- Advertisement -
Beranda blog Halaman 701

Meet Up Contest SOB DPC Tabanan Semarakkan Perayaan HUT Kota Tabanan ke-529

TABANAN – Pantaubali.com – Meet Up Contest yang diselenggarakan oleh Semeton Oto Modify Bali (SOB) DPC Tabanan ikut menyemarakkan peringatan HUT ke 529 Kota Tabanan. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Tabanan yang diwakili Sekda I Gede Susila, bertempat di Gedung Kesenian Ketut Maria, Tabanan, Kemarin, (Sabtu,(12/11).

Kegiatan, dirangkaikan dengan pelantikan pengurus SOB DPC Tabanan ini, bertujuan untuk membangun kebersamaan club dan komunitas motor, membangkitkan UMKM dan Pariwisata, dan promosi wisata Kabupaten Tabanan dan Bali pada umumnya. Dimana rangkaian kegiatan diisi dengan Touring Motor, Penjurian, Rolling Thander dan kegiatan atraksi lainnya.

Mewakili Pemkab Tabanan, Sekda I Gede Susila, mengatakan, bahwa Bupati Tabanan memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya acara ini. Karena ini merupakan kebanggaan menjadi orang Tabanan, dengan culture santun dan damai serta senantiasa menginspirasi seluruh komponen masyarakat untuk berinteraksi sosial.

“Interaksi ini sebagai perekat dan perajut kembali rukun guyub kekeluargaan yang sempat renggang dimasa pandemi Covid-19. Dan untuk alasan kesehatan dan keselamatan kita bersama, dalam tatanan era baru ini kita tetap menerapkan protokol kesehatan, agar momen seperti ini dapat berjalan baik dan lancar untuk hari ini dan selanjutnya,” ujar Susila.

Disamping itu, diketahui bersama, bahwa produsen otomotif saat ini terus melakukan inovasi untuk menangkap kebutuhan masyarakat yang cukup konsumtif terhadap varian-varian baru, baik dari aspek performance maupun desain. Disisi lain, penggemar otomotif berbasis varian dan desain jadul alias retro juga tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan dan membentuk club dari skala kecil sampai besar.

Untuk menertibkan hal tersebut, Pemerintah menerbitkan Permendagri Nomor 57 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan pengelolaan sistem organisasi kemasyarakatan, mengamanatkan dan memberikan ruang pada Ormas untuk berserikat, berkumpul, bekerjasama dan bersinergi membangun kekuatan nyata bersama seluruh stake holder lainnya, dalam upaya tetap menjaga keutuhan NKRI.

“Menindaklanjuti amanat Permendagri ini, maka di tingkat daerah untuk tugas ini diamong oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tabanan. Untuk itu saya minta, anda mengajak dan menghimpun seluruh club yang ada untuk mendaftarkan clubnya masing-masing. Saya yakin, semeton SOB bisa menjadi contoh yang baik. Tepuk tangan buat SOB,” imbuh Susila.

Pihaknya juga berharap, agar amanah ini mampu dipertanggungjawabkan dengan sikap dan prilaku yang baik di masyarakat. Untuk itu, dalam wadah SOB, hal itu mampu ditunjukkan dan menghindarkan diri dari paradigma negatif, seperti kebrutalan, begal, keributan dan pandangan miring lainnya. Juga gelorakan spirit bangga menjadi orang Tabanan yang diharapkan akan mengharmoniskan gerak langkah menuju visi Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

Setidaknya, kegiatan ini mampu menarik minat puluhan club ataupun komunitas motor. Nampak hadir saat itu, Dirut BPD Bali cabang Tabanan, Camat Kediri, Bendesa Adat dan Yowana Desa Adat Kota Tabanan, serta para komunitas club motor dan undangan terkait lainnya. Kegiatan ini juga turut disponsori oleh BPD Bali Cabang Tabanan, RCB, Harys Motor dan Yuada Properti.

Selaku Ketua SOB, Agus Candra Eka Yadnya, berharap, acara ini dapat berkelanjutan serta dapat bekerjasama lebih jauh dengan Pemkab Tabanan dan pihak terkait untuk lebih tercapainya tujuan pelaksanaan kegiatan. Dikatakan juga, merupakan kehormatan tersendiri bagi pihaknya karena kegiatan ini telah dihadiri dan didukung jajaran Pemkab Tabanan dan pihak terkait lainnya.

Komunitas Radio Bali Antusias Mendukung Penyelenggaraan KTT Bali

DENPASAR – Pantaubali.com – Acara Puncak Perhelatan internasional KTT G20 tinggal menghitung hari. Beragam dukungan terus menerus mengalir dari berbagai elemen masyarakat, termasuk insan media di Bali. Tidak ketinggalan juga komunitas media Radio se-Bali yang antusias menggaungkan dukungannya terhadap Preaidensi G20 Indonesia ini.

Komunitas radio di Bali menyatakan aspirasinya mendukung rangkaian event KTT G20, bukan hanya karena dapat meramaikan pariwisata Bali, tapi juga dalam rangka meningkatkan citra dan pesona Indonesia di mata dunia.

Selain itu, dengan adanya pelaksanaan event-event di Indonesia, membuktikan bahwa Indonesia berhasil dari segi penanganan pandemi Covid-19, yang notabene juga melanda seluruh dunia.

Wakil Ketua PWI Bali, Arief Wibisono mengatakan bahwa peran pers adalah sebagai penyambung komunikasi yang positif antara pemerintah dan masyarakat.

“Pers membantu menyampaikan informasi kebijakan dan program-program pembangunan. Informasi yang diterima masyarakat harus jelas, berimbang, adil dan tentu saja tidak bias”, ujar Arif dalam acara silaturahmi komunitas Radio yang belangsung di Hardcoff Denpasar, Sabtu 12/11.

Arif menambahkan bahwa Pers adalah sebagai jembatan komunikasi antara Pemerintah dengan masyarakat serta sebagai penangkal Hoaks. Oleh sebab itu, dirinya sangat mengapresiasi acara komunitas radio ini yang dengan nyata menyatakan dukungannya terhadap perjelatan KTT G20.

Rangkaian acara komunitas Radio ini diakhiri dengan pernyataan bersama mendukung KTT G20 Indonesia. Tujuannya adalah untuk membangkitkan semangat insan media, khususnya di Bali dalam mendukung event G20, salah satunya melalui pemberitaan yang positif sesuai etika jurnalistik dan tanpa hoaks.

Kegiatan yang diinisiasi Radio Suara Sunari Bali ini, berlangsung di Hardcoff, Denpasar Bali, dengan suasana yang penuh keakraban.

Ajang silaturahmi ini turut dihadiri oleh sejumlah perwakilan radio dari Suara Sunari, Gema Merdeka, Beat Phoenix, Pinguin, AR, Pro 2 RRI Denpasar, Sakti, Heartline, Voks, Duta dan Pro 1 RRI Singaraja.

Media AMSI Bali Dukung Suksesnya G20 Sesuai Dengan Kode Etik Dewan Pers

DENPASAR – Pantaubali.com – Media yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali dalam pemberitaan tentang G20 tetap membangun narasi optimisme dan dukungan dengan tetap mengedepankan kritik dan saran sesuai kode etik Dewan Pers dan undang-undang no 40 tahun 1999 tentang pers.

Kata Muliartha, pemberitaan biasanya didasari oleh mendapatkan rilis dari panitia maupun dari Pemda terkait kegiatan kegiatan KTT G20, “Dari situ kita juga memberikan informasi ke masyarakat sesuai dengan fungsi kita untuk berbagi informasi dan pendidikan kepada masyarakat. Tetapi disisi lain kita juga memberikan saran dan masukan yang sifatnya membangun.

Disaat memberi informasi terkait kegiatan G20, juga memberikan edukasi kepada masyarakat berbagai aktivitas G20 dan dampak dari kegiatan ini kedepan. Berita disajikan dengan baik agar tidak melebar, dengan versi menghibur agar masyarakat tetap tertarik dengan informasi G20.

Jadi, kata Muliartha jajaran AMSI Bali tetap mendukung dan berupaya juga menyukseskan perhelatan KTT G20.

“Namun cara kita adalah memberikan masukan dan saran maupun kritik jika dianggap perlu sehingga G20 itu dapat tercapai dan mencapai hasil yang terbaik dan bermanfaat, nantinya bagi masyarakat dunia”,

Ditegaskan Muliartha hampir semua media anggota AMSI sudah memberitakan berbagai aktivitas G20 terutama yang di Bali.

Dijelaskan Muliartha, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Bali terdiri dari beberapa media online yang bergabung untuk mewujudkan iklim yang baik bagi jurnalistik atau bagi perkembangan media baik dari segi konten maupun tingkat kesejahteraan.

Saat ini media online lebih memanfaatkan platform digital atau internet, dimana bisa dalam bentuk teks maupun video ataupun bentuk lainnya karena media online ini tentu lebih keren tampilannya dan konten yang dihadirkan tidak seperti media cetak yang hanya foto dan gambar.

Hadiri Future SMEs Village, Wagub Bali Brharap Vibrasi Positif Bali Mampu Membawa Kedamaian

DENPASAR – Pantaubali.com – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Sukawati (Cok Ace), Jumat (11/11) sore menghadiri pembukaan Future SMEs Village dibuka di Bali Collection, Kawasan ITDC, Nusa Dua, Badung.

Dalam sambutan singkatnya, Wagub Cok Ace mengucapkan selamat datang di Pulau Bali. Pulau dengan berbagai julukan yang hingga kini masih tetap menjadi primadona utama para wisatawan.

“Selamat datang di Pulau Bali, Pulau Dewata, Pulau Cinta, Pulau Seribu Pura. Mudah-mudahan vibrasi positif Bali mampu membawa kedamaian dan ketenangan bagi Kita semua untuk mengikuti semua rangkaian KTT G20,” ungkap, Guru Besar ISI Denpasar ini.

Wagub Cok Ace juga menyampaikan bahwa KTT G20 sejalan dengan visi pembangunan Pemerintah Provinsi Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru. Yang mengandung makna menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya.

Acara yang dibuka Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki ini mengambil tema “Future SMEs Village, Local Wisdom for Global Sustainability”.

“Event ini merupakan bentuk kepedulian dari Kementerian Koperasi dan UMKM terhadap pengusaha lokal dan pengrajin dalam negeri”, katanya.

Tujuan utama dari Future SMEs Village ini untuk memamerkan hasil karya anak bangsa demi bisa merambah pasar global. Harapannya, mereka dapat unjuk gigi dan memamerkan karyanya kepada delegasi maupun tamu-tamu yang hadir dalam ajang KTT G20 ini.

Future SME Village dijadikan pusat bagi para delegasi G20 untuk berkumpul dan berinteraksi, serta menikmati kekayaan cipta karya terbaik nusantara.

Di Future SME Village, para delegasi dapat menikmati Future Mobility, Future Craft, Future Fashion, Future Food, dan Future Wellness, serta berbagai performance seni tradisional dan kontemporer serta arsitektur berbahan bambu selama pelaksanaan Future SME Village.

Pada kesempatan ini, Wagub Cok Ace turut mendampingi Menkop UKM Teten Masduki berkeliling melihat Pameran Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Beberapa kendaraan yang dipamerkan merupakan kendaraan yang digunakan dalam pelaksanaan KTT G20 di Pulau Dewata.

Umat Beragama Bali Solid Dukung Kelancaran KTT G20

DENPASAR – Pantaubali.com -;Menjelang perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, masyarakat Bali turut meramaikan dan mensukseskan konferensi tingkat tinggi tersebut.

Untuk melancarakan dan mensukseskan perhelatan KTT G20 di Bali, berbagai umat beragama di Bali turut berpartisipasi dalam perhelatan tersebut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) provinsi Bali juga turut menyiapkan umat muslim di Bali untuk turut serta menjaga keamanan, ketentraman dan kenyamanan selama pelaksanaan G20.

“MUI Bali ikut serta menyiapkan masyarakat khususnya umat Muslim.di Bali untuk menjaga suasana aman dan kondusif. Di dalam beberapa pertemuan yang dihadiri MUI Bali, baik dengan ormas Islam maupun antara tokoh-tokoh agama, selalu disampaikan betapa pentingnya menjaga kerukunan dan kebersamaan, apalagi menjelang pelaksanaan G20 dalam bulan November ini.” kata Ketua MUI Bali, Drs. H. Mahrusun Hadyono, M. PD.I.

Sememtara itu , Parasida Hindu Darma Indonesia (PHDI) Bali terus mengajak umat beragama di Bali untuk ikut meramaikan dan mensukseskan perhelatan KTT G20 di Bali pada Nopember ini. Menurutnya, perhelatan KTT G20 di Bali akan memberikan dampak positif bagi masyarakat Bali itu sendiri.

“Ini adalah untuk kepentingan bersama. Suksesnya G20 di Bali tentu akan memberi hal positif bagi Indonesia dan Bali khususnya dalam rangka pemulihan ekonomi. Kita tahu sendiri pandemi menghancurkan sendi-sendi perekonomian khususnya di Bali. Untuk itu kita harus bergerak dan berupaya,” Kata Ketua PHDI Bali Nyoman Kenak.

Adanya kegiatan besar Group of Twenty (G20) adalah peluang besar bagi Bali untuk menjadi lebih baik terutama di bidang pariwisata.

Selanjutnya Ketua Umum Persaudaraan Hindu Muslim Bali (PHMB) Anak Agung Ngurah Agung, SE, meminta agar semua komponen masyarakat di Bali, juga di Indonesia saling bantu membantu dan bahu membahu untuk keamanan Bali.

“Ayo kita secara sukarela menjaga lingkungan bersama”, Jelasnya.

Dukungan lainnya datang dari elemen Wadah Antar Lembaga Umat Buddha Indonesia (Walubi) Bali, dimana pimpinan Walubi bersama umat Budha di Bali menyatakan sangat mendukung gelaran KTT G20, karena pertemuan ini diyakini membawa kebaikan untuk Bali, pasca Pandemi COVID-19.

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Atiwa-tiwa Ngaben dan Panyekahan Bersama di Marga Dajan Puri

TABANAN – Pantaubali.com – Sebagai perwujudan komitmen dalam mewujudkan pembangunan secara menyeluruh secara sekala dan niskala, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, beserta jajaran, secara konsisten dan berkelanjutan untuk hadir langsung memberikan dukungan dalam pembangunan yang dilakukan masyarakat, Jumat, (11/11).

Dihadapan krama, Bupati Sanjaya mengungkapkan kebahagiannya bisa hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya Desa Adat Tengah, Marga Dajan Puri. Disamping itu, apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya diberikan kepada krama, karena telah membangun Karya yang sangat sesuai dengan visi misi Pemkab, apalagi telah tercamtum dalam perarem Adat.

“Titiang di Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan apresiasi atas pelaksanaan Karya yang sangat baik ini. Baiknya itu adalah ketika upakara/upacara ini dibangun dengan rasa kebersamaan dan lascarya. Apalagi, dilakukan secara gotong-royong dengan biaya yang murah, sehingga mampu meringankan beban masyarakat,” puji Sanjaya.

Sesuai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tabanan, yakni Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana di Kabupaten Tabanan menuju Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani, (AUM), dimana salah satu misi pembangunan Kabupaten Tabanan adalah menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya, khususnya Tabanan secara sekala niskala.

Untuk itu, orang nomor satu di Tabanan sangat berharap agar seluruh masyarakat terutama di Marga Dajan Puri selalu menjaga kebersamaan dan semangat gotong-royong seperti ini dalam mewujudkan pembangunan-pembangunan positif kedepan. Dikatannya Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dan akan selalu bersinergi dengan masyarakat mewujudkan masyarakat Tabanan yang Aman, Unggul dan Madani (AUM).

“Harapan tiang juga, bagaimana agar masyarakat juga selalu eling dan selalu bersinergi dengan Pemerintah, dan tetap kompak bersatu. Kalau hal ini sudah selaras, Astungkara, pembangunan di Kabupaten Tabanan menuju masyarakat yang Aman, masyarakat yang Unggul dan masyarakat yang Madani, pasti terwujud,” imbuh Sanjaya.

Sesuai penuturan I Wayan Wiana selaku Ketua Panitia, Karya Atiwa-tiwa Ngaben dan Penyekahan Bersama yang diselenggarakan oleh pihaknya ini diikuti oleh 24 Sawa Gede dengan biaya 4 juta rupiah per sawa. Kemudian juga diikuti oleh 3 Sawa Ngelungah dan 7 Sawa Ngelangkir dengan biaya 1 juta rupiah per sawa. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan upacara Manusa Yadnya, yakni Metatah Bersama yang diikuti oleh 14 orang.

Atas kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran, Ketua Panitia mewakili seluruh krama mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran Bupati beserta jajaran dalam mendukung kegiatan. Pihaknya juga berharap agar dukungan dan bantuan ini terus berlanjut untuk mewujudkan pembangunan-pembangunan yang bermanfaat bagi krama khususnya di Desa Adat Tengah, Marga Dajan Puri.

Dalan kegiatan tersebut dihadiri juga oleh anggota DPR RI Drs. I Made Urip, M.Si, Ketua DPRD Bali N. Adi Wiryatama, S.Sos, M.Si, anggota DPRD Tabanan Wayan Sudiana, SE, Sekda, dan OPD terkait di lingkunggan Pemkab Tabanan, Bupati Sanjaya hadir langsung dalam Karya Atiwa-tiwa Ngaben dan Panyekahan Bersama, yang diselenggarakan oleh krama/masyarakat Desa Adat Tengah, Desa Marga Dajan Puri, Marga, Tabanan.

Ini Skincare Disebut Super Sehat dan Super Glowing

JAKARTA – Pantaubali.com – Punya wajah super glowingsehat elastis mirip artis menjadi dambaan setiap kaum hawa. Kini hadir skincare terbaru merek skin.guru. Dengan tampilan warna ungu muda, skin.guru bisa memanjakan kulit para wanita, remaja, dan selebritas tanah air.

Menurut Irzan Nurman, MSc, FINEM, dokter fellow internasional utk bidang kedokteran fungsional, ada banyak faktor kulit menjadi tidak cantik dan sehat di antaranya paparan sinar matahari, polusi, stress hingga paparan sinar gadget.

“Kami menawarkan skincare dengan merek skin.guru yang menghadirkan produk perawatan kulit sebagai sahabat wanita, teman kaum hawa untuk mengenal kulitnya dan merawatnya secara sehat, elastis, dan aman,” kata Erick Rachyandi,Director & Co Founder PT. Tangkas Kreasindo Gemilang, usai launching produk skin.guru, Jumat,(11/11) di Jakarta.

Produk skin.guru ditujukan untuk wanita Indonesia yang aktif beraktifitas di dalam maupun di luar ruangan dengan range usia mulai awal kuliah sampai usia pertengahan 30 dari semua kalangan.Produk ini sangat cocok buat wanita yang ingin mendapatkan wajah sehat dan cantik tanpa harus melakukan upaya berlebih atau effortless skincare.

“Skin.guru sebagai sahabat wanita Indonesia senantiasa akan mendukung mereka mengetahui tentang kebutuhan kecantikannya, sehingga mereka tahu kebutuhankulitnya dan pasti akan mencintai kulitnya. Kami menyebutnya Know Yourself, Love Yourself,” imbuh Erick.

Produk skin.guru hadir menjadi teman baik yang membantu wanita untuk mengenal diri mereka lebih baik, termasuk mengenali kebutuhan kulit mereka sendiri yang unik sesuai jenis kulit, usia dan kebiasaan atau kegiatan mereka sehari-hari. Dengan mengenal kulit mereka sendiri, kaum hawa bisa menemukan produk yang tepat untuk mereka.

Sebagai sahabat wanita, skin.guru sangat mengerti bahwa kulit cantik dan sehat adalah sangat penting. Dengan riset yang mendalam dan menyeluruh, skin.guru membuat formulasi zat aktif yang unik yang dapat memenuhi kebutuhan kulit untuk menjadi sehat dan cantik dengan tepat.

“Di skin.guru kami menyebutnya just right. Formula just right yang didukung oleh teknologi terkini membuat harga skin.guru sangat terjangkau. Remaja milenial bisa memanfaatkan sisa budget skincare untuk hal bermanfaat lainnya, mulai dari sekedar biaya menekuni hobi, biaya pendidikan, atau investasi,” ujar Erick.

Sementara itu, salah satu Direktur PT Tangkas Kreasindo Gemilang Mariska Wicaksonomenyatakan siapa sih wanita yang tidak mau kulitnya cantik sehat bercahaya? skin.gurumenjawab tantangan ini dengan gebrakan hadirnya Brightening Factor Series. Produk super glowing ini memiliki fungsi utama untuk mencerahkan kulit wajah, dan sekaligus mengunci kelembapan, melembutkan, memperbaiki regenerasi kulit, melindungi kulit dari efek sinar matahari dan menyeimbangkan hidrasi kulit wajah serta membantu menjaga elastisitas kulit.

“Teknologi terkinimemungkinkan penyerapan sempurna zat aktif secara cepat dan tepat, tanpa efek lengket , sehingga perawatan skin care relatif tidak memakan waktu lama dan para wanita bisa langsung berkegiatan seperti langsung berolahrga atau berdandan memakai kosmetika,” tegas Mariska.

Sejumlah rangkaian produk skin.gurudengan nama Brightening Factor Series telah diluncurkan pada tanggal 27 Oktober 2020 lalu seperti: Brightening Factor Day to Day Facial Wash, Brightening Factor Day by Day Serum, Brightening Factor Daily Eye Serum, Brightening Factor Day and Night Moisturizer dan Brightening Factor Everyday UV Defence yang merupakan kebutuhan dasar skincare.

“Semua produk series skin.guru sudah mendapatkan ijin dari BPOM dan skin.guru juga bekerja sama dengan dokter untuk keamanan produk,” imbuhnya.

Selain memberikan panduan tentang pemakaian skincare yang benar dan efektifskin.gurujuga akan membagikan tips seputar gaya hidup wanita indonesia yang produktif. Semua bisa didapatkan melalui media sosialskin.guru yaitu Instagram, facebook dan tiktok dengan nama akun skin.guru.official, WA: 081269698090 atau email: [email protected]

Selama masa launching ini, skin.guru memberikan berbagai diskon maupun free ongkir yang bisa dilihat melalui channel penjualan online official di Shopee dan Tokopedia dengan nama skin.guru.official. Segera bisa dilihat juga di website resmi kami yaitu: wwww.skinguruofficial.com.

“Harapan kami kehadiran skin.guru di peta dunia kecantikan Indonesia bermanfaat untuk semua. Untuk itu kami membuka kesempatan kepada semua orang yang berminat menjadi reseller kami , yang kami sebut denganskin.guru squad untuk tumbuh bersama sebagai sebuah ekosistem pengembangan skincare. Rencana besar skin.guru tidak hanya berkembang di domestik, tetapi juga mengembangkan bisnisnya ke pasar global dengan partner yang akan membantu memenuhi kebutuhan pasar global,” jelas Mariska. (Rilis)

Dari Sudut Pandang Akademisi, KTT G20 Bali Berdampak Positif Bagi Indonesia

DENPASAR – Pantaubali.com – Perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November mendatang memberikan banyak dampak positif bagi Indonesia mulai dari sektor pariwisata hingga ekonomi.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor (IPB) Bapak Nunung Nuryartono menilai, G20 yang telah dilaksanakan kurang lebih setahun ini, banyak memberikan manfaat bagi Indonesia.

“Yang perlu dicatat, momen G20 ini bukan hanya menjadi pertemuan rutin, namun terdapat hal yang seyogyanya untuk dibahas dan menyelesaikan apa yang menjadi bahan diskusi dan memunculkan setidaknya satu pemahaman bersama,” terang Nunung Nuryartono.

Untuk itu, G20 juga merupakan peluang untuk meningkatkan perekonomian Indonesia dengan program pembangunan infrastruktur baik di kota besar dan kota kecil. Indonesia memiliki peluang untuk memaksimalkan hasil kerja G20 untuk kepentingan domestik.

Sementara itu “G20 diharapakan bisa memberikan trickle down effect pada ekonomi lokal. Peserta G20 diharapkan bisa mengenal Indonesia lebih dekat juga potensi ekonomi kita tidak hanya di kota besarnya tetapi juga kota kecil,” kata Dosen Ekonomi Universitas Indonesia Prof. Dr. Telisa Aulia Falianty.

Kemudian Presidensi G20 Indonesia juga memberikan peluang bagi Indonesia untuk memulihkan ekonomi terutama ekonomi domestik yang sempat menurun pada saat Covid-19.

“Rangkaian kegiatan KTT G20 mendongkrak ekonomi Bali dan menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia dapat pulih,” kata pengamat Univesitas Udayana Nyoman Mahaendra Yasa.

Perhelatan KTT G20 di Bali menurut Rektor Universitas Ngurah Rai (UNR) Bali, Dr. Ni Putu Tirka Widanti, SS., MBA., MM., M.Hum, Presidensi G20 mampu untuk membangkitkan perekonomian Indonesia, terkhusus Bali pasca pandemi.

“Dengan diselenggarakan G20 ke-17 di Bali ini, menurut saya, sebagai stimulus dan pembuktian bagi Bali masih tetap menjadi ‘window of the world’. Sekaligus juga Bali masih dipercaya oleh dunia, karena masyarakat Bali dipercaya masih konsisten, Bali masih aman terhadap kunjungan dari wisatawan mancanegara.” Kata Rektor UNR.

Melalui presidensi G20, Indonesia juga mampu memberikan beberapa masukan kebijakan terhadap krisis global yang dialami saat ini.

Guru besar IPB University Edi Santosa menyebut bahwa perhelatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November mendatang menjadi momentum dalam memberikan contoh kepada negara-negara G20 dalam mengatasi krisis pangan.

“Yang paling penting adalah adanya komitmen pemerintah yang kuat terhadap keinginan untuk memajukan pangan, keinginan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Itu yang saya kira harus dicontoh (negara-negara G20),” kata guru besar IPB University Edi Santosa.

Untuk itu perlu adanya dukungan dari beberapa elemen masyarakat untuk mengadapi krisis global, Rektor ITB Ahmad Dahlan Dr. Mukhaer Pakkanna, SE., MM menilai, institusi pendidikan tinggi mesti memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Pertemuan para pemimpin dunia di G20 ini sangat penting dan akan menjadi catatan bersejarah bagaimana kita sebagai bagian masyarakat dunia berperan aktif berkontribusi memberikan solusi bagi dunia kita yang lebih baik” kata Mukhaer.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Dr Dwini Handayani juga mengajak generasi milenial ikut serta menyukseskan serta berpartsipasi aktif dalam Presidensi G20 Indonesia.

“Kaum muda dapat mensukseskan G20 dengan ikut mempelajari kiprah Indonesia di G20 serta ikut berpartisipasi aktif dalam mendiskusikan pada forum yang sudah disediakan” Kata Dwini. (Rilis)

Ketua Pansel Seleksi PPPK Bali Pastikan Proses Seleksi Transparan

DENPASAR – Pantaubali.com – Pemerintah Provinsi Bali membuka pendaftaran untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun Anggaran 2022 untuk dua formasi, yakni Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan dan Jabatan Fungsional Tenaga Kesehatan. Informasi detail terkait dengan pelaksanaan seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali Tahun 2022 dapat dibaca melalui website BKPSDM Provinsi Bali pada laman https://bkpsdm.baliprov.go.id dan https://sscasn.bkn.go.id.

Terkait dengan pelaksanaan seleksi ini, Ketua Panitia Seleksi Dewa Made Indra mewanti-wanti kepada masyarakat baik itu peserta, orang tua atau keluarga peserta tes seleksi agar tidak mengindahkan jika ada tawaran dari oknum yang mengaku bisa membantu kelulusan dalam tes seleksi. Menurut pria yang juga menjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bali ini proses seleksi dilaksanakan dengan sangat objektif menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) yang transparan dan tak bisa diintervensi.

Sekda Dewa Indra mengimbau kepada peserta seleksi untuk tidak tergiur dengan tawaran oknum. Ia justru meminta agar peserta seleksi mempersiapkan diri dengan maksimal sehingga bisa melaksanakan tes dengan baik. Menurutnya tidak ada pejabat yang bisa membantu peserta lolos seleksi karena dilakukan dengan transparan.

“Tidak ada pejabat atau siapapun bisa membantu kelulusan karena proses seleksi sangat-sangat transparan, terbuka dan bisa disanggah oleh peserta,” kata birokrat asal Pemaron, Buleleng ini.

Ditegaskan, agar peserta tes mengikuti proses sesuai aturan dan prosedur yang telah ditetapkan. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Dewa Indra mengimbau agar peserta tes mempelajari atau membaca detail prosedur pendaftaran dan lain-lain melalui website BKPSDM Provinsi Bali pada laman https://bkpsdm.baliprov.go.id dan https://sscasn.bkn.go.id.

Ketua PWI Bali : Masyarakat Harus Bersyukur ada KTT G20

DENPASAR – Pantaubali.com – Bagi masyarakat Bali Konferensi Tingkat tinggi (KTT) Group of Twenty (G20) patut disyukuri. Demikian disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bali IGMB Dwikora Putra di Denpasar, Kamis 10 Novwmber 2022.

Alasannya, dekarang inilah pasca pandemi COVID-19 ada kegiatan yang bersifat internasional, yang melibatkan 20 kepala negara, ini bukan main-main. Karena itu sebagai masyarakat Bali, siapapun itu, saran Dwikora, harus mendukung dan ikut menyukseskan kegiatan KTT G20 ini.

“Karena apa? Karena selama dua tahun pandemi pariwisata kita terpuruk. Nah dengan adanya momentum ini, KTT G20, Saya kira akan sangat berarti untuk memacu perkembangan dan pertumbuhan kepariwisataan kita”, jelasnya.

Dalam masa presidensi G20 Indonesia ini, sudah berlangsung hampir setahun sebelumnya dengan kegiatan-kegiatan tingkat menteri yang sangat bermanfaat bagi Bali

“Bali mendapat banyak hikmah serta memetik keuntungan dari kegiatan-kegiatan itu”, jelasnya.

Selain itu, menurut jurnalis asal Ubud, Gianyar ini, dalam persiapan KTT G20 banyak infrastruktur diperbaiki di Bali, dan itu artinya roda perekonomian tumbuh berputar.

“Sehingga bagi kita, bagi masyarakat tidak ada alasan untuk tidak ikut menyukseskan KTT G20”, ujarnya.

Sementara untuk wartawan, Dwikora himbau, pertama bagaimana menginformasikan seluas-luasnya KTT G20 ini. Kedua membuat atau memproduksi informasi yang produktif, yang bertujuan untuk mensukseskan KTT G20.

“Terakhir, tentu saya sangat berharap, kita sebagai orang pers. meminimalisir informasi-informasi yang ditayangkan bersifat kontraproduktif terhadap upaya untuk menyukseskan KTT G20 dan bangun pemberitaan yang menumbuhkan optimisme bagi masyarakat”, paparnya.

Pendapat Dwikora Ini penting artinya bagi kemajuan pariwisata Bali kedepan dan tentu saja nama baik Bali, citra Bali di mata internasional dan tentu saja citra Indonesia.

Ditanya soal pandemi, yang diketahui Dwikora, pertumbuhan ekonomi minus 9 koma saat itu.

“Masyarakat pers juga merasakan hantaman dari COVID-19 itu, banyak perusahaan pers melakukan efisiensi dengan penghematan disana-sini”, ucapnya.

Dwikora merasa takjub melihat perekonomian rakyat.Syukur masih bisa bertahan, tentu harus diakui bagaimana terpuruknya sektor pariwisata.

“Saya sendiri sempat ke Kuta, kita melihat Kuta sebagai kota mati. Dan itu sangat mengerikan”, katanya.

Tetapi dengan segala keyakinan, dengan segala kedisiplinan masyarakat Bali yang luar biasa terhadap prokes, Akhirnya bisa menikmati kondisinya seperti saat ini.

Untuk menjaga kondisi lebih baik setelah pandemi ini, menurut Dwikora adalah dengan disiplin, karena masih menghadapi pandemi, apalagi pandemi sudah bermutasi.

“Kita harus tetap disiplin prokes, kenapa saya katakan penting, karena pandemi tidak melihat orang, siapa saja bisa kena dampaknya. Kedua harus diadakan kegiatan-kegiatan kreatif, kegiatan yang lebih luas, supaya masyarakat bisa melakukan kegiatan ekonomi lebih luas.

“Tentu saja bagi pemerintah harus ikut mendukung kegiatan-kegiatan kreatif masyarakatnya”, pungkasnya. (Rilis)