- Advertisement -
Beranda blog Halaman 684

Ibu Megawati Soekarnoputri Minta Kawasan Sanur Ditata Ulang Seperti Zaman Bung Karno

PANTAUBALI.COM – Denpasar, Presiden Kelima Republik Indonesia, Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri meninjau pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Kota Denpasar pada, Senin (Soma Paing, Langkir) 16 Januari 2023 bersama Ketua DPR RI, Ibu Puan Maharani, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, Erick Thohir, Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Laksana Tri Handoko, Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Gubernur Bali, Wayan Koster, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara, dan Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta.

Presiden Kelima Republik Indonesia, Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya menceritakan kisah sejarah Presiden Pertama Republik Indonesia, Bapak Ir. Soekarno yang merancang hotel Grand Inna Bali Beach di Sanur, Kota Denpasar dan dibangun pada tahun 1963 demi memajukan Indonesia di panggung pariwisata internasional. Saat membangun Grand Inna Bali Beach, Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri menjelaskan bahwa Bung Karno ingin semua pekerjanya adalah dari Indonesia. Bahkan Bung Karno sampai menyekolahkan anak-anak Indonesia di sekolah perhotelan di Swiss agar dapat mengelola Grand Inna Bali Beach dengan baik.

Dalam pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus yang salah satunya melaksanakan revitalisasi Grand Inna Bali Beach, Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri memberikan arahan agar renovasi dari Grand Inna Bali Beach tidak mengubah struktur bangunan awal dan tetap mempertahankan budaya lokal seperti relief yang kuat akan makna sejarah.

Bangunan hotel atau rumah tidak boleh tingginya melebihi dari pohon kelapa, itu adalah perintah Bung Karno. Why? Agar Bali tetap pada kondisinya sebagai daerah yang indah dan berbasiskan Adat Budaya lokal, tegas Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila ini seraya menyatakan Agama Hindu di Bali sangat cinta terhadap alam, jadi ini yang namanya Bhinneka Tunggal Ika.

Mengakhiri sambutannya, Presiden Kelima Republik Indonesia, Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri berpesan agar, Pertama, Kawasan Sanur di tata ulang seperti zaman Bung Karno; Kedua, jaga Bali, supaya Bali yang disampaikan Bung Karno bahwa Indonesia itu ijo royo-royo seperti untaian zamrud di khatulistiwa; dan Ketiga, jaga kekayaan tanaman obat yang ada di tanah air, khususnya di Bali yang bersumber pada Lontar Usadha, apalagi Bali di zaman dahulu dalam pengobatannya semua diobati oleh Balian.

India, Tiongkok, tidak malu-malu untuk mengedepankan tanaman obat tradisionalnya. Saya sudah bicara ini ke Pak Koster (Gubernur Bali, Wayan Koster, red) agar kita cari dan gali terus tanaman-tanaman obat kepunyaan kita yang sumbernya ada Lontar Usadha, pungkasnya.

Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan Presiden Pertama RI sekaligus Founding Fathers kita, Bapak Ir. Soekarno telah melihat Bali memiliki potensi pariwisata dan sejak awal Bali ingin dijadikan jantungnya pariwisata. Sehingga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sanur yang memiliki luas 41,26 hektar ini akan kami tata dengan memiliki fasilitas kesehatan berupa Rumah Sakit Bali Internasional dan klinik bertaraf internasional bekerjasama dengan rumah sakit terbesar di Amerika Serikat, Mayo Clinic. Kemudian merevitalisasi Hotel Bali Beach atau Grand Inna Bali Beach (GIBB), mendirikan convention center, ethnomedicinal botanic garden, dan commercial center.

Kawasan Ekonomi Khusus untuk infrastruktur dasar sudah jadi 100 persen, seperti jalan, trotoar, cabeling, dan pipa sudah ada semua. Untuk hotel progressnya sudah mencapai 35,58 persen dan kita berharap tahun 2023 di bulan akhir Agustus sudah selesai bersamaan dengan kawasan kebun raya. Kemudian, RS Bali Internasional yang akan menjadi rumah sakit pertama memiliki kawasan wellness untuk kesehatan jalan, meditasi, yang merupakan trend yang hari ini terjadi.

Kita sudah melakukan percepatan pembangunan di RS Bali Internasional. Meskipun sempat terdelay 8 bulan untuk memproses ijin, namun kami target pembangunan RS Bali Internasional selesai bulan November, lapor Menteri BUMN Erick Thohir.

Dari luas 41,26 hektar itu, lahan seluas 22 hektar atau 55 persen akan kami buat menjadi kawasan hijau. Jadi kita benar-benar merawat semua pohon yang ada di kawasan ini. Kami juga menjaga nilai-nilai Adat Istiadat dan Budaya Bali dengan mengembangkan ethnomedicinal botanic garden berbasis Lontar Usada Bali atau manuskrip pengobatan tradisional Bali yang menggunakan tanaman herbal lokal yang bekerjasama dengan BRIN serta tokoh-tokoh kesehatan di Bali.

Mengakhiri laporannya, Menteri BUMN Erick Thohir memohon berkenan Ibu Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri untuk terus membimbing kami di BUMN dan memberikan tuntunan di dalam mengembangkan BUMN sebagai benteng ekonomi nasional, salah satunya dengan mengembalikan wisata sebagai pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan lapangan kerja.

Saya juga menyampaikan terimakasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster. Karena sejak awal dari diberi kesempatan oleh Bapak Presiden RI, Saya langsung bertemu Bapak Gubernur Bali, Wayan Koster untuk bersepakat mengembangkan Sanur yang memiliki nilai sejarah dan potensi sebagai basis pertumbuhan ekonomi khusus, tutupnya. (Rls).(PB01)

Ketua DPRD Tabanan Apresiasi Kegiatan Jumat Curhat Polri

PANTAUBALI.COM – Tabanan, Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga S.Sos memberikan apresiasi pada program Polri, yakni Jumat Curhat. Pada Jumat, (13/1) Dirga berkesempatan mendampingi masyarakat di Desa Adat Bedha bertatap muka langsung dengan Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra.

“Ini langkah yang bagus dan taktis untuk Polri makin dekat dengan masyarakat,” ujarnya Minggu, (15/1).

Politisi PDI Perjuangan asal Banjar Sakeh, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan berharap, program tersebut bsia berjalan terus sehingga persoalan yang ada di masyarakat bisa langsung sampai pada pimpinan Polri di daerah.

“Artinya, masyarakat dan Polri saling support. Sehingga makin membuat masyarakat nyaman dan aman,” jelasnya.

Pada pertemuan itu, dari beberapa tokoh masyarakat yang hadir berharap Polres Tabanan bisa menyelesaikan persoalan kemacetan jalan menuju ke wilayah Badung dan Denpasar pada jam-jam tertentu.

Sementara Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra mengatakan, pihaknya melakukan kegiatan Jumat Curhat bertujuan untuk melakukan pembenahan pada pelayanan yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tujuannya juga untuk menampung keluh kesah masyarakat untuk perbaikan Polri ke depannya,” katanya.

Soal kemacetan terutama di jalur selatan menuju Denpasar dan Badung, pihaknya akan menurunkan personel untuk melakukan atensi.

Bendesa Adat Bedha I Nyoman Surata menyambut baik kegiatan oleh Polres Tabanan itu. Karena pihaknya dan tokoh masyarakat lain di Desa Adat Bedha bisa langsung bertatap muka dengan Kapolres Tabanan.

“Apalagi selama ini komunikasi dengan Bhabinkamtibmas sudah berjalan baik,” pungkasnya.(Rls)

ABK Kapal Alami Cedera Akhirnya Berhasil di Evakuasi

PANTAUBALI.COM – Benoa, ABK kapal MV Andalucia mengalami patah tangan kanan dan memerlukan bantuan evakuasi medis (Medevac), Sabtu, (14/1) pagi. Permintaan bantuan tersebut disampaikan melalui email pada pukul 10.40 Wita dari Kapten kapal, dengan identitas korban cedera atas nama Kenneth Edillo (26).

Saat itu posisi kapal berada kurang lebih 181.59 Nm (ditarik garis lurus) dari pelabuhan Benoa. Jika ditempuh memerlukan waktu kira-kira 19 jam 35 menit.

Segera setelah menerima laporan, Kantor Basarnas Bali berkoordinasi bersama KSOP Benoa dan agen kapal yang berada di Bali. Disepakati titik penjemputan (intercept) berada di koordinat 08° 47.5’ S – 115°17.8’ E, jarak ± 5.7 Nm, heading 118.3° dari pelabuhan Benoa.

Pagi tadi Tim SAR gabungan bergerak untuk menuju titik evakuasi menggunakan RIB 05 Denpasar, Minggu (15/1).

“Pada pukul 02.23 wita RIB 05 Denpasar berangkat dari Pelabuhan Benoa dengan 4 orang personil Basarnas Bali, 1 personil Pol Airud Polda Bali, 1 orang personil KSOP Benoa, 1 orang agen kapal MV. Andalucia,” ujar Kepala Seksi Kesiapsiagaan dan Operasi SAR Basarnas Bali, A. A. Alis Supartana dalam keterangan tertulisnya,Minggu,(15/1) di Denpasar

Dirinya menyampaikan bahwa, proses Medevac sempat terkendala arus, cuaca dan angin kencang.

Sembari Supartana menambahkan, Akhirnya pada pukul 06.40 Wita, korban dapat dievakuasi dan selanjutnya dibawa merapat ke dermaga pasir, Pelabuhan Benoa.

“Perjalanan selama kurang lebih setengah jam, dan setibanya di Pelabuhan Benoa, kemudian korban dibawa ke RS Siloam Denpasar menggunakan ambulance RS Siloam untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut”, pungkasnya.(PB01).

Kebakaran Gudang di Banjar Taman Diduga Akibat Pembakaran Sampah

PANTAUBALI.COM – Badung, Gudang perlengkapan Upakara (Hindu) milik I Ketut Suwitra salah satu warga di Banjar Taman, Desa Darmasaba, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, mengalami musibah kebakaran, kemarin (Sabtu, 14 Januari) 2023 Pukul 17.30 Wita.

Menurut Perbekel Darmasaba, I.B Surya Prabhawa Manuaba saat dikonfirmasi Minggu,(15/1) di Darmasaba, Badung menyampaikan, Dari data laporan serta pengamatan sementara di lapangan musibah kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh bara api akibat pembakaran sampah di samping gudang yang di lakukan pada sore hari.

“Pengamatan sementara akibat kebakaran diperkirakan akibat membakar sampah yang akhirnya api menjalar ke bangunan gudang yang akhirnya menyebabkan musibah kebakaran terjadi”, ujarnya.

Dirinya menyampaikan, adapun musibah kebakaran telah menghanguskan tempat banten dan kamar mandi, satu unit mobil ambulance milik warga yang rencananya akan digunakan untuk keperluan krematorium.

“Ini adalah gudang bukan rumah tempat tinggal”, tegasnya”, cetusnya.

Dirinya menyebutkan, dalam kaitan dengan musibah tersebut, pihak Desa akan segera melaporkan ke Dinas terkait serta berencana akan memohon bantuan kepada Bapak Bupati Badung juga.

Sembari Surya menambahkan, Dalam upaya mengantisipasi musibah serupa terulang kembali maka, pengawasan harus lebih detail lagi dilakukan ke depannya.(PB01)

Tenggelam Saat Memancing, Sadiki Ditemukan Meregang Nyawa

PANTAUBALI.COM – Badung, Sempat dikabarkan hilang tenggelam di Pantai Samabe, Nusa Dua, Imam Sadiki (44) ditemukan meninggal dunia pagi tadi, Minggu (15/1) pukul 06.00 Wita.

Jenasahnya terdampar di pantai pada posisi kurang lebih 800 meter arah timur laut dari lokasi awal korban memancing.

“Korban telah ditemukan dan selanjutnya jenasah dibawa ke Masjid Al Fatah Taman Griya, Jimbaran dengan menggunakan ambulance Banser Tanggap bencana,” jelas, Kepala Seksi Siaga dan Operasi SAR, A. A. Alit Supartana dalam keterangan tertulisnya, Minggu, (15/1) di Badung.

Dirinya menyampaikan, , keterangan diperoleh di lapangan, ketika itu air surut dan tubuh korban terlihat walaupun agak tertutup pasir sebagian.

Kemarin tim SAR sempat melakukan pencarian setelah mendapatkan laporan dari pihak keluarga pada Sabtu (14/1) pukul 14.20 Wita. Korban atas nama Imam Sadiki memancing di pinggiran tanpa menggunakan life jacket, tak disadari air mulai pasang dan ketika hendak kembali ke darat ia justru tercemplung ke palungan dan tenggelam.

Sembari Dirinya menambahkan, Tim SAR segera bergerak ke lokasi dan memulai pencarian dengan menggunakan rubber boat, menyisir seputaran korban terseret arus, dan juga ada Tim darat yang melakukan koordinasi serta penyisiran di bibir pantai.(PB01)

BI Sebut, Kinerja Penjualan Eceran Bali Optimis Membaik

PANTAUBALI.COM – Denpasar, Kinerja penjualan ritel di Provinsi Bali pada Desember 2022 diprakirakan pada kondisi membaik dibandingkan periode sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Penjualan Riil (IPR) Bali yang tercatat sebesar 98,6 atau secara bulanan tumbuh 1,78% (mtm) dibandingkan dengan periode November 2022 yang tercatat sebesar 96,9.

Pertumbuhan IPR secara bulanan periode Desember 2022 tersebut juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan IPR secara bulanan periode sebelumnya yang tercatat sebesar 0,91% (mtm).

Membaiknya kinerja penjualan eceran di Bali tersebut sejalan dengan semakin tingginya aktivitas pariwisata di Bali serta kondisi ekonomi Bali yang terus mengalami pemulihan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Trisno Nugroho menyampaikan bahwa, prakiraan kinerja penjualan ritel di Provinsi Bali bulan Desember 2022 masih tetap terjaga atau tumbuh positif sebesar 1,78% (mtm).

“Sebagian besar kelompok barang mengalami kenaikan penjualan eceran pada bulan laporan terutama kelompok barang Peralatan Informasi dan Komunikasi sebesar 6,52% (mtm) dan kelompok Bahan Bakar Kendaraan Bermotor sebesar 4,76% (mtm) serta Subkelompok Sandang sebesar 4,43% (mtm).Sementara itu, kelompok Suku Cadang dan Aksesori adalah satu-satunya kelompok barang yang mengalami kontraksi sebesar -1,62% (mtm)”, paparnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat,(13/0) di Denpasar.

Dirinya mengatakan, bahwa ke depan, kinerja penjualan eceran di Provinsi Bali akan tetap terjaga seiring dengan upaya pengendalian inflasi yang dilakukan di masing-masing daerah sehingga menjaga optimisme penjualan eceran.

“Kinerja positif penjualan eceran di Bali pada Desember 2022 tersebut searah dengan kondisi nasional yang mengalami pertumbuhan pada Indeks Penjualan Riil (IPR) nasional yang tumbuh positif sebesar 6,31% (mtm)”, katanya

Selanjutnya Dirinya menyebutkan, Peningkatan IPR nasional pada Desember 2022 bersumber dari meningkatnya kinerja sebagian besar kelompok penjualan eceran terutama pada kelompok Peralatan Informasi dan Komunikasi, Subkelompok Sandang, dan kelompok Barang Lainnya yang masing-masing mengalami pertumbuhan sebesar 22,8% (mtm), 6,8% (mtm) dan 6,7% (mtm).

Sembari Dirinya menambahkan sementara itu, kelompok barang mengalami kontraksi penjualan adalah kelompok Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya sebesar -2,9% (mtm). (PB01)

Bupati Sanjaya Laksanakan Bhakti Penganyar di Pura Punduk Dawa

Persembahyangan sradha bhakti Penganyar di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Banjar Punduk Dawa,

PANTAUBALI.COM,Tabanan – Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, bersama jajaran Pemkab Tabanan, melaksanakan persembahyangan sradha bhakti Penganyar di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung, Bali, Jumat, (13/1).

Kehadiran Bupati Sanjaya sekitar pukul 15.30 Wita yang didampingi oleh Sekda, para Asisten, seluruh Kepala OPD, serta para Kabag di lingkungan Pemkab Tabanan, disambut hangat oleh Sekjen Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Tabanan I Made Suwardika.

Dalam kesempatan itu, Orang nomor satu di Tabanan ini mengucap syukur dan terimakasihnya kepada pihak pesemetonan MGPSSR Tabanan dan pihak terkait atas sambutan yang telah diberikan. Sanjaya juga memberikan apresiasinya karena kegiatan ini telah dikonsepkan melalui semangat gotong-royong dari pesemetonan dan pihak terkait.

Untuk itu, Bupati Sanjaya berharap agar persembahyangan sradha bhakti penganyar ini memberikan kerahayuan bagi Jagat Bali, khususnya Tabanan. Kepada jajaran, Bupati Sanjaya meminta agar melaksanakan persembahyangan dengan sungguh-sungguh dan diharapkan kegiatan ini berjalan dengan lancar labda karya sidaning don.

Persembahyangan bersama yang diikuti ratusan orang tersebut berlangsung dengan khusyuk yang dipimpin oleh Mangku Pura setempat. Sekjen Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Tabanan I Made Suwardika, mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bupati Sanjaya beserta jajaran. Pihaknya juga mendoakan Bali dan khususnya Tabanan aman dan damai kedepannya. @prokopimtabanan

 

Wagub Cok Ace Kunjungi Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Gunaksa Klungkung

Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di kawasan Gunaksa Klungkung

PANTAUBALI.COM,Klungkung  – Seusai meninjau Kawasan Pura Agung besakih, Wagub Cok Ace melanjutkan kunjungan , Pembangunan Kawasan Pusat Kebudayaan Bali (PKB) di kawasan Gunaksa Klungkung pada Jumat (13/1) siang.

Pembangunan kawasan yang akan dijadikan sentra seni dan budaya Bali tersebut  terus berlangsung dengan proses pembebasan lahan dan pematangan lahan dengan anggaran Rp 1,5 Triliun yang telah selesai Desember 2022. Progresnya akan dilanjutkan pembangunan fisik pada zona inti dengan anggaran sekitar Rp 1 Triliun, mulai tahun 2023.

Dengan berjalan kaki, Wagub Cok Ace didampingi Perwakilan Pelaksana Proyek dari PT Nindya Karya, Made Sujana melihat kesiapan lahan yang telah selesai dilaksanakan proses pematangan lahan, dan untuk seterusnya akan menjadi kawasan inti dari PKB.

Kawasan Pusat Kebudayaan Bali terdiri atas 3 (tiga) zona, yaitu zona inti, zona penunjang dan zona penyangga. Pada zona inti akan berisi 15 Fasilitas Pentas Seni Tradisi dan Seni Modern, 12 Museum Tematik, Auditorium Bung Karno, Desa Difabel, Bali International Convention Center, Bali Exhibition Center, Pusat Promosi Ekspor,Fasilitas Pariwisata,Pelabuhan Marina, dan Taman Rekreasi Ekologis.

Termasuk panggung terbuka utama dengan kapasitas 15.000 orang, selain itu Ada pula panggung terbuka madya dengan kapasitas 4.000 orang dan panggung terbuka lain untuk kapasitas 3.000 sampai 3.500 orang, serta 12 Museum Tematik juga akan dibangun di Zona Inti. Sementara itu Di zona penunjang ada areal untuk hotel, apartemen, dan fasilitas usaha pariwisata. Sedangkan zona penyangga memiliki hutan dan taman ekologis tematik seluas kurang lebih 70-90 hektare.

Wagub Bali Kunjungi Proyek Penataan Kawasan Suci Besakih dan Pusat Kebudayaan Bali

Wagub Cok Ace Senang, Penataan Kawasan Suci Pura Agung Besakih Hampir Rampung

PANTAUBALI.COM,Karangasem – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, menyampaikan apresiasinya setelah meninjau langsung proyek Penataan Kawasan Suci Pura Agung Besakih, Kecamatan Rendang, Karangasem. Sekaligus meninjau juga pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Gunaksa, Klungkung pada Jumat (13/1) siang. ”Saya lihat dan meninjau langsung progres dan kualitas pekerjaan, nyaris sudah selesai semua,” kata Wagub.

Di sela kunjunganya tersebut Cok Ace hanya menggaris bawahi beberapa titik yang dihiasi relief yang harus mengejar target agar selesai tepat waktu. “Saya harap bisa dipantau terus (pembuatan relief, red) dan kalau yang lain saya kira sudah bagus,” imbuhnya.

“Hari ini saya juga mengajak teman-teman dari kalangan perguruan tinggi dan kalangan pariwisata. Karena beliau-beliau ini yang akan jadi ‘user’ di sektor pariwisatanya,” katanya lagi.

Wagub yang didampingi pula Kepala Dinas PUPR Provinsi Bali, Nusakti Yasa Wedha pun berharap dalam sisa waktu yang tinggal beberapa hari kedepan semuanya bisa diselesaikan dengan baik dan sesuai dengan kualitas yang diinginkan. “Sekali lagi terima kasih kepada para pekerja dan teman-teman lain yang turut serta dalam proyek penataan ini,” ucap Wagub yang akrab disapa Cok Ace ini.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Pimpinan Proyek (Pimpro) Penataan Kawasan Pura Agung Besakih Fajar Titiono mengatakan, Penataan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang muncul pada saat upacara peribadatan atau pada masa puncak kedatangan wisatawan yang berdampak pada kemacetan akibat banyaknya kendaraan umum maupun pribadi yang datang.

Selain itu kurangnya fasilitas pendukung toilet dan pendukung lainnya juga menjadi masalah, Misalnya Penataan Gedung Parkir yang ada di kawasan Besakih ini, dibangun bertingkat ke bawah terdiri dari 4 lantai sesuai rencana, gedung parkir yang ada di dua area ini akan menampung  3.288 unit sepeda motor dan 5.738 mobil  serta 187 unit bus ukuran sedang.

“Proses ini juga untuk melancarkan sirkulasi kendaraan dan kepadatan dan menambah kenyamanan pada pemedek untuk melaksanakan peribadatan,” jelasnya. ( Rilis )

Hilangkan Kesan Serius, Paguyuban Seniman Tabanan Bersama PDDS Ngopi Bareng di Pemkab Tabanan

PANTAUBALI.COM – Tabanan, Paguyuban Seniman Tabanan diketuai I Nyoman Sudiana (Guru Agung) bersama Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) berkumpul menggelar kegiatan bertema “Ngopi Bareng” digelar di areal parkir Kantor Bupati Tabanan, beberapa hari lalu, (Kamis,(12/1).

Kegiatan berkumpul bersama tersebut bertujuan saling sharing antar seniman-seniman di Kabupaten Tabanan.

“Kami berkumpul dan sharing antar seniman di Tabanan. Sekaligus menghibur masyarakat yang datang ke kantor bupati,” ujar pengisi acara, I Nyoman Ardika yang akrab disapa Sengap ini.

Dirinya menyampaikan, adanya keramaian di area parkir kantor Bupati, akan menghilangkan kesan serius sehingga masyarakat bisa lebih rileks ketika melakukan pelayanan publik.

“Selain diskusi kami juga adakan hiburan seperti karaoke, sehingga suasana santai,” ujarnya.

Paguyuban Seniman Tabanan juga bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Dharma Santika (PDDS) untuk menggelar acara tersebut yang akan rutin digelar setiap minggu.

Selanjutnya Direktur PDDS Kompiang Gede Pasek Wedha mengatakan, pihaknya akan rutin menggelar acara Ngopi Bareng tersebut dengan melibatkan berbagai pihak di Tabanan setiap Jumat.

“Nanti bisa dari kelompok masyarakat lain, atau mungkin juga dinas di Tabanan yang menggunakan acara ini agar suasana bisa lebih ramai dan santai”, tutupnya.(PB01)