- Advertisement -
Beranda blog Halaman 668

Paparkan Kinerja Empat Tahun, Ny. Putri Koster Undang TP PKK, Dekranasda, PAKIS, serta PAI Se-Bali

PANTAUBALI.COM, Denpasar – Selama 4 tahun lebih mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster, begitu banyak program dan kegiatan yang telah digagas dan dijalankan oleh Ny. Putri Koster.

Selain menjadi pendamping, tentu berbagai jabatan melekat pada dirinya, baik ex officio yaitu Ketua TP PKK Provinsi Bali dan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Bali, serta jabatan yang memang dipercayakan berkat kiprahnya yaitu Manggala Utama Paiketan Krama Istri (PAKIS) Provinsi Bali serta Ketua DPD Perhimpunan Anggrek Indonesia (PAI) Provinsi Bali.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerjanya, Ny. Putri Koster menyampaikan apa saja yang telah dilakukan selama 4 tahun terakhir kepada 3.500 undangan yang menjadi stakeholders dari empat organisasi tersebut.

Diantaranya TP PKK Kabupaten atau Kota hingga Desa se-Bali, Ketua Dekranasda Kabupaten/Kota se-Bali, Manggala PAKIS se-Bali, serta seluruh anggota PAI Daerah Provinsi Bali pada acara yang bertajuk “Ketua Tim Penggerak PKK, Ketua Dekranasda, Manggala Utama PAKIS MDA, Ketua Perhimpunan Anggrek Indonesia Provinsi Bali Menyapa”, bertempat di Lapangan Puputan Margarana, Renon, Denpasar, Jumat (24/2/2023).

Dalam acara yang mengusung tema “Bergerak, Bekerja, Berbagi” tersebut hadir juga Ketua BKOW Provinsi Bali Ny. Tjok. Putri Hariyani Ardhana Sukawati, Ketua Gatriwara DPRD Bali Ny. Ningsih Wiryatama, beberapa organisasi wanita seperti Dharma Wanita Provinsi Bali, Dharma Pertiwi, Jalasenastri, Pia Ardhya Garini, Persit Kartika Chandra Kirana, Bhayangkari, Adhyaksa Dharmakarini, Ikatan Bidan Indonesia serta Kepala OPD di Lingkungan Pemprov Bali, Ny. Putri Koster mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan selain untuk menyapa atau menjalin silaturahmi juga ingin mensosialisasikan kepada masyarakat serangkaian capaian program dan kegiatan yang telah dilakukannya baik pada kegiatan TP PKK, Dekranasda, PAKIS hingga PAI.

Wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu mengatakan bahwa di awal dilantiknya secara ex officio sebagai Ketua TP PKK Provinsi Bali dan Ketua Dekranasda Provinsi Bali, banyak hal yang perlu dibenahinya dan berbagai program harus dijalankan.

“Untuk menggerakkan TP PKK dan Dekranasda tentu kita harus ada program dan anggaran, itulah yang pertama saya perjuangkan,” jelasnya pada kesempatan pagi tersebut.

Bunda Putri mengaku, selama hampir lima tahun dirinya mendampingi Gubernur Wayan Koster, program yang dijalankannya selalu selaras dengan visi misi Provinsi Bali Nangun Sat Kerthi Loka Bali, Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana, Menuju Bali Era Baru.

“Gubernur Bali atau suami terus bergerak membangun Bali dan masyarakatnya, saya sebagai istrinya juga aktif bersama-sama mendorong sehingga kita bagaikan kepakan sayap burung yang berirama dan beriringan secara seimbang sehingga kita bisa membungbung tinggi dan bekerja secara maksimal demi pembangunan masyarakat Bali,” imbuhnya.

Sesuai dengan visi misi Provinsi Bali, kegiatan berbagai organisasi yang dibawahinya juga berfokus terhadap pembangunan fisik dan masyarakat Bali, serta upaya melestarikan seni, adat, tradisi, agama hingga kekayaan alam dan kearifan lokal warisan leluhur secara turun temurun.

Untuk TP PKK sendiri, ia mengaku Sosialisasi dan Aksi Sosial menjadi fokus programnya demi mencapai tujuan PKK yaitu keluarga Bahagia dan sejahtera serta mencetak generasi penerus yang berahlak mulia dan berpkeprobadian.

Sementara untuk Dekranasda, seperti fungsinya edukasi dn pengawasan, pihaknya mengaku terus berupaya menjaga dan melestarikan kekayaan seni, budaya, serta kearifan lokal yang diturunkan oleh leluhur.

Salah satunya yaitu pelestarian dan pengembangan kain tenun ikat Bali (songket dan endek) serta mengajak masyarakat untuk mencintai produk buatan pengerajin Bali. PAKIS Bali, disambungnya terus bergerak untuk melestarikan seni, budaya serta agama Hindu di Bali.

Desa Adat sebagai kekuatan terbesar di Bali dan PAKIS Bali sebagai bagiannya terus bergerak mengajak krama istri agar tetap mempertahankan pakem-pakem dalam adat, tradisi dan agama di Bali.

Sementara PAI Bali, menurutnya berfokus untuk pelestarian flora Bali, khususnya anggrek Bali. Sehingga ke depan anggrek asli Bali bisa menghiasi halaman rumah masyarakat Bali.

Dalam upaya program pembangunan dan pelestarian yang telah dilakukannya selama kurun waktu empat tahun ini, ia menyampaikan terima kasih atas sinergitas seluruh pihak, terutama Ketua TP PKK Kabupaten atau Kota hingga tingkat Kecamatan dan Desa, Ketua Dekranasda, Manggala PAKIS MDA, anggota PAI serta OPD Provinsi Bali dan semua pihak yang turut serta dalam melancarkan program kerjanya sebagai partner Pemerintah Provinsi Bali.

Untuk ke depan, Bunda Putri berharap agar sinergitas ini tetap terjaga dengan baik bahkan ditingkatkan lagi demi kelancaran program kerja di tahun 2023 ini, tidak hanya inter organisasi namun juga hingga intra organisasi agar mempercepat capaian tujuan kita.

“Selain itu, peranan perempuan pada empat organisasi yang saya pimpin juga dalam menggerakkan masyarakat juga saya perlukan dalam upaya mendukung program-program pemerintah,” imbuhnya seraya mengatakan bahwa perempuan bisa menjadi penggerak di unit paling kecil terlebih dahulu yaitu keluarga.

“Dari keluarga terlebih dahulu, lalu ke lingkungan masyarakat, Bali hingga Indonesia, perempuan bisa menjadi penggerak, itulah yang kita namakan the power of Ibu-Ibu,” cetusnya.

Pada acara tersebut, juga diadakan penyerahan bantuan secara simbolis 40 Dus PMT kepada Balita yang diserahkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr. I Nyoman Gede Anom, penyerahan 40 paket susu bagi Ibu Hamil yang diserahkan oleh Ketua Pengurus Daerah IBI Bali Luh Putu Sukarini, penyerahan bantuan bibit Ayam plus pakan dan bibit tanaman sayuran sebanyak 2.000 pohon oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali I Wayan Sunada kepada Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. Antari Jaya Negara.

Penyerahan bantuan bibit tanaman 200 pohon oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali I Made Teja kepada Ketua TP PKK Kota Denpasar, serta penyerahan secara simbolis bantuan Aksi Sosial kepada 200 orang masyarakat kurang mampu yang terdiri dari masing-masing 40 orang lansia, Ibu Hamil,

Penyandang Disabilitas, Kader PKK dan Balita berupa empat ton beras masing-masing 20kg, 200 krat telur masing-masing 1 krat, 320 Kotak Susu untuk Balita masing-masing 8 kotak, serta 320 Kotak Susu untuk Lansia, Ibu Hamil Penyandang Disabilitas dan Kader PKK yang masing-masing mendapatkan 2 kotak.

Selain itu, dalam acara tersebut juga melayani pemeriksaan Kesehatan dan Kesehatan mata gratis, vaksinasi booster serta pembagian 200 kaca baca gratis sebanyak 200 buah oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali.

Di akhir acara juga dimeriahkan dengan Fashion Show oleh designer kebanggaan Bali yaitu Body and Mind, Taksu Design, Ipong dan Lusi Damai serta pementasan bondres untuk menghibur masyarakat.(Rls)

Bule Australia Dipukul Kursi Kafe hingga Tewas, Pelaku : Saya Emosi

Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pemungkas menginterogasi I Gede Wijaya melakukan pemukulan ke bule Australia hingga tewas.
Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pemungkas menginterogasi I Gede Wijaya melakukan pemukulan ke bule Australia hingga tewas.

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Motif kasus pembunuhan terhadap warga Australia, Troy Johnston Mccallum Scott (40) akhirnya terkuak. Pelaku I Gede Wijaya emosi karena korban mabuk sambil meracau di kafenya.

Penganiayaan itu terjadi di  Uncle Benz Café milik I Gede Wijaya di Jalan Pantai Balangan nomor 16, Jimbaran, Kuta Selatan (Kutsel), Badung, Kamis (23/2/2023. Korban tewas setelah kepalanya dipukul memakai kursi kayu.

Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, korban pamitan ke istrinya Ni Nyoman Purnianti (30) untuk pergi minum-minum di TKP sekitar pukul 19.30.

“Jarak antara Uncle Benz Café dengan tempat tinggal korban kurang lebih 50 meter,”ujar Bambang Yugo Pemungkas saat jumpa pers di Polsek Kuta Selatan, Jumat (24/2/2023).

Berselang satu jam, korban mengirim pesan ke istrinya kalau masih minum di kafe pelaku. Setelah menerima kabar, istrinya ketiduran.

Ketika bangun pada Kamis (23/2/2023) sekitar pukul 03.45 WITA, Purnianti mulai khawatir karena suaminya belum pulang dan tidak berkabar.

Perempuan asal Lombok, NTB itu mengajak adiknya I Gede Juni Artawan mencari Troy Johnston ke kafe. Hatinya langsung mencelos melihat suaminya tergeletak di teras kafe dalam kondisi berlumuran darah dengan luka robek di kepala.

Purnianti berlari memeluk pria bertato itu kemudian adiknya memanggilkan ambulans. Korban dibawa ke RS BIMC Kuta, tapi dokter menyatakan sudah meninggal.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan tak perlu waktu lama pelaku ditangkap di rumahnya di wilayah Banjar Werdhi Kosala Ungasan, Kuta Selatan.

“Pelaku ini mengenal korban baru dua hari. Sebelum kejadian, korban memesan arak dan mengajak pelaku minum hingga mabuk kemudian meracau hingga melempar botol dan gelas ke jalan,” beber Kombes Bambang.

Pelaku berusaha menenangkan pelaku. Namun, bule kepala plontos bertato itu malah mengencingi kaki kiri Wijaya hingga  memukul pinggang dan menggigit lehernya.

Wijaya memilih lari ke dalam kafe, tapi dikejar oleh korban.   Troy juga mencoba melempar kursi kayu, tapi berhasil direbut oleh korban.

Setelah kursi direbut, pelaku kapal dan memukul kepala korban.   Troy berjalan keluar dalam kondisi sempoyongan dan akhirnya tersungkur di teras.

Wijaya langsung menutup kafenya dan pulang. Ia awalnya mengira korban hanya pingsan.

Dihadapan Kapolresta Denpasar, pelaku menyesali perbuatannya yang dilakukan karena emosi sesaat.

“Saya sangat menyesal, saya tidak bermaksud mengakhiri nyawa korban, hanya emosi sesaat,” ucap Wijaya. (kom)

Enam Tersangka Narkoba Digulung Polres Badung

Tersangka narkoba dihadirkan saat jumpa pers di Polres Badung, Jumat (24/2/2023).
Tersangka narkoba dihadirkan saat jumpa pers di Polres Badung, Jumat (24/2/2023).

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Selama Februari 2023, Satuan Reserse Narkoba Polres Badung menangkap enam orang tersangka. Salah seorang di antaranya warga asing berinisial ABM (47).

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes mengungkapkan, pada Kamis (9/2/2023) sekitar pukul 17.00 WITA anggota opsnal mendapat informasi dari anggota Unit Lantas Polsek Kuta Utara ada driver ojek online mencurigai barang paketan yang dikirimkan oleh seseorang tidak dikenal.

“Anggota Opsnal langsung mengecek barang itu dan isinya satu kotak kue dan kopi instan dan amplop didalamnya berisi  tiga bungkus plastik bening diduga kocain,”ujar Leo Dedy Defretes.

 

Anggota Opsnal mengajak driver ojol itu mencari alamat penerima barang.

 

“Barang itu diterima oleh ABM di salah satu tempat hiburan malam di Kuta Utara kemudian dilakukan penangkapan,”ungkapnya.

 

Pada kesempatan itu, Kapolres juga merilis penangkapan tersangka  SP (32). Pria asal Jatim yang bekerja sebagai  mekanik ini dibekuk, Rabu (8/2) pukul 15.00 WITA di sebuah taman yang ada di pinggir Jalan Ahmad Yani.

Barang bukti yang disita berupa sabu seberat 2,77 gram dikemas dalam 41 paket plastik klip.

 

Berikutnya tersangka AM (32) dan AN (34) ditangkap di Jalan Muding, Rabu (15/2/2023) sekitar pukul 19.00 WITA. Kedua tersangka sudah menjadi target polisi.

 

“Keduanya ditangkap sesaat setelah mengambil tempelan paket sabu seberat 0,13 gram di balik pepohonan di pinggir jalan,”beber Kapolres.

 

Besoknya, polisi menangkap pria berinisial JS (28) sekitar pukul  19.20 WITA di pinggir Jalan Danau Tempe, Denpasar. Tersangka mengemudikan mobil dicegat polisi dan saat digeledah kedapatan membawa sabu seberat 0,32 gram.

 

Terakhir tersangka berinisial JM (23) dibekuk pada Sabtu (18/2/2023) sekitar pukul 19.20 WITA di Jalan Pulau Kawe, Denpasar.  Barang buktinya sabu 0,28 gram yang dibeli dari seseorang berinisial B seharga 1,2 juta.

 

“Penyidik masih melakukan pengembangan dari pengungkapan narkoba ini,”tegas Leo Defretes. (kom)

Tim Penyuluh Bahasa Bali Lakukan Perawatan Lontar di Marga

Perawatan dan konservasi lontar di Kabupaten Tabanan.
Perawatan dan konservasi lontar di Kabupaten Tabanan.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Tim Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Tabanan  melakukan perawatan dan konservasi lontar milik I Made Suarsa di Banjar Kuwum Mambal, Desa Kuwum, Kecamatan Marga.

Perawatan dan konservasi lontar berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali itu serangkaian Bulan Bahasa Bali ke-5.

Baga Lontar Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Tabanan I Nyoman Widana mengatakan, di rumah Made Suarsa mengonservasi 15 cakep lontar serta satu buah Tika (Kalender Tradisional Bali Kuno).

“Dari 15 cakep lontar, Tim Penyuluh hanya bisa mengidentifikasi 14 lontar dan satu cakep lontar kondisinya rusak. Selain itu, dalam satu cakep lontar terdapat beberapa jenis lontar sehingga tidak dapat mengindentifikasi,”kata I Nyoman Widana beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, ada beberapa lontar disimpan dalam keropak dan diletakkan di piasan merajan dimakan rayap.

Tim mengindentifikasi lima jenis lontar, yaitu lontar Tutur, Wariga, Kekawin, Kanda dan lontar Usadha.

“Dari 5 jenis lontar tersebut, Tim Penyuluh Bahasa Bali juga berhasil mengidentifikasi sebanyak 14 judul lontar,”ungkapnya.

Judul lontar tersebut adalah Pandewa Sraya, Wekasing Aksara Mawisesa, Tutur Sang Hyang Wiswakarma, Padewasan, Panlasaning Tutur Utama (Kuranta Bolong), Witing Tastra Hanacaraka, Mantran Wong Agring, Wariga (Padewasan), Kakawin Niwatakawaca, Sanghyang Durga, Usadha Sakaluir Ipinakit, Krakah, Iti Paputusan ri Sarira, dan Wariga (Padewasan).

“Lontar tersebut dalam kondisi yang sangat baik karena pemiliknya telah merawat dengan baik”, katanya. (agn)

Diduga Dianiaya, Warga Australia Tewas Mengenaskan

PANTAUBALI.COM, BADUNG – Warga Australia berinisial TMSJ (40) diduga menjadi korban penganiayaan hingga tewas di sebuah warung di Jalan Balangan, Jimbaran, Kuta Selatan, Badung, Kamis (23/2/2023) dini hari.

Informasi yang dihimpun, korban ditemukan di TKP dalam kondisi bersimbah darah oleh warga berinisial IGJ (20) sekitar pukul 04.00 WITA. Saksi bergegas melaporkan adanya kejadian itu ke Polsek Kuta Selatan.

Korban dibawa ke rumah sakit. Naas, dokter menyatakan sudah meninggal dunia. Hasil penyelidikan polisi, pelaku terindentifikasi berinisial IGW dan diamankan di kawasan Ungasan, Kuta Selatan.

Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Nyoman Karang Adi Putra saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian itu. Namun, perwira melati satu di pundak ini belum membeberkan detail kejadian dan motifnya.

“Ya benar, kami sudah amankan pelaku. Nanti sekalian kami rilis kasusnya,”tandasnya. (kom)

DLH Tabanan Target 43 TPS3R Berjalan Optimal di 2023

Tumpukan sampah di TPA Mandung.
Tumpukan sampah di TPA Mandung.

PANTAUBALI.COM, TABANAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan menargetkan 43 Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce dan Recycle (TPS3R) dapat berjalan optimal di tahun 2023.

“Ada 43 TPS3R di Tabanan, tetapi baru empat TPS3R atau 10 persen yang berjalan baik,”kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tabanan, I Gusti Putu Ekayana, Kamis (23/2/2023).

Ia menilai kesadaran masyarakat untuk membuang sampah di TPS3R masih kurang. Pihaknya akan membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tiap kompleks perumahan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah sebelum dibawa ke TPS3R.

Tidak hanya itu, DLH juga akan membongkar semua TPS yang ada di Kabupaten Tabanan.
I Gusti Putu Ekayana menegaskan, kunci pengelolaan sampah bisa berjalan optimal ada di TPS3R dan sampah ke TPA otomatis berkurang terutama jenis sampah residu.

“Target TPS3R sudah berjalan optimal paling lambat tahun ini. Kemudian, target tiga sampai lima tahun ke depan, TPA akan kami sempurnakan menjadi Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST),”ungkapnya.

“Di sini akan dilakukan pengolahan, pemilahan sisa residu kemudian dioptimalkan sehingga sampah bisa menghasilkan nilai ekonomis,” imbuh mantan Kepala Bagian Perekonomian Setda Tabanan ini. (ana)

Wagub Cok Ace Ikuti Rakernas APPSI 2023, dibuka oleh Presiden Joko Widodo

PANTAUBALI COM, Balikpapan – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, yang didampingi oleh Asisten Pemerintahan Provinsi Bali I Gede Dewa Indra Putra dan Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Bali Sukra Negara menghadiri acara Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2023, Kamis (23/02/2023), di Ballroom Hotel Novotel, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).

Acara yang berlangsung sampai tanggal 25 Februari 2023 tersebut secara langsung dibuka oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Dalam sambutannya, dihadapan para Gubernur se-Indonesia Presiden Jokowi meminta jajaran pemerintah di daerah untuk menjaga stabilitas suplai dan harga pangan, terutama beras.

“Jangan sampai yang terjadi pasokannya enggak ada. Jaga pasokan, jaga harga,” ujar Presiden.

Selain itu, Presiden juga meminta kepala daerah untuk menggenjot produksi beras di wilayah masing-masing.

“Sekali lagi, Saya ingin kita memiliki sense yang sama mengenai urusan pangan. Jangan nanti sudah kejadian barangnya enggak ada karena produksinya enggak kita kontrol, baru semuanya kita teriak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara meminta para kepala daerah untuk saling bekerja sama dalam memenuhi kebutuhan pangan di setiap daerah, sesuai dengan komoditas andalan masing-masing.

“Kolaborasi, telepon antar Gubernur penting. Suplai yang banyak, misalnya dari Jawa Timur, lihat ada kelebihan surplus berapa, yang kurang tolong segera tarik ke daerah yang kekurangan,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Presiden kembali mengingatkan kepala daerah mengenai dampak kenaikan harga pangan terhadap inflasi. Presiden mengungkapkan bahwa inflasi pada bulan lalu hampir 50 persen dipengaruhi oleh kenaikan beras.

“Saya sekarang setiap ke daerah, saya cek ke pasar, lihat ke pasar, meskipun 1 atau 2 pasar. Saya ingin mengontrol dan memastikan bahwa barangnya itu ada. Kalau barangnya ada, yang kedua harganya bener atau enggak bener, karena menyangkut inflasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim sekaligus Ketua Umum APPSI Isran Noor menyampaikan bahwa Rakernas APPSI yang bertema “Menyongsong Pemerintahan Baru Pasca Pilpres Tahun 2024” bertujuan untuk merumuskan hal yang terkait dengan penyelenggaraan pemerintahan provinsi di seluruh Indonesia.

“Rakernas APPSI kali ini akan banyak membahas terkait dengan persoalan-persoalan kerja sama, persoalan-persoalan tugas dalam hal pembangunan di seluruh provinsi di seluruh Indonesia, termasuk tanggung jawab dan tugas gubernur sebagai wakil pemerintah pusat dan juga sebagai kepala daerah,” kata Isran.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan, antara lain, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, serta Gubernur Kalimantan Timur sekaligus Ketua Umum APPSI Isran Noor. (Rls)

WN Belarusia Pesan Ganja di Telegram, Ditangkap Usai Bersantai di Pantai Sanur

Tersangka Igor Zubchenok tertunduk saat jumpa pers di Polsek Denpasar Selatan, Kamis (23/2/2023).
Tersangka Igor Zubchenok tertunduk saat jumpa pers di Polsek Denpasar Selatan, Kamis (23/2/2023).

PANTAUBALI.COM, DENPASAR – Warga Belarusia, Igor Zubchenok (40) menundukkan wajah dengan kedua tangan diborgol saat dikawal dua polisi bersenjata laras panjang dari ruang tahanan Polsek Denpasar Selatan untuk diperlihatkan ke awak media, Kamis (23/2/2023).    

Igor Zubchenok (40) yang bekerja sebagai programer ditangkap atas kepemilikan ganja seberat 84,55 gram. Ia memesan narkoba itu melalui grup Telegram dan dibayar kripto  senilai Rp6,5 juta.

Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Made Teja Dwi Pramana mengungkapkan, penangkapan tersangka berdasarkan adanta informasi masyarakat adanya transaksi narkoba di Pantai Sanur.

“Kami langsung mendatangi Pantai Sanur dan melihat tersangka sedang menikmati pemandangan,”ujar Kompol Made Teja Dwi Pramana.

Tak berselang lama, bule yang sudah di Bali sejak 2020 dan kini tinggal di sebuah vila di Ubud, Gianyar, meninggalkan pantai tanpa ada kecurigaan sedang dibuntuti petugas.

Polisi mencegatnya saat melintas di Jalan Hang Tuah, Gang Pacar, Sanur Kaja, Denpasar Selatan, Sabtu (18/2) sekitar pukul 23.00.

“Kami melakukan penggedahan pada tas tersangka dan mendapati 17 paket plastik klip berisi ganja seberat 84,55 gram,”bebernya.

Tersangka mengaku baru kali pertama memesan ganja. Ia diundang masuk grup Telegram kemudian ditawari ganja. Namun, dalihnya tidak mengetahui apakah pemasok narkoba itu WNA atau WNI.

“Pengakuannya setelah transaksi langsung menghapus grup. Tersangka mengambil barang di sebuah tempat. Transaksinya sistem tempel,”tegas Kapolsek.

Apakah tersangka seorang pengguna ganja ? “Kami masih menunggu hasil pemeriksaan labfor,”tegasnya.

Menimpali Kapolsek, Kasat Reserse Narkoba Kompol Mirza Gunawan menambahkan, pihaknya masih melacak pemasok narkoba melalui grup Telegram tersebut. (kom)

Kapal Patroli Tabrak Tongkang hingga Terbalik, Anggota Polairud asal Bali Meninggal

Bharada I Wayan Pasek Sukma.
Bharada I Wayan Pasek Sukma.

PANTAUBALI.COM – Anggota Direktorat Polairud Polda Jatim, Bharada I Wayan Pasek Sukma asal Bali meninggal setelah kapal patrolinya menabrak Tongkang Sahrul Maji yang sedang lego jangkar.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laka laut mengakibatkan meninggalnya anggota polisi asal Banjar Penatahan, Kelurahan Desa Susut, Kabupaten Bangli itu.

“Laka laut itu terjadi pada Selasa (21/2/2023) sekitar pukul 12.00 WIB di perairan pangkalan Minyak Dolphin, Kecamatan Kamal Selat Madura, Kabupaten Bangkalan,”ujar Kombes Satake Bayu.

Kronologisnya, kata Kombes Satake Bayu, Kapal Patroli Shiptender RIB 85 PK KP IBIS- 6001 Dinahkodai  Bharaka Ari Prasetyo dengan dua ABK (Anak Buah Kapal), Bharada I Wayan Pasek Sukma dan  Bharatu Zeni Hermawan melaksanakan patroli perairan.

“Kurang lebih satu jam patroli, Kapal Shiptender mengalami mati mesin dan setelah diperbaiki kurang lebih 10 menit kapal bisa dihidupkan.  Namun, mesin kembali mati dan dibetulkan lagi selama tiga menit hingga bisa hidup lagi,”ungkapnya.
Posisi kapal saat itu sekitar 10 meter dari Tongkang Sahrul Majiyang lego jangkar.

“Karena arus deras, kapal patroli menabrak bagian kanan Tongkang Sahrul Maji hingga kapal patroli terbalik,”ujarnya.

Nahkoda Bharaka Ari Prasetyo berupaya menyelamatkan diri memegangi tali Shiptender RIB 85. Sedangkan Bharatu Zeni Hermawan menyelamatkan diri dengan memegang jangkar, dan Bharada I Wayan Pasek terjun ke laut.

Menerima laporan, Tim SAR Dit. Polairud Polda Jatim  langsung melakukan penyisiran. Sekitar 30 menit, Bharada I Wayan Pasek ditemukan dalam kondisi kritis.

Sedangkan Bharaka Ari Prasetyo dan Bharatu Zeni Hermawan berhasil diselamatkan.

Ketiganya dievakuasi ke Klinik Dit. Polairud Polda Jatim. Karena kondisi I Wayan Pasek kritis dirujuk ke RS PHC Tanjung Perak Surabaya.

Sampai rumah sakit PHC Perak sekitar pukul 13.05 WIB, Bharada Pasek dinyatakan meninggal dunia.(kom)

Tiga Subak di Tabanan Diserang Hama Tikus dan Wereng  

Salah satu lahan persawahan di Kabupaten Tabanan.
Salah satu lahan persawahan di Kabupaten Tabanan.

PANTAUABALI.COM, Tabanan – Tiga subak di wilayah Kabupaten Tabanan diserang organisme pengganggu tanaman (OPT).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Tabanan,  Ni Nyoman Ria Wati mengatakan, serangan OPT tersebut mengakibatkan lahan sawah di tiga subak mengalami gagal panen.

“Akibat serangan hama ini, tanaman padi mengalami puso atau gagal panen,”kata Ni Nyoman Ria Wati.

Hama tikus menyerang Subak Poyan II di Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, dengan kerugian ditaksir Rp5,4 juta.

Kemudian, Subak Jaka di Desa Kukuh, Kecamatan Marga, diserang wereng batang cokelat dengan kerugian kurang labih Rp24,3 juta.

Subak Poyan, Tempek Poyan II di Desa Luwus, Kecamatan Baturiti, diserang wereng batang cokelat dengan nilai kerugian Rp18,3 juta.

“Ketiga subak yang terdampak OPT ini ikut asuransi usaha tani padi (AUTP) dan sudah mengajukan klaim sehingga kerugiannya mendapat tanggungan dari AUTP,” ungkapnya.

Sementara, Pekaseh Subak Jaka, I Wayan Yusa mengungkapkan, wereng batang cokelat menyerang dua hektare sawah dari total luas 48 hektar.

“Di subak kami ada dua hektar lahan diserang hama pada bulan Desember 2022. Syukurnya, lahan yang terserang hama ikut AUTP sehingga mendapat ganti rugi,” ungkapnya.

Sebagai upaya pencegahan,  petani melakukan pengeringan lahan dengan jeda waktu selama 55 hari sebelum melakukan penanaman kembali.

Jeda 55 hari itu terhitung mulai dari Januari 2023. Selain itu, petani juga memotong jerami dan membakarnya, serta tidak lagi menanam padi dengan varietas sama. (agn)