- Advertisement -
Beranda blog Halaman 671

Sampah Kayu Gelondongan Menumpuk di Pantai Seminyak

Sampah kiriman kayu gelondongan yang berhasil dikumpulkan di Pantai Seminyak.
Sampah kiriman kayu gelondongan yang berhasil dikumpulkan di Pantai Seminyak.

PANTAUBALI.COM, Badung – Pantai Seminyak dan Kuta dipenuhi sampah kiriman berupa kayu gelondongan, Kamis (16/2/2023).

Pengelola Pantai Seminyak I Komang Ruditha Hartawan mengatakan, sampah kayu gelondongan itu datang pada pukul 20.00 WITA.

Pembersihan mengerahkan Tim Seminyak Clean bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DHK) Kabupaten Badung termasuk melibatkan para pedagang yang berjualan di Pantai Seminyak.

“Sampah kayu yang berhasil dikumpulkan pihak DLHK ada sekitar 90 ton atau 30 truk,”ungkap Rudhita Hartawan, Kamis (16/2/2023)

Koordinator Evakuasi Dini Sampah Laut (Desalut) DLHK Badung, I Made Gde Dwipayana memperkirakan kayu gelondongan itu merupakan sampah lokalan.

Sampah kayu gelondongan juga memenuhi kawasan Pantai Kuta. Hanya, ukurannya masih relatif kecil.

Pedagang Pantai Kuta, Komang Boma menuturkan, sampah kiriman itu datang pukul 03.00 WITA. (rh)

Curah Hujan Tinggi, DLH Tabanan Tambah Jam Kerja di TPA

Kantor DLH Kabupaten Tabanan.
Kantor DLH Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, Tabanan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan melakukan penambahan shift dan jam kerja di TPA.

Penambahan shift dan jam kerja di TPA supaya mampu menangani sampah secara maksimal di tengah cuaca ekstrem.

“Astungkara, meski ada kendala karena cuaca ekstrem, tapi dapat ditindaklanjuti dengan pembagian shift sehingga sudah dapat teratasi,”kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, Kamis,(16/2/2023).

DLH tidak melakukan penambahan armada, hanya mengoptimalkan yang ada saat ini.

“Ada 20 armada truk dengan sekitar 40 sopir dan 76 tenaga angkut sampah,”ungkapnya.

Ia menambahkan, di TPA ada dua alat berat beroperasi dan satu doser cadangan dengan empat orang operator dan 40 orang tenaga lapangan.

“Peningkatan volume sampah terjadi di daerah padat permukiman, area kota, area perdagangan serta industri sejak curah hujan tinggi beberapa hari lalu,”ujarnya. (agn)

Cok Ace Terima Audiensi Mr And Miss Grand Tourism Bali

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, menerima audiensi Mr and Miss Grand Tourism Bali 2022, I Gede Santika Yasa dan Ketut Kamisa Gutami, di Ruang Tamu Wakil Gubernur Bali (16/2/2023).

Sebagai tokoh Pariwisata Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang akrab disapa Cok Ace sangat mengapresiasi pelaksanaan Mr And Miss Grand Tourism ini.

“Sudah mendapat peringkat satu di Bali, saya yakin pasti sudah banyak belajar dan melihat Pariwisata di Bali apalagi setelah Covid,” ungkapnya.

Cok Ace juga menyampaikan bahwa pada dasarnya tidak ada hal baru dalam pariwisata Bali. Masih berfokus pada Pariwisata Budaya.

“Tidak ada yang baru tapi dari (pandemi,red) Covid ini kita diingatkan agar kita tidak keluar dari core (inti,red) pariwisata kita yaitu pariwisata budaya,” jelas Cok Ace.

Wagub Cok Ace juga membekali kedua perwakilan Bali ini dengan Buku Padma Bhuwana hasil karyanya yang berisikan gagasan strategi pengembangan Pariwisata Bali.

Ia berharap perwakilan Provinsi Bali dapat memberikan dan menampilkan yang terbaik dalam ajang bergengsi tersebut.

“Semoga dapat menjaga nama baik Bali,” ungkap Cok Ace.

Mr and Miss Grand Tourism merupakan salah satu ajang pemilihan duta pariwisata di Indonesia. Setiap provinsi akan mengirimkan wakilnya untuk mengikuti kontestasi ini pada tingkat nasional.(ag)

Pedagang Harap Harga Sewa Gedung Baru Pasar Seni Kuta Tidak Mahal

gedung baru lantai tiga Pasar Seni Kuta.
gedung baru lantai tiga Pasar Seni Kuta.

PANTAUBALI.COM, Badung – Para pedagang yang direlokasi di kantong parkir dekat parkiran Bali Anggrek, Pantai Kuta, Kabupaten Badung, rencananya mulai menempati gedung baru Pasar Seni Kuta pada Maret 2023.

Pasar Seni Kuta itu direnovasi oleh Pemkab Badung yang merupakan rangkaian proyek penataan Pantai Samigita.

“Informasi dari desa Maret ini (menempati gedung baru Pasar Seni Kuta),”kata pedagang Ni Wayan Rai (60) belum lama ini.

Pedagang lainnya, Komang Sari (45) berharap harga sewa toko di gedung baru Pasar Seni Kuta tidak mahal. Sebelum direnovasi, dikenakan uang sewa Rp2,5 juta per tahun.

“Misalnya lho ya ini kalau naik jangan tinggi-tinggi lah karena kalau berharap gratis itu tidak mungkin”katanya.

Itu tidak terlepas dari pendapatan harian berjualan masih jauh dari yang diharapkan.

“Harian aja kadang dapat kadang gak, kondisinya sama kayak di pasar seni lama,” ucapnya.

Terkait mekanisme pedagang akan menempati pasar seni yang baru, Komang Sri mengatakan masih dibicarakan di desa.

“Termasuk masalah harga dari lantai satu sampai lantai tiga harga belum ada kesepakatan,” ungkapnya. (RH)

 

Komplotan Curanmor Lintas Kabupaten Ditangkap

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra merilis pengungkapan curanmor melibatkan tiga orang pelaku.
Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra merilis pengungkapan curanmor melibatkan tiga orang pelaku.

PANTAUBALI.COM, Tabanan – Tim Opsnal Reskrim Polsek Kediri mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) lintas Kabupaten melibatkan tiga orang pelaku, yaitu Andika (32), Saenol (26), serta Misbahul Munir (33) sebagai otak komplotan ini.

Kapolres Tabanan AKBP Ranefli Dian Candra mengungkapkan, ketiga tersangka beraksi di wilayah Tabanan, Gianyar, Denpasar, dan Badung.

“Ada satu lagi anggota komplotan ini bernama Murtada yang kini ditahan di Polsek Gianyar,”ujar AKBP Ranefli Dian Candra saat jumpa pers di Polsek Kediri, Kamis (16/2/2023).

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan I Made Apriana yang kehilangan NMAX DK 6017 AND di depan salah satu toko di Banjar Carik Padang, Desa Nyambu, Kecamatan Kediri, Tabanan, Kamis (9/2/2023).

Menerima laporan, petugas melakukan penyelidikan dan akhirnya menangkap Andika dan Saenol. Kedua pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini dibekuk di proyek perumahan di Desa Ketewel, Gianyar.

Hasil pengembangan, giliran Misbahul Munir (33) ditangkap di wilayah Ubung.

“Dari penangkapan para pelaku disita barang bukti enam sepeda motor termasuk motor korban. Kami masih mendalami keterangan para pelaku termasuk mencari satu sepeda motor yang dijual di Bondowoso,”ungkap Kapolres. (rat)

Polda Bali Gagalkan Peredaran Sabu dan Ratusan Ekstasi

Pengedar narkoba ditahan di Polda Bali.
Pengedar narkoba ditahan di Polda Bali.

PANTAUBALI.COM, Denpasar – Tim Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali mengagalkan peredaran sabu dan ratusan butir pil ekstasi yang disita dari pengedar Edi Saputra (44).

Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengungkapkan, penangkapan tersangka berdasarkan informasi masyarakat.

Tersangka ditangkap di Jalan Pulau Galang, Gang Griya Dadi, Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu (29/1/2023) sekitar pukul 18.00 WITA.

“Tersangka saat ditangkap kedapatan membawa 37 paket sabu seberat 54,67 gram dan 17 butir ekstasi,”ungkap Satake Bayu.

Hasil pengembangan, pria lulusan SMP itu mengaku menyimpan narkoba di sebuah penginapan di Jalan Pulau Galang, Denpasar Selatan.

Hasil penggeledahan di kamar nomor 23 kembali ditemukan barang bukti 51 paket sabu seberat 131,53 gram dan 777 butir ekstasi. “Pemeriksaan tersangka masih didalami,”tegasnya. (kom)

Gubernur Koster Berpidato Pemulihan Sumber Air Melalui Upakara Tumpek Uye di Kick-Off Meeting 10Th World Water Forum

PANTAUBALI.COM, Badung – Gubernur Bali, Wayan Koster mendapatkan kehormatan berpidato dalam acara Kick-Off Meeting 10 th World Water Forum dengan menegaskan masyarakat Bali di dalam melakukan penyucian dan pemuliaan sumber air secara turun-temurun melaksanakan Upakara Tumpek Uye secara Niskala atau Religi dan Sakala untuk kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan manusia.

Pidato pemuliaan sumber air melalui Upakara Tumpek Uye tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Bali, Wayan Koster dihadapan Presiden World Water Council, Mr. Luic Fauchon beserta para anggota Board of Governor Water Water Council, Menteri PUPR RI sekaligus Wakil Ketua Panitia Nasional Penyelenggaraan (NOC) WWF ke 10, Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Kreatif RI, Sandiaga Uno, Minister of Water and Sanitation Senegal, Serigne Mbaye Thiam, President of the Republic of Tajikistan, Sultan Rahimzoda, Ministry of Equipment and Water Marroco, Ziyad Abdeslam, Honorary President, World Water Council, Benedito Braga, para Duta Besar di Indonesia, PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan dihadapan 1.500 peserta dari 56 negara di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta pada, Rabu (Buda Paing, Krulut) 15 Februari 2023.

Dengan menggunakan busana Adat Bali, Gubernur Bali dalam kesempatannya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada World Water Council yang telah melaksanakan acara Kick-Off Meeting 10 th World Water Forum yang merupakan salah satu dari rangkaian pertemuan puncak World Water Forum ke-10 yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 sampai 24 Mei 2024 di Bali.

Tema World Water Forum ke-10 adalah “Water for Shared Prosperity”. Tema ini sangat selaras dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali, yaitu Danu Kerthi, yang berarti penyucian dan pemuliaan sumber air.

Penyucian dan pemuliaan sumber air dilaksanakan secara Niskala atau Religi dan Sakala.

Secara Niskala atau Religi, dilaksanakan dengan Upakara Tumpek Uye, yang merupakan Hari Raya untuk menyucikan dan memuliakan sumber air, dilaksanakan setiap 6 bulan kalender Bali (210 hari), tepatnya pada Hari Sabtu, Saniscara Kliwon, Wuku Uye.

Leluhur Bali, telah memberi wejangan hidup bahwa air adalah sumber kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan manusia.

Bagi masyarakat Bali, air memiliki fungsi secara Niskala atau Religi dan Sakala.

Secara Niskala atau Religi, air berfungsi sebagai Tirta, untuk kepentingan Upakara Adat, dan untuk menyucikan atau pembersihan diri.

Secara Sakala, air berfungsi sebagai sumber kesejahteraan dan kebahagiaan kehidupan masyarakat, untuk memenuhi kehidupan sehari-hari, dan untuk pertanian.

Oleh karena itulah, Pemerintah Provinsi Bali telah memberlakukan kebijakan yang dituangkan dalam surat edaran Gubernur Bali Nomor 04 Tahun 2022 tentang tata-titi kehidupan masyarakat Bali berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Sad Kerthi dalam Bali Era Baru, yang mulai berlaku 4 Januari 2022. Secara Sakala, Pemerinta Provinsi Bali memberlakukan kebijakan yang diatur dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut, yang mulai berlaku tanggal 29 Mei 2020.

Peraturan Gubernur Bali Nomor 24 Tahun 2020 ini dikeluarkan di era kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster, karena Bali memiliki sumber air yang sangat memadai dan wajib untuk dijaga kelestariannya.

Sumber air yang dimiliki Bali, yaitu, 4 Danau (Danau Batur, Danau Beratan, Danau Tamblingan, dan Danau Buyan), 246 sungai, sebagian diantaranya melintasi Kabupaten-Kabupaten di Bali, Air Terjun; dan banyak Sumber Mata Air Murni (Air Klebutan).

Danau Batur yang terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, merupakan danau terbesar di Pulau Bali, yang berfungsi sebagai ekologi yang kaya dengan keanekaragaman hayati, dengan potensi pengembangan untuk pariwisata, perikanan, pertanian hortikultura yang telah ditetapkan dalam RTRW Kabupaten Bangli.

Danau Batur juga merupakan salah satu warisan budaya dunia sebagai Batur Global Geopark oleh UNESCO sejak tahun 2012.

Berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal tersebut, masyarakat Bali memiliki budaya pengaturan air dalam sistem pertanian yang dikenal dengan Subak.

Subak adalah salah satu bentuk sistem irigasi yang mampu mengakomodasikan dinamika sosio-teknis masyarakat setempat.

Sistem irigasi subak dikelola dengan prinsip-prinsip keadilan, keterbukaan, harmoni, dan kebersamaan melalui suatu organisasi masyarakat yang fleksibel dan demokratis dengan kepentingan masyarakat.

“Sistem ini tidak semata hanya mengatur masalah dan urusan teknis pengaturan dan pembagian air saja.Tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan, sosial, dan Niskala atau religius” ujarnya.

Sejak tahun 2012 UNESCO telah mengakui Subak sebagai warisan budaya dunia setelah Indonesia memperjuangkannya selama 12 tahun.

“Hal ini menjadikan Subak adalah budaya kelola air yang istimewa karena subak bisa menjadikan masyarakat petani di Bali serasi dengan alam untuk mencapai hasil panen yang optimal”, sebutnya.

Gubernur Bali, Wayan Koster kemudian menyampaikan Bali adalah pulau yang memiliki kekayaan alam yang indah, masyarakat yang ramah, serta kebudayaan yang kaya dan unik, sehingga Bali menjadi destinasi wisata utama yang mendunia. Bali memiliki fasilitas yang lengkap dan accessibility, serta sangat berpengalaman dalam menyelenggarakan event-event internasional, seperti Pertemuan IMF dan Bank Dunia, tahun 2018, dan Pertemuan Puncak Presidensi G20, pada tanggal 15-16 November 2022, yang berlangsung dengan sangat sukses.

Dengan berbagai pengalaman tersebut, Bali sangat siap mendukung penyelenggaraan World Water Forum ke-10, tanggal 18 sampai 24 Mei 2024, yang akan dihadiri oleh berbagai stakeholder baik pejabat negara, akademisi, pebisnis, dan masyarakat lainnya termasuk para generasi muda.

Mengakhiri pidatonya, Gubernur Bali, Wayan Koster mendapatkan ‘applause’ tepuk tangan oleh ribuan peserta dari 56 negara yang hadir di acara Kick-Off Meeting 10 th World Water Forum, karena orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Bali ini dengan tegas menyatakan kesiapan Bali menjadi tuan rumah kick off meeting, sebagai lanjutan pertemuan hari ini.

“Kami akan menyambut Bapak atau Ibu semuanya dengan penuh kegembiraan. Kami menegaskan, dengan senang hati selalu siap untuk bekerjasama dengan World Water Council, juga dengan seluruh stakeholder di seluruh dunia guna menyukseskan penyelenggaraan acara World Water Forum ke-10 di Bali”, paparnya.

Sembari menambahkan, dengan penuh rasa bahagia, masyarakat Bali akan menyambut para peserta pertemuan World Water Forum ke-10 di Bali.Seraya Dirinya menyatakan sampai jumpa di Bali, The Island of Gods.

Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono menyampaikan rasa bahagianya, karena acara Kick-Off Meeting 10 th World Water Forum hari ini dihadiri oleh 1.500 peserta dari 56 negara.

Sehingga pertemuan ini merupakan kehormatan, karena baru pertamakali Indonesia menyelenggarakan pertemuan yang merupakan rangkaian dari World Water Forum ke-10 tahun 2024 di Bali.

“Bali adalah kepulauan terkenal di Indonesia yang menjadi favorit pariwisata dunia dan favorit World Water Council. Mengenai air, orang Bali sangat menghargai air secara turun-temurun,” kata Menteri Basuki Hadimuljono.

Sehingga pertemuan World Water Forum ke-10 di Bali pada tahun 2024 mendatang dapat menjadi referensi global terkait pengelolaan sumber daya air.

World Water Forum juga diharapkan menjadi platform esensial untuk seluruh isu tentang air secara global dengan melibatkan semua pemangku kepentingan untuk mengangkat kepedulian terhadap masalah air seperti kekeringan, kebanjiran, meningkatnya permukaan air laut yang mengancam ekosistem alam dan keselamatan manusia yang saat ini sedang terjadi untuk diinisiasi menjadi solusi nyata.

Presiden World Water Council, Mr. Luic Fauchon dalam pidatonya mengajak seluruh negara yang akan hadir dalam World Water Forum ke-10 di Bali pada tahun 2024 untuk dijadikan momentum peningkatan kerja sama pengelolaan air secara global.

“Kita membutuhkan kemauan politik yang besar antar negara untuk bekerja sama. Untuk itulah tujuan dilaksanakannya World Water Forum di Bali tahun 2024 agar terbangun pondasi yang solid di dalam merawat air sebagai sumber kesejahteraan, kebahagiaan, kesehatan, dan menjaga produksi pangan,” tutup Presiden World Water Council, Mr. Luic Fauchon.(Rls)

Gubernur Koster, Gelontorkan BKK Rp. 43 Milyar ke Pemkab Jembrana

PANTAUBALI.COM, Jembrana – Ribuan masyarakat Kabupaten Jembrana bersama Bupati dan Wakil Bupati Jembrana, DPRD Bali Dapil Jembrana, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Camat, Perbekel, Lurah, Bendesa Adat, Tokoh Puri, Tokoh Masyarakat, hingga Yowana se-Kabupaten Jembrana mengapresiasi kerja ekstra keras Gubernur Bali, Wayan Koster bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati dalam mengimplementasikan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru yang dituangkan ke dalam 44 Tonggak Peradaban Penanda Bali Era Baru.

Apresiasi tersebut disampaikan dengan memberikan ‘applause’ tepuk tangan kepada Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang diiringi dengan Tari Bakti Marga serta seni musik tradisional Jegog pada acara tatap muka Gubernur Bali di Gedung Olah Raga (GOR) Kresna Jvara, Kabupaten Jembrana pada, Selasa (Anggara Umanis, Krulut) 14 Februari 2023.

Mengawali acara tatap muka bersama masyarakat Jembrana, Gubernur Bali, Wayan Koster didampingi Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyerahkan bantuan, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Rp. 43 Milyar ke Pemerintah Kabupaten Jembrana.

Bantuan Aset Tanah sebanyak 16 Bidang Tanah dipergunakan untuk penyelenggaraan Pemerintahan di Kabupaten Jembrana, Bantuan Sosial kepada korban bencana di Kabupaten Jembrana total Rp. 2,1 Milyar yang diantaranya dimanfaatkan untuk Rehab Rumah Warga sebanyak 60 Unit Rumah sebesar Rp. 1,84 Milyar.

Sarpras Perekonomian dan Fasilitas Umum sebesar Rp. 115 Juta, dan menangani bencana kebakaran pasar di Desa Adat Lelateng sebesar Rp. 145,30 Juta, Bantuan Keuangan Khusus Rp. 2,66 Milyar kepada Pemerintah Desa Se-Kabupaten Jembrana untuk tambahan penghasilan Perbekel dan Perangkat Desa, Bantuan, Keuangan Khusus Rp. 19,2 Milyar kepada 64 Desa Adat se-Kabupaten Jembrana; dan Bantuan Keuangan Khusus Rp. 2,3 Milyar kepada 230 Subak dan Subak Abian se-Kabupaten Jembrana.

Gubernur Bali dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur, karena telah mampu menangani Pandemi COVID-19 dengan strategi paling efektif, sehingga Provinsi Bali meraih kategori terbaik, dan Bali kembali dipercaya menjadi daerah yang nyaman, aman, dan kondusif untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara.

“Atas hal itulah, Titiang berani menerapkan kebijakan tanpa karantina mulai 7 Maret 2022, pertama di Indonesia atas persetujuan Pemerintah Pusat yang diiringi dengan meningkatnya kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara ke Bali”, jelasnya.

Dirinya mengatakan, Wisatawan makin lama makin banyak datang ke Bali, mulai April jumlah wisatawan domestik datang ke Bali meningkat sampai Desember tahun 2022 dengan mencapai 10.000 sampai 11.000 orang perhari, wisatawan mancanegara mencapai 12.000 sampai 13.000 orang perhari atau kalau ditotal wisatawan datang ke Bali mencapai 23.000 sampai 25.000 Orang melalui Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

“Itu belum yang lewat jalur darat atau nyebrang dari Ketapang – Gilimanuk.Maka jalan sekarang macet, hunian hotel sudah penuh, restoran mulai ramai pengunjung, hingga destinasi wisata mulai dikunjungi”, ujarnya.

Dirinya menambahkan, Pulihnya pariwisata Bali berdampak langsung pada pemulihan perekonomian Bali, secara bertahap bangkit kembali.

Pada tahun 2020, mengalami pertumbuhan negatif (kontraksi) dengan rata-rata sebesar -9,31% dan pada tahun 2021 masih mengalami pertumbuhan negatif (kontraksi) dengan rata-rata sebesar -2,47%. Pada tahun 2022 ini, perekonomian Bali sudah tumbuh positif.

“Pada triwulan I mengalami pertumbuhan sebesar 1,43%; pada triwulan II sebesar 3,05%; pada triwulan III sebesar 8,09%; dan triwulan IV sebesar 6,68% (YoY), sehingga rata-rata pertumbuhan ekonomi Bali tahun 2022 sebesar 4,48%”, pungkasnya.(ag)

Valentine, KPU Tabanan Touring Kirab Bendera Bareng Parpol

Pelepasan peserta touring Kirab Bendera di Kantor KPU Tabanan.
Pelepasan peserta touring Kirab Bendera di Kantor KPU Tabanan.

PANTAUBALI.COM, Tabanan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tabanan melaksanakan touring Kirab Bendera bersama partai politik (Parpol) peserta Pemilu, Selasa (14/2/2023).

Touring Kirab Bendera di hari valentine tersebut merupakan kegiatan gebyar jelang satu tahun pelaksanaan Pemilu serentak 2024. Perwakilan parpol terlihat menghias kendaraannya dengan bendera parpol masing-masing.

Touring mengambil start di Kantor KPU Tabanan menuju Jalan Pahlawan-Pasar Dauh Pala, kemudian ke utara melintasi Tuakilang-TMP Margarana dan finish di Kantor KPU Tabanan.

Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa menyampaikan, touring diikuti perwakilan parpol dengan mengajak beberapa anggotanya, perwakilan Bawaslu Tabanan, Kesbangpol, serta Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Tabanan.

“Perwakilan Partai yang datang itu ada Gerindra, PKB, PDI Perjuangan, Golkar, NasDem, Gelora, PKS, PKN, Hanura, Garuda, PAN, PBB, Demokrat, PSI, Perindo, PPP dan Parpol Ummat,” ujarnya.

Kegiatan dilakukan memiliki tujuan mengingatkan bahwa Pemilu serentak 2024 tepat satu tahun pada hari ini.

“Kegiatan ini juga untuk mempererat persaudaraan di antara kita karena kita adalah saudara dan khususnya kepada para parpol agar tetap menjaga persahabatan demi terciptanya kedamaian. Tidak ada gunanya gontok-gontokan,”ujar Subawa.

Setelah pelaksanaan touring finish di Kantor KPU Tabanan, perwakilan parpol secara bersamaan menaikkan bendera parpol masing-masing di halaman Kantor KPU Tabanan.(agn)

Bupati Sanjaya Ajak Masyarakat Jujur dalam Pencocokan dan Penelitian Data Pemilu 2024 oleh Pantarlih

PANTAUBALI.COM, Tabanan – Sebagai upaya untuk mensukseskan Pemilu 2024 mendatang, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya mengajak seluruh masyarakat Tabanan agar bersikap jujur dan memberikan data yang akurat kepada Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) KPU terkait pencocokkan dan penelitian (Coklit) data Pemilu 2024 serta Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) oleh Disdukcapil Tabanan.

Hal itu disampaikan Bupati Tabanan, Sanjaya saat Petugas Pantarlih Pemilu 2024 bersama Ketua Komisi Pemilihan Umum, Bawaslu, Kadisdukcapil Tabanan, Petugas PPK Tabanan dan PPS Desa Dauh Peken mendatangi rumah Bupati Sanjaya yang bertempat di Banjar Manu Smrtti – Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Tabanan, Selasa, (14/2/2023) siang.

Kedatangan mereka adalah untuk pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih Pemilu 2024 kepada Bupati Sanjaya, termasuk Keluarga serta ditandai dengan penempelan sticker di salah satu bangunan rumah, sebagai tanda sudah melaksanakan coklit.

Kemudian Bupati Sanjaya melaksanakan Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang dipandu oleh petugas Disdukcapil Tabanan.

“Berikan data secara jujur dan akurat, karena kejujuran masyarakat dalam memberikan data adalah bagian yang sangat penting.Ketika petugas Pantarlih melakukan pencocokan dan penelitian data, mari siapkan data yang riil dan akurat, sehingga mempermudah petugas untuk melakukan pencocokan dan penelitian sebagai upaya mensukseskan Pemilu 2024 mendatang,” pinta Sanjaya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Tabanan itu juga berpesan kepada para penyelenggara Pemilu, agar berhati-hati menjelang Pemilu 2024 terkait politik identitas, sehingga tidak mengganggu perjalanan pesta demokrasi mendatang.

Karena menurut Sanjaya, setiap Partai dan setiap tokoh politik memiliki politik identitas yang kental yang harus mendapat perhatian lebih, sehingga tidak mengganggu keharmonisan khususnya di Tabanan.

“Namanya juga Pesta Demokrasi, mari kita awali dengan riang gembira. Jangan dihubung-hubungkan dengan hal-hal yang mengerikan atau hal-hal yang jelek-jelek lainnya. Tentu yang sangat perlu kita khawatirkan sekarang adalah politik identitas. Ketika tidak ada politik identitas, maka perhelatan akan aman. Astungkara di Bali khususnya, saya berharap tidak ada politik identitas,” imbuh Sanjaya.(ag)