba. Dimana dalam lomba Gong Kebyar juara I berhasil diraih oleh Sekaa Gong Kebyar Panji Ulangun Santi, Desa Tihingan Duta Kecamatan Banjarangkan dengan total nilai 1417, juara II diraih Sekaa Gong Kebyar Kumuda Arnawa Budaya, Desa Jumpai Duta Kecamatan Klungkung dengan total nilai 1316 dan juara III diraih Sekaa Gong Kebyar Kanya Gita, Desa Kusamba Duta Kecamatan Dawan dengan total nilai 1290. Sementara harapan I diraih Seka Gong Kebyar Srawa Rahagi, Desa Lembongan Duta Kecamatan Nusa Penida dengan total nilai 1273. (pus)

Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan Bali Siap Sukseskan KTT G20

DENPASAR – Pantaubali.com – Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan siap sukseskan gelaran Konfrensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Bali, dan akan mencapai puncaknya saat pemimpin tertinggi masing-masing dari 19 negara maju dan satu Uni Eropa melakukan pertemuan tingkat tinggi pertengahan bulan November 2022 di Nusa Dua, Bali. Saat ini, Presiden Joko Widodo memegang mandat Presidensi G20.

Ditemui di Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan (KAKEK), sang Ketua Umum, Ketut Udi Prayudi, SE, SH, MH menyatakan siap mendukung kesuksesan KTT G20.

Dijelaskannya, Rumah KAKEK yg merupakan singkatan dari Kebangsaan dan Kebhinekaan yang dipimpinnya sudah sejak awal diniatkan oleh para pendirinya sebagai wadah pertemuan berbagai elemen masyarakat, tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan antar golongan.

“Tempat ini bisa dipakai siapa saja, yang penting mereka melakukan kegiatan positif untuk bangsa dan negara, seperti visi dan misi Rumah KAKEK” Jelas Ketut Udi.

Ditambahkan, sudah ada lebih dari 50-an organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan serta BEM universitas di Bali silih berganti menggunakan rumah KAKEK setahun ini.

“Tentu ini merupakan jaringan kerja kebangsaan dan kebhinekaan yang kami pupuk, karena intinya kami tidak mengomersilkan bangunan lantai tiga ini, karena tujuannya hanya membangun komunikasi antar anak bangsa”, ujarnya.

Ketut Udi menuturkan bangunan Rumah KAKEK terdiri dari tiga lantai, lantai paling atas dengan cat warna merah, tengah cat warna putih dan terbawah warna hitam. Di masing masing ruangan punya nama para pahlawan nasional. Dan sebagai bagian dari kebhinekaan, Rumah KAKEK berdiri di atas batu yang didatangkan khusus dari pulau Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote.

Terkait KTT G20, masyarakat Bali pasti merasa diberkati, karena konfrensi ini akan menjadi pusat perhatian dunia. Siapapun membicarakan dinamika pemimpin negara-negara G20 dan Uni Eropa, pasti Bali akan disebut pula.

“Citra Bali akan terangkat, khususnya setelah kita melewati Pandemi COVID-19 dan pasti dunia akan tahu, bahwa Bali sangat tangguh, karena memiliki modal masyarakatnya ramah tamah, budaya adi luhung, eksotisme alamnya dan memiliki infra dan supra struktur sangat memadai sebagai industri pariwisata”, ujarnya.

Karena itu, Ketut Udi lewat Rumah KAKEK akan mengomunikasikan pada semua jejaring yang telah terkait seperti yang telah dijelaskan diatas, termasuk organisasi keagamaan dan desa adat se-Bali untuk sama-sama serius menjaga agar KTT G20 ini berjalan lancar dan sukses.

“Kalau KTT G20 sukses, akan menjadi jendela dunia, bahwa Bali sungguh patut dikunjungi warga dunia”, pungkasnya.

KTT G20 Kesempatan Emas Bagi Pemulihan Ekonomi Indonesia

BADUNG – Pantaubali.com -Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia pada 2022 ini, diharapkan mampu memberi dampak positif bagi pemulihan ekonomi pasca pandemi termasuk dalam sektor pariwisata.

Ketua Umum Indonesian Fighter Tourism Association (IFTA) Hendra Perdana mengatakan, rangkaian acara Presidensi G20 dinilai dapat menjadi ajang yang sangat istimewa bagi pihak Indonesia karena dapat mempromosikan pariwisata yang tersebar di Indonesia.

“Kita tahu bahwa pariwisata di Indonesia ini sangatlah beragam, mulai dari ecotourism hingga sporturism, semuanya dapat dilakukan di Indonesia,” ucap Hendra Perdana.

Lebih lanjut Hendra Perdana menjelaskan, keuntungan selanjutnya dilaksanakan Presidensi G20 adalah Indonesia yang masih memiliki banyak daerah yang belum tergali sama sekali pada bagian pariwisatanya.

Hal itu yang mendorong IFTA sebagai asosiasi, mencoba terus mengeksplorasi serta mengenalkan destinasi baru sehingga bisa diangkat ke permukaan dan dikenalkan ke masyarakat dunia.

“Pada kesempatan ini, IFTA siap.mensukseskan KTT G20 dan mendorong anggota kami sama- sama mempromosikan Wisata Indonesia, khususnya di Bali dan sekitarnya,” jelas Hendra.

Sementara itu Ketua Aliansi Pariwisata Marginal Bali Wayan Puspa Negara, menyatakan adanya G20 di Bali secara langsung mempromosikan Bali dari segi kualitas.

“Bali memang sudah terkenal keseluruh dunia, namun untuk kualitas tertingginya kan belum tentu banyak yang tahu. Selain itu persaingan destinasi saat ini kan ketat. Selalu ada destinasi baru dan tampil lebih menarik,” jelas Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali ini.

Ditambahkannya,”melalui ajang KTT G20 dalam masa setahun ini sejak Bapak Presiden Jokowi bertugas sebagai Presidensi G20, tentu banyak telah dipromosikan secara otomatis, seperti keramahtamahan masyarakat Bali, kebudayaannya, sistem sosialnya, hingga infra dan suprastruktur fasiltas pariwisata seperti hotel, restoran hingga tempat bersidang kelas dunia yang sangat memadai, bila 19 negara dan satu Uni Eropa bersidang.”

Puspa Negara yakin bahwa pemilihan lokasi di Bali untuk kegiatan ini, Tentu merupakan keputusan pemerintah pusat dan panitia G20 tentang potensi pariwisata Bali yang merupakan destinasi berkelas dunia. Ketangguhan Bali, bahkan dimasa pandemi tetap memperoleh award, seperti
destinasi liburan paling bahagia di dunia 2022 (The World’s Happiest Holiday Destination in 2022) oleh menurut survei dari perusahaan operator perjalanan dan pariwisata asal Perancis, Club Med.

Puspa Negara menilai kegiatan ini memberikan dampak signifikan pada perekonomian Bali secara makro dan trickle down effect pada masyarakat Bali secara lebih luas. Karena bila sukses, akan terberitakan secara luas bahwa Bali sangat siap menerima kunjungan para wisatawan dari berbagai negara dan pariwisata akan kembali normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

Karena itu masyarakat Bali harus memberi dukungan penuh agar penyelenggaraan KTT G20 bisa sukses, “Karena kegiatan ini juga membawa nama Negara Indonesia,” tutup tokoh pemuda Kuta ini.

Bulan Bakti Forum Pengurangan Risiko Bencana Diharapkan, Merangkul Semua Pihak

BANGLI – Pantaubali com – Bali sebagai destinasi wisata disamping memiliki panorama yang indah dan budaya lestari, juga memiliki risiko tinggi terhadap ancaman bencana.

Berdasarkan hasil kajian risiko bencana, hampir semua jenis bencana berpotensi terjadi di Bali. Mempertimbangkan potensi ancaman bencana yang mungkin terjadi di Bali, maka penguatan regulasi penanggulangan bencana, pengurangan risiko bencana berbasis kearifan lokal, kolaborasi serta pemanfaatan teknologi menjadi pilar utama dalam upaya pengurangan risiko bencana di Bali.

Selain itu pengurangan risiko terjadinya bencana juga memerlukan sinergitas seluruh elemen masyarakat, untuk itu Bulan Bakti Forum Pengurangan Risiko Bencana yang jatuh pada Bulan Oktober diharapkan dapat merangkul seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam upaya kita bersama mengurangi risiko bencana.

Demikian disampaikan, Wakil Gubernur Bali dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Bali I Gede Indra Dewa Putra dalam acara Pembukaan Bulan Bakti Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Bali di Toya Devasya Hot Spring Water Park Kintamani, Bangli, Kamis (Wraspati, Paing, Dukut) 13 Oktober 2022.

Lebih jauh dalam sambutannya, Wagub Bali menyampaikan sejak tahun 2013, Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) telah menjadi agenda nasional yang rutin dilaksanakan di Indonesia pada bulan Oktober setiap tahunnya.

“Hari Peringatan Bulan PRB ini menjadi pengingat bersama atas risiko dampak bencana yang berpotensi terjadi terhadap kehidupan dan penghidupan sekaligus mengingatkan kita agar investasi PRB terus dilakukan secara masif, berkelanjutan dan inklusif agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kita bangun kesadaran bersama bahwa upaya penanggulangan bencana bukanlah kerja pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kita bersama. Maka dari itu upaya upaya pengurangan risiko bencana memerlukan komitmen yang kuat dari semua, baik dari unsur pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, serta media massa,” katanya.

Wagub Cok Ace juga mengingatkan bahwasannya pada bulan November Tahun 2022 ini, Bali telah ditunjuk sebagai tempat pelaksanaan G20. Sepatutnya momen ini dapat dijadikan momentum untuk menunjukkan kepada dunia internasional terkait upaya pengurangan risiko bencana dan peningkatan kapasitas penanggulangan bencana di Bali yang dilakukan dalam mendukung penyelenggaraan G20.

Hal senada juga disampaikan Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar Setyawan, S.I.P yang hadir secara virtual dimana upaya pengurangan risiko bencana harus menjadi tulang punggung dalam penanggulangan bencana. Pengurangan risiko bencana menjadi tugas kita bersama, komitmen kita bersama sehingga kita bisa meminimalkan risiko yang terjadi jika terjadi bencana.

Pembukaan Bulan Bakti Forum Pengurangan Risiko Bencana pada pagi hari ini juga diisi dengan penebaran benih ikan di Danau Batur, Penandatanganan Nota Kesepakatan antara Pemprov Bali dengan LL DIKTI Wilayah VIII tentang sinergi dalam bidang Penanggulangan Bencana di Sektor Pendidikan, Deklarasi Aliansi Perempuan Tangguh Bencana Provinsi Bali serta Penyerahan Sertifikat Kesiapsiagaan Bencana untuk Dunia Usaha.

Turut hadir pada kesempatan kali ini Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Kalaksa BPBD Provinsi Bali Made Rentin, Rektor Perguruan Tinggi, General Manager Hotel dan Dunia Usaha, mitra pengurangan risiko bencana di Provinsi Bali, Ketua Forum PRB Provinsi Bali dan kabupaten/kota se-Bali serta OPD terkait di lingkungan Pemprov Bali.

KTT G20 Ajang Promosi Kualitas Pariwisata Bali

DENPASAR – Pantaubali.com -Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali merupakan pertemuan puncak yang dihadiri oleh seluruh Kepala Pemerintahan/Negara anggota G20.

KTT G20 ke-17 akan berlangsung pada 15-16 November 2022 di Bali. KTT akan menjadi puncak dari proses G20 dan kerja intensif yang dilakukan dalam Pertemuan Tingkat Menteri, Working Groups, dan Engagement Groups sepanjang tahun.

Sejumlah pertemuan dari berbagai tingkatan pejabat hingga menteri negara-negara G20, yang beberapa diantaranya sudah berlangsung dan lainnya akan menyusul. Keseluruhan kegiatan akan melibatkan sekitar 21.000 orang delegasi, belum termasuk staf, keluarga para delegasi dan para jurnalis dari berbagai negara.

Adapun anggota G20 terdiri dari Afrika Selatan, Amerika Serikat, Arab Saudi, Argentina, Australia, Brasil, India, Indonesia, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Meksiko, Republik Korea, Rusia, Perancis, Tiongkok, Turki, dan Uni Eropa.

Menurut pengamat pariwisata Wayan Puspa Negara, saat ditemui di Kuta, Badung, belum lama ini (Selasa(11/10), adanya G20 di Bali secara langsung mempromosikan Bali dari segi kualitas.

“Bali memang sudah terkenal keseluruh dunia, namun untuk kualitas tertingginya kan belum tentu banyak yang tahu. Selain itu persaingan destinasi saat ini kan ketat. Selalu ada destinasi baru dan tampil lebih menarik,” jelas Ketua Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali ini.

Ditambahkannya,”Nah, melalui ajang KTT G20 dalam masa setahun ini sejak Bapak Presiden Jokowi bertugas sebagai Presidensi G20, tentu banyak telah dipromosikan secara otomatis, seperti keramahtamahan masyarakat Bali, kebudayaannya, sistem sosialnya, hingga infra dan suprastruktur fasiltas pariwisata seperti hotel, restoran hingga tempat bersidang kelas dunia yang sangat memadai, bila 19 negara dan satu Uni Eropa bersidang.”, Paparnya.

Sekarang tinggal stakeholder pariwisata Bali memberi dukungan atas penyelenggaraan event internasional ini.

“Baik dengan cara berpromosi dan juga menjaga Bali tetap aman dan kondusif. Karena bila kita lengah dalam faktor keamanan, tentu peluang besar ini untuk recovery Bali pasca pandemi akan pupus harapannya”, cetusnya.

Puspa Negara yakin bahwa pemilihan lokasi di Bali untuk kegiatan ini, Tentu merupakan keputusan pemerintah pusat dan panitia G20 tentang potensi pariwisata Bali yang merupakan destinasi berkelas dunia. Ketangguhan Bali, bahkan dimasa pandemi tetap memperoleh award, seperti
destinasi liburan paling bahagia di dunia 2022 (The World’s Happiest Holiday Destination in 2022) oleh menurut survei dari perusahaan operator perjalanan dan pariwisata asal Perancis, Club Med.

Puspa Negara menilai kegiatan ini memberikan dampak signifikan pada perekonomian Bali secara makro dan trickle down effect pada masyarakat Bali secara lebih luas. Karena bila sukses, akan terberitakan secara luas bahwa Bali sangat siap menerima kunjungan para wisatawan dari berbagai negara dan pariwisata akan kembali normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.

Karena itu masyarakat Bali harus memberi dukungan penuh agar penyelenggaraan KTT G20 bisa sukses, “Karena kegiatan ini juga membawa nama Negara Indonesia,” tutup tokoh pemuda Kuta ini.

Desa Adat Serangan Kukuh Memperjuangkan HGBnya

DENPASAR – Pantaubali.com – Desa Adat Serangan, Denpasar Selatan (Densel) perjuangkan Hak Guna Bangunan (HGB) tanah di 13 titik di wilayah Desa Serangan ke PT Bali Turtle Island Development (BTID).

Berkaitan masalah tersebut beberapa Prajuru Desa Adat Serangan dan PT BTID akhirnya melakukan pertemuan di Kantor Pertanahan Kota Denpasar,Selasa,(11/10).

Adapun 13 titik HGB diperjuangkan Desa Adat Serangan mulai dari, HGB No.13 ada fasilitas berupa jalan umum, jalan menuju ke Pura Dalem Sakenan, ada candi bentar, dan juga ada toilet umum di Pura Dalem Sakenan; HGB No. 21 dan No. 79 ada fasilitas jalan umum dan juga jalan menuju ke Pura Dalem Sakenan; HGB No. 88, 87, 86, 84, 83, 82, 81, 20 masing-masing ada fasilitas jalan umum; HGB No. 19 ada fasilitas jalan umum dan juga ada kuburan Hindu; serta terakhir HGB No. 4 ada kuburan Islam milik warga Kampung Bugis Serangan.

“Pihak BTID ingin memperpanjang HGB-nya.Dimana, masa berlakunya sudah mulai habis pada 23 Juni 2023″, jelas, Perwakilan sekaligus Bendahara Desa Adat Serangan I Nyoman Kemuantara, SE di Kantor BPN Kota Denpasar.

Menurut Dirinya, selama 30 tahun berjalan PT BTID belum bisa berbuat maksimal.

“Dengan perpanjangan tersebut kami perlu kepastian dan evaluasi HGB PT BTID kedepannya,” jelasnya.

Ada beberapa tanah perlu di garis bawahi dan dievaluasi,agar selanjutnya tidak bisa diperpanjang kembali, terutama tanah-tanah yang bermasalah.Selain itu, komunikasi rutin telah dilakukan beberapa kali dengan PT BTID.

“Komunikasi dengan PT BTID tetap jalan biasa, tetapi bagi kami komunikasi tanpa ada proses pembangunan yang menguntungkan kedua belah pihak”, pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bagian Palemahan Desa Adat Serangan, I Wayan Sukarata mengatakan, Sebelumnya Desa Adat Serangan telah diberikan tanah oleh PT BTID seluas 7,3 Hektar, lalu 1,5 Hektar telah dilepaskan untuk jalan umum, dan sisanya sekitar 5 hektar telah disertifikatkan atas tanah Desa Adat Serangan.

“Kami harap masalah jalan dapat dilepas, status sekarang masih punya dia (PT. BTID)”, cetusnya.

Pertemuan tersebut nantinya sangat diharapkan mendapat dukungan Pemerintah Kota Denpasar.

“Tolong juga kepada pihak pemerintah membantu bahwa jalan-jalan yang masih di atas tanahnya PT BTID supaya dilepaskan,” harapnya.

Wagub Cok Ace Sambut Kedatangan KRI Bima Suci-945

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali menyambut kedatangan KRI Bima Suci-945 yang bersandar di Dermaga Timur Pelabuhan Benoa, Selasa (11/10/2022). Untuk diketahui, ini adalah kali kedua KRI Bima Suci singgah di perairan Bali setelah sandar perdana pada bulan Oktober 2019 lalu.

Penyambutan kapal latih yang diresmikan pada tahun 2017 ini ditandai pengalungan bunga oleh Wagub Cok Ace kepada Komandan KRI Bima Suci-945 Letkol Laut (P) Muhammad Sati Lubis.

Dalam keterangannya saat diwawancarai awak media, Wagub Cok Ace mengapresiasi dan menyambut baik kehadiran KRI Bima Suci yang merupakan kapal latih TNI-AL,pengganti kapal legendaris KRI Dewa Ruci ini. Kendati bukan untuk kali pertama, Wagub Cok Ace berkeyakinan kehadiran KRI Bima Suci tetap menarik perhatian masyarakat Bali, terutama kalangan generasi muda yang punya minat bergabung menjadi taruna TNI AL.

Ia berharap, kehadiran KRI Bima Suci mampu memupuk kecintaan generasi muda kepada dunia bahari.

“Tadi saya mendapat laporan bahwa belakangan sudah makin banyak generasi muda Bali yang tertarik untuk menjadi taruna TNI AL. Ini menjadi pemicu yang sangat baik ke depan, mudah-mudahan kehadiran KRI Bima Suci mampu mendorong kita semua untuk mencintai samudera yang luasnya tak terbatas, melebihi luas pulau yang dimiliki Indonesia,” ungkapnya.

Pada bagian lain, Guru Besar ISI Denpasar ini juga menyinggung misi budaya yang dibawa dalam pelayaran ini. Ia berpendapat, ini merupakan misi yang sangat positif.

“Ini kan bukan kapal perang, sangat pas kalau pelayaran mengusung misi budaya. Jadi, pelatihan juga diisi dengan pengenalan budaya. Kita lihat bagaimana adik-adik taruna yang berasal dari berbagai daerah bersatu di atas kapal dan saling mengenalkan budaya masing-masing. Saya rasa ini hal yang sangat positif,” imbuhnya.

Sementara itu, Komandan KRI Bima Suci-945 Letkol Laut (P) Muhammad Sati Lubis dalam paparan singkatnnya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian pelayaran 91 hari yang dilaksanakan kapal latih TNI AL. Dalam pelayaran kali ini, KRI Bima Suci membawa 208 personel onboard, terdiri dari 102 taruna, 14 staf pelatih, 81 staf KRI dan 11 orang pendukung.

Selain menyinggahi sejumlah pelabuhan di dalam negeri, pelayaran yang mengambil titik awal dan akhir di Surabaya ini juga sempat berlabuh di sejumlah negara yaitu Malaysia, Singapura dan Australia.

“Sebelum tiba di Bali, sebelumnya kita berlabuh di Darwin dan setelah Bali kita akan menuju titik akhir yaitu Surabaya,” ujar Lubis sembari menyampaikan bahwa KRI Bima Suci akan bersandar di Pelabuhan Benoa hingga 16 Oktober 2022.

Ditambahkan olehnya, pelayaran ini membawa tiga misi yaitu diplomasi, budaya dan latihan taruna TNI AL. Selama berada di Bali, para taruna TNI AL akan diberikan waktu untuk mengunjungi objek wisata yang ada di daerah ini. Mengakhiri paparannya, Lubis menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa dari Pemprov Bali dan juga jajaran Forkopimda.

Dalam kesempatan itu, Wagub Cok Ace bersama tamu undangan yang hadir sempat melihat-lihat bagian dalam KRI Bima Suci.

Usung Aplikasi SimpelTAB, Perumda TAB Maksimalkan Pelayanan

TABANAN – Pantaubali com – Memasuki musim penghujan, Perumda Tirta Amertha Buana (TAB) Kabupaten Tabanan senantiasa meningkatkan pelayanan kepada para pelanggan dengan memastikan jaringan pipa transmisi dan distribusi yang ada dalam kondisi baik.

Kontrol terhadap gangguan pun terus dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat langsung ditangani ketika ada gangguan.

Petugas lapangan juga disiagakan secara optimal agar bisa segera menindaklanjuti keluhan yang dialami pelanggan. Sebab sebagaimana diketahui bersama, saat musim hujan gangguan yang terjadi cenderung meningkat.

Tak hanya mengecek sumber-sumber mata air, pipa transmisi dan distribusi, Perumda Tirta Amertha Buana Tabanan juga senantiasa mengecek pompa-pompa yang ada di IPA yang dimiliki. Dimana umumnya ketika air baku keruh, pompa yang ada tidak dapat bekerja secara optimal.

Dan memang ketika musim hujan, gangguan yang biasa terjadi adalah pipa yang terkena longsor. Umumnya banyak terjadi di daerah rawan seperti Baturiti, Pupuan, dan Selemadeg.

Dan kini Perumda Tirta Amertha Buana telah memiliki aplikasi SimpelTAB yang bisa didownload di Play Store. Untuk dapat masuk ke menu utama diperlukan Nomor SBG (ID Pelangga) serta pelanggan harus melakukan scan QR yang ada pada water meter air masing-masing pelanggan. Apabila telah berhasil login, maka pelanggan akan disuguhkan dengan sejumlah menu. Mulai dari cek tagihan, menyampaikan keluhan, hingga baca meter mandiri.

Cek tagihan dapat dilakukan untuk mengetahui tagihan rekening. Penyampaian keluhan dapat dilakukan oleh para pelanggan dengan mengisi deskripsi pada kolom yang ada disertai foto.

Kemudian untuk fitur baca meter mandiri, dapat digunakan oleh pelanggan untuk mengunggah foto angka di meteran. Dan pembayaran pun sudah bisa dilakukan secara online via ATM, M-Banking, dan Internet Banking Bank BPD Bali, agen-agen Arindo, Griya Bayar Bank BTN, transfer antar bank (untuk yang tidak memiliki rek. BPD Bali), serta via Alfamart dan Indomaret (dengan nama Perumda TAB).

Saat ini layanan Perumda TAB sudah semakin luas yang dibuktikan dengan terus bertambahnya jumlah Sambungan Rumah (SR) setiap bulannya. Kini, (per September 2022) pelanggan Perumda TAB telah mencapai 60.754 SR. Dengan target SR di tahun 2022.

Korban Hanyut Terbawa Arus Sungai Yeh Ho Masih Dalam Pencarian

TABANAN – Pantaubali.com – Seperti diketahui bahwa telah terjadi orang hanyut terseret arus sungai Yeh Ho saat melintas di atas jembatan penghubung antara Desa Tibubiyu, Kecamatan Kerambitan dan Desa Beraban,Kecamatan Selemadeg Timur.

Kejadiannya pada hari Jumat,(7/10) 2022 pukul 22.00 wita. Korban atas nama Luh Gede Puspasari alamat Br. Tangguntiti, Desa Tangguntiti, Kecamatan Seltim, seorang mahasiswi saat itu mengendarai sepeda motor Honda Vario Techno DK 4111 GBB, terseret air bah saat melintasi di TKP.

Setelah kejadian tersebut Polres Tabanan bersama dengan instansi terkait TNI, BNPB, Tim SAR Bali, Pol Airud Polda Bali, BPBD Kabupaten Tabanan, Relawan dan masyarakat setempat bahkan kelompok nelayan pun telah berusaha melakukan pencarian namun sampai dengan berita ini ditulis belum ditemukan. Sedangkan sepeda motor yang digunakan saat itu telah ditemukan pada hari Senin tanggal 10 Oktober 2022 di sekitar Pantai Beraban, Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra, S.I.K., M.H., Selasa,(11/10) 2022, pukul 14.00 Wita memimpin langsung pencarian dilakukan oleh Tim SAR Polres Tabanan dari Satuan Samapta, Pol Airud Polda Bali dan Polres Tabanan, BNPB, BPBD, personil Polsek Kerambitan, Polsek Seltim, relawan dan masyarakat serta kelompok nelayan.

Tampak Kapolres Tabanan menyusuri pantai di kawasan Desa Beraban selanjutnya menyisir tepian sungai bahkan sampai di TKP awal di jembatan perbatasan antara Desa Tibubiu dan Desa Beraban.

Sebelum melakukan penelusuran tampak Kapolres Tabanan memberikan arahan kepada Tim SAR Polres Tabanan dan Polsek bahwa agar dalam pencarian supaya mempergunakan pola-pola rescue tidak berpatokan pada satu titik.

“Tetap semangat dan lakukan koordinasi dengan instansi terkait TNI , BNPB, BPBD, Pol Airud Polda Bali, relawan dan masyarakat serta kelompok nelayan untuk mengupayakan penemuan terhadap jenazah korban. Pahami arah arus sungai yang deras dan dekat dengan muara, demikian juga kemungkinan adanya palung dasar sungai.Mari kita sama-sama berdoa semoga jenazah korban bisa segera ditemukan”, tutupnya.